DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 Pengaruh Brand Loyalty terhadap Electronic Word Of Mouth (E-WOM) pada Kopi Boy di Jepara Nadira Hulwatun Najla, 2Maya Apriliyani, 3Ratih Pratiwi Prodi Manajemen. Universitas Wahid Hasyim. Semarang E-mail: 1dira26903@gmail. com , 2mayaaprilliani661@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari loyalitas merek terhadap Electronic Word of Mouth (E-WOM) di kalangan konsumen Kopi Boy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, yaitu memilih responden yang telah membeli produk Kopi Boy atau telah memberikan ulasan di platform media sosial. Total sampel dalam studi ini adalah 112 responden yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 1Ae5. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dampak positif dan signifikan dari loyalitas merek terhadap E-WOM. Dengan kata lain, semakin kuat loyalitas konsumen terhadap Kopi Boy, maka semakin tinggi juga kemungkinan mereka untuk berbagi pengalaman positif di media sosial. Kata kunci : Brand Loyalty,Electronic Word Of Mouth(E-WOM) ABSTRACT This research aims to analyze the influence of brand loyalty on Electronic Word of Mouth (E-WOM) among Kopi Boy consumers. The method used in this research is a quantitative approach with a purposive sampling technique, namely selecting respondents who have purchased Kopi Boy products or have provided reviews on social media platforms. The total sample in this study was 112 respondents obtained through distributing questionnaires using a 1Ae5 Likert scale. The collected data was then analyzed using simple linear regression with the help of SPSS version 27 software. The findings of this research show that there is a positive and significant impact of brand loyalty on E-WOM. In other words, the stronger consumers' loyalty to Kopi Boy, the higher their likelihood of sharing positive experiences on social media. Keyword : Brand Loyalty,Electronic Word Of Mouth(E-WOM) PENDAHULUAN Pertumbuhan bisnis di Indonesia semakin pesat di tengah globalisasi, memicu persaingan ketat antar pelaku usaha, termasuk di industri kopi. Ketidakstabilan ekonomi dan inflasi 4,57% . er Maret 2. memengaruhi daya beli masyarakat, sehingga konsumen lebih selektif dalam pengeluaran, termasuk untuk minuman seperti Kebiasaan minum kopi tetap tinggi, terutama di kalangan masyarakat urban yang kini lebih suka ngopi di luar rumah, seperti di kafe atau tempat kopi keliling. Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 Kopi telah menjadi bagian penting dalam gaya hidup, terutama sebagai sarana Tren ini mendorong inovasi dalam penyajian kopi, salah satunya dengan hadirnya kopi keliling seperti Starling Coffee (Starbucks Kelilin. Jepara, yang sering disebut "Kota Ukir," memiliki banyak potensi di bidang seni, budaya, dan pariwisata. Saat ini, kota 5ini juga sedang berubah menuju gaya hidup modern, terlihat dari meningkatnya minat orang-orang terutama anak muda dalam mengonsumsi kopi. Minum kopi kini bukan hanya kebutuhan, tapi juga P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. bagian dari gaya hidup, terutama bagi anak muda yang suka berkumpul dan berbagi pengalaman lewat media sosial. Minat masyarakat lokal terhadap kopi semakin tinggi karena banyak pendatang yang datang dan tinggal di Jepara, baik untuk bekerja, berbisnis, atau berwisata, sehingga menciptakan pasar yang lebih luas untuk usaha kopi. (Sumber: SuaraBaru. Berita ini diakses 27 September 2. Hal ini mendorong munculnya berbagai merek kopi lokal, salah satunya adalah Kopi Boy. Kopi Boy menawarkan rasa yang unik, harga terjangkau, dan konsep yang sesuai dengan kebutuhan konsumen masa kini. Popularitas Kopi Boy tidak hanya karena kualitas produk, tetapi juga karena loyalitas pelanggan dan pengaruh kata mulut elektronik (E-WOM) dalam membangun citra merek. Selain itu, hadirnya kopi keliling seperti Starling Coffee yang banyak terdapat di tempat strategis seperti trotoar dan taman, membuat pilihan konsumen semakin Tingginya perhatian masyarakat lokal dan pendatang menjadikan Jepara pertumbuhan bisnis kopi yang cukup Di era digital, perkembangan teknologi informasi telah mengubah perilaku konsumen, khususnya dalam pencarian informasi sebelum membeli. Electronic word of mouth (E-WOM) menjadi bentuk komunikasi yang sangat berpengaruh karena menyebarkan opini konsumen secara sukarela melalui media sosial, forum, dan situs ulasan, sehingga tradisional dan mampu membentuk loyalitas merek. Electronic Word of Mouth (E-WOM) berperan penting dalam membentuk brand loyalty karena dianggap lebih jujur dan dipercaya dibandingkan iklan. Ulasan positif di media digital dapat meningkatkan persepsi kualitas, kepercayaan, dan mendorong loyalitas. Interaksi aktif antara merek dan konsumen juga memperkuat pengelolaan E-WOM penting untuk mempertahankan loyalitas merek. Pernya taan ini didukung dalam Literatur yang diadopsi oleh Pop dan Woratschek . yang menyampaikan bahwa loyalitas konsumen lebih kepada komitmen baik pula informasi yang disampaikan Brand loyalty adalah sikap pelanggan yang setia terhadap sesuatu tertentu seperti produk, merek, layanan, atau toko. Dengan brand loyalty, pelanggan lebih cenderung memilih Mencapai brand loyalty adalah tujuan penting bagi setiap pengusaha. Salah satu manfaatnya adalah pelanggan akan membeli kembali produk tersebut, serta menunjukkan sikap dan perilaku yang positif terhadap merek. Dengan memiliki pelanggan merasa puas dengan layanan yang diberikan. Kepuasan pelanggan dianggap sebagai faktor penting dalam menentukan tingkat loyalitas mereka (Bearden dan Teel dalam Tjahyadi, 2. dalam (Listiani et al. , 2. Brand loyalty merupakan konsep penting dalam dunia pemasaran yang menunjukkan hubungan yang kuat dan stabil antara konsumen dengan merek. Orang yang sudah memiliki brand loyalty biasanya tetap setia pada merek tersebut, bahkan tanpa mempertimbangkan merek lain. Hal ini sangat penting dalam bisnis karena konsumen setia tidak hanya membeli berulang kali, tetapi juga menjadi pengikut setia dan mendukung merek dengan merekomendasikannya kepada meningkatkan reputasi dan pertumbuhan Penelitian dilakukan oleh (Bryan et al. , 2. Masih terdapat studi yang tidak memadai mengenai dampak pengalaman merek terhadap loyalitas, disertai dengan kurangnya eksplorasi peran Electronic Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Word of Mouth (E-WOM) dalam membangun loyalitas merek, serta kebutuhan akan bukti empiris yang menghubungkan kompetensi merek dengan terciptanya loyalitas konsumen. Berdasarkan tersebut,penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Brand Loyalty Terhadap Electronic Word Of Mouth(EWOM) pada Kopi Boy. LANDASAN TEORI Electronic Word Of Mouth(E-WOM) Oroh . 4, p. dalam (Bryan et , 2. menjelaskan bahwa E-WOM adalah Au. all informal communications directed at consumers through internetbased technology related to the usage or characteristics of particular goods and services, or their sellers. Ay E-WOM merupakan komunikasi informal yang ditujukan ke konsumen melalui internet tentang fungsi atau karakteristik suatu barang dan jasa, ataupun penjual barang dan jasa tersebut. Word Of Mouth atau biasa disebut promosi dari mulut ke mulut merupakan suatu komunikasi dari seseorang yang berupa pemberian kelompok mengenai informasi suatu produk ataupun jasa yang telah atau pernah dicoba dengan tujuan memberikan Sedangkan yang dijelaskan oleh (Supriadi Thalib. Setiarini. Yuli Ardianto, 2. dalam (Masruroh et al. menjelaskan bahwa Word of Mouth merupakan upaya memberikan alasan agar orang berbicara mengenai suatu merek produk maupun jasa dan membuat keberlangsungan pembicaraan lebih mudah menyebabkan konsumen berbgi pengalamannya dengan orang lain. Intensity(Intentio. Valence Of Opinion. Content(Konte. Dan menurut Brigitta & Riris dalam (Masruroh et al. , 2. Indikator E-WOM adalah sebagai berikut. Advice Seeking. Concern for other consumer. Venting Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 negtive feelings. Social benefits. Dari beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa e Word of Mouth" . WOM) adalah bentuk komunikasi pemasaran atau rekomendasi dari mulut ke mulut, tetapi dilakukan melalui media elektronik seperti internet, media sosial, atau forum online. Brand Loyalty Keni dan Japiana . 2, p. dalam (Bryan et al. , 2. berpendapat bahwa brand loyalty merupakan Au. behavior of customers who are committed to buy products from the same brand repeatedly and consistently, as well as recommending the brand to others. Ay Brand pelanggan yang berkomitmen untuk membeli produk dari merek yang sama secara berulang dan konsisten, serta merekomendasikan merek tersebut ke orang lain. Penelitian ini menyimpulkan brand loyalty sebagai keterikatan konsumen untuk membeli suatu produk yang sama secara konsisten dan merekomendasikan merek tersebut ke konsumen lain. sedangkan Madeline . dalam (Devi et al. , 2. menyatakan bahwa brand loyalty melambangkan komitmen seseorang untuk melakukan pembelian berulang pada merek produk atau jasa tertentu. Melalui komitmen yang tinggi maka dapat tercipta hubungan jangka panjang antara konsumen dengan perusahaan. Didukung pendapat Handoko . dalam (Devi et , 2. memandang brand loyalty sebagai komitmen yang teguh dan sangat tinggi dari seseorang untuk tetap membeli atau mengkonsumsi merek produk dan jasa tertentu. Menurut Balakrishnan,Bam ini K. D . dalam (Abdul Hamid et , 2. , indikator Brand Loyalty adalah sebagai breikut:. Share Information. Say Positive Things. Recommended Friends. Continue Purchasing. Menurut Kotler dan Keller . 2: . (Listiani et , 2. ,indikator Brand Loyalty adalah sebagai breikut:. Repeat Purchase. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Retention. Referalls. Dari beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa Brand Loyalty(Loyalitas Mere. adalah sikap setia konsumen terhadap suatu merek, yang ditunjukkan melalui pembelian berulang produk atau layanan dari merek tersebut, bahkan ketika ada pilihan lain. intrumen dinyatakan tidak valid jika rhitung kurang dari rtabel. Tabel 1 Uji Validitas X(Brand Loyalt. Item Pernyataan METODOLOGI Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Kuantitatif. Dalam Penelitian ini yang menjadi populasi adalah Konsumen Kopi Boy yang pernah melakuakn pembelian ulang atau konsumen yang pernah post di media sosial terkait kopi Boy. Pengambilan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling yang artinya sampel yang akan dipilih berdasarkan penilaian atau ketentuan dari Teknik Sampel dari penelitian ini penyebaran kuisioner menggunakan skala Liker 1-5. Kemudian dalam analisi data menggunakan regresi linier sederhana sebagai pengumpulan data yang dirancang untuk mengukur variabel Brand Loyalty dan Electronic Word Of Mouth(E-WOM). Hasil uji diatas menujukkan bahwa semua pernyataan dari variabel Brand Loyalty dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam penelitian. Tabel 2 Uji Validitas Y(Electronic Word Of Mout. Item Pernyataan HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Uji Validitas bertujuan untuk mengukur ketelitian dan keakuratan indikator-indikator pernyataan. Untuk menguji Validitas instrumen ,kuisioner dibagikan kepada 112 responden yang merupakan konsumen kopi Boy yang beberapa kali membeli atau konsumen yang sering memberikan ulasan mengenai kopi Boy di media sosial. Dengan jumlah responden N=112, derajat kebebasan df = N-2=110 dan tingkat signifikansi 5% nilai rtabel yang diperoleh adalah 0. Intrumen dianggap valid jika nilai rhitung sama dengan atau lebih besar dari rtabel pada Sebaliknya Nilai Nilai Keterangan tabel Hitung 0,185 0,737 Valid 0,185 0,670 Valid 0,185 0,646 Valid 0,185 0,871 Valid 0,185 0,884 Valid 0,185 0,856 Valid 0,185 0,869 Valid Nilai Nilai Keterangan tabel Hitung 0,185 0,826 Valid 0,185 0,793 Valid 0,185 0,782 Valid 0,185 0,767 Valid 0,185 0,785 Valid 0,185 0,805 Valid 0,185 0,829 Valid Hasil uji diatas menujukkan bahwa semua pernyataan dari variabel Electronic Worth Of Mouth(E-WOM) dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam penelitian. Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas merupakan uji yang digunakan untuk mengetahui Tingkat konsisten dan stabilitas suatu nilai indikator-indikator ada dua parameter yang dapat digunakan untuk mengukur reliabilitas Composite Reliability dan Cronbach suatu instrument dapat dikatakan Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Composite Reliability>0,7 dan Cronbach Alpha >0,7 (Ghozali & Hengky,2. dalam (Masruroh et al. Tabel 3 Uji Reliabilitas X (Brand Loyalt. dan Y(Electronic Word Of Mout. Tabel 4 Uji Normalitas Berdasarkan Hasil uji KolmogrovSmirnov menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,200 yang artinya >0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Dengan demikian asumsi normalitas terpenuhi. Uji t Untuk Uji t dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan dari masing-masingvariabel independen Uji t dilakukan untuk menguju apakah variabel bebas(X) terdapat hubungan yang signifikan terhadap variabel terikat(Y). Reliability Statistic Variabel Cronbach Keterangan Aoalpha Brand 0,905 Reliabel Loyalty Electronic 0,903 Reliabel Word Of Mouth Berdasarkan Uji Reliabilitas diatas,dapat pernyataan variabel menunjukkan reliabel dibuktikan dengan nilai cronbach alpha melebihi 0,7. 3 Uji Normalitas Hasil Uji normalitas pada semua variable di dalam penelitian ini menggun akan uji Kolmogrov Smirnov. Untuk me nilai apakah data berdistribusi normal,bisa dilakukan uji Kolmogorov-Smirnov Test one sample. Jika nilai probabilitas >0,05 data dianggap berdistribusi normal. Sebali knya jika data <0,05,data dianggap tidak berdistribusi normal. Tabel 5 Uji T Coefficientsa Standar Unstandardiz dized Coeffici Coefficients ents Std. Model B Error Beta t Sig. 1 (Constan. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Mean Parametersa. Std. Deviation Most Absolute Extreme Positive Differences Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. c Monte Carlo Sig. Sig. Confidence Interval Lower Bound Upper Bound Brand Loyalty Dari hasil uji t diatas dapat disimpulkan bahwa variabel Brand Loyalty(X) memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya variabel Brand Loyalty secara parsial memiliki pengaruh yang signigfikan terhadap variabel Electronic Word Of Mouth(Y). Uji Koefisien Determinasi(RSquar. R-Square merupakan sebuah nilai yang memperlihatkan seberapa besar variabel independent atau eksogen Berikut merupakan tabel dari nilai variabel RSquare: Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Tabel 6 Uji Koefisien Determinasi(RSquar. Model Model Summary R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Dari Uji R-Square diatas dapat diketahui nilai Adjusted R Square sebesar 0,683,maka dapat diartikan bahwa variabel independen Brand Loyalty mampu menjelaskan variasi perubahan variabel dependen EWOM sebesar 68,3%. Hal ini diartikan Brand Loyalty memiliki kontribusi yang kuat terhadap Electronic Word Of Mouth. Pembahasan Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa loyalitas merek memiliki peranan signifikan dalam menciptakan E-WOM yang positif. Para konsumen yang setia kepada Kopi Boy cenderung melakukan pembelian secara berulang, merasa puas dengan produk yang ditawarkan, dan merekomendasikan merek ini kepada orang lain di media sosial atau platform digital. Temuan ini sejalan dengan teori yang diajukan oleh Kotler dan Keller . yang menyatakan bahwa loyalitas merek meliputi pembelian yang berulang, retensi pelanggan, serta rekomendasi kepada konsumen lainnya. Dengan nilai RSquare sebesar 68,3%, dapat dilihat bahwa ada kontribusi yang kuat dari loyalitas merek terhadap E-WOM. Ini menunjukkan bahwa loyalitas tidak hanya berpengaruh pada keputusan pembelian, tetapi juga terhadap cara konsumen berkomunikasi. Konsumen yang loyal cenderung lebih aktif dalam berbagi pengalaman positif, baik melalui ulasan, komentar, maupun rekomendasi di dunia digital, sehingga membantu meningkatkan reputasi merek dan menarik pelanggan baru. Penemuan ini mendukung pemikiran penelitian sebelumnya (Bryan et al. Abdul Hamid et al. , 2. yang mengungkapkan adanya hubungan yang kuat antara loyalitas merek dan perilaku komunikasi konsumen secara Sebagai hasilnya. Kopi Boy pelanggan sebagai bagian dari strategi pemasaran yang efektif, dengan tujuan pelanggan yang ada, tetapi juga menghasilkan promosi alami melalui E-WOM. Penelitian ini menekankan betapa pentingnya untuk menjaga kualitas produk, memberikan pelayanan yang konsisten, serta aktif berinteraksi dengan konsumen di media sosial. Pendekatan ini dapat memperkuat melalui rekomendasi yang diberikan secara sukarela oleh konsumen. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Brand Loyalty Electronic Word Of Mouth(E-WOM) pada kalangan konsumen Kopi Boy di kabupaten Jepara. Hal tersebut didukung oleh hasil uji t parsial yang menunjukkan bahwa thitung >ttabel dan nilai signifikasi <0,05. Namun dengan adjusted R square sebesar 0,683,dapat disimpulkan bahwa loyalitas merek mampu menjelaskan 68,3% EWOM,sedangkan sisanya dipengaruhi oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian,loyalitas merek yang kuat mendorong konsumen produk,memberikan ulasan positif,serta berbagi pengalaman mereka secara digital,yang pada akhirnya dapat Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. meningkatkan citra dan daya saing kopi Boy di Tengah persaingan industry kopi. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis ingin mengucapkan terimakasih yang tulus kepada semua pihak yang telah mendukung dalam proses penulisan artikel ini,baik secara langsung maupun Ucapan khusus diberikan kepada mereka yang memberikan semangat,bimbingan dan juga saran yang sangat berharga,sehingga artikel ini bisa selesai dengan baik. bantuan dan dukungan dari berbagai pihak,proses penulisan artikel ini tidak akan berjalan lancar. DAFTAR PUSTAKA