JURNAL TABGHA Volume 3 No 1. April 2022 P-ISSN 2722-6190 DAMPAK KEPEMIMPINAN BERINTEGRITAS KRISTIANI DAN MOTIVASI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KEPADA NASABAH PERMATA BANK BATAM Suhendra Prodi. Teologi Sekolah Tinggi Teologi Tabgha Batam Suhendra@st3b. Abstract The purpose of this research is to describe the impact of leadership with Christian integrity and work motivation as employees on the quality of service to customers at Permata Bank Batam. The scope of this research are motivation and leadership variable where in an organization the impact of a leader greatly affects the work that is the target of the achievement of the business process. This research method uses library analysis to explore some of the lives of Christian integrity characters and a quantitative approach using multiple regression analysis to measure the influence between variables partially and the Anova test to measure the percentage of impact strength between variables, while the data analysis instrument uses SPSS. The results of this study from the R coefficient that the independent variables of Christian integration and work motivation contribute to the improvement of service quality to customers at Permata Bank Batam by 43. The role of leadership with Christian integrity and motivation is proven to be able to improve staff services to customers at Permata Bank. A successful leader must have real Integrity in every leadership he carries out. Leaders with Christian integrity have proven to be needed and able to motivate the running of qualified operational activities and improve services to customers at Bank Permata Batam. Keywords: Leadership. Integrity. Motivation. Service Quality. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan dampak kepemimpinan yang berintegritas Kristiani dan motivasi kerja sebagai karyawan terhadap kualitas pelayanan kepada nasabah di Permata Bank Batam. Ruang lingkup dari penelitian ini adalah variable Kepemimpinan dimana pada suatu organisasi dampak seorang pemimpin sangat mempengaruhi hasil kerja yang menjadi target capaian dari proses bisnis. Metode penelitian ini menggunakan analisis kepustakan untuk mengupas beberapa kehidupan tokoh Alkitab yang berintegritas Kristiani serta pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi berganda untuk mengukur pengaruh antar variable secara parsial dan uji F untuk mengukur pesentasi kekuatan dapak antar variable sedangkan intrumen analisi data menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini dari R koefisien bahwa variabel bebas kepemimpinan yang berintegrasi kristiani dan motivasi kerja memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah di Permata Bank Batam sebesar 43,1%. Peran kepemimpinan yang berintegritas Kristen dan motivasi terbukti mampu meningkatkan pelayanan para staff kepada nasabah di Permata Bank. Seorang pemimpin berhasil harus memiliki Integritas yang nyata dalam setiap kepemimpinan yang dijalankannya. Pemimpin yang berintegritas Kristen terbukti diperlukan dan mampu memotivasi jalannya kegiatan operasional mumpuni dan meningkatkan pelayanan kepada nasabah di Bank Permata Batam. Kata Kunci: Kepemimpinan. Integritas. Motivasi. Kualitas Pelayanan. PENDAHULUAN Pemimpin yang memiliki integritas merupakan bagian dari satu tatanan maupun tata cara seseorang berbicara tentang suatu sistem penilaian yang berhubungan dengan kerja. Pemimpin yang dianggap pantas dan penting, serta benar dalam urusan dan keputusan yang berkaitan dengan pekerjaan yang sedang digeluti sehingga secara tidak langsung akan mencerminkan sikap kita terhadap uang, tanggung jawab, kejujuran, dan sifat- sifat lainnya. Kepemimpinan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis disegala bidang. Kepemimpinan berpengaruh terhadap perkembangan bisnis disegala bidang, dalam dunia Jasa Perbankan performance bank tersebut. Tugas bank adalah menghimpun dan meyalurkan dana masyarakat untuk aktivitas konsumtif, produktif dan investasi, sehingga kegiatan perekonomian dapat bertumbuh dan JURNAL TABGHA Volume 3 No 1. April 2022 berkembang dan dapat meningkatkan standar nilai kehidupan. Permata Bank mencatat Visinya ialah sebagai yang pertama dalam memberikan solusi finansial yang inovatif. Brand Promise Permata Bank adalah menjadikan Mewujudkan brand promise di kehidupan sehari-hari dengan menjalankan nilai-nilai perusahaan dalam bekerja, bersikap, serta berperilaku terhadap customer, rekankerja, komunitas, investor, dan regulator. Dalam Maxwell mengatakan, kepemimpinan yang baik akan memberikan pengaruh yang besar dan juga mengubah setiap organisasi kearah yang baik atau positif dan secara positif juga mempengaruhi kehidupan orang lain, juga menurut Maxwell dalam bukunya The Leadership HandBook-26 merincikan beberpa hal, yakni pertama. Kepemimpinan adalah membuat orang mampu untuk bermimpi dalam diri orang Kedua. Kepemimpinan menginspirasi orang lain dengan visi Dan ketiga. Kepemimpinan adalah kekuatan seseorang dengan memanfaatkan kekuatan banyak orang. Maxwell juga mengatakan bahwa integritas adalah dasar kehidupan seseorang dan pertanggungjawaban merupakan batu penjurunya, itulah yang akan menguatkan janji seseorang untuk hidup dengan standar etika yang tinggi. Integritas berisikan aspek lahiriah, moral, etika, dan karakter yang mulia. Asal kata bahasa Inggris AuintegrityAy yang berarti menyeluruh lengkap dan segalanya. Dalam kamus oxford menghubungkan arti integritas dengan kepribadian seseorang yaitu jujur dan utuh. Juga kamus besar Bahasa Indonesia Phoenix mengartikan integritas sebagai Aukeutuhan, keterpaduan, ketulusan hati, kejujuranAy. Basiang mencatat dalam bukunya bahwa integrity adalah ketulusan, kejujuran, tidak bercacat, utuh, tidak dapat disuap, murni dalam pendirian. Dalam penelitian ini, penulis mengkaji yang akan dipecahkan berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah, maka pokok permasalahan yang akan dirumuskan dalam penelitian adalah apakah kepemimpinan yang berintegritas kristiani berpengaruh secara signifikan P-ISSN 2722-6190 terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah di Permata Bank Batam ? Kedua: apakah motivasi kerja karyawan kualitas pelayanan di Permata Bank Batam ? Ketiga: apakah kepemimpinan yang berintegritas kristiani dan motivasi kerja karyawan, berpengaruh secara simultan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah di Permata Bank Batam Kepemimpinan Menurut Pandangan Alkitab Alkitab secara jelas menyatakan perbedaan antara kepemimpinan duniawi dengan kepemimpinan Kristen melalui kisah para nabi, hakim rasul dan pengkikut Kristus, salah satunya adalah Rasul Paulus yang memberikan persyaratan bagi seorang pemimpin Rohani (Penatua dan Diake. dalam 1 Timotius 3:1-13 bahwa seorang pemimpin Kristen, disamping sudah lahir baru dan penuh roh Kudus, juga harus memiliki ciri kepribadian yang matang atau dewasa, ada beberapa point yang dijelaskan oleh Abraham mengenai pemimpin Kristen yang handal, namun penulis hanya mengambil 4 point penting yang berhubungan yaitu: Kesatu. Pemimpin bertanggung jawab. Ia melakukan tugas bertanggung jawab atas semua hal yang Tanggung jawab adalah tanda Jika ada kesalahan yang dilakukan, pemimpin harus Sportif, terbuka dan berani mengakui kesalahan serta tidak mencari kambing hitam. Hal ini tidak akan menurunkan wibawa, malah membuat orang lain makin menghargai kita. Kedua. Pemimpin harus punya pendirian, berarti konsekuen dengan apa yang sudah digariskan dan tidak mudah terombang-ambing Pemimpin sejati akan melawan pencobaan untuk menunda pengambilan keputusan, dan ia tidak akan bimbang setelah keputusan diambil. Punya pendirian juga berarti tegas dan berani mengkoreksi anak buah yang salah. Namun dengan kasih (Ams. Ketiga. Pemimpin harus berhikmat. Pemimpin harus punya wawasan luas JURNAL TABGHA Volume 3 No 1. April 2022 sehingga dia dapat menampung masalah dan pendapat orang lain. Dia mengerti perkembangan zaman, bersikap objektif dan tidak picik. Karenanya ia harus banyak membaca dan bergaul luas dengan banyak orang, namun yang terutama dia harus memiliki hikmat Ilahi. Hikmat lebih luas daripada pengetahuan, hikmat merupakan pengetahuan didalam keadaan yang membingungkan baik dalam masalah hubungan, moral atau Rohani. Dan lain Keempat. Pemimpin harus mampu berkomunikasi dengan baik. Ini berarti pemimpin harus memberi informasi yang tepat pada waktunya, yakni informasi yang Ini menumbuhkan rasa memiliki, membuat orang yang dipimpin merasa dirinya penting dan menciptakan kehangatan persekutuan dengan sesama. Sikap ini akan membuatnya mampu membangun hubungan dengan semua relasi. P-ISSN 2722-6190 perselisihan selaku seorang hakim menjadi terlampau berat. Musa akhirnya menuruti nasehat ayah mertuanya dan menetapkan orang orang lain untuk membantu Musa (Kel. 18:14-. Ketiga, beban rohaninya dalam berdoa syafaat untuk umat Israel karakter mereka telah menjadikan Musa Allah menunjukkan 70 tua-tua Israel guna mendampingi Musa (Bil. 11:14-. Kepemimpinan Daud Daud adalah raja yang mampu merubah orang-orang yang dianggap sampah masyarakat menjadi orang-orang yang dihormati masyarakat. Alkitab dengan jelas mencatat latar belakang pengikut Daud di 1 Samuel 22:2. Mereka adalah orang-orang yang dipenuhi masalah, orang-orang yang dikejar debt collector, orang-orang yang sakit hati, dan orangorangyang dibuang masyarakat. Saat mereka mendengar bahwa Daud, hamba Allah itu masuk ke dalam Gua Adulam, maka berkumpullah seluruh keluarganya dan juga orang - orang yang sakit hati, yang dalam kesukaran dan yang dikejar tukang piutang berkumpul bersama dia. Maka Daud memimpin mereka yang jumlahnya sekitar 400 orang. Setelah dipimpin dan dihajar oleh Daud, orangorang ini akhirnya menjadi tangan kanan Daud, menjadi pahlawan dan menjadi pemimpin dari seluruh pasukan dan tentara Daud . Sam. 23:8-39. 1 Taw. 10:10-47. Taw. Alasan yang membuat Daud menjadi pemimpin besar adalah sudut pandangnya yang unik. Daud adalah seorang yang lurus hati dan setia. Tidak mengherankan jika Yonathan tertarik bersahabat dengannya. Daud melihat segala sesuatu dari kacamata Allah-nya yang besar. Allah yang memungkinkan segala sesuatu. Allah yang membuat yang tidak ada menjadi ada. Allah yang adil. Allah yang benar. Allah yang setia dengan janjinya. Allah yang mencintai manusia dan Allah yang memilih bangsa Israel untuk menjadi umat pilihanNya Dasar inilah yang dipegang teguh oleh Daud Kita, manusia yang hidup saat ini menyebut ini semua dengan kata idealisme, prinsip, atau integritas. Kepemimpinan Musa Musa Perjanjian Lama. Sepak terjangnya dalam dunia kepemimpinan diperolehnya dari setiap pengalaman hidup yang menuntutnya untuk selalu belajar. Pengalaman hidup Musa Tuhan membentuk dan menyatakan rencana-Nya kepada Musa, bahwa Ia bermaksud menjadikan Musa seorang pemimpin besar yang mengantarkan bangsa Israel keluar dari tanah perbudakan. Allah memilih Musa menjadi pemimpin bukan hanya karena Allah juga bermaksud memperlengkapi Musa dengan semangat tidak mudah menyerah, syarat penting yang dibutuhkan oleh setiap pemimpin Saat memimpin umat Allah keluar dari perhambaan di Mesir, kitab Keluaran dan Bilangan mencatat bahwa ada tiga peristiwa dalam kepemimpinan Musa di mana Musa membutuhkan bantuan sebagai pendamping atau pemimpin yaitu, pertama, ketika Musa diberikan Harun oleh Allah untuk membantunya mendatangi Firaun. Karena Musa menekankan keterbatasannya dalam hal kemampuan alami (Kel. Kedua, peristiwa tatkala beban menanggulangi JURNAL TABGHA Volume 3 No 1. April 2022 P-ISSN 2722-6190 Integritas melakukan apa yang dikatakan oleh hati nurani sekalipun anda dijauhi oleh semua Integritas adalah keteguhan untuk tetap berdiri di atas keyakinan anda. Integritas selalu mencapai standar moral yang lebih tinggi. Integritas juga adalah keberanian dan kejujuran untuk mengakui kesalahan dan kegagalan, dan bersedia memikul akibat dari kesalahan. Menurut Cloud. Integritas adalah karakter, etika, dan moral. Tetapi Integritas juga lebih dari itu, seperti yang diterangkan oleh Oxford Dictionary dan sejarah kata integritas itu sendiri. Perhatikan daftar definisi dari Oxford Dictionary . tau siapa pu. : Kesatu, sifat jujur dan punya prinsip moral yang kuat. kebenaran moral. Dia dikenal sebagaipria berintegritas. Kedua, keadaan utuh dan tidak terbagi: menjunjung integritas teritorial dan kedaulatan nasional. Ketiga, kondisi menyatu, utuh atau berkonstruksi kokoh. Integritas struktural dari sebuah novel. Keempat, konsistensi internal atau tidak adanya kerusakan dalam data elektronik. Kepemimpinan Nehemia Kitab Nehemia mencatat bahwa peranan Nehemia adalah sebagai gubernur dan pemimpin dalam membangun kembali tembok Yerusalem. Hidup kerohanian Nehemia mengandalkan doa selain itu ia juga seorang pemimpin yang tegas, bijaksana, dan tabah dalam mengerahkan penduduk Yerusalem untuk membangun kembali temboknya yang hancur hanya dalam 52 hari sekalipun terjadi perlawanan berat dari dalam dan dari luar kota itu. Kepemimpinan Daniel Daniel memberi teladan praktis dan bersifat pribadi bagi pergumulan kita. adalah contoh dari orang yang karirnya mencapai posisi dengan kekuasaan dan prestise besar dalam sistem dunia, namun yang tidak pernah mengkompromikan prinsip-prinsip Alkitab. menunjukkan kepada kita cara menjalani hidup rohani yang utuh di bawah tekanan dunia sekuler. Mereka yang mengalami godaan untuk menyerah terhadap tekanan semacam itu akan banyak belajar dari Daniel. Integritas Menurut Pandangan Alkitab Integritas dalam pandangan Alkitab. Kata Ibrani AutomAy mengandung arti Ausempurna, kehidupan yang tidak dapat dipersalahkan, hati nurani yang bersih, dan kemurnianAy. Mereka yang mempunyai integritas dalam Perjanjian Lama biasanya dihubungkan denga kehidupan yang bergaul karib atau intim dengan TUHAN (Yahw. Gambaran orang yang berintegritas adalah mereka yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, tidak berjalan dijalan orang berdosa, tidak bergaul dan bersekutu dengan pencemooh (Mazmur 1:1-. Sebaliknya, mereka adalah orang yang takut akan Tuhan (Amsal 1:. Mereka menyukai dan merenungkan firman Tuhan secara intensif, berjalan di jalan yang benar dan menjauhkan diri dari kejahatan (Mazmur 1:2-. Makna Dasar kata integritas dalam Perjanjian Lama adalah Aukesehatan karakter dan kepatuhan terhadap prinsip moralAy. Mereka adalah orang yang memiliki ketulusan dan kejujuran (Kejadian 20:. Dalam kitab Amsal, integritas dipandang sebagai karakteristik yang pentig dari kehidupan yang tulus. Tuhan akan Integritas Menurut Pandangan Umum Integritas adalah salah satu dari lima dimensi penting yang mendasari konsep kepercayaan, dimana kepercayaan adalah atribut penting yang dikaitkan dengan kepemimpinan, jika kepercayaan ini luntur akan berdampak serius terhadap kinerja Pemimpin dengan integritas kepribadian utuh dalam kata dan Sebagaimana prilakunya di Sebagai seorang pemimpin, ia senantiasa melakukan apa yang dikatakannya dan mengatakan apa yang Integritas merupakan tulang punggung dari seorang pemimpin Kristen. Dengan kata lain, bahwa integritas juga merupakan tiang utama . ain pos. kerohanian, bahkan juga di bidang sekuler. Menurut Joyner. Integritas itu lebih daipada sekadar jujur. integritas adalah melakukan apa yang benar, dan terbebas dari pengaruh atau praktik korupsi, sambil mempraktikkan apa yang adan katakan. JURNAL TABGHA Volume 3 No 1. April 2022 melindungi orang-orang yang berjalan dalam integritas (Amsal 2:. , dan keamanan mereka terjamin . :21. 10:9. 20:7. Mereka yang beritegritas akan dituntun (Amsal 11:. , dan memiliki integritas lebih baik daripaa kekayaan (Amsal 19:1. Jadi, dalam Perjanjian Lama, integritas merupakan cermin karakter Karakter terbentuk dari dan akibat pergaulan seseorang dengan Tuhan, yang mengakibatkan sifat-sifat moral Allah dimiliki orang tersebut. Implikasi etisnya adalah ia berusaha hidup benar dalam relasi dengan Tuhan, diri sendiri, sesama, dan lingkungan tempat ia hidup. Di Alkitab diceritakan beberapa kehidupan para tokoh-tokoh Alkitab yang hidup penuh integritas, antara lain adalah Yosua mendisiplinkan kelakukannya, keputusan yang kita ambil akan menentukan kelakukan kita dan akan jadi apa kita. Yosua mengambil keputusan tepat dengan takut akan Tuhan dan beribadah kepadaNya dengan tulus ikhlas dan setia ( Yos. 24:14-. Rut memilih mengikuti mertuanya Naomi (Rut 1:. Kedua. Daniel menentukan kelakukannya dengan tidak bersedia menyembah pada patung sesuai perintah Raja (Daniel 3:14-. Pemimpin yang memiliki integritas dan etika kerja Kristen, merupakan bagian dari satu tatanan maupun tata cara seseorang berbicara tentang suatu sistem penilaian yang berhubungan dengan kerja. Apakah yang kita anggap pantas dan penting, serta benar dalam urusan dan pekerjaan yang sedang kita geluti sehingga secara tidak langsung akan mencerminkan sikap kita terhadap uang, tanggung jawab, kejujuran, dan sifat-sifat lainnya. Dalam kristen mengajarkan untuk setiap orang khususnya pemimpin diharapkan memiliki integritas yang tinggi yang dapat dijadikan panutan bagi orang lainnya khususnya karyawan yang ada di Permata Bank. Alkitab memberikan contoh juga mendorong seseorang untuk melakukan segala hal dengan hati nurani yang memiliki kasih. Hal ini perlu dipertahankan untuk menghindari P-ISSN 2722-6190 kepribadian seseorang. Adanya pemberian motivasi yang merupakan sebagai suatu kondisi yang menggerakkan manusia ke arah suatu tujuan tertentu baik dalam penyelesaian pekerjaan maupun dalam keputusan pengambilan tindakan sehingga faktor-faktor konflik kerja, beban kerja, kepemimpinan yang berinterigritas tinggi akan dapat mewujudkan pencapaian visi dan misi suatu organisasi dalam hal ini adalah PermataBank, pemimpin harus bias inisiatifinisiatif bisnis untuk mencapai tujuannya. Integritas inilah yang mengerakan suatu motivasi yang berdampak pada tingkat prestasi ataupun hasil kerja yang Ketika seorang pemimpin yang memperhatikan setiap Karyawannya yang didasari dengan kasih kristen, dimana setiap pengambilan keputusan yang bersumber dari faktor-faktor seperti kebijakan organisasi, struktur organisasi, proses organisasi dan lingkungan kerja benar-benar Sehingga apapun yang menjadi tindakan pemimpin dapat dijadikan panutan yang secara tidak langsung memberikan motivasi kerja tinggi bagi karyawan. Motivasi Penjelaskan mengenai motivasi berdasarkan studi komperatif melalui bacaan beberapa buku dan Alkitab yang menjadi dasar dari seorang Pemimpin Kristiani dimana motivasi secara umum AuPunishment and RewardAy, sedangkan motivasi menurut pandangan Alkitab didasarkan kepada Kasih Kristus yaitu sesuai dengan firman Tuhan yang mengatakan mengenai apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 3:. Dalam iman Kristiani juga sangat menekankan apabila memulai pelayanan apapun, seseorang harus mempunyai motivasi yang benar dihadapan Tuhan. Motivasi melayani yang benar adalah ucapan syukur karena kasih dan keselamatan yang telah Allah limpahkan dalam kehidupan kita, itu sebabnya motivasi kita adalah oleh karena Kasih JURNAL TABGHA Volume 3 No 1. April 2022 Kristus kepada kita. Didalam dunia kerja, karier dan usaha motivasi yang dimiliki seseorang pribadinya dan keuntungan pribadi orang tersebut. Menurut Wibowo motivasi serangkaian proses perilaku manusia pada elemenyang terkandung dalam motivasi mengarahkan, menjaga, menunjukkan intensitas, bersifat terus-menerus dan adanya tujuan. Motivasi dapat dihubungkan dengan kinerja yang dikutip oleh (Hazriyanto. Badaruddin bin Ibrahim. Frangky Silitonga 2. menyatakan bahwa motivasi mendorong kinerja pada hakekatnya adalah apa yang dilakukan atau tidak dilakukan oleh karyawan. Kinerja karyawan yang umum untuk sebagian besar pekerjaan meliputi unsur-unsur berikut: a. Kuantitas hasil b. Kualitas hasil Kecepatan waktu hasil d. Kehadiran e. Kemampuan kerjasama tim Berdasarkan pendapat-pendapat yang telah diuraikan dapat disimpulkan bahwa kinerja merupkan hasil yang diperoleh suatu organisasi dari apa yang dilakukan atau tidak dilakukan oleh para karyawan. Robert Kreitner dan Angelo Kinicki menjelaskan bahwa motivasi dapat diperoleh dari kesatu, needs . , kedua, job design . esain pekerjaa. , ketiga, satisfaction . , keempat, equity . , kelima, expectation . , . enetapan tujua. Menurut Kadarisman menyatakan bahwa teori motivasi mengacu kepada dua kategori, yaitu Kesatu. Teori kepuasan, memusatkan perhatian kepada faktor dalam diri orang yang menguatkan, menghentikan perilaku. Kedua. Teori menganalisis bagaimana perilaku itu dikuatkan, diarahkan, didukung, dan Teori termasuk dalam kategori teori kepuasan, yaitu teori hierarki dari Maslow, teori dua faktor dari Herzberg, dan teori prestasi dari Clelland, sedangkan yang termasuk dalam teori proses adalah teori harapan, teori keadilan dan teori pembentukan perilaku. Menurut Ranupandojo terdapat tiga P-ISSN 2722-6190 model motivasi yaitu Kesatu, model tradisional, para pekerja diharapakan bersedia mau menerima wewenang atasan dengan diberikan imbalan yang tinggi. Kedua, model hubungan manusiawi, para karyawan diharapkan untuk menerima diberlakukannya tenggang rasa, dan penuh perhatian atas segala kebutuhan Mengakui kebutuhan kerja karyawan, dan memotivisir dengan meningkatkan kepuasan kerjanya. Ketiga, model sumber daya manusia, sebagian besar individu sudah mempunyai dorongan untuk menyelesaikan pekerjaan dengn baik, dan memandang pekerjaan sebagai sesuatu hal yang tidak menyenangkan dan umumnya memperoleh kepuasan karena prestasi yang tinggi. Peningkatan Kualitas Pelayanan Menurut Sunyoto kualitas pelayanan dapat ditingkatkan dengan beberapa Kesatu, kesenjangan-kesenjangan yang terjadi diantara pihak manajemen dan Misalnya dengan melakukan penelitian dengan metode fokus pada pelanggan yang mengedarkan kuesioner mengetahui persepsi pelayanan menutur Kedua, perusahaan harus mampu membangun komitmen bersama untuk menciptakan visi di dalam perbaikan proses pelayanan. Yang termasuk di dalamnya adalah memperbaiki cara berpikir, perilaku, kemampuan dan pengetahuan dari semua sumber daya yang ada. Ketiga, memberi kesempatan kepada pelanggan untuk menyampaikan keluhan, dengan membentuk sistem saran dan kritik. Keempat, mengembangkan dan menerapkan accountable, proactive dan partnership marketing sesuai dengan situasi pemasaran. Perusahaan pelanggan setelah proses pelayanan terjadi untuk mengetahui kepuasan dan . Perusahaan menghubungi pelanggan dari waktu ke waktu untuk mengetahui perkembangan pelayanannya . Sedangkan partnership marketing adalah membangun kedekatan dengan pelanggan JURNAL TABGHA Volume 3 No 1. April 2022 yang bermanfaat untuk meningkatkan citra dan posisi perusahaan di pasar. Menurut Sangadji dan Sopiah menyatakan lima macam perspektif kualitas yang berkembang. Adapun kelima macam perspektif kualitas tersebut adalah Kesatu, . ranscendental Kedua, pendekatan berbasis produk . roduct based approac. Ketiga, pendekatan berbasis pengguna . ser based approac. Keempat, pendekatan berbasis manufaktur . anufacturing based approac. Kelima, pendekatan berbasis nilai . alue based P-ISSN 2722-6190 Keempat, jaminan . Apakah karyawan jasa memiliki pengetahuan yang cukup, sopan, kompeten, dan dapat dipercaya ? Kelima, empati . Apakah memberikan perhatian yang besar dan Kerangka Berpikir Berdasarkan kajian teori di atas, maka penulis membangun kerangka berpikir dalam penelitian ini. Adapun kerangka berpikirnya, sebagai berikut. Pemimpin yang berintegritas Kristiani, akan menggerakan motivasi kerja dari karyawan dalam memberikan pelayanan yang mutu. Dengan demikian, diduga bahwa integritas Kristiani pemimpin dan motivasi kerja karyawan berdampak besar terhadap peningkatan kualitas pelayanan di Permata Bank. Kerangka berpikir dalam penelitian ini dapat digambarkan sebagai Dimensi Kualitas Pelayanan (Servqua. Menurut Lupiyoadi dan Hamdani bahwa terdapat lima dimensi dalam mengukur kualitas pelayanan Kesatu, berwujud . Kemampuan suatu eksistensinya kepda pihak eksternal. Kedua, keandalan . Kemampuan perusahaan untuk memberikan pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan secara Ketiga, ketanggapan . Suatu memberikan pelayanan yang cepat dan penyampaian informasi yang tepat. Keempat. Kepastian (Assuranc. Pengetahuan, kesopansantunan, dan kemampuan para pegawai perusahaan untuk menumbuhkan rasa percaya para pelanggan kepada Kelima, empati . Memberikan perhatian yang tulus dan bersifat individual atau pribadi kepada para pelanggan dengan berupaya memahami keinginan pelanggan. Sedangkan, menurut Lovelock dan Wright cara pelanggan menilai kualitas jasa adalah dengan menggunakan lima dimensi berikut Kesatu, kehandalan . Apakah perusahaan dapat diandalkan dalam menyediakan jasa seperti yang dijanjikan, dari waktu ke waktu ? Kedua, keberwujudan . Seperti apa terlihat fasilitas fisik, perlengkapan, karyawan, dan bahan komunikasi penyedia jasa tersebut? Ketiga, daya tanggap . Apakah perusahaan tersebut senang membantu dan mampu memberikan jasa yang cepat? Hipotesis Berdasarkan kajian teori dan kerangka berpikir, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: H1: Kepemimpinan (Ban. Yang Berintegritas Kristen (X. berpengaruh secara parsial terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan (Y) di Permata Bank Kota Batam. H2: Motivasi Kerja (X. berpengaruh secara parsial terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan (Y) di Permata Bank Kota Batam. H3: Kepemimpinan (Ban. Yang Berintegritas Kristen (X. dan Motivasi Kerja (X. berpengaruh secara simultan terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan (Y) di Permata Bank Kota Batam. JURNAL TABGHA Volume 3 No 1. April 2022 METODE PENELITIAN Waktu dan Lokasi Penelitian Adapun waktu penelitian yang dilakukan antara rentang waktu bulan November 2016 sampai dengan maret 2017 dan berlokasi pelaksanaan penelitian ini adalah Permata Bank Batam. Provinsi Kepulauan Riau. Indonesia P-ISSN 2722-6190 terhadap seluruh populasi dan diambil dengan menggunakan teknik tertentu dinamakan sampel penelitian. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Simple Random Sampling merupakan cara pengambilan anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Metode yang digunakan dalam pemecahan permasalahan seperti metode kualitatif, metode kuantitatif, metode studi pustaka, maupun metode Metode yang digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian tersebut harus dijelaskan secara terperinci disertai dengan tahapan-tahapan dalam penelitian yang dilakukan. Jenis Penelitian Menurut Simanjuntak dalam bukunya Metodologi Penelitian, penelitian adalah merupakan proses ilmiah yang mencakup sifat format dan insentif. Desain penelitian menurut Nazir, adalah semua proses yang pelaksanaan penelitian. Desain penelitian merupakan proses yang diperlukan dalam melakukan analisis data sehingga dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan rumusan masalah yang harus memuat segala sesuatu yang penelitian nanti. Dalam penelitian perlu dilakukan perencanaan agar penelitian yang dilakukan dapat berjalan baik dan Desain penelitian adalah suatu rancangan penelitian yang akan digunakan sebagai pedoman untuk melakukan suatu proses penelitian. Desain penelitian berguna bagi semua pihak yang terlibat didalam proses penelitian. Disisi lain, hal ini menjadi cetak biru bagi peneliti, desain penelitian ini bersifat kausalitas yang disusun untuk meneliti kemungkinan sebab-akibat antar variabel. Penelitian ini HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil kategori kepemimpinan yang berintegritas kristiani, untuk mengetahui bagaimana penilaian responden mengenai kepemimpinan yang berintegritas kristiani, maka dibuat pengkategorian terlebih Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh skor total untuk variabel kepemimpinan yang berintegritas kristiani Dengan Jarak Interval= Interval : Jenjang= 12080 : 5 = 2416. Skor Maksimum Populasi dan Teknik Pengambilan Sampling Menurut Sugiyono populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Dalam penelitian ini, yang bertindak sebagai populasi adalah masyarakat kota Batam sekaligus sebagai nasabah Permata Bank Kota Batam. Menurut Sugiyono sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Menurut Rianse dan Abdi, sebagian yang diambil dari seluruh obyek yang diteliti yang dianggap mewakili Hasil kategori motivasi, untuk responden mengenai motivasi kerja, maka dibuat pengkategorian terlebih dahulu. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh skor total untuk variabel motivasi kerja Jarak Interval= Interval : Jenjang= 12080 : 5 = 2416. Skor Maksimum JURNAL TABGHA Volume 3 No 1. April 2022 Hasil kategori Kualitas Pelayanan, untuk mengetahui bagaimana penilaian responden mengenai kualitas pelayanan, maka dibuat pengkategorian terlebih Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh skor total untuk variabel motivasi kerja sebesar 12680. Jarak Interval= Interval : Jenjang= 12080 : 5 = 2416 P-ISSN 2722-6190 Koefisien Determinasi Parsial Berdasarkan output dari Tabel SPSS dilakukan perhitungan sebagai berikut: Pengaruh X1 terhadap Y = 0,390 x 0,475 = 0,185 atau 18,5% Pengaruh X2 terhadap Y = 0,461 x 0,533 = 0,246 atau 24,6% Dari hasil perhitungan di atas, terlihat bahwa motivasi kerja karyawan (X. memberikan kontribusi paling dominan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah (Y) dengan kontrbusi yang diberikan sebesar 24,6%, sedangkan 18,5% kepemimpinan berintegrasi kristiani (X. Skor Maksimum Pengujian Hipotesis Simultan Untuk membuktikan apakah kedua variabel bebas yang diuji yang terdiri dari kepemimpinan berintegrasi kristiani dan motivasi kerja karyawan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah Permata Bank Batam, hipotesis dengan rumusan hipotesis sebagai berikut: H0 :1 = 2 = 0, artinya secara simultan, kedua variabel bebas yang terdiri dari kepemimpinan berintegrasi kristiani dan motivasi kerja karyawan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan kepada nasabah Permata Bank Batam. Ha :1 O 2 O 0, artinya secara simultan, kedua variabel bebas yang terdiri dari kepemimpinan berintegrasi kristiani dan motivasi kerja karyawan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan kepada nasabah Permata Bank Batam. Taraf signifikansi () : 0,05 Kriteria uji : tolak H0 jika nilai t-hitung > ttabel. Ha terima dalam hal lainnya Nilai statistik uji F dapat diketahui dari tabel output berikut: Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan guna mengetahui apakah nilai residu . erbedaan yang ad. yang diteliti memiliki distribusi normal atau tidak normal. Untuk mendeteksi apakah data berdistribusi normal atau tidak dapat dilihat dengan Kolmogorov Smirnov dengan ketentuan sebagai berikut: Jika probabilitas > 0,05 maka distribusi dari populasi adalah normal. Jika probabilitas < 0,05 maka distribusi dari populasi adalah tidak normal. Hasil Uji Normalitas Data Residual Dari hasil pengujian normalitas data yang disajikan pada tabel SPSS, didapat bahwa nilai probabilitas . variabel residual sebesar 0,486> 0,05 yang menunjukan bahwa data yang digunakan memiliki sebaran yang normal. Dengan kata lain asumsi normalitas data terpenuhi. Koefisien Determinasi Simultan Dari hasil perhitungan Tabel Koefisien Determinasi Simultan didapat bahwa nilai koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 43,1%. Hal ini menunjukan bahwa kedua variabel bebas yang terdiri dari kepemimpinan yang berintegrasi kristiani dan motivasi kerja peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah di Permata Bank Batam sebesar 43,1%, sedangkan sisanya sebesar 56,9% lainnya merupakan kontribusi dari variabel lain yang tidak diteliti. Pengujian Hipotesis Simultan Dari table 4. 72 yang dibuat, diketahui bahwa nilai F-hitung yang diperoleh sebesar 56,066. Nilai ini akan dibandingkan dengan nilai F-tabel pada tabel distribusi F. Dengan =0,05, db1=2 dan db2=148, diperoleh nilai F-tabel sebesar 3,057. Dari nilai-nilai di atas, terlihat bahwa nilai Fhitung . > Ftabel . , sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya secara simultan kedua JURNAL TABGHA Volume 3 No 1. April 2022 kepemimpinan berintegrasi kristiani dan motivasi kerja karyawan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan kepada nasabah Permata Bank Batam. P-ISSN 2722-6190 DAFTAR PUSTAKA