PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Kebebasan dan Tanggung Jawab dalam Bumi Manusia Samsul MaAoarif 1. Diah Dwi Ikranegara 2 UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu m@mail. id, diahikranegara@gmail. Abstract: Freedom and Responsibility in Human Earth. Human Earth is a very popular read and has been translated into various foreign languages. However. Earth of Mankind was once banned from publication, because it was considered to contain propaganda for Communist teachings. MarxismLeninism. This teaching is dangerous because it contradicts the Pancasila ideology This study aims to reveal how the messages in Earth of Mankind relate to freedom and responsibility. This research uses an objective hermeneutic method as an interpretative approach so that this study can objectively reveal the messages of Human Earth. The results of the study reveal that the Human Earth message adds insight into life in reality. Freedom and responsibility must be owned by both parties and the two must work in Like a "dagger" freedom becomes a sharp weapon, a guardian of self-esteem, a provision for solving problems, but it can become a deadly weapon, an introduction to self-death if it is not balanced with the ability to be responsible. Keywords: Human Earth. Freedom, and Responsibility. Abstrak: Kebebasan dan Tanggung Jawab dalam Bumi Manusia. Bumi manusia merupakan bacaan yang sangat diminati dan sudah dialih bahasakan ke dalam berbagai bahasa asing. Namun Bumi Manusia pernah dilarang terbit, karena dianggap berisi propaganda ajaran Komunis. Marxisme-Leninisme. Ajaran ini berbahaya karena bertentangan dengan ideologi Pancasila. Kajian ini bertujuan mengungkap bagaimana pesan-pesan dalam Bumi Manusia terkait kebebasan dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode objektif hermeneutik sebagai pendekatan interpretatif agar kajian ini dapat mengungkap secara objektif pesan-pesan Bumi Manusia. Hasil kajian mengungkap bahwa pesan Bumi Manusia menambah wawasan hidup dalam kenyataan. Kebebasan dan Tanggung Jawab harus dimiliki oleh seserong dan keduanya harus berjalan seimbang. Ibarat Ausebilah belatiAy kebebasan menjadi senjata tajam, penjaga harga diri, bekal menyelesaikan masalah, tetapi bisa menjadi senjata mematikan, pengantar kematian diri jika tidak diimbangi dengan kemampuan bertanggung jawab. Kata kunci: Bumi Manusia. Kebebasan, dan Tanggung Jawab. Pendahuluan Bumi Manusia adalah novel pertama dari karya yang telah mendunia Tetralogi Pulau Buru. Ditulis oleh Pramoedya Ananta Tour yang mewariskan jiwa pada masa depan lewat goresan pena. Tetralogi Pulau Buru, terdiri dari empat novel. Bumi Manusia. Anak Semua Bangsa. Jejak Langkah dan yang terakhir adalah Rumah Kaca. Keempat novel ini, secara garis besar mengisahkan perjuangan seorang priyayi. Minke. Nyai Ontosoroh dan Anelies. Annelies adalah putri Nyai Ontosoroh sekaligus istri Minke. Minke digambarkan sebagai sosok yang berada dalam menghadapi kemelut kehidupan yang dijalani dan Pramoedya1 menggambarkan Annelies justru lebih bangga menjadi pribumi daripada Indo. 1 Pramoedya Ananta Touer. BUMI MANUSIA, ed. Astuti Ananta Touer. Dipantara, 2. (Lentera PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Akhir tahun 1980. Tetralogi Pulau Buru dilarang terbit. Jaksa Agung melarangnya dan buku yang sudah beredar harus ditarik kembali2. Novel-novel ini dilarang terbit dan berbahaya karena dianggap menyiratkan propaganda ajaran Komunis. Marxisme-Leninisme. MarxismeLeninisme ideologi yang berakar dari pemikiran Karl Marx dan Vladimir Lenin. Marx dan Lenin, keduanya merupakan tokoh komunis. Karl Mark yang seorang atheis, anti agama bercita-cita komunis, tanpa kelas, sama rata dan sama Ajaran ini pernah mengalami kejayaan terutama di Uni Soviet dan Yugoslavia, runtuhnya kedua negara tersebut. Indonesia, ajaran ini sempat tumbuh bekembang dan memiliki hubungan erat dengan peristiwa berdarah dalam sejarah, dan menjiwai pemberontakan 30 september oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Marxisme-Leninisme dianggap sebagai ajaran yang berbahaya, ancaman bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bertentangan dengan ideologi Pancasila yang teis-religius. Oleh karena itu. PKI dibubarkan Marxisme-Leninisme sebagai ajaran terlarang di Indonesia, sebagaimana tertuang dalam ketetapan MPRS Nomor 25/1966. 5 Jika tetralogi Pulau Buru benar mempropagandakan ajaran Komunis. Marxisme-Leninisme selayaknya terlarang. Larangan terhadap tetralogi Pulau Buru nyatanya tidak menjadikan semua orang menjauh, tetapi justru membuat para pemerhati semakin penasaran untuk menggarap lebih lanjut. Tetralogi tidak kehilangan peminat tetapi justru semakin banyak yang membaca dan meneliti. Bumi Manusia sudah dialih bahasakan kedalam 40 Novel dianggap sebagai media untuk menyampaikan beragam pesan dari penulis, termasuk protes, nilai-nilai, dan konsepkonsep filosofis. Salah satu isu mendasar yang diangkat adalah perjuangan untuk kebebasan dan tanggung jawab dalam mengekspresikan eksistensi di dunia. Kebebasan dan tanggung jawab menjadi tema yang sangat signifikan, karena keduanya berperan besar dalam membentuk beraktivitas serta bersikap dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tentu menjadi fenomena yang Disisi lain kenyataan ini sangat menarik untuk dikaji lebih lanjut. Perlu menganalisis dan mendiskripsikan bagaimana pesan-pesan Bumi Manusia ini termasuk bagaimana tokohnya memerankan kebebasan dan tanggung Jawab. Ketika pesan-pesan yang dikemas dalam peran tokoh-tokohnya adalah baik, bebas dari ajaran-ajaran yang negatif, maka novel ini adalah bacaan yang tepat dan bermanfaat. 2Puji dan Komunikasi. Diakses dari https://dakwah. id/id/kolom/detail/14/mengapa-marxismekomunisme-leninisme-bertentangan-dengan-pancasila 5Faisal Ismail. Mengapa Marxisme-KomunismeLeninisme Bertentangan dengan Pancasila?. 6 Surastina Wijaya. Putri Anika and Dan Frieska Maryova R. AuNilai Budaya Dalam Novel Bumi Manusia Karya Ananta Toer,Ay Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Bahasa Dan Sastra Indoensia Vol No. http://eskripsi. id/index. php/wara han/article/view/356/275. Retno Hardiningtyas. AuManusia Dan Budaya Jawa Dalam Roman Bumi Manusia: Eksistensialisme Pemikiran Jean Paul Sartre,Ay Aksara . 83Ae98, https://aksara. id/jurnal/index. p/aksara/article/view/174. 3 Risyaf Kudus Pranasa. AuAnalisis Wacana Kritis Sosok AoNyaiAo Dalam Novel Bumi Manusia,Ay JISHUM : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora 1, . 453Ae66, https://doi. org/10. 57248/jishum. 4Faisal Ismail. Mengapa Marxisme-KomunismeLeninisme Bertentangan dengan Pancasila?. Dakawah PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Tetapi jika sebaliknya, maka Bumi Manusia harus diwaspadai atau bahkan tidak perlu Pemahaman yang negatif maupun positif, tentang pesan-pesan kehidupan akan memberikan pengaruh besar terhadap Begitupun pesan kebebasan dan tanggung jawab. Keduanya merupakan kekuatan dan potensi besar, menjadi kekuatan besar bermanfaat dan bisa jadi Oleh karen itu, diantara problem penting yang menjadi tujuan penelitian ini adalah bagaimana pesan Bumi Manusia terkait dengan kebebasan dan tanggung jawab, positif atau negatif, patut menjadi bacaan yang bermutu, mendidik atau justru sebaliknya. Rumusan Masalah Bagaimana pesan kebebasan dan tanggung jawab dalam Bumi Manusia?. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk pesan kebebasan dan tanggung jawab dalam Bumi Manusia. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan model analisis wacana, dengan metode objektif Hermeneutika merupakan teori atau strategi pembacaan teks yang memiliki dunianya sendiri. Pembaca harus menanggalkan dunianya kemudian masuk kepada dunia penulis. Dalam hermeneutika. Teks sebagai sasaran haruslah difahami sebaik mungkin sebagaimana keinginan penulisnya, dengan tidak mengorbankan esesnsi pesan teks. 7 Penelitian ini merupakan upaya untuk menangkap sebuah makna yang terkandung dalam teks, makna yang diharapkan tentunya adalah makna objektif, dengan sebisa mungkin memahami makna yang paling tepat atau paling Rasuki. AuMengenal Hermeneutical Theory,Ay Kariman 9, no. : 103Ae14. 8 Gadamer. Truth And Method. 2nd ed. London: Continuum, 2004 subjektifitas peneliti. Objektif hermeneutik dipilih dalam penelitian ini karena merupakan pendekatan yang menekankan pada pemahaman teks dalam konteks dan historisnya, sekaligus mempertimbangkan struktur dan elemen teks itu sendiri. Dalam konteks novel Pramoedya, yang seringkali mengandung kritik sosial, politik, dan budaya, metode ini sangat relevan untuk mengungkap lapisan-lapisan makna yang Gadamer pentingnya konteks dan pengalaman dalam proses pemahaman, serta bagaimana bahasa berperan dalam membentuk makna. Dengan menawarkan pendekatan komprehensif untuk analisis dengan menggabungkan analisis struktur teks dan konteks, peneliti dapat menggali makna yang lebih dalam dan kompleks dari karya-karya Pramoedya. Data penelitian ini dikumpulkan melalui proses klasifikasi dengan menganalisis narasinarasi dialog dalam karya Bumi Manusia. Langkah dilakukan dalam penelitian ini sebagaimana yang disebutkan dalam penelitian analisis wacana,9 dapat disederhanakan menjadi beberapa tahap. Inventarisasi data dengan membaca dan mencatat . Melakukan analisis interpretative dengan metode objektif hermeneutik. Memberikan kesimpulan sebagai hasil Pembahasan Prameodya Ananta Toer dan Bumi Manusia Biografi Pramoedya Ananta Toer Pramoedya Ananta Toer lahir di desa Mlangsen. Blora Jawa Tengah, 6 Ibnu Hamad. AuLebih Dekat Dengan Analisis Wacana. Ay Mediator: Jurnal Komunikasi 8, no. 325Ae44. https://doi. org/10. 29313/mediator. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Februari 1925. Ayahnya bernama Mastoer dan ibunya bernama Oemi Saidah. Teeuw11 menyebutkan Mastoer lahir di Pare, 5 januari tahun 1896. Mastoer pernah menjadi kepala sekolah Institut Boedi Oetomo dan aktivis PNI cabang Blora,12 Sedangkan Oemi Saidah adalah anak dari Satimah. Nenek yang sangat Pramoedya. Satimah merupakan prototipe tokoh wanita dalam salah satu novel Pramoedya. Gadis Pantai. Gadis Pantai adalah perempuan dari golongan masyarakat kecil, yang dimarginalkan dan menjadi objek kekerasan oleh Bendoro. Masa Pramoedya dihabiskan di Blora. Sejak usia dini, ia telah menunjukkan kecerdasan mengumpulkan teman-temannya, memiliki banyak ide, dan berani mencoba berbagai hal. Namun, masa kecilnya juga dipenuhi dengan tekanan, terutama dari ayahnya yang sangat disiplin dan keras. Tekanan yang terus-menerus dari sang ayah berdampak pada psikologisnya, yang kemudian mendorongnya untuk bergaul dengan kalangan masyarakat bawah, seperti anak-anak petani dan buruh. merasa lebih bisa mengekspresikan diri dibandingkan dengan berinteraksi dengan anak-anak dari latar belakang pendidikan yang lebih tinggi. Rasa minder yang mendalam dan tekanan yang dialaminya Pengalaman ini akhirnya mendorongnya untuk menjadikan tulisan sebagai sarana untuk mengekspresikan segala perasaan, keprihatinan, dan tekanan yang ada dalam Pramoedya adalah seorang pejuang yang sangat bangga menjadi warga Indonesia, yang ia peroleh dengan perjuangan, bukan sekadar pemberian. menunjukkan semangat juangnya ketika zaman Belanda, di mana ia berjuang untuk kemerdekaan dan harus menghadapi penjara sebagai konsekuensinya. Di masa Orde Baru. Pramoedya terlibat aktif dalam Lekra, menciptakan karya sastra yang mengedepankan perjuangan rakyat dan seni yang berhubungan erat dengan isu-isu Selama Orde Baru, ia mengalami masa penahanan yang cukup panjang, sekitar 14 hingga 15 tahun, yang merupakan periode terlama dari berbagai pengalaman hukuman penjara yang ia jalani. Rentang waktu penahanannya dapat dijabarkan dalam beberapa fase dan lokasi, yaitu dari 13 Oktober 1965 hingga Juli 1969, kemudian Juli 1969 hingga 16 Agustus 1969 di Pulau Nusa Kambangan, dilanjutkan dari Agustus 1969 hingga 12 November 1979 di Pulau Buru, dan terakhir dari November hingga 21 Desember 1979 di Magelang. Pramoedya meskipun berada di penjara, ia tetap mampu berkarya dengan produktif. Di dalam penjara, ia menciptakan karya-karya yang luar biasa, termasuk Tetralogi yang terdiri dari empat buku: Bumi Manusia. Anak Semua Bangsa. Jejak Langkah, dan Rumah Kaca. Selain itu, terdapat juga tetralogi Arus Welda Lukita and Nelly Indrayani. AuMeneladani Karakter Pramoedya Ananta Toer Melalui Tulisan-Tulisannya Dalam Memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia,Ay JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah 1, . 59Ae68, https://doi. org/10. 22437/jejak. 11 A. Teeuw. Citra Manusia Indonesia Dalam Karya Sastra Pramoedya Ananta Toer. Indonesia: Jakarta: Pustaka Jaya, 1997. 12 Muhammad Rifai. Pramoedya Ananta Tour: Biografi Singkat . , ed. Rose Kusumaningratri, 2020th ed. (Indonesia: GARASI, 2. 13 Dara Windiyarti. AuNovel Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer: Objektivikasi Perempuan Oleh Laki -Laki,Ay Semiotika: Jurnal Ilmu Sastra Dan Linguistik 18 . 14 Muhammad Rifai. Pramoedya Ananta Tour: Biografi Singkat . Edited by Rose Kusumaningratri. 2020th ed. Indonesia: GARASI, 2020. 15 Muhammad Rifai. Pramoedya Ananta Tour: Biografi Singkat . , 64 PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Balik. Namun, semua karya tersebut tidak dapat diterbitkan dan dilarang oleh pihak berwenang dengan alasan berkaitan dengan peristiwa G 30 S 1965. Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa baru terbit pada tahun 1980, diikuti oleh Jejak Langkah pada tahun 1985 dan Rumah Kaca pada tahun 1988. Meskipun demikian, tetralogi Buru tersebut kembali dilarang beredar oleh Kejaksaan Agung tak lama setelah penerbitannya. Rumah Kaca menjadi buku terakhir dari tetralogi yang dilarang pada 8 Juni 1988. Kemudian pada 3 Agustus 1988, novel Gadis Pantai juga mengalami nasib yang sama. Selain itu. Kejaksaan Agung juga melarang Buku Nyanyi Sunyi Seorang Bisu pada 19 April 1995. Pada era Orde Baru, perhatian semakin Pramoedya dianggap tidak sebagai intelektual dan sastrawan. Pramoedya hanya mengekspresikan isu-isu kemanusiaan, tanpa bukti bahwa tulisannya mengandung unsur agitasi atau penindasan. Bentuk simpati yang diterimanya sangat beragam, namun yang paling mencolok datang dari intelektual Prancis. Jean Paul Sartre, yang memberikan mesin ketik untuknya saat ia di penjara, meskipun mesin ketik tersebut tidak pernah diterima Pramoedya. Kesehatan Pramoedya mengalami penurunan akibat diabetes, sesak napas, dan masalah jantung. Ia meninggal dunia pada umur 81 tahun pada tanggal 30 April 2006. Bumi Manusia Bumi Manusia adalah novel pertama dalam Tetralogi Buru yang terdiri dari Bumi Manusia. Anak Semua Bangsa. Jejak Langkah, dan Rumah Kaca. Karya ini ditulis oleh Pramoedya Ananta Toer saat ia berada dalam pengasingan di Pulau Buru, di mana ia bersama ribuan tahanan politik lainnya yang dianggap sebagai komunis. Novel ini menggambarkan kondisi masyarakat yang menjadi dasar bagi pergerakan nasional menuju kemerdekaan. Banyak pesan yang terkandung didalamnya bahkan tentang agama, budaya, sosial dan kearifan lokal 19. Hamila20, menyebut Minke sebagai representasi dari pengalaman RM Tirto Adhisurjo, tokoh pergerakan pada era kolonial yang mendirikan Sarekat Priyayi. Minke mencerminkan sosok generasi muda bangsa di tengah perubahan signifikan. Kisahnya kebangkitan nasional, di mana ia menjadi simbol bagi bangsa Indonesia yang sebelumnya terpuruk dalam kegelapan. Minke juga dapat dianggap sebagai prototipe aktivis pergerakan pada masa itu. anak priyayi yang memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pendidikan bergaya Eropa. Niat untuk menulis tetralogi ini telah ada sejak tahun 1960-an, terutama ketika Pramoedya menyadari pentingnya sebuah siklus novel yang perlu dikembangkan, terkait dengan realitas yang dihadapinya. melihat bahwa: . pendidikan di sekolah saja tidak cukup untuk menumbuhkan kecintaan 16 Muhammad Rifai. Pramoedya Ananta Tour: Pramoedya Ananta Toer,Ay Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia . 72Ae81, https://doi. org/10. 25157/diksatrasia. 20 Hamila. AuMasalah-Masalah Sosial Dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer. Ay Jurnal Humanika No. 15 Vol . 21 Eka Kurniawan. Pramoedya Ananta Toer Dan Sastra Realisme Sosialis. 1st ed. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2006, h. Biografi Singkat . 17 Muhammad Rifai. Pramoedya Ananta Tour: Biografi Singkat . 18 Ahsani Taqwiem. AuPerempuan Dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer,Ay Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan . 133Ae43, https://doi. org/10. 18592/tarbiyah. 19 Wulan Rengganis Apriliandara. AuKearifan Lokal Dalam Novel Bumi Manusia Karya PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 terhadap sejarah perjuangan nasional dalam meraih kemerdekaan. tanpa adanya kecintaan tersebut, semua ungkapan mengenai patriotisme, cinta tanah air, dan bangsaAibaik melalui percakapan, pidato, lagu, maupun deklarasiAihanya akan menjadi slogan kosong yang tidak mendidik dan tidak tulus. Bumi Manusia mengisahkan cinta antara Minke dan Annelies, seorang gadis Indo yang merupakan anak dari Nyai Ontosoroh. Di era tersebut. Nyai dipandang sebagai wanita tanpa norma kesusilaan akibat statusnya sebagai istri simpanan. Nyai Ontosoroh sangat menyadari situasi ini dan berusaha keras untuk belajar agar dapat diakui sebagai manusia yang setara. Sementara itu. Minke adalah keturunan Jawa yang terpelajar, hidup di tengah masyarakat Eropa yang membuatnya Eropa. Minke mengalami perjalanan pencarian jati diri, mengagungkan Eropa, namun akhirnya menyadari bahwa Eropa yang ia puja juga memiliki sisi gelap dan kejam. Pramoedya menggambarkan kisah Bumi Manusia bagaikan gelombang lautan, di mana suasana dapat berubah dengan cepat. kadang tenang dan indah, namun bisa juga tiba-tiba menjadi menegangkan dan dipenuhi keputusasaan. Kebebasan dan Tanggung dalam Bumi Manusia Kebebasan Jawab Pramoedya merupakan sastrawan yang mengusung aliran realisme sosialis, serta mengekspresikan tema perjuangan dan perlawanan dalam karyanya. Semangat tersebut terlihat jelas dalam narasi dan dialog yang terdapat dalam novel Bumi Manusia, terutama dalam pembahasannya mengenai kebebasan dan kemerdekaan. Kebebasan menjadi salah satu tema sentral dalam pemikiran yang terkandung dalam Bumi Manusia. Sangat disayangkan jika seorang individu, bahkan suatu bangsa, kehilangan kebebasan yang seharusnya Bagi Minke, kebebasan bukan hanya sekadar konsep, tetapi juga merupakan tujuan utama dalam hidupnya. Hal ini ia ungkapkan dengan tegas kepada Ibunda. AuSahaya manusia bebas, tidak diperintahAy AuHa? Ada jaman seperti itu. Gus? Aku baru dengar. Ay 24. Bagi Minke, seseorang harus belajar dalam hidup ini tidak lain supaya kelak menjadi manusia yang bebas, memiliki pilihan dan tidak hanya menjadi manusia Kebebasan bersifat universal, karena pada dasarnya kebebasan melekat dalam setiap individu. Kebebasan dan kemerdekaan tidak akan datang sendiri, tetapi harus diperjuangkan, meskipun jika berarti harus membayar mahal dengan segala bentuk pengorbanan dan membantah tatanan yang mapan. Dengan demikian. Kebebasan dapat dianggap sebagai elemen krusial dalam 22 Eka Kurniawan. Pramoedya Ananta Toer Dan 24 Pramoedya Ananta Touer. BUMI MANUSIA. Sastra Realisme Sosialis,. 23 N. Cholis. D D I Negara, and M S MaAoarif. AuManusia Dalam Bumi Manusia Pramoedya Ananta Toer. Ay Manthiq Vi . https://ejournal. id/index. manthiq/article/view/10770https://ejourn id/index. php/manthiq/article /viewFile/10770/4682. Edited by Astuti Ananta Touer. 36th ed. Lentera Dipantara, 2020, h. 25 Mufti Nurlatifah. AuPersimpangan Kebebasan Berekspresi Dan Tanggung Jawab Sosial Pada Regulasi Jurnalisme Digital Di Indonesia,Ay Journal IPTEK-KOM (Jurnal Pengetahuan Dan Teknologi Komunikasi 22, no. : 77Ae93, http://dx. org/10. 33164/iptekkom. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 kehidupan manusia dalam Bumi Manusia. Kehilangan kebebasan dan kemerdekaan Oleh karena itu, setiap bentuk pengekangan terhadap kebebasan dan hak-hak merupakan tindakan yang tidak beradab dan menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Siapa pun ituAiapakah saudara, orang tua, atau bahkan norma budaya yang telah lama adaAijika mereka mendukung tindakan perampasan kebebasan dan hak asasi manusia, maka hal tersebut perlu ditentang dengan tegas. Kebebasan dan martabat merupakan hak yang dimiliki oleh setiap individu, sehingga harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh. Tanpa kebebasan dan martabat, manusia akan kehilangan esensi dari keberadaannya. Segala sesuatu yang diperlukan untuk mempertahankan hak ini harus diperjuangkan, bahkan jika harus mengorbankan nyawa. 27 Betapa berharganya sebuah kebebasan dan kemerdekaan bagi manusia sehingga layak dan harus diperjuangkan dengan segenap kemampuan Pramoedya masyarakat Aceh yang tidak mengindahkan maut dalam berjuang menghancurkan Kompeni AuOrang Aceh punya cara berperang Mereka membela apa yang mereka anggap jadi haknya tanpa mengindahkan maut. Semua orang, sampai pun kanak-kanak! Mereka kalah, tapi tetap dengan segala kemampuan dan ketakmampuanAy. Semangat perlawanan yang dilakukan masyarakat Aceh bukan karena yakin dengan kemenangan melainkan kesadaran untuk senantiasa berjuang, dan keyakinan bahwa perjuangan itu sendiri tetap dan terus dilakukan tanpa harus pupus dengan kegagalan dan keberhasilan. Orang Aceh memiliki kesadaran penuh bahwa jika mereka berperang melawan bangsa Eropa, kemungkinan besar mereka akan mengalami Meskipun demikian, semangat juang mereka untuk melawan bangsa Eropa yang berusaha menguasai wilayah mereka tetap sangat tinggi. 29 Sikap yang harus diambil adalah terus berjuang dan melawan. Manusia dan bangsa yang diakui adalah mereka yang tidak henti-hentinya berjuang dan melawan dengan segala daya dan upaya yang dimiliki. Mereka mendapatkan penghormatan dan pengakuan karena semangat perjuangan dan perlawanan yang mereka tunjukkan. Melawan penjajah yang selalu saja memperlakukan dengan tidak manusiawi bangsa pribumi dan menggapnya Kebebasan dan sikap merdeka saling berkaitan dengan tanggung jawab yang Kebebasan dan tanggung jawab individu sangat berpengaruh terhadap pilihan serta cara hidup yang diambil dan Dengan berbekal kebebasan dan kesadaran tanggung jawab, seseorang Cholis. D D I Negara, and M S MaAoarif. AuManusia Dalam Bumi Manusia Pramoedya Ananta Toer. Ay Manthiq Vi . 27 N. Cholis. D D I Negara, and M S MaAoarif. AuManusia Dalam Bumi Manusia Pramoedya Ananta Toer. Ay Manthiq Vi . 28 Pramoedya Ananta Touer. BUMI MANUSIA. 29 Achmal Assahab. Meri Erawati, and Juliandry Kurniawan Junaidi. AuGambaran Nasionalisme Pada Awal Kebangkitan Nasional Dalam Novel Bumi Manusia Dan Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya Ananta Toer,Ay JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah 3, no. 21Ae32, https://doi. org/10. 22437/jejak. 30 Farah Farhana RM and Aflahah Aflahah. AuKolonialisme Dan Nasionalisme Dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer,Ay GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia 1, no. : 10Ae25, https://doi. org/10. 19105/ghancaran. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 akan berhasil keluar dari kesulitan hidup betatapun berat dan sulit. Dan sebaliknya, kebebasan yang dimiliki justru merupakan bencana berat ketika tidak diimbangi dengan tanggungjawab yang sepadan. Dengan demikian, tidak berlebihan jika diisyaratkan dengan Ausebilah belatiAy. Senjata tajam, penjaga harga diri, sangat bermanfaat, butuh keterampilan, dan efektif dalam berbagai kesempatan, atau justru menjadi senjata mematikan, menusuk ulu hati pengantar kematian diri, karena tidak memiliki menggunakan dengan baik. Oleh karena itu, seorang yang memiliki sebilah belati penting untuk tetap waspada dan berhati-hati, agar tidak terjebak dalam bahaya oleh tindakan Berikut adalah nasihat yang harus diingat oleh Minke. AuPada waktu aku hamilkan kau, aku bermimpi seorang tak kukenal telah datang memberikan sebilah belati. Sejak itu aku tahu. Gus, anak dalam kandungan itu Berhati-hati Jangan sampai terkena dirimu sendiri. Ay 31. Senjata tajam belati akan sangat bermanfaat bagi manusia yang mampu dan terampil bergelut dan bertahan dalam arena kehidupan yang terkadang penuh bahaya dan tantangan. Belati, senjata yang mematikan, dengan belati seseorang daripada yang lain, maka harus bijaksana dalam menggunakan, jangan sampai membahayakan diri sendiri. Dan lebih dari itu, sekalipun kamu memiliki keunggulan, menguasai senjata dan bahkan kesaktian melebihi yang lain, jangan juga sakiti orang tuamu dan orang-orang yang tidak tahu. Jangan gunakan sebilah belati itu untuk kesewenang wenangan atau menyakiti orang lain, orang yang lebih lemah. Pembicaraan Pramoedya mengenai isu-isu kehilangan kebebasan dan mereka yang berjuang untuk meraih kemerdekaan, bahkan dengan mengorbankan nyawa, daripada membahas kebebasan dari sudut pandang filosofis. Ia berpendapat bahwa tanpa kebebasan, manusia akan berada dalam keadaan yang terhina, sementara perampas kebebasan dianggap sebagai sosok yang kurang ajar, tidak berbudaya, dan harus dilawan, tanpa memandang siapa pun Kebebasan konsekuensi berupa tanggung jawab. Oleh karena itu, mengekspresikan kemerdekaan dalam konteks sosial di dunia ini akan selalu Sikap merdeka, bebas, dan membebaskan merupakan belati yang menjadi modal untuk keberadaan diri, tetapi juga dapat menjadi ancaman jika tidak digunakan dengan bijak. Tanggung Jawab Tanggung jawab adalah elemen krusial dalam pembentukan karakter manusia Bumi Manusia. Individu kemampuan untuk bertanggung jawab dapat dianggap sebagai individu yang tidak memiliki nilai, sementara mereka yang menghindar dari tanggung jawab dapat dilihat sebagai kriminal. Dari analisis yang telah dilakukan, tanggung jawab dalam konteks Bumi Manusia tampak sebagai sikap yang dipegang oleh para tokoh utama dalam berbagai kesempatan, baik tanggung jawab terhadap diri sendiri, orang lain, keluarga, bahkan segala sesuatu yang mendukung kehidupan, termasuk hewan seperti kuda. Oleh karena itu, supaya menjadi manusia yang diakui, terhormat, dan bermartabat dalam Bumi Manusia, tanggung jawab adalah hal yang harus dimiliki. Helena Yeblo32 menyebutkan tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Oleh 31 Pramoedya Ananta Touer. BUMI MANUSIA. Helena Yeblo. Nouval Rumaf. AuAnalisis Eksistensi Kebebasan Dan Tanggung Jawab PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 karena itu, tanggung jawab ditempatkan sebagai lambang bagi ketinggian derajat seorang anak manusia 33. Bumi Manusia menggambarkan salah satu momen ketika Annelies, mengelus dan bercengkerama dengan kuda, dan hal ini mengundang komentar Minke dan menuduh Annelies berbau kuda. Mendengar itu. Annelies menjawab. AuTidak apa,Ay jawabnya ketus. Au. Kau harus berterima kasih pada segala yang memberimu kehidupan. sekalipun dia hanya seekor kuda. Ay 34. Jawaban Annelies mengesankan pesan berharga yang harus dipahami. Pesan ajaran dan pemahaman ini penting untuk diresapi bahwa selayaknya dan seharusnya seseorang memberikan balasan terbaik kepada siapapun dan apapun yang memiliki andil dalam kehidupan. Jika tidak, maka serasa menjadi pribadi yang kurang peka dan bahkan tumbuh berkembang tidak seimbang Berterimakasih dan memperlakukan dengan baik terhadap siapapun, bahkan terhadap binatang yang telah memberikan kebaikan, tidak lain adalah bentuk tanggung jawab. Dalam hal ini, tanggung jawab harus disadari dan diaplikasikan terhadap semua yang memberikan kehidupan, termasuk binatang. Bumi Manusia menegaskan bahwa tanggung jawab merupakan hal penting bagi eksistensi seseorang. Oleh karena itu, bagi Nyai Ontosoroh, meskipun tuan Herman Mellema pernah dianggap sebagai sosok yang bijaksana dan telah memberikan banyak pelajaran serta keterampilan, kehilangan kemampuan untuk bertanggung jawab menjadikannya tidak lebih dari sampah yang tidak berharga. Nyai Ontosoroh, dengan pertimbangan tanggung jawabnya, merasa perlu untuk mengambil sikap tegas terhadap Herman Mellema. Sikap tegas dan keras baginya harus diambil sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keluarga, anak-anak dan tanpa sikap itu perusahaan akan hancur dan anak-anaknya akan terlantar menjadi gembel. Herman Mellema digambarkan menjadi pribadi sampah tanpa harga, bahkan dianggap tidak ada karena tidak mampu lagi bertanggung Berikut ungkapan Nyai Ontosoroh kepada Minke dan Annelies. AuA jangan Sinyo kaget atau ikut malu. Sekarang dia hanya sampah tanpa harga. Itulah papamu. Ann. Ay. AuKalau aku tak keras begini. Nyo,. akan jadi apa semua ini? Anak- anaknya, perusahaannya,. sudah akan menjadi gembel. Ay 35. Nyai Ontosoroh juga bersikap keras dan disiplin mengajarkan tanggung jawab kepada Putrinya. Bahkan merenggut masa Apa yang ia lakukan terhadap Annelies itu bukanlah tanpa pertimbangan. Pilihan sedemikan keras, baginya tidak melanggar tanggung jawab, hal ini diambil bukan tanpa alasan yang mendalam, melainkan berdasarkan pertimbangan yang lebih bijaksana, dengan tanggung jawab yang lebih signifikan, demi kebaikan masa Nyai Ontosoroh memastikan Annelies harus belajar bertanggung jawab, bekerja setiap hari, harus mengelola Meskipun itu berarti harus keluar dari sekolah dan tidak memiliki teman atau sahabat. Harus menjadi majikan, dan majikan sebaiknya tidak menjalin hubungan persahabatan dengan karyawan Nyai Ontosoroh mengungkapkan. Tokoh Utama Dalam Novel Dear Nathan Karya Erica Febriani (Tinjauan Eksistensialism. Ay 2, 1 . : 55Ae65 33 Muhmidayeli. Kebebasan dan Tanggungjawab Moral: Analisis Filosofis Pencarian Pembenaran Nilai Moral Dalam Kaitannya Dengan Normativitas Agama. Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman . https://doi. org/10. 24014/af. 34 Pramoedya Ananta Touer. BUMI MANUSIA. 35 Pramoedya Ananta Touer. BUMI MANUSIA. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 AuAku telah paksa kau bekerja seberat itu sebelum kau cukup umur. , tak punya teman atau sahabat, karena memang kau tak boleh punya demi perusahaan ini. Kau kuharuskan belajar jadi majikan yang baik. Dan majikan tidak boleh berteman dengan Apa boleh buat. Ann. Ay36. Beberapa pesan yang dapat dipahami Disiplin, keras dan mengambil sikap tegas untuk mencapai tujuan adalah bagian dari cara bertanggung jawab dalam menjalani kehidupan. Anak-anak harus dididik dengan disiplin. Dalam rangka mencapai tujuan yang lebih bermanfaat, adalah wajar untuk mengesampingkan dan mengatasi segala sesuatu yang menjadi Untuk mencapai tujuan yang lebih besar, perlu adanya keberanian untuk mengesampingkan hak-hak yang dianggap kurang penting. Bagi Pramoedya, keyakinan ini tampaknya tidak hanya tercermin dalam karya-karya sastra yang dihasilkannya, tetapi juga diimplementasikan secara nyata dalam metode pendidikannya terhadap anak-anak. Dalam proses mendidik anak-anak, ia tidak pernah memanjakan. Ia membiarkan anak-anaknya tumbuh dan berkembang dengan bebas tanpa menghalangi cita-cita Pramoedya, mirip dengan ayahnya, menerapkan pendekatan yang tegas dan disiplin dalam mendidik anak-anaknya. Suatu ketika, anak perempuannya merasa kesulitan membaca dan ingin meminta uang Melihat permintaan tersebut. Pramoedya secara tibatiba melemparkan asbak ke arah anaknya. Tindakan ini mencerminkan prinsipnya dalam mendidik. ia tidak ingin anakanaknya terbiasa meminta tanpa berusaha terlebih dahulu untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Dengan mengabaikan tanggung jawab, seseorang menjadi tidak bermoral. Jena38 menyebutkan bahwa tanggung jawab moral terkait erat dengan pilihan rasional tindakan yang dipilih. Ibunda Minke mengajarkan manusia harus bertanggung jawab, jangan menjadi kriminal dengan lari dari masalah yang dihadapi, tidak memiliki kesetiaan terhadap apa yang diyakini, dan lari dari Ibunda Minke Au. Kau sudah besar. Tentu kau berani memikul akibat dan tanggung jawabnya, tidak lari seperti kriminal. Ay . AuBaiklah. Gus, sekolahmu maju, tetaplah maju. Ay Au. Asal kau mengerti. Gus, semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas. Kalau orang tak tahu batas. Tuhan akan memaksanya tahu dengan caraNya sendiri. Ay 39. Ibunda secara meyakinkan memberikan kebebasan kepada Minke yang dianggap sudah dewasa, dan mengingatkan betapa kebebasan memilih itu harus senantiasa diimbangi dengan keberanian menghadapi segala bentuk resiko yang ditimbulkan. Pada saatnya, seseorang harus diberi kebebasan. Dan tentu kekebebasan itu meniscayakan tanggung jawab kesiapan dan keberanian menerima akibat dari apa yang dipilih. Ketidakberanian menerima akibat dari sikap yang dipilih secara sadar dan bebas merupakan bentuk tidak bertanggung jawab. Dan manusia yang demikian adalah kriminal pengecut yang lari dari masalah yang Kedua. Ibunda Minke juga berpesan tanggung jawab terhadap sekolah jangan sampai terabaikan, apapun masalah 36 Pramoedya Ananta Touer. BUMI MANUSIA. 113Ae130. http://ejournal. id/index. php/respo ns/article/download/567/229. 39 Pramoedya Ananta Touer. BUMI MANUSIA. 37 Muhammad Rifai. Pramoedya Ananta Tour: Biografi Singkat . , 47-48 38 Jena. AuMembela Tanggung Jawab Moral. Ay Respons: Jurnal Etika Sosial 15, no. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 yang dihadapi, sekolah harus tetap berjalan, maju, tidak terganggu, karena kewajiban sekolah juga merupakan tanggung jawab yang sama-sama perlu diemban dan Ibunda juga mengingatkan bahwa semakin tinggi kemampuan dan kepintaran seseorang tidaklah untuk mengambil hak orang lain. Ilmu yang semakin tinggi tidak untuk merendahkan dan menindas yang Semakin tinggi pengetahuan haruslah semakin mampu mengenal batas. Jika tidak, maka Tuhan dengan caraNya sendiri akan memaksanya untuk mengenal batas diri. Dalam kesempatan yang berbeda. Nyai Ontosoroh Minke berdiskusi, memastikan serta mungkin menguji sejauh mana ia siap menghadapi tanggung jawab di pengadilan. Apabila ia benar-benar bersedia untuk berjuang, maka perjuangan tersebut harus dilanjutkan hingga akhir, dan tampaknya akan menjadi kemungkinan mereka akan beramai-ramai menyerang jika merasa terjepit. Minke menjawab dengan tegas, ia tidak akan mundur, ia menegaskan bahwa ia tidak akan menjadi seorang berkomitmen untuk bertanggung jawab. AuKalau memang kau sudah sepakat menghadapi mereka di sampingku, . hadapi mereka sampai selesai. Berani . Baik. Kalau begitu kau memang tak perlu bersekolah dulu. Perkelahian ini lebih kau akan mempelajari ilmu bela diri dan menyerang di hadapan umum segala bangsa. Kau akan lulus dengan ijasah yang bernama kemashuranAy 40. Ibunda Minke Nyai Ontosoroh. Minke diingatkan untuk tidak menghindari masalah dan tidak menjadi kriminal. Namun. Nyai pendidikan bukanlah prioritas utama saat ini, karena ada yang lebih mendesak, yaitu Perkelahian menjadi hal yang krusial, karena upaya untuk mengatasi kesulitan dengan rasa tanggung jawab adalah yang akan memberikan nilai pada Semakin banyak perkelahian yang dihadapi, semakin tinggi pula nilai yang Ini bukan sekadar tentang memiliki ijazah formal sebagai bukti kelulusan, tetapi lebih kepada meraih ijazah yang dikenal sebagai kemashuran. Paramoedya41 menyebut Nilai-nilai diperoleh melalui usaha dalam menghadapi dan mengatasi berbagai kesulitan. Semakin banyak tantangan yang dapat dihadapi dan diatasi, bukan hanya nilai-nilai dalam hidup yang meningkat, tetapi juga kualitas individu tersebut akan semakin baik. Segala sesuatu yang telah dipilih entah itu baik atau buruk sekalipun menjadi pertangung jawaban dari diri setiap Manusia menentukan pilihannya akan tetapi tidak layak jika ia lari dari tanggung jawab atas pilihannya sendiri 42. Setiap manusia secara alami diberikan tanggung jawab dalam hidupnya, yang mencakup pilihan-pilihan dan segala Melalui keputusannya, setiap manusia memiliki kemampuan untuk menentukan nasib dan membangun eksistensinya sendiri. Apa pun yang dipilihnya, individu tersebut harus siap untuk bertanggung jawab atas perjalanan hidup yang dijalaninya. Beberapa narasi Bumi Manusia demikian menggambarkan 40 Pramoedya Ananta Touer. BUMI MANUSIA. 41 Pramoedya Ananta Touer. Nyanyi Sunyi Seorang Bisu II. Indonesia: Jakarta : Lentera, 1997. 42 Wijaya. Putri Anika and R. AuNilai Budaya Dalam Novel Bumi Manusia Karya Ananta Toer. Ay Helena Yeblo. Nouval Rumaf. AuAnalisis Eksistensi Kebebasan Dan Tanggung Jawab Tokoh Utama Dalam Novel Dear Nathan Karya Erica Febriani (Tinjauan Eksistensialism. Ay 2, 1 . : 55Ae65 PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 bahwa sastra Pramoedya adalah sastra Ia seorang militan. Jiwa militannya nampak dalam berbagai narasi yang telah diungkapkan. Kesimpulan Kebebasan dan tanggung jawab merupakan faktor penting Bumi Manusia. Kebebasan adalah hak setiap manusia yang harus diperjuangkan dan harganya harus Berjuang untuk kebebasan bukan karena yakin menang melainkan kesadaran untuk berjuang, tanpa harus pupus dengan Perjuangan bukan urusan kalah atau menang, melainkan kesadaran untuk terus berjuang dan melawan karena hilangnya kebebasan adalah rendahnya Kebebasan kekuatan yang besar. Laksana Ausebilah belatiAy, pemegang kebebasan harus memiliki kesadaran tanggung jawab. Tanpa tanggung jawab, sebilah belati bisa menjadi pengantar kematian diri. Bumi Manusia memberikan pesan positif logis menegaskan pentingnya kebebasan sekaligus tanggung jawab manusia terhadap sikap yang dipilih dalam Daftar Pustaka