Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik 3 . : 160-174 Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA Available online http://ojs. id/index. php/jppuma Pembinaan Aparatur Pemerintahan dalam Pelaksanaan Tugas di Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Armansyah Matondang* Program Studi Kepemerintahan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Medan Area. Indonesia Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan Aparatur Pemerintah dalam pelaksanaan tugas di bagian umum sekretariat kantor Bupati. Penelitian ini bertempat di Deli Serdang. Kabupaten Deli Serdang ialah sebagai salah satu daerah otonom di wilayah Indonesia yang berada pada wilayah administrasi Provinsi Sumatera Utara. Pemberdayaan sumber daya aparatur secara implementatif telah dilakukan Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang melalui pendidikan dan pelatihan, penegakan disiplin kerja, pengembangan karir pegawai dan pemberian penghargaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pelaksanaan Diklat selalui didahului dengan analisis kebutuhan pegawai sehingga diklat yang dilakukan tidak sia-sia melainkan tepat sasaran. Kata Kunci: Pembinaan. Aparatur Pemerintah: Pelaksanaan Tugas. Sekretarian Abstract This study aims to determine the development of the Government apparatus in performing the tasks in the general section secretariat office of Regent. This study took place in Deli Serdang. Deli Serdang regency is as one of the autonomous regions in Indonesia that are in the administrative area of North Sumatra Province. Empowerment is implementable personnel resources have been carried Division General Secretariat of the Office of the Regent of Deli Serdang through education and training, enforcement of labor discipline, career development and awards. This type of research is descriptive qualitative research. Implementation of the training is kept up preceded by a training needs analysis so that the employees do not vain but right on target. Keywords: Development. Government Personnel: Duties. How to Cite: Matondang. , . Pembinaan Aparatur Pemerintah dalam Pelaksanaan Tugas di Bagian Umum Sekretarian Kantor Bupati. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 3 . : 160-174. p-ISSN: 2549 1660 e-ISSN: 2550-1305 *Corresponding author: E-mail: armatondang@gmail. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 3 . : 160-174. PENDAHULUAN Seperti diamanatkan dalam Undangundang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, melalui prinsip otonomi serta desentralisasi diharapkan kesejahteraan masyarakat di daerah dapat tercapai dalam kurun waktu yang lebih Otonomi daerah untuk mengelola daerah secara mandiri dengan penuh tanggung jawab. Undang-undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah telah memberikan penjelasan mengenai alokasi-alokasi anggaran yang diperoleh pemerintahan daerah, dengan kesejahteraan masyarakat di daerah melalui pendekatan anggaran telah kesejahteraan masyarakat di daerah dapat terwujud secara otomatis bilamana tidak adanya usaha-usaha yang bersinergi masyarakat tersebut. Salah satu dari berbagai macam halhal yang saling terkait terhadap pencapaian amanat dari Undang-undang No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yaitu tercapainya kesejahteraan masyarakat didaerah ialah dengan usaha mengoptimalkan kinerja pemerintahan daerah itu sendiri dalam berbagai aspek yang menyangkut dengan peran maupun pemerintahan daerah tidak terkecuali bagi pemerintahan kabupaten Deli Serdang. Pemerintahan kabupaten Deli Serdang dalam berbagai upaya membangun kabupaten Deli Serdang memerlukan berbagai langkah-langkah yang bersinergi satu dengan lainnya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Deli Serdang. Berbagai langkah-langkah tersebut yang terbagi kedalam dua aspek yakni langkah-langkah secara internal dan Langkah secara internal ini dimaksudkan sebagai langkah-langkah pemerintahan Deli Serdang, pembenahan secara internal dapat berbentuk seperti pembinaan, pelatihan, rotasi struktur dan lain sebagainya. Sementara langkahlangkah secara eksternal dimaksudkan berupa langkah-langkah yang berdampak masyarakat seperti revitalisasi sistem irigasi, kerjasama antar pemerintahan daerah dan lain sebagainya. Langkah-langkah internal melalui pembinaan menjadi fokus utama bagi pemerintahan daerah dalam mewujudkan kinerja aparatur yang optimal, melalui pembinaan diharapkan aparatur pemerintahan daerah dapat mengingat kembali atau juga dapat mengoptimalkan peran maupun fungsi pemerintahan kabupaten Deli Serdang. Dengan demikian penelitian ini akan aparatur pemerintahan dalam pelaksanaan tugas-tugas organisasi di bagian umum sekretariat kantor bupati Deli Serdang. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui metode Melalui jenis penelitian dan metode ini peneliti akan menggambarkan dan menarik satu interpretasi tentang apa yang menjadi perumusan masalah pada penelitian ini. Lokasi penelitian ini dilakukan pada kantor bagian umum sekretariat kantor Bupati Deli Serdang. Ditargetkan waktu penelitian ini akan dilaksanakan dalam waktu dua bulan. Adapun teknik yang akan digunakan dalam proses pengambilan data adalah : Wawancara . eep Wawancara dapat dilakukan sekali ataupun beberapa kali kepada tiap informan sampai peneliti mendapatkan informasi yang diperlukan. Armansyah Matondang. Pembinaan Aparatur Pemerintah dalam Pelaksanaan Studi dokumentasi dimaksudkan segala bentuk data atau informasi yang diperoleh secara perundangundangan, kliping Koran dan lain Penentuan informan pada penelitian ini dimulai dengan menetapkan informan kunci dan kemudian informan pendukung. Informasi mengenai informan pendukung yang relevan untuk penelitian ini diperoleh dari informan kunci. PEMBAHASAN Kabupaten Deli Serdang ialah sebagai salah satu daerah otonom di wilayah Indonesia yang berada pada wilayah administrasi Provinsi Sumatera Utara. Dalam website pemerintahan Kabupaten Deli Serdang . di jelaskan sejarah kabupaten Deli Serdang sebelum Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 Kabupaten Deli Serdang yang dikenal sekarang ini dua pemerintahan yang berbentuk kerajaan ( Kesultanan ) yaitu Kesultanan Deli yang berpusat di Kota Medan dan Kesultanan Serdang berpusat di Perbaungan. Kabupaten Deli dan Serdang ditetapkan menjadi Daerah Otonom sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 tahun 1984 tentang UndangUndang Pokok-Pokok Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 7 Darurat Tahun 1965. Kemudian, hari jadi Kabupaten Deli Serdang ditetapkan tanggal 1 Juli 1946. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1984, ibukota Kabupaten Deli Serdang dipindahkan dari Kota Medan ke Lubuk Pakam dengan lokasi perkantoran di Tanjung Garbus yang diresmikan oleh Gubernur Sumatera Utara tanggal 23 Desember Sesuai dikeluarkan UU Nomor 36 Tahun 2003 tanggal 18 Desember 2003. Kabupaten Deli Serdang telah dimekarkan menjadi dua wilayah yakni Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai, secara administratif Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kini terdiri atas 22 Kecamatan yang di dalamnya terdapat 14 Kelurahan Desa. ttp://w. id/statis-7sejarah. html, akses 14 Maret 2015, pkl. WIB) Tercatat dalam sejarah Bupati pertama Kabupaten Deli Serdang Moenar Hamidjojo. Sampoerna Kolopaking, setelah itu Wan Oemaroeddin Barus ( 1 April 1951-1 April 1958 ) Abdullah Eteng ( 1 April 1958 Ae 11 Januari 1963 ) Abdul Kadir Kendal Keliat ( 11 Januari 1963 - 11 November 1970 ) H. Baharoeddin Siregar ( 11 Novermber 1970 Ae 17 April 1978 ) Abdul Muis Lubis ( 17 April 1978 Ae 3 Maret 1979 ) H. Tenteng Ginting ( 3 Maret 1979 Ae 3 Maret 1984 ) H. Wasiman ( 3 Maret 1984 Ae 3 Maret 1989 ) H. Ruslan Mansur ( 3 Maret 1989 Ae 1994 ) H. Maymaran NS ( 3 Maret 1994 Ae 3 Maret 1999 ) Drs. Abdul Hafid. MBA ( 3 Maret 1999 Ae 7 April 2004 ), tahun 2004 ( Periode 2004 Ae 2009 dan Periode 2009-2. di jabat oleh Drs. Amri Tambunan. Seiring dengan gerak roda pembangunan yang terus melaju diciptakan motto bagi daerah Deli Serdang yaitu : Au BHINNEKA PERKASA JAYAAy yang tercantum di pita lambang Daerah Kabupaten Deli Serdang, dalam pengertian Au Dengan masyarakatnya yang beraneka ragam suku. Agama, ras. Bhinnekaan secara kekeluargaan dan gotong royong membangun semangat mengembangkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusianya kepada kesejahteraan, maju, mandiri dan j aya sepanjang masa. ttp://w. id/statis-7-sejarah. html, akses 14 Maret 2015, pkl. 32 WIB). Kabupaten Deli Serdang sebagai bagian dari wilayah pantai timur Provinsi Sumatera Utara terletak diantara 20 57 Lintang Utara dan 30 16 Lintang Selatan dan 98033-99027 Bujur Timur dengan luas 72km2 atau 3,48% luas Propinsi Sumatera Utara. Wilayah Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 3 . : 160-174. Kabupaten Deli Serdang berbatasan sebelah Utara dengan Kabupaten Langkat dan Selat Malaka, sebelah Selatan dengan Kabupaten Karo Kabupaten Simalungun,sebelah Timur Kabupaten Serdang Bedagai dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Karo dan Kabupaten Langkat. ( http://ww id/statis 15gambaranu html, akses 14 Maret 2015, pkl. Wi. Kabupaten Deli Serdang memiliki posisi yang sangat strategis, karena Selat Malaka,sebagai salah satu daerah lintas pelayaran paling sibuk didunia. Kabupaten ini mengelilingi 2 ( dua ) kota Utama di Sumatera Utara. Dengan posisi strategis, sumber daya alam dan tenaga kerja yang dimiliki oleh Kabupaten Deli Serdang akan menjadi potensi yang dapat dikembangkan menjadi keunggulan yang kompetitif dalam menghadapi persaingan dalam menarik investor untuk mengembangkan ini dan sasaran lainnya dalam memasarkan produk/jasa yang dihasilkan. ( http://ww id/statis-15gambaranumum. html, akses 14 Maret 2015, 39 Wib. Berdasarkan data statistik, penduduk Kabupaten Deli Serdang hingga 31 Desember 615 jiwa atau meningkat 1. dibanding posisi per 31 Desember 2011 173 jiwa. Peningkatan jumlah penduduk pada tahun 2012 disebabkan meningkatnya kualitas dan pelayanan kesehatan masyarakat. Dari jumlah penduduk, kabupaten Deli Serdang Tahun 2012 sejumlah 1. 615 jiwa, yang terdiri dari Anak balita sebanyak 202. 206 jiwa. Usia 5 Ae 14 Tahun sebayak 307. 520 jiwa. Usia 15 Ae 64 Tahun sebanyak 1. Usia 64 Tahun keatas sebanyak 990 jiwa dengan total keseluruhan 615 jiwa ( LAKIP Tahun 2012 Pemerintahan Kabupaten Deli Serdan. Kepadatan Penduduk Kabupaten Deli Serdang adalah sebesar 738. jiwa/km2 dengan kepadatan penduduk terbesar di Kecamatan Deli Tua, sedangkan kecamatan dengan kepadatan terendah/jarang Kecamatan Gunung Meriah. Jumlah rumah tangga seluruhnya adalah 461. Kepala Keluarga. Bila di klasifikasikan berdasarkan pekerjaan menurut data LAKIP tahun 2012 Pemkab Deli Serdang diketahui Karyawan Pemerintah/PNS 672 jiwa. Berusaha sendiri 535 jiwa. Buruh Tidak tetap 501 jiwa. Buruh Tetap sebanyak 17. jiwa dan Karyawan Swasta sebanyak 319 jiwa dengan total keseluruhan 399 jiwa. ( LAKIP Tahun 2012 Pemerintahan Kabupaten Deli Serdan. Menurut data Badan Pusat Statistik Kabupten Deli Serdang Tahun 2013. Pertumbuhan tenaga kerja yang kurang lapangan kerja akan menyebabkan tingkat kesempatan kerja cenderung menurun. Meski demikian jumlah penduduk yang bekerja tidak selalu menggambarkan jumlah kesempatan kerja yang ada. Hal ini dikarenakan sering terjadinya mis- match dalam pasar kerja. Pada tahun 2013, dari total angkatan kerja sebesar 815. 983 ribu, sekitar 92,46 persen dari mereka telah bekerja dan sebagian dari mereka tidak bekerja 7,54 persen. (BPS Kabupaten Deli Serdang 2. Tabel : Perkembangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2011 dan Tahun 2012 Tahu Target (R. Realisasi Ketera (R. Angg 747 92,63% 612,54 938,42 87,60% 618,00 441,00 Sumber : Dokumen Profil Deli Serdang, w. http://w. id/statis29-kependudukan. html, akses 14 Maret 2015, 50 Wib Armansyah Matondang. Pembinaan Aparatur Pemerintah dalam Pelaksanaan Tabel : Perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2011 dan Tahun 2012 Tahun Target Realisasi Keteran Angga (R. (R. 8 88,63% 28,53 3 74,40% 62,66 Sumber Serdang. Dokumen Profil Deli http://w. id/statis29-kependudukan. html, akses 14 Maret 2015, pkl. 50 Wib Berdasarkan Kabupaten Deli Serdang Nomor 5 Tahun 2007 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Deli Serdang. Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang disampaikan oleh Sekretaris Daerah yang terdiri dari 3 Asisten yaitu: . Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Asisten Perekonomian Pembangunan, . Asisten Administrasi Asisten Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat terdiri dari: . Bagian Administrasi Pemerintahan Umum, . Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat BagianAdministrasi Kemasyarakatan, . Asisten Perekonomian dan Pembangunan terdiri dari: Bagian Administrasi Pembangunan. Bagian Administrasi Perekonomian Bagian Administrasi Sumber Daya Alam Asisten Administrasi Umum terdiri dari: . Bagian Umum, . Bagian Hukum, . Bagian Organisasi Sesuai Dengan Peraturan Bupati Deli Serdang Nomor 886 tahun 2008 tentang Tugas Pokok Dan Fungsi Sekretaris Daerah,mempunyai Tugas Pokok : Sekretaris Daerah Mempunyai Tugas Membantu Bupati Dalam Meyusun Kebijakan Dan Mengkoordinasikan Dinas Daerah Dan Lembaga Teknis Daerah. Sekretaris Daerah Menyelenggarakan Fungsi:Penyusunan Kebijakan Pemerintah Daerah. Pengkoordinasian Pelaksana Tugas Dinas Dan Lembaga Teknis Daerah. Pemantauan Dan Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Pemerintah Daerah. Pelaksanaan Tugas Lain Tugas Lain Yang Diberikan Bupati. Visi Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang: AuMewujudkan Pelayanan Administrasi Pemerintahan Yang Profesional. Transparan. Akuntabel Dan BerkesinambunganAy. Misi Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang: Meningkatkan Kinerja Tugas Pembinaan Dan Pengkoordinasian Perumusan Kebijakan Penyusunan Pedoman Dibidang Pelayanan Administrasi Pemerintahan Pembangunan Dan Kemasyarakatan Meningkatkan Kinerja Tugas Pembinaan Dan Pengkoordinasian Perumusan Kebijakan Penyusunan Pedoman Dibidang Penegakan Supermasi Hukum Meningkatkan Kinerja Tugas Pembinaan Dan Pengkoordinasian. Perumusan Kebijakan Penyusunan Pedoman Pembinaan Dibidang Pengembangan SDM. Meningkatkan Kinerja Tugas Pembinaan Dan Pengkoordinasian Perumusan Kebijakan Penyusunan Petunjuk Teknis Dibidang Pengembangan . Evaluasi. Pengendalian Dan Pembinaan Pembangunan Perubahan lain dalam era reformasi yang berkaitan dengan Pegawai Negeri Sipil adalah sistem pembinaan pegawai yang dimulai sejak saat diterima menjadi PNS sampai dengan pemberhentian atau pensiun, dan dilaksanakan berdasarkan perpaduan antara sistem prestasi kerja dan sistem karir dengan dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. pasal 1 ayat 2 UU No. 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara menerangkan : AuPegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disebut Pegawai ASN adalah pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 3 . : 160-174. kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi perundangundanganAy. (Pasal 1 Ayat 2 UU No. Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negar. Kemudian, kebijakan pembinaan PNS berada ditangan presiden dan dilaksanakan secara menyeluruh. Kata pembinaan disini sebenarnya sejalan dengan apa yang dikemukakan oleh Putra dan Arif . 1: . yang berpendapat bahwa birokrasi dalam hal ini Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penting untuk penataan, sehingga Mengingat dinamika interaksi dalam suatu organisasi dalam hal ini Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang tidak selalu dapat berjalan dengan stabil, bisa terjadi ketidak stabilan dan atas kondisi yang tidak stabil maka birokrasi harus dapat dikendalikan ke arah sebagaimana semestinya sehingga apa yang menjadi peran atau fungsi organisasi dapat berjalan seperti sediakala. Kemudian jika kita mengutip Weber . alam Blau dan Meyer, 2000: 23-26. Schermerhorn, 1998: setidaknya ada 6 . karakter utama dalam birokrasi modern yaitu : Pembagian kerja. Struktur hirarki. Aturan formal. Impersonalitas. Karir didasarkan atas prestasi. Rasionalitas Disamping itu, pembinaan aparatur sekretariat kantor bupati Deli Serdang adalah salah satu cara yang dianggap paling efektif untuk dapat meningkatkan mensukseskan program-program yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Pembinaan sekretariat kantor bupati Deli Serdang dapat diukur melalui tiga faktor (Jurnal Politico Unsrat. Volume 1:2. yang Pembinaan Pembinaan karir dan Pembinaan etika Pembinaan kedalam dua asumsi yaitu: Pertama. Penegakan disiplin yang meliputi kegiatan menandatangani daftar hadir, setelah masuk jam kerja wajib berada diruangan Kedua. Pemberian sanksi yaitu memberikan hukuman kepada pegawai yang tidak disiplin. Kemudian Pembinaan karir dibagi kedalam empat asumsi yaitu: Pertama. Pendidikan dan pelatihan yaitu upaya yang dilakukan instansi untuk menambah pengetahuan, keterampilan, dan sikap pegawai. Kedua, promosi yaitu memberikan kesempatan kepada pegawai pada satu tugas yang lebih baik dalam suatu organisasi. Ketiga, mutasi yaitu kegiatan pemindahan pegawai dari suatu tempat ketempat lain yang relatif sama dalam tanggung jawab dan wewenang. Keempat, bimbingan dan pengarahan yaitu upaya yang dilakukan pimpinan dalam memberikan saran terhadap pelaksanaan Sedangkan Pembinaan etika profesi terdiri dari memotivasi pegawai, yaitu memberikan dorongan kepada pegawai akan pentingnya tanggung jawab terhadap tugas dan pekerjaannya. Pembinaan Disiplin Penegakan Disiplin dapat dilakukan dengan cara penegakan disiplin pada instansi pemerintah, dalam hal ini yaitu Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang. Upaya yang dapat dilakukan dalam penegakan disiplin mengikuti apel pagi dan sore, menandatangani daftar hadir, setelah masuk jam kerja wajib berada diruangan kerja. Berdasarkan peraturan disiplin pada Bagian Umum Kantor Bupati Deli Serdang terdapat secara umum menjawab ada dan peraturan disiplin tersebut sangat jelas. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, beliau menuturkan: AuPeraturan disiplin disini sebenarnya sudah sangat jelas karena memang ada dan selalu disampaikan, bahkan ditempel masing-masing Ay (Wawancara dengan Kepala Bagian Umum Kantor Sekretariat Bupati Deli Serdan. Armansyah Matondang. Pembinaan Aparatur Pemerintah dalam Pelaksanaan Dengan adanya peraturan disiplin ini maka pegawai tidak dapat sesuka hatinya dalam melakukan pekerjaan. Kemudian tentang pengisian daftar hadir sebelum dan sesudah jam kerja, menurut staf yang juga diwawancarai mengatakan: AuHal ini selalu disampaikan kepada seluruh pegawai yang ada. Setiap hari diingatkan kepada pegawai oleh pimpinan, karena walaupun hadir tetapi jkalu tidak mengisi daftar hadir sebelum dan sesudah jam kerja, kehadiran tidak diperhitungkan, inikan tentunya merupakan kerugian bagi pegawai itu sendiri. Ay (Wawancara dengan staf Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdan. Hal ini berarti pada Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang bukan saja ada dan peraturan disiplin yang sangat jelas tetapi juga disosialisasikan kepada para pegawai. Dan selanjutnya pegawai yang ada pada Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang sering melakukan pengisian daftar hadir sebelum dan sesudah jam kerja. Hal ini terlihat pada jawaban informan pada wawancara yakni terdapat semuanya menjawab sering. Menurut pegawai yang ada pada Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, mereka perlu meminta izin ketika keluar dari tempat bekerja sebelum habis jam kerja, karena bila hal ini tidak dilakukan maka mereka dianggap tidak hadir di tempat kerja. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang: AuPegawai disini patuh terhadap aturan, mereka tidak mungkin keluar dari kantor kalau tidak diberikan izin oleh pejabat diatasnya, apalagi disaat jam kerja atau disaat banyak pekerjaan yang melakukan hal tersebut maka akan diberikan sanksi dan paling berat, yaitu mereka dianggap tidak masuk kerja pada hari tersebut. Ay (Wawancara dengan kepala Sub bagian Tata Usaha Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdan. Pemberian Sanksi Pembinaan Disiplin Dapat dilakukan juga dengan cara pemberian sanksi atau hukuman kepada pegawai yang tidak disiplin. Pada Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang menurut pegawai, jika melakukan pelanggaran atas peraturan yang telah ditetapkan maka kadang-kadang akan diberi sanksi oleh atasan. Hal ini sesuai AuPelanggaran disiplin yang dilakukan oleh pegawai hanya kadang-kadang mendapatkan sanksi yang setimpal dan sesuai dengan peraturan perundangundangan. Kadang-kadang berlaku standar ganda dalam pemberian sanksi. Ada pegawai yang sering terlambat tapi tidak pernah diberikan sanksi, sementara itu ada yang baru satu kali terlambat tetapi langsung diberikan sanksi. Ay (Wawancara dengan Staf Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdan. Dengan demikian dapat dinilai bahwa Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang kurang memberikan hukuman kepada pegawainya yang terkadang melakukan pelanggaran atas peraturan yang telah ditetapkan. Pembinaan Karir Pembinaan karir dapat dilakukan salah satunya dengan cara pendidikan dan pelatihan yaitu upaya yang dilakukan instansi untuk menambah pengetahuan. Pengembangan sumber daya aparatur yang dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan dibidang administrasi umum meskipun belum mampu menjaring pendidikan dan pelatihan administrasi umum tetapi upaya yang dilakukan dapat menambah beberapa aparatur yang memiliki legalitas pelatihan. (Jurnal Yuslim:2013,. Sebagaimana dikemukakan Moenir . 1 : 155-. bahwa pembinaan melalui pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan dasar aparatur tetapi dapat juga mendorong untuk mengembangkan karier pegawai. Oleh karena itu cukup beralasan jika Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 3 . : 160-174. pembinaan aparatur melalui penjenjangan ditingkatkan agar memiliki dasar acuan untuk melaksanakan tugasnya jika nantinya menduduki jabatan setingkat lebih tinggi. Untuk mengukur pendidikan dan pelatihan yang ada pada Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penulis menggunakan dua dilakukan kepada pegawai Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, yaitu pertanyaan tentang pentingnya dilaksanakan dan tentang program pendidikan dan pelatihan telah sesuai dengan kebutuhan pegawai. Berdasarkan jawaban informan tentang pentingnya dilaksanakan secara umum menjawab Hal ini sebagaimana yang dijawab oleh salah seorang staf di Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang: AuBagi kami diklat sangat penting, karena lewat diklat kami diajarkan banyak hal menyangkut tata kerja, tata kelola, dan lain-lain yang sangat membantu kami memahami pekerjaan kami setiap hari. Manfaatnya perkembangan ilmu pengetahuan sangat pesat, kalau kami tidak mengikutinya maka akan semakin tertinggal dan dampaknya adalah bagi kinerja kami Ay (Wawancara dengan staf Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang ) Dengan demikian menurut pendapat pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang bahwa penting dilakukan pendidikan dan pelatihan. Karena pendidikan dan pelatihan ini sangat dibutuhkan untuk mendukung kemahiran dan keterampilan dalam Pertanyaan berikutnya adalah apakah pendidikan dan pelatihan yang diadakan oleh Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang telah sesuai dengan kebutuhan pegawai. Menurut Kepala Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang yang diwawancarai mengatakan: AuPelaksanaan Diklat selalu didahului dengan analisis kebutuhan pegawai sehingga diklat yang dilakukan tidak siasia melainkan tepat sasaran. Misalnya kebutuhan akan penguasaan komputer, berdasarkan analisis awal hal ini sangat dibutuhkan dan rata-rata pegawai masih komputer, maka dilakukanlah pelatihan komputer bagi seluruh aparat. Hasilnya sangat terasa, karena kinerja pegawai lebih baik dan lebih cepat. Ay (Wawancara dengan Kepala Bagian Umum Kantor Sekretariat Bupati Deli Serdan. Dengan demikian dapat dinilai bahwa program pendidikan dan pelatihan yang diadakan oleh Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang telah sesuai dengan kebutuhan pegawai. Promosi Yaitu kepada pegawai pada satu tugas yang lebih baik dalam suatu organisasi. Untuk mengukur promosi yang ada pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penulis menggunakan dua dilakukan kepada pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, pemberian penghargaan atas hasil kerja pegawai dan tentang tingkat pendidikan Berdasarkan jawaban informan pada wawancara tentang pemberian penghargaan atas hasil kerja pegawai secara umum menjawab kadang-kadang. Hal ini menunjukkan kurangnya perhatian penghargaan atas hasil kerja pegawai. Dan hal ini dapat menyebabkan kurang semangatnya pegawai dalam melakukan pekerjaannya karena kurang mendapatkan Dan kemudian menurut pendapat pegawai yang ada pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang bahwa kadang-kadang tingkat pendidikan mempengaruhi untuk memperoleh promosi. Hal ini sesuai dengan jawaban informan yang menjawab kadang-kadang Armansyah Matondang. Pembinaan Aparatur Pemerintah dalam Pelaksanaan promosi, karena selebihnya adalah menurut rasa suka atau tidak suka serta faktor kedekatan dengan pimpinan. Mutasi Pembinaan dilakukan dengan cara mutasi. Mutasi merupakan kegiatan pemindahan pegawai dari suatu tempat ketempat lain yang relatif sama dalam tanggung jawab dan Untuk mengukur mutasi yang ada pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penulis menggunakan dua pertanyaan pada wawancara yang dilakukan kepada pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, yaitu pertanyaan tentang mutasi merupakan hal yang baik untuk meningkatkan prestasi kerja pegawai, dan tentang lamanya masa jabatan berpengaruh untuk dimutasikan. Berdasarkan jawaban informan pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang yaitu seorang staf AuSetuju, bahwa mutasi merupakan hal yang baik untuk meningkatkan prestasi kerja pegawai. Karena mutasi dapat mengusir rasa jenuh dalam bekerja, serta memberikan kesempatan untuk peningkatan karir. Ay (Wawancara, staf Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdan. Bahkan pegawai yang berada pada Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang juga mengerti terhadap lamanya masa jabatan berpengaruh untuk Hal ini sesuai dengan wawancara kepada staf tersebut dimana beliau menuturkan bahwa. AuLamanya memberikan pengaruh terhadap kinerja, karena motivasi akan berkurang. Jadi dalam rangka penyegaran, mutasi sangat masuk di akal untuk dilakukan. Ay (Wawancara. Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdan. Bimbingan Dan Pengarahan Upaya yang dapat dilakukan dalam pembinaan karir salah satunya adalah bimbingan dan pengarahan. Bimbingan dan pengarahan merupakan upaya yang dilakukan pimpinan dalam memberikan saran terhadap pelaksanaan tugas. Untuk mengukur bimbingan dan pengarahan yang dilakukan pimpinan pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penulis menggunakan tiga dilakukan kepada pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, pelaksanaan tugas dan fungsi pegawai telah dilaksanakan sesuai dengan rencana dan tujuan organisasi pemerintahan, tentang pemberian bimbingan atau pengarahan oleh pimpinan kepada bawahan dalam melaksanakan tugas, dan tentang pimpinan selalu mengatahui permasalahan yang dihadapi bawahan dalam menjalankan tugas. Pegawai yang ada pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang pada umumnya telah melaksanakan tugas dan fungsi pegawai sesuai dengan rencana dan tujuan organisasi pemerintahan. Hal ini dapat dilihat pada wawancara, secara umum menjawab pelaksanaan tugas dan fungsi pegawai telah dilaksanakan sesuai dengan rencana dan tujuan organisasi Hal ini membuktikan bahwa pegawai sudah melaksanakan tugasnya dengan cukup baik dan sesuai dengan visi dan misi Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang. Demikian halnya dengan pemberian bimbingan dan pengarahan pimpinan kepada bawahannya. Hal ini dapat dilihat berdasarkan jawaban dari salah seorang staf yang menyatakan: AuSaya pimpinan dalam melaksanakan tugas dalam rangka kelancaran dan mengurangi resiko kesalahan. Dalam hal ini pimpinan sangat memperhatikan, setiap melakukan suatu pekerjaan saya selalu mendapatkan pengarahan sebelum melakukan tugas pekerjaan tersebut. Ay (Wawancara dengan staf Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 3 . : 160-174. Selanjutnya pimpinan Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang permasalahan yang dihadapi bawahan dalam menjalankan tugas. Hal ini sesuai menyatakan bahwa sering pimpinan mengetahui permasalahan yang dihadapi bawahan dalam menjalankan tugas. Berdasarkan jawaban informan pada wawancara, dapat dikatakan bahwa dilakukan oleh pimpinan Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang sudah baik. Disamping bimbingan seperti yang telah dijelaskan diatas ternyata Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang juga memberikan bimbingan kerohanian kepada pegawainya. Hal ini diperkuat oleh penjelasan Kepala Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang beliau mengatakan: AuKita bimbingan yang mungkin tidak biasanya dilakukan oleh kantor lain yakni bimbingan kerohanian bagi umat Islam setiap hari Kamis dan bagi umat kristen setiap hari JumAoat kemudian diadakan juga senam kesegaran jasmani setiap JumAoat bagi keseluruhan pegawai. Ay (Wawancara dengan Kepala Kantor Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdan. Hal ini tentu saja sejalan dengan apa yang dijelaskan oleh Sutrisno Sutrisno . yang mengatakan budaya organisasi memiliki beberapa fungsi yaitu budaya organisasi mempunyai suatu peran pembeda yang artinya bahwa budaya organisasi berfungsi untuk menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dengan yang lain. Pembinaan Etika Profesi Pembinaan etika profesi dapat dilakukan dengan upaya memotivasi Memotivasi pegawai merupakan upaya memberikan dorongan kepada pegawai akan pentingnya tanggung jawab terhadap tugas dan pekerjaannya. Untuk mengukur motivasi pegawai pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penulis menggunakan tiga dilakukan kepada pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, pimpinan pernah memberikan motivasi kepada bawahan atas tanggung jawab terhadap tugas dan pekerjaan, tentang pemahaman kewajiban pegawai dalam melaksanakan tugas pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, dan selanjutnya tentang pegawai yang selalu menjaga dan menjalin kerjasama yang kooperatif antara sesama teman bekerja. Pegawai yang ada pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang pada umumnya sering diberi motivasi tentang tanggung jawab terhadap tugas dan pekerjaan oleh Hal ini sesuai dengan jawaban Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang memberikan motivasi kepada bawahannya tentang tanggung jawab terhadap tugas dan pekerjaan. Dengan memberikan motivasi maka pegawai akan tetap semangat dan selalu bertanggung jawab atas pekerjaannya. Kemudian para pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang mengerti atas kewajiban pegawai dalam melaksanakan Hal ini sesuai dengan jawaban informan pada wawancara yakni mayoritas informan menyatakan bahwa informan paham atas kewajiban pegawai dalam melaksanakan tugas pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, mempermudah Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang untuk menciptakan pegawai yang berdaya guna dan berkualitas. Kemudian, antara sesama pegawai juga merupakan hal yang sangat penting dalam suatu organisasi pemerintahan. Oleh karena itu pegawai yang ada pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang selalu menjaga dan menjalin kerjasama yang kooperatif antara sesama Armansyah Matondang. Pembinaan Aparatur Pemerintah dalam Pelaksanaan teman bekerja. Hal ini sesuai dengan jawaban informan yang menyatakan sering menjaga dan menjalin kerjasama yang Berdasarkan jawaban-jawaban informan di atas, dapat dikatakan bahwa pembinaan etika profesi pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang sudah cukup baik. Prestasi Kerja Pegawai Pada Kantor Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang Prestasi kerja dapat diukur melalui enam faktor yang terdiri dari hasil kerja, kemampuan atau kecakapan kerja, kualitas kerja, keterampilan atau kreativitas, kesungguhan dan ketepatan waktu. Hasil Kerja Hasil kerja, yaitu apa yang diperoleh dari pekerjaan yang telah dilaksanakan. Untuk mengukur hasil kerja pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penulis menggunakan tiga dilakukan kepada pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, penyelesaian pekerjaan sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan, dan pertanyaan tentang kepuasan hasil kerja yang diperoleh selama bekerja, dan selanjutnya tentang usaha Pegawai untuk mencari cara terbaik dalam melakukan Para pegawai yang bekerja pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang pada umumnya dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan. Hal ini dapat dilihat berdasarkan Sekretaris Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang yang AuPara pegawai cukup profesional mereka melakukannya sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan sebelumnya. Ay(Wawancara dengan kepala Sub Bagian Tata Usaha Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdan. Dengan demikian pegawai telah dengan sasaran Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, sehingga akan mempermudah pencapaian visi dan misi serta kemajuan organisasi Demikian halnya dengan kepuasan dalam bekerja, pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang sudah merasa puas dengan hasil kerja yang diperoleh selama bekerja, hal ini terlihat dari sebagian besar yang menjawab puas. Kepuasan pegawai dalam bekerja juga diiringi oleh usaha pegawai untuk mencari cara terbaik dalam melakukan pekerjaan. Hal ini sesuai dengan jawaban informan pada umumnya yang menyatakan sering mencari cara terbaik dalam melakukan pekerjaan. Kemampuan atau Kecakapan Kerja Kemampuan atau kecakapan kerja, yaitu keterampilan yang dimiliki sesuai atau tidak dengan pekerjaan atau jabatan yang diemban oleh pegawai. Untuk kemampuan atau kecakapan kerja pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penulis menggunakan dua pertanyaan pada wawancara yang dilakukan kepada pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, yaitu pertanyaan tentang penguasaan pekerjaan melaksanakan pekerjaan rutin, dan selanjutnya tentang peningkatan kualitas pekerjaan yang dilakukan pegawai dari waktu ke waktu. Penguasaan pekerjaan dalam melaksanakan pekerjaan rutin merupakan hal yang sangat penting. Karena apabila pegawai tidak menguasai pekerjaannya maka hasil dari pekerjaan tersebut tidak akan baik dan sudah pasti tidak sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan oleh organisasi pemerintahan Namun hal seperti ini tidak dijumpai pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang. Karena pegawai yang ada pada kantor tersebut pada umumnya telah menguasai Hal ini dapat dilihat pada wawancara yang menyatakan bahwa Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 3 . : 160-174. jawaban informan tentang penguasaan pekerjaan yang dilakukan pegawai dalam melaksanakan pekerjaan rutin pada Demikian halnya pegawai pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang selalu meningkatkan kualitas pekerjaan yang dilakukan pegawai dari waktu ke waktu. Hal ini sesuai dengan jawaban informan yang menyatakan sering melakukan peningkatan kualitas pekerjaan yang dilakukan dari waktu ke waktu. Kualitas Kerja Kualitas kerja, yaitu seberapa baik kualitas atau mutu kerja yang dapat dihasilkan pegawai dalam pekerjaannya. Untuk mengukur kualitas kerja pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penulis menggunakan dua pertanyaan pada wawancara yang dilakukan kepada pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, ketelitian dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan yang diberikan oleh pimpinan, dan tentang teguran yang diterima oleh dibebankan dianggap kurang memadai. Ketelitian merupakan hal yang sangat Oleh karena itu pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang pada umumnya sedah teliti dalam melaksanakan pekerjaan. Hal ini sesuai dengan jawaban Kepala Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang yang menjawab: AuPegawai melaksanakan tugas atau pekerjaan yang diberikan oleh pimpinan, karena mereka juga berusaha untuk menunjukkan kinerja dan keseriusan dalam bekerja. Ketelitian mereka adalah salah satu penilain Ay (Wawancara dengan Kepala Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdan. Namun kadang-kadang pegawai pada Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang juga mendapatkan teguran dari pimpinan mereka karena pekerjaan yang dibebankan kepada mereka dianggap kurang memadai. Ini sesuai dengan jawaban informan pada wawancara pada umumnya menyatakan kadang-kadang mendapat teguran karena pekerjaan yang dibebankan dianggap kurang memadai. Keterampilan atau Kreativitas Keterampilan atau kreativitas, yaitu kemampuan pengetahuan yang dimiliki pegawai untuk mengemukakan atau menciptakan suatu program kerja baru dalam menghadapi tantangan-tantangan Untuk mengukur keterampilan atau kreativitas pada Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penulis menggunakan satu pertanyaan pada wawancara yang dilakukan kepada pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, yaitu pertanyaan tentang pengusulan cara baru dalam mengerjakan pekerjaan. Melalui wawancara yang dilakukan dapat dinilai bahwa pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang sering melakukan pengusulan cara baru dalam mengerjakan pekerjaan. Hal ini sebagaimana jawaban informan yang menjawab sering melakukan pengusulan cara baru dalam mengerjakan pekerjaan. Hal ini menandakan pegawai pada Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang sudah cukup aktif dan kreatif. Kesungguhan Kesungguhan, yaitu sikap pegawai bersungguh-sungguh melaksanakan tugas untuk mencapai hasil kerja yang diinginkan Untuk mengukur Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penulis menggunakan dua pertanyaan pada wawancara yang dilakukan kepada pegawai Kantor Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, yaitu pertanyaan tentang kesungguhan dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh pimpinan, dan selanjutnya tentang pelaksanaan tugas atau pekerjaan yang dilakukan sambil bercerita-cerita dengan teman kerja. Melalui wawancara kepada sekretaris Bagian Umum Sekretariat Armansyah Matondang. Pembinaan Aparatur Pemerintah dalam Pelaksanaan Kantor Bupati Deli Serdang dapat dikatakan bahwa pegawai Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang bersungguh-sungguh melaksanakan tugas yang diberikan oleh Namun terkadang pegawai yang ada pada Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang dalam melaksanaan tugas atau pekerjaan dilakukan sambil bercerita-cerita dengan teman kerja. Hal ini juga sesuai dengan wawancara kepada staf dimana mereka menjawab kadangkadang melaksanaan tugas atau pekerjaan sambil bercerita-cerita dengan teman Ketepatan Waktu Sebagaimana yang dikemukakan Moenir, . 1 : . bahwa keefektifan organisasi akan dapat tercapai jika setiap aparatur mampu memanfaatkan jam kerja Sebaliknya memanfaatkan jam kerja akan membawa konsekuensi terhadap keberhasilan Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang dalam mewujudkan tujuan. Ketepatan waktu, yaitu kemampuan pegawai untuk mencapai hasil kerjanya sesuai dengan waktu yang telah Untuk mengukur motivasi pegawai pada Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang penulis menggunakan tiga pertanyaan pada wawancara yang dilakukan kepada pegawai Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang, yaitu pertanyaan diselesaikan pada waktu yang telah ditentukan, tentang pelaksanaan tugas dapat diselesaikan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan, dan selanjutnya diselesaikan lebih dari waktu yang telah Berdasarkan informan pada wawancara dapat dinilai bahwa pegawai Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang sering menyelesaikan tugasnya pada waktu yang telah ditentukan. Hal ini sesuai dengan jawaban informan yang menjawab sering menyelesaikan tugas pada waktu yang telah ditentukan. Kemudian ada juga pegawai yang mampu menyelesaikan tugas lebih cepat dari waktu yang telah Namun kadang-kadang ada juga pegawai Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang menyelesaikan tugas lebih dari waktu yang telah Berdasarkan informan dapat dinilai bahwa kemampuan pegawai yang ada pada Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang untuk mencapai hasil kerjanya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan sudah baik. Walaupun terkadang ada menyelesaikan tugas yang diembannya Faktor-faktor Menghambat Pembinaan Aparatur Dalam menjalankan suatu program di instansi atau organisasi manapun salah satu yang tidak dapat dihindari adalah faktor penghambat. Namun hal ini tentu saja dihindari ataupun diminimalkan dengan adanya perencanaan yang matang. Seperti halnya dalam pembinaan aparatur Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang. Menurut Kepala Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang setidaknya ada 2 . yang menjadi faktor penghambat dalam pembinaan aparatur di Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang. Terbatasnya Alokasi Sumber Dana Dana adalah faktor utama dan terkadang menjadi penentu jalannya suatu seperti halnya pembinaan aparatur terutama untuk meningkatkan skill melalui berbagai pendidikan dan pelatihan dalam rangka menunjang responsibilitas sumber daya aparatur untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian sehingga upaya peningkatan keterampilan dan keahlian aparatur kurang optimal, beragamnya kesadaran pendidikan dan pelatihan, baik yang difasilitasi kantor maupun atas partisipasi Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 3 . : 160-174. sendiri, kurang efektifnya disiplin kerja pegawai dan kurang memegang teguh etika profesional pegawai sehingga membawa konsekuensi terhadap kualitas Transportasi Transportasi adalah salah satu faktor penghambat dalam menjalankan program pembinaan di Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang. Hal ini diakui oleh Kepala Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang yang AuSalah satu kendala bagi kita disini adalahkurangnya alat transportasi yang memadai, sehingga apabila ada acara besar yang bersamaan sehingga memungkinkan menggunakan transportasi pribadi atau kendaraan umum dan resikonya adalah Ay (Wawancara Kepala Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdan. SIMPULAN Pembinaan sumber daya aparatur secara implementatif telah dilakukan Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang melalui pendidikan dan pelatihan, penegakkan disiplin kerja, pengembangan karier pegawai, dan pemberian penghargaan. Pembinaan aparatur yang dilakukan melalui jalur pendidikan dan pelatihan dapat memperbaiki dan meningkatkan keterampilan maupun keahlian. Ada perbedaan dalam hal kualitas pekerjaan Pegawai yang pernah mengikuti pelatihan justru kualitas kerjanya lebih baik dari sebelumnya. Pembinaan aparatur yang dilakukan melalui penegakkan disiplin kerja belum diharapkan yang diindikasikan dari banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh aparatur. Kurangnya disiplin kerja aparatur disebabkan oleh besarnya tolerasi atasan terhadap bawahan dan rendahnya kesadaran aparatur dalam memanfaatkan melaksanakan tugas. Pengembangan karier di lingkungan Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang sangat mendorong motivasi kerja aparatur untuk meningkatkan masyarakat / publik. Pemberian lingkungan Bagian Umum Sekretariat Kantor Bupati Deli Serdang kepada aparaturnya dinilai cukup, dalam bentuk fisik dimaksud adalah barang keperluan sehari-hari sandang dan barang modal seperti rumah, kendaraan, dan alat kerja Sedangkan penghargaan non fisik mencakup semua hal yang berhubungan dengan keputusan rohani seseorang dan bersifat kemanusiaan, seperti ucapan terima kasih, pujian dan sapaan. Serta pemberian insentif, diberi kesempatan mengikuti diklat dan pendidikan yang lebih tinggi lagi. DAFTAR PUSTAKA