Moderasi : Journal of Islamic Studies | Page : 208-2019 Vol. 02 No. 02 Desember 2022 | e-ISSN/p-ISSN : 2809-2872/2809-2880 Alternatif Pengembangan Industri Kreatif Islami Melalui Penguatan Human Capital di Indonesia Muhammad As'ari Hasan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahiddin Pasuruan. Indonesia Email: asarihasan1987@gmail. Submit : 30/07/2022 | Review : 11/08/2022 s. d 28/08/2022 | Publish : 09/12/2022 Abstract Human Capital is an important point in an industry, the urgency of human Capital is the main ecosystem which is the government's priority in realizing the creative The index of increasing human development has increased not so Even though human capital can accelerate the growth of creative industries, especially sharia creative industries. Syariah industry is an alternative to developing a creative economy based on sharia principles. the potential for sharia creative industries in Indonesia is quite large and continues to grow. This study uses a qualitative descriptive method by conducting a literature study emphasizing the meaning, context, and perspective of the original point of view. The results of the study show that sharia creative products developed by these industry players have high added value and have a broad market, both at home and abroad. The implications for the development of sharia creative industries for the development of the creative economy as a whole are also quite large. The development of sharia creative industries can improve the quality of products and services produced, and can open wider and more sustainable employment In addition, sharia creative industries can also help promote sustainable economic growth and generate wider social benefits for society. development of sharia creative industries is an alternative to the development of a very potential creative economy in Indonesia. The development of sharia creative industries can provide wider economic and social benefits, and can help promote sustainable and inclusive economic growth. Keywords: Islamic creative industry. Human capital. Pendahuluan Dalam upaya meningkatkan pertumbuhan nasional, gerakan industri kreatif yang bersumber dari masyarakat lokal telah lama digaungkan (Muhammad As'ari Hasa. Alternatif Pengembangan Industri Kreatif Islami Melalui Penguatan Human Capital di Indonesia sebagai solusinya. Untuk mencapai tujuan tersebut, kreativitas dari masyarakat menjadi hal yang sangat dibutuhkan. industri kreatif bmemberikan kontribusi besar seperti peningkatan PDB, penyerapan tenaga kerja, peningkatan ekspor, pembukaan lapangan usaha baru dan terbarukan, serta dampak pada sektor lainnya yang dianggap penting dalam pembangunan perekonomian Indonesia ( Be Kraf, 2. Industri kreatif dianggap sebagai solusi dalam mengembangkan perekonomian global. Indonesia memiliki kekayaan budaya dan jumlah penduduk yang terus bertambah sehingga memiliki potensi untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Sumber daya manusia (SDM) adalah sumber daya utama dalam mengembangkan ekonomi kreatif, yang berawal dari gagasan, pemikiran, dan ide. Di masa depan, diharapkan bahwa SDM ini dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan penghasilan mereka melalui kreativitas. Meskipun industri kreatif Islam di Indonesia memiliki potensi yang besar, tetapi masih dihadapkan dengan berbagai kendala, termasuk kurangnya SDM yang berkualitas (Murni & R. Industri kreatif merupakan isu yang memiliki potensi besar untuk pemerintah memiliki peran penting dalam mengatur semua aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Kebijakan pemerintah memiliki dampak langsung pada kehidupan masyarakat, sehingga strategi yang tepat dalam meningkatkan sektor ekonomi kreatif harus diimplementasikan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat (Syamsuri & Rahman, 2. Industri Kreatif terdiri dari dua kata, yaitu Industri dan Kreatif. Industri sendiri memiliki arti sebagai memanfaatkan bakat, keterampilan, dan kreativitas individu untuk menciptakan kesejahteraan dan kesempatan kerja melalui penggunaan daya kreasi dan daya cipta mereka. Sedangkan Kreatif merujuk pada ide-ide yang mendorong munculnya inovasi yang kreatif dalam berbagai bidang (Harjawati, 2. Vol. 2 No. 2 Desember 2022 | 209 (Muhammad As'ari Hasa. Alternatif Pengembangan Industri Kreatif Islami Melalui Penguatan Human Capital di Indonesia Menurut Departemen Perdagangan RI. Industri Kreatif merupakan industri yang didasarkan pada penggunaan kreativitas, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan dan peluang kerja melalui pengembangan dan pemanfaatan daya kreasi serta cipta individu tersebut (Departemen Perdagangan RI, 2. Dalam pandangan Islam, industri subsektornya, yang menjadi ciri khas yang membedakan manusia dari makhluk lainnya. konsep ekonomi Islam berlandaskan pada ide dan pemikiran manusia dengan selalu tunduk pada prinsip-prinsip syariat yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Menurut Departemen Perdagangan Republik Indonesia dalam buku Pengembangan Industri Kreatif Menuju Visi Ekonomi Kreatif 2025, industri kreatif terdiri dari 15 subsektor di Indonesia, yaitu periklanan, arsitektur, pasar barang seni, kerajinan, desain, fesyen, video, film dan fotografi, permainan interaktif, musik, seni pertunjukan, penerbitan dan percetakan, layanan komputer dan piranti lunak, televisi dan radio, riset dan pengembangan, serta kuliner (Departemen Perdagangan RI, 2. Masing-masing sub sektor ekonomi kreatif memiliki karakteristik yang berbeda, namun masih memiliki keterkaitan dalam membutuhkan kreativitas dan keterampilan tertentu. Oleh karena itu, penting untuk memahami ruang lingkup pengembangan setiap sub sektor agar dapat meningkatkan perkembangan industri kreatif dan menentukan kebijakan serta regulasi yang tepat dalam menentukan strategi yang sesuai (Faqih. Pengembangan industri kreatif mempunyai dampak positif pada kehidupan sosial, kondisi bisnis, pertumbuhan ekonomi, dan citra wilayah Dalam hal pengembangan ekonomi kreatif di kota-kota di Indonesia, industri kreatif memiliki potensi lebih besar untuk berkembang di kota-kota besar atau yang sudah terkenal. Hal ini terkait dengan ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten dan jaringan pemasaran yang lebih baik dibandingkan dengan kota-kota kecil. Namun. Vol. 2 No. 2 Desember 2022 | 210 (Muhammad As'ari Hasa. Alternatif Pengembangan Industri Kreatif Islami Melalui Penguatan Human Capital di Indonesia kota-kota kecil di Indonesia masih dapat mengembangkan ekonomi kreatif Untuk kota-kota kecil, strategi pengembangan ekonomi kreatif dapat dilakukan dengan memanfaatkan landmark kota atau acara sosial seperti festival sebagai tempat untuk mempromosikan produk khas Human capital di Indonesia adalah sumber daya manusia yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan kemampuan kerja yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Human capital merupakan faktor penting dalam pengembangan ekonomi dan pertumbuhan yang berkelanjutan di Indonesia. Dalam kajian sumber daya manusia Islami, manusia sebagai penggerak suatu produksi harus memiliki ciri atau sifat yang diilhami oleh shifatul anbiya atau para kepribadian nabi. Kepribadian tersebut antara lain: Siddiq . Itqan . , fathanah . , amanah (Jujur/dapat dipercay. , dan tabgligh . enyampaikan kebenara. (Harjawati, 2. Human dikembangkan untuk proses produktif guna menciptakan sesuatu yang Human capital menjadi masalah yang paling penting bagi organisasi, karena manusia dapat menyebabkan dampak positif atau negative terhadap sumber daya lain dalam suatu struktur. Di sisi lain, penguatan human capital dapat menciptakan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas perusahaan (Purnamasari, 2. Penguatan human capital secara umum merupakan suatu ilmu atau metode dalam mengelola peran dan hubungan sumber daya manusia dimanfaatkan secara maksimal untuk mencapai tujuan bersama (Yuliar. Kualifikasi dan standar human capital Islam meliputi beberapa hal, yang pertama adalah pemahaman akan nilai-nilai moral yang diterapkan dalam fikih muamalah atau ekonomi Islam. Kedua, pemahaman akan konsep dan tujuan ekonomi dalam Islam. Ketiga, pemahaman tentang Vol. 2 No. 2 Desember 2022 | 211 (Muhammad As'ari Hasa. Alternatif Pengembangan Industri Kreatif Islami Melalui Penguatan Human Capital di Indonesia konsep dan penerapan transaksi atau akad dalam ekonomi muamalah Islam. Keempat, pengetahuan dan pemahaman tentang mekanisme kerja lembaga ekonomi, keuangan, perbankan, dan bisnis Islam. Kelima, pengetahuan dan pemahaman tentang mekanisme kerja dan interaksi lembaga terkait seperti regulator, pengawas, lembaga hukum, dan konsultan di bidang ekonomi industri, keuangan, perbankan, dan bisnis Untuk mengatasi tantangan dalam hal ini, pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa upaya seperti meningkatkan anggaran untuk sektor pendidikan, meningkatkan akses ke pelatihan dan pengembangan keterampilan, serta mendorong kerjasama antara lembaga pendidikan dan industri (Sari, 2. Dalam manajemen Islamic human capital, terdapat beberapa dimensi, seperti rekrutmen dan seleksi Islam, pelatihan Islam, dan kompensasi Islam. Untuk menciptakan kualitas human capital yang berlandaskan pada syariah, perlu diterapkan manajemen sumber daya manusia yang didasarkan pada nilai-nilai Islam (Azmy, 2. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan studi pustaka yang menekankan pada makna, konteks, dan perspektif sudut pandang asli. Proses mengumpulkan penelitian data diambil melalui observasi langsung sebagai data primer. Selain itu, peneliti juga menggunakan data sekunder dengan meninjau dokumen. berupa buku, leaflet, jurnal dan karya ilmiah dan hasil penelitian. Sebagai ciri kualitatif, penelitian ini berusaha untuk mengetahui lebih dalam pemahaman itu tidak cukup dengan menelusuri hubungan sebab akibat. Peneliti dalam memahami masalah tidak hanya melihat aspek kausal, tetapi berusaha untuk memahami lebih dalam dan komprehensif dari beberapa variabel yang ditemukan (Yakin, 2. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, penyajian dan reduksi dari data ke temuan, proposisi dan kesimpulan. Mengumpulkan Vol. 2 No. 2 Desember 2022 | 212 (Muhammad As'ari Hasa. Alternatif Pengembangan Industri Kreatif Islami Melalui Penguatan Human Capital di Indonesia dan menganalisis data dilakukan secara bersamaan. Mengutamakan observasi dan tinjauan Pustaka serta peneliti sebagai instrumen utama. Melalui proses tersebut, peneliti berusaha untuk memahami data, masing-masing kategori sampai jelas berbeda satu sama lain. Sehingga didapat pemahaman yang mendalam, keduanya dari segi kedalaman, validitas dan reliabilitas yang didukung dengan data yang memadai. Dengan pendekatan teoritis, kesimpulan ditarik untuk mendapatkan rekomendasi yang dibutuhkan. Hasil Pertumbuhan ekonomi kreatif, menurut presiden Joko Widodo akan menjadi pilar utama di masa depan, sehingga beliau membentuk Badan Ekonomi Kreatif yang diharapkan menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi kreatif. Namun hal itu tidak akan terealisasi tanpa adanya sinergi dan Kerjasama dari semua pelaku ekonomi kreatif (Presiden, 2. Islam memiliki perhatian yang sangat serius terhadap pertumbuhan ekonomi yang dilakukan dengan pengembangan human capital dan pemberdayaan sumber daya alam untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Dalam Islam, ukuran keberhasilan pertumbuhan ekonomi tidak hanya dilihat dari pertumbuhan materi semata, tetapi juga dari peningkatan aspek keseluruhan. Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi dalam Islam dianggap sebagai masalah nilai (Wibawa et al. Indonesia saat ini masih menghadapi beberapa tantangan dalam pengembangan human capital, antara lain adalah rendahnya tingkat keterampilan, serta ketidaksesuaian antara keterampilan yang dimiliki oleh sumber daya manusia dengan kebutuhan pasar kerja. kualitas Index Pembangunan Manusia Indonesia dan tingkat literasi masyarakat Vol. 2 No. 2 Desember 2022 | 213 (Muhammad As'ari Hasa. Alternatif Pengembangan Industri Kreatif Islami Melalui Penguatan Human Capital di Indonesia Indonesia juga masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain (Sulistiyaningrum, 2. Pengembangkan berkelanjutan, diperlukan penguatan pada human capital sebagai pelaksana yang dapat memberikan jaminan terhadap kesejahteraan dan kepuasan kinerja. Hal ini akan memungkinkan peningkatan kinerja yang dapat terus ditingkatkan dan diperbaiki (Prayetno, 2. Penguatan human capital dalam mengembangkan industry kreatif islami harus ditunjang dengan komitmen dan kolaborasi (Azmy, 2. Pembangunan industri kreatif sebenarnya hubungan antara para intelektual, bisnis, dan pemerintah yang disebut 'triple helix' sebagai pelaku utama dalam memacu lahirnya kreativitas, ide, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang sangat penting bagi pertumbuhan industri kreatif. Peran human capital menjadi actor yang dapat merancang dan berpotensi mengembangkan industry kreatif islami. Pendidikan dan pelatihan keterampilan yang berbasis Islami dapat membantu meningkatkan kualitas human capital di Indonesia. Programprogram pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada pengembangan keterampilan kreatif dan inovatif dalam industri kreatif Islami dapat membantu menciptakan tenaga kerja yang lebih terampil dan berdaya saing tinggi. Selain itu, program-program ini juga dapat membantu memperkuat budaya kewirausahaan dan kreatif di Indonesia. Perguruan tinggi menjadi pilar penting dalam melahirkan output human capital yang kreatif. Lulusan program studi ekonomi Islam diharapkan bisa menjadi karya kekuatan industry kreatif syariah di Indonesia, namun sejauh ini berdasarkan beberapa temuan, mata kuliah ekonomi Islam belum sesuai dengan kenyataan (Huda et al. , 2. Penguatan human capital dalam industry kreatif islami di dindonesia memerlukan inisiatif dari pemerintah dan juga inisiatif dari sektor swasta serta masyarakat sipil, seperti melalui program-program pelatihan dan sertifikasi keterampilan, program magang dan pendidikan vokasi, serta Vol. 2 No. 2 Desember 2022 | 214 (Muhammad As'ari Hasa. Alternatif Pengembangan Industri Kreatif Islami Melalui Penguatan Human Capital di Indonesia pengembangan jaringan dan komunitas di antara para pelaku bisnis dan sumber daya manusia. Dengan meningkatkan kualitas human capital di Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di memperkuat perekonomian nasional secara berkelanjutan (Yuliar, 2. Selain program dalam hal Pendidikan. Pemerintah juga harus bisa mengintegrasikan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi dengan tujuan kebijakan agar mencapai pemerataan industry kreatif dengan human capital yang islami (Budiyasi, 2. Termasuk dalam kebijakan tersebut adalah hal-hal yang terkait dengan penyebaran informasi, sosialisasi, promosi, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan masyarakat luas. Menariknya, menurut data Asosiasi Pengguna Jasa Internet pada tahun 2016, sekitar 132,7 juta orang atau sekitar 60 persen Indonesia Jumlah menggunakannya, mencapai 130 persen (Rachman, 2. Hal tersebut menjadikan sosialisasi industry kreatif islami mempunyai peluang yang sama dengan yang lain. Diskusi Pengembangan industri kreatif Islami di Indonesia melalui penguatan human capital dapat memberikan banyak manfaat bagi bangsa dan Terdapat mengembangkan industri kreatif Islami, antara lain meningkatkan kualitas Islami, meningkatkan akses ke sumber daya dan infrastruktur, membangun jaringan dan kolaborasi, mendorong inovasi dan pengembangan produk, dan meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai industri kreatif Islami. Peningkatan human capital yang dilakukan melalui pendidikan dan Islami Vol. 2 No. 2 Desember 2022 | 215 (Muhammad As'ari Hasa. Alternatif Pengembangan Industri Kreatif Islami Melalui Penguatan Human Capital di Indonesia menciptakan tenaga kerja yang lebih terampil dan berdaya saing tinggi. Selain itu, pelaku industri kreatif Islami perlu memperkuat jaringan dan kolaborasi dengan pelaku industri lainnya serta melakukan riset dan pengembangan produk yang lebih inovatif dan memiliki ciri khas Islam yang kuat. Di sisi lain, pemerintah perlu memberikan dukungan berupa kebijakan dan insentif untuk industri kreatif Islami serta membangun infrastruktur yang mendukung industri kreatif Islami. Dalam jangka panjang, pengembangan industri kreatif Islami di Indonesia diharapkan dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat identitas dan kebudayaan bangsa, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar Oleh karena itu, perlu ada upaya yang lebih serius dan berkelanjutan dalam pengembangan industri kreatif Islami melalui penguatan human capital di Indonesia. Kesimpulan Penguatan human capital dalam mengembangkan industri kreatif islami merupakan formula dasar, mengingat industri kreatif membutuhkan ide yang selalu baru. Langkah pengembangan tersebut menjadi tanggung jawab bersama antara pelaku usaha, pemerintah, dan setiap aspek yang Pengembangan industri kreatif islam di Indonesia ditengarai menjadi penopang ekonomi di masa yang akan datang, dan hal tersebut sudah mendapatkan suport dari pemerintah, hanya saja langkah yang Masyarakat. Mengembangkan industri kreatif islami dengan penguatan human capital bisa menjadi bahan pertimbangan yakni dengan menambah intensitas pendidikan, pelatihan, dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, intelektual islam. Vol. 2 No. 2 Desember 2022 | 216 (Muhammad As'ari Hasa. Alternatif Pengembangan Industri Kreatif Islami Melalui Penguatan Human Capital di Indonesia Referensi