PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MEMILIH KEPALA DESA (Hargomulyo. Gedangsari. Gunungkidu. Oleh : Widodo* ABSTRACT Leadership and motivate of vital importance in governance wheel. Especially government mount the countryside or chief of village. Au In order to the increasing of leadership and motivate hence ability Tekhnologi is big effort and its execution represent the effort with and is filling each other intergovernmental and Society. Through/passing education program, development of science tekhmologi and also program the research, non-stoped to governmental push the make-up of ability tekhnologi. Meanwhile corporate world have to play role active in developing, linking and exploiting it in real activityAy (President Soeharto. Political Oration of In front/ahead of conference DPR 15 August 1. Leadership is an activity in group facility to reach the target with. In group facility, a leader have the mission to influence, to pushing, inviting, leading, moving and if require to force the others or group of so that/to be they do/ conduct the related/relevant something that with the target attainment with Motivation is an process of somebody activity in the case of leading, guiding, influencing or controlling mind, feeling from behaviour to others of exist in under its observation. So that effective motivation is motivation which can or able to grow, looking after and developing effort and climate which co-operative in organizational life and in the end can improve the performance Place in Countryside Hargomulyo,. Research Time of during year 2019. This research use the quantitative descriptive method to explain the independent variable influence of X to variable of dependen Y. Leadership of according to answer from responder determining answer A is 48,07% and responder determine the answer of concerning society Motivation to chosen the countryside head of equal to 46,83. Key: Leadership and motivate PENDAHULUAN Kepemimpinan dan motivasi sangat penting dalam roda pemerintahan. Terutama pemerintah tingkat desa atau kelurahan. AuDalam rangka meningkatnya kepemimpinan dan motivasi maka kemampuan Tekhnologi adalah upaya besar dan pelaksanaannya merupakan upaya bersama dan saling mengisi antar Pemerintah dan Masyarakat. Melalui program pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan tekhmologi serta program penelitian, pemerintah terus mendorong peningkatan kemampuan tekhnologi. Sementara itu dunia usaha harus memainkan peranan aktif dalam mengembangkan, menjembatani dan memanfaatkannya dalam kegiatan nyataAy (Presiden Soeharto. Pidato Kenegaraan Di depan sidang DPR 15 Agustus 1. Kepemimpinan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia tentunya akan memotivasi pada banyak hal seperti masyarakat. Jika semuanya dalam kualitas prima tentu saja hasilnya juga akan prima, sehingga diperoleh Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Ilmu dan tekhnologi yang berkembang dengan cepat perlu diimbangi dengan perubahan kemampuan dan keterampilan, sebab pesatnya ilmu menentukan kemampuan tersendiri. Dalam kaitan itu pesatnya ilmu menentukan kemampuan tersendiri. Dalam kaitannya itu pembangunan ketenagakerjaan yang dilakukan melalui pengembangan Sumber Daya Manusia harus saling terkait dan terpadu dengan Sistem Pendidikan Nasional, pelatihan kerja dan program pembangunan. Salah satu masalah yang dihadapi emerintah desa dewasa ini adalah kualitas yang dirahasiakan jauh tercecer dari keberhasilan pencapaian target Hal ini bukannya tidak disadari dalam Mahasiswa Program Doktoral Ilmu Manajemen Konsentrasi Manajemen Sumberdaya Manusia. Universitas Negeri Jakarta Jurnal Manajemen & Bisnis Aliansi PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MEMILIH KEPALA DESA (Hargomulyo. Gedangsari. Gunungkidu. Oleh : Widodo perencanaan pembangunan nasional kita. Secara sadar perencanaan sektor pendidikan selama ini diarahkan pada azas pemerataan untuk memberikan kesempataan yang seluas Ae luasnya bagi semua warga Negara untuk memperoleh pendidikan dan secara bertahap peningkatan kualitas pendidikan. Dengan hanya meningkatkan kualitas pendidikan saja agaknya terlalu mahal bagi pembangunan suatu masyarakat yang cerdas dan berwawasan kesatuan bangsa. Untuk memperoleh tingkat kepemimpinan yang diharapkan masuarakat maka perlu motivasi yang tinggi, baik motivasi instrinsik maupun motivasi Hal tersebut agar menjadi pemerintahan yang sesuai dengan harapan masyarakat Hargomulo. Diantara faktor yang dibutuhkan dalam menciptakan sistem manajemen yang baik adalah faktor kepemimpinan dan juga motivasi. Di kantor kelurahan dan juga kantor balai desa dibutuhkan pula pola kepemimpinan yang handal dan fungsi manajemen pemerintahan yang menjadi tangung jawabnya, sehingga diharapkan dapat terus mampu meningkatkan mutu kepemimpinan maupun mutu Dalam suatu lembaga atau organisasi, peranan pemimpin sangat sentral, karena pemimpin merupakan pusat posisi dalam kelompok, organisasi atau lembaga memainkan peranan penting dalam pelaksanaan program untuk mencapai tujuan lembaga, ideologi kelompok, struktur kelompok dan didalam pencapaian aktivitas Ae aktivitas yang disetujui dalam lembaga tersebut. Hierarki kepemimpinan berkembang dalam suatu organisasi yang tumbuh menjadi besar dan kompleks karena tuntutan dan fungsi pemimpin organisasi serta motivasi meningkat. Keahlian seorang pemimpin didalam melaksanakan tugas sangat diperlukan, karena seorang pemimpin harus terlihat mempunyai media yang paling baik dilakukan dalam memimpin Seorang pemimpin harus berkonsentrasi terhadap tugas Ae tugas lembaga memainkan peranan yang agresif didalam menggerakkan lembaga untuk untuk mencapai program yang di rencanakan. Didalam organisasi, kepemimpinan dengan memiliki motivasi untuk berprestasi merupakan kepala desa dan bawahannya. Berarti organisasi tersebut berjalan sesuai harapan lembaga yaitu memiliki tingkat yang tinggi, semangat kepemimpinan dan bawahan sangat pula dipengaruhi suasana kerja yang KAJIAN TEORI Kepemimpinan Kepemimpinan adalah suatu kegiatan dalam memfasilitasi kelompok untuk mencapai tujuan Dalam memfasilitasi kelompok, seorang pemimpin mempunyai misi untuk mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakkan dan jika perlu memaksa orang lain atau kelompok agar mereka melakukan sesuatu yang terkait dengan pencapaian tujuan bersama. Berdasarkan konsepsi tersebut, pengertian kepemimpinan dalam hal ini mempunyai unsur-unsur, sebagai berikut : . Orang yang dapat mempengaruhi, . Terdapat orang yang dapat pengaruh di lain pihak, . Adanya maksud atau tujuan tertentu yang hendak dicapai bersama, . Adanya serangkaian tindakan tertentu untuk mempengaruhi dan untuk mencapai suatu tujuan. Ahli lain mendefinisikan kepemimpinan sebagai keseluruhan tindakan guna mempengaruhi dan menggerakkan orang lain tersebut bekerja sesuai dengan keinginan. Carter dan Dubin menjelaskan bahwa konsep menjelaskan bahwa konsep kepemimpinan dan kekuasaan sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi. Kekuasaan merupakan sarana bagi pemimpin untuk mempengaruhi perilaku. Pengikut-pengikutnya, agar para pengikut tersebut bekerja secara optimal untuk mewujudkan suatu tujuan organisasi. Beberapa definisi yang disampaikan oleh para pakar di bidang kepemimpinan adalah sebagai berikut: George R. Tery menyebutkan bahwa kepemimpinan adalah keseluruhan kegiatan . untuk mempengaruhi kemauan orang lain untuk mencapai tujuan bersama (Leadership is activity of influencing people to strive willingly for mutual objective. Robert Dubin memyebutkan bahwa kepemimpinan adalah aktivitas pemegang kewenangan dan pengambil keputusan (Leadership is the exercise of authority and making of decision. Sondang. Siagian menyebutkan bahwa kepemimpinan merupakan inti dari manajemen, karena kepemimpinan adalah motor penggerak bagi Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam lainnya. Dari uraian di atas, untuk mendapatkan kepemimpinan yang ideal, makakonsep tersebut di atas harus dipadukan karena ketiga konsep tersebut saling melengkapi. Berdasarkan beberapa pendapat Jurnal Manajemen & Bisnis Aliansi PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MEMILIH KEPALA DESA (Hargomulyo. Gedangsari. Gunungkidu. Oleh : Widodo di atas, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan adalah keseluruhan tindakan seseorang . epala sekola. untuk mempengaruhi bawahannya yang didasari atas sifat yang dimiliki, sehingga orang lain mau bekerja secara optimal dalam mewujudkan tujuan Indikator yang dipakai adalah: . Aktif dalam kegiatan RT/RW. Komunikatif . Merakyat. Meningkatkan pendapatan rakyat. Penampilan . Terkenal . Agamis . Bersih . Jujur. Bertanggung jawab Motivasi Motivasi masyarakat Motif adalah suatu harapan yang dinginkan baik harapan masa depan dari dirinya sendiri maupun harapan masa depan yang ditmbulkan akibat perbuatan orang lain. Menurut Cut Zurnali . , motif adalah faktorfaktor yang menyebabkan individu bertingkah laku atau bersikap tertentu. Jadi dicoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti kebutuhan apa yang dicoba dipuaskan oleh seseorang? Apa yang menyebabkan mereka melakukan sesuatu pekerjaan atau aktivitas. Ini berarti bahwa setiap individu mempunyai kebutuhan yang ada di dalam dirinya . nner need. yang menyebabkan mereka didorong, ditekan atau dimotivasi untuk memenuhinya. Kebutuhan tertentu yang mereka rasakan akan menentukan tindakan yang mereka lakukan. Mengacu pada pendapat Victor Vroom. Cut Zurnali . mengemukakan bahwa ekspektasi adalah adanya kekuatan dari kecenderungan untuk bekerja secara benar tergantung pada kekuatan dari pengharapan bahwa kerja akan diikuti dengan pemberian jaminan, fasilitas dan lingkungan atau outcome yang menarik. Dengan merumuskan beberapa pendapat para ahli. Cut Zurnali . menyatakan bahwa terdapat dua sumber besar yang dapat mempengaruhi kelakuan individu, yaitu: sumber-sumber harapan yang berkenaan dengan peranannya antara lain, tuntutan formal dari pihak pekerjaan yang terperinci dalam tugas yang seharusnya dilakukan. Dan tuntutan informal yang dituntut oleh kelompok-kelompok yang ditemui individu dalam lingkungan kerja Dari definisi di atas maka motivasi adalah suatu proses kegiatan seseorang dalam hal memimpin, membimbing, mempengaruhi atau mengontrol pikiran, perasaan dari tingkah laku terhadap orang lain yang ada di bawah pengawasannya. Sehingga motivasi yang efektif adalah motivasi yang dapat atau mampu Jurnal Manajemen & Bisnis Aliansi menumbuhkan, memelihara dan mengembangkan usaha dan iklim yang kooperatif dalam kehidupan organisasi dan pada akhirnya dapat meningkatkan Indikator-indikator yang diukur dari metode Motivasi yang ditetapkan adalah sebagai berikut : . Kebutuhan fisik . Gaji yang diterima . Lingkungan . Perhatian dari pimpinan . Peraturan tata . Penghargaan dari pimpinan. Sarana dan KERANGKA PEMIKIRAN Gambar : 1 Kepemimpinan (X) Motivasi (Y) Hasil penelitian tahun 2019 X = variabel bebas kepemimpinan Y = variabel terikat Motivasi R = Pengaruh antara Kepemimpinan terhadap Motivasi. Hipotesis Berdasarkan deskripsi teori dan kerangka berpikir yang telah diuraikan dimuka, maka dikemukakan hipotesis yang dilakukan adalah terdapat pengaruh yang signifikan dan positif antara kepeminpinan (X) terhadap Motivasi masyarakat (Y) METODE PENELITIAN Tempat di Desa Hargomulyo. Kecamatan Gedangsari. Kabupaten Gunungkidul. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Waktu penelitian selama tahun 2019 Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menjelaskan pengaruh variabel independen X terhadap variabel dependen Y. POPULASI DAN SAMPEL Populasi dalam penelitian ini adalah 100 orang rakyat Hargomulyo, dengan teknik Insidental yaitu siapa yang bisa dihubungi dan ditemuai maka dijadikan Variabel kepemimpinan (X) adalah penilaian masyarakat terhadap kemampuan pimpinan yakni kepala desa dalam menjalankan fungsi dan peranannya sebagai kepala desa di Dari variabel ini terdapat aspek- PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MEMILIH KEPALA DESA (Hargomulyo. Gedangsari. Gunungkidu. Oleh : Widodo aspek : bidang tugas kepekaan terhadap lingkungan, kemampuan menjalankan hubungan kerja antar manusia kemampuan melakukan koordinasi, proses pengambilan keputusan dan interaksi dengan masyarakat. variabel motivasi (Y) adalah keinginan dalam melaksanakan tugas, hasil yang dicapai, upaya peningkatan mutu, pengembangan diri dan aspek penilaian atau evaluasi terhadap pemimpin. Dari setiap penelitian tersebut dibuatkan angket yang disebarkan kepada responden untuk dimintai tanggapannya yang berkaitan dengan penelitian, yakni sebagai berikut : variable penelitia merupakan instrument Kepemimpinan (X) jumlah soal 10 Motivasi (Y) jumlah soal 10 Skor instrument penelitian Alternatif jawaban A dengan skor nilai 5 Alternatif jawaban B dengan skor nilai 4 Alternatif jawaban C dengan skor nilai 3 Alternatif jawaban D dengan skor nilai 2 Alternatif jawaban E dengan skor nilai 1 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil seluruh jawaban dari masyarakat dalam menjawab indicator yang telah diteliti melalui Short Message Service (SMS). Telepon, wawancara langsung. Facebook (F. , dan WhatsApp (WA) maka diambil seratus . jawaban tertinggi sebagai berikut Berdasarkan indicator yang telah penulis tentukan maka diperoleh jawaban dari 100 orang yang penulis temui baik melalui media sosial dan secara langsung sebagai berikut: Hasil penelitian untuk variabel X menyebutkan 48,07% menjawab A. sebesar 31,44% menjawab B, sebanyak 19,38% menjawab C, dan menjawab D sebanyak 1,11%. Hasil penelitian untuk variabel Y hanya 46,83% menjawab A. Kemudian 33,51% responden yang memilih alternatif jawaban B Selanjutnya, terdapat 18,32 % responden yang memilih alternatif jawaban C, dan Responden yang menjawab D sebanyak 1,37% Tabel : 1 Correlations X terhadap Y Pearson Correlation Sig. -taile. Pearson Correlation Sig. -taile. Correlation is significant at the 0. 05 level . Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS . Analisis pengaruh tersebut bisa dilihat dari hasil program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) sebagai berikut : Untuk uji signifikasinya : Ho : Tidak ada pengaruh antara Kepemimpinan (X) terhadap Motivasi (Y) Ha : Ada pengaruh antara Kepemimpinan (X) terhadap Motivasi (Y) Dasar pengambilan keputusan : Jika angka regresi lebih kecil dari 0,01 maka Ho ditolak artinya ada pengaruh dan jika angka regresi lebih besar dari 0,01 maka ho diterima artinya tidak ada pengaruh. Dari pengolahan data tingkat signifikasi diperoleh angka 0,002 . abel : . untuk pengaruh Kepemimpinan (X) terhadap Motivasi (Y) diperoleh angka 75,2%, maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh yang siginifikan, selanjutnya 24,8% lagi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Berikut disajikan tabel perbandingan atau harga kritik dari Spearmen : Tabel : 2 Harga Kritik dari Spearmen Taraf 1,000 0,886 0,786 0,738 0,683 0,648 0,591 0,544 Sinif 0,992 0,929 0,881 0,833 0,794 0,777 0,715 Taraf 0,506 0,475 0,450 0,428 0,409 0,392 0,377 0,364 Sinif 0,665 0,625 0,591 0,562 0,526 0,515 0,496 0,478 Sumber : Sugiyono. Statistika untuk Penelitian, (Bandung : Alfabeta 2017, hal. Jurnal Manajemen & Bisnis Aliansi PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MEMILIH KEPALA DESA (Hargomulyo. Gedangsari. Gunungkidu. Oleh : Widodo Dibawah ini ditunjukkan oleh table : 3 dari hasil yang telah diproses melalui program Statistical Product and Service Solutions (SPSS), hal tersebut dilakukan untuk proses lebih lanjut. Tabel : 3 Gambar : 2 M odel Summary Model Adjusted Std. Error of R Square R Square the Estimate Predictors: (Constan. Y Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS . Berdasarkan table 3 diperoleh angka RA (R Squar. sebesar 0,752 atau 75,2%. Hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbagan pengaruh variabel independent . terhadap variabel dependen (Motivas. sebesar 75,2%. Sisanya dipengaruhi dan dijelaskan pada variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model ini. Ajusted r Square adalah nilai R Square yang telah disesuaikan, nilai ini selalu lebih kecil R Square dan nilai ini bisa memiliki harga negative. Standard Error of the Estimate adalah suatu ukuran banyaknya kesalahan model regresi dalam memprediksikan nilai Y. dari hasil regesi ini didapat nilai 6. 87376, hal ini berareti banyaknya kesalahan kepuasan pelanggan 6. Berdasarkan hasil pengolahan data melalui program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) dari N = 100 memperoleh hasil 0,752 atau 75,20%, . able : . yang ternyata lebih besar dari table nilai-nilai RHO . N=30 dengan taraf signifikasi 95% yaitu 0,364 atau 36,40%, berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Kepemimpinan (X) terhadap variabel Motivasi (Y) sedangkan 24,80% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Berdasarkan data yang ada dengan pengolahan metode Statistical Product and Service Solutions (SPSS), bahwa angka berkisar 0 . idak ada korelasi sama sekal. dan 1 . orelasi sangat sempurn. berarti angka korelasi 0,5 menunjukkan korelasi yang cukup kuat, sedangkan dibawah 0,5 korelasi lemah. Pada hasil analisis data diatas adalah : Kepemimpinan (X) terhadap Motivasi (Y) diperoleh regresi 0,752 atau 75,20% . hal ini menunjukan lebih besar dari 0,5 ini berarti mempunyai pengaruh yang kuat. Sedangkan tanda positif ( ) menunjukan bahwa semakin tinggi Kepemimpinan, maka akan semakin tinggi Motivasi. Untuk memperjelas pengaruh kedua variabel tersebut bisa dilihat dengan gambar . sebagai berikut : Jurnal Manajemen & Bisnis Aliansi KESIMPULAN Kepemimpinan menurut jawaban dari responden yang menentukan jawaban A adalah 48,07% masih dibawah 50%. Indicator Kepemimpinan yang ditrntukan adalah adalah : Aktif dalam kegiatan RT/ RW. Komunikatif. Merakyat. Meningkatkan pendapatan rakyat. Penampilan. Terkenal. Agamis. Bersih. Jujur, dan Bertanggung jawab. Responden menentukan jawaban mengenai Motivasi masyarakat untuk memilih kepala desa sebesar 46,83% yang memilih jawaban A, itu artinya masih dibawah 50%. Indicator yang ditentukan adalah: Kebutuhan fisik. Gaji yang diterima. Lingkungan kerja. Perhatian dari pimpinan. Peraturan tata tertib. Penghargaan dari pimpinan, serta Sarana dan Semakin bagus kepemimpinan maka akan semakin termotivasi bagi masyarakat untuk memilih dan mendukung. SARAN Kepemimpinan harus ditingkatkan karena belum ada jawaban yang mencapai 50 dan jawaban A adalah 48,07% masih dibawah 50%. Indicator Kepemimpinan yang harus ditingkatkan adalah : Aktif dalam kegiatan RT/RW sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi. Komunikatif terhadap masyarakat sehingga roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Merakyat sehingga kedekatan antara pemimpin dengan nasyarakat akan memperkokoh organisasi. Meningkatkan pendapatan rakyat sehingga rakyat akan dapat meningkatkan taraf hidup. Penampilan harus sesuai dengan keadaan sehingga mencerminkan budaya jawa. Terkenal sehingga mudah dalam segala urusan. Agamis sehingga rakyat betul-betul akan merasa terlindungi baik dari pimpinan maupun Tuhan Yang Maha Esa. Bersih dari segala perbuatan menyimpang sehingga dapat memimpin dengan tegas. Jujur supaya pemerintahan berjalan dengan adil dan makmur, dan Bertanggung jawab sehingga segala urusan pemimpin dapat dselesaikan dengan baik. PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MEMILIH KEPALA DESA (Hargomulyo. Gedangsari. Gunungkidu. Oleh : Widodo Motivasi masyarakat harus ditingkatkan kareu 46,83% yang memilih jawaban A, itu artinya masih dibawah 50%. Indicator yang harus ditingkatkan adalah : Kebutuhan fisik. Gaji yang diterima semoga menjadikan seorang pemimpin meningkatkan kinerja. Lingkungan kerja diharapkan membuat kenyamanan bagi masyarakat. Perhatian dari pimpinan yaitu kepala desa kepada rakyatnya harus dipelihara sehingga rakyat nyaman dan aman. Peraturan tata tertib hendaknya harus ditaati oleh mereka yang menjalankan tugas dan warga sekitar. Penghargaan dari pimpinan terutama untuk rakyat yang selalu mengabdi pada Negara wajib diperhatikan, serta Sarana dan prasarana yang belum maksimal wajib diupayakan sehingga kegiatan rutinitas dapat berjalan dengan baik. DAFTAR PUSTAKA