Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol. No. 2 Mei 2024 e-ISSN: 3031-3406. p-ISSN: 3031-3414. Hal 39-51 DOI: https://doi. org/10. 61132/jepi. Pengaruh Literasi Keuangan Dan Financial Technology Terhadap UMKM Di Kabupaten Malaka Kota Betun Alisia Maria Mendes Universitas Nusa Cendana Fransina W. Ballo Universitas Nusa Cendana Maria Indriyani H. Tiwu Universitas Nusa Cendana Jl. Adisucpto Penfui,Kupang. Nusa Tenggara Timur Korespondensi penulis: alisiamendes14@gmail. Abstract This study aims to determine the influence of Financial Literacy and Financial technology on MSMEs in Malaka Regency. Betun City, both partially and simultaneously. This study used a type of Quantitative Descriptive research and this research used an Associative approach. The sample in this study is 47 MSMEs in Betun City. The sampling technique uses the Simple Random Sampling method. The data collection technique in this study used the Questionnaire Dissemination technique with Likert Scale measurement scale. Data analysis techniques in this study use hypothesis tests . test and F tes. , and Coefficient of Determination. Data management in this study uses SPSS (Statistical Product and Sevice Solutio. The results of this study prove that Financial Literacy and Financial technology together have a positive and significant effect on MSMEs in Malaka Regency. Betun City. Keywords : Financial Literacy. Financial Technology. MSMEs Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Literasi Keuangan dan Financial technology Terhadap UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif dan penelitian ini menggunakan pendekatan Asosiatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 47 UMKM yang ada di Kota Betun. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik Penyebaran Angket (Kuisione. dengan skala pengukuran Skala Likert. Teknik Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji hipotesis (Uji t dan Uji F), dan Koefisien Determinasi. Pengelolaan data dalam penelitian ini menggunakan software SPSS (Statistical Product and Sevice Solutio. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa Literasi Keuangan dan Financial technology secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun. Kata Kunci : Literasi Keuangan. Financial technology. UMKM PENDAHULUAN Perkembangan dunia usaha semakin cepat seiring kebutuhan masyarakat yang semakin Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor usaha yang menghasilkan berbagai macam produk dan jasa serta memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan usaha sebagai jalan keluar dalam menanggulangi masalah pengangguran Ardila dkk. Received April 05, 2024. Accepted Mei 02, 2024. Published Mei 31, 2024 *Alisia Maria Mendes, alisiamendes14@gmail. Pengaruh Literasi Keuangan Dan Financial Technology Terhadap UMKM Di Kabupaten Malaka Kota Betun Pemberdayaan dan pengembangan yang berkelanjutan perlu dilakukan agar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tidak hanya tumbuh dalam jumlah tetapi juga berkembang dalam kualitas dan daya saing produknya. Sejalan dengan hal ini, teknologi dalam bidang keuangan atau diistilahkan dengan Financial technology (Fintec. juga mengalami perkembangan yang pesat (Ahmad & Nasution, 2. Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan akses UMKM ke jasa layanan keuangan seperti Financial technology. Kehadiran teknologi finansial sangat membantu masyarakat dalam mengakses produk-produk keuangan dan mempermudah melakukan transaksi keuangan dengan sentuhan teknologi ditangan. Perkembangan teknologi masa kini bukan lagi hal yang dianggap asing oleh masyarakat Indonesia. Perkembangan teknologi yang terjadi saat ini mengalami perkembangan yang pesat yang akan memberikan kemudahan dalam mengakses suatu informasi serta kemudahan dalam mengelola sumber dayanya secara efektif dan efisien Gumelar dkk . UMKM menurut Dinas Koperasi dan UMKM Kota Betun telah mencatat sejak tahun 2018-2022 jumlah UMKM mengalami peningkatan. Hal ini telah membuktikan bahwa keberadaan UMKM sangat berpengaruh besar pada roda perekonomian nasional. Melihat data yang disajikan Dinas Koperasi dan UMKM dapat diinterprestasikan bahwa secara umum UMKM dapat memberikan kontribusi yang cukup besar dalam pertumbuhan perekonomian Kota Betun. Mengingat jumlah UMKM yang sudah ada cukup besar, penting untuk mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan Financial technology untuk meningkatkan kinerja keuangan UMKM. Pada sistem pembayaran. Financial technology berfungsi sebagai penyedia pasar bagi pelaku komersial, alat pembayaran, investasi yang efektif dan penyelesaian, serta cara untuk mengurangi risiko pada sistem pembayaran konvensional maupun syariah, dan sumber dana bagi mereka yang membutuhkan, untuk memimjam uang, menyimpan uang, dan membuat investasi modal B. Rahardjo dkk . Penggunaan Fintech di Kota Betun beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. Pada tahun 2018 sebanyak 47% sama dengan 120 UMKM yang menggunakan Financial Sedangkan pada tahun 2022 meningkat sebesar 53% atau sama dengan 190 UMKM telah menggunakan Financial technology. Meningkatnya penggunaan Fintech ini menunjukkan bahwa Technology Financial sangat berkembang di era modern ini, dengan berbagai inovasi-inovasi yang praktis yang mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi tanpa harus keluar rumah. Saat ini banyak masyarakat pelaku UMKM yang beralih ke Financial technology dikarenakan masyarakat sekarang ingin semua berjalan dengan cepat dan mudah, hal ini menunjukkan bahwa kenyamanan, keamanan, kesesuaian transaksi serta Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia - VOLUME. NO. 2 MEI 2024 e-ISSN: 3031-3406. p-ISSN: 3031-3414. Hal 39-51 kemudahan dalam berinteraksi merupakan faktor yang mendukung pelaku UMKM untuk menggunakan Financial technology dan hal-hal yang berkaitan dengan faktor pendukung yaitu berupa kemudahan pencatatan, kemudahan proses transaksi serta meningkatkan penjualan. Literasi keuangan bagi pelaku UMKM adalah kemampuan pengelola dalam melakukan pencatatan laporan keuangan. Pencatatan laporan keuangan, yakni bagaimana kemampuan pengelola UMKM dalam mencatat kegiatan usaha, mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha, mencatat laba dan lain sebagainya. Keberadaan laporan keuangan UMKM ini sangat penting, agar pelaku usaha UMKM untuk dapat mengetahui bagaimana kemajuan dari usaha yang dilakukan. Tingkat literasi keuangan yang tinggi merupakan kebutuhan dasar bagi setiap orang agar terhindar dari masalah keuangan. Kesulitan keuangan bukan hanya dari pendapatan semata . endahnya pendapata. , kesulitan uang juga dapat muncul jika terjadi kesalahan pengelolaan keuangan seperti penggunaan kredit, tidak adanya perencanaan keuangan dan tidak memiliki tabungan. Secara UMKM Hal ini dikarenakan berbagai masalah konvensional yang tidak terselesaikan secara tuntas (Closed Loop Problem. , seperti masalah kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), kepemilikan, pembiayaan, pemasaran dan berbagai masalah lain yang berkaitan dengan Fintech dan pengelolaan keuangan usaha, sehingga UMKM sulit untuk bersaing dengan pelaku usaha UMKM lainnya. Hal ini terlihat dari ketidak adanya konsep inovasi yang berkelanjutan dan aktivitas inti bisnis yang tidak konsisten. Pada akhirnya, pengembangan usaha bisnis pelaku UMKM cenderung tidak berjalan dengan baik. Oleh karena itu, dibutuhkannya upaya-upaya strategis guna meningkatkan keberlangsungan pelaku usaha UMKM. Penelitian mengenai permasalahan UMKM bahwa penggunaan serta pemanfaatan teknologi serta kemampuan dalam mengelola keuangan masih menjadi masalah utama bagi UMKM. Teknologi yang sering digunakan untuk kebutuhan proses transaksi dewasa ini adalah Fintech. Fungsi utama dari pemanfaatan teknologi adalah untuk mendapat kemudahan setiap transaksi yang dilakukan. Akan tetapi di Kota Betun Kabupaten Malaka, kemudahan ini kurang Layanan Fintech sebagai sarana transaksi saat ini belum digunakan secara optimal oleh pelaku bisnis khususnya UMKM. Kurangnya perhatian akan pengelolaan keuangan dan layanan teknologi ini, akan dapat menimbulkan tidak berkembangnya bisnis suatu UMKM yang dapat mengakibatkan kerugian yang dialami oleh pelaku usaha UMKM itu Pengaruh Literasi Keuangan Dan Financial Technology Terhadap UMKM Di Kabupaten Malaka Kota Betun Perkembangan UMKM di Kota Betun masih terhambat dengan sejumlah persoalan yang ditinjau dari beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu lemahnya pada segi permodalan, produksi, dan pemasaran serta rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) UMKM dalam manajemen. Kemudian faktor eksternal kurangnya bimbingan dan pembinaan dari pihak pemerintah terkait UMKM, sumber daya modal yang kurang, manajemen pemasaran yang masih tradisional, serta rendahnya penggunaan teknologi yang belum stabil menyebabkan hambatan masyarakat dalam mengakses internet. Sehingga dari berbagai permasalahan tersebut memberi pengaruh pada keberadaan UMKM. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM tersebut tidak dapat diabaikan begitu saja, mengingat sumber penghidupan bagi sebagian UMKM masih bergantung pada sektor tersebut. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi serta meningkatkan peranan UMKM diperlukan strategi kebijakan yang komperensif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, dibutuhkannya upaya-upaya yang strategis guna untuk meningkatkan kinerja dalam keberlangsungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kesejahteraan Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memperkaya pengetahuan atas Literasi Keuangan dan Financial technology pelaku UMKM sehingga pengelolaan keuangan dapat dipertanggungjawabkan dengan menerapkan kaidah-kaidah akuntansi yang baik dan di zaman serba teknologi semakin banyak produk-produk lembaga keuangan dalam memudahkan pelaku usaha. Literasi keuangan merupakan faktor penting untuk dikuasai oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), karena pemahaman yang dimiliki pelaku UMKM menjadi penentu dalam keberhasilan usaha salah satunya dalam pengelolaan keuangan Marpaung dkk . Objek dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM yang berada diwilayah Kabupaten Malaka Kota Betun. Ada pun jumlah UMKM yang terdapat di Kabupaten Malaka Kota Betun sebanyak 426 UMKM. Dimana yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana Pengaruh Literasi Keuangan dan Financial technology (Fintec. terhadap pelaku UMKM yang terdapat pada wilayah Kabupaten Malaka Kota Betun. Dimana akan di lakukan penyebaran angket (Kuisione. pada 81 responden UMKM yang berada di Kota Betun. Dari latar belakang diatas maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul tentang "Pengaruh Literasi Keuangan dan Financial technology (Fintec. terhadap UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun". Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia - VOLUME. NO. 2 MEI 2024 e-ISSN: 3031-3406. p-ISSN: 3031-3414. Hal 39-51 METODE Dalam penelitian ini menggunakan penelitian Metode Deskriptif Kuantitatif. Melalui penelitian ini akan dianalisis mengenai Pengaruh Literasi Keuangan dan Financial technology terhadap UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan asosiatif. Metode penelitian asosiatif merupakan suatu penelitian yang mencari hubungan sebab akibat antara variabel terikat UMKM (Y) terhadap variabel bebas Literasi Keuangan (X. dan Financial technology (Fintec. (X. Teknik analisis data menggunakan Uji Validitas dan Reliabilitas Data. Uji Asumsi Klasik. Analisis Regresi Linier berganda. Uji Hipotesis. Uji Hipotesis. Koefisien Determinasi (RA) HASIL PENELITIAN Uji Analisis Data Uji Validitas Berdasarkan hasil uji validitas di atas diketahui bahwa uji validitas pada seluruh item variabel penelitian adalah Rhitung>Rtabel . dengan taraf signifikan 0,1 maka dapat disimpulkan bahwa semua pernyataan dari masing-masing variabel dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam penelitian. Uji Reliabilitas Berdasarkan hasil uji reliabilitas di atas diketahui bahwa Cronbachs Alpha seluruh nilai pada variabel mempunyai nilai lebih dari 0,70 sehingga dapat disimpulkan bahwa reliabilitas alat ukur tersebut dapat diterima. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Berdasarkan hasil uji normalitas one-sampel Kolmogorov-Smirnov Test di atas diketahui bahwa tabel uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov test bahwa, nilai tes statistic sebesar 0,114<0,05 dan asym. Sig . -taile. pada 0,165>0,05. Hal ini menunjukkan data residualnya berdistribusi secara normal, karena nilai signifikannya lebih besar dari 0,05. Uji Multikolinearitas Berdasarkan pengujian menunjukkan bahwa nilai tolerance dan VIF dari variabel literasi keuangan dan Financial technology lebih besar dari 0,1 dan lebih kecil dari 10 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi multikolinearitas antar variabel independen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model regresi ini layak dalam pengujian. Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan hasil uji heteroskedastisitas di atas diketahui bahwa nilai signifikansi Pengaruh Literasi Keuangan Dan Financial Technology Terhadap UMKM Di Kabupaten Malaka Kota Betun variabel literasi keuangan dan Financial technology lebih dari 0,05 artinya tidak terjadi Uji Regresi Berganda Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda yang ditunjukkan pada tabel di atas, maka persamaan regresinya adalah sebagai berikut: Y = 5. 133 0,253X1 0,364X2 0,05 Dari persamaan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut Nilai koefisien konstanta sebesar 5. 133 satu artinya jika variabel Literasi Keuangan (X. dan variabel Financial technology (X. diasumsikan tetap maka variabel UMKM (Y) sebesar 5. Nilai koefisien regresi variabel Literasi Keuangan (X. sebesar 0,253 hal ini menunjukkan bahwa jika nilai variabel Literasi Keuangan meningkat sebesar 1%, maka nilai UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun akan meningkat sebesar 25,3% Nilai koefisien regresi variabel Financial technology (X. sebesar 0,364 hal ini menunjukkan jika nilai variabel Financial technology meningkat sebanyak 1% maka nilai UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun akan meningkat sebesar 36,4%. Uji Hipotesis Uji Parsial (Uji T) Berdasarkan hasil uji statistik T di atas dapat dijelaskan sebagai berikut: Hipotesis 1 Berdasarkan hasil analisis data dapat dilihat pada tabel 4. 20 diperoleh nilai koefisien variabel literasi keuangan sebesar 0,253. Variabel literasi keuangan mempunyai nilai Thitung sebesar 3,364 dengan tingkat signifikansinya 0,002<0,05, maka Thitung>Ttabel . ,364>1,. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial atau individual literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap UMKM. Hipotesis 2 Berdasarkan hasil analisis data dapat dilihat pada tabel 4. 20 diperoleh nilai koefisien variabel Financial technology sebesar 0,364. Variabel Financial technology mempunyai nilai Thitung sebesar 3,502 dengan tingkat signifikansinya 0,001<0,05, maka Thitung>Ttabel . ,502>1,. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial atau individual Financial technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap UMKM. Uji Simultan (Uji F) Berdasarkan hasil uji statistik F di atas menunjukkan bahwa nilai F hitung = 33,267 sedangkan F tabel = 3,21 dengan df pembilang = 2, df penyebut = 44 . -2-. sehingga Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia - VOLUME. NO. 2 MEI 2024 e-ISSN: 3031-3406. p-ISSN: 3031-3414. Hal 39-51 Fhitung>Ftabel . ,267>3,. dengan tingkat signifikan 0,072>0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel literasi keuangan dan Financial technology secara simultan atau bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun. Koefisien Determinasi (R. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi (R. di atas dapat diketahui bahwa besarnya R Square yaitu 0,602 atau 60,2%. Dengan demikian besarnya pengaruh yang diberikan variabel Literasi Keuangan dan Financial technology terhadap variabel UMKM adalah 60,2%, sedangkan sisanya sebesar 39,8% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini. PEMBAHASAN Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap UMKM Kabupaten Malaka Kota Betun Literasi keuangan bagi UMKM adalah kemampuan pengelola dalam melakukan pencatatan laporan keuangan, pengelolaan utang dan penyusunan anggaran. Pencatatan Laporan Keuangan, yakni bagaimana kemampuan pengelola UMKM dalam mencatat kegiatan usaha, mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha, mencatat laba dan hal lain terkait dengan usaha UMKM. Maka dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan adalah kemampuan bagi pengusaha dan pengelola perusahaan UMKM dalam mengatur dan membuat sebuah laporan keuangan dalam kegiatan usaha mulai dari pemasukan dan pengeluaran, hutang dan anggaran yang akan dilakukan pada masa depan. Literasi keuangan mempengaruhi cara berpikir seseorang terhadap kondisi keuangan serta mempengaruhi pengambilan keputusan yang strategis dalam hal keuangan dan pengelolaan yang lebih baik bagi pemilik usaha. Kemampuan mengelola keuangan pemilik usaha memang sangat diperlukan untuk kinerja usaha dan kelangsungan usahanya. Pentingnya pemilik usaha memahami pengetahuan keuangan guna memiliki kinerja perusahaan yang lebih Jika dilihat dari karakteristik responden yang di lakukan oleh peneliti, dimana sebagian besar UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun berpendidikan SMP. SMA serta S1 yang mana tingkat pendidikan ini sangat mempengaruhi dalam dunia usaha UMKM, dimana semakin tingginya tingkat pendidikan seseorang maka akan semakin baik juga pemahaman akan literasi Literasi keuangan mempengaruhi cara berpikir seseorang terhadap kondisi keuangan serta mempengaruhi pengambilan keputusan yang strategis dalam keuangan dan pengelolaan yang baik bagi pemilik usaha UMKM. Kemampuan mengelola keuangan bagi Pengaruh Literasi Keuangan Dan Financial Technology Terhadap UMKM Di Kabupaten Malaka Kota Betun pemilik usaha UMKM memang sangat diperlukan untuk kinerja usaha dan kelangsungan Pentingnya pelaku usaha UMKM memahami pengetahuan keuangan guna memiliki kinerja usaha yang lebih bagus sehingga memungkinkan UMKM mengalami pertumbuhan Maka dapat ditarik kesimpulannya bahwa dalam penelitian ini literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ardila & Azhar . yang menyimpulkan bahwa literasi keuangan (XI) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan terhadap UMKM. Hasil penelitian ini berkaitan dengan teori ilmu manajemen keuangan karena literasi keuangan membantu individu dalam menerapkan prinsip-prinsip manajemen keuangan pada kehidupan pribadi mereka. Dengan pemahaman yang kuat tentang literasi keuangan, individu dapat membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas, mengelola anggaran dengan efektif, mengurangi risiko keuangan, dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Selain itu literasi keuangan membantu individu dalam merencanakan keuangan mereka dengan cara yang efektif, membantu individu untuk memahami konsep dasar investasi, seperti risiko dan imbal hasil. membantu individu dalam memahami konsekuensi dari mengambil pinjaman, termasuk bunga, tenor, dan kemampuan membayar kembali, membantu individu dalam memahami perlindungan asuransi dan mengelola risiko keuangan. Pengaruh Financial technology (Fintec. Terhadap UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun Financial technology merupakan salah satu inovasi di bidang Financial yang mengacu pada teknologi modern. Inovasi tersebut bertujuan untuk memperkenalkan kepraktisan, kemudahan akses, kenyamanan dan biaya yang ekonomis. Dengan adanya Financial technology, masyarakat terpencil pun bisa menggunakan layanan keuangan yang berbasis teknologi, tanpa harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan layanan keuangan. Financial technology telah membantu pembiayaan usaha kecil menengah yang kurang memiliki akses pada perbankan. Dengan adanya regulasi yang matang mendorong UMKM untuk mengembangkan usahanya dengan melakukan peminjaman transaksi yang mudah melalui Financial technology. Financial technology memberikan akses yang sangat mudah untuk para peminjam dari sektor UMKM yaitu salah satunya adalah melakukan pinjaman secara online. Adapun teori atau penelitian terdahulu yang menyatakan bahwasanya Financial technology berpengaruh terhadap kegiatan UMKM. Menurut Rizal dkk . dan Rahardjo dkk . Financial technology dapat memberikan akses yang sangat mudah untuk para peminjam dari sektor Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia - VOLUME. NO. 2 MEI 2024 e-ISSN: 3031-3406. p-ISSN: 3031-3414. Hal 39-51 UMKM. Jika dilihat dari karakteristik responden yang dilakukan oleh peneliti, dimana pengaruh tingkat pendidikan dan usia UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun memepunyai pengaruh yang cukup besar terhadap peningkatan dan pemanfaatan teknologi finansial (Fintec. , yang mana dengan usia responden yang di dominasi oleh usia produktif mereka dapat dengan mudah mengikuti kemajuan zaman khsusnya di bidang perbankan yang berbasis teknologi modern, dengan adanya Financial technology masyarakat UMKM bisa dengan mudah menggunakan layanan keuangan yang berbasis teknologi tanpa harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan layanan keuangan. Financial technology telah membantu memudahkan UMKM dalam memiliki akses pada perbankan, dengan adanya regulasi yang matang mendorong UMKM untuk mengembangkan usahanya dengan terus memanfaatkan teknologi finansial yang tersedia. Jadi dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini Financial technology berpengaruh positif serta signifikan terhadap UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Azhari . yang menyimpulkan bahwa Financial technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM. Hasil penelitian ini berkaitan dengan teori ilmu manajemen keuangan yang mana Financial technology telah mengubah cara kita mengakses dan memproses keuangan. Melalui aplikasi seluler dan platform online, pengguna dapat mengelola keuangan mereka dengan mudah, termasuk pembayaran, transfer dana, investasi, dan lainnya. Financial technology telah membawa perubahan besar dalam pengelolaan keuangan dan memiliki dampak yang signifikan dalam ilmu manajemen keuangan. Fintech memberikan kemudahan akses, meningkatkan efisiensi, memperluas akses layanan keuangan, menyediakan informasi dan edukasi keuangan, serta menghadirkan inovasi dalam investasi. Pengaruh Literasi Keuangan dan Financial technology (Fintec. Terhadap UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa untuk menghasilkan pengelolaan keuangan yang baik, maka diperlukan beberapa faktor yang mendukung dalam diri para pelaku usaha UMKM yaitu literasi keuangan dan Financial technology. Hal ini diperlukan karena dari pengetahuan para pelaku usaha UMKM mengenai pengetahuan keuangan dasar, simpanan dan kredit, asuransi, dan investasi akan meningkatkan pengelolaan keuangan UMKM tentu sangat bergantung pada tingkat literasi keuangannya. Selain itu. Financial technology juga sangat diperlukan oleh para pelaku usaha UMKM dalam melakukan pengelolaan keuangan usahanya, manfaat adanya Financial technology dapat mendorong sebuah efesiensi dari transaksi dan Pengaruh Literasi Keuangan Dan Financial Technology Terhadap UMKM Di Kabupaten Malaka Kota Betun pengelolaan keuangan yang secara digital dan otomatis. Jika dilihat dari karakteristik responden yang dilakukan oleh peneliti maka dapat dijelaskan bahwa, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka akan semakin bagus pula literasi keuangannya dan jika dilihat dari tingkat usia responden yang dilakukan peneliti, dimana tingkat usia responden didominasi oleh usia produktif yang dimana mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai kemajuan teknologi dan memanfaatkan finansial teknologi untuk kegiatan usaha sesuai tingkat kebutuhan. Literasi keuangan dan Financial technology sama-sama memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap pelaku usaha UMKM dalam menjalankan usahanya. Yang mana literasi keuangan sendiri mempengaruhi cara berpikir pelaku usaha UMKM dalam perencanaan dan pengambilan keputusan keuangannya, sedangkan Financial technology juga memiliki pengaruh terhadap pelaku usaha UMKM yang mana Financial technology ini menyediakan dan memberikan kemudahan dalam mengakses transaksi keuangan. Dimana dengan adanya Financial technology pelaku usaha UMKM bisa menggunakan layanan keuangan perbankan berbasis terknologi tanpa harus menempuh jarah yang jauh untuk mendapatkan layanan keuangan. Financial technology telah membantu pembiayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang kurang memiliki akses pada Jadi dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan dan Financial technology memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun. Hasil dari penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ardila & Astuti . yang menyimpulkan bahwa Literasi Keuangan dan Financial technology Berpengaruh Signifikan Terhadap Pengelolaan Keuangan pada Pelaku UMKM. Hasil penelitian Literasi Keuangan. Financial technology berkaitan dengan teori ilmu manajemen keuangan yang mana terletak pada penggunaan teknologi dan pengetahuan keuangan yang diperlukan untuk mengelola keuangan secara efektif. Literasi keuangan yang kuat memungkinkan individu dan perusahaan untuk memahami dan menggunakan layanan Fintech dengan bijak. Misalnya, seseorang dengan literasi keuangan yang baik akan lebih mampu memahami risiko dan potensi keuntungan dari investasi melalui Platform Fintech, serta membuat keputusan yang tepat berdasarkan informasi yang tersedia. literasi keuangan yang kuat dan pemahaman tentang Fintech dapat memperkuat penerapan teori ilmu manajemen keuangan dalam pengambilan keputusan keuangan yang efektif dan inovatif untuk para pelaku Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia - VOLUME. NO. 2 MEI 2024 e-ISSN: 3031-3406. p-ISSN: 3031-3414. Hal 39-51 KESIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan mengenai Pengaruh Literasi Keuangan dan Financial technology (Fintec. terhadap UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun. hasil sebagai berikut: Nilai koefisien variabel literasi keuangan sebesar 0,253 menunjukkan adanya pengaruh antara literasi keuangan terhadap UMKM. Variabel literasi keuangan mempunyai nilai Thitung sebesar 3,364 dengan tingkat signifikansinya 0,002<0,05, maka Thitung>Ttabel . ,364>1,. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel literasi keuangan secara parsial atau individual berpengaruh positif dan signifikan terhadap UMKM. Nilai koefisien variabel Financial technology sebesar 0,364. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh antara Financial technology terhadap UMKM. Variabel Financial technology mempunyai nilai Thitung sebesar 3,502 dengan tingkat signifikansinya 0,001<0,05 dan Thitung > Ttabel . ,502>1,. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Financial technology secara parsial atau individual berpengaruh positif dan signifikan terhadap UMKM. Hasil uji hipotesis . ji simultan/uji F) menunjukkan nilai Fhitung = 33,267 sedangkan Ftabel = 3,21 dengan df pembilang = 2, df penyebut = 44 . -2-. sehingga Fhitung>Ftabel . ,267>3,. dengan tingkat signifikan 0,072<0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Literasi Keuangan dan Financial technology secara simultan atau bersamasama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel UMKM di Kabupaten Malaka Kota Betun. SARAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas, terdapat beberapa saran yang diberikan penulis dalam penelitian ini : Bagi UMKM, harus lebih peduli terhadap meningkatkan pemahaman literasi keuangan serta pengetahuan dasar tentang keuangan dan juga UMKM mampu memanfaatkan kemampuan teknologi seperti finansial teknologi agar dapat mampu membantu dalam perkembangan khsusnya dalam bisnis UMKM. Bagi pemerintah, dengan adanya penelitian ini penulis berharap pemerintah melakukan sosialisasi dan edukasi terkait literasi keuangan dan teknologi finansial kepada UMKM agar pengetahuan UMKM terus meningkat sehingga mampu memanfaatkan lembaga jasa keuangan dan teknologi yang ada dengan semaksimal mungkin sehingga UMKM terus mengalami perbaikan dan peningkatan kedepannya. Pengaruh Literasi Keuangan Dan Financial Technology Terhadap UMKM Di Kabupaten Malaka Kota Betun Untuk kalangan akademis, penelitian ini diharapkan sebagai referensi untuk penelitianpenelitian selanjutnya mengenai literasi keuangan. Financial technology dan UMKM. Penulis menyarankan agar penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabelvariabel lain agar penelitian ini akan semakin berkembang, selain itu penulis berharap dari penelitian ini dapat dijadikan masukan dan sumbangsih pemikiran untuk penelitian sejenis dimasa yang akan datang. DAFTAR PUSTAKA