ISSN: 3031-4208 Journal of Marketing Management and Innovative Business Review. Vol. No. Desember 2024 DOI: 10. 63416/mrb. ANALISIS KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA KINERJA PERBENDAHARAAN DI BADAN PENGELOLA PENDAPATAN, KEUANGAN. DAN ASET DAERAH KABUPATEN INTAN JAYA Ivan Yusuf 1*. Amir Jaya2. Atus Buku3 Magister Manajemen. Universitas Kristen Indonesia Paulus. Makassar. Indonesia E-mail: ivan21yusuf@gmail. Penulis korespondensi Abstrak: Penelitian ini menganalisis bagaimana dampak dari kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap kinerja perbendaharaan di Badan Pengelola Pendapatan. Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Intan Jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kompetensi dan keterampilan SDM di BPPKAD sangat berperan dalam efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Faktor internal seperti kepemimpinan yang baik, dukungan manajemen, dan kultur organisasi yang mendukung berkontribusi terhadap peningkatan kinerja perbendaharaan. Sementara itu, faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah dan kondisi geografis Kabupaten Intan Jaya turut mempengaruhi kemampuan SDM dalam menjalankan fungsi perbendaharaan. Selain itu, pelatihan dan penguasaan teknologi informasi menjadi faktor krusial dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan guna memastikan pengelolaan keuangan daerah yang lebih akuntabel dan efektif. Kata kunci: Sumber Daya Manusia. Kinerja Perbendaharaan. Kompetensi. BPPKAD. Pengelolaan Keuangan. Abstract: This study analyzes how the impact of Human Resources (HR) capability on treasury performance at the Regional Revenue. Finance, and Asset Management Agency (BPPKAD) of Intan Jaya Regency. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and The results of the study indicate that the level of HR competency and skills at BPPKAD plays a significant role in the effectiveness of regional financial management. Internal factors such as good leadership, management support, and supportive organizational culture contribute to improving treasury performance. Meanwhile, external factors such as government policies and the geographical conditions of Intan Jaya Regency also influence the ability of HR in carrying out treasury functions. In addition, training and mastery of information technology are crucial factors in increasing the efficiency and transparency of financial management. The implications of this study indicate the need to improve HR competency through training and skills development to ensure more accountable and effective regional financial management. Keywords: Human Resources. Treasury Performance. Competence. BPPKAD. Financial Management. Journal of Marketing Management and Innovative Business Review (MARIOBRE) Vol. 2 No. December 2024 DOI: 10. 63416/mrb. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini berupaya menjawab pertanyaan Bagaimana tingkat kompetensi dan keterampilan SDM di BPPKAD Kabupaten Intan Jaya menjalankan fungsi perbendaharaan? Apa saja faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kemampuan SDM BPPKAD Kabupaten Intan Jaya? Bagaimana pengaruh kemampuan SDM terhadap efektivitas dan efisiensi kinerja perbendaharaan di BPPKAD Kabupaten Intan Jaya? PENDAHULUAN Latar Belakang Pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan akuntabel merupakan faktor kunci dalam mencapai tata kelola pemerintahan yang baik . ood governanc. Badan Pengelola Pendapatan. Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) memiliki peran strategis dalam mengelola anggaran, aset, serta perbendaharaan daerah guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu aspek utama dalam efektivitas pengelolaan perbendaharaan adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjalankan fungsi tersebut (Arifin, 2. Kompetensi SDM yang rendah dapat berdampak pada inefisiensi dalam pengelolaan anggaran, keterlambatan dalam pelaporan keuangan, serta rendahnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana publik (Jufrizen, 2. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk: Menganalisis tingkat kompetensi dan keterampilan SDM dalam menjalankan fungsi perbendaharaan di BPPKAD Kabupaten Intan Jaya. Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kemampuan SDM dalam meningkatkan kinerja Mengeksplorasi dampak kemampuan SDM terhadap efektivitas dan efisiensi kinerja perbendaharaan di BPPKAD Kabupaten Intan Jaya. Di Kabupaten Intan Jaya, tantangan dalam pengelolaan perbendaharaan daerah semakin kompleks akibat keterbatasan SDM, infrastruktur yang belum optimal, serta kondisi geografis yang sulit dijangkau. BPPKAD Kabupaten Intan Jaya menghadapi permasalahan dalam efektivitas sistem perbendaharaan akibat kurangnya pelatihan bagi pegawai, keterbatasan akses terhadap teknologi informasi, serta minimnya integrasi sistem keuangan daerah. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pengelolaan perbendaharaan yang baik membutuhkan SDM yang memiliki kompetensi teknis, pemahaman akuntansi, serta keterampilan dalam penggunaan sistem informasi keuangan (Rivaldy et al. , 2. Namun, kajian terkait pengaruh kemampuan SDM terhadap kinerja perbendaharaan masih terbatas, terutama di daerah dengan tantangan geografis dan infrastruktur seperti Intan Jaya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan SDM terhadap kinerja perbendaharaan di BPPKAD Kabupaten Intan Jaya. Dengan memahami faktorfaktor yang memengaruhi efektivitas pengelolaan perbendaharaan, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi kompetensi SDM serta memperbaiki sistem pengelolaan keuangan daerah secara lebih efisien dan akuntabel. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi akademik dan praktis dalam bidang manajemen keuangan daerah. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya kajian mengenai hubungan antara kompetensi SDM dan kinerja perbendaharaan, khususnya di daerah yang memiliki tantangan geografis dan infrastruktur. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan, penguatan sistem informasi keuangan, serta perbaikan kebijakan pengelolaan anggaran yang lebih efektif dan transparan. TINJAUAN LITERATUR Teori Utama Penelitian ini didasarkan pada teori Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pengelolaan Keuangan Publik. Teori SDM menekankan bahwa kompetensi individuAiyang mencakup Yusuf. Jaya,A. Buku,A. ANALISIS KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA KINERJA PERBENDAHARAAN DI BADAN PENGELOLA PENDAPATAN. KEUANGAN. DAN ASET DAERAH KABUPATEN INTAN JAYA DOI: 10. 63416/mrb. pengetahuan, keterampilan, dan sikapAisangat menentukan efektivitas organisasi (Armstrong & Taylor, 2. Dalam konteks sektor publik, pengelolaan keuangan yang baik memerlukan SDM yang kompeten untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam penggunaan dana publik (Mardiasmo, 2. SDM pengembangan sistem akuntansi yang andal menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja Secara keseluruhan, literatur yang ada menekankan pentingnya kompetensi SDM dalam pengelolaan keuangan publik. Peningkatan kompetensi melalui pelatihan, pendidikan, dan pemanfaatan teknologi informasi, serta dukungan sistem akuntansi yang baik, merupakan faktor-faktor krusial dalam meningkatkan kinerja perbendaharaan di pemerintah daerah. Definisi Operasional Kompetensi Sumber Daya Manusia yaitu Kemampuan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk melaksanakan tugas dan pekerjaan mereka secara efektif (Halik & Nurlia. Rachman et al. , 2024. Yusup, 2. Kinerja Perbendaharaan Tingkat efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan, pengawasan, dan pelaporan keuangan daerah oleh Badan Pengelola Pendapatan. Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) (Medea et al. , 2024. Setiawati et al. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif (Fiantika et al. , 2022. Saputra & et al. , 2023. Sugiyono, 2. , yang bertujuan untuk memahami secara mendalam pengaruh kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap kinerja perbendaharaan di Badan Pengelola Pendapatan. Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Intan Jaya. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan eksplorasi terhadap fenomena yang terjadi secara lebih holistik, dengan menekankan pemahaman terhadap pengalaman, persepsi, serta kondisi kerja pegawai di BPPKAD. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang bekerja di BPPKAD Kabupaten Intan Jaya. Karena penelitian ini bersifat kualitatif, maka menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan informan berdasarkan pemahaman dan keterlibatan mereka dalam aspek pengelolaan perbendaharaan. Informan utama dalam penelitian ini terdiri dari empat pegawai BPPKAD yang memiliki pengelolaan keuangan, perbendaharaan, serta kebijakan internal organisasi. Penelitian ini dilakukan di BPPKAD Kabupaten Intan Jaya. Papua, yang merupakan instansi pemerintah daerah yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan dan aset daerah. Penelitian ini berlangsung selama beberapa bulan pada akhir tahun 2024 hingga Januari 2025, dengan tahapan utama berupa pengumpulan data mendalam, dan analisis dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data interaktif yang dikembangkan oleh (Miles et al. , 2. , yang Penelitian Terdahulu Studi oleh Lestari . menunjukkan bahwa kompetensi SDM berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Penelitian dari (Bandhaso et al. , 2023. Pirade et al. , 2023. Pride Lambe & Tandi, 2. mengindikasikan bahwa peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan pendidikan dapat memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan. Selain itu, penelitian oleh (Iqbal et al. Halik et al. , 2024. Lambe et al. , 2. menegaskan bahwa pengawasan internal yang efektif, didukung oleh SDM yang kompeten, berkontribusi positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini sejalan dengan temuan oleh (Purnamawati, 2022. Halik. Lintang, et al. yang menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi informasi oleh SDM yang terampil meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan. Namun, beberapa penelitian juga mengidentifikasi tantangan. Studi oleh Hasanah dan Siregar . menemukan bahwa meskipun kompetensi SDM penting, tanpa didukung sistem akuntansi yang memadai, kualitas laporan keuangan tetap Oleh karena itu, integrasi antara Journal of Marketing Management and Innovative Business Review (MARIOBRE) Vol. 2 No. December 2024 DOI: 10. 63416/mrb. melibatkan tiga tahap utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Reduksi data dilakukan dengan memilah informasi yang relevan dari hasil wawancara dan observasi, kemudian data yang telah direduksi disajikan dalam bentuk deskripsi naratif untuk menemukan pola dan hubungan antara variabel Langkah terakhir adalah penarikan kesimpulan, di mana hasil analisis dikonfirmasi dengan teori dan temuan sebelumnya untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai pengaruh kemampuan SDM terhadap kinerja perbendaharaan di BPPKAD Kabupaten Intan Jaya. Keabsahan data dalam penelitian ini dijamin melalui triangulasi sumber dan metode, yaitu membandingkan data dari berbagai informan serta menggunakan beberapa teknik pengumpulan data . bservasi, wawancara, dan dokumentas. untuk memastikan konsistensi temuan (Miles et al. , 2014. Sekaran & Bougie. Dengan pendekatan ini, penelitian dapat menghasilkan pemahaman yang lebih valid dan mendalam mengenai hubungan antara kompetensi SDM dan efektivitas pengelolaan perbendaharaan di lingkungan pemerintahan daerah. teknologi akuntansi modern. Seorang informan "Kami sudah memahami dasar-dasar pengelolaan keuangan daerah, tetapi menggunakan sistem informasi yang terus berkembang. Pelatihan teknologi masih terbatas di daerah kami. Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun pegawai memiliki kompetensi dasar, diperlukan peningkatan pelatihan dalam aspek teknologi pengelolaan keuangan daerah. Faktor Internal dan Eksternal yang Mempengaruhi Kinerja Perbendaharaan Berdasarkan hasil wawancara, ditemukan bahwa faktor internal yang mendukung peningkatan kinerja perbendaharaan di BPPKAD meliputi kepemimpinan yang kuat, dukungan dari manajemen, serta adanya budaya organisasi yang mendorong transparansi dan akuntabilitas. Salah satu pegawai menyebutkan: "Kami mendapatkan dukungan dari pimpinan dalam hal perencanaan keterbatasan dalam alokasi sumber daya untuk pelatihan. HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Penelitian ini melibatkan empat informan utama yang merupakan pegawai Badan Pengelola Pendapatan. Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Intan Jaya. Para informan dipilih berdasarkan tingkat pemahaman mereka terhadap sistem perbendaharaan, pengelolaan keuangan daerah, serta kebijakan internal Berdasarkan hasil wawancara, responden memiliki latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari diploma hingga sarjana di bidang ekonomi dan akuntansi. Mereka telah bekerja di BPPKAD selama lebih dari lima tahun, sehingga memiliki pengalaman yang cukup dalam mengelola keuangan daerah. Sementara itu, faktor eksternal yang mempengaruhi kinerja perbendaharaan antara lain kebijakan pemerintah daerah, letak geografis Kabupaten Intan Jaya yang sulit dijangkau, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam mengawasi pengelolaan keuangan. Tantangan geografis sering kali menghambat akses terhadap pelatihan dan koordinasi dengan instansi lain, yang berdampak pada efektivitas kerja pegawai. Pengaruh Kemampuan SDM terhadap Efektivitas Efisiensi Kinerja Perbendaharaan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan SDM berperan penting dalam menentukan efektivitas dan efisiensi pengelolaan perbendaharaan di BPPKAD Kabupaten Intan Jaya. Pegawai yang memiliki keterampilan tinggi mampu menyusun laporan keuangan dengan lebih akurat, mengelola anggaran secara efisien, serta mengambil keputusan keuangan yang lebih tepat. Sebaliknya, keterbatasan dalam penguasaan teknologi dan minimnya pelatihan berdampak Tingkat Kompetensi dan Keterampilan SDM dalam Menjalankan Fungsi Perbendaharaan Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar pegawai di BPPKAD Kabupaten Intan Jaya memiliki pemahaman dasar tentang pengelolaan perbendaharaan, termasuk proses pencairan anggaran dan penyusunan laporan Namun, terdapat kendala dalam penerapan sistem informasi keuangan, di mana masih ada pegawai yang belum menguasai Yusuf. Jaya,A. Buku,A. ANALISIS KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA KINERJA PERBENDAHARAAN DI BADAN PENGELOLA PENDAPATAN. KEUANGAN. DAN ASET DAERAH KABUPATEN INTAN JAYA DOI: 10. 63416/mrb. besar pegawai memiliki pemahaman dasar tentang perbendaharaan, masih terdapat kendala dalam penguasaan teknologi informasi serta keterbatasan akses terhadap pelatihan yang Faktor internal yang mendukung kinerja perbendaharaan meliputi kepemimpinan yang baik, dukungan manajemen, serta budaya organisasi yang mendorong transparansi dan Sementara itu, faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah daerah, kondisi geografis yang sulit dijangkau, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam pengawasan keuangan turut mempengaruhi efektivitas sistem Temuan ini menguatkan literatur sebelumnya yang menyatakan bahwa kompetensi SDM yang tinggi berkorelasi positif dengan kualitas pengelolaan keuangan publik. Penelitian ini juga menemukan bahwa peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkala dalam teknologi informasi akuntansi dapat memperbaiki akurasi laporan keuangan serta mempercepat proses administrasi keuangan Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih fleksibel dalam pengembangan SDM, termasuk pemanfaatan sistem pelatihan daring guna mengatasi kendala geografis. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa investasi dalam pengembangan SDM dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah. Meskipun penelitian ini memberikan wawasan yang berharga, terdapat beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Pertama, penelitian ini hanya melibatkan empat informan dari satu instansi, sehingga temuan yang diperoleh belum dapat digeneralisasikan ke daerah lain dengan kondisi yang berbeda. Kedua, pendekatan kualitatif yang digunakan lebih menekankan pada eksplorasi fenomena tanpa memberikan analisis kuantitatif mengenai hubungan antar variabel. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar dilakukan studi dengan metode campuran . ixed-metho. pendekatan kualitatif dan kuantitatif guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif. Selain itu, penelitian di daerah lain dengan karakteristik yang berbeda dapat memberikan perspektif yang lebih luas mengenai hubungan SDM perbendaharaan, sehingga hasil penelitian dapat menjadi dasar yang lebih kuat dalam perumusan kebijakan pengelolaan keuangan daerah. pada lambatnya proses administrasi keuangan Salah satu informan mengungkapkan: "Jika kami memiliki lebih banyak pelatihan dalam teknologi keuangan, kami bisa bekerja lebih efisien dan mengurangi kesalahan dalam laporan Temuan ini selaras dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa kompetensi SDM dalam sistem perbendaharaan berkorelasi positif dengan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah (Iqbal et al. , 2. Oleh karena itu, peningkatan pelatihan dan penyediaan infrastruktur yang mendukung menjadi faktor Implikasi Penelitian Hasil penelitian ini memiliki beberapa perbendaharaan daerah. Pertama, pemerintah daerah perlu memperkuat kebijakan peningkatan kapasitas SDM dengan menyediakan pelatihan berkala, terutama dalam penggunaan teknologi informasi akuntansi. Kedua, diperlukan kebijakan yang lebih fleksibel dalam menghadapi kendala geografis, misalnya dengan mengadopsi sistem pelatihan daring untuk meningkatkan akses pegawai terhadap ilmu terbaru dalam pengelolaan keuangan daerah. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi SDM yang tinggi akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja perbendaharaan, sehingga mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan dan Oleh karena itu, perbaikan dalam aspek pelatihan, infrastruktur, serta kebijakan internal menjadi langkah strategis yang perlu diterapkan untuk meningkatkan kinerja perbendaharaan di BPPKAD Kabupaten Intan Jaya. KESIMPULAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap kinerja perbendaharaan di Badan Pengelola Pendapatan. Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Intan Jaya. Hasil kompetensi dan keterampilan pegawai berperan penting dalam efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Meskipun sebagian Journal of Marketing Management and Innovative Business Review (MARIOBRE) Vol. 2 No. December 2024 DOI: 10. 63416/mrb. sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan OPD di Kabupaten Labuhanbatu. Jurnal Akuntansi. Keuangan & Perpajakan Indonesia, 9. , 38Ae47. Iqbal. Sofwan. , & Mariam. Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Pengawasan Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung. Jurnal Akuntansi Fakultas Ekonomi UNIBBA, 12. , 1Ae15. Lambe. Palondongan. MaAona. , & Tandi. Strategi Peningkatan Kinerja Pegawai di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toraja Utara. Al-Buhuts, 20. , 138Ae147. https://doi. org/10. 30603/ab. Lestari. Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Pengelolaan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Jurnal Akuntansi, 5. , 1Ae13. Mardiasmo. Akuntansi Sektor Publik. Andi Publisher. Medea. Sabandar. , & Badawi. ANALISIS EFEKTIVITAS PELAKSANAAN ANGGARAN BELANJA PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN TORAJA UTARA. Journal Marketing Management and Innovative Business Review, 2. , 45Ae51. https://w. org/index. php/mari obre/article/view/226 Miles. Huberman. , & Saldana. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook . rd ed. SAGE Publications Inc. Pirade. Sambara. , & Bandhaso. Pengaruh pelatihan administrasi terhadap peningkatan kualitas pegawai di kantor bupati toraja utara. Paulus Economics and Business Review. II. , 126Ae138. http://ojs. id/index. php/pebr/ article/view/735/578 Pride Lambe. , & Tandi. Pengaruh Motivasi dan Partisipasi Karyawan Terhadap Pendapatan Perhotelan. Jurnal Sosial Teknologi DAFTAR PUSTAKA