Yora Nopriani. Ecy Xesti PENGARUH INTERVENSI TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP TEKANAN DARAH DAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DIRUANG HEMODIALISA Yora Nopriani A. Ecy Xesti A Program Studi S1 Keperawatan, 2RSUD Siti Fatimah Azzahra Sumatera Selatan Komplek Kenten Permai Blok J No. 9-12 Bukit Sangkal Palembang 30114 Email: yoranopriani90@gmail. Ecyxesti789@gmail. ABSTRAK Lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia lebih dari 60 tahun ke atas dan tubuh semakin rentan terhadap serangan penyakit seperti hipertensi serta gangguan pola tidur. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut yakni dengan menggunakan terapi musik klasik . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh intervensi terapi musik klasik terhadap tekanan darah dan kualitas tidur pada lansia penderita hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan metode desain Pre Eksperimen dengan rancangan one group pre post test design. Populasi pada penelitian ini sebanyak 46 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Hasil penelitian di dapat hasil uji statistic non parametrik . sign rank adalah p value 0,000 (< 0,. yang berarti menunjukkan adanya pengaruh intervensi terapi music klasik terhadap tekanan darah dan kualitas tidur pada lansia. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat di jadikan referensi serta menjadi pilihan terapi non farmakologi untuk penatalaksanaan hipertensi dan gangguan kualitas tidur. Kata Kunci : Terapi Musik. Tekanan Darah. Kualitas Tidur ABSTRACT An elderly person is someone who has reached the age of 60 years and above and whose body is increasingly susceptible to diseases such as hypertension and sleep disorders. One effort to address these problems is through the use of classical music therapy. The purpose of this study was to determine the effect of classical music therapy intervention on blood pressure and sleep quality in elderly people with hypertension. This research method used a pre-experimental design with a one-group pre-post test design. The population in this study was 46 respondents. Sampling was carried out using a total sampling technique. The results of the study obtained a non-parametric statistical test (Wilcoxon sign-rank tes. with a p-value of 0. 000 (<0. indicating an effect of classical music therapy intervention on blood pressure and sleep quality in the elderly. It is hoped that the results of this study can be used as a reference and as an option for non-pharmacological therapy for the management of hypertension and sleep Keywords: Music Therapy. Blood Pressure. Sleep Quality Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2025 Yora Nopriani. Ecy Xesti PENDAHULUAN Hipertensi merupakan keadaan medis dimana kondisi pembuluh darah mengalami peningkatan tekanan yang secara klinis hipertensi dapat peningkatan tekanan darah di atas batas yang telah ditetapkan oleh suatu (Phebe hendra, 2. Hipertensi merupakan gangguan sistem kardiovaskuler yang paling umum dan menjadi salah satu penyakit paling sering secar global. (Andrianto, 2. Selain itu hipertensi juga dapat mempengaruhi kualitas tidur yang mana tidur dapat diartikan sebagai kondisi istirahat yang diperlukan oleh makhluk hidup dan bersifat alami, serta makhluk hidup selama tidur berlangsung dan kesadaran tersebut dapat kembali lagi dalam wujud bangun dari tidur. (Saifuddin, 2. Menurut (WHO 2. Penyakit hipertensi ini diperkirakan ada 1. miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun diseluruh dunia menderita hipertensi, sebagian besar tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah diperkirakan 46% orang dewasa dengan hipertensi tidak menyadari bahwa tersebut,kurang dari separuh orang dewasa 42% yang menderita hipertensi terdiagnosis dan terobati, sekitar 1 dari 5 orang dewasa 21% yang menderita hipertensi dapat mengendalikannya, hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini diseluruh dunia. Salah satu target global untuk mengurangi pervalensi hipertensi hingga 33% antara tahun 2010 dan 2023. Faktor hipertensi terdiri dari faktor yang dapat di modifikasi yakni diet,obesitas, olahraga/aktivitas, stress, dan gaya sedangkan faktor yang tidak dapat dimodifikasi yakni riwayat keluarga/keturunan, jenis kelamin, dan (Kurnia, 2. Penatalaksanaan resiko tinggi hipertensi bisa dilakukan dengan terapi non farmakologi yaitu terapi dengan musik klasik. Jenis musik ini dapat diberikan dalam bentuk bunyi-bunyian, ritme, melodi, dan harmoni yang mampu membangkitkan emosi serta membuat suasana hati menjadi bahagia, menghilangkan stress, dan memberikan relaksasi, (Yuda et al. Saat mendengarkan musik tubuh menjadi rileks sehingga merangsang sistem saraf otsk untuk mensekresikan endorifin dan serotonin. Selain itu, konsentrasi hormone kortisol menurun dan menstimulus dalam menghasilkan nitrat oksida. Hal ini akan menyebabkan vasodilatasi pada pembuluh darah sehingga menyebabkan penurunan tekanan darah, (Saputra et al. , 2. METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode desain Pre Eksperimen dengan rancangan one group pre post test design. Populasi pada penelitian ini sebanyak 46 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer, data sekund er dan kuesioner PSQI. Teknik analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat yang dianalisa dengan uji Wilcoxon. Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2025 Yora Nopriani. Ecy Xesti JENIS PENELITIAN DATA. INSTRUMEN DAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA Penelitian ini menggunakan pendekatann kuantitatif dan dianalisa menggunakan metode statistic SPSS. WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Charitas Km 7 Palembang pada 13 Desember 2024 sampai 3 Februari 2025. Dalam menggunakan data sekunder dan primer,instrument menggunakan music klasik. ttps://youtu. be/DQPrvrFAziE?s i=eldSRDQA47CAZAc. ,headphone. SOP Kuesioner PSQI. Teknik pengumpulan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. TARGET/SUBJEK PENELITIAN Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penlitian adalah lansia usia >45 tahun yang menderita hipertensi di ruang hemodialisa rumah sakit charitas km 7 palembang pada tahun 2023 hingga november 2024 sebanyak 48 pasien. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode total sampling yaitu dimana semua populasi dijadikan sampel. Sampel pada penelitan ini berjumlah 46 responden 2 respoden tidak sesuai dengan krteria TEKNIK ANALISA DATA Analisa univariat yang dideskripsikan dalam penelitian ini adalah tabel frekuensi dan persentase usia, jenis pendidikan,tingkat tidur ,tekanan darah responden. Analisa bivariate yang digunakan uji normalitas pada table Shapiro wilk dan menggunakan uji non parametric Wilcoxon. PROSEDUR HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dimulai dari pengajuan izin penelitian dari STIKES Mitra Adiguna Palembang, kemudian ditujukan ke Rumah Sakit Charitas Km 7 Palembang. Selanjutnya dilakukan studi pendahuluan dan observasi Menentukan dengan tehnik total Sampling, selanjutnya informed concent, pre test , intervensi, observasi, evaluasi, simpulan dan olah data dengan SPSS. Uji normalitas Table shapirowilk Kelompok Tekanan Darah Sistolik Pretest Statistik Keterangan Normal Tekanan Darah Sistolik Postest Tidak Normal Tekanan Darah Diastolik Pretest Tidak Normal Tekanan Darah Diastolik Postest Normal Kualitas Tidur Pretest Kualitas Tidur Observasi Ke 2 Kualitas Tidur Observasi Ke 3 Tidak Normal Tidak Normal Tidak Normal Tidak Normal Kualitas Tidur Postest Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2025 Yora Nopriani. Ecy Xesti Berdasarkan tabel di atas, uji normalitas dengan menggunakan shapiro wilk diketahui bahwa nilai signifikasi untuk tekanan darah sistolik pre-test 0. valueE0. tekanan darah sistolik postest 0. value C0. , tekanan darah diastolik pre-test 0. value C0. tekannan darah diastolic pos-test 0. value E0. , kualitas tidur pre-test 039 . value C0. , kualitas tidur postest 0. value C0. yang berarti bahwa data terdistribusi tidak normal, sehingga untuk analisis bivariat menggunakan non parametrik, yaitu uji wilcoxon dimana batas kemaknaan ( = 0,. Uji Bivariate Table uji Wilcoxon Variabel Median Tekanan Darah Sistolik Pretest Tekanan Darah Sistolik Postest Tekanan Darah Diastolik Pretest Tekanan Darah Diastolik Postest Kualitas Tidur Pretest Kualitas Tidur Observasi Ke 2 Kualitas Tidur Observasi Ke 3 Kualitas Tidur Postest P value Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai signifikan hasil uji statistic non parametrik . adalah p value 0,000 (< 0,. yang berarti intervensi terapi music klasik terhadap tekanan darah sistolik. Sedangkan hasil p value tekanan darah diastolik sebesar 0,000 (< 0,. yang berarti adanya pengaruh intervensi terapi music klasik terhadap tekanan darah diastolik. Hasil p value kualitas tidur 0,000 (C0,. yang berarti adanya pengaruh intervensi terapi music klasik terhadap kualitas tidur. Di dapat hasil uji statistic non parametrik . sign rank adalah p value 0,000 (< 0,. yang berarti menunjukkan adanya pengaruh intervensi terapi music klasik terhadap tekanan darah dan kualitas tidur pada lansia. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat di jadikan referensi serta menjadi pilihan terapi non farmakologi untuk penatalaksanaan hipertensi dan gangguan kualitas tidur. KESIMPULAN Dari hasil penelitian yang telah diuraikan sebelumnya yang dilakukan pada 46 responden tentang Pengaruh Intervensi Terapi Musik Klasik Terhadap Tekanan Darah Dan Kualitas Tidur Pada Lansia Penderita Hipertensi Diruang Hemodialisa Rumah Sakit Charitas Km 7 Palembang maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Usia responden mayoritas middle age . - 59 tahu. Jenis kelamin responden sebagian besar laki-laki sebanyak 27 responden . 7 %). Tingkat Pendidikan responden sebagian besar SMA sebanyak 25 responden . 3%). Tingkat tekanan darah pre-test HIPERTENSI TINGKAT sebanyak 35 responden . 1%). Setelah pos test mengalami menjadi kategorik HIPERTENSI STAGE I yakni sebanyak 30 responden . 2%). Frekuensi kategorik pre-test dengan kategorik HIPERTENSI TINGKAT sebanyak 31 responden . 4%). Setelah pos test mengalami perubahan menjadi kategorik HIPERTENSI Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2025 Yora Nopriani. Ecy Xesti STAGE I sebanyak 30 responden . 2%). Tingkat kualitas tidur pre test didapat hasil dengan kategori buruk . sebanyak 46 responden . 0%). Setelah mengalami perubahan menjadi kategorik baik (O. sebanyak 38 . 6%). Terdapat perbedaan signifikan terhadap tekanan darah dan kualitas tidur sebelum dan setelah diberikan intervensi terapi music klasik. Setelah dilakukan uji bivariate dengan hasil uji statistic non parametrik . sign rank adalah p value 0,000 (< 0,. yang berarti intervensi terapi music klasik terhadap tekanan darah dan kualitas tidur pada SARAN Bagi Petugas Kesehatan Diharapkan dalam melakukan hipertensi selain menggunakan obatobatan yang sudah diterapkan selama ini, petugas kesehatan juga menyarankan kepada pasien untuk melakukan terapi non farmakologi yang sudah terbukti manfaatnya untuk pengobatan hipertensi seperti intervensi terapi musik klasik. Bagi Peneliti Selanjutnya Diharapkan dapat melakukan penelitian serupa dengan menggunakan sampel yang lebih banyak lagi serta menggunakan terapi non farmakologi yang lain, sehingga lebih banyak lagi farmakologi yang dapat diterapkan pada UCAPAN TERIMAKASIH Dalam penulisan jurnal ini penulis menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak kekurangan dan masih jauh dari sempurna, baik dari teknik penulisan maupun dari segi materi. penulis banyak bimbingan, dorongan ataupun saransaran dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada para dosen dan rekan yang telah banyak membantu. DAFTAR PUSTAKA