https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 Fear Of Missing Out Terhadap Phubbing Dengan Social Media Addiction Sebagai Mediator di SMPK 3 Penabur Jakarta Pusat Dien Anastasha Istia1. Rilla Sovitriana2 Universitas Persada Indonesia Y. Jl. Diponegoro No. 74 Jakarta Pusat E-mail: anastashaistia@gmail. com, rilla. sovitriana@upi-yai. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fear of missing out terhadap phubbing dengan social media addiction sebagai mediator di SMPK 3 Penabur Jakarta. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 200 siswa kelas 7 dan 8 tahun pelajaran 2022/2023 dan sampel dalam penelitian berjumlah 127 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan stratified random sampling dan instrumen penelitian menggunakan skala likert. Data kemudian diolah dengan menggunakan JASP 0. untuk melihat pengaruh antar variabel dan untuk melihat apakah social media addiction dapat memediasi pengaruh fear of missing out terhadap phubbing. Hasil penelitian ini secara direct effect dengan estimasi sebesar 0. 034 dan p < 0. 05 artinya fear of missing out mempunyai pengaruh langsung terhadap phubbing serta indirect effect dengan estimasi 053 dan p <0. 05 artinya social media addiction terbukti sebagai mediator fear of missing out terhadap phubbing. Kata kunci: Phubbing. Fear of missing out. Social media addiction ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effect of fear of missing out on phubbing with social media addiction as a mediator at SMPK 3 Penabur Jakarta. The population in this study amounted to 200 students in grades 7 and 8 in the 2022/2023 academic year and the sample in the study amounted to 127 students. The sampling technique in this study used stratified random sampling and the research instrument used a Likert scale. The data were then processed using JASP 0. 1 to see the effect between variables and to see whether social media addiction can mediate the effect of fear of missing out on phubbing. The results of this study are direct effect with an estimate of 0. 034 with p < 0. 05, meaning that fear of missing out has a direct influence on phubbing and indirect effect with an estimate of 0. 053 with p < 0. 05, meaning that social media addiction is proven as a mediator of fear of missing out on phubbing. Keyword: Phubbing. Fear of missing out. Social media addiction Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 3 November 2023 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. PENDAHULUAN Berdasarkan data dari We Are Social yang dikutip dari laman (Widi, menunjukkan, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 167 juta orang pada Januari 2023. Jumlah tersebut setara dengan 60,4% dari populasi di dalam negeri. Adapun, waktu yang dihabiskan bermain media sosial di Indonesia mencapai 3 jam 18 menit setiap harinya. Durasi tersebut menjadi yang tertinggi kesepuluh di dunia. Sehingga tidak mengherankan, evolusi dari perkembangan teknologi dan komunikasi membuat fenomena baru yakni phubbing. Perilaku phubbing ini terjadi karena adanya kegelisahan dan keinginan dari phubber untuk tetap terus terhubung dengan apa yang dilakukan orang lain baik teman, keluarga, maupun artis melalui smartphone (Przybylski et al. Kegelisahan yang dialami individu setelah melihat ataupun mengecek salah satu media sosial yang dimiliki dan melihat keseruan-keseruan yang sedang dilakukan oleh rekanrekannya diluar sana dan disertai keinginan yang besar untuk tetap terus terhubung dengan apa yang sedang dilakukan oleh orang lain di dunia maya disebut dengan fear of missing out atau FoMO (Przybylski et al, 2. Individu yang mengalami FoMO memiliki kekhawatiran dan kecemasan yang tinggi karena takut diabaikan ketika tidak tahu apa yang telah dilakukan teman-temannya di media sosial sehingga menimbulkan keinginan yang kuat untuk terus menerus mengecek sosial media dan melakukan scrolling smartphone supaya tidak ketinggalan informasi mengenai aktifitas yang teman-temannya membuat individu menjadi kecanduan sosial media. (Damayanti et al. , 2. Berdasarkan wawancara yang peneliti lakukan dengan beberapa siswa kelas 7 dan 8 di SMPK 3 Penabur Jakarta yang berusia 13-14 tahun mengungkapkan bahwa mereka tidak dapat terlepas dari handphone karena sehari-hari bergantung dengan menjadi tidak ingat waktu. Para siswa pun mengaku dapat menghabiskan 3 hingga 5 jam lebih hanya untuk mengakses sosial media. Penelitian ini penting dilakukan karena fenomena phubbing ini semakin marak terjadi di kalangan remaja karena menggunakan smartphone dan dengan mudahnya mengakses sosial media agar tidak ketinggalan informasi yang membuat mereka kecanduan dengan sosial media dan banyak mengabaikan hubungan interpersonal dengan orang di lingkungan sosialnya karena lebih terfokus dengan smartphone yang Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah AuApakah ada pengaruh fear of missing out terhadap social media addiction pada siswa di SMPK Penabur 3 Jakarta?Ay. AuApakah ada pengaruh social media addiction terhadap phubbing pada siswa di SMPK Penabur 3 Jakarta?Ay. AuApakah ada pengaruh fear of missing out terhadap phubbing pada siswa di SMPK Penabur 3 Jakarta?Ay. AuApakah ada pengaruh fear of Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 3 November 2023 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. missing out terhadap phubbing dengan social media addiction sebagai mediator pada siswa di SMPK Penabur 3 Jakarta?Ao. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui pengaruh fear of missing out terhadap phubbing, pengaruh fear of missing out terhadap social media addiction, pengaruh social media addiction terhadap phubbing dan pengaruh fear of missing out terhadap phubbing dengan social media addiction sebagai mediator. LANDASAN TEORI Phubbing Karadag et al . Phubbing merupakan singkatan dari Phone dan Phubbing adalah perilaku dari seseorang individu yang memperhatikan smartpone saat berbicara dengan orang lain, lebih mementingkan berurusan dengan smartphone dan menjauhkan diri dari komunikasi interpersonal. Menurut David dan Roberts . klasifikasi perilaku phubbing menghabiskan waktu untuk bermain handphone dan mengabaikan komunikasi Dalam phubbing terdapat dua dimensi menurut Karadag et al . yaitu gangguan komunikasi dan obsesi terhadap ponsel. lain mungkin memiliki pengalaman yang bermanfaat sementara diri sendiri (Andini & Sovitriana, 2. Anggraeni . Fear of Missing Out (FoMO) ialah apabila individu mengalami rasa takut ketika kehilangan moment, informasi yang berharga tentang orang lain atau kelompok lain, terlebih apabila orang tersebut tidak bisa hadir dan tidak dapat terhubung, hal ini dicirikan pada keinginan agar terus dapat terkoneksi pada apapun yang dilakukan oleh orang lain melalui media sosial. Dimensi-dimensi dari FoMO menurut Prybylski et al. dibagi menjadi dua yaitu : Relatedness dan self. Social Media Addiction Menurut Kootesh et al . social media addiction merupakan mengontrol penggunaan media sosial secara berlebihan sehingga dapat menyebabkan masalah psikologis dan Kecanduan (Moqbel & kock, 2. dapat diartikan secara luas sebagai ketergantungan psikologis pada penggunaan media sosial yang mengganggu kegiatan penting lainnya yang dapat menghasilkan konsekuensi negatif. Fear of Missing Out Przybylski FoMO kekhawatiran yang besar bahwa orang lain memiliki pengalaman berharga yang tidak dimiliki oleh diri sendiri yang ditandai dengan adanya kecemasan yang konsisten dengan berpikir bahwa orang Menurut Al-Menayes . adapun aspek-aspek kecanduan media sosial, yaitu: social consequences, time displacement dan compulsive feelings. Hipotesis Ha1 : Ada pengaruh fear of missing out dengan social media addiction Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 3 November 2023 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. Ha2 : Ada pengaruh social media addiction dengan phubbing Ha3 : Ada pengaruh fear of missing out dengan phubbing Ha4: Ada pengaruh fear of missing out terhadap phubbing dengan social media addiction sebagai mediator METODOLOGI Definisi Operasional Phubbing adalah sebuah perilaku yang mementingkan telepon genggam dan lingkungan virtualnya dari pada orang-orang dikehidupan nyata. Dalam penelitian ini, phubbing akan diukur menggunakan phubbing scale melalui dua dimensi yang dibuat oleh Karadag et al . yaitu gangguan komunikasi dan obsesi terhadap ponsel. Fear of missing out adalah kekhawatiran yang dimiliki individu karena tidak ingin kehilangan momen berharga, cemas bila orang lain mendapatkan informasi lebih daripada dirinya sendiri dan memiliki keinginan untuk dapat tetap terus terhubung dengan apa yang dilakukan orang lain melalui media sosial. Dalam penelitian ini. FoMO akan diukur menggunakan fear of missing out scale yang dibuat oleh Prybylski et al. yang terdiri dari dua dimensi yaitu competence dan self. Social Media Addiction adalah perilaku yang ditandai dengan terlalu memperhatikan media sosial, didorong oleh dorongan yang tak terkendali untuk masuk atau menggunakan media sosial dan mencurahkan begitu banyak waktu dan upaya untuk media sosial sehingga mengganggu area kehidupan penting Kecanduan sosial media diukur menggunakan social media addiction scale yang disusun oleh Al-Menayes . yang terdiri dari 3 aspek yaitu social consequences, time displacement dan compulsive feelings. Populasi dan Sampel Dalam penelitian ini yang menjadi populasi penelitian adalah seluruh siswa kelass 7 dan 8 SMPK 3 Penabur Jakarta yang berjumlah 200 Berdasarkan tabel Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5% sampel penelitian yang diambil sebanyak 127 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportionate stratified random Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang menggunakan skala likert. (Assagaf et al. Dari hasil try out diperoleh hasil pada skala phubbing 10 item dinyatakan valid dan tidak ada item yang gugur, pada skala fear of missing out dinyatakan 8 item valid sedangkan 2 item dinyatakan gugur, serta pada skala social media addiction 10 item dinyatakan valid dan 4 item dinyatakan gugur. Metode Analisis Data Metode yang digunakan untuk menguji hipotesis dan menganalisis data dalam penelitian ini adalah Bivariate regression dan path analysis dengan teknik komputerisasi menggunakan program Jeffrey's Amazing Statistics Program (JASP) versi 0. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada hipotesis pertama diperoleh B antara fear of missing out terhadap social media addiction sebesar 0,703 dan p < 0. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan ke arah positif Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 3 November 2023 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. fear of missing out terhadap social media addiction pada siswa di SMPK 3 Penabur Jakarta. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Rahardjo & Soetjiningsih . bahwa fear of missing out berpengaruh secara signifikan terhadap social media Fear of missing out menjadi prediktor utama pada social media addiction karena kekhawatiran dan ketakutan yang timbul pada diri muridmurid ketika kehilangan momen yang berharga dari teman maupun individu lain melalui platform sosial media, yang ditandai dengan keinginan para siswa untuk tetap terus terkoneksi dengan temannya maupun orang lain dalam media sosial untuk melihat segala aktivitas yang individu atau temantemannya lakukan maupun untuk mengetahui trend yang sedang viral di sosial media agar up to date dan tidak ketinggalan momen berharga di sosial Kemudian pada hipotesis kedua diperoleh B antara social media addiction dengan phubbing sebesar 0,819 dan p<0. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan ke arah positif antara social media addiction terhadap phubbing pada siswa di SMPK 3 Penabur Jakarta. Hasil dari penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Safitri. Elita dan Sulian . yaitu social media addiction terbukti memiliki hubungan terhadap phubbing dengan nilai signifikansi 0,000 . < 0,. maka dapat disimpulkan bahwa social media addiction memiliki hubungan dengan Selanjutnya pada hipotesis ketiga diperoleh B antara fear of missing out terhadap phubbing sebesar 0,784 dan p<0. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan ke arah positif fear of missing out terhadap phubbing pada siswa di SMPK 3 Penabur Jakarta. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Hura. Sitasari dan dan Rozali . bahwa hasil yang membuktikan bahwa fear of missing out berpengaruh dalam membuat seseorang melakukan phubbing, dimana oleh karena rasa cemas akan ketertinggalan informasi dan keingintahuan untuk tetap mengetahui kegiatan orang lain membuat remaja terus menggunakan smartphonenya bahkan ketika sedang berkomunikasi dengan lawan bicara. Pada diperoleh direct effect dengan nilai 034 dengan p < 0. 05 artinya fear of missing out mempunyai pengaruh langsung terhadap phubbing. Indirect effect dengan nilai sebesar 0. 053 dengan p <0. 05 artinya social media addiction terbukti sebagai mediator fear of missing out terhadap phubbing. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Faiz Younas. Saira Amjad dan Shazia Qayyum . Hasil penelitian ini menunjukkan peran mediasi Social Media Addiction antara FOMO dan Hasil menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara FOMO. Social Media Addiction, dan phubbing. Selain itu. Social Media Addiction muncul sebagai mediator parsial untuk fear of missing out dan perilaku Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 3 November 2023 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. Berdasarkan uji regresi dengan metode stepwise diperoleh kontribusi fear of missing out terhadap social media addiction berdasarkan hasil R Square (R. = 0,311 sebesar 31,11% sedangkan 68,9% lainnya dipengaruhi oleh faktorfaktor lain diluar variabel fear of missing Selanjutnya kontribusi social media addiction terhadap phubbing berdasarkan hasil R Square (R. = 0,638 sebesar 63,8% sedangkan 36,2% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel social media addiction. Sedangkan kontribusi fear of missing out terhadap phubbing berdasarkan hasil R Square (R. = 0,368 sebesar 36,8% sedangkan 63,2% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel fear of missing out. Hasil uji normalitas skala menggunakan uji kolmogorov-sminorv variabel phubbing memiliki taraf signifikansi sebesaar p = 0,004 dengan p > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa skor kategorisasi berdasarkan interval dan rasio dengan asumsu data berdistribusi tidak normal. Hasil kategorisasi ditemukan bahwa phubbing dengan mean temuan sebesar 29,66 termasuk dalam kategori yang berada pada taraf Variabel fear of missing out memiliki taraf signifikansi sebesar p = 0,002 dengan p>0,05. Hal ini menunjukkan bahwa skor kategorisasi berdasarkan interval dan rasio dengan asumsi data berdistribusi tidak normal. Hasil kategorisasi ditemukan bahwa fear of missing out dengan mean temuan sebesar 27 termasuk dalam kategori yang berada pada taraf tinggi. Kemudian, pada variabel social signifikansi sebesar p = 0,200 dengan p > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa skor kategorisasi berdasarkan interval dan rasio dengan asumsi data berdistribusi Hasil kategorisasi ditemukan bahwa social media addiction dengan mean temuan sebesar 32 termasuk dalam kategori yang berada pada taraf sedang. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa adanya pengaruh yang signifikan positif antara fear of missing out terhadap social media addiction di SMPK 3 Penabur Jakarta Pusat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi fear of missing out maka semakin tinggi pula social media Sebaliknya, semakin rendah tingkat fear of missing out maka akan semakin rendah social media addiction Kemudian diperoleh juga adanya pengaruh yang signifikan dengan arah positif antara social media addiction dengan phubbing di SMPK 3 Penabur Jakarta Pusat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi social media addiction maka semakin tinggi phubbing. Sebaliknya, semakin rendah social media addiction maka semakin rendah pula Lalu diperoleh juga pengaruh yang signifikan dengan arah positif antara fear of missing out terhadap phubbing di SMPK 3 Penabur Jakarta Pusat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi fear of missing out maka Sebaliknya semakin rendah fear of missing out maka semakin rendah pula Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 3 November 2023 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. Serta diperoleh hasil adanya pengaruh fear of missing out terhadap phubbing dengan social media addiction sebagai mediator di SMPK 3 Penabur Jakarta Pusat. DAFTAR PUSTAKA