284 e-ISSN: 2685-5607 Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 9 No. September 2025 . BEYOND AUTOMATION: EVALUATION OF THE EFFECTIVENESS AND INTERNAL CONTROL OF THE ACCURATE 5 ACCOUNTING INFORMATION SYSTEM AT UD XYZ Haripin1. Ika Sulistia2. Azka Nazimah3. Izhar Tiyas Prayoga4, dan Indah Nur Wahyuni5 1,2,3,4,5 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan Email: haripin@stiebalikpapan. *Corresponding author DOI: https://doi. org/10. 35145/bilancia. Received: 04/09/2025. Revised: 24/09/2025. Accepted: 24/09/2025 ABSTRACT This study aims to evaluate the effectiveness and internal control of using the Accurate 5 Accounting Information System at UD XYZ, a distribution and marketing company under PT ABC. A descriptive qualitative approach with a case study method was employed to explore system implementation through in-depth interviews, document analysis, and literature review. The findings indicate that Accurate 5 has improved the efficiency of transaction recording, financial reporting, and inventory management through automated journal entries, integrated modules, and real-time report access. However, internal controls remain suboptimal due to limited implementation of transaction authorization, audit trail monitoring, and data backup processes. Other challenges include insufficient staff training and inconsistent data entry discipline. This study highlights that the successful implementation of an AIS is determined not only by technology but also by internal policies, human resource competencies, and procedural consistency. Keywords: accounting information system, accurate 5, effectiveness, internal control BEYOND AUTOMATION: EVALUASI EFEKTIVITAS DAN PENGENDALIAN INTERNAL SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ACCURATE 5 PADA UD XYZ ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan pengendalian internal penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Accurate 5 pada UD XYZ, sebuah perusahaan distribusi dan pemasaran di bawah PT ABC. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus digunakan untuk menggali implementasi sistem, melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan analisis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Accurate 5 telah meningkatkan efisiensi pencatatan transaksi, pelaporan keuangan, dan pengelolaan persediaan melalui fitur jurnal otomatis, integrasi modul, serta akses laporan real-time. Namun, pengendalian internal belum optimal karena keterbatasan penerapan otorisasi transaksi, monitoring audit trail, dan proses backup data. Tantangan lain mencakup kurangnya pelatihan staf dan kedisiplinan input data. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan SIA tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kebijakan internal, kompetensi SDM, dan konsistensi prosedur. Kata kunci: sistem informasi akuntansi, accurate 5, efektivitas, pengendalian internal Beyond Automation: Evaluasi Efektivitas dan Pengendalian Internal Sistem Informasi Akuntansi Accurate 5 pada UD XYZ (Haripin. Ika Sulistia. Azka Nazimah. Izhar Tiyas Prayoga, dan Indah Nur Wahyun. http://w. id/ojs32/index. php/BILANCIA/index Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi e-ISSN: 2685-5607 PENDAHULUAN Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem informasi di berbagai sektor industri, termasuk dalam bidang akuntansi. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kini menjadi elemen krusial dalam meningkatkan efisiensi, ketepatan, dan transparansi dalam proses pencatatan serta pelaporan Salah satu wujud nyata dari perkembangan ini adalah pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis komputer yang terintegrasi, yang memungkinkan pemrosesan data keuangan secara otomatis dan waktu nyata . eal-tim. Sistem informasi akuntansi berfungsi sebagai suatu sistem yang menghimpun, mengolah, mengelola, dan mengamankan data, serta menyajikan informasi yang bersifat tepat waktu . , akurat . , dan andal . (Sudir et al. , 2. Untuk meminimalkan potensi kesalahan dalam proses input data yang akan digunakan dalam penyusunan laporan keuangan, diperlukan sistem informasi yang terintegrasi (Libby et al. , 2. Penerapan sistem informasi memungkinkan pencatatan dan pengolahan data dilakukan dengan lebih efisien, akurat, dan tepat waktu. Selain itu, sistem ini juga memfasilitasi pelacakan data historis secara sistematis dan mempercepat proses penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan prinsip dan standar akuntansi yang berlaku. Dengan demikian, penerapan sistem informasi dalam aktivitas bisnis merupakan strategi penting dalam meningkatkan ketepatan dan kualitas informasi keuangan yang dihasilkan (Bokings & Putri, 2. Salah satu wujud penerapan sistem informasi di bidang akuntansi adalah sistem informasi akuntansi, yang berfungsi untuk menyimpan serta mengolah data transaksi menjadi informasi yang kredibel. Informasi ini kemudian dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan, memperkuat sistem pengendalian internal, serta membantu perencanaan bisnis guna memastikan pengelolaan aset perusahaan berjalan secara optimal dan efisien (Simamora et al. , 2. Dengan kemajuan teknologi, berbagai sistem informasi akuntansi telah dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan transaksi. Salah satu aplikasi yang cukup populer digunakan adalah Accurate, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pencatatan dan pelaporan keuangan secara terintegrasi. Di Indonesia, banyak perusahaan kecil hingga menengah mulai mengadopsi software akuntansi seperti Accurate 5 untuk mengelola laporan keuangan dan kegiatan operasional lainnya. Accurate 5 dirancang untuk mengotomatisasi berbagai fungsi akuntansi, seperti pencatatan transaksi, manajemen persediaan, penyusunan laporan keuangan, perpajakan, serta pengendalian internal berbasis peran pengguna . ole-based Penggunaan sistem ini dinilai dapat meningkatkan kualitas informasi akuntansi dan mendukung pengambilan keputusan manajerial yang tepat (Kartika et al. , 2. Penelitian yang dilakukan oleh Sopyan & Paryati . menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Accurate dalam kegiatan keuangan PT SRJ memberikan dampak positif dan signifikan, di mana proses operasional menjadi lebih sistematis, efisien, dan mudah dioperasikan. Aplikasi tersebut berkontribusi dalam mempercepat penyusunan laporan keuangan, meningkatkan ketepatan data, serta mendukung efektivitas kerja dalam pengelolaan informasi finansial perusahaan. Selanjutnya, temuan dari Maulana & Komariyah . juga mengungkapkan bahwa penggunaan aplikasi Accurate di PT Icon Spirit Indonesia mampu meningkatkan efisiensi, ketelitian, dan kecepatan dalam pencatatan transaksi. Fitur-fitur terintegrasi yang tersedia dalam Accurate terbukti dapat mengurangi kesalahan input data, mempercepat proses pelaporan, menurunkan risiko kesalahan pencatatan, serta mempermudah pelaksanaan audit internal. Kedua studi ini mengindikasikan bahwa penggunaan aplikasi Accurate secara signifikan mendukung kelancaran dan kemudahan pekerjaan, khususnya dalam menghasilkan laporan keuangan yang lebih optimal. Salah satu entitas bisnis yang telah menerapkan Accurate 5 secara aktif adalah UD XYZ, sebuah perusahaan distribusi dan pemasaran yang beroperasi di bawah naungan PT ABC. UD XYZ tidak hanya menangani distribusi produk bermerek Squades, tetapi juga menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk mendistribusikan berbagai produk lainnya. Dengan aktivitas bisnis yang melibatkan penjualan, pembelian, manajemen stok, hingga pencatatan keuangan, kebutuhan terhadap sistem informasi yang terintegrasi menjadi sangat penting bagi keberlangsungan operasional perusahaan ini. UD XYZ telah menggunakan Accurate 5 sejak tahun 2013. Namun, meskipun sistem ini telah memberikan berbagai manfaat seperti percepatan proses pelaporan, minimisasi kesalahan input, serta integrasi data antar divisi, masih terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat kelemahan dalam aspek pengendalian internal, seperti belum optimalnya fitur otorisasi transaksi, kurangnya pelatihan pengguna sistem, dan absennya monitoring rutin terhadap audit trail dan proses backup. Kondisi ini berpotensi mengurangi efektivitas pengendalian dan meningkatkan risiko kesalahan maupun penyalahgunaan sistem. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi implementasi Sistem Informasi Akuntansi Accurate 5 di UD XYZ, dengan fokus pada efektivitas sistem dalam mendukung pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, dan pengendalian internal. Evaluasi ini tidak hanya bertujuan untuk mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan sistem yang digunakan, tetapi juga memberikan rekomendasi perbaikan yang dapat meningkatkan efisiensi operasional dan keandalan informasi keuangan perusahaan. Selain itu, penelitian ini penting dilakukan mengingat masih terbatasnya studi evaluatif yang menelaah penggunaan software akuntansi secara langsung di level perusahaan operasional . nit usaha distribus. , khususnya yang berada dalam naungan perusahaan induk dan menggunakan sistem yang relatif kompleks namun umum Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi--- Vol. 9 No. September 2025 e-ISSN: 2685-5607 diadopsi oleh UKM dan entitas bisnis menengah di Indonesia. Oleh karena itu, hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baik secara praktis bagi perusahaan, maupun secara akademis dalam pengembangan kajian sistem informasi akuntansi. TINJAUAN PUSTAKA Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan bagian dari sistem informasi manajemen yang berfungsi untuk mengumpulkan, mencatat, menyimpan, dan memproses data keuangan perusahaan menjadi informasi yang relevan untuk pengambilan keputusan (Romney et al. , 2. SIA berperan penting dalam membantu organisasi mencapai tujuan bisnisnya melalui penyediaan informasi yang tepat waktu, akurat, dan relevan untuk manajemen internal dan eksternal. Menurut Hall . SIA terdiri dari tiga subsistem utama, yaitu: sistem pemrosesan transaksi . ransaction processing syste. , sistem pelaporan keuangan . inancial reporting syste. , dan sistem pelaporan manajemen . anagement reporting syste. Ketiga subsistem ini bekerja secara terintegrasi dalam menghasilkan informasi akuntansi yang andal. Pemanfaatan perangkat lunak akuntansi seperti Accurate 5 merupakan bentuk pengaplikasian SIA modern yang mendukung otomatisasi pencatatan transaksi serta pelaporan keuangan secara real-time. Software Akuntansi Accurate Accurate merupakan salah satu software akuntansi buatan Indonesia yang banyak digunakan oleh usaha kecil dan menengah (UKM) karena kemudahan penggunaannya serta kelengkapan modul akuntansi yang sesuai dengan standar laporan keuangan Indonesia. Accurate 5, sebagai versi desktop, menawarkan berbagai fitur seperti jurnal otomatis, manajemen persediaan, manajemen penjualan dan pembelian, pelaporan pajak, serta modul fixed asset dan manufacturing (CPSSoft, 2. Menurut Murniyati et al. keunggulan Accurate terletak pada kemampuannya dalam meningkatkan efisiensi kerja staf keuangan serta meminimalkan kesalahan manual dalam pencatatan akuntansi. Selain itu, sistem ini juga mendukung multi-user dan pengaturan hak akses yang memungkinkan penerapan pengendalian internal dalam aktivitas pencatatan dan pelaporan. Accurate merupakan perangkat lunak akuntansi yang dirancang khusus untuk mendukung kegiatan usaha kecil dan menengah (UKM) melalui sistem terpadu yang terdiri dari berbagai modul. Aplikasi ini dikembangkan oleh tenaga profesional Indonesia yang tergabung dalam perusahaan CPSSoft International . tau dikenal juga sebagai PT Ultima Tekno Solusind. yang berkedudukan di Jakarta Barat. Hingga kini, versi 5. 0 dari software ini telah dirilis sejak tahun 2015 (Wibowo & Mahmudi, 2. Accurate merupakan software akuntansi dan keuangan yang dikembangkan oleh PT Cipta Piranti Sejahtera (CPSSof. sejak tahun 1998, yang dirancang sesuai dengan standar PSAK di Indonesia. Aplikasi ini ditujukan untuk membantu usaha kecil dan menengah dengan menyediakan solusi pencatatan keuangan yang terjangkau dan berkualitas. Seiring waktu. Accurate terus diperbarui hingga versi 5 dan kini mendukung peraturan perpajakan terbaru, termasuk penggunaan e-faktur (Pratiwi & Susanti, 2. Gambar 1. Dashboard Accurate 5. Pengendalian Internal dalam Sistem Informasi Akuntansi Pengendalian internal merupakan proses yang dirancang untuk memberikan keyakinan memadai terhadap pencapaian tujuan organisasi terkait efektivitas dan efisiensi operasi, keandalan pelaporan keuangan, serta Beyond Automation: Evaluasi Efektivitas dan Pengendalian Internal Sistem Informasi Akuntansi Accurate 5 pada UD XYZ (Haripin. Ika Sulistia. Azka Nazimah. Izhar Tiyas Prayoga, dan Indah Nur Wahyun. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi e-ISSN: 2685-5607 kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku (COSO, 2. Dalam konteks sistem informasi akuntansi, pengendalian internal mencakup aspek-aspek seperti otorisasi transaksi, pemisahan tugas, pengamanan data, audit trail, dan backup sistem. Penelitian Atmoko & Septiana . menyatakan bahwa Implementasi sistem akuntansi yang baik tidak hanya memberikan dampak pencatatan yang akurat tetapi juga dapat memperkuat struktur kontrol internal Dalam hal ini, penggunaan software akuntansi dapat meningkatkan efisiensi pencatatan dan pelaporan keuangan, juga memberikan kemudahan dalam proses audit. Ketiadaan pengendalian tersebut dapat menimbulkan risiko kesalahan atau kecurangan yang berpotensi merugikan perusahaan. Penelitian Simarmata & Situmorang . menemukan bahwa perusahaan yang menerapkan software akuntansi dengan fitur pengendalian internal yang lengkap cenderung memiliki kualitas laporan keuangan yang lebih tinggi dan tingkat kepercayaan stakeholder yang lebih baik. Tantangan Implementasi Sistem Informasi Akuntansi Meskipun penerapan SIA berbasis teknologi telah memberikan banyak manfaat, berbagai tantangan masih kerap muncul, terutama dalam hal ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, konfigurasi sistem yang tidak optimal, dan kurangnya pelatihan pengguna (Adesti et al. , 2. Ketidaksiapan organisasi dalam mengelola dan memelihara sistem informasi juga menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya efektivitas sistem tersebut dalam mendukung pengendalian internal. Sejalan dengan hasil temuan di UD XYZ, tantangan seperti kurangnya pelatihan staf, penggunaan otorisasi yang belum optimal, serta ketiadaan evaluasi berkala terhadap audit trail menunjukkan bahwa pengendalian internal dalam sistem akuntansi tidak hanya bergantung pada fitur teknologi, tetapi juga pada praktik manajerial dan kedisiplinan pengguna dalam menerapkan prosedur yang telah ditetapkan. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus sebagai metode utama. Pendekatan ini dipilih untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai implementasi sistem informasi akuntansi Accurate 5 pada UD XYZ, khususnya dalam aspek teknis, pengendalian internal, serta tantangan operasional. Penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk menggali fenomena secara kontekstual dan holistik berdasarkan data lapangan yang diperoleh secara langsung. Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah UD XYZ, sebuah unit usaha yang bergerak di bidang distribusi dan pemasaran, yang telah menggunakan software akuntansi Accurate 5 sejak tahun 2013. Fokus evaluasi diarahkan pada efektivitas sistem dalam mendukung proses pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, dan pengendalian internal. Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua metode utama: . Wawancara Mendalam yaitu dilakukan secara langsung kepada staf bagian administrasi dan keuangan UD XYZ yang menggunakan Accurate 5 dalam kegiatan operasional sehari-hari yaitu berjumlah dua orang. Durasi responden 1 yaitu 2 jam 9 menit . 47 Ae 17. WITA) dan responden 2 selama 1 jam 26 menit . 34 Ae 11. 00 WITA). Tujuan wawancara adalah untuk memperoleh informasi teknis, prosedural, serta persepsi mengenai efektivitas dan kendala penggunaan sistem. Studi Dokumentasi dan Literatur yaitu Peneliti mengumpulkan data tambahan melalui dokumen perusahaan yang tersedia . eperti screenshot sistem, laporan keuangan. SOP), serta menelaah literatur akademik terkait sistem informasi akuntansi, pengendalian internal, dan software Accurate 5 sebagai dasar analisis teoritis. Teknik Analisis Data Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif, yang dilakukan melalui beberapa tahap sebagai berikut: . Reduksi Data yaitu mengelompokkan data hasil wawancara dan dokumentasi berdasarkan tema utama: penggunaan sistem, efektivitas pengendalian internal, kendala operasional, dan praktik terbaik. Penyajian Data yaitu menyusun hasil temuan ke dalam bentuk narasi, tabel, dan alur kerja sistem . untuk menggambarkan proses dan struktur sistem yang digunakan. Penarikan Kesimpulan yaitu menyimpulkan tingkat efektivitas implementasi Accurate 5 dan menyusun rekomendasi perbaikan berdasarkan temuan empiris dan acuan literatur. Teknik Validitas Data Untuk memastikan keabsahan data, digunakan teknik triangulasi metode dan sumber, yaitu: . Membandingkan hasil wawancara dengan dokumen sistem dan praktik yang dijalankan perusahaan. Mengkaji kesesuaian antara kondisi aktual dengan teori dan literatur terkait. Melibatkan diskusi dengan dosen pembimbing atau pihak yang ahli di bidang sistem informasi akuntansi sebagai bagian dari validasi akademik. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi--- Vol. 9 No. September 2025 e-ISSN: 2685-5607 Instrumen Penelitian Instrumen penelitian adalah alat yang digunakan untuk memperoleh data secara sistematis. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan meliputi: Tabel 1. Instrumen Penelitian Jenis Instrumen Bentuk/Keterangan Pedoman Wawancara Daftar pertanyaan terbuka seputar implementasi Accurate 5, proses bisnis, pengendalian internal, dan kendala operasional. Dokumen Sistem Bukti cetak laporan keuangan, invoice, modul Accurate 5. SOP, dan screenshot Template Catatan Format narasi lapangan untuk mencatat alur kerja sistem dan peran staf keuangan Observasi dalam proses pencatatan. Matriks Analisis Template untuk mengklasifikasikan temuan ke dalam dimensi efektivitas, efisiensi, dan kontrol internal. Pedoman wawancara dikembangkan berdasarkan teori sistem informasi akuntansi, konsep pengendalian internal (COSO), serta praktik umum penggunaan Accurate 5 di lingkungan bisnis skala menengah. Prosedur Pengumpulan dan Analisis Data Pada penelitian ini, prosedur pengumpulan dan analisis data dirancang untuk menggambarkan secara sistematis bagaimana informasi dikumpulkan, dikelola, dan diinterpretasikan guna memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap implementasi sistem informasi akuntansi Accurate 5 pada UD XYZ. Persiapan Pengumpulan Data Reduksi Data Penyajian Data A Kegiatan: Menyusun pedoman wawancara, menentukan narasumber, menyusun jadwal A Kegiatan: Melakukan wawancara langsung dan observasi, mengumpulkan dokumen sistem A Kegiatan: Mengklasifikasikan data berdasarkan kategori (SIA, pengendalian internal, kendal. A Kegiatan: Menyusun data dalam bentuk narasi, tabel, dan diagram alur A Output: Daftar pertanyaan, rencana A Output: Transkrip wawancara, dokumen perusahaan, catatan A Output: Data tematik A Output: Narasi hasil temuan, flowchart modul Accurate 5 Analisis dan Penarikan Kesimpulan A Kegiatan: Membandingkan temuan lapangan dengan teori dan standar akuntansi/SIA A Output: Evaluasi sistem, rekomendasi, dan kesimpulan penelitian Gambar 2. Prosedur Pengumpulan dan Analisis Data HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Umum Sistem Informasi Akuntansi di UD XYZ UD XYZ merupakan perusahaan distribusi dan pemasaran produk yang berada di bawah naungan PT ABC. Sejak tahun 2013, perusahaan ini telah menggunakan Accurate 5 sebagai sistem informasi akuntansi (SIA) utama. Accurate 5 merupakan software akuntansi desktop yang mendukung otomatisasi proses pencatatan transaksi, pelaporan keuangan, manajemen persediaan, pengelolaan utang-piutang, serta perpajakan. Sistem ini digunakan secara aktif oleh bagian administrasi dan keuangan, serta telah menjadi komponen inti dalam proses operasional perusahaan, khususnya dalam hal pencatatan penjualan dan pembelian, penyusunan faktur, serta pelaporan neraca, laba rugi, dan arus kas. Responden 1 menyatakan bahwa AuDivisi yang diberikan akses adalah admin sistem . iasanya bagian IT/Financ. dan staf keuangan. Proses pemberian akses: admin membuat user di sistem, setiap user diberi username dan password, hak akses ditentukan berdasarkan peran/jabatanAy Evaluasi Implementasi Sistem Accurate 5 Fungsi dan Kinerja Sistem Accurate 5 dinilai berhasil mendukung otomatisasi pencatatan keuangan dengan fitur seperti jurnal otomatis, laporan keuangan real-time, dan modul manajemen stok. Proses-proses yang sebelumnya dilakukan secara manual Beyond Automation: Evaluasi Efektivitas dan Pengendalian Internal Sistem Informasi Akuntansi Accurate 5 pada UD XYZ (Haripin. Ika Sulistia. Azka Nazimah. Izhar Tiyas Prayoga, dan Indah Nur Wahyun. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi e-ISSN: 2685-5607 kini dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan akurat. Setiap transaksi penjualan dan pembelian secara otomatis memperbarui data piutang/utang serta laporan keuangan tanpa perlu input ulang. Selain itu, sistem juga dilengkapi dengan fitur multi-user dan hak akses yang memungkinkan pengelolaan tugas berdasarkan jabatan dan divisi pengguna. Dengan demikian, efisiensi kerja meningkat dan potensi kesalahan input dapat ditekan. Pengendalian Internal Sistem Dari sisi pengendalian internal. Accurate 5 telah menerapkan beberapa prinsip penting, antara lain: . Role-based Access Control yaitu hak akses pengguna diatur berdasarkan jabatan, misalnya staf gudang hanya dapat menginput stok, sementara supervisor dapat melakukan posting dan koreksi data. Audit Trail yaitu setiap perubahan transaksi tercatat secara otomatis, memungkinkan manajemen melakukan penelusuran terhadap aktivitas sistem. Proteksi Data yaitu sistem dilindungi oleh password dan tersedia fitur backup otomatis serta manual, yang dapat disimpan secara lokal atau cloud. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Responden 2 AuAccurate 5 yang kita gunakan menyediakan fitur Role & Access Control: Bisa membatasi hak akses ke modul tertentu, misalnya staf gudang hanya bisa input Lalu, hanya supervisor yang bisa posting atau mencetak laporan keuangan. Penggunaan password dan hak akses backup data bisa dilakukan secara manual dan otomatis. Accurate 5 menyediakan fitu backup data File backup bisa disimpan di server lokal atau cloud eksternal. Beberapa perusahaan menyiapkan sistem restore/recovery bila terjadi kerusakan sistemAy. Namun, dalam praktiknya ditemukan beberapa kelemahan implementasi, seperti . Fitur otorisasi transaksi masih jarang digunakan secara menyeluruh. Transaksi hanya diotorisasi untuk nominal besar, sementara transaksi rutin tidak selalu mendapat persetujuan supervisor. Audit trail belum dimonitor secara berkala oleh Tidak ada petugas khusus atau sistem monitoring yang rutin mengevaluasi aktivitas pengguna dalam . Backup data tidak selalu dipantau efektivitasnya, sehingga terdapat potensi kehilangan data jika terjadi gangguan sistem. Kurangnya pelatihan berkala menyebabkan beberapa pengguna masih mengalami kesulitan dalam penggunaan fitur-fitur tertentu. Tantangan dan Kendala Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, beberapa kendala utama yang dihadapi dalam penggunaan Accurate 5 di antaranya: . Kurangnya pelatihan staf baru, yang menyebabkan kesalahan dalam input data dan pemanfaatan fitur tidak maksimal. Konfigurasi awal sistem seperti akun, pajak, dan gudang masih belum sepenuhnya optimal sehingga memengaruhi hasil laporan. Performa sistem melambat saat database menjadi besar, khususnya karena keterbatasan perangkat keras dan belum adanya server khusus. Kedisiplinan pengguna dalam input data masih menjadi masalah, yang menyebabkan keterlambatan atau ketidaktepatan laporan keuangan. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan dari Responden 1 AuBeberapa kendala umum: Kurangnya pelatihan staf -> bingung cara input, kesalahan konfigurasi awal . kun, pajak, gudan. , lambat saat database besar jika tidak pakai server yang memadai, perlu disiplin input data agar laporan akurat, namum hambatan ini biasanya bisa diatasi dengan: pelatihan awal. SOP yang Jelas, pengawasan dan audit internalAy Visualisasi Proses Sistem (Workflow Accurate . Untuk mempermudah pemahaman, berikut adalah alur kerja umum penggunaan Accurate 5 dalam proses Flowchart Modul Penjualan: Gambar 3. Flowchart Modul Penjualan Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi--- Vol. 9 No. September 2025 e-ISSN: 2685-5607 Gambar 3 dapat dijelaskan sebagai berikut: . Admin membuka modul penjualan . Menginput data . Memilih produk dan jumlah yang dipesan. Menambahkan keterangan jika diperlukan. Menyimpan dan mencetak faktur penjualan. Temuan Kunci Penelitian Setelah melalui proses pengumpulan dan analisis data secara kualitatif, penelitian ini menghasilkan sejumlah temuan penting yang mencerminkan kondisi aktual implementasi sistem informasi akuntansi Accurate 5 pada UD XYZ. Temuan-temuan ini disusun berdasarkan pengelompokan isu utama yang mencakup efektivitas sistem, pengendalian internal, kesiapan sumber daya manusia, serta tantangan operasional yang dihadapi perusahaan dalam pemanfaatan teknologi informasi akuntansi. Tujuan dari penyajian temuan ini adalah untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kekuatan dan kelemahan sistem yang digunakan, serta menjadi dasar dalam merumuskan rekomendasi perbaikan dan arah pengembangan sistem ke depan. Temuan disajikan secara ringkas dan terstruktur guna mempermudah pembaca dalam memahami poin-poin evaluasi yang paling signifikan. Tabel 2. Temuan Kunci Penelitian Aspek yang Dievaluasi Temuan Efektivitas Sistem Accurate 5 Mendukung efisiensi pencatatan dan pelaporan keuangan secara otomatis Pengendalian Internal Sudah ada hak akses dan audit trail, tetapi belum dimanfaatkan optimal Kesiapan SDM Masih memerlukan pelatihan dan peningkatan kompetensi teknis Performa Sistem Stabil, namun butuh upgrade jika volume data meningkat Monitoring dan Evaluasi Belum ada proses evaluasi audit trail dan backup secara sistematis Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Accurate 5 telah mendukung efisiensi pencatatan dan pelaporan keuangan secara otomatis. Dalam perspektif COSO Internal Control Framework, hal ini sejalan dengan komponen Information and Communication yang menekankan pentingnya penyediaan informasi yang relevan, tepat waktu, dan andal untuk mendukung proses pengambilan keputusan (COSO, 2. Sementara itu, dalam kerangka Information System Success Model, temuan ini berkaitan dengan dimensi Information Quality serta Net Benefits, karena sistem mampu menghasilkan informasi berkualitas yang memberikan nilai tambah bagi organisasi (Delone & Mclean, 2. Meskipun demikian, pemanfaatan fitur pengendalian internal seperti hak akses dan audit trail belum Kondisi ini menunjukkan adanya kelemahan pada Control Activities dalam COSO, yakni aktivitas pengendalian yang seharusnya memastikan integritas pencatatan dan keamanan data (COSO, 2. Dari sudut pandang IS Success Model, hal tersebut merefleksikan keterbatasan pada dimensi System Quality, mengingat kualitas sistem tidak hanya ditentukan oleh keberadaan fitur, tetapi juga sejauh mana fitur tersebut dimanfaatkan secara efektif (Delone & Mclean, 2. Selanjutnya, kesiapan sumber daya manusia yang masih membutuhkan pelatihan dan peningkatan kompetensi teknis merepresentasikan aspek Control Environment pada kerangka COSO, khususnya terkait kapabilitas dan komitmen personel dalam mendukung efektivitas pengendalian (COSO, 2. Dalam kerangka IS Success Model, hal ini berkaitan dengan Service Quality, yang menekankan pentingnya dukungan organisasi, termasuk pelatihan dan pendampingan, dalam menunjang keberhasilan penerapan sistem (Delone & Mclean. Dari sisi performa. Accurate 5 dinilai stabil, tetapi terdapat risiko penurunan kinerja apabila volume data meningkat secara signifikan. Temuan ini menggambarkan perlunya Risk Assessment dalam COSO, yakni proses identifikasi dan mitigasi risiko yang dapat memengaruhi tujuan organisasi (COSO, 2. Dalam IS Success Model, kondisi tersebut kembali menegaskan dimensi System Quality, khususnya terkait reliabilitas dan skalabilitas sistem (Delone & Mclean, 2. Akhirnya, belum adanya evaluasi sistematis terhadap audit trail dan backup menunjukkan kelemahan pada Monitoring Activities dalam COSO, karena proses pengawasan berkelanjutan merupakan bagian penting untuk memastikan efektivitas pengendalian (COSO, 2. Dari perspektif IS Success Model, kelemahan ini berdampak pada dimensi Use dan Net Benefits, karena tanpa monitoring yang memadai, sistem tidak dapat memberikan manfaat secara optimal bagi organisasi (Delone & Mclean, 2. PENUTUP Berdasarkan hasil evaluasi terhadap implementasi sistem informasi akuntansi Accurate 5 di UD XYZ, dapat disimpulkan bahwa sistem tersebut telah memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan, khususnya dalam aspek pencatatan transaksi, pelaporan keuangan, dan pengelolaan Dengan fitur jurnal otomatis, integrasi antar modul, serta kemudahan akses laporan. Accurate 5 membantu perusahaan dalam menghasilkan informasi keuangan yang akurat dan real-time. Namun, meskipun fitur Beyond Automation: Evaluasi Efektivitas dan Pengendalian Internal Sistem Informasi Akuntansi Accurate 5 pada UD XYZ (Haripin. Ika Sulistia. Azka Nazimah. Izhar Tiyas Prayoga, dan Indah Nur Wahyun. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi e-ISSN: 2685-5607 teknis sistem sudah memadai, penerapan pengendalian internal masih belum optimal. Penggunaan otorisasi transaksi belum diterapkan secara menyeluruh, monitoring audit trail tidak dilakukan secara berkala, dan proses backup data tidak terpantau dengan baik. Selain itu, keterbatasan pelatihan staf serta kurangnya disiplin dalam input data juga menjadi faktor yang menghambat kinerja sistem secara keseluruhan. Dengan demikian, keberhasilan penerapan sistem informasi akuntansi tidak hanya bergantung pada teknologi yang digunakan, tetapi juga pada kebijakan internal, kapabilitas sumber daya manusia, dan kedisiplinan dalam menjalankan prosedur operasional yang telah ditetapkan. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan dalam menafsirkan hasil dan Pertama, ruang lingkup penelitian dibatasi hanya pada satu perusahaan, yaitu UD XYZ. Oleh karena itu, generalisasi hasil penelitian terhadap perusahaan lain, terutama yang memiliki karakteristik bisnis, skala operasi, atau struktur organisasi yang berbeda, perlu dilakukan dengan hati-hati. Temuan yang diperoleh bersifat kontekstual dan belum tentu sepenuhnya berlaku dalam lingkungan perusahaan lain. Kedua, pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif, yang memiliki keterbatasan dalam hal kuantifikasi data dan analisis statistik. Fokus penelitian ini lebih pada pemahaman mendalam terhadap implementasi sistem informasi akuntansi dari sisi proses, pengalaman pengguna, dan pengendalian internal, sehingga tidak mencakup pengujian hubungan antar variabel secara statistik. Ketiga, validitas data yang dikumpulkan sangat bergantung pada kejujuran dan keterbukaan narasumber dalam memberikan informasi selama proses wawancara. Meskipun telah dilakukan upaya untuk memperoleh data yang objektif, tetap terdapat potensi bias informasi, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, akibat persepsi pribadi atau keterbatasan ingatan responden. Untuk memperluas cakupan dan kedalaman penelitian di masa mendatang, beberapa arahan berikut dapat dipertimbangkan: . Melakukan studi komparatif antar perusahaan distribusi yang menggunakan sistem informasi akuntansi berbeda untuk menilai kelebihan dan kekurangan masing-masing platform. Mengintegrasikan pendekatan kuantitatif, misalnya dengan menyebar kuesioner terkait persepsi efektivitas sistem kepada seluruh . Mengembangkan model evaluasi sistem berbasis kerangka teoritis, seperti DeLone & McLean IS Success Model atau COBIT, untuk menilai lebih menyeluruh aspek kualitas sistem, informasi, dan kepuasan . Mengeksplorasi integrasi Accurate dengan sistem lain, seperti CRM, e-commerce, atau mobile app, untuk mendukung ekspansi digital bisnis UMKM. DAFTAR RUJUKAN Adesti. Ramadhani. Kurniawan. Vrisaliani. Fitriana. , & Apriyanti. Analisis Penggunaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terhadap Pengendalian Internal. Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi, 11. , 1Ae11. Atmoko. , & Septiana. Penerapan Sistem Akuntansi Persediaan Barang Dagang Pada Sunrise Distro Dengan Aplikasi Accurate Accounting. Yudishtira Journal : Indonesian Journal of Finance and Strategy Inside, 2. , 14Ae29. https://doi. org/10. 53363/yud. Bokings. , & Putri. Tinjauan Sistem Informasi Pengupahan Karyawan Pada PT. Journal of Economics. Accounting. Tax, and Management, 1Ae8. COSO. Internal Control Ai Integrated Framework: Executive Summary. Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission. https://w. CPSSoft. Accurate: Kelola Bisnis Mudah Tanpa Hambatan. https://cpssoft. com/produk/accuratedesktop/ Delone. , & Mclean. The DeLone and McLean Model of Information Systems Success: A TenYear Update. In Source: Journal of Management Information Systems (Vol. Issue . Hall. Accounting Information System . th Editio. th ed. South-Western Cengage Learning. Kartika. Ardhi. , & Fauziyah. Implementation Of Accurate Accounting System In Preparing Financial Statements (Case Study On Msmes Cah Angon Brebe. Journal of Economic. Public. And Accounting (JEPA), 7. , 128Ae138. Libby. Libby. , & Hodge. Financial Accounting . th ed. McGraw Hill. Maulana. , & Komariyah. Penerapan Aplikasi Accurate Dalam Penginputan Tranksaksi Kas Dan Bank Di PT. Icon Spirit Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Bisnis Dan Akuntansi, 2. , 290Ae294. https://doi. org/10. 61722/jemba. Sopyan. , & Paryati. Implementasi Aplikasi Accurate Dalam Pembuatan Laporan Keuangan Pada PT SRJ. Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntans. , 14. https://doi. org/10. 31959/jm. Murniyati. Septiani. Puspitorini. , & Novita. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Pada Praktek Bidan Mandiri Wiwi Pujianti Menggunakan Software Akuntansi Accurate 5. Jurnal Minfo Polgan, 13. , 742Ae758. https://doi. org/10. 33395/jmp. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi--- Vol. 9 No. September 2025 e-ISSN: 2685-5607 Pratiwi. , & Susanti. Evaluasi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi Accurate Accounting Enterprise Menggunakan Metode Pieces. Jurnal Responsif, 3. , 63Ae74. http://ejurnal. id/index. php/jti Romney. Steinbart. Summers. , & Wood. Accounting Information Systems . th Editio. Pearson Education Limited. Simamora. Syukrina. , & Janrosl. Analisis Implementasi Sistem Informasi Akuntansi Menggunakan Software Accurate Pada PT Rainnow Tubulars Manufacture. Scientia Journal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1Ae8. Simarmata. , & Situmorang. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Kota Batam. Jurnal Kewirausahaan Bukit Pengharapan, 38Ae51. Sudir. Arizona. , & Ernawatiningsih. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi. Partisipasi Pemakai Sistem Informasi. Dukungan Manajemen Puncak, dan Peran Pengawas Internal terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi pada LPD di Kecamatan Denpasar Selatan. Jurnal Kharisma, 4. , 226Ae236. Wibowo, & Mahmudi. Praktik Komputer Akuntansi Menggunakan Accurate 5. Salemba Empat. Beyond Automation: Evaluasi Efektivitas dan Pengendalian Internal Sistem Informasi Akuntansi Accurate 5 pada UD XYZ (Haripin. Ika Sulistia. Azka Nazimah. Izhar Tiyas Prayoga, dan Indah Nur Wahyun.