Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. April 2025 e-ISSN: 2962-8695 Pengaruh Ketersediaan Sarana Dan Prasarana Sekolah Terhadap Kinerja Guru Di Sekolah SMK Negeri 2 Siatas Barita Tahun 2023/2024 Bunhai Sitompul1. Nasib Tua Lumban Gaol2 Institut Negeri Kristen Panggabean Email Corespondence : bunhaisitompul@gmail. (Naskah Masuk : 15 Februari 2025, diterima untuk diterbitkan : 20 April 2025 Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketersediaan sarana dan prasarana sekolah terhadap kinerja guru di sekolah SMK Negeri 2 Siatas Barita Tahun 2023/2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan statistik inferensial. Populasi adalah seluruh guru yang ada di SMK Negeri 2 Siatas Barita yang berjumlah 66 orang dan penelitian ini merupakan penelitian populasi. Data dikumpulkan dengan angket tertutup positif sebanyak 35 item. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dalam ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan terhadap kinerja guru SMK Negeri 2 Siatas Barita. Hal ini ditemukan dari analisa data berikut ini: Pertama. Uji persyaratan analisis menunjukkan bahwa nilai rxy = 0,577 > rtabel(A =0,05,n=. = 0,244 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh yang positif antara variabel X dengan variabel Y. Kedua. Uji signifikan diperoleh nilai thitung= 5,647 > ttabel(A =0,05,dk=n-2=. = 2,000 dengan demikian terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y. Ketiga. Uji pengaruh dengan menggunakan persamaan regresi, diperoleh persamaan regresi ycUC = 15,490 0,674. Keempat. Uji koefisien determinasi regresi . = 33,3%. Terakhir. Uji hipotesis dengan menggunakan uji F diperoleh Fhitung > Ftabel yaitu 31,884 > 4,00. Dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak. Kata Kunci : Ketersediaan Sarana dan Prasarana. Kinerja Guru Abstract: The aim of this research is to determine the effect of the availability of school facilities and infrastructure on teacher performance at the SMK Negeri 2 Siatas Barita school in 2023/2024. The method used in this research is a quantitative method with inferential The population is all teachers at SMK Negeri 2 Siatas Barita, totaling 66 people and this research is a population study. Data was collected using a positive closed questionnaire with 35 items. The results of data analysis show that there is a positive and significant influence in the availability of educational facilities and infrastructure on the performance of teachers at SMK Negeri 2 Siatas Barita. This was found from the following data analysis: First. The analysis requirements test shows that the value of rxy = 0. rtable(A=0. 05,n=. = 0. 244, thus it is known that there is a positive influence between variable X and variable Y. Second. The significant test obtained a value of tcount= 5. ttable(A=0. 05, dk=n-2=. = 2. 000, thus there is a significant relationship between variable X and variable Y. Third. Testing the effect using the regression equation, the regression equation Y C="15. 490" 0. 674 is obtained. Fourth. Regression coefficient of determination test . = 33. Final. Testing the hypothesis using the F test obtained Fcount > Ftable, 884 > 4. Thus Ha is accepted and H0 is rejected. Keywords: Availability of Facilities and Infrastructure. Teacher Performance Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. April 2025 PENDAHULUAN e-ISSN: 2962-8695 Pendidikan berperan penting untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan adanya pendidikan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara optimal. pendidikan memegang peranan penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia ke arah yang lebih baik berdasarkan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dengan sadar dan terencana secara terus menerus melalui upaya pengajaran, pelatihan, proses, cara dan perbuatan mendidik. Pendidikan yang bermutu harus ditunjang dari berbagai aspek, mulai dari kebijakan yang ditetapkan pemerintah, pengelolaan pendidikan, sumber daya manusia, hingga sumber dana pendidikan. dengan demikian pendidikan dapat memengaruhi pembangunan nasional, dengan upaya meningkatkan kualitas hidup manusia. Pendidikan merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karenanya, seseorang yang memilih untuk mengabdikan diri dalam bidang pendidikan terutama guru, harus bisa mencurahkan seluruh tenaga, pikiran, bahkan materi demi memajukan lembaga pendidikan dimana guru itu mengabdi. Proses pendidikan sangat besar kaitannya dengan sarana prasarana yang ada di sekolah. Pelaksanaan proses pendidikan harus bisa memenuhi komponen-komponen sarana dan prasarana yang dibutuhkan selama proses pembelajaran berlangsung. Menurut Armansyah Fudin Sarana prasarana adalah alat yang sangat penting bagi lembaga pendidikan dan merupakan bagian dari delapan standar Nasional Pendidikan. Karena pentingnya sarana dan prasarana dalam dunia pendidikan, sehingga setiap instansi berpacu untuk bisa memenuhi kriteria standar sarana dan prasarana pendidikan demi memajukan proses pembelajaran yang (Fudin, 2. Pengelolaan sarana dan prasarana merupakan upaya mencapai cita-cita pendidikan maka dibutuhkan sarana dan prasarana yang bermutu dalam menciptakan proses kinerja guru yang berkualitas agar proses pembelajaran berjalan dengan baik. Sehingga dapat memanfaatkan sarana dan prasarana sebagai kegiatan dalam memajukan pendidikan. Terdapat dua landasan yang menjadi acuan dan setiap memakai atribut pendidikan adalah pertama efektifitas dan efisiensi kegiatan yang amat penting, karena keberadaannya akan sangat mendukung terhadap suksesnya proses pembelajaran di sekolah. Dalam upaya pengadaan dan pendayagunaan sarana dan prasarana di sekolah dibutuhkan suatu proses yang dimulai dari perencanaan, pengadaan, pengaturan, penggunaan, dan Sarana dan prasarana merupakan faktor penunjang kinerja guru di sekolah, sarana prasarana yang lengkap akan mendorong guru dalam melakukan kegiatan belajar mengajar sehingga guru lebih mampu meningkatkan kemampuannya dalam mengolah kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menarik dan Hal ini tentu sangat diperlukan sarana dan prasarana yang lengkap guna meningkatkan kinerja guru di sekolah. (Rachman, 2. Berkaitan dengan peningkatan kinerja guru selain faktor pemanfaatan sarana dan prasarana serta kesejahteraan. Faktor kepribadian seorang guru dapat mempengaruhi kinerja. Guru memiliki tugas sebagai pendidik, dan pembimbing. Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. April 2025 e-ISSN: 2962-8695 untuk menjadi pendidik seorang guru harus memiliki kepribadian yang baik. Guru memang seorang pendidik sekaligus sebagai pembimbing sebab dalam pekerjaanya tidak hanya mengajar, namun melatih beberapa keterampilan dan sikap mental anak didik . Beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja guru antara lain kepribadian dan dedikasi, pengembangan profesi, kemampuan mengajar berdasarkan sarana dan prasarana yang mendukung, antar hubungan dan komunikasi, hubungan dengan masyarakat, kedisiplinan, kesejahteraan dan iklim (Angrainy et al. , 2020. Oleh karena itu sarana dan prasarana sangat penting dalam meningkatkan kinerja guru . upaya setiap guru tersebut dapat mengaplikasikan setiap sarana dan prasarana tersebut di dalam lingkungan sekolah terlebih dalam proses Sesuai pengamatan yang saya lakukan di SMK Negeri 2 Siatas Barita berdasarkan hasil studi lapangan dan observasi yang dilakukan selama 3 hari, penulis menemukan bahwa sarana dan prasarana di SMK Negeri 2 Siatas Barita sudah lengkap tetapi masih adanya guru yang belum memanfaatkan sarana dan prasarana dengan baik, masalah lainnya yaitu masih adanya guru yang selalu menggunakan metode pembelajaran ceramah dalam setiap pembelajaran dan guru tersebut tidak menguasai bagaimana cara penggunaan power point yang akan menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, hal ini ditandai dengan sebagian murid yang merasa bosan dengan metode pembelajaran tersebut. Selanjutnya adanya sebagian guru yang kurang memotivasi peserta didik untuk menggali informasi yang lebih, tentang suatu pelajaran agar peserta didik kreatif dalam mengembangkan pengetahuan, karena seperti yang di ketahui dalam peningkatan kinerja guru, guru harus mempunyai motivasi dan kemampuan . dalam mengelola proses pembelajaran dengan cara membuka jendela informasi pengetahuan peserta didik agar mampu lebih kreatif dalam mengembangkan cara belajar mereka. Berdasarkan latar belakang dan kajian literatur di atas maka dapat dirumuskan masalahnya adalah apakah terdapat pengaruh ketersediaan sarana dan prasarana sekolah terhadap kinerja guru disekolah SMK Negeri 2 Siatas Barita Tapanuli Utara Tahun 2023/2024?. Dari perumusan masalah, maka tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketersediaan sarana dan prasarana sekolah terhadap kinerja guru di sekolah SMK Negeri 2 Siatas Barita Tahun 2023/2024. II. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif Populasi adalah seluruh guru yang ada di SMK Negeri 2 Siatas Barita yang berjumlah 66 orang dan sampel yaitu seluruh populasi yang berjumlah 66 Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 2 Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Ajaran 2024. Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup. Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis asosiatif, uji signifikan hubungan, dengan mencari uji t hitung, uji koefisien determinasi, uji regresi dan mencari nilai F hitung. Hipotesis penelitian terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengaruh ketersediaan sarana dan prasarana sekolah terhadap kinerja guru disekolah SMK Negeri 2 Siatas Barita Tapanuli Utara Tahun 2023/2024. Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. April 2025 e-ISSN: 2962-8695 i. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Korelasi Variabel X terhadap Y Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara variabel X (Ketersediaan Sarana dan Prasarana Sekola. dengan variabel Y (Kinerja Gur. di SMK Negeri 2 Siatas Barita maka digunakan Rumus Korelasi Product Moment Pearson yang ditulis Arikunto sebagai berikut: ycA Oc ycuycOe( Oc ycU)(Oc ycU) ycycuyc = . cycU Oe(OcycU) ). cycU Oe(OcycU) ) Dengan: ycycuyc = Koefisien korelasi variabel X dengan variabel Y OcycU = Jumlah skor variabel X OcycU = Jumlah skor variabel Y Oc ycU ycU = Jumlah skor perkalian XY = Jumlah Responden Berikut ini adalah hasil uji korelasi setelah dihitung dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 23. Tabel 1. Hasil Uji Korelasi Variabel X dengan Y Variabel_X Variabel_Y Variabel_X Pearson Correlation ,577** Sig. -taile. ,000 Variabel_Y Pearson Correlation ,577 Sig. -taile. ,000 **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Berdasarkan hasil perhitungan rxy dengan menggunakan rumus Korelasi Product Moment pearson tersebut diperoleh nilai rxy = 0,577. Nilai rhitung dibandingkan dengan nilai rtabel (=0,05. IK=95%. yaitu 0,244 diperoleh nilai rhitung > rtabel 0,549 > 0,226 dengan demikian terdapat pengaruh yang positif antara variabel X dengan variabel Y yaitu pengaruh yang positif antara Ketersediaan Sarana dan Prasarana Sekolah terhadap Kinerja Guru di SMK Negeri 2 Siatas Barita. Uji Signifikan Hubungan (Uji . Menurut Sugiyono. Ayuntuk menguji signifikansi hubungan, yaitu apakah hubungan yang ditemukan itu berlaku untuk seluruh populasi, maka perlu diuji Ay Rumus signifikansi Korelasi Product Moment ditunjukkan dengan rumus yang dikemukakan Sugiyono: Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. April 2025 yc = e-ISSN: 2962-8695 ycOoycu Oe 2 Oo1 Oe yc 2 Berikut ini adalah hasil uji signifikan hubungan dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 23. Tabel 2. Hasil Uji Signifikan Hubungan Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model Std. Error Beta Sig. 1 (Constan. 15,490 6,740 2,298 ,025 Variabel_X ,674 ,119 ,577 5,647 ,000 Dependent Variable: Variabel_Y Diperoleh nilai thitung sebesar 5,647. Harga thitung tersebut selanjutnya dibandingkan dengan harga ttabel untuk yu 0,05% uji dua pihak dan dk=n-2=662=64, maka diperoleh ttabel = 2,000. Diketahui bahwa thitung> ttabel yaitu 5,647 > 2,000 dengan demikian dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y yaitu pengaruh yang signifikan antara Ketersediaan Sarana dan Prasarana Sekolah Terhadap Kinerja Guru di SMK Negeri 2 Siatas Barita. Abalisis Regresi Menurut Sugiyono: AuAnalisis dapat dilanjutkan dengan menghitung persamaan regresinya. Ay Persamaan regresi dapat digunakan untuk melakukan prediksi seberapa tinggi nilai variabel dependen bila nilai variabel independen dirubah-rubah. Ay Analisis regresi dapat dilakukan dengan rumus: ycUC = yca ycaycU Dimana: ycUC = Nilai yang diprediksikan a = konstanta b = Koefisien regresi X = Nilai variabel X Untuk mengetahui konstanta regresi . dan koefisien arah . digunakan rumus yang dikemukakan oleh Sudjana: (Eu Y )(Eu X 2 ) Oe (Eu X )(Eu XY ) n(Eu X 2 ) Oe (Eu X ) 2 n(Eu XY ) Oe (Eu X )(Eu Y ) n(Eu X 2 ) Oe (Eu X ) 2 Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. April 2025 e-ISSN: 2962-8695 Tabel 3. Hasil Analisis Regresi Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model Std. Error Beta Sig. 1 (Constan. 15,490 6,740 2,298 ,025 Variabel_X ,674 ,119 ,577 5,647 ,000 Dependent Variable: Variabel_Y Sehingga diperoleh nilai a dan b seperti di bawah ini: Untuk mengetahui persamaan regresi Y atas X digunakan rumus: ycUC = yca ycaycU Dengan memasukkan nilai-nilai yang diperoleh dari perhitungan di atas, maka diperolah persamaan regresi sederhana yaitu: ycUC = 15,490 0,674 ycU Persamaan regresi ini menunjukkan bahwa dalam keadaan konstanta = 15,490 maka untuk setiap penambahan variabel X (Ketersediaan Sarana dan Prasarana Sekola. sebesar satu satuan unit maka akan terjadi penambahan variabel Y (Kinerja Gur. sebesar 0,674 dari nilai Ketersediaan Sarana dan Prasarana Sekolah tersebut . ariabel X). Uji Koefisien Determinasi . Berikut ini adalah hasil uji koefisien determinasi menggunakan bantuan aplikasi SPSS 23. Tabel 4. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Adjusted R Std. Error of Model R Square Square the Estimate ,577 ,333 ,322 5,81539 Predictors: (Constan. Variabel_X Dependent Variable: Variabel_Y Menurut Sugiyono,Ayanalisis korelasi dapat dilanjutkan dengan menghitung koefisien determinasi, dengan cara mengkuadratkan koefisien yang ditemukan. Ay Dari uji koefisien determinasi dapat dihitung besarnya persentase efektifitas X atas Y diketahui dengan mengalikan nilai r 2 dengan 100% . 2x100%). Dari hasil perhitungan diperoleh r2 = 0,333 dari nilai determinasi . dapat diketahui persentase pengaruh Ketersediaan Sarana dan Prasarana Sekolah terhadap Kinerja Guru di SMK Negeri 2 Siatas Barita adalah sebesar: . x 100% = 0,333 x 100% = 33,3%. Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. April 2025 e-ISSN: 2962-8695 Pengujian Nilai F Berikut ini adalah hasil perhitungan Analisis Varians (ANAVA) dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 23. Tabel 5. Hasil Perhitungan Analisis Varians Untuk Regresi Sederhana ANOVAa Model Sum of Squares df Mean Square Sig. 1 Regression 1078,268 1 1078,268 31,884 ,000b Residual 2164,398 64 33,819 Total 3242,667 65 Dependent Variable: Variabel_Y Predictors: (Constan. Variabel_X Dari tabel perhitungan di atas diperoleh Fhitung sebesar 31,884 dan jika dikonsultasikan dengan Ftabel=(=0,05,dk pembilang k . ariabel independe. =1, dk penyebut=n-k=66-1=. = 4,00 maka Fhitung> Ftabel yaitu 31,884 > 4,00 dari nilai tersebut dapat ditentukan hipotesis penelitian apakah diterima atau ditolak: H0 : A A A A A A ditolak dan Ha : A A O 0 diterima jika Fhitung Ou Ftabel. Maka dari ketentuan di atas maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Sekolah terhadap Kinerja Guru di Sekolah SMK Negeri 2 Siatas Barita. IV. KESIMPULAN Berdasarkan teoritis dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian dibuktikan kebenarannya yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Ketersediaan Sarana dan Prasarana Sekolah terhadap Kinerja Guru di SMK Negeri 2 Siatas Barita yaitu sebesar 33,3%. REFERENCES