Volume 17. Nomor 1. Fabruari 2024 REDAKSI Penanggung jawab : Dr. Munawaroh. Kes Dr. Heny Sulistyowati. Hum Dr. Nurwiani. Dr. Nanik Sri Setyani. Redaksi: Ketua Sekretaris Reviewer : Ir. Slamet Boediono. Si. : Dr. Abd. Rozak. Pd. Safiil Maarif. : Dr. Wiwin Sri Hidayati. Pd ( Bidang Pendidikan Matematik. Nahlia Rahmawati. Si (Bidang Matematik. Mitra Bestari Dr. Warly. Pd (Universitas Ronggolawe Tuba. Dr. Iis Holisin. Pd (Universitas Muhammadiyah Surabay. Penerbit : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Jombang Alamat : Program Studi Pendidikan Matematika Kampus Universitas PGRI Jombang Jln. Pattimura i/20 Jombang. Telp : . 861319 stkipjb@gmail. PENGANTAR REDAKSI Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menerbitkan jurnal AuedumathAy volume 17 Nomor 1 edisi Februari 2024. Penerbitan jurnal AuedumathAy ini untuk memfasilitasi dosen program studi pendidikan mempublikasikan hasil karya yang dihasilkan. Jurnal ini berisikan tentang artikel yang membahas tentang matematika dan pendidikan matematika. Kami menyadari bahwa jurnal AueduMATHAy ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat konstruktif selalu kami harapkan demi kesempurnaan jurnal ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada Mitra Bestari dan semua pihak yang telah berperan serta dalam penerbitan jurnal AueduMATHAy ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin. KETENTUAN PENULISAN Artikel yang dimuat dalam jurnal meliputi naskah tentang hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan tinjauan kepustakaan tentang pendidikan Matematika atau matematika Naskah belum diterbitkan dalam jurnal dan media cetak lain. Naskah merupakan karya orisinal, bebas dari plagiasi dan mengikuti etika penulisan. Segala sesuatu yang menyangkut perijinan pengutipan, penggunaan softwere untuk pembuatan naskah atau ihwal lain yang terkait dengan HAKI yang dilakukan oleh penulis artikel, berikut konsekuensi hukum yang mungkin timbul karenanya menjadi tanggung jawab penulis naskah. Semua naskah ditelaah oleh mitra bestari yang ditunjuk oleh penyunting menurut bidang Penulis diberikan kesempatan untk melakukan revisi naskah atas dasar saran dari mitra bestari atau penyunting. Kepastian pemuatan naskah atau penolakan akan diberitahukan secara tertulis. Ketentuan penulisan naskah: Naskah ditulis dengan 1. 5 spasi, kertas A4, panjang 10-20 halaman. Berkas naskah ditulis dalam microsoft word, dan diserahkan melalui Sistimatika penulisan : Hasil penelitian . Judul. Nama penulis. Abstrak. Kata kunci. Pendahuluan. Metode . Hasil penelitian. Pembahasan. Simpulan dan saran. Daftar Hasil non penelitian . Judul. Nama penulis. Abstrak. Kata kunci. Pendahuluan. Bahasan Utama. Penutup atau Simpulan. Daftar rujukan P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 EduMath Volume 17 Nomor 1. Februari 2024 Halaman 5- 10 PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA MATERI SPLTV Vinka Yulindra Sari . Oemi Noer Qomariyah Universitas PGRI JOMBANG vinkayulindra2404@gmail. com, *2umi. stkipjb@gmail. Abstrak: Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang harus dipelajari pada semua jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Guru membutuhkan model pembelajaran yang membuat siswa aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap motivasi belajar siswa materi SPLTV kelas X SMAN 1 Ngimbang. Pendekatan penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperiment dengan post test only control group design. Populasinya adalah semua kelas X SMAN 1 Ngimbang, yang terdiri dari kelas X-1 sampai dengan X-7. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara undian. Penelitian ini menggunakan dua kelompok sampel, sampel pertama siswa kelas X-7 sebagai kelas eksperimen sampel yang kedua siswa kelas X-5 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar berupa 19 item soal. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik uji-t menggunakan program SPSS 20 for windows. Hasil uji-t diperoleh t hitung =3. 177 , dengan dk = 68 diperoleh t tabel=1. 995dengan taraf signifikan 5%. Hal ini berarti t hitung > A t tabel , sehingga H 0 ditolak dan H 1diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan motivasi belajar siswa materi SPLTV kelas X SMAN 1 Ngimbang dengan dan tanpa menggunakan model Problem Based Learning. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model Problem Based Learning terhadap motivasi belajar siswa materi SPLTV kelas X SMAN 1 Ngimbang Kata kunci: Motivasi belajar matematika. Model Problem Based Learning PENDAHULUAN Pentingnya pendidikan Era Modern sendiri tanpa bantuan orang lain sehingga perlu yang menuntut manusia untuk berpendidikan. Menurut UU Nomor 20 Tahun 2003 adanya keterikatan dalam proses pembelajaran. karena dengan pendidikan mendorong manusia berpikir kreatif yang ditandai adanya ide baru pendidikan adalah usaha sadar dan terencana dimunculkan sebagai hasil dari proses belajar. untuk membentuk suasana belajar dan proses Pendidikan menjadi suatu kewajiban dengan pembelajaran supaya peserta didik secara bersungguh-sungguh mengembangkan potensi dirinya untuk mempunyai kekuatan spiritual Di samping itu manusia adalah keagamaan, mengendalikan diri, kepribadian, makhluk sosial yang artinya tidak dapat hidup kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan Nasional. P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa. Menurut Uno . mengemukakan bahwa dan Negara. Sedangkan menurut Syah . indikator motivasi belajar sebagai berikut: pendidikan dapat diartikan sebagai suatu proses adanya hasrat dan keinginan berhasil, adanya dengan cara tertentu, sehingga orang mendapat dorongan dan kebutuhan dalam belajar, adanya pengetahuan dan cara berperilaku yang sesuai harapan dan cita-cita masa depan, adanya dengan kebutuhan. penghargaan dalam belajar, adanya kegiatan Nelly . juga menjelaskan melalui yang menarik dalam belajar dan adanya pendidikan dapat diperoleh ilmu pengetahuan lingkungan belajar yang kondusif sehingga yang berwawasan luas. Sehingga pendidikan memungkinkan peserta didik dapat belajar dengan baik. kemajuan anak bangsa pada era modern. Berdasarkan observasi yang dilakukan Keadaan anak bangsa di era modern dapat peneliti, bahwa proses belajar mengajar di diukur dengan kepandaian pendidikan pada SMAN 1 Ngimbang masih menggunakan cara Negara tersebut. Menurut Supardi. Peran guru yang berpusat pada guru dan guru merupakan dalam UU no. 14 tahun 2005 adalah pendidik satu-satunya sumber informasi yang diperoleh profesional dengan tugas utama mendidik, menggunakan metode ceramah. Saat proses melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta pembelajaran berlangsung guru relatif kurang didik pada anak usia dini jalur pendidikan membawa peserta didik untuk terlibat mencari formal, pendidikan dasar, dan pendidikan informasi yang berhubungan dengan materi Menurut Pembelajaran Sehingga . dilaksanakan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik adalah dengan penggunan pembelajaran mempunyai pengaruh penting. model pembelajaran yang dipilih salah satunya Motivasi adalah model Problem Based Learning (PBL). menentukan hasil belajar peserta didik, dalam Menurut Shoimin . menyatakan hal ini yang menjadikan perilaku untuk bekerja bahwa Model Problem Based Learning (PBL) atau belajar dengan penuh inisiatif, kreatif dan ini melatih kemampuan pemecahan masalah Selanjutnya menurut Sardiman . berdasarkan permasalahan kehidupan nyata menyatakan bahwa motivasi belajar merupakan peserta didik, untuk merangsang kemampuan keseluruhan daya penggerak didalam diri berpikir tingkat tinggi. Selanjutnya peserta didik yang menimbulkan aktivitas Kurniasih dan Berlin Sani mengemukakan belajar, yang memberikan arah pada kegiatan dalam Yanti, dkk . telah dijelaskan belajar sehingga tercapai tujuan pembelajaran. bahwa model Problem Based Learning (PBL) Muhammad Imas P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 Based Learning (PBL) terhadap Motivasi meningkatkan kemampuan berpikir secara Belajar Siswa Materi SPLTV Kelas X kritis menumbuhkan kualitas belajar dan dapat SMAN 1 NgimbangAy. membuat peserta didik terus termotivasi untuk belajar, serta dapat mengembangkan hubungan METODE PENELITIAN yang lebih erat dalam kelompok. Hal yang Pendekatan penelitian ini merupakan sama diungkapkan oleh Nurjanah . jenis penelitian quasi eksperiment dengan post bahwa Problem Based Learning (PBL) adalah test only control group design. Populasinya model pembelajaran pada prosesnya berpusat adalah semua kelas X SMAN 1 Ngimbang, pada peserta didik. Dalam model pembelajaran yang terdiri dari kelas X-1 sampai dengan X-7. ini peserta didik diarahkan dapat berpikir Teknik pengambilan sampel yang digunakan secara kritis dalam mengembangkan keahlian dalam penelitian ini adalah dengan cara undian. untuk memecahkan permasalahan, dimana Penelitian ini menggunakan dua kelompok sampel, sampel pertama siswa kelas X-7 menganalisis secara mandiri pada pemecahan sebagai kelas eksperimen sampel yang kedua masalah yang ada, dimana pada pembelajaran siswa kelas X-5 sebagai kelas kontrol. Metode ini menggunakan masalah yang nyata sebagai pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Instrumen yang Berdasarkan, penelitian terdahulu Nelly digunakan adalah angket motivasi belajar Adetiya Kusumasari dengan judul Pengaruh berupa 19 item soal. Teknik analisis data penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Motivasi menggunakan program SPSS 20 for windows. Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekononi kelas XI IIS SMA Negeri 1 Ngimbang. Skripsi. HASIL PENELITIAN Hal yang sama pada peneliti Rini PEMBAHASAN DAN Istanti . dengan judul pengaruh model Problem Based Learning terhadap motivasi belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Gadingan Kecamatan Wates, memiliki hasil yang relevan Problem Based Learning mempunyai pengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik, sehingga berdasarkan uraian Berdasarkan permasalahan diatas peneliti tertarik untuk mengambil judul AuPengaruh Model Problem menggunakan Independent Sample T Test P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 dengan SPSS 20 for windows diperoleh nilai diperoleh nilai t hitung =3. Dengan dk = 68 t hitung =3. Dengan dk = 68 diperoleh diperoleh t tabel=1. Hal ini berarti t hitung > A t tabel=1. Hal ini berarti t hitung > A t tabel , atau t tabel , atau jika dilihat dari nilai signifikansi 2- jika dilihat dari nilai signifikansi 2-tailed yaitu tailed yaitu 0. Apabila signifikansi < 0. Apabila signifikansi < 0. 05 maka H 0 maka H 0 ditolak,. Karena H 0 ditolak berarti H 1 ditolak. Karena H 0 ditolak berarti H 1 diterima, diterima, maka dapat disimpulkan bahwa ada maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pengaruh model Problem Based Learning model Problem Based Learning terhadap terhadap motivasi belajar siswa materi SPLTV motivasi belajar siswa materi SPLTV kelas X kelas X SMAN 1 Ngimbang. Hal ini berarti SMAN 1 Ngimbang. terdapat perbedaan motivasi belajar siswa materi SPLTV kelas X SMAN 1 Ngimbang PEMBAHASAN Berdasarkan penelitian yang dilakukan Problem Based Learning. Sehingga dapat untuk mengetahui pengaruh model Problem disimpulkan bahwa ada pengaruh model Based Learning terhadap motivasi belajar Problem Based Learning terhadap motivasi siswa materi SPLTV kelas X SMAN 1 belajar siswa materi SPLTV kelas X SMAN 1 Ngimbang. Ngimbang. Dengan Model `Problem Based Learning dikelas eksperimen. Problem Based Learning peneliti memberikan 2 kali pertemuan. Pada merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dalam kehidupan penerapan model Problem Based Learning sehari-hari sebagai suatu konteks bagi peserta menyelesaikan permasalahan SPLTV, dan pada didik untuk belajar tentang cara berpikir kritis, pertemuan kedua peneliti memberikan angket keterampilan, pemecahan masalah, dan untuk memperoleh pengetahuan serta konsep dari mengetahui hasil angket motivasi belajar siswa. materi pelajaran yang disampaikan. Karena Sedangkan menurut Trianto . juga menjelaskan pembelajaran tetap dilakukan oleh guru mata bahwa Problem Based Learning merupakan pelajaran matematika dengan menggunkan salah satu model pembelajaran inovatif yang metode ceramah, selanjutnya peneliti hanya bisa memberikan kondisi belajar aktif kepada memberikan angket motivasi belajar untuk peserta didik. Problem Based Learning dipilih kelas kontrol. sebagai suatu model dalam belajar dimana Berdasarkan uji hipotesis menggunakan permasalahan-permasalahan Independent Sample T Test dengan =0. P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 terhadap prestasi akademik peserta didik dan mengorganisasikan pengetahuan peserta didik, model pembelajaran ini dapat memecahkan berbagai masalah di kehidupan sehari-hari mengembangkan kemandirian belajar dan rasa karena peserta didik dituntut berpikir kritis. percaya diri. Oleh karena itu guru diharapkan meningkatkan Kelebihan Learning Problem Based motivasi peserta didik akan nampak dalam pembelajaran yang lain yaitu dengan Problem aktivitas pembelajaran yang optimal. Based Learning peserta didik dilatih untuk Selanjutnya keterkaitan model Problem berpikir kritis dalam menghadapi masalah yang Based Learning terhadap motivasi belajar dipresentasikan selama proses pembelajaran. dapat memunculkan beberapa indikator yaitu Dengan tahapan ini peserta didik akan terbiasa adanya hasrat dan keinginan berhasil, adanya menghadapi permasalahan dan menemukan dorongan dan kebutuhan dalam belajar, adanya jalan penyelesaian masalah yang ada di sekitar harapan dan cita-cita masa depan, adanya Selain itu, dengan Problem Based penghargaan dalam belajar, adanya kegiatan Learning ini akan terjadi pembelajaran yang yang menarik dalam belajar dan adanya bermakna karena peserta didik secara simultan lingkungan belajar yang kondusif sehingga mencari dan mengaplikasikan pengetahuannya memungkinkan peserta didik dapat belajar dalam kehidupan sehari-hari. Dengan ini guru dengan baik. Dengan demikian, secara teoritis juga mempunyai keleluasaan cara mengajar sehingga pembelajaran bisa disesuaikan dengan penggunaan model Problem Based Learning kebutuhan belajar dan minat peserta didik. terhadap motivasi belajar siswa. Pembaharuan itu bisa melalui motivasi dalam PENUTUP Simpulan Berdasarkan Menurut Sardiman . menyatakan bahwa motivasi belajar merupakan keseluruhan Independent Sample T Test dengan =0. daya penggerak didalam diri peserta didik yang diperoleh nilai t hitung =3. Dengan dk = 68 diperoleh t tabel=1. Hal ini berarti t hitung > A t tabel , atau jika dilihat dari nilai signifikansi 2- sehingga tercapai tujuan pembelajaran. Dengan tailed yaitu 0. Apabila signifikansi < 0. motivasi yang kuat, menambah semangat maka H 0 ditolak,. Karena H 0 ditolak berarti H 1 kelangsungan hidupnya untuk mencapai apa diterima, maka dapat disimpulkan bahwa ada yang diinginkannya. Karena model Problem pengaruh model Problem Based Learning Based Learning sangat besar pengaruhnya P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 terhadap motivasi belajar siswa materi SPLTV Nelly. Adetiya Kusumasari. Pengaruh penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekononi kelas XI IIS SMA Negeri 1 Ngimbang. kelas X SMAN 1 Ngimbang. Hal ini berarti terdapat perbedaan motivasi belajar siswa materi SPLTV kelas X SMAN 1 Ngimbang Rini. Istanti. Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Motivasi Belajar IPA Kelas X SD Gadingan Kecamatan Wates. Problem Based Learning. Sehingga dapat bahwa ada pengaruh model Problem Based Learning terhadap motivasi Ngimbang. Sardiman. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta:Rajawali. Saran Guru hendaknya memotivasi siswa untuk Shoimin. Aris. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta : Ar Ae Ruzz Media. belajar siswa materi SPLTV kelas X SMAN 1 memulai pembelajaran agar siswa dapat Syah. Muhibbin. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung : Remaja Rosdakarya. Untuk Trianto. Mendesain inovatif-progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. konsep Problem Based Learning agar hasil lebih maksimal. Undang-undang Republik Indonesia Nomor : 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bandung : Fermana. DAFTAR PUSTAKA