Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. September 2011 Signifikansi Kajian Bahasa Semit dalam Linguistik Arab Abdul MutaAoali Program Studi Arab. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya. Universitas Indonesia. Depok. Jawa Barat 16424 E-mail: moeta_aly@yahoo. Abstrak - Bahasa Semit adalah cabang bahasa Afro-Asiatik yang paling besar, selain merupakan yang terluas dalam rumpun bahasa ini bahasa semit juga bahasa yang paling awal yang sampai secara tulisan kepada kita. Tidak ada kesepakatan yang pasti diantara para ahli bahasa dan ahli sejarah tentang tempat dimana bahasa Afro-Asiatik bermula. Ada yang mengatakan bahasa ini bermula dari Ethiopia, ada juga yang mengatakan bermula dari daerah Levant, bahkan ada juga yang mengatakan berasal dari Kenya. Para penutur cabang bahasa ini seringkali menganggap bahwa mereka adalah anak keturunan Sem, salah seorang putra Nabi Nuh, karena itulah nama cabang ini disebut sebagai bahasa Semit. antara bahasa-bahasa Semit sendiri, bahasa mereka ini mempunyai warna yang unik. secara pengucapan dan ejaan disebut sebagai Tri-Literal atau menggunakan konsonan sebagai dasar arti. Bahasa semit memiliki empat cabang bahasa yang terbagi dalam akkadi, kanAoan, aromi dan janibi. Studi tentang bahasa Semit ini akan mengantarkan kita kepada studi yang lebih komprehensif rumpun-rumpun bahasa ini, salah satunya adalah bahasa Arab. Abstract - The Semith language is the most AfroAsiatic language and the larges language area came us have writing and the faster. Discourse about it until now, no there are one opinion between linguistics scholars and histories scholars where the first place of semit growing. Many scholars says that Ethiopia and Levant its the first place. The others Scholars says it's Kenya. Speakers of this tongue has claim that they are is the Sam family, he is one of a prophet Nuh's son. So, it was inspired to give this brand of language as Semit Language. In its self, there are many colours and uniqies. like verbalition and aplhabetic, so Tri-Literal called. Or use consonan as basic meaning. The Semit language have four language parts, there are Accady. Can'an. Aromy, and Janiby. The study of this tongue bring us to more comprehenshif studies about the various of this family language, one of them is Arabic language. Keywords - Semith. Accady. Can'an. Aromy. Janiby PENDAHULUAN umpun bahasa Afro-Asia secara genealogi rumpun bahasa di dunia, merupakan rumpun bahasa terluas. Mencakup beberapa macam bahasa: Semit. Mesir Kuno. Barbar. Kushitik dan Tashadi. Rumpun menempati peringkat ke-6 dalam jumlah banyaknya bahasa dalam satu rumpun, yakni berjumlah 374 bahasa. Bahasa Afro-Asiatik yang terbesar adalah bahasa Arab yang menempati urutan ke-5 dalam banyaknya penutur asli, sejumlah 221 juta lebih penutur asli. 2 Saat ini, istilah AoBangsa-bangsa SemitAo (Samiyyi. ditujukan untuk bangsa Aramaic (Aramiyya. Phoenicia (Finiqiy. Hebrew (AoIbriyy. BabylonianAssyrian (Babiloniyya-Asyuriyy. , bangsa Arab, dan Yaman. Artinya, bahasa-bahasa Semit adalah bahasa yang terbentang di negara-negara Asia dan Afrika. Bahasa Semit merupakan bahasa tertua di dunia yang termodifikasi. Muhammad Fahmi Hijazi. Mudkhal ila Ilmi lughiah, . d-Dar al-Misriah as-Saudia. , 2006. Dalam rumpun bahasa Afro-Asiatik sendiri, terdapat sejumlah bahasa yang dikenal sebagai bahasa yang dipakai sebagai bahasa Klasik keagamaan, antara lain, dan bahasa Ibrani (Hebre. yang dipakai sebagai bahasa klasik agama Yahudi dan Kristen, dimana kedua bahasa tersebut sama-sama merupakan cabang dari bahasa Semit. Walaupun demikian, rumpun bahasa Afro-Asiatik didominasi oleh bahasa Arab sebagai bahasa klasik dan modern paling utama. Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. September 2011 Schlozer dan Eichorn,3 merupakan orang pertama yang menggunakan istilah Semit pada permulaan akhir abad kedelapan belas, tepatnya pada tahun 1781 M. 4 Pada abad IV, 7 abad sebelum Schlozer. Ibnu Hazm dalam Al-Ihkam fi Ushul Al-Ahkam telah menjelaskan adanya korelasi yang sangat kuat antara bahasa Arab dengan bahasa-bahasa Semit yang lain. Dalam karyanya tersebut Ibnu Hazm mengatakan Aukita sangat yakin bahwa bahasa Suryani. Ibrani, dan bahasa Arab, yang merupakan bahasa kabilah Mudhar adalah satu bahasa. Perubahan terjadi karena proses urbanisasi, perbedaan negeri, dan pengaruh budaya lain. Barang siapa yang mencermati ketiga bahasa tersebut secara seksama, ia akan sangat yakin bahwa bahasa-bahasa tersebut pada mulanya adalah satu bahasa. 5 Penamaan itu sendiri berangkat dan terpengaruh dari salah satu bab dalam Taurat tentang bagan silsilah tiga orang putra Nuh, diantaranya AuSam. Ham, dan YaputsAy dan keturunan yang lahir dari ketiganya. Hasil penelitian itu menyebutkan, bahwa keturunan yang berasal dari Sam diantaranya. AoIlam. Asyur. Arfiksyad. Lud, dan Aram. Selanjutnya lahirlah dari keturunan Arfiksyad. Syilasy. Syilasy Abir sebagai bapak dari keturunan Hebrew (AoIbriyy. Pembagian dan penjelasan tentang keturunan Nuh menurut penelitian di atas, nampaknya lebih didasarkan kepada hubungan politik, budaya, dan kekerabatan dan kewargaan. Sehingga. Lydiens (Lidiyyi. dan Elymeen (AoIlamiyyi. dianggap sebagai bangsa Semit, hanya karena alasan afiliasi dan kepatuhan politik mereka kepada kalangan Assyrian. Padahal, mereka adalah pihak asing bagi bangsa Semit. 7 Bahasa-bahasa yang termasuk dalam keluarga bahasa Semit diantaranya, bahasa Akadiyah (Babylonian-Assyria. Aramiyyah. KanAoaniyyah (Phoenicia dan Ibriyy. , bahasa Arab. Yaman klasik, dan Habasyah (Abyssini. Mahmud Ukasyah dalam AoIlm Lughah membagi bahasa Semit secara umum pada dua kelompok. Semit Timur dan Semit Barat. Semit Barat terbagi kepada Semit Barat Laut dan Semit Barat Daya. Keduanya adalah ahli bahasa berkebangsaan Jerman. Walfinsen. Tarikh Lughat al-Samiyyah, hal. Ibnu Hazm. Al-Ihkam fi Ushul Al-Ahkam, hal 49. Lihat bab Safar al-Takwin (Penelitian tentang pembentukan komunitas dalam Kitab Kejadia. Ramadhan Abd Tawwab. Fushul fi Fiqh alAoArabiyyah, hal. lihat juga Ali Abdul Wahid Wafi. Fiqh Lughah, hal. Ali Abdul Wahid Wafi. Ilm Lughah, hal. Semit Barat Laut terdiri dari dua bahasa, yaitu bahasa KanAoan dan bahasa Aramiyyah. 9 Sedangkan yang termasuk ke dalam bahasa Semit Timur adalah bahasa Akadiyyah dengan dua cabang yaitu Babiliyyah dan Asyuriyyah. II. KERANGKA TEORI / TINJAUAN PUSTAKA