Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Volume 5 Issue 1. April 2024 E-ISSN: 2716-1714 Sarana publikasi bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan atau perorangan/kelompok lainnya . di bidang ilmu Teknik Sipil. Persepsi Pengunjung dalam Penilaian Infrastruktur Pariwisata Pesisir Pantai Indah Kapu: Fokus pada Ketersediaan Fasilitas Pengunjung Fathur Rahman Rustan. Retno Puspaningtyas . Muh. Ardiansyah . Yuyun Anggraini . Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Sembilanbelas November Kolaka Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Sembilanbelas November Kolaka Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Sembilanbelas November Kolaka Program Studi Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Sembilanbelas November Kolaka *Corresponding author. ur_mantan@usn. ARTICLE INFO ABSTRACT Keywords: Tourism facilities are the completeness of tourist destinations that can meet the needs of tourists in enjoying their tour. Tourism facilities are completeness that must exist in tourist destinations that can serve tourists to enjoy tourist visits. Tourism facilities are also considered as physical elements designed and established to serve visitors. Tourism facilities are divided into three, namely basic, complementary, and supporting tourism facilities. Complementary facilities are facilities with the aim that tourists can be comfortable and stay longer. Forms of complementary facilities include sports facilities, secondary tourism facilities, and other entertainment. The availability of tourism facilities at Pantai Indah Kapu. Sani - Sani village. Samaturu sub-district. Kolaka district, is categorised as moderate. This shows that the value of the public perception of the availability of facilities. The level of visitor satisfaction with Pantai Indah Kapu tourist attraction, categorised as moderate, this affects the public perception of tourist satisfaction. Infrastructure. Facilities. Tourism. Coastal How to cite: Rustan. Puspaningtyas. Ardiansyah. Anggraini . Persepsi Pengunjung dalam Penilaian Infrastruktur Pariwisata Pesisir Pantai Indah Kapu: Fokus pada Ketersediaan Fasilitas Pengunjung Pendahuluan Desa Sani-Sani yang terletak di Kecamatan Samaturu. Kabupaten Kolaka, memiliki potensi alam yang cukup besar. Salah satu daya tariknya adalah Pantai Indah Kapu yang indah menawan, lokasi tersebut dapat ditempuh dalam waktu 20-30 menit dari ibu kota Kabupaten Kolaka, bisa diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Pantai ini berbeda dengan pantai-pantai lain di daerah tersebut. Pantai yang dikenal dengan nama Pantai Indah Kapu ini memiliki keunikan tersendiri karena pesona dan hamparan Indah Kapunya yang mengikuti garis lurus. Pengunjung yang datang akan terpesona dengan keindahan persawahan di sepanjang jalan menuju Pantai Indah Kapu. Pengunjung yang datang ke pantai akan terpesona dengan keindahan hamparan sawah di sepanjang jalan menuju Pantai Indah Kapu. Namun, ketersediaan fasilitas yang memadai untuk menjamin kenyamanan dan memberikan aktivitas bagi wisatawan belum sesuai dengan keindahan Pantai Indah Kapu dan Desa Sani. Fasilitas persampahan kurang memadai, terbukti dengan banyaknya sampah yang mengotori area Fasilitas sanitasi untuk mandi, cuci, kakus (MCK) masih terbatas dan kurang bersih karena kurangnya perhatian dan pemeliharaan. Fathur Rahman Rustan. Retno Puspaningtyas. Muh. Adriansyah. Yuyun Anggraini Menurut survei awal yang dilakukan oleh peneliti, penerangan jalan umum dan infrastruktur listrik saat ini belum tersedia. Selain itu. Pantai Indah Kapu menawarkan berbagai fasilitas seperti warung makan, area parkir, kamar mandi, dan gazebo. Meskipun lokasi ini menyediakan tempat bagi wisatawan untuk bersantai, masih ada beberapa area yang membutuhkan perbaikan, seperti sarana dan prasarana, termasuk pembuangan sampah. Fasilitas wisata sangat penting untuk sebuah destinasi wisata yang lengkap, memenuhi kebutuhan wisatawan dan meningkatkan pengalaman mereka secara keseluruhan. Fasilitas wisata adalah komponen penting dari tujuan wisata, yang memberikan pengunjung kesempatan untuk menikmati kunjungan mereka. Fasilitas pariwisata adalah elemen fisik yang dirancang dan dibangun untuk melayani pengunjung, dan dibagi menjadi tiga kategori: fasilitas dasar, fasilitas pelengkap, dan fasilitas pendukung. Fasilitas pelengkap adalah fasilitas yang memberikan kenyamanan bagi wisatawan dan mendorong mereka untuk tinggal lebih lama. Fasilitas ini termasuk fasilitas olahraga, fasilitas pariwisata sekunder, dan bentuk hiburan Dalam pengembangan suatu wilayah, infrastruktur memegang peranan penting. mediator antara sistem ekonomi dan sosial dalam tatanan kehidupan manusia dengan lingkungan alam. Infrastruktur memegang peranan yang sangat penting dalam mendorong kualitas pariwisata itu sendiri dan lingkungan sekitarnya. Penting untuk dicatat bahwa ikon daya tarik wisata di Kabupaten Kolaka merupakan hasil dari pembangunan ini. Prioritas harus diberikan pada pembangunan infrastruktur yang merupakan tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah. Selain pembangunan ini, pemerintah juga bertanggung jawab untuk memastikan partisipasi masyarakat lokal, yang sangat penting untuk keberlanjutan kawasan wisata. Terlepas dari pengembangan ini, merupakan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan partisipasi masyarakat lokal untuk keberlanjutan kawasan Dalam pembangunan daerah, infrastruktur berperan sebagai mediator antara sistem ekonomi dan sosial, memfasilitasi kehidupan manusia yang selaras dengan lingkungan alam. Infrastruktur memainkan peran penting dalam promosi daerah. Kualitas pariwisata dan lingkungan sekitar harus diperhatikan. Diharapkan hal ini dapat tercapai. Pembangunan infrastruktur harus diprioritaskan di kawasan wisata yang telah menjadi ikon daya tarik wisata di Kabupaten Kolaka Infrastruktur merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah Meskipun tugas pemerintah untuk mengawasi pembangunan, partisipasi masyarakat lokal sangat penting. Penting untuk mempertahankan struktur yang jelas dan logis ketika membahas tanggung jawab infrastruktur. Meskipun merupakan tugas pemerintah untuk mengawasi pembangunan, partisipasi masyarakat lokal masyarakat lokal sangatlah penting. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi kasus pada pengembangan fasilitas pariwisata, dengan tujuan untuk mempromosikan keberlanjutan di kawasan wisata dan berkontribusi pada kemajuan ekonomi masyarakat. Pantai Indah Kapu yang terletak di Desa Sani-Sani. Kecamatan Samaturu. Kabupaten Kolaka, menjadi subjek penelitian ini. Masalah penelitian dirumuskan adalah bagaimana tingkat ketersediaan fasilitas dan tingkat kepuasan pengunjung terhadap fasilitas di Pantai Indah Kapu. Metode Penelitian Penelitian mengambil lokasi di Pantai Indah Kapu yang terletak di Desa Sani-sani. Kecamatan Samaturu. Kabupaten Kolaka. Provinsi Sulawesi Tenggara (Gambar . Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini yaitu wisatawan yang sedang berada di lokasi wisata Pantai Indah Kapu saat peneliti turun ke lapangan mengambil data primer. Metode pengumpulan data dapat diuraikan sebagai berikut. Observasi awal. Tujuannya untuk mengamati secara langsung obyek wisata Pantai Indah Kapu, metode ini ditujukan untuk mengamati sarana fasilitas obyek wisata Pantai Indah Kapu yang meliputi tingkat ketersediaan sarana eksisting. Fathur Rahman Rustan. Retno Puspaningtyas. Muh. Adriansyah. Yuyun Anggraini Kuesioner. Tujuannya untuk mengetahui karakteristik masing-masing responden dan persepsi responden terkait dengan bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata Pantai Indah Kapu kedepannya. Pengukuran jawaban responden menggunakan skala Likert, seperti pada Tabel 1. Gambar 1. Lokasi Penelitian Tabel 1. Kategori Jawaban Kuesioner No. Kualifikasi Jawaban Sangat Baik (SB) Baik (B) Sedang (S) Kurang Baik (KB) Skor Setelah kuesioner selesai disusun, maka langkah berikutnya membagikan kepada semua pengunjung dan meminta kesediaannya untuk mengisi kuesioner tersebut. Kuesioner yang telah diisi oleh responden selanjutnya dikumpulkan kembali dan dilanjutkan ke analisis data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif yaitu mendeskripsikan data yang telah terkumpul dan menyajikan dalam bentuk angka Ae angka tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi. Ditetapkan klasifikasi jawaban sebanyak empat kelas seperti pada Tabel 1. Adapun langkah Ae langkah analisis data sebagai berikut: Mengambil kuesioner yang telah diisi oleh responden dan memeriksa kelengkapan. Mengkuantitatif jawaban pada setiap item soal dengan memberikan tingkatan masingmasing alternative jawaban. Menghitung frekuensi untuk tiap-tiap jawaban yang ada pada masing-masing variabel atau sub variabel. Analisis data penelitian disesuaikan dengan tujuan penelitian sehingga bisa menggunakan analisis persentase. Hasil analisis disajikan dengan kalimat yang bersifat kualitatif. Dengan melakukan proses analisis tersebut, maka data yang diperoleh akan memberikan gambaran secara deskriptif tentang aspek-aspek yang menjadi obyek penelitian, yang kemudian akan memberikan jawaban atas masalah yang sedang diteliti sehingga data tersebut dapat dianalisis ke dalam uraian dasar yaitu berupa suatu kesimpulan dan saran. Fathur Rahman Rustan. Retno Puspaningtyas. Muh. Adriansyah. Yuyun Anggraini Hasil dan Pembahasan 1 Tingkat Ketersediaan Sarana pada Obyek Wisata Pantai Indah Kapu Dari hasil keseluruhan deskriptif sarana dapat diperoleh data sebagai berikut: Tabel 2. Distribusi Tingkat Ketersediaan Sarana Pada Obyek Wisata Pantai Indah Kapu No. Interval Nilai Kelas Frekuensi Persentase (%) Kategori 81,25 Ae 100,00 62,50 Ae 81,25 43,75 Ae 62. 25,00 Ae 43,75 6,7% 23,3% 56,7% 13,3% Sangat Baik Baik Sedang Kurang Baik Total Berdasarkan tabel 2 menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan sarana pariwisata yang ada di Pantai Indah Kapu berada pada kategori sedang 56,7% dan kategori baik 23,3%. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitas umum yang berada di Pantai Indah Kapu masih baik dan berfungsi dengan baik, ditunjukkan dengan masih adanya masyarakat yang datang berkunjung di akhir . Ketersediaan Rumah Makan / Warung Untuk melepaskan lapar dan dahaga bagi wisatawan, pihak pengelolaan berkerja sama dengan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan parawisata juga menyediakan rumah makan atau warung yang berada disekitar obyek wisata Pantai Indah Kapu. Untuk lebih jelasnya mengenai kantin yang ada dapat dilihat pada gambar 2. Gambar 2. Rumah Makan / Warung Berdasarkan distribusi jawaban persepsi pengunjung sarana rumah makan / warung di objek wisata Pantai Indah Kapu, dari 30 responden yang menyatakan sangat baik 0 orang . ,0%), yang menyatakan baik 8 orang . ,7%), yang menyatakan sedang 14 orang . ,7%%), dan yang menyatakan kurang baik 8 orang . ,7%). Ketersediaan Loket Retribusi Untuk memaksimalkan biaya retribusi yang di pungut dari wisatawan, pihak pengelola bekerja sama dengan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan pariwisata juga menyediakan karcis atau tiket masuk yang berada di objek wisata Pantai Indah Kapu. Untuk lebih jelasnya mengenai pelayanan karcis atau tiket masuk yang ada dapat diliat pada gambar 3. Fathur Rahman Rustan. Retno Puspaningtyas. Muh. Adriansyah. Yuyun Anggraini Gambar 3 Loket Retribusi Masuk Berdasarkan distribusi jawaban persepsi pengunjung sarana pelayanan karcis masuk di objek wisata Pantai Indah Kapu, dapat dilihat dari 30 responden yang menyatakan sangat baik 4 orang . ,3%), yang menyatakan baik 11 orang . ,7%), yang menyatakan sedang 6 orang . ,0 %), dan yang menyatakan kurang baik 10 orang . ,3%). Rute Perjalanan Menuju Tempat Wisata Sebelum mencapai lokasi Pantai Indah Kapu pengunjung akan di manjakan dengan keindahan persawahan di sekitar jalan menuju Pantai Indah Kapu. Gambar 4 Rute Perjalanan Berdasarkan distribusi jawaban persepsi terhadap rute perjalanan menuju tempat wisata pelayanan di objek wisata Pantai Indah Kapu, dari 30 responden yang menyatakan sangat baik 3 orang . ,0%), yang menyatakan baik 11 orang . ,7%), yang menyatakan sedang 12 orang . ,0%), sedangkan yang menyatakan kurang baik 4 orang . ,3%). Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah Ketersediaan tempat sampah di objek wisata Pantai Indah Kapu yang dapat dilihat pada gambar 5 sebagai berikut: Gambar 5 Kondisi TPS yang ada Fathur Rahman Rustan. Retno Puspaningtyas. Muh. Adriansyah. Yuyun Anggraini Berdasarkan distribusi jawaban persepsi pengunjung sarana ketersediaan tempat sampah di objek wisata Pantai Indah Kapu, dapat dilihat responden yang menyatakan sangat baik 1 orang . ,3%), yang menyatakan baik 8 orang . ,7%), yang menyatakan sedang 14 orang ( 46,7%), dan yang menyatakan kurang baik 7orang . ,3%). Pusat Layanan Informasi Berdasarkan distribusi jawaban persepsi pengunjung terhadap pelayanan wisatawan baik berupa pusat informasi atau pemandu wisata di objek wisata Pantai Indah Kapu, dapat dilihat jawaban responden mengenai pelayanan wisatawan baik berupa pusat informasi atau pemandu Dari 30 responden yang menyatakan sangat baik 4 orang . ,3%), yang menyatakan baik 7 orang . ,3%), yang menyatakan sedang 11 orang ( 36,7%), dan yang menyatakan kurang baik 7orang . ,3%). Ketersediaan Gazebo Ketersediaan gazebo di objek wisata Pantai Indah Kapu yang dapat di liat pada gambar 6 sebagai Gambar 6 Gazebo Berdasarkan distribusi jawaban persepsi pengunjung terhadap ketersedian gazebo di objek wisata Pantai Indah Kapu, dapat dilihat responden yang menyatakan sangat baik 7 orang . ,3%), yang menyatakan baik 8 orang . ,7%), yang menyatakan sedang 8 orang ( 26,7%), dan yang menyatakan kurang baik 5 orang . ,7%). Kondisi MCK / Ruang Ganti MCK / ruang ganti di objek wisata Pantai Indah Kapu yang ada dapat dilihat pada gambar 7 sebagai berikut: Gambar 7 MCK / Ruang Ganti Berdasarkan distribusi jawaban persepsi pengunjung terhadap ketersedian MCK / Ruang Ganti di objek wisata Pantai Indah Kapu, 30 responden yang menyatakan sangat baik 5 orang . ,7 %). Fathur Rahman Rustan. Retno Puspaningtyas. Muh. Adriansyah. Yuyun Anggraini yang menyatakan baik 9 orang . ,0%), yang menyatakan sedang 11 orang . ,7 %), dan yang menyatakan kurang baik 6 orang . ,0%). Kondisi Lahan Parkir Ketersedian tempat parkir di objek wisata Pantai Indah Kapu yang ada dapat dilihat pada gambar 8 sebagai berikut: Gambar 8 Lahan Parkir Berdasarkan distribusi jawaban persepsi pengunjung terhadap ketersedian tempat parkir di objek wisata Pantai Indah Kapu, dapat dilihat jawaban responden mengenai ketersediaan tempat parkir yang menyatakan sangat baik 2 orang . ,7 %), yang menyatakan baik 8 orang . ,7%), yang menyatakan sedang 16 orang . ,3 %), dan yang menyatakan kurang baik 4 orang . ,3%) 2 Deskripsi Kepuasan Pengunjung Hasil deskripsi kepuasan pengunjung dari pertanyaan diperoleh sebagai berikut . Tabel 3 Distribusi Tingkat Ketersedian Sarana Pada Kepuasan Pengunjung No. Interval Nilai Kelas Frekuensi Persentase (%) Kategori 1 81,25 Ae 100,00 13,3% Sangat Baik 2 62,50 Ae 81,25 23,3% Baik 3 43,75 Ae 62. 56,7% Sedang 4 25,00 Ae 43,75 6,7% Kurang Baik Total Berdasarkan tabel 3 menunjukkan bahwa kepuasan pngunjung berada pada kategori sedang 56,7% dan baik 23,3%. 3 Pembahasan Hasil Penelitian . Sarana Pada Obyek Wisata Pantai Indah Kapu Sarana pada obyek wisata Pantai Indah Kapu, desa sani Ae sani, kecamatan samaturu, kabupaten kolaka tergolong sedang, sebagaimana data yang diperoleh dari responden penelitian. Sarana yang dalam hal ini terwakili oleh fasilitas-fasilitas umum yang terdapat pada wisata Pantai Indah Kapu hampir sama dengan obyek wisata pada umumnya yang terdiri dari tmpat rumah makan / warung , gazebo, toilet/ mck, rute perjalanan menuju wisata yang dapat digunakan wisatawan Ketika berkunjung di wisata Pantai Indah Kapu. Tempat parker yang tersedia bagi wisatawan yang berkunjung di Pantai Indah Kapu cukup luas dan mudah di jangkau terdapat di sekitar obyek wisata Pantai Indah Kapu. Toilet/mck yang tersedia pada obyek wisata Pantai Indah Kapu terbilang sedang karena kurang bersih. Hal ini di tunjukan pada hasil analisis jawaban responden yang berada pada kategori kurang . Fathur Rahman Rustan. Retno Puspaningtyas. Muh. Adriansyah. Yuyun Anggraini . Kepuasan Wisatawan Pada Objek Wisata Pantai Indah Kapu Kepuasan pada obyek Wisata Pantai Indah Kapu. Desa Sani Ae Sani . Kecamatan Samaturu. Kabupaten Kolaka, tergolong sedang, sebagaimna data yang di peroleh dari responden Sarana memiliki indikator seb. gai berikut: Kesesuaian harapan wisatawan obyek Pantai Indah Kapu merupakan hal yang sangat penting yang menjadi tujuan pegelolah dan pemerintah dimna wisata merupakan salah satu sumber pendapatan daerah meliputi merasa puas setelah berkunjung , kesesuaian antara kinerja pegelolah dengan harapan pengunjung di ukur dari kualitas pelayanan yang di berikan. Kualiatas pelayanan yang di berikan pengelolah terhadap pengunjung di nilai belum dapat memenuhi harapan peningkatan signifikan di setiap kunjungannya namun hal tersebut tidak terpenuhi oleh pengelolah obyek wisata. Hal ini di tunjukan pada analisis jawaban responden yang berada pada kategori tidak setuju. Minat kunjungan kembali di kategorikan sebagai dorongan untuk melakukan sesuatu, minat kunjungan kembali dapat di artikan sebagai dorongan wisatawan untuk kembali datang berkunjung kembali ke obyek wisata Pantai Indah Kapu yang meliputi, merasa puas dengan pelayanan yang di berikan, puas dengan ketersediaan fasilitas yang di sediakan di obyek wisata Pantai Indah Kapu. Kepuasan dengan layanan di berikan di pengaruhi oleh sarana yang memadai sesuai dengan harapan wisatawan yang berkunjung di obyek wisata, minimnya perbaikan sarana yang ada membuat wisatawan merasa kurang puas sehingga minta untuk berkunjung Kembali akan berkurang. Hal ini di tunjukkan pada analisis jawaban responden yang berada pada kategori sedang. Wisatawan yang telah mengunjungi obyek wisata Pantai Indah Kapu dapat merekomendasikan kepada keluarga, kerabat, dan teman-teman baik itu dari mulut ke mulut atau dari media sosial seperti WhatsApp. Instagram. Facebook dan media sosial Beberapa ja. yang dapat dilakukan diantaranya mengajak keluarga untuk berkunjung, merekomendasikan kepada teman yang memerlukan referensi obyek wisata, meskipun obyek wisata lain tetap merekomendasikan obyek wisata melalui dunia maya. Setiap wisatawan yang berkunjung obyek wisata Pantai Indah Kapu biasanya mengajak keluarga, saudara mau pun teman serta calon kekasih idaman nya untuk berkunjung kembali di obyek wisata Pantai Indah Kapu. 4 Strategi Rencana Pengembangan Sarana Pariwisata Pesisir Pantai Indah Kapu Rekomendasi yang dapat diusulkan kepada instansi terkait berupa rencana strategi pengembangan sarana pariwisata pesisr Pantai Indah Kapu yang dapat dilakukan: Peningkatan Kuantitas Sarana Pariwisata: Melakukan pelebaran prasarana jalan menuju obyek wisata Pantai Indah Kapu. Menambah fasilitas MCK agar lebih memadai. Penambahan tong sampah untuk sampah kering dan basah. Pemasangan jaringan air bersih dari PDAM. Membuat penerangan jalan umum dan di kawasan Pantai Indah Kapu. Memasang papan informasi sebagai penunjuk arah ke lokasi obyek wisata Pantai Indah Kapu. Peningkatan Keterlibatan Masyarakat . Dukungan dari lembaga pemerintah dalam pembekalan edukasi dan alokasi dana kepada nelayan dan masyarakat lokal. Pendekatan kepada masyarakat pesisir dan sekitarnya. Fathur Rahman Rustan. Retno Puspaningtyas. Muh. Adriansyah. Yuyun Anggraini . Sosialisasi rutin tentang pentingnya menjaga sarana pariwisata. Melibatkan masyarakat dalam kegiatan pemeliharaan dan perawatan. Mengadakan forum pertemuan dan diskusi terkait program penunjang pariwisata. Implementasi Produk Hukum . Memberikan insentif kepada masyarakat yang peduli terhadap pemeliharaan sarana . Memberlakukan denda bagi pelanggar yang merugikan kawasan wisata. Pembentukan program kemitraan dengan pihak swasta atau investor untuk berinvestasi dalam pengembangan sarana pariwisata pesisir Pantai Indah Kapu. Sarana wisata dan kepuasan wisatawan merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam obyek wisata, sarana yang di berikan biasanya merupakan cerminan dari pelayanan yang di berikan kepada wisatawan yang berkunjung di obyek wisata Pantai Indah Kapu, semakin tinggi pelayanan terhadap wisatawan biasa nya juga di ikuti dengan tingkat kepuasan wisatawan terhadap obyek wisata. Kesimpulan Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa: ketersediaan sarana pariwisata di Pantai Indah Kapu. Desa Sani-Sani. Kecamatan Samaturu. Kabupaten Kolaka menunjukkan nilai yang signifikan terhadap persepsi masyarakat terhadap ketersediaan sarana. Hal ini menegaskan pentingnya infrastruktur pariwisata dalam mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap ketersediaan fasilitas yang mendukung kegiatan pariwisata. Tingkat kepuasan pengunjung terhadap objek wisata Pantai Indah Kapu, masuk dalam kategori sedang, karena berdampak signifikan terhadap persepsi masyarakat terhadap kepuasan wisatawan. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengunjung menjadi indikator penting dalam menilai kualitas dan potensi daya tarik suatu destinasi pariwisata. Referensi