Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 11 No. 4 Desember 2022 P - ISSN : 2503-4413 E - ISSN : 2654-5837. Hal 420 Ae 435 PENERAPAN ANALISIS COST VOLUME PROFIT (CVP) ANALYSIS PUNTUK PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK PADA TKIT AL FATHONY DEPOK Oleh Budi Santoso Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma E-mail: budisant@staff. Khusnul Prasetyo Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga E-mail: khusnul. prasetyo@feb. Tuti Binastuti Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma E-mail: tuti@staff. Article Info Article History : Received 16 Des - 2022 Accepted 25 Des - 2022 Available Online 30 Des Ae 2022 Abstract TKIT Al Fathony is a school located in Depok. West Java. carrying out its activities for the last three years. TKIT Al Fathony has experienced a decrease in revenue until it suffers a loss in 2020. Facing this problem. TKIT Al Fathony needs to start doing good financial management and profit planning. Therefore the question in this study is about how the financial management at TKIT Al Fathony and how the profitability of TKIT Al Fathony by using Cost Volume Profit (CVP) analysis. The analytical method used in this research is to compare the budget and the realization of revenues and costs during 2021. In addition, it also uses CVP analysis to find out what the break even point and margin of safety are at TKIT Al Fathony. The results of the analysis show that in financial management. TKIT Al Fathony's financial planning is quite good, but in terms of controlling income and costs it is still weak. Profit calculation using CVP analysis produces almost the same profit as without using CVP analysis. So that the results of the calculation of the break even point and the margin of safety results can be applied at TKIT Al Fathony for profit planning. Keyword : financial management, cost volume profit analysis, break even point, margin of safety, profit planning. PENDAHULUAN Setiap organisasi bisnis tujuannya adalah untuk memperoleh laba dan harus mampu membaca peluang maupun kesempatan di masa yang akan datang (Monoarfa et al. , 2. Bahkan (Okpala dan Osanebi, 2. menyebutkan bahwa merupakan hal yang wajar jika suatu organisasi bisnis tujuannya adalah untuk memperoleh surplus atas investasi yang dilakukannya, meningkatkan kekayaan bersih, atau mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu setiap perusahaan perlu melakukan perencanaan laba secara baik. Menurut Garrison et . dalam menjalankan usahanya, setiap perusahaan perlu mengetahui langkah-langkah yang harus diambil guna mencapai tingkat keuntungan yang direncanakan . rofit plannin. Salah satu alat dalam perencanaan laba di dalam perusahaan adalah dengan menggunakan Cost Volume Profit (CVP) Analysis atau disebut juga Analisa Break Even Point (Lulaj dan Iseni, 2. TKIT Al Fathony sebagai perusahaan yang menjalankan usaha di bidang layanan pendidikan tentu tidak terlepas dari tujuan untuk mendapakan keuntungan tersebut agar bisa terus beroperasi di masa yang akan datang. Selama 4 tahun terakhir. TKIT Al Fathony jumlah siswanya adalah sebanyak 42 siswa . , 50 siswa . , 33 siswa . , dan 32 siswa tahun Terlihat jumlah siswa TKIT Al Fathony pada 2 tahun terakhir mengalami penurunan. Sementara perkembangan pendapatan, biaya, dan laba . TKIT Al Fathony selama tahun 20182021 bisa dilihat pada Tabel 1. Tabel 1: Pendapatan dan Biaya Operasional TKIT Al Fathony Tahun 2018-2021 Pendapatan Penerimaan SPP Dana Pendidikan SarPras / Gedung Pendaftaran Seragam Jumlah Biaya Operasional Gaji Guru Sewa Gedung Biaya Oprasional TK Jumlah Laba (Rug. Operasi Sumber: TKIT Al Fathony . Keterangan: SarPras (Sarana Prasan. Dengan demikian selama tahun 2018-2021 kondisi laba TKIT Al Fathony mengalami fluktuasi yang tidak menentu, bahkan mengalami kerugian pada tahun 2020 dan kembali meraih keuntungan pada tahun 2021. Melihat perkembangan laba . Operasi TKIT Al Fathony selama 4 tahun terakhir, merupakan suatu sinyal yang kuat bahwa TKIT Al Fatnony perlu membuat kebijakan perencanaan laba agar terhindar dari risiko terjadinya kerugian. Oleh karena itu, sesuai dengan belakang di atas, maka pertanyaan untuk penelitian ini adalah: Bagaimana kondisi break even point (BEP) TKIT Al Fathony?, dan . Bagaimana perencanaan laba yang akan dilakukan oleh TKIT Al Fathony?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: . Mengetahui tingkat break even point (BEP) TKIT Al Fathony, dan . Mengetahui perencanaan laba yang akan dilakukan oleh TKIt Al Fathony. KAJIAN PUSTAKA Perencanaan Laba Menurut Alif dan Rahmadhani . perencanaan laba sering digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan investasi dan penilaian kinerja manajemen suatu perusahaan . untuk masa yang akan datang. Salah satu pendekatan yang digunakan manajemen dalam perencanaan laba adalah analisis Cost Volume Profit (CVP) atau analisis break even point (Rasyid. Hidayah dan Kurniati, 2. Perencanaan laba merupakan perencanaan kerja yang telah diperhitungkan dengan cermat di mana implementasi keuangannya dalam bentuk proyeksi perhitungan laba-rugi, neraca, arus kas, dan modal kerja untuk jangka panjang dan jangka pendek (Monoarfa et al. , 2. Analisis Break Even Point membantu manajemen dalam perencanaan dan pengambilan keputusan (Manuho et al. , 2. Muzdalifah . menyebutkan bahwa perencanaan laba memiliki beberapa manfaat, yaitu: . Perencanaan laba menyediakan suatu pendekatan yang disiplin terhadap identifikasi dan penyelesaian masalah. Hal ini memungkinkan adanya peluang untuk memulai kembali setiap segi operasi dan memeriksa kembali kebijakan dan program. Perencanaan laba menyediakan arahan ke semua tingkatan manajemen. Hal ini membantu mengembangkan kesadaran akan laba diseluruh lapisan organisasi dan mendorong kesadaran akan biaya serta efesiensi biaya. Perencanaan laba meningkatkan koordinasi antar sesama manajer. Perencanaan laba menyediakan suatu cara untuk memperoleh ide dan kerja sama dari setiap tingkatan manajemen. Anggaran menyediakan suatu tolok ukur untuk mengevaluasi kinerja aktual dan meningkatkan kemampuan dari individuindividu. Monoarfa et al. menungkapkan bahwa untuk mencapai laba manajemen dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut: . Menekan biaya produksi maupun biaya operasi serendah mungkin dengan mempertahankan tingkat harga jual dan volume penjualan yang ada. Menentukan harga jual sedemikian rupa sesuai dengan laba yang dikehendaki, dan . Meningkatkan volume penjualan lebih besar. Sholekhah. Santoso dan Hamidi . menjelaskan bahwa untuk mencapai hal tersebut sekolah harus memiliki stabilitas keuangan dengan menerapkan perencanaan laba atau teknik penganggaran yang dikelola secara efisien terkait dengan titik impas antara pendapatan dan biaya. Sehingga perencanaan laba bisa menjadi gambaran keuangan mengenai hasil penjualan. Analisa Cost Volume Profit (CVP) Analisis CVP dapat mengatasi masalah seperti jumlah unit yang harus dijual untuk mencapai titik impas, dampak pengurangan biaya tetap yang diberikan pada titik impas, dan dampak kenaikan harga terhadap laba. Selain itu. Analisis CVP memungkinkan manajer untuk melakukan analisis sensitivitas dengan memeriksa dampak dari berbagai tingkat harga atau biaya atas laba (Hansen dan Mowen, 2. Tampubolon et al. dan Alif et al. mengungkapkan bahwa analisis CVP adalah alat yang ampuh untuk membantu manajer memahami hubungan antara biaya, volume, dan Artinya, analisis CVP didasarkan pada model sederhana tentang bagaimana laba merespons harga, biaya, dan volume. Sehingga Analisis CVP fokusnya adalah mengenai bagaimana keuntungan dipengaruhi oleh lima faktor, yaitu harga jual, volume penjualan, biaya variabel per satuan, jumlah biaya tetap, dan produk yang dijual (Garrison et al. , 2. Pendekatan Break Even Point (BEP). Analisis CVP adalah inti dari teknik yang berguna untuk menghitung titik impas, tingkat volume yang diperlukan untuk mencapai tingkat pendapatan yang ditargetkan, dan perhitungan untuk strategi penentuan harga. Break Even Point (BEP) adalah suatu kondisi impas di mana perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya tidak mendapatkan laba tetapi juga tidak menderita kerugian atau jumlah penghasilan sama dengan jumlah biaya yang dikeluarkan (Hansen dan Mowen, 2. , (Jubaedah, 2. , (Monoarfa et al. , dan (Mustofa. Prastika dan Suhartini, 2. Menurut Hansen dan Mowen . ada dua pendekatan yang sering digunakan untuk menemukan titik impas, yaitu pendekatan pendapatan operasi . perating income approac. dan pendekatan margin kontribusi . ontribution margin approac. Pendekatan Pendapatan Operasi . perating income approac. Menurut pendekatan pendapatan operasi . perating income approac. Laporan laba-rugi merupakan alat yang berguna untuk mengatur biaya perusahaan terbagi menjadi kategori tetap dan variabel (Hansen. Mowen dan Guan, 2. Persamaan pendapatan laba operasional dapat ditentukan dengan menyatakan pendapatan penjualan dan beban variabel dalam jumlah dolar dan dalam unit. Secara khusus, pendapatan penjualan dinyatakan sebagai harga jual per unit dikalikan jumlah unit yang terjual, dan total biaya variabel adalah biaya variabel per unit dikalikan jumlah unit yang terjual. Dengan ekspresi ini maka persamaan pendapatan operasional menjadi: Pendapatan operasi = Pendapatan penjualan Ae Biaya Va = (Harga x unit penjuala. Ae (Biay penjuala. Ae Total Biaya Tetap Pendekatan Margin Kontribusi . ontribution margin approac. Penyempurnaan dari pendekatan pendapatan operasional adalah pendekatan margin kontribusi . ontribution margi. Margin kontribusi adalah jumlah yang tersisa dari penjualan setelah dikurangi biaya variabel (Mustofa. Prastika dan Suhartini, 2. , (Walter dan Skousen, 2. , dan (Garrison et al. , 2. Selain itu Garaika dan Feriyana . dan (Riza. Oktafani dan Rahman, 2. menjelaskan margin kontribusi merupakan selisih antara hasil penjualan dan seluruh komponen biaya variabel . roduksi administrasi dan penjuala. Apabila menunjukan bahwa hasil penjualan dapat digunakan untuk menutupi seluruh biaya variabel dan seluruh atau sebagian biaya tetap, maka kelebihannya adalah laba yang di peroleh. Dengan mengetahui besarnya margin kontribusi per unit, maka dapat dianalisis kontribusi setiap unit barang yang terjual untuk menutupi biaya tetap (Garaika dan Feriyana, 2. Penentuan Tingkat Break Even Point (BEP) Tentang analisis break even ini. Walter dan Skousen . menjelaskan bahwa titik impas bukanlah hal yang buruk, tetapi bukan hasil yang memuaskan bagi sebagian besar bisnis. Untuk menentukan tingkat break even point atau titik impas bisa dilakukan dengan pembentukan model persamaan matematika dan dalam bentuk grafik break even point (Garrison et al. , 2. dan (Manuho et al. , 2. Metode Persamaan Menurut Hansen. Mowen dan Guan, . pada titik impas, total margin kontribusi sama dengan biaya tetap. Apabila perusahaan menginginkan penjualan pada titik impas maka total margin kontribusi harus sama dengan total biaya tetap. Selain itu, hal juga bisa dicapai apabila kuantitas penjualan = biaya tetap total dibagi marigin kontribusi per unit (Garaika dan Feriyana. Sehingga margin kontribusi adalah pendapatan dari penjualan dikurangi total biaya Menurut (Garrison et al. , 2. jika kita mengganti margin kontribusi per unit untuk harga dikurangi biaya variabel per unit dalam persamaan pendapatan operasi dan memecahkan untuk jumlah unit, maka akan menghasilkan persamaan break even dalam unit sebagai berikut: Break even unit = Biaya tetap / margin kontrib Hansen dan Mowen . menguraikan tentang bagaimana menentukan break even point . itik impa. baik dalam unit maupun dalam rupiah penjualan . Pada rumus di atas terlihat bahwa titik impas dalam unit adalah: Break even unit = Biaya tetap / margin kontrib = Biaya tetap / (Harga Ae biaya Jika kedua sisi pada persamaan diatas dikalikan dengan harga, maka ruas kiri akan sama dengan penjualan pada saat kondisi impas, yaitu: Break even unit x harga = Harga x [Biaya tetap / (H uni. Break even penjulan = Biaya tetap x [Harga / (H Break even penjulan = Biaya tetap / . Ae . iaya va Break even penjulan = Biaya tetap / rasio margin k Metode Grafik Selain dengan metode persamaan, break even point juga dapat digambarkan melalui metode Grafik break even point menunjukkan volume penjualan pada sumbu x . aris horizonta. dan biaya dan penjualan terletak pada sumbu y . aris vertika. Titik impas . reak even poin. terletak pada perpotongan antara garis volume penjualan dan garis biaya. Gambar 1: Grafik Break Even Point. Titik break even mampu memberikan gambaran berbagai tingkat volume penjualan dan hubungannya dengan kemungkinan memperoleh laba menurut tingkat penjualan tersebut. Kemampuan untuk melihat kemungkinankemungkinan inilah yang membuat analisa ini bermanfaat untuk merencanakan laba di masa yang akan datang (Jubaedah, 2. Target Laba Analisis target laba merupakan salah satu kegunaan utama dari analisis CVP. Dalam analisis target laba, perusahaan bisa memperkirakan berapa volume penjualan yang dibutuhkan untuk mencapai target laba tertentu (Garrison et al. Menurut Perdana dan Kusumaastuti . analisis CVP dapat memberi bantuan kepada pelaku usaha untuk menentukan target laba yang diharapkan dan berapa jumlah biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan laba tersebut. Terdapat beberapa alat analsis untuk menentukan laba yaitu mengkalkulasi break even point (BEP), margin of safety, dan contribution margin. Pendekatan untuk memecahkan masalah ini adalah dengan memperlakukan Autarget labaAy seperti penambahan biaya tetap. Dengan kata lain, margin harus menutupi biaya tetap dan masih ada keuntungan yang diinginkan. Sehingga rumus target laba akan bisa dicapai ketika: Analisis CVP mengasumsikan fungsi pendapatan linier dan fungsi biaya linier. Analisis CVP mengasumsikan bahwa harga, biaya tetap total, dan biaya variabel per unit dapat diidentifikasi secara akurat dan tetap konstan selama rentang yang relevan . ngat bahwa rentang relevan adalah rentang di mana hubungan biaya berlak. Analisis CVP mengasumsikan bahwa apa yang diproduksi dijual. Untuk analisis produk ganda, bauran penjualan diasumsikan diketahui. Harga jual dan biaya diasumsikan diketahui dengan pasti. Pemisahan Biaya Semi Variabel Pada bagian asumsi Cost Volume Profit (CVP). Hansen. Mowen dan Guan . sudah Penjualan = Total Biaya Variabel Total Biaya Tetap Targetbahwa biaya tetap total dan biaya variabel per unit dapat diidentifikasi secara akurat Margin of Safety dan tetap konstan selama rentang yang relevan Margin of safety adalah unit yang terjual . ngat bahwa rentang relevan adalah rentang di atau diharapkan akan terjual atau pendapatan yang mana hubungan biaya berlak. Hal menunjukan diperoleh atau diharapkan akan diperoleh di atas bahwa dalam penggunaan Analisa CVP, perlu volume impas (Hansen dan Mowen, 2. Margin pemahaman yang baik tentang perilaku biaya . ost of safety . atas keamana. merupakan hubungan behavio. dan pemisahan biaya semi variabel antara volume penjualan yang dianggarkan dengan . ixed cos. volume penjualan pada titik impas. Margin of Untuk memisahkan biaya semi variabel Safety memberikan informasi berapa volume menjadi biaya tetap dan variabel, menurut Hansen penjualan yang dianggarkan atau pendapatan dan Mowen . dan Putri . bisa penjualan tertentu secara maksimum boleh turun menggunakan metode metode titik tertinggi dan agar suatu usaha tidak menderita rugi (Alif, terendah, metode kuadrat terkecil, metode diagram Lasmana dan Rahmadhani, 2. pencar, dan metode biaya berjaga. Riza. Oktafani dan Rahman . Metode titik tertinggi dan terendah . igh low menjelaskan margin of safety memberikan point metho. hanya perlu menghubungkan 2 informasi tentang seberapa jauh realisasi penjualan titik kegiatan yang paling rendah dan yang dapat turun dari rencana penjualan agar perusahaan paling tinggi untuk membuat garis lurus biaya. tidak menderita kerugian. Penurunan realisasi Metode ini baik digunakan untuk perusahaan penjualan dari rencana penjualan maksimum harus yang biaya semivariabelnya fluktuasinya sebesar magin of safety agar perusahaan tidak mudah sekali . dari bulan ke menderita kerugian (Mustofa. Prastika dan Suhartini, 2. dan (Fadila. Rafiza dan Riswandi. Metode kuadrat terkecil . east squared Berikut ini adalah rumus dari margin of metho. dianggap lebih obyektif dan lebih Safety: cermat dalam mengukur garis regresi daripada yaycuyciyciycaycycaycu ycEyceycuycycycaycoycaycu Oe yaAyaycE metode scattergraph karena metode kuadrat ycAycuycI = ycu 100% terkecil menggunakan pendekatan matematis yaycuyciyciycaycycaycu ycEyceycuycycycaycoycaycu untuk menentukan garis regresi Y = a bX. Metode diagram pencar . catterplot,) berusaha Asumsi Break Even Point (BEP) memperhitungkan lebih banyak titik- titik Menurut Hansen. Mowen dan Guan . , biaya dan kegiatan yang ada agar garis biaya Garrison et al. Maruta . , dan Lulaj yang ditarik di antara dua titik akan lebih dan Iseni . analisa Cost Volume Profit atau mewakili berbagai tingkat biaya dan kegiatan grafik break even point bergantung pada beberapa dapat menggambarkan keadaan yang lebih asumsi penting, yaitu: Metode biaya berjaga . tandby cost metho. ini menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan apabila perusahaan ditutup untuk sementara . idak berproduksi sama sekal. dan biaya yang masih muncul saat perusahaan berjaga . inilah yang merupakan biaya Selama proses produksi berjalan, biaya yang dikeluarkan dikurangi biaya berjaga tersebut merupakan biaya variabel. Penelitian Terkait Haryono . melakukan penelitian yang berjudul Analisis Break Event Point di SMK Negeri I Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013. Hasil penelitiannya adalah kondisi break event point dalam rupiah sebesar Rp 522. 489,12 dan dalam unit berjumlah 1. 608 siswa. Penelitian tentang metode Cost Volume Profit (CVP) Pada SMK Swasta X di Surakarta dilakukan oleh Sholekhah. Santoso dan Hamidi . Hasil penerimaan sekolah pada tahun pelajaran 2016/2017 memberikan kontribusi sebesar 31,64% untuk menutup biaya tetap setelah menutup biaya variabel dan break even point jumlah siswa sejumlah 378 siswa. Penelitian yang dilakukan oleh Nguyen dan Le . dengan judul Application of CostVolume-Profit Analysis in Decision-Making by Public Universities in Vietnam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa . perguruan tinggi menggunakan analisis CVP dalam pengambilan keputusan, . informasi yang terkait dengan analisis CVP yang digunakan untuk pengambilan keputusan oleh administrator tetap sederhana dan tidak memiliki detail pengendalian biaya, dan . penerapan analisis CVP oleh administrator universitas untuk pengambilan keputusan tidak komprehensif atau terkoordinasi. Temuan juga menunjukkan bahwa, mengingat kondisi saat ini di Vietnam, meningkatkan tata kelola di universitas negeri sangat penting, seperti kebijakan dalam menekan biaya, meningkatkan pendapatan universitas, memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa, dan meningkatkan kualitas pelatihan. Studi ini juga menyerukan aplikasi yang fleksibel dari analisis CVP, yang akan memberikan informasi untuk membantu para manajer Universitas Publik di Vietnam membuat keputusan Penelitian berikutnya berjudul Penentuan Biaya Sekolah (SPP) Berdasarkan Break Even Point (BEP) Pada Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Yayasan Birrul Raudatul Imani dilakukan oleh Rasyid. Hidayah dan Kurniati . Hasil penelitiannya adalah Pendapatan dari siswa adalah adalah Rp. 000,- per anak. Biaya tetap Rp. 000,- setahun, dan biaya variabel adalah Rp. 000,- per anak. Sehingga tingkat break even point TK Yayasan Birrul Raudatul Imani adalah sebanyak 20 siswa. Penelitian lain dilakukan oleh Paul. Mukkherjee dan Haque . yang berjudul Cost Volume Profit Analysis dan The Dance Class Business Nritya Kala Academy. Hasil kontribusi untuk setiap unit adalah rupee india (Rs. ) 15 (Rs. 40 Ae Rs. dengan break even 000 unit (Rs. 000/ Rs. harus diproduksi untuk menutupi biaya operasi. Selain itu Analisis BEP juga mengungkapkan bahwa 193 kelas diperlukan untuk memenuhi semua biaya tetap kelas kelompok. METODE PENELITIAN Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah praktek akuntansi manajemen TKIT Al Fathony di Kota Depok tahun 2021 yang terdiri dari guru sebanyak 6 orang dan siswa sejumlah 32 orang. Objek dalam penelitian ini adalah pengelolaan keuangan dan pendekatan cost volume profit (CVP) dalam rangka perencanaan laba di TKIT Al Fathony. Teknik pengumpulan data merupakan bagaimana upaya untuk memperoleh data yang relevan dengan area penelitian. Dalam melakukan pengumpulan data, caranya bisa dengan studi pustaka . ibrary researc. dan studi lapangan . ield Kemudian untuk studi lapangan Kothari . mengungkapan bahwa dalam studi lapangan metode pengumpulan data bisa dilakukan dengan cara: . Observasi, yaitu mengadakan pengamatan secara langsung terhadap objek yang diteliti dan mengumpulkan data yang diperlukan, . Interview, yaitu mengadakan wawancara dan tanya jawab dengan pimpinan serta karyawan untuk mendapatkan data yang berkaitan dengan masalah yang dibahas, dan . Dokumentasi adalah pengumpulan data yang menyangkut dokumendokumen TKIT Al Fathony yang ada kaitannya dengan masalah yang diteliti. Metode Analisis Data Analisis CVP akan di mulai dengan mengidentifikasi biaya tetap dan biaya varibel termasuk melakukan pemisahan biaya semivariabel . ixed cos. , kemudian dilanjutkan dengan perhitungan break even point (BEP), menentukan margin of safety, dan penerapan penentuan target laba sesuai dengan perencanaan laba di TKIT Al Fathony. Pemisahan Biaya Semi Variabel. Untuk melakukan pemisahan biaya semi variabel . ixed cos. menjadi biaya tetap dan variabel metode yang digunakan metode kuadrat terkecil . east square metho. Metode ini menghasilkan persamaan Y = a b. X, di mana a = biaya tetap, b = biaya variabel per siswa. Kemudian X adalah variabel independen sebagai variabel yang diasumsikan bisa menentukan perubahan biaya semi variabel . ixed cos. yang terjadi di TKIT Al Fathony. Dalam pemisahan biaya semi variabel ini, variabel X yang digunakan adalah banyaknya siswa TKIT Al Fathiny mulai dari tahun 2012 Penentuan break even point (BEP). Penentuan break even point (BEP) akan dilakukan baik menentukan BEP . umlah sisw. maupun dalam BEP . upiah penjualan jas. BEP . umlah sisw. yaAycnycaycyca ycNyceycycaycy yaycaycyciyca Oe ycOya ycyyceyc ycycnycycyca yaAycnycaycyca ycNyceycycaycy yaycA ycyyceyc ycycnycycyca tingkat break even point . aik dalam ukuran jumlah siswa maupun rupiah penjualan jas. ycAycuycI yaycuyciyciycaycycaycu ycEyceycuycycycaycoycaycu Oe yaAyaycE ycu 100% yaycuyciyciycaycycaycu ycEyceycuycycycaycoycaycu Kebijakan Perencanaan Laba. Laba akan diperoleh manakala penjualan memiliki kelebihan setelah digunakan untuk menutup seluruh biaya, baik biaya tetap maupun biaya Dengan kata lain laba akan terjadi jika margin kontribusi lebih besar dari pada biaya tetap. Adapun rumus untuk mendapatkan laba yang diinginkan langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: Jumlah siswa x harga = (Jumlah siswa x bia Biaya Tetap Targ Jumlah siswa x . arga Ae = Total Biaya Tetap biaya variabel per sisw. Jumlah siswa = (Total Biaya Tetap variabel per sisw. Jumlah siswa = (Total Biaya Teta kontribusi per siswa HASIL DAN PEMBAHASAN Perkembangan jumlah murid selama tahun tahun 2012 sampai 2021 bisa dilihat pada Gambar Terlihat jumlah murid TKT Al Fathony selama 10 tahun terakhir cenderung mengalami Jumlah murid tertinggi di TKIT Al Fathony terjadi pada tahun 2014 dan 2015, yaitu 62 dan 60 siswa. Kemudian pada tahun 2021 ini jumlah siswa TKIT Al Fathony berada pada titik yang terendah, yaitu 32 siswa. Penurunan jumlah siswa inilah yang membuat TKIT Al Fathony pada tahun 2020 dan 2021 mengalami kerugian, yaitu rugi sebesar Rp. 000,- pada 2020 dan laba Rp. 000,- pada tahun 2021 . ihat Tabel . BEP . upiah penjualan jas. yaAycnycaycyca ycNyceycycaycy yaAycnycaycyca ycOycaycycnycaycayceyco 1Oe ycEyceycuycycycaycoycaycu yaAycnycaycyca ycNyceycycaycy ycIycaycycnycu yaycA di mana CM adalah contribution margin. Margin of Safety. Margin of Safety (MoS) adalah selisih antara realisasi penjualan atau rencana penjualan dengan penjualan pada Gambar 2: Perkembangan Jumlah Siswa TKIT Al Fathony Tahun 2012-2021 JUMLAH SISWA Sumber: TKIT Al Fatony, 2012-2021. Komponen Pendapatan dan Biaya di TKIT Al Fathony Kebijakan Yayasan dan TKIT Al Fathony dalam menentukan pendapatan (Tabel . dan biaya (Tabel . yang terjadi selama tahun 2021 adalah sebagai berikut: Tabel 2: Tarif Berbagai Jenis Pendapatan TKIT A Fathony Tahun 2021 Keterangan Jenis Pendapatan Tarif Penerimaan SPP 000 per siswa per tahun (Rp. 000,- per bula. Dana Pendidikan 000 per siswa per tahun . isa diangsu. SarPras/Gedung 000 per siswa per tahun . isa diangsu. Pendaftaran 000 per siswa per tahun . ibayar saat pendaftara. Seragam 000 per siswa per tahun . ibayar saat pendaftara. Jumlah Sumber: TKIT Al Fathony, 2021. Tabel 3: Realisasi Biaya TKIT Al Fathony Tahun 2021 Keterangan Jumlah Gaji Guru dan THR Sewa Gedung Biaya Operasional TK Fotokopi dan Cetak Iuran Keanggotaan Ijasah Majalah Bahan Habis Pakai Upah Pemberi Jasa Listrik Iuran sampah Jumlah Sumber: TKIT Al Fathony, 2021. Perhitungan Break Even Point dan Margin of harga, biaya tetap total, dan biaya variabel per unit Safety TKIT Al Fathony dapat diidentifikasi secara akurat. Untuk itu semua Untuk melakukan analisis cost volume biaya terlebih dahulu akan diidentifikasi mana profit dan perencanaan laba yang perlu biaya yang polanya sebagai biaya tetap, mana yang diidentifikasi terlebih dahulu adalah harga dan sebagai biaya variabel, dan mana biaya yang Untuk faktor harga dan sudah ditunjukan memiliki pola sebagai biaya semi variabel. Hasil pada Tabel 2. Untuk faktor biaya juga sudah identifikasi biaya berdasarkan perilakunya bisa diungkapkan di Tabel 3 tetapi belum dilakukan dilihat pada Tabel 4. pengelompokan menurut perilaku biayanya. Dalam Pada Tabel tersebut terlihat biaya yang penentuan break even point biaya harus memiliki perilaku sebagai biaya tetap . ixed cos. diidentifikasi pemisahan biaya semi variabel terdiri dari biaya gaji guru dan THR, biaya sewa menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Gedung, biaya listrik, dan biaya iuran sampah. Kemudian untuk biaya yang berperilaku sebagai Identifikasi Biaya Berdasarkan Perilaku Biaya biaya variabel . ariable cos. terdiri dari biaya Untuk menggunakan analisis cost volume untuk ijasah dan majalah. profit salah satu asumsi yang diperlukan adalah Tabel 4: Identifikasi Biaya Berdasarkan Perilaku Biaya Jenis Biaya Perilaku Biaya Keterangan Gaji Guru dan THR Tetap Setiap bulan gaji guru sama Sewa Gedung Tetap Setiap tahun Rp. 000,3. Biaya Operasional TK Fotokopi dan Cetak Semi variabel Tidak proposional Iuran Keanggotaan Semi variabel Tidak proposional Ijasah Variabel Tarif Rp. 000,- per siswa Majalah Variabel Tarif Rp. 000,- per siswa Bahan Habis Pakai Semi variabel Tidak proposional Upah Pemberi Jasa Semi variabel Tidak proposional Listrik Tetap Setiap bulan Rp. 000,h. Iuran sampah Tetap Setiap bulan Rp. 000,Sumber: Data diolah. Tahun 2021. Selanjutnya untuk biaya fotocopy dan cetak, iuran keanggotaan, bahan habis pakai, dan upah pemberi jasa memiliki pola yang tidak proposional dengan jumlah siswa TKIT Al Fathony mulai dari tahun 2012 hingga 2021. Sehingga biaya ini dikelompokan sebagai biaya semi variabel . ixed Terhadap biaya semi variabel ini kemudian akan dilakukan proses pemisahan biaya agar bisa ditentukan berapa biaya tetap dan berapa biaya Pemisahan Biaya semi Variabel Pemisahan biaya semi variabel ini akan dilakukan dengan menggunakan metode kuadrat terkecil . east square metho. Adapun hasil pemisahan biaya semi variabel menjadi persamaan regresi sederhana Y = a b. X adalah sebagai Biaya Fotocopy dan cetak = 133. Biaya Iuran Keanggotaan = 155. Biaya Bahan Habis Pakai = 1. Biaya Upah Pemberi Jasa = 921. Tabel 5: Hasil Pemisahan Biaya Jenis Biaya Gaji Guru dan THR Sewa Gedung Biaya Operasional TK Fotokopi dan Cetak Iuran Keanggotaan Ijasah Majalah di mana, y = jenis biaya semi variabel. a = biaya tetap untuk setiap jenis biaya semi vari b = biaya variabel per siswa untuk jenis biaya bi x = jumlah siswa yang diterima pada tahun yang Setelah biaya semi variabel berhasil dipisahkan menjadi biaya teap dan biaya variabel, maka hasil pemisahan biaya menurut perilaku biaya dan besaran biaya untuk semua biaya bisa dilihat pada Tabel 5. Pada Tabel 5 terlihat Biaya Gaji guru dan THR. Sewa Gedung, biaya listrik, dan Iuran sampah adalah sebagai biaya tetap dengan jumlah masing-masing Rp. 000,- Rp. 000,-, Rp. 000,- dan Rp. 000,- per tahun. Sementara biaya Ijasah dan Majalah adalah sebagai biaya variabel dengan nilai masing-masing Rp. 000,- dan Rp. 000,- per siswa. Kemudian untuk jenis biaya Foto copy dan Cetak. Iuran Keanggotaan. Bahan habis pakai, dan Upah pemberi jasa merupakan hasil dari proses pemisahan biaya semi variabel. Sehingga jumlah keseluruhan biaya tetap adalah Rp. 339,per tahun dan biaya variabel Rp. 000,- per Biaya Tetap per tahun (R. Biaya Variabel per siswa (Rp. Bahan Habis Pakai Upah Pemberi Jasa Listrik Iuran sampah Jumlah Sumber: Data diolah. Tahun 2021. Penentuan Titik Break Even Point TKIT Al Fathony Sebagaimana telah disebutkan pada Tabel 2, harga produk layanan Pendidikan di TKIT Al Fathony adalah sebesar Rp. 000,- per siswa. Kemudian untuk unsur biaya, jumlah biaya tetap . ixed cos. setiap tahun adalah Rp. Rp. 339,- per tahun dan biaya variabel . ariable cos. Rp. 000,- per siswa (Tabel . Margin kontribusi . ontribution margi. per siswa adalah sebesar Rp. 000,-, . arga jasa Pendidikan Rp. 000,- dikurangai variabel Rp. ,- per siswa. Kemudian rasio margin kontribusi . ontribution margin ratio atau CMR) = 0,82 (Rp. 000,-. Rp. 000,-). Sehingga penentuan break even point . alam jumlah sisw. di TKIT Al Fathony adalah sebagai berikut: Penjualan = VC FC I Karena kondisi break even (BE) atau impas adalah laba atau I (Incom. = 0, maka: Penjualan = VC FC 0 x = vc. x FC 0 x = 721. 000 Ae = 90. x = 90. x = 90. 339 / 3. x = 27,32 x = 27 siswa p = Harga . x = Jumlah siswa VC = Jumlah Biaya variabel (Variabel Cos. vc = Tarif biaya variabel per siswa FC = Jumlah biaya tetap (Fixed Cos. I = Laba . Break even . alam rupiah penjuala. bisa dihitung dengan meembagi biaya tetap dengan rasio margin kontribusi (CMR). Sehingga diperoleh hasil sebagai berikut: yaAycyceycayco yceycyceycu . upiah penjula. yaAycnycaycyca ycNyceycycaycy yaAycnycaycyca ycOycaycycnycaycayceyco ycEyceycuycycycaycoycaycu yaAycnycaycyca ycNyceycycaycy ycIycaycycnycu yaycA 339 / 0,82 Jadi TKIT Al Fathony akan berada dalam kondisi impas . reak eve. apabila tingkat penjualannya adalah sebesar Rp. 422 atau pada saat jumlah murid sebanyak 27 siswa. Untuk membuktikan kondisi impas atau laba = 0, bisa dilihat pada Tabel 6 berikut ini: Tabel 6: Laporan Laba Rugi TKIT Al Fathony Pada Kondisi Break Even Tahun 2021 Jenis Biaya Pendapatan & Tarif Rasio Biaya Per siswa 1,00 Pendapatan . 000 x . Biaya Variabel (. 000 x . 0,82 Margin Kontribusi Biaya Tetap . Laba (Rug. Sumber: Data diolah, 2021. Tabel tersebut menunjukan bahwa dengan 339,-. Dengan nilai margin kontribusi hasil penjualan sebesar Rp. 422,- akan sebesar itu, semua akan habis untuk menutup biaya menghasilkan margin kontribusi sebesar Rp. ixed cos. dan akhirnya TKIT Al Fathony tidak mendapatkan keuntungan tetapi juga tidak mengalami kerugian. Grafik Break Even Point TKIT Al Fathony Selain ditunjukan dengan perhitungan secara matematika, hasil penentuan break even juga bisa dijelaskan dengan melalui pendekatan grafis. Pendekatan secara grafis bisa dilihat pada Gambar Gambar 3: Grafik Break Even Point TKIT Al Fathony Tahun 2021 Sumber: Data diolah. Tahun 2021. Pada Gambar tersebut terlihat titik break even point terjadi pada tingkat jumlah siswa TKIT Al Fathony sebanyak 27 siswa dengan jumlah pendapatan Rp. 422,-. Selain itu, pada Gambar tersebut juga terlihat adanya area laba dan area rugi. Daerah rugi . ini akan terjadi apabila TKIT Al Fathony menerima siswa kurang dari 27 Sebaliknya area di sebelah kanan titik break even (BE) merupakan area laba . yang ditunjukan oleh keberadaan garis penjualan . berada di atas garis total biaya (Total Cos. Artinya apabila TKIT Al Fathony menerima siswa lebih dari 27 siswa maka TKIT Al Fathony akan mendapatkan keuntungan. Penentuan Margin of Safety TKIT Al Fathony Margin of Safety merupakan jarak atau selisih antara penjualan yang dianggarkan atau tingkat penjualan tertentu dengan tingkat penjualan pada titik break even. Untuk menentukan Margin of Safety bisa dilihat pada Tabel 7. Tabel 7: Margin of Safety TKIT Al Fathony Tahun 2021 Keterangan Jumlah siswa Penjualan (Rp. Penjualan yang dianggarkan . Penjualan pada titik break even Margin of Safety . umlah sisw. Margin of Safety (% tas. ycu 100% = 14,63% Sumber: Data diolah. Tahun 2021. Pada Tabel tersebut terlihat besarnya margin Sebagai pembuktian Margin of Safety, of safety TKIT Al Fathony adalah sebesar 5 siswa pada tahun 2021 pendapatan TKIT Al Fathony atau 14,63%. Hal ini berarti pendapatan TKIT Al adalah sebesar Rp. 000,-. Jika pada tahun Fathony tidak boleh turun melebihi 14. 63% dari berikutnya, misalnya tahun 2023 mengalami pendapatan saat ini (Rp. 000,-). Apabila penurunan pendapatan 16% . ebih dari 14,63%), terjadi penurunan pendapatan melebihi 14,63% maka penjualan akan turun Rp. 000,- . atau jumlah siswa turun lebih dari 5 siswa dari 32 x Rp. 000,-), yaitu menjadi Rp. siswa, maka TKIT Al Fathony akan mengalami 000,- (Rp. 000,- dikurangi Rp. 000,-). Sehingga TKIT Al Fathony mengalami kerugian sebagai berikut: Tabel 8: Dampak Penurunan Pendapatan Melebihi Margin of Safety Jenis Biaya Pendapatan & Biaya Pendapatan Biaya Variabel . % x 108. Margin Kontribusi Biaya Tetap . Laba (Rug. Sumber: Data diolah, 2021. Analisis Cost Volume Profit untuk Perencanaan x = 721. Laba TKIT Al Fathony 35. 000 Ae = 90. Asumsi Target Laba Tertentu Untuk menunjukan manfaat dari analisis x = 125. CVP dalam perencanaan laba, misalnya pada tahun x = 125. 339 / 3. depan, yaitu tahun 2023. TKIT Al Fathony ingin x = 38 siswa mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 000,Untuk mencapai laba sebesar Rp. Dengan target laba sebesar itu maka jumlah siswa 000,- pada tahun berikutnya. TKIT Al yang harus diterima oleh TKIT Al Fathony bisa Fathony harus mendapatkan siswa sebanyak 38 ditentukan dengan cara sebagai berikut: Apabila target tersebut bisa dicapai, maka Penjualan = VC FC 35. Laporan Laba Rugi TKIT Al Fathony bisa dilihat x = vc. x FC 35. pada Tabel di bawah ini: Tabel 9: Laporan Laba Rugi dengan Target Laba Tertentu Jenis Biaya Pendapatan & Biaya Pendapatan . 000 x . Biaya Variabel (. 000 x . Margin Kontribusi Biaya Tetap . Laba (Rug. Sumber: Data diolah. Tahun 2021. Asumsi Jika Terjadi Perubahan Iuran SPP dan Gaji Guru Berdasarkan perkembangan bisnis pada tahun 2021, misalnya pada tahun 2023 diasumsikan TKIT Al Fathony ingin menyesuaikan besarnya iuran SPP dan Gaji Guru. Adapun kebijakan yang diambil adalah sebagai berikut: Penerimaan SPP yang sebelumnya sebesar Rp. 000,- per bulan per siswa dinaikan menjadi Rp. 000,- per bulan per siswa pada tahun Biaya Gaji guru dan THR yang semula Rp. 00,- per tahun juga akan dinaikan menjadi Rp. 000,- pada tahun 2023. Kebijakan ini akan mengakibatkan adanya perubahan pada harga . jasa pendidikan Tarif Per siswa . Rasio 1,00 0,82 sebagaimana ditampilkan pada Tabel 10. Pada Tabel tersebut terlihat, penerimaan SPP yang tadinya Rp. 000,- per tahun per siswa (Rp. 000,- x 12 bula. naik menjadi Rp. 000,per tahun per siswa (Rp. 000,- x 12 bula. pada Sementara untuk pendapatan yang lain untuk tahun 2021 dan 2023 diasumsikan masih Akibatnya harga . jasa yang tadinya sebesar Rp. 000,- per siswa naik menjadi Rp. 000,- per siswa pada tahun 2023. Kemudian adanya asumsi kenaikan Gaji guru dan THR dari Rp. 00,- menjadi Rp. 000,- di tahun 2023 dampaknya bisa dilihat pada Tabel 11. Tabel 10: Perubahan Harga Jasa akibat Kenaikan iuran SPP Keterangan Pendapatan Penerimaan SPP 000 Naik Dana Pendidikan 000 Sama SarPras/Gedung 000 Sama Pendaftaran 000 Sama Seragam 000 Sama Sumber: Data diolah, 2021. Tabel 11: Perubahan Biaya akibat Kenaikan Gaji Guru dan THR Biaya Keterangan Gaji Guru dan THR Naik Sewa Gedung Sama Biaya Operasional TK Sama Fotokopi dan Cetak 197 Sama Iuran Keanggotaan 436 Sama Ijasah 000 Sama Majalah 000 Sama Bahan Habis Pakai 948 Sama Upah Pemberi Jasa 419 Sama Pembayaran listrik Sama Iuran sampah Sama Sumber: Data diolah, 2021. Pada Tabel tersebut terlihat hanya biaya Gaji Guru dan THR yang mengalami kenaikan, sementara untuk biaya-biaya yang lainnya masih sama dengan tahun 2021. Kebijakan tersebut mengakibatkan total biaya tetap . ixed cos. yang tadinya sebesar Rp. 339,- pada tahun 2021 berubah menjadi Rp. 339,- pada tahun 2023, sementara biaya variabel . ariable cos. masih sama yaitu sebesar Rp. 000,- per siswa. Perubahan pada penerimaan SPP sebagai bagian dari harga . jasa produk Pendidikan di TKIT Al Fathony, mengakibatkan perubahan margin kontribusi . ontribution margi. per siswa dan rasio margin kontribusi . argin contribution margin rati. sebagai berikut: Tabel 12: Perubahan Margin Kontribusi akibat Kenaikan Harga jasa pendidikan Keterangan Rp. %-tase Rp. %-tase Harga jasa per siswa . 1,00 5. 1,00 Biaya variable per siswa . 0,18 0,14 Margin Kontribusi . per siswa 0,82 4. 0,86 Sumber: Data diolah, 2021. Perubahan harga jasa . ari Rp. 000,menjadi Rp. 000,-) sebagaimana disajikan pada Tabel 12 mengakibatkan perubahan margin kontribusi . ontribution margin - CM) per siswa dari Rp. 000,- (Rp. 000,- dikurangi Rp. 000,-) pada tahun 2021 menjadi Rp. 000,- (Rp. 000,- dikurangi Rp. 000,-) pada tahun 2023. Kemudian rasio margin kontribusi . ontribution margin ratio CMR) juga mengalami perubahan dari 82% pada tahun 2021 menjadi 86% pada tahun 2023. Terjadinya perubahan harga . jasa dan biaya tetap . ixed cos. pada tahun 2023 tersebut, tentu saja akan berdampak pada perubahan break even point (BEP). Berikut ini adalah perhitungan break even point untuk tahun 2023. Bryceycayco yceycyceycu . umlah sisw. yaAycnycaycyca ycNyceycycaycy yaycaycyciyca Oe ycOya ycyyceyc ycycnycycyca yaAycnycaycyca ycNyceycycaycy yaycA ycyyceyc ycycnycycyca yaAycyceycayco yceycyceycu . upiah penjualan jas. yaAycnycaycyca ycNyceycycaycy yaAycnycaycyca ycOycaycycnycaycayceyco ycEyceycuycycycaycoycaycu yaAycnycaycyca ycNyceycycaycy ycIycaycycnycu yaycA 339 / 0,86 Pada tahun 2023 TKIT Al Fathony kondisi impasnya adalah pada tingkat penjualan sebesar Rp. 141,- dengan jumlah siswa sebanyak Break even . umlah sisw. = 101. 339 / 4. 22 siswa . embulatan dari 22,. Untuk = 22,38 membuktikan hasil perhtungan break even pada = 22 siswa tahun 2023 ini, hasilnya bisa dilihat pada Laporan Laba Rugi sebagai berikut: Tabel 13: Laporan Laba Rugi TKIT Al Fathony Pada Kondisi Break Even Tahun 2023 Jenis Biaya Pendapatan & Tarif Rasio Biaya Per siswa 1,00 Pendapatan . 000 x . Biaya Variabel (. 000 x . 0,86 Margin Kontribusi Biaya Tetap . Laba (Rug. Sumber: Data diolah, 2021. Berdasarkan Tabel 13, maka grafik break Perubahan titik break even point ini even point (BEP) TKIT Al Fathony pada tahun merupakan arah bagi TKIT Al Fathnoy dalam 2023 akan menjadi sebagaimana divisualisasikan perencanaan laba pada tahun 2023. Apabila pada pada Gambar 4. Sebagai akibat terjadinya tahun 2023 TKIT Al Fathony ingin mendapatkan perubahan harga . jasa yaitu kenaikan iuran keuntungan, maka TKIT Al Fathony harus bisa SPP dan perubahan biaya tetap . ixed cos. berupa mendapatkan siswa lebih dari 22 siswa atau dari kenaikan Gaji Guru dan THR, titik break even sisi pendapatan TKIT Al Fathony harus point yang sebelumnya sebanyak 27 siswa dengan memperoleh pendapatan di atas Rp. 141,jumlah pendapatan Rp. 422,- pada tahun 2021 . ihat Gambar . menjadi sebesar Rp. 141,- atau sama dengan 22 siswa . ihat Gambar . pada tahun 2023. Gambar 4: Grafik Break Even Point TKIT Al Fathony Tahun 2023 Sumber: Data diolah. Tahun 2021. KESIMPULAN Berdasarkan tujuan penelitian, hasil penelitian, dan hasil pembahasan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Hasil analisis CVP menunjukan bahwa TKIT Al Fathony memiliki tingkat break even pada saat menerima murid sebanyak 27 siswa dengan hasil penjualan sebesar Rp. 422,- pada tahun 2021. Sehingga jika manajemen TKIT Al Fathony ingin mendapatkan keuntungan, maka jumlah siswa yang masuk di TKIT Al Fathony harus lebih dari 27 siswa. Berdasarkan data hasil penjualan tahun 2021, tingkat margin of safety TKIT Al Fathony adalah 14,63% dari hasil penjualan yang ada pada saat sekarang atau hasil penjualan yang Untuk tahun 2023, apabila TKIT Al Fathony merencanakan menaikan laba, hasil analisis CVP bisa digunakan sebagai alat bantu dalam perencanaan laba tersebut. Kemudian jika pada tahun 2023 TKIT Al Fathony berencana menaikan iuran SPP dan menaikan Gaji Guru dan THR, maka kebijakan itu akan menyebabkan terjadinya perubahan tingkat break even point (BEP). REFERENSI