Faricha Aulia Ananda. Ratna Herawati. Almira Santi Samasta: PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. PROFITABILITAS. LEVERAGE DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK JAKA Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 215-225 http://publikasi. id/index. php/jaka PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. PROFITABILITAS. LEVERAGE DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK Faricha Aulia Ananda1. Ratna Herawati2*. Almira Santi Samasta3 1,2,3Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Dian Nuswantoro Jl. Nakula I No. 5-11 Semarang. Indonesia *Corresponding Author: rathna. hiera@dsn. Diterima: Mei 2023. Direvisi: Mei 2023. Dipublikasikan: Mei 2023 ABSTRACT This study aims to analyze the effect of size of the company. Profitability. Leverage and Sales Growth on Tax Avoidance. The study population is industial companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2021. Data is taken from the financial statements of selected companies by sampling using a purposive sampling method. Before the data were analyzed, a classic assumption test was carried out consisting of the Data Normality Test, the Heteroscedasticity Test, the Auto Correlation Test and the Multicollinearity Test. Data analysis performed was descriptive statistical analysis, t test . and F test with multiple linear regression. The results showed that size of the company and profitability had a significant effect on tax Keywords: Size of The Company. Profitability. Leverage. Sales Growth. Tax avoidance ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Ukuran Perusahaan. Profitabilitas. Leverage, dan Pertumbuhan Penjualan terhada Penghindaran Pajak. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Data diambil dari laporan keuangan perusaahaan terpilih dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sebelum data dianalisis, dilakukan uji asumsi klasik yang terdiri dari Uji Normalitas Data. Uji Heteroskedastisitas. Uji Auto Korelasi dan Uji Multikolinieritas. Analisis data yang dilakukan adalah analisis statistik deskriptif, uji t . dan uji F dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan profitabilitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Penghindaran Pajak. Kata Kunci: Ukuran Perusahaan. Profitabilitas. Leverage. Pertumbuhan Penjualan. Penghindaran Pajak ISSN 2723-2522 (Onlin. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 215-225 PENDAHULUAN Pajak memiliki kedudukan yang sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Kontribusi yang diberikan sektor pajak sangatlah signifikan dan mengalami peningkatan di setiap tahunnya sebagai sumber pendapatan negara. Negara menggunakan pajak sebagai alat untuk mencapai kesejahteraan masyarakat seperti mendanai pembangunan di daerah maupun pusat, membiayai anggaran pendidikan dan kesehatan, membangun fasilitas-fasilitas umum, serta untuk kegiatan produktif lainnya (Irawati et al. , 2. Namun sering kali perusahaan berusaha untuk melakukan efisiensi beban pajak yang wajib dibayarkan kepada negara, bertujuan agar profit yang diperoleh perusahaan menjadi Cara yang dapat dilakukan perusahaan berupa penyesuaian terhadap tax expenses, cara ini akan menguntungkan bagi pemegang saham namun merugikan bagi pemerintah, karena pendapatan pajak yang dipergunakan untuk mensejahterakan masyarakat akan semakin Pajak bagi sebuah perusahaan dianggap sebagai beban yang mengurangi laba perusahaan sehingga tidak sesuai dengan tujuan perusahaan yaitu memperoleh laba semaksimal mungkin. Salah satu cara agar perusahaan tetap dapat memaksimalkan laba maka perusahaan melakukan praktik penghindaran pajak. mMenurut Kurniasih & Sari . penghindaran pajak ialah aturan untuk meminimalisir ataupun menghapus beban pajak dengan memperhitungkan risiko pajak, bukannya melanggar aturan pajak, sebab WP berupaya keras untuk mengurangi beban pajak yang ditanggungnya sesuai dengan aturan UU perpajakan yang memungkinkan. Praktik penghindaran pajak bukanlah kasus baru. Praktik ini sudah lama dilakukan diberbagai negara dunia termasuk Indonesia dan telah melibatkan banyak korporasi besar seperti Google. Apple. Ikea. Microsoft. Starbuck dan Amazon, yang melakukan penghindaran Apple adalah perusahaan pertama yang menggunakan strategi penghindaran pajak yang Di Indonesia kegiatan penghindaran pajak pernah dilakukkan perusahaan sektor industri barang konsumsi pada tahun 2019. PT Bentoel Internasional Investama Tbk dengan kode saham RMBA. Berdasarkan dari laporan Lembaga Tax Justice Network. Emiten RMBA melakukan aktivitas penghindaran pajak melalui dua metode. Metode yang pertama yaitu melalui pinjaman intra-perusahaan diantara tahun 2013 serta tahun 2015. Indonesia seharusnya dapat memperoleh penerimaan pajak sebesar 20 persen untuk USD 164 juta adalah senilai USD 33 juta atau sekitar USD 11 juta per tahunnya. Metode yang kedua ialah dengan cara pembayaran kembali kepada Inggris untuk fee royalti serta layanan. Dengan metode kedua ini negara Indonesia ditafsir kehilangan penerimaan pajaknya sebesar USD 2,7 juta per tahunnya. Menurut Damayanti et al. , . bahwa tren peningkatan penghindaran pajak lebih banyak terjadi apabila dibandingkan dengan tren penurunan penghindaran pajak. Salah satu aspek dalam memutuskan perlu tidaknya menggunakan strategi penghindaran pajak yaitu ukuran perusahaan. Moeljono . menjelaskan ukuran perusahaan sebagai pengklasifikasian perusahaan berdasarkan jumlah aktiva yang perusahaan miliki. Ukuran perusahaan yang semakin besar maka semakin besar juga kekuatan perusahaan untuk mengendalikan perpajakan melalui penghematan pajak, yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk memanfaatkan celah hukum perpajakan (Wijayanti et al. , 2. Aspek lain dalam memutuskan perlu tidaknya menggunakan strategi penghindaran pajak adalah profitabilitas. Menurut Sitohang . Profitabilitas digunakan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam mencari suatu keuntungan dalam hubungannya dengan penjualan, total aktiva ataupun ekuitas (Sitohang, 2. Keuntungan yang meningkat akan meningkatkan juga profitabilitas. Ketika profitabilitas dalam suatu perusahaan tinggi, tingkat penghindaran pajak juga tinggi. Hal ini dikarenakan perusahaan akan mendapati kemudahan dalam memanfaatkan celah . terhadap pengelolaan beban pajak apabila laba yang diperoleh besar. Faricha Aulia Ananda. Ratna Herawati. Almira Santi Samasta: PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. PROFITABILITAS. LEVERAGE DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK Aspek lain dalam memutuskan perlu tidaknya menggunakan strategi penghindaran pajak adalah Leverage. Leverage didefinisikan sebagai kesanggupan perusahaan untuk dapat mencukupi pembayaran seluruh kewajibannya. Leverage dapat dikatakan sebagai gambaran penggunaan hutang untuk meningkatkan keuntungan. Rasio leverage memperlihatkan seberapa besar modal pinjaman yang dipakai untuk kegiatan usaha. Perusahaan dapat memanfaatkan peluang untuk melakukan tindakan penghindaran pajak dengan meminimalkan beban pajak dengan cara menaikan tingkat hutang yang besar, mengakibatkan bunga yang dapat mengurangi beban pajak (Putri & Putra, 2. Aspek lain dalam memutuskan perlu tidaknya menggunakan strategi penghindaran pajak adalah pertumbuhan penjualan. Pertumbuhan penjualan ialah besaran yang menunjukkan pertumbuhan laba yang berasal dari Kemampuan perusahaan dalam beroperasi bisa meningkat sebanding dengan peningkatan pertumbuhan penjualan yang sangat besar. Hasil perbedaan penelitian dan fenomena yang menyatakan bahwa tren peningkatan penghindaran pajak lebih banyak terjadi dibandingkan dengan penurunan penghindaran pajak memicu peneliti tertarik dalam meneliti kembali topik penghindaran pajak diikuti variabelvariabcl yang mendukungnya yaitu ukuran peresahaan, profitabilitas, leverage, dan pertumbuhan penjualan. TINJAUAN PUSTAKA Teori Agensi (Agency Theor. Berdasarkan pernyataan Mahdiana & Amin . , timbulnya hubungan antara prinsipal dan agen muncul ketika pihak prinsipal yang memberikan kewenangan kepada orang lain . dalam mengambil keputusan guna mengelola suatu hal. Hal ini menyebabkan prinsipal dan agen mempunyai konflik kepentingan yang artinya timbul dua kepentingan yang berbeda dan tiap tiap pihak berupaya mempertahankan hingga memperoleh tingkat kemakmuran yang Umumnya jika terjadi masalah keagenan, pihak yang lebih dirugikan adalah prinsipal karena pihak prinsipal tidak mengetahui/mendapatkan informasi mengenai perusahaan secara Sehingga pihak agen memanfaatkan hal tersebut dengan memberikan informasi yang tidak relevan dengan realitanya kepada prinsipal, hal ini disebut asimetri informasi . etidak seimbangan informas. Definisi Pajak Pendapatan yang diterima negara akan digunakan untuk mendanai seluruh pengeluaran yang ada termasuk pengeluaran yang dilakukan untuk pembangunan negara. Karena itu dapat dikatakan bahwa pajak merupakan iuran yang dapat dari rakyat dan dimasukkan kedalam kas negara, maka pelaksanaannya berlandaskan undang-undang atau peraturan perpajakan dan dapat dilakukan secara paksa dengan tidak memperoleh jasa timbal . , dan dapat dipakai secara langsung guna membiayai pengeluaran umum. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 215-225 Penghindaran Pajak Kurniasih & Sari . menyampaikan, tax avoidance ialah aturan yang meminimalisir atau menghapus beban pajak dengan memperhitungkan risiko pajak, bukannya melanggar aturan pajak, sebab WP berupaya keras untuk mengurangi atau menghindarkan dirinya dari beban pajak yang ditanggungnya sesuai dengan aturan UU perpajakan yang memungkinkan. Penelitiannya pun menyebutkan sejumlah faktor yang mempengaruhi WP untuk menghemat pajak secara ilegal, di antaranya: kecenderungan pelanggaran akan dilakukan WP apabila jumlah pajak yang dibayar semakin besar, kecenderungan pelanggaran juga akan dilakukan WP apabila biaya menyuap fiskus tergolong kecil. kecenderungan pelanggaran lainnya adalah apabila kemungkinan pelanggaran terdeteksi kecil. Penghindaran pajak dapat dihitung memakai rasio effective tax rates (ETR). Frank et . beranggapan bahwa ETR akan mampu mencerminkan adanya perbedaan tetap yang terdapat pada perhitungan laba buku serta laba fiskal. Tujuan ETR adalah melihat dalam tahun berjalan jumlah beban pajak yang dibayar perusahan. Ketika didapati tingginya nilai ETR maka penghindaran pajak perusahaan akan semakin kecil, namun apabila diperoleh nilai ETR rendah artinya semakin tinggi perusahaan tersebut dalam melaksanakan praktik penghindaran pajak. ETR dapat dihitung menggunakan formula sebagai berikut : yaAyceycaycaycu ycEycaycycayco yaycnycuycn yaycNycI = yaycaycayca ycIyceycayceycoycyco ycEycaycycayco Ukuran Perusahaan Menurut Januwito . , ukuran perusahaan merupakan skala yang menentukan besar atau kecil suatu perusahaan berdasarkan beberapa ketentuan yaitu total pendapatan, total aktiva, saham, total penjualan. Ukuran perusahaan mengacu pada skala yangndapat membagi bisnisnmenjadi kelompok kecil, menengah, dannbesar berdasarkan faktor nilai pasar saham Total aset suatu perusahaan mempunyai nilai yang besar, maka diperlukan penyederhanaan dengan cara mentranformasi total aset menjadi logaritma natural (Ghozali. Ukuran perusahaan dapat dirumuskan sebagai berikut : ycIyaycsya = yaycu . cNycuycycayco yaycycey. Profitabilitas Kasmir . menyatakan rasio profitabilitas untuk menilai kinerja dalam mendapatkan laba, serta mengukur kemampuan manjemen untuk menghasilkan laba melalui penjualan/investasi. Rasio profitabilitas dipergunakan sebagai petunjuk suatu pencapaian keberhasilan perusahaan untuk memperoleh keuntungan. Baiknya kemampuan peusahaan dalam memperoleh keuntungan akan terlihat jika rasio profitabilitas perusahaan tersebut juga Banyak cara yang dapat dipakai menghitung tingkat rasio profitabilitas perusahaan. Pada penelitian ini Return On Assets (ROA) diterapan sebagai mengukur profitabilitas, rasio ini digunakan untuk memperlihatkan hasil seluruh pemakaian aktiva perusahaan (Kasmir. ROA dimaksudkan untuk mengukur kinerja perusahaan dalam kegiatan operasinya menggunakan seluruh dana untuk menghasilkan laba. Profitabilitas dapat dirumuskan sebagai yaycaycayca ycIyceycyceycoycaEa ycEycaycycayco ycIycCya = ycNycuycycayco yaycoycycnycyca Faricha Aulia Ananda. Ratna Herawati. Almira Santi Samasta: PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. PROFITABILITAS. LEVERAGE DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK Leverage Leverage dipakai untuk menilai sejauh mana perusahaan bisa mencukupi kewajiban jangka panjangnya . ong term loa. Perusahaan dapat dikatakkan mempunyai leverage yang tinggi jika utang perusahaan lebih besar dibandingkan dengan equity-nya. Tingkat resiko perusahaan digambarkan dengan leverage dan pengukurannya adalah dengan perbandingan total kewajiban dengan total aktiva perusahaan sehingga apabila perusahan mempunyai leverage tinggi maka akan makin tinggi juga risiko yang ditanggung perusahaan tersebut. Tingkat resiko perusahaan digambarkan dengan leverage dan pengukurannya adalah dengan perbandingan total kewajiban dengan total modal perusahaan sehingga apabila perusahan mempunyai leverage tinggi maka akan makin tinggi juga risiko yang ditanggung perusahaan tersebut. Leverage dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut : ycNycuycycayco yaycycycaycuyci yayaycI = ycNycuycycayco yaycoycycnycycayc Pertumbuhan Penjualan Pertumbuhan penjualan ialah kenaikan total penjualan suatu perusahaan setiap tahun. Pertumbuhan penjualan merupakan hasil dari penjualan yang artinya menunjukkan besarnya pertumbuhan laba. Keuntungan perusahaan akan semakin tinggi seiring dengan pertumbuhan penjualan yang bertambah. Hal tersebut menyebabkan perusahaan akan menjalankan kegiatan penghindaran pajak sehingga mengurangi beban pajak (Dewinta & Setiawan, 2. Sales Growth dapat dihitung mengunakan rumus sebagai berikut : ycEyceycuycycycaycoycaycu ycEyceycycnycuyccyce ycIyceycoycaycycaycuyci Oe ycEyceycuycycycaycoycaycu ycEyceycycnycuyccyce ycIyceycayceycoycycoycuycyca ycIya = ycEyceycuycycycaycoycaycu ycEyceycycnycuyccyce ycIyceycayceycoycoycycuycyca Perumusan Hipotesis Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Penghindaran Pajak Apabila aset yang dimiliki perusahaan semakin besar maka semakin besar perusahaan Perusahaan dengan ukuran yang besar akan memiliki laba yang besar pula. Laba besar tersebutlah yang mampu menarik perhatian prinsipal . dalam mengenakan pajak yang sesuai. Sehingga agen dalam melakukan kewajibannya sebagai wajib pajak dengan memperkecil pajak perusahaan melalui tindakan penghindaran pajak yaitu memakai celahcelah pada transaksi perusahaan yang komplek tersebut untuk dimanfaatkan. Hal ini tentunya bertentangan dengan keinginan prinsipal . karena merugikan negara atas berkurangnya pendapatan yang diterima oleh negara. H1 : Ukuran perusahaan berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak Pengaruh Profitabilitas terhadap Penghindaran Pajak Laba yang tinggi merupakan tujuan perusahan tetapi laba yang tinggi membuat perusahaan harus membayar pajak yang tinggi. Hal ini mengakibatkan perusahaan harus mampu menghindari tingginya jumlah beban pajak. Sehingga agen dalam melakukan kewajiban pembayaraan pajaknya dengan mengecilkan pajak perusahaan melalui tindakaan penghindaran pajak. Hal ini tentunya bertentangan dengan keinginan prinsipal . karena merugikan negara atas berkurangnya pendapatan yang diterima oleh negara. H2 : Profitabilitas berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 215-225 Pengaruh Leverage terhadap Penghindaran Pajak Rasio leverage memperlihatkan seberapa besar modal pinjaman yang dipakai untuk kegiatan usaha. Perusahaan dapat memanfaatkan peluang untuk melakukan tindakan penghindaran pajak yaitu memperkecil beban pajak dengan cara menaikan tingkat hutang yang besar, mengakibatkan bunga sehingga mengurangi beban pajak (Putri & Putra, 2. H3 : Leverage berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak Pengaruh Pertumbuhan Penjualan terhadap Penghindaran Pajak Pertumbuhan penjualan suatu perusahaan yang mengalami peningkatan, maka pajak yang harus dibayarkan perusahaan pun juga semakin besar. Sehingga muncul perbedan kepentingan antara pihak manajemen dan pihak pemilik perusahaan, maka akan terjadi konflik kepentingan yang memunculkan keinginan pihak manajemen untuk memenuhi tuntutan dari pihak prinsipal, karena laba yang besar akan menimbulkan beban pajak yang besar pula. Agen dalam melakukan kewajban pembayaran pajaknya dengan mengecilkan pajak perusahaan melalui tindakan penghindaran pajak. Hal ini tentunya bertentangan dengan keinginan prinsipal . karena merugikan negara atas berkurangnya pendapatan yang diterima oleh negara. H4 : Pertumbuhan Penjualan berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak METODE PENELITIAN Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data sekunder yang berasal dari data laporan kuangan perusahaan industri yang terdapat di BEI pada periode 2018 - 2021. Teknik sampel menggunakan purposive sampling, dalam penelitian ini yaitu populasi yang memiliki kriteria tertentu akan dijadikan sampel penelitian dengan tujuan data yang didapatkan lebih representatif ataupun sesuai dengan kriteria yang ditentukan. ANALISA DAN PEMBAHASAN Berdasarkan kriteria pada pengambilan sampel penelitian ada sebanyak 44 data dalam kurun waktu 4 tahun pada perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tabel 1. Deskripsi Sampel Kriteria Perusahaan Sampel Penelitian Perusahaan di sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BE. Perusahaan menyajikan data tidak lengkap untuk perhitungan nilai pada pada variabel penelitian tahun 2018-2021 Perusahaan yang tidak menggunakan satuan nilai mata uang Rupiah (R. pada laporan keuangan selama tahun pengamatan Perusahaan yang mengalami kerugian selama tahun pengamatan Perusahaan yang memiliki nilai ETR>25% untuk tahun 2019 dan ETR>22% untuk tahun 2020 dan 2021. Jumlah Sampel Penelitian Jumlah . Faricha Aulia Ananda. Ratna Herawati. Almira Santi Samasta: PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. PROFITABILITAS. LEVERAGE DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK Statistik Deskriptif Tabel 2. Statistik Deskriptif Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean Std. Deviation Penghindaran Pajak 5,8626 24,4994 16,344659 5,6076823 Ukuran Perusahaan 25,2156 33,4945 28,479639 1,9213711 Profitabilitas ,0008 ,1346 ,063032 ,0356787 Leverage ,0673 1,9569 ,821432 ,4489216 Pertumbuhan Penjualan -,2930 ,5029 ,071255 ,1840091 Valid N . Sumber: Data yang diolah . Dapat dilihat dalam tabel 2 menunjukkan variabel penghindaran pajak, ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage memiliki nilai mean yang lebih besar dibandingkan dengan standar devisiasinya. Sehingga dapat diartikan sebaran data yang cukup baik dan tidak terjadi penyimpangan data. Sedangkan untuk variabel pertumbuhan penjualan memiliki nilai mean lebih kecil dibandingkam dengan standar devisiasinya. Hal ini dapat diartikan bahwa sebaran data kurang baik atau terjadi penyimpangan data. Uji Normalitas Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Nilai Signifikansi . -taile. 0,107 Sumber: Data yang diolah . Dapat dilihat dalam tabel 3 uji normalitas menunjukkan hasil nilai Sig . -taile. sebesar 0,107 yang terindikasi lebih besar dari 0,05 artinya data yang diolah terdistribusi normal atau asumsi normalitas terpenuhi. Uji Multikolinearitas Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearitas Collinearity Statistics Model Tolerance VIF (Constan. Ukuran Perusahaan ,926 1,080 Profitabilitas ,713 1,403 Leverage ,887 1,127 Pertumbuhan Penjualan ,821 1,218 Sumber: Data yang diolah . Sesuai dengan tabel diatas nilai tolerance keempat variabel independen memperlihatkan nilai tolerance > 0,1 serta nilai VIF < 10, artinya bisa disimpulkan bahwa semua variabel independen dalam penelitian tidak terjadi multikoleniaritas. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 215-225 Uji Autokorelasi Tabel 5. Hasil Uji Autokorelasi Model Durbin-Watson 1,550 Sumber: Data yang diolah . Dapat dilihat dalam tabel 5 uji autokorelasi menunjukan hasil bahwa nilai Durbin-Watson sebesar 1,550 sedangkan nilai dU . 4-dU . Hasil tersebut menunjukkan nilai DW berada di luar rentang nilai dU dan nilai 4-dU . U < DW < 4-dU) artinya data yang telah diolah mendapat hasil ketidakpastian, maka dilakukan uji Runs Test untuk dilakukkan pengecekan autokorelasi lebih lanjut. Tabel 6. Hasil Uji Runs Test Asymp. Sig. -taile. ,647 Sumber: Data yang diolah . Hasil Runs Test menunju kan bahwa nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,647>0,05 maka hasil uji runs test diatas tidak terdapat autokorelasi. Uji T Tabel 7. Hasil Uji T Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model (Constan. Std. Error -16,854 Coefficients Beta 12,569 Sig. -1,341 ,188 Ukuran Perusahaan 1,032 ,413 ,354 2,497 ,017 Profitabilitas 76,770 25,366 ,488 3,026 ,004 Leverage -,766 1,807 -,061 -,424 ,674 Pertumbuhan Penjualan -5,659 4,583 -,186 -1,235 ,224 Dependent Variable: Penghindaran Pajak Sumber: Data yang diolah . Dapat dilihat dalam tabel 7 uji t menunjukkan hasil variabel Ukuran Perusahaan mempunyai nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05. ,017 < 0,. Artinya variabel Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak. Sehingga semakin besar ukuran perusahaan maka semakin besar pula total asetnya. Perusahaan besar memanfaatkan asetnya yang besar pula karena akan timbul biaya-biaya yang ditimbulkan atas aset tersebut. Di sini biaya-biaya yang timbul atas aset akan menjadi pengurang pada laba perusahaan tersebut, yang nantinya akan membuat beban pajak yang harus perusahaan bayarkan menjadi rendah. Hal ini membuat perusahaan besar cenderung melakukan penghindaran pajak karena memanfaatkan biaya-biaya dari asetnya yang besar guna meminimalkan beban pajak perusahaan Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukkan oleh Honggo & Marlinah . Ependi . Mailia & Apollo . dan Fionasari et al. , . membuktikan bahwa ukuran perusahaan memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak. Faricha Aulia Ananda. Ratna Herawati. Almira Santi Samasta: PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. PROFITABILITAS. LEVERAGE DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK Variabel Profitabilitas mempunyai nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 . ,004 < 0,. Artinya Profitabilitas berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak. Perusahaan dengan laba tinggi cenderung untuk melakukan penghindaran pajak, karena tingginya laba sangat mempengaruhi total pembayaran beban pajak pada perusahaan maka semakin besar nilai profitabilitas akan mempengaruhi tindakan penghindaran pajak. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Rahmawati & Nani . Robin et al. Murkana & Putra . Ariska et al. , . Fionasari et al. , . Ependi . Mahdiana & Amin . Novriyanti & Dalam . dan Primasari . yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Variabel Leverage mempunyai nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05 . ,674 > 0,. Sehingga variabel Leverage tidak berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak. Artinya, entitas dalam menjalankan aktivitas operasionalnya lebih memanfaatkan modal atau aset perusahaan dibandingkan sumber dana dari luar perusahaan karena akan menimbulkan beban bunga dan mengakibatkan penghasilan sebelum kena pajak berkurang, sehingga agen lebih selektif agar tidak mengambil risiko yang besar dengan tidak menggunakan jumlah utang terlalu tinggi sebagai cara untuk penghindaran pajak. Apabila semakin tinggi tingkat utang, maka perusahan akan mengalami kerugian cukup besar. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukkan oleh Rifai & Atiningsih . Honggo & Marlinah . Primasari . Irawati et al. Murkana & Putra . serta Ariska et al. yang menyatakan bahwa leverage tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Variabel Pertumbuhan Penjualan mempunyai nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05 . ,224 > 0,. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Pertumbuhan Penjualan tidak berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak. Artinya, tidak semua perusahaan yang memiliki volume penjualan tinggi dengan laba yang besar menimbulkan beban pajak yang besar. Akan tetapi pada kenyataannya semakin meningkat penjualan perusahaan maka PPN-masukan yang harus dibayar perusahaan pun juga akan semakin tinggi sehingga walaupun peningkatan penjualan mampu mengurangi pajak penghasilan namun pertumbuhan penjualan juga akan menimbulkan biaya yang besar terhadap PPN-masukan yang harus dibayar, sehingga pertumbuhan penjualan yang besar ataupun kecil sama-sama mengeluarkan biaya pajak yang Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukkan oleh Mahdiana & Amin . Ependi . Novriyanti & Dalam . serta Primasari . menyatakan pertumbuhan penjualan perusahaan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Uji F Tabel 8. Hasil Uji F Model Regression 3,712 Sig. ,012b Residual Total Sumber: Data yang diolah . Hasil pengujian secara simultan dengan uji F didapatkan nilai F hitung sebesar 3,712 dengan nilai signifikansi sebesar 0,012 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan pertumbuhan penjualan terhadap penghindaran pajak secara simultan. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 215-225 SIMPULAN Bedasarkan hasil analisis penelitian serta uji yang telah dilaksanakan, maka menghasilkan kesimpulan yaitu: Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap penghindaran Profitabilitas berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Leverage tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Pertumbuhan Penjualan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. KETERBATASAN DAN SARAN Penelitian ini hanya menggunakan sampel sebanyak 44 data sampel pada perusahan sektor industri, sehingga bagi peneliti berikutnya sebaiknya menggunakan obyek penelitian yang lebih luas, baik sektor usaha perusahaannya maupun periode penelitiannya, sehingga hasil penelitian akan memberikan tingkat keterwakilan. Penelitian selanjutnya juga diharapkan dapat menambah atau mengganti variabel lain sebagai variabel independen, seperti Konservatisme Akuntansi. Intensitas Aset Tetap. Corporate Governance dan lain Ae lain dalam kaitannya dengan penghindaran pajak perusahaan (Ependi Hendi, 2. yang cenderung memiliki pengaruh lebih besar terhadap penghindaran pajak dan dapat menggunakan proksi yang berbeda agar mendapatkan hasil lebih baik. DAFTAR PUSTAKA