Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. April 2025 GAMBARAN PENGETAHUAN POLA DIET RENDAH GARAM PADA PASIEN HIPERTENSI Hamdan Nur. Kep. ,Ns. ,M. Kes1. Ns. Nuryanti Thahir. Kep. ,M. Kes2. Nurfadilah. Keperawatan. InstitutHasanSulur. Indonesia Keperawatan. InstitutHasanSulur. Indonesia Keperawatan. InstitutHasanSulur. Indonesia * E-mail: hamdan@mail. Patria Artha Journal of Nursing Science . Vol. , 113 - 118 p-issn: 2549 5674 e-issn: 2549 7545 Reprints and permission: http://ejournal. patria-artha. id/index. php/jns Abstrak Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dijumpai di masyarakat dan sering disebut sebagai silent killer karena seringkali tidak menimbulkan gejala namun dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung. Salah satu faktor penting dalam pengendalian hipertensi adalah penerapan diet rendah garam yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasien hipertensi tentang diet rendah garam di wilayah kerja Puskesmas Batupanga Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel berjumlah 15 responden yang dipilih secara total sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan diet rendah garam. Hasil : penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan . ,7%), berusia 45Ae59 tahun . ,3%), dan memiliki tingkat pendidikan Sekolah Dasar . ,7%). Tingkat pengetahuan pasien tentang diet rendah garam tergolong baik sebanyak 9 responden . ,0%), sedangkan kategori cukup sebanyak 6 responden . ,0%). Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien telah memahami pentingnya pembatasan konsumsi garam dalam pengendalian hipertensi, meskipun masih diperlukan edukasi kesehatan secara berkelanjutan terutama bagi masyarakat dengan tingkat pendidikan Kesimpulannya : tingkat pengetahuan pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Batupanga termasuk kategori baik, namun perlu ditingkatkan lagi melalui penyuluhan rutin oleh tenaga kesehatan dengan metode yang sederhana dan mudah dipahami agar pasien mampu menerapkan pola diet rendah garam dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: Pengetahuan. Diet Rendah Garam. Hipertensi PENDAHULUAN Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu masalah penyakit yang umum terjadi di masyarakat. Seringkali, pengidap hipertensi tidak menunjukkan gejala, dan baru diketahui apabila telah terjadi gangguan pada organ seperti gangguan fungsi jantung, stroke, gagal Hamdan Nur. Nuryanti Thahir ginjal, bahkan sampai pada kematian (Rizalya et al. , 2. Penyakit Hipertensi merupakan masalah yang banyak dialami oleh seluruh dunia. Studi Epidemiologi menunjukkan bahwa penyakit mematikan ini diderita oleh lebih dari 800 juta orang diseluruh dunia (Koessoy. Purwanto, and Kaligis 2. Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. April 2025 Hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular sampai saat ini masih dijuluki sebagai The Silent Killer karena gejalanya sulit dikenali bahkan sering tidak menunjukkan gejala dan tanpa keluhan (Nonasri 2. Tekanan darah tinggi dapat kembali karena pola makan yang tidak teratur, misalnya makan makanan tinggi natrium, tinggi kolesterol, tinggi lemak dan banyak lagi purin memasuki system peredaran darah dan dapat menyebabkan munculnya plakplak pada pembuluh darah dan kadar natrium yang tinggi dapat mengentalkan darah sehingga aliran darah tidak lancer dan tidak terhambat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Artinya, diet ini adalah salah satu faktor terpenting untuk mengendalikan penyakit dengan benar karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi hanya dapat dikelola. Ketika orang hal-hal komplikasi penyakit lainnya, memiliki implikasi negative dan bahkan berujung pada kematian. (Tinggi. Kesehatan, and Bulukumba 2. Asupan natrium yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan keseimbangan cairan tubuh sehingga menyebabkan edema atau asites, dan Tujuan dari diet rendah garam adalah membantu menurunkan tekanan darah serta mempertahankan tekanan darah menuju normal. Pasien dengan tekanan darah yang tinggi diatas normal akan diberi makanan dengan konsumsi garam yang rendah sesuai tingkat Kemampuan pasien menjaga perilaku pola makan yang salah satunya melakukan diet rendah garam dengan membatasi konsumsi natrium di sesuaikan dengan berat tidaknya retensi garam atau hipertensi, yang terdiri dari diet rendah garam I, rendah garam II dan rendah garam i (Collins et al. Organisasi Kesehatan Dunia ( World Health Organization/WHO) mengestimasikan saat ini prevalensi Hamdan Nur. Nuryanti Thahir hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia (M. Sudarta. Saqala, and S 2. Prevalensi hipertensi di Indonesia cukup tinggi, yaitu sebesar 31,7% dari total penduduk dewasa. Prevalensi ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Singapura . ,3%). Thailand . ,7%), dan Malaysia. %). Pola makan yang salah, berat badan yang berlebih, kebiasaan buruk seperti mengkonsumsi rokok dan alkohol merupakan faktor pencetus penyakit hipertensi (Salmah Arafah. Patmawati1, and Suardi 2. Prevalensi hipertensi di Provinsi Sulawesi Barat sebesar 34,77% dimana lebih tinggi dari prevalensi tingkat nasional yaitu sebesar 34,11% (I. Sudarta and Hikmah 2. Pada tahun 2015, kasus hipertensi di Kabupaten Polewali Mandar mencapai 183 kasus. Kemudian pada tahun 2016 mengalami peningkatan menjadi 26. kasus dan pada tahun 2017 kembali mengalami penurunan menjadi 25. (Akbar et al. Berdasarkan data awal dari Puskesmas Batupanga pada bulan januari hingga juni 2025 sebanyak 708 jiwa penderita hipertensi, di Desa Puccadi sebanyak 62 penderita hipertensi dan di Dusun Tosalama sebanyak 15 orang. Data ini menunjukkan bahwa masalah hipertensi masih menjadi tantangan yang perlu dapat perhatian serius, khususnya di desa puccadi kecamatan luyo. Oleh sebab itu, diperlukan upaya pencegahan hipertensi sedini mungkin di antaranya adalah dengan menambah pengetahuan tentang diet rendah garam. Penelitian yang dilakukan oleh Usman & Irwan, . menunjukkan bahwa perilaku diet rendah garam meningkatkan kebiasaan untuk menggunakan garam sesuai pedoman diet sehingga hal ini meningkatkan kualitas hidup terkait (Nurjana Hasil penelitian yang dilakukan oleh mardiyati . kepatuhan penderita hipertensi dalam menjalankan diet hipertensi seperti diet Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. April 2025 rendah garam dapat mencegah timbulnya penyakit hipertensi. (Permai et al. Berdasarkan wawancara dari beberapa masyarakat yang berkunjung ke puskesmas rata-rata masyarakat yang mengalami hipertensi mempunyai gaya hidup yang mengkonsumsi makanan. Masyarakat lebih banyak mengkonsumsi makanan yang dibeli di warung karena lebih murah dan tidak repot dalam menyediakannya, padahal masyarakat tahu bahwa makanan yang dijual adalah salah satu makanan yang tidak sehat, yang mengandung kadar garam, lemak, bahan pelezat, bahan pewarna, dan bahan lainnya sehingga dapat membahayakan Kesehatan. Dilihat dari fenomena diatas masih banyak masyarakat terutama penderita hipertensi yang kurang memperdulikan mengenai diet rendah diet garam. Berdasarkan fenomena diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang gambaran pengetahuan tentang diet rendah garam pada pasien hipertensi di wilayah kerja puskesmas batupanga. METODE Desain studi kasus Desain penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif dengan metode Deskriptif Analitik. Dengan Teknik menggunakan Total Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Batupanga. Lokasi penelitian Penelitian akan dilaksanakan di rumah keluarga yang memiliki anggota dengan hipertensi di Desa Puccadi. Dusun Tosalama. Kecamatan Luyo. Lokasi dipilih hipertensi yang signifikan dan akses peneliti yang memadai. Waktu penelitian Penelitian akan dilakukan pada 18 Agustus Hamdan Nur. Nuryanti Thahir Populasi dan Sampel Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari atas Objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik Maka populasi yang akan digunakan dalam penelitian adalah pasien hipertensi sejumlah Sampel Sampel dalam penelitian ini dengan jumlah 15 sampel dengan riwayat hipertensi. Sebagian dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah Teknik pengambilan sampel yang digunakan pertimbangan tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data Data Primer Data primer dalam penelitian bersumber dari responden di wilayah kerja Puskesmas Batupanga den di wilayah kerja Puskesmas Batupanga kuesioner pengetahuan diet rendah garam pada penderita hipertensi Data Skunder Data sekunder adalah yang diperoleh lewat pihak lain, tidak langsung diperoleh oleh peneliti dari subjek penelitinya. Pada penelitian ini terdapat data survey dan mengalami hipertensi yang didapatkan dari wilayah kerja puskesmas batupanga. Analiasa data Penelitian ini menggunakan pendekatan Dalam penelitian ini menggunakan data Analisa univariat. Analisis univariat adalah metode analisis data yang digunakan untuk menganalisis suatu variabel atau data Analisis ini bertujuan untuk menghitung distribusi dari frekuensi sehingga karakteristik tersebut dapat diketahui gambarannya. Karakteristik responden dalam penelitian ini adalah pekerjaan, dan sumber informasi diet rendah garam. Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. April 2025 HASIL Karakteristik klien berdasarkan jenis kelamin, umur dan tingkat pendidikan. Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah Frekuensi /jumlah Persentase% Tabel 1. 1 Jenis kelamin Berdasarkan tabel diatas didapatkan hasil bahwa jenis kelamin yang mendominasi adalah perempuan dengan jumlah responden 13 . ,7%). Usia Jumlah Frekuensi/ Persentase % Tabel 1. 2 Usia Berdasarkan tabel diatas karakteristik responden berdasarkan usia didominasi oleh usia dewasa akhir . dengan jumlah responden 8 . ,3%). Pendidikan SMP SMA Perguruan Tinggi Jumlah Frekuensi / Persentase% Tabel 1. 3 Pendidikan Berdasarkan tingkat pendidikan, didominasi oleh tingkat pendidikan SD dengan jumlah responden 13 . ,7%). Pekerjaan Frekuensi / Persentase % Pegawai/Karyawan 0 Petani Pensiun Ibu Rumah Tangga Lain-lain Jumlah Berdasarkan tabel diatas karakteristik responden berdasarkan pekerjaan, didominasi oleh ibu rumah tangga dengan jumlah responden 13 . ,7%). Hamdan Nur. Nuryanti Thahir Gambaran Pengetahuan klien tentang Diet Rendah Garam Pengetahuan Diet Rendah Garam Baik Cukup Kurang Jumlah Frekuensi Presentase(%) Berdasarkan Tabel Pengetahuan diet rendah garam pada kategori baik sebanyak 9 . responden dan untuk Pengetahuan diet rendah garam pada kategori cukup sebanyak 6 . 0%) responden diwilayah kerja puskesmas batupanga Pengetahuan Pasien tentang Diet Rendah Garam Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik . %), dan sisanya cukup . %). Artinya, sebagian besar pasien sudah mengetahui pentingnya pembatasan konsumsi garam dalam pengendalian Namun, masih terdapat memahami jenis makanan apa saja yang harus dihindari serta bagaimana penerapan diet rendah garam dalam kehidupan sehari-hari. Hasil ini sejalan dengan Nurjana menyatakan bahwa perilaku diet rendah garam yang baik akan menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup Faktor antara lain tingkat pendidikan, usia, pengalaman, serta sumber informasi. Responden dengan pendidikan rendah dan jarang mengikuti penyuluhan cenderung memiliki pengetahuan yang kurang. Pengetahuan menerapkan pola makan sehat, sedangkan pengetahuan yang kurang menyebabkan pasien sering mengabaikan anjuran medis. Oleh karena itu, peran tenaga kesehatan sangat penting untuk terus memberikan edukasi melalui berbagai pendekatan, seperti penyuluhan, konseling individu, maupun kunjungan rumah. Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. April 2025 Analisis Hubungan Temuan dengan Teori Hasil kesesuaian dengan teori Notoatmodjo . bahwa pengetahuan merupakan domain penting dalam membentuk tindakan seseorang. Pengetahuan yang baik akan mempengaruhi sikap dan perilaku seseorang dalam menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, penelitian ini juga sejalan dengan hasil penelitian Permai et . yang menyatakan bahwa diet rendah garam yang diterapkan secara konsisten dapat membantu mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi. Edukasi kesehatan yang berkesinambungan terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien dalam menjalankan Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengetahuan memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan pengendalian hipertensi. Semakin baik pengetahuan pasien tentang diet rendah garam, semakin besar kemungkinan mereka mematuhi aturan diet dan menghindari komplikasi penyakit Ringkasan Pembahasan Secara menunjukkan bahwa sebagian besar pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Batupanga memiliki pengetahuan yang baik mengenai diet rendah garam. Namun, masih ada sebagian kecil yang perlu penyuluhan yang lebih rutin dan pendekatan yang lebih sederhana. Peran tenaga kesehatan sangat penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, terutama bagi kelompok dengan pendidikan rendah dan akses informasi yang terbatas. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian tentang AuGambaran Pengetahuan Pola Diet Rendah Garam pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Batupanga Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2025Ay dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden adalah perempuan berusia 45Ae59 tahun dengan pendidikan Sekolah Dasar dan bekerja sebagai ibu rumah tangga, dengan sumber informasi Hamdan Nur. Nuryanti Thahir utama berasal dari tenaga kesehatan di Puskesmas. Sebagian hipertensi memiliki pengetahuan yang baik tentang diet rendah garam, namun masih terdapat sebagian yang pengetahuannya kurang, sehingga diperlukan peningkatan edukasi kesehatan secara rutin dan Peran memberikan penyuluhan dengan bahasa yang sederhana agar masyarakat lebih memahami dan mampu menerapkan pola makan rendah garam untuk menjaga kestabilan tekanan darah. DAFTAR PUSTAKA