KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2024. Vol. 1 No. 1: 7-10 KEWIRAUSAHAAN UNTUK KEPEMUDAAN: PELATIHAN PENGELOLAAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PEMUDA DESA Kurniatul Fil Khoirin 1* . Een Erlina2. Siswati1. Julia2. Dian Mashitah 3. Sukron Miami4 Manajemen Bisnis Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis. Riau. Indonesia Akuntansi Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis. Riau. Indonesia 3 Perbankan Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis. Riau. Indonesia 4 Magister Ekonomi Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis. Riau. Indonesia https://doi. org/10. 46367/khidmah. Info Artikel Riwayat: Dikirim 12 April 2024 Direvisi 25 April 2024 Diterima 29 April 2024 Kata Kunci: Kewirausahaan Limbah Tempurung Kelapa Pendapatan Abstrak Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemuda Desa Bantan Timur peluang wirausaha melalui pelatihan Proses kaji yang digunakan adalah PAR (Participatory Action Researc. Ini dimulai dengan menganalisis masalah dan kebutuhan di wilayah Desa Bantan Timur, membuat rencana pelatihan untuk mendapatkan kemandirian ekonomi, kemudian melakukan tindakan, seperti mengubah tempurung kelapa menjadi benda yang berfungsi, dan terakhir, evaluasi dan Bros jilbab, kotak tisu, hiasan dinding, hadiah, dan mahar pernikahan adalah produk akhir dari pelatihan ini. Produk ini akan menjadi modal usaha pemuda di desa Bantan Timur. Korespondensi: Kurniatul Fil Khoirin kurniatul5396@gmail. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4. 0 International License. PENDAHULUAN Terdapat sejumlah negara yang menjadi penghasil buah kelapa terbesar di dunia, salah satunya Indonesia (Ramadhan. Setiawan, and Kurniawati 2022. Styani et al. Sebagaimana diketahui, buah kelapa tidak tumbuh di sembarang tempat dan hanya dapat dijumpai di kawasan tropis (Yulitasari. Suryanto, and Hilal 2. Kelapa tumbuh subur di negara-negara Asia Tenggara. Asia Selatan, dan Amerika Selatan. Tak heran jika sejumlah negara di wilayah itu disebut sebagai penghasil kelapa terbesar di dunia. Indonesia. Filipina dan India menjadi tiga negara yang konsisten mencatatkan total produksi kelapa terbesar di dunia (Othman. Othman, and Juhdi 2. Perpaduan antara area perkebunan yang luas dan iklim tropis yang cocok untuk pertumbuhan kelapa membuat ketiga negara itu menjadi pionir dalam produksi kelapa skala global. Melimpahnya buah kelapa di Indonesia menjadikan seluruh bagian dari buah kelapa sebagai peluang bisnis yang bagus di Indonesia (Erwin et al. Kabupaten Bengkalis di Provinsi Riau terutama menghasilkan kelapa, karet, dan kelapa sawit. Desa Bantan Timur di Kabupaten Bengkalis. Kecamatan Bantan, memiliki potensi besar untuk berkembang dalam bidang kerajinan karena memiliki banyak bahan baku tempurung kelapa. Tanaman kelapa di Desa Bantan Timur sering dicari karena janurnya digunakan untuk upacara, buahnya dijual, dan kadang-kadang dijadikan minyak. Tempurung kelapa biasanya hanya digunakan sebagai arang atau dibuang begitu saja, dan buah kelapa yang dijual hanyalah isinya. Sampai saat ini, desa Bantan Timur hanya dapat berpartisipasi secara aktif dalam menghasilkan bahan baku dari tanaman kelapa dan tidak berpartisipasi secara aktif dalam pengolahan bahan baku tanaman. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2024. Vol. 1 No. 1: 7-10 Karena hampir semua bagian tumbuhan dapat digunakan oleh manusia dan memiliki nilai ekonomi, tumbuhan kelapa disebut sebagai pohon industri. Bagian-bagian dari: akar, batang, bunga, buah, sabut, daun, dan lidinya dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia (Subagya and Eskak 2. Buah kelapa, baik untuk konsumsi langsung maupun olahan, adalah hasil utama perkebunan kelapa (Ramadhan. Setiawan, and Kurniawati, 2. Upaya yang mengubah dan membentuk kehidupan masyarakat disebut pemberdayaan Pemberdayaan masyarakat meningkatkan kemampuan anggota masyarakat dalam mengendalikan, mengendalikan, membentuk, dan mengatur kehidupannya (Parmiti 2. Saat ini, daya saing produk kelapa terletak pada industri hilirnya dibandingkan produk utama, karena usaha hilir terus berkembang dan cocok untuk usaha kecil menengah, usaha besar. Nilai tambah dalam negeri yang dihasilkan dari produk hilir bisa dua kali lipat dibandingkan produk primer (Simbolon. Abriandi, dan Manullang 2. Inisiatif produktivitas bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani kelapa melalui produksi kelapa olahan dan manajemen usaha yang efektif (Panggabean. Dalimunthe, dan Suharianto Tempurung kelapa adalah bahan sisa yang dihasilkan saat buah kelapa diproses baik untuk keperluan agroindustri maupun untuk konsumsi masyarakat sehari-hari. Limbah tempurung kelapa telah digunakan dalam berbagai industri, termasuk pembuatan arang aktif dan pembuatan kayu bakar (Subagya and Eskak 2. Namun, karena bahan tempurung masih tersedia dan belum dimanfaatkan secara maksimal, masih ada banyak peluang untuk digunakan untuk berbagai jenis kreatif lainnya, salah satunya adalah menghasilkan berbagai produk seni kerajinan. Produk yang indah dan bermanfaat dapat dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alam dan seni budaya (Simbolon. Abriandi, and Manullang 2. Salah satu hasil kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan dapat meningkatkan pendapatan desa, khususnya para pemuda di Desa Bantan Timur, adalah kerajinan tempurung kelapa. Dalam pemanfaatan limbah tempurung kelapa, kolaborasi yang baik antara pemuda dan pengabdi dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada pemuda dan meningkatkan pendapatan. Selain itu, tujuan utamanya adalah untuk memberi orang kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kemampuan mereka, khususnya dalam bidang kewirausahaan, dengan menyediakan berbagai macam materi yang memadai. Materi ini mencakup peningkatan motivasi, solusi masalah, kepercayaan diri, dan ide bisnis yang lebih baik. Diharapkan bahwa kegiatan yang mengabdikan diri kepada masyarakat ini akan memberikan manfaat, seperti menanamkan pengetahuan tentang bisnis dan kewirausahaan. Dosen STIE SyariAoah Bengkalis melaksanakan program kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi. METODE PKM ini menggunakan metode pembelajaran PAR. PAR harus digunakan untuk meningkatkan praktik sosial dengan mengubahnya dan belajar dari perubahan tersebut (Afandi et al. , 2. PAR merupakan partisipasi murni dan membentuk spiral berkesinambungan yang dimulai dari perencanaan. Tindakan. Evaluasi. dan Refleksi. Selain itu. PAR bergantung pada kolaborasi semua pihak yang bertanggung jawab terhadap perubahan. Mereka berkolaborasi untuk meningkatkan keterampilannya (Purwanta dan Hulfah 2. Metode ini mentransformasikan PKM. Sebab. PKM ini fokus pada perubahan dan pemberdayaan. Teori ini didasarkan pada gagasan bahwa penelitian transformatif adalah: Proses peningkatan kekuasaan dan kapasitas kelompok miskin, lemah, marginal, dan tertindas dalam Suatu proses yang dilakukan oleh dan untuk suatu masyarakat. Kantor komunitas mendukung dan membantu mereka dalam mengambil keputusan dan mengambil tindakan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Menganggap masyarakat dan lembaga-lembaganya sebagai kekuatan utama bagi kemajuan ekonomi, politik, sosial, budaya, dan agama. Upaya pembebasan masyarakat dari dominasi budaya, tekanan politik, eksploitasi ekonomi, dan hegemoni kelompok agama yang menghambat dan mengekang upaya masyarakat dalam menentukan jalan hidup dan meningkatkan mutu hidup. Siklus PAR yang digunakan ditunjukkan pada Gambar 1. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2024. Vol. 1 No. 1: 7-10 Gambar 1 Siklus Participatory Action Research Bentuk kegiatan yang akan dilakukan dalam PAR terdapat dalam Gambar 2. Gambar 2 Alur Pembinaan Kerajinan Tempurung Kelapa HASIL DAN PEMBAHASAN Salah satu bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat. STIE Syari'ah Bengkalis didirikan untuk memenuhi tujuan komunitas akademik di sekitarnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh tim yang terdiri dari dua dosen dan mahasiswa. Bidang keahlian tim meliputi ekonomi, bisnis, dan akuntansi. Diselenggarakan oleh STIE Syari'ah Bengkalis, tim pengabdian kepada masyarakat dibentuk oleh dosen dan mahasiswa. Sebagai langkah awal, tim peneliti melakukan survei pendahuluan untuk mengidentifikasi kegiatan, pekerjaan, dan sumber daya yang tersedia di Desa Bangtan Timur. Studi pendahuluan ini akan menjadi dasar analisis menyeluruh dan pertimbangan langkah selanjutnya. Hasil dan pembahasan konsep kewirausahaan pemuda dengan fokus manajemen disajikan berikut ini: Potensi Bisnis yang Signifikan: Pengelolaan limbah tempurung kelapa menjadi asesoris memiliki potensi bisnis yang besar karena mengubah limbah yang berpotensi merusak lingkungan menjadi produk bernilai tinggi. Hal ini memberikan kesempatan bagi para pemuda untuk membangun bisnis yang ekonomis dan lingkungan. Inovasi dan Kreativitas: Konsep ini mendorong pemuda untuk menjadi kreatif dan inovatif. Para pemuda dapat mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan solusi inovatif untuk masalah lingkungan dengan memikirkan cara-cara baru untuk menggunakan limbah tempurung kelapa dan mengubahnya menjadi produk yang menarik. Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Bisnis ini juga dapat mendorong ekonomi lokal dengan melibatkan petani kelapa atau komunitas yang terlibat dalam pengumpulan limbah tempurung kelapa. Ini dapat memperkuat hubungan antara pemuda dan memberi mereka sumber penghasilan tambahan. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2024. Vol. 1 No. 1: 7-10 Pendidikan dan Pelatihan: Untuk berhasil dalam bisnis ini, pemuda memerlukan pendidikan dan pelatihan yang tepat tentang manajemen bisnis, pengelolaan limbah, desain produk, dan kerajinan Sangat penting bahwa program pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada kewirausahaan dan keberlanjutan lingkungan diberikan untuk mendukung pertumbuhan bisnis ini. Pentingnya Kesadaran Lingkungan: Bisnis ini juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat luas tentang pentingnya praktik bisnis yang berkelanjutan dan pengelolaan limbah. Dengan memilih barang dan jasa yang ramah lingkungan, pelanggan memiliki kemampuan untuk menjadi aktor perubahan dan mendukung praktik bisnis yang bertanggung jawab secara lingkungan. Tantangan dan Peluang: Meskipun bisnis ini menawarkan banyak peluang, juga ada tantangan yang harus dihadapi. Ini termasuk mencari sumber bahan baku yang konsisten, membuat desain produk yang menarik, dan bersaing dengan pasar. Dampak Positif Jangka Panjang: Dengan mengembangkan bisnis ini, para pemuda dapat memberikan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan dalam jangka panjang selain menciptakan peluang ekonomi bagi mereka sendiri. Ini sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, yang memberikan prioritas pada keseimbangan keberlanjutan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Oleh karena itu, kewirausahaan untuk pemuda yang berfokus pada pengelolaan limbah tempurung kelapa menjadi barang fungsional tidak hanya menawarkan peluang bisnis yang menarik, tetapi juga dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan dan masyarakat secara Pelatihan pengelolaan limbah tempurung kelapa dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pemuda desa. Ini tidak hanya menghasilkan keuntungan finansial langsung, tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka untuk menangani kesulitan dan memanfaatkan peluang di masa depan. KESIMPULAN Kesimpulan yang dapat diambil dari pelaksanaan program PKM ini adalah tingginya partisipasi mitra program pkm memudahkan pelaksanaan program, hal ini terlihat dari kehadiran peserta dan dukungan tokoh desa. Tumbuhnya keinginan di kalangan generasi muda untuk melahirkan ide-ide baru dalam berwirausaha dan mengembangkan bakat wirausaha yang dimiliki. Diharapkan generasi muda mempunyai kesempatan untuk lebih mengembangkan usaha ini dan meningkatkan pendapatan keluarga. UCAPAN TERIMA KASIH Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bantan Timur, khususnya pemuda Desa Bantan Timur yang telah memberikan kesempatan, ruang dan waktu untuk melaksanakan pengabdian ini. DAFTAR PUSTAKA