5th Conference on Research and Community Services STKIP PGRI Jombang AuPeningkatan Kinerja Dosen Melalui Penelitian dan Pengabdian MasyarakatAy 4 Oktober 2023 PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK OLAHAN IKAN : REDESIGN KEMASAN MarAoatul Fahimah*1. Suci Prihatiningtyas2. Agus Sifaunnajah3 1,2,3 Universitas KH. Wahab Hasbullah * maratulfahimah@unwaha. id, 2suciningtyas@unwaha. syifa85@gmail. Abstract Packaging is an important element in product marketing. Packaging has a function as a protector of product quality. In addition to helping consumers in differentiating products from others and can form a product identity. Packaging can convey messages to consumers about the value of a product. On the SME scale ( small and medium enterprise. it often happens that they don't pay attention to At the Poklahsar . ish processing and marketing grou. for Orchid, packaging is still simple. The packaging is in the form of a plastic standing pouch and a label. Processed fish products have great potential for economic growth, but often face obstacles in marketing and product attractiveness. This community service aims to increase the competitiveness of processed fish products through a packaging redesign process. The method used is training together and individually This community service provides education to Poklahsar in design skills training to overcome unattractive packaging problems. The training process starts with the pre-test, delivery of packaging materials and design training with the Canva application and ends with a post-test. In this service activity, participants can understand packaging materials and can practice designing packaging with Canva. From this activity, the packaging for processed Poklahsar Anggrek fish products can be better known and sought after by consumers. Keyword : Design Packaging, fish processing product, training Abstrak Kemasan merupakan unsur penting dalam pemasaran produk. Kemasan memiliki fungsi sebagai pelindung atas kualitas produk. Selain itu membantu konsumen dalam membedakan produk dengan yang lainnya serta dapat membentuk identitas Kemasan dapat menyampaikan pesan kepada konsumen mengenai nilai suatu produk. Pada skala UMKM . saha mikro kecil dan menenga. sering terjadi tidak memperhatikan hal ini. Pada Poklahsar (Kelompok Pengolah dan pemasar ika. Anggrek pengemasan masih sederhana. Kemasan berupa plastik standing pouch dan label. Produk olahan ikan memiliki potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi, namun seringkali menghadapi kendala dalam pemasaran dan daya tarik produk. Pada pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk olahan ikan melalui proses redesain kemasan. Metode yang digunakan adalah pelatihan secara bersama-sama dan secara mandiri perorangan. Pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi kepada Poklahsar dalam pelatihan keterampilan pembuatan desain untuk mengatasi permasalahan kemasan yang kurang menarik. Proses pelatihan dimulai dari pretest, penyampaian mengenai bahan kemasan dan pelatihan pembuatan desain dengan aplikasi canva serta diakhiri dengan post-test. Dalam kegiatan pengabdian ini, peserta dapat memahami mengenai bahan untuk kemasan dan dapat mempraktekkan dalam mendesain kemasan dengan canva. Dari kegiatan ini, kemasan produk olahan ikan Poklahsar Anggrek dapat lebih dikenal dan diminti oleh konsumen. Kata kunci: desain kemasan, produk olahan ikan, pelatihan PENDAHULUAN Analisis Situasi Mitra Desa Sumbersari terletak di Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang. Jawa Timur. Sebuah wilayah yang kaya akan potensi sumber daya alam, terutama dalam bidang perikanan air tawar. Terletak di tengah-tengah keindahan alam pedesaan. Desa Sumbersari memiliki akses yang melimpah ke sumber-sumber air tawar yang memadai, seperti sungai dan kolam. Hal ini yang menjadi faktor utama untuk pengembangan potensi perikanan yang sangat menjanjikan. Potensi tersebut telah mendorong masyarakat dalam memaksimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan yang ada. Perkembangan usaha pengolahan ikan sangat potensial untuk dikembangkan mengingat kemudahan dalam memperoleh, menyimpan dan menyajikannya untuk dijadikan lauk tambahan dalam kehidupan sehari-hari . Selain itu, olahan produk ikan juga memiliki nilai gizi yang tinggi dan sangat berguna untuk kesehatan. Desa Sumbersari adalah salah satu desa yang terletak di bagian utara Kecamatan Megaluh. Dari hasil pengamatan di desa Sumbersari memiliki potensi perikanan. Faktor infrastruktur yang memadai seperti irigasi, kualitas air yang baik dan teknologi mempengaruhi perkembangan budidaya ikan air tawar di desa ini. Faktor kualitas air dan penerapan teknologi menjadi faktor penting dalam budidaya ikan . Ketersediaan ikan segar yang berlimpah di Desa Sumbersari Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang, seperti lele dan patin selain dari kemudahan sumber air tawar tidak terlepas dari beberapa faktor. Penerapan praktik budidaya yang berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya perikanan yang baik dapat membantu menjaga ketersediaan ikan segar di Desa Sumbersari. Faktor yang lain dengan penggunaan teknik budidaya yang tepat dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dalam menjaga kualitas air dan ekosistem ikan. Dukungan dari pemerintah dengan pendampingan dari PPL (Penyuluh Perikanan Lapan. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang yang berupa pelatihan tentang budidaya ikan yang baik, penggunaan teknologi, dan manajemen usaha ikan memperkuat ketersediaan ikan segar di Desa Sumbersari. PPL dari Dinas Peternakan dan Perikanan Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan pelatihan untuk pengolahan ikan. Dari pelatihan itu, masyarakat dan beberapa pembudidaya mulai membuat olahan produk dari ikan untuk dipasarkan. Pada tahun 2019 usaha pengolahan ikan lele dan patin terus berlanjut hingga kemudian usaha pengolahan ikan dilembagakan menjadi Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsa. AuAnggrekAy. Kelompok ini diketuai oleh ibu Siti Siti Aminatun Zunanik. IP. Gambar 1. Pengolahan Produk Ikan Kelompok ini sudah menghasilkan berbagai produk olahan ikan yang bermerek AuLEVIAy. Diantara jenis produk dari Poklahsar Anggrek, antara lain : olahan nugget, abon, keripik tulang lele, keripik kulit patin, wader crispy, lele crispy, teri crispy dan basreng 62. Permasalahan Mitra Saat ini kondisi Poklahsar menghadapi beberapa permasalah, yaitu : Modal usaha yang masih minim, . Tata kelola keuangan yang belum menerapkan kaidah pencatatan akuntansi, . ada jenis produk dengan permintaan yang tinggi namun masih proses produksi secara manual, . pengemasan dan labeling yang masih sederhana, . Kerjasama dengan distributor atau toko oleh-oleh belum maksimal, dan . Pemasaran produk masih mengandalkan WOM . ord of mout. Modal usaha yang masih minim dialami oleh kelompok ini sehingga menghambat produksi, jika ada permintaan dalam skala besar. Sistem keuangan belum dilakukan secara baik, misalnya pencatatan traksaksi atau pelaporan keuangan belum dilakukan. Anggota kelompok mulai enggan untuk melakukan usaha pengolahan karena permintaan terhadap produk masih rendah. Rata-rata produk diproduksi jika ada pesanan. Pada program pengabdian masyarakat yang dilakukan fokus pada redesign kemasan untuk produk yang dihasilkan oleh Poklahsar Anggrek. Kondisi kemasan produk Poklasar Anggrek hanya berfungsi sebagai pelindung produk agar tahan lama. Kemasan dapat dilihat pada gambar 2. Gambar 2. Kemasan Produk Poklahsar Anggrek Kemasan berupa plastik standing pouch yang memuat label merek hanya sebagai informasi mengenai produk tersebut. Kemasan produk masih sebatas menggunakan kemasan plastik standing pouch dan label yang hanya berisi nama merek, jenis produk, dan berat bersih. Desain kemasan masih sangat sederhana dan kurang menarik. Jika diketahui desain produk, bentuk kemasan dan bahan kemasan dari suatu produk dapat mempengaruhi minat beli konsumen . Kemasan produk mempengaruhi keputusan pembelian produk . Dalam pemasaran produk, kemasan . merupakan hal penting dalam penguatan merek . Kemasan adalah salah satu aspek yang paling terlihat dan dapat mempengaruhi persepsi konsumen tentang merek dan produk tersebut. Desain kemasan yang konsisten dengan identitas merek membantu menciptakan citra merek yang kuat di mata konsumen. Warna, logo, font, dan elemen desain lainnya yang terkait dengan merek harus terlihat jelas pada kemasan. Ini membantu konsumen mengenali produk dengan mudah dan mengaitkannya dengan merek yang mereka kenal dan percayai. Dalam desain kemasan diperlukan keindahan dalam merancang yang digunakan sebagai identitas suatu produk . Kemasan yang menarik akan dapat menciptakan daya tarik kepada konsumen. Produk akan banyak dikenal secara luas dan dapat menjadikan produk naik kelas . METODE PELAKSANAAN Metode pengabdian yang dapat dilakukan untuk membantu mitra yang bergerak di bidang ekonomi produktif. Pelaksanaan kegiatan yang terstruktur dan terukur dengan mengikuti tahapan pada gambar 3. Gambar 3. Tahap Pelaksanaan Kegiatan FGD Persiapan Dan Assessment Awal FGD persiapan bertujuan untuk menjelaskan sosialisasi proses tahapan dan tata cara penerapan kegiatan kepada Poklahsar sehingga terbangun kesamaan tujuan dan beberapa luaran yang dicapai di akhir kegiatan. Dimana luaran capaian tersebut untuk tim pelaksana atau poklahsar. Assessment awal akan diberikan dalam wujud pengisian kuesioner serta observasi untuk mengenali keadaan terkini poklahsar dan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi. Pelatihan Redesign Kemasan Kegiatan ini meliputi perbaikan untuk kualitas kemasan. Kegiatan perbaikan ini mengarah pada redesign kemasan. Pembinaan berupa pelatihan redesign kemasan, baik itu dari sisi kemasan dan label akan di desain ulang. Kemasan agar tampil menarik dan elegan sesuai dengan target yang akan dituju. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan value produk dan memberikan keuntungan yang lebih bagi poklahsar. Penilaian capaian luaran diukur dengan melaksanakan assessment terhadap pengetahuan serta keahlian mitra dalam aspek penciptaan kualitas kemasan saat sebelum serta setelah program, aspek peningkatan value produk dari kemasan, dan jumlah peninggalan mitra saat sebelum serta setelah program. Pembinaan Dan Monev Tahap ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan mentoring. Kegiatan dilakukan dengan pendampingan. Perihal ini bertujuan untuk memastikan mitra dapat menerapkan pengetahuan serta keahlian baru yang didapat dengan baik dari pelatihan redesign kemasan. Tim melakukan kunjungan ke mitra. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kegiatan telah memberikan manfaat bagi mitra dan bagaimana kegiatan dapat ditingkatkan di masa yang akan Assessment Akhir Dan Pengolahan Data Pada tahap ini untuk memastikan tingkat ketercapaian luaran semua kegiatan di mitra/poklahsar. Assessment akhir melalui wawancara dan observasi dengan melihat kemampuan mengoperasikan aplikasi canva untuk redesign kemasan dan kinerja penjualan serta assessment secara tertulis dalam bentuk pengisian angket atau survei dengan skala likert titik 5 untuk mengetahui persepsi hasil kegiatan sebelum dan sesudah Data hasil assessment diolah secara kuantitatif dan kualitatif Dalam pelaksanaan program ini, partisipasi mitra sangat penting untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Berikut ini adalah beberapa cara partisipasi mitra dalam pelaksanaan program pengabdian Poklahsar Anggrek : Identifikasi masalah dan kebutuhan: Mitra dapat membantu mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh Poklahsar Anggrek dalam produksi, keuangan dan pemasaran produk mitra. Dengan mengidentifikasi masalah ini, mitra dapat membantu dalam menyusun solusi yang tepat untuk meningkatkan produksi dan penjualan produk olahan ikan. Menyediakan fasilitas dan peralatan : Mitra dapat menyediakan fasilitas dan peralatan untuk kegiatan pelatihan, seperti ruangan atau tempat untuk belajar dan praktek, bahan baku, dan peralatan. Hal ini sangat membantu dalam memastikan kelancaran kegiatan pelatihan. Mengikuti Pelatihan : Para Poklahsar Anggrek harus mengikuti pelatihan yang disediakan oleh program pengabdian. Pelatihan ini akan membantu anggota kelompok untuk memahami teknik redesign kemasan produk olahan ikan. Dalam pelatihan ini, mitra harus hadir dan aktif mengikuti setiap sesi pelatihan. Menerapkan Pelatihan : Setelah mengikuti pelatihan, anggota poklahsar harus menerapkan teknik-teknik yang telah dipelajari dalam pengemasan produk. Para mitra harus memastikan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan dalam program pengabdian. Pengembangan produk: Poklahsar Anggrek dapat meningkatkan value produk yang sesuai dengan segmen dan target pasar melalui design kemasan yang baru. Memberikan Masukan: Mitra harus memberikan masukan atau feedback terhadap program pengabdian Poklahsar Anggrek. Masukan ini bisa berupa kritik, saran, atau komentar positif terhadap program. Dengan memberikan masukan, mitra bisa membantu program pengabdian untuk memperbaiki kualitas dan efektivitas program. Mengikuti Evaluasi: Evaluasi merupakan hal yang penting dalam pelaksanaan program pengabdian Poklahsar Anggrek. Mitra harus mengikuti evaluasi yang dilakukan oleh tim pelaksana program. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan program dan mengetahui masalah-masalah yang muncul selama pelaksanaan program. HASIL DAN PEMBAHASAN Peserta pelatihan ini adalah anggota kelompok Poklahsar. Materi yang disampaikan dalam pelatihan berkenaan dengan pengenalan bahan kemasan dan design kemasan. Pelatihan dilaksanakan pada hari Kamis, 10 Agustus 2023. Pelaksanan dapat dilihat pada gambar 4. Gambar 4. Pelaksanaan Pelatihan Redesign Peserta memiliki berbagai latar belakang dan tingkat pengalaman yang berbeda dalam desain grafis. Antusiasme dan kesadaran yang muncul dari mitra selama kegiatan. Mereka mengakui memperoleh pengetahuan tentang desain kemasan yang lebih baik dan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya kemasan dalam melindungi produk, keamanan konsumen, dan dampak lingkungan. Kesadaran mereka meningkat bahwa material kemasan dapat berbahaya bagi konsumen dan pengemasan yang baik dapat mengurangi kualitas produk. Pelatihan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan peserta pengetahuan mengenai kemasan dan keterampilan dalam pembuatan desain kemasan menggunakan aplikasi Canva. Ini mencakup penggunaan template yang telah disediakan oleh Canva atau pembuatan desain kemasan dari awal sesuai dengan kebutuhan. Tahapan dalam desain kemasan di aplikasi canva. Penggunaan aplikasi Canva untuk membuat desain kemasan Peserta diberikan pengarahan untuk mendownload aplikasi canva. Ini dilakukan di smartphone dan laptop. Setelah terinstall, dapat menekan tombol tambah pada bagian bawah layar. Ini dapat dilihat pada gambar 5 dibawah ini. Gambar 5. Tahap Awal Desain Memilh Ukuran Kemasan Pelatihan ini menggunakan kemasan ukuran 14x22cm. Gambar 6. Memasukkan Ukuran Kemasan Pembuatan desain kemasan dari nol. Penggunaan elemen-elemen desain seperti teks, gambar, dan warna. Gambar 7. Pemilihan Elemen Pemilihan font dan gaya desain yang sesuai Klik tambah lagi lalu klik teks, masukkan teks yg akan digunakan. Gambar 8. Penulisan Teks dan Pemilihan Font Desain yang dihasilkan Gambar 9. Desain Kemasan Keripik Tulang Lele Beberapa produk yang sudah dilakukan redesign kemasan antara lain : keripik tulang lele, keripik kulit patin, wader crispy, lele crispy, teri crispy dan basreng 62. Perubahan desain meliputi warna, logo produk, font teks, dan elemen desain lainnya. Hasil desain beberapa produk dapat dilihat pada tabel 1. Tabel 1. Desain Kemasan Produk Olahan Ikan Poklahsar Anggrek No. Produk Kulit Patin Crispy Desain Kemasan Wader Crispy Lele Crispy Keripik Tulang Lele Teri Crispy Basreng 62 Selain pembuatan desain, peserta juga diajarkan cara mencari percetakan yang bisa mencetak hasil desain kemasan mereka. Peserta diberikan list daftar percetakan yang memiliki kemampuan dan kredibiltas dalam mencetak kemasan yang berkualitas dan baik. Peserta pelatihan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kreativitas mereka dalam desain kemasan. Dengan beragam alternatif desain, mereka dapat menciptakan tampilan yang unik dan menarik untuk produk olahan ikan. Hal ini dapat menjadi keunggulan dalam menghadapi persaingan pasar. Desain kemasan yang menarik dapat membantu memperkuat branding produk. Dalam mendesain kemasan perlu memperhatikan perkembangan desain kemasan yang sedang trend . (Putu dkk, 2. Dengan pelatihan ini, anggota Poklahsar dapat menciptakan desain yang konsisten dengan identitas merek , sehingga produk mereka lebih mudah dikenali oleh pelanggan. Dengan kemampuan untuk membuat desain kemasan sendiri. Poklahsar dapat menghemat biaya yang sebelumnya mungkin dikeluarkan untuk menyewa seorang desainer grafis. Ini dapat membantu mereka dalam mengelola anggaran dan meningkatkan profitabilitas usaha mereka. Desain kemasan yang menarik dapat meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen. Produk yang tampil menarik dan profesional cenderung lebih mudah terjual. Hal ini dapat berkontribusi pada peningkatan penjualan Poklahsar. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya menjaga kualitas produk. Meskipun desain kemasan dapat mempengaruhi penjualan, kualitas produk yang konsisten tetap menjadi kunci kesuksesan Poklahsar Anggrek dalam jangka panjang. Peserta pelatihan diberi pemahaman ini, sehingga mereka dapat menjaga keseimbangan antara desain dan kualitas produk. Dengan peningkatan kemampuan dalam desain kemasan dan pemahaman tentang pencetakan. Poklahsar dapat terus berinovasi dalam tampilan produk mereka. Ini membantu menjaga relevansi produk di pasar yang terus berubah. Keberhasilan peserta dalam pelatihan ini dapat diukur dari kemampuan mereka untuk membuat desain kemasan yang menarik dan 3 minggu setelah pelatihan desain kemasan, saya memiliki kesempatan untuk melakukan wawancara dengan 23 peserta pelatihan. Hasil wawancara ini mengungkapkan pentingnya pelatihan desain kemasan dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang desain kemasan yang efektif dan Hasil wawancara ini menggambarkan bahwa pelatihan desain kemasan telah memberikan manfaat yang signifikan kepada peserta. Mereka tidak hanya meningkatkan pengetahuan mereka tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana desain kemasan dapat memengaruhi kesuksesan produk mereka di pasar. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong motivasi dan perbaikan dalam bisnis para pelaku usaha. Jika mereka sudah memahami dapat memunculkan minat untuk penjualan secara online . Pelatihan redesign kemasan dapat menciptakan kemandirian peserta dalam merancang kemasan produk dan tidak lagi bergantung pada jasa desain grafis. Selain menghemat biaya, pelatihan ini memberi mereka pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membuat desain kemasan sendiri. Dalam wawancara, penulis juga menanyakan tentang dampak perubahan harga produk setelah meningkatkan kemasan menjadi lebih baik dan lebih menarik. Dari 23 narasumber yang diwawancarai, mereka sepakat terdapat adanya peningkatan harga pada produk mereka setelah melakukan perubahan pada kemasan. Mereka menjelaskan bahwa perubahan kemasan ini memerlukan tambahan biaya produksi, sehingga kenaikan harga adalah langkah yang diperlukan untuk menutupi biaya tersebut. Pelatihan secara keseluruhan ini memberikan manfaat yang signifikan kepada Poklahsar Anggrek yang membantu mereka mengembangkan keahlian dalam desain kemasan, meningkatkan penjualan, dan memperkuat branding mereka, yang semuanya dapat berkontribusi pada pertumbuhan dan keberlanjutan usaha Poklahsar Anggrek. SIMPULAN DAN SARAN SIMPULAN Kemasan merupakan elemen penting dalam memasarkan suatu Elemen ini mempunyai karakteristik yang membedakan produk dari produk sejenis dan yang ingin menarik perhatian konsumen. Kemasan dapat berupa informasi tentang produk itu sendiri, merek, manfaat, atau nilai unik yang ditawarkan oleh produk. Penting untuk mencermati bagian kemasan karena ini adalah pesan yang ingin disampaikan kepada konsumen. Pengembangan dan penciptaan desain kemasan disesuaikan dengan pesan tersebut agar dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen. SARAN Penerapan desain kemasan yang efektif dapat membantu produk menarik perhatian konsumen, membedakan dari pesaing, dan memperkuat Dalam proses sebelum desain kemasan yang perlu dilakukan memahami target pasar. Pengetahuan ini akan membantu menciptakan desain kemasan yang sesuai dengan kebutuhan dan selera konsumen. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas KH. Wahab Hasbullah dan Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset. Teknologi (KEMENDIKBUDRISTEK) yang telah memberi dukungan moral dan dana terhadap kegiatan Pengabdian Masyarakat ini melalui Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tahun 2023. DAFTAR PUSTAKA