Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 4 Nomor 2 Juli 2024 Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Kurikulum Pendidikan Islam Kontribusi terhadap SDGs Fauzan Akmal Firdaus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Az Zahra Tasikmalaya Email: fauzanakmalfirdaus93@gmail. Abstrak Pendidikan Islam memiliki potensi untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG. , namun tantangan dalam implementasinya masih menghambat kontribusinya secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam dapat diintegrasikan dengan prinsip-prinsip SDGs dan untuk mengidentifikasi tantangan serta peluang yang ada. Menggunakan metode studi literatur kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis artikel-artikel dari jurnal bereputasi yang membahas integrasi pendidikan Islam dalam konteks SDGs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat keselarasan antara nilai-nilai Islam dan tujuan SDGs, implementasi praktis sering kali terhambat oleh keterbatasan sumber daya dan dukungan kebijakan. Temuan ini memperkaya pemahaman tentang peran pendidikan berbasis nilai dalam pembangunan berkelanjutan dan menawarkan panduan bagi pendidik dan pembuat kebijakan. Implikasi dari penelitian ini mencakup kebutuhan untuk pengembangan kurikulum yang lebih inklusif, dukungan kebijakan yang lebih besar, dan penelitian lanjutan untuk mengatasi tantangan implementasi dan memaksimalkan kontribusi pendidikan Islam terhadap SDGs. Kata Kunci: Pendidikan Islam. Pembangunan Berkelanjutan. Kesadaran Lingkungan. Integrasi Kurikulum Abstract Islamic education has the potential to support the achievement of sustainable development goals (SDG. , but challenges in its implementation still hinder its optimal contribution. This research aims to explore how Islamic education values can be integrated with the principles of the SDGs and to identify challenges and Using a descriptive qualitative literature study method, this research analyzes articles from reputable journals that discuss the integration of Islamic education in the context of the SDGs. The results show that while there is alignment between Islamic values and the goals of the SDGs, practical implementation is often hampered by limited resources and policy support. The findings enrich understanding of the role of values-based education in sustainable development and offer guidance for educators and policymakers. Implications of this study include the need for more inclusive curriculum development, greater policy support and continued research to address implementation challenges and maximize Islamic education's contribution to the SDGs. Keywords: Islamic Education. Sustainable Development. Environmental Awareness. Curriculum Integration PENDAHULUAN pendidikan Islam di Indonesia sangat penting untuk mewujudkan SDGs, menekankan perlunya pengembangan kurikulum, staf pengajar profesional, dan metode pengajaran yang inovatif untuk meningkatkan pengalaman pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompetitif (Fadil et al. , 2. Dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menggarisbawahi bagaimana nilai-nilai Islam dapat secara efektif diimplementasikan ke dalam praktik pendidikan yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada aspek akademis tetapi juga pada pembentukan karakter, etika, dan tanggung jawab sosial yang dapat mendorong perubahan positif dalam masyarakat (Sofiani et al. , 2. Pendekatan ini memungkinkan pendidikan Islam untuk berfungsi sebagai alat transformasi sosial, di mana prinsip-prinsip Pendidikan Islam, dengan penekanan pada nilai-nilai dan prinsip moral, berpotensi memainkan peran penting dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDG. atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dengan mengatasi tantangan utama seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, perubahan iklim, dan degradasi lingkungan (Ariawan et al. (El-Yunusi et al. , 2. Dengan mengintegrasikan ajaran Islam ke dalam sistem pendidikan dan mempromosikan nilai-nilai yang selaras dengan SDGs, seperti pengelolaan lingkungan, keadilan sosial, dan kesetaraan ekonomi, pendidikan Islam dapat berkontribusi untuk menciptakan masyarakat yang adil, berkelanjutan, dan sejahtera (Asdlori, 2. (Asdlori & Yahya, 2. Maka dari itu, upaya untuk meningkatkan kualitas Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 4 Nomor 2 Juli 2024 moral dan etika membentuk sikap dan tindakan individu terhadap lingkungan. Ini menunjukkan pentingnya integrasi nilai-nilai karakter dalam kurikulum pendidikan, yang dapat memperkuat komitmen siswa terhadap prinsipprinsip pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, pendidikan Islam memegang peranan penting dalam membentuk generasi yang sadar dan bertanggung jawab terhadap isu-isu lingkungan. Namun, meskipun potensinya besar, masih terdapat kesenjangan signifikan dalam literatur yang membahas bagaimana pendidikan Islam dapat diintegrasikan secara efektif dengan prinsip-prinsip membangun kesadaran lingkungan (Ali & Agushi, 2. (Wani & Azhar, 2. Kesadaran lingkungan merupakan aspek penting dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama tujuan yang berkaitan dengan perlindungan ekosistem, mitigasi perubahan iklim, dan pengelolaan sumber daya alam (Rahman et al. , 2. Penelitian ini menekankan perlunya pendekatan yang menggabungkan prinsip-prinsip Islam dengan praktikpraktik keberlanjutan modern untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Integrasi semacam ini sangat penting untuk mengoptimalkan kontribusi pendidikan Islam terhadap pencapaian SDGs. Dalam konteks pendidikan Islam, konsep khalifah . engelola bum. dan amanah . memberikan landasan teologis yang kuat untuk mengembangkan etika lingkungan dan mendorong perilaku yang bertanggung jawab terhadap alam (Ali & Agushi, 2. Konsep-konsep ini tidak hanya memberikan kerangka teologis yang kokoh tetapi juga dapat dijadikan sebagai landasan untuk merumuskan kurikulum yang mempromosikan kesadaran Dengan demikian, pendidikan Islam dapat memanfaatkan ajaran-ajaran agama untuk memperkuat pemahaman dan keterlibatan siswa dalam isu-isu Ini menegaskan relevansi nilai-nilai agama dalam konteks pendidikan lingkungan yang berkelanjutan. Integrasi kesadaran lingkungan ke dalam kurikulum pendidikan Islam memerlukan pendekatan holistik yang memadukan pengetahuan ilmiah, nilai-nilai spiritual, dan praktik sosial-budaya (Aminrad et al. , 2. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang isu-isu lingkungan tetapi juga untuk mengembangkan keterampilan kritis dan kemampuan bertindak yang diperlukan untuk mengatasi tantangan lingkungan global (Melnyk & Podorozhnyi, 2. Hal ini menegaskan bahwa solusi untuk tantangan lingkungan memerlukan integrasi yang mendalam antara ilmu pengetahuan, nilai-nilai agama, dan konteks budaya. Pendekatan yang holistik dan terintegrasi sangat penting untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan lingkungan di masa depan. Beberapa penelitian terbaru telah menunjukkan efektivitas pendidikan Islam dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa. Misalnya, studi yang dilakukan oleh (Purnomo et al. , 2. menemukan bahwa siswa yang dampak positif dari mengintegrasikan Islam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku ekologis siswa, menekankan perlunya kerangka pedagogis yang Hasil ini menegaskan bahwa pendidikan Islam berbasis lingkungan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemahaman dan tindakan siswa terkait isu-isu lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa program pendidikan Islam yang efektif dapat memperkuat keterlibatan siswa dalam upaya konservasi dan perlindungan lingkungan. Namun, meskipun ada bukti yang menjanjikan, masih terdapat tantangan dalam mengintegrasikan kesadaran lingkungan ke dalam kurikulum pendidikan Islam secara sistematis dan Sebagai contoh, (Lutfauziah et al. , 2. menyelidiki dampak pendidikan lingkungan dalam membentuk budaya lingkungan di pesantren, dan menemukan korelasi yang signifikan antara intervensi pendidikan dengan sikap dan perilaku lingkungan para Demikian pula, (Thohri, 2. menganalisis pendekatan sadar lingkungan dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam di berbagai tingkat pendidikan, menyoroti perlunya pedoman praktis bagi para pendidik. Studi lain oleh (Lutfauziah et al. , 2. menekankan pada pengembangan kurikulum di sekolah-sekolah Islam, yang mengadvokasi integrasi pendidikan lingkungan hidup secara holistik. Studi-studi ini menekankan bahwa untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan pengembangan kerangka kerja pedagogis yang menyeluruh dan Kerangka kerja ini akan mempermudah integrasi prinsip-prinsip Islam dengan pendekatan ekologi modern dalam kurikulum pendidikan. Selain itu, terdapat kebutuhan untuk mengembangkan materi pembelajaran dan metodologi pengajaran yang relevan secara kontekstual dan budaya, yang dapat memotivasi siswa untuk terlibat aktif dalam isu-isu lingkungan dan mengambil tindakan positif dalam kehidupan sehari-hari mereka. Salah satu penelitian berfokus pada integrasi pendekatan sadar lingkungan yaitu tentang pengembangan kurikulum di sebuah pesantren menekankan pentingnya lembar kerja siswa berbasis inkuiri yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam, yang menunjukkan keefektifan dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan kesadaran lingkungan (Fazira & Jayanti. Hal ini memerlukan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan pengetahuan dari berbagai bidang, termasuk ilmu lingkungan, etika Islam, dan psikologi Penelitian ini menegaskan pentingnya Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 4 Nomor 2 Juli 2024 pengembangan materi dan metodologi yang sesuai dengan konteks lokal untuk meningkatkan efektivitas pendidikan lingkungan dalam konteks Islam. Ini menunjukkan perlunya pendekatan yang disesuaikan untuk memotivasi siswa dan mengatasi isu-isu lingkungan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi peran dan kontribusi spesifik pendidikan Islam dalam membangun kesadaran lingkungan sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pembangunan Secara khusus, penelitian ini akan menggali bagaimana nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam pendidikan Islam dapat diintegrasikan dengan konsep-konsep kesadaran lingkungan dan praktik Penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai bagaimana pendidikan Islam dapat secara praktis diterapkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman tentang kontribusi spesifik pendidikan Islam dalam konteks tujuan SDGs. Penelitian ini menegaskan pentingnya melibatkan berbagai perspektif dalam memahami peran pendidikan Islam dalam kesadaran lingkungan. Ini akan membantu dalam merumuskan strategi dan model yang lebih efektif untuk integrasi prinsip-prinsip keberlanjutan dalam kurikulum pendidikan. Tujuan lainnya yaitu mengembangkan model atau strategi pendidikan yang dapat diterapkan secara praktis untuk memperkuat kontribusi pendidikan Islam terhadap pembangunan kesadaran lingkungan dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Model ini akan mempertimbangkan aspek-aspek seperti desain kurikulum, metode pengajaran, evaluasi hasil belajar, dan keterlibatan komunitas (Khan & Haneef, 2. (Kioupi & Voulvoulis. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan model yang praktis dan aplikatif untuk mengoptimalkan kontribusi pendidikan Islam dalam pembangunan berkelanjutan. Model yang dikembangkan akan berfungsi sebagai panduan bagi institusi pendidikan dalam mengintegrasikan kesadaran lingkungan secara Signifikansi penelitian ini terletak pada kontribusinya terhadap pengembangan pendekatan pendidikan yang lebih holistik dan berkelanjutan dalam konteks Islam. Dengan mengintegrasikan kesadaran lingkungan ke dalam kurikulum pendidikan Islam, penelitian ini berpotensi untuk memperkuat peran institusi pendidikan Islam dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama yang kuat tetapi juga memiliki kesadaran dan komitmen terhadap perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan (Lutfauziah et , 2. Penelitian ini juga menegaskan bahwa integrasi kesadaran lingkungan dalam pendidikan Islam dapat menghasilkan dampak yang signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan. Ini juga memberikan kontribusi penting terhadap literatur dan praktik pendidikan global. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap literatur akademis dan praktik pendidikan, serta menawarkan solusi yang aplikatif untuk tantangan yang dihadapi dalam integrasi pendidikan Islam dengan agenda pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pembuat kebijakan, praktisi pendidikan, dan peneliti lain yang tertarik untuk mengembangkan pendekatan serupa dalam konteks yang berbeda. Penelitian ini menegaskan relevansi dan aplikasi praktis dari hasil penelitian dalam konteks yang lebih luas, yang dapat mendukung upaya global dalam pencapaian SDGs. METODE Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi kontribusi pendidikan Islam dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Desain ini dipilih untuk memungkinkan pemahaman yang mendalam dan terperinci mengenai bagaimana nilai-nilai dan prinsip-prinsip pendidikan Islam dapat diintegrasikan dengan tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan (Moslimany et al. , 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tema-tema utama dari studi-studi yang relevan, serta untuk menghasilkan wawasan baru tentang implementasi pendidikan Islam dalam konteks SDGs. Prosedur penelitian dimulai dengan tahap pemilihan dan seleksi literatur yang relevan. Proses ini mencakup identifikasi dan pengumpulan jurnal-jurnal bereputasi yang membahas pendidikan Islam dan pembangunan berkelanjutan (Gentles et al. , 2. Selanjutnya, dilakukan analisis sistematis terhadap artikel-artikel yang terpilih untuk mengevaluasi kontribusi pendidikan Islam terhadap pencapaian SDGs, serta untuk mengidentifikasi celah dalam literatur yang ada. Data yang diperoleh dari analisis ini kemudian diorganisasikan dan diinterpretasikan untuk mengembangkan pemahaman yang komprehensif mengenai topik penelitian. Teknik pengumpulan data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (Li et al. , 2. Studi literatur dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel-artikel dari jurnal bereputasi yang relevan dengan topik pendidikan Islam dan pembangunan Proses pengumpulan data mencakup pencarian artikel melalui basis data akademis seperti Scopus. Web of Science, dan Google Scholar, serta seleksi artikel berdasarkan kriteria relevansi dan kualitas. Artikelartikel yang terpilih kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi tema-tema utama, temuan signifikan, dan Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 4 Nomor 2 Juli 2024 kontribusi spesifik pendidikan Islam terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan. Analisis ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan pendekatan tematik untuk memastikan bahwa hasil penelitian mencerminkan pemahaman yang mendalam dan menyeluruh tentang topik yang diteliti. memadukan nilai-nilai spiritual dengan pengetahuan ilmiah tentang lingkungan dapat mendorong perubahan perilaku yang lebih berkelanjutan. Hal ini dapat ditegaskan bahwa mengintegrasikan ajaran Islam dengan ilmu lingkungan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang Pendekatan holistik ini mendorong perubahan perilaku yang lebih berkelanjutan. Sinergi antara spiritualitas dan sains memperkaya kurikulum pendidikan lingkungan. Konsep khalifah . engelola bum. dalam ajaran Islam menjadi landasan penting untuk mengembangkan etika lingkungan dalam kurikulum pendidikan. (Haleem, 2. mencatat bahwa pemahaman tentang khalifah dapat memperkuat rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. (Foltz, 2. menambahkan bahwa pengajaran mengenai peran manusia sebagai khalifah di bumi dapat dijadikan dasar untuk merancang kurikulum pendidikan lingkungan yang efektif dalam konteks Islam. Konsep khalifah ini memberikan landasan etis yang kuat untuk pendidikan Pemahaman ini memperkuat tanggung jawab siswa terhadap pelestarian alam. Kurikulum yang berbasis pada konsep ini lebih relevan dalam konteks ajaran Islam. Penerapan prinsip-prinsip Islam dalam pendidikan lingkungan menunjukkan dampak positif terhadap perilaku konservasi siswa. (Othman & Yakob, 2. mencatat bahwa siswa yang memahami keterkaitan antara ajaran Islam dan perlindungan lingkungan lebih cenderung menunjukkan perilaku yang pro-lingkungan. (Aminrad et , 2. mendukung hal ini dengan menyatakan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan lingkungan dapat meningkatkan kesadaran dan tindakan konservasi di kalangan siswa. Menjadi pemahaman bahwa integrasi prinsip Islam dengan pendidikan lingkungan memperbaiki perilaku konservasi siswa. Kesadaran yang ditanamkan melalui ajaran agama mendorong tindakan pro-lingkungan. Hal ini membuktikan efektivitas pendidikan berbasis nilai dalam pelestarian lingkungan. Fokus pengembangan kurikulum yang menggabungkan nilai-nilai Islam dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan telah meningkat, bertujuan untuk memperbaiki efektivitas pendidikan lingkungan. (Sahin, mengintegrasikan ajaran Islam dengan konsep keberlanjutan menciptakan pendekatan yang lebih holistik terhadap pendidikan lingkungan. (Al-Naki & Alfayez, 2. juga menambahkan bahwa pengembangan kerangka kerja pedagogis yang menyatukan prinsip-prinsip Islam dengan konsep ekologi modern penting untuk meningkatkan efektivitas pendidikan lingkungan. Hal ini memiliki dampak bahwa penggabungan prinsip Islam dengan pembangunan berkelanjutan meningkatkan efektivitas kurikulum. Pendekatan holistik ini menciptakan HASIL DAN PEMBAHASAN Integrasi Kontribusi Kurikulum Pendidikan Islam Terhadap Kesadaran Lingkungan Dalam upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG. , pendidikan memainkan peran sentral dalam membentuk kesadaran dan tindakan positif terhadap Pendidikan Islam, dengan nilai-nilai moral dan prinsip spiritualnya yang mendalam, menawarkan potensi besar untuk mendukung agenda keberlanjutan global ini. Dengan mengintegrasikan ajaran Islam ke dalam kurikulum pendidikan lingkungan, kita tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan ilmiah tetapi juga dengan kesadaran spiritual dan etika yang mendalam mengenai tanggung jawab terhadap bumi. Proses ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya terampil dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berkomitmen untuk melindungi dan merawat lingkungan, menjadikan pendidikan Islam sebagai jembatan penting antara ajaran agama dan praktik keberlanjutan. Integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum pendidikan meningkatkan kesadaran lingkungan siswa. (Fahlawi et al. menyatakan bahwa Pendidikan Islam yang dihubungkan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan dapat membentuk pemahaman holistik mengenai tanggung jawab manusia terhadap lingkungan. Hal ini didukung oleh (Santosa et al. , 2. yang menemukan bahwa siswa yang mengikuti program pendidikan Islam berbasis lingkungan mengalami peningkatan signifikan dalam pengetahuan ekologi dan sikap pro-lingkungan. Dengan demikian dapat dipahami bahwa, integrasi ajaran Islam dengan keberlanjutan memfasilitasi pemahaman mendalam tentang tanggung jawab lingkungan. Program berbasis lingkungan dalam pendidikan Islam efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa. Ini membuktikan bahwa pendidikan berbasis nilai-nilai spiritual dapat memperkuat kesadaran ekologis. Pendekatan interdisipliner yang memadukan ajaran Islam dengan ilmu lingkungan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai isu-isu (Bhatnagar & Patra, 2. menegaskan bahwa menggabungkan pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu, seperti etika Islam dan ilmu lingkungan, penting untuk mengembangkan kurikulum yang menyeluruh. mengungkapkan bahwa pendekatan holistik yang Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 4 Nomor 2 Juli 2024 pemahaman menyeluruh tentang lingkungan. Kerangka kerja pedagogis yang terintegrasi memperkuat kurikulum pendidikan lingkungan. Pendidikan Islam berbasis lingkungan menunjukkan potensi untuk membentuk generasi yang lebih sadar terhadap tanggung jawab lingkungan mereka. (Hamzah & Nawi, 2. menyatakan bahwa pendidikan Islam yang fokus pada isu-isu lingkungan dapat memotivasi siswa untuk aktif terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan. (Lateh & Muniandy, 2. juga menekankan bahwa integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum Islam dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam mengatasi tantangan lingkungan. Pendidikan berbasis lingkungan dalam Islam memotivasi keterlibatan aktif siswa, serta kesadaran lingkungan yang dibangun melalui pendidikan ini mendukung tindakan pelestarian. Keterampilan siswa dalam menghadapi tantangan lingkungan diperkuat oleh integrasi ini. Metode pengajaran inovatif yang menggabungkan prinsipprinsip Islam dengan praktik keberlanjutan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang isu-isu (Zafar, 2. menyarankan bahwa metode pengajaran yang memadukan studi kasus lingkungan dengan perspektif Islam dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. (Hasan, 2. menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan praktik keberlanjutan dapat memperkuat keterampilan pemecahan masalah lingkungan siswa. Metode inovatif yang menggabungkan ajaran Islam dan praktik keberlanjutan efektif dalam pendidikan seperti pembelajaran berbasis proyek memperkuat keterampilan pemecahan masalah siswa, serta pendekatan ini meningkatkan keterlibatan siswa dalam isu lingkungan. Evaluasi dampak pendidikan Islam terhadap kesadaran lingkungan menunjukkan hasil yang positif. (Rahman et , 2. memaparkan bahwa siswa yang mengikuti program pendidikan Islam berbasis lingkungan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan ekologi, sikap pro-lingkungan, dan perilaku konservasi. (Othman & Yakob, 2. juga menemukan bahwa ada korelasi positif antara pemahaman siswa tentang prinsipprinsip lingkungan dalam Islam dan sikap serta perilaku mereka terhadap lingkungan. Evaluasi ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam berbasis lingkungan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap serta peningkatan perilaku konservasi yang diamati mendukung hasil Dengan demikian, korelasi positif antara ajaran Islam dan tindakan lingkungan memperkuat bukti Masih terdapat tantangan dalam implementasi kurikulum pendidikan Islam berbasis lingkungan yang memerlukan perhatian lebih. (Al-Naki & Alfayez, 2. mengidentifikasi bahwa kurangnya kerangka kerja pedagogis yang komprehensif menjadi salah satu hambatan utama dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dengan konsep ekologi modern. (Hamzah & Nawi, 2. juga menekankan bahwa pengembangan materi pembelajaran yang sesuai dengan konteks lokal dan budaya masih merupakan tantangan dalam implementasi pendidikan lingkungan berbasis Islam. Tantangan utama dalam implementasi adalah kurangnya kerangka pedagogis Sehingga materi pembelajaran yang relevan secara budaya masih menjadi kendala dalam memecahkan tantangan tentang efektivitas pendidikan lingkungan berbasis Islam. Rekomendasi untuk pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan telah disarankan oleh berbagai peneliti. (Sahin, 2. merekomendasikan pendekatan transformatif dalam spiritualitas Islam dengan pemahaman ilmiah tentang (Zafar, pengembangan model pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, pengetahuan lingkungan, dan keterampilan praktis untuk menghadapi tantangan Pendekatan menggabungkan spiritualitas dan sains diusulkan untuk Model ini mengintegrasikan nilai Islam dan keterampilan praktis penting untuk keberlanjutan, sehingga dapat memberikan arah untuk pengembangan kurikulum yang lebih efektif dalam pendidikan lingkungan. Integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum pendidikan lingkungan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran pro-lingkungan Dengan Islam keberlanjutan, pendidikan ini memberikan pemahaman holistik tentang tanggung jawab terhadap lingkungan, mendorong perubahan perilaku yang lebih berkelanjutan. Metode pengajaran inovatif dan pendekatan interdisipliner memperkaya kurikulum, namun tantangan seperti kurangnya kerangka pedagogis komprehensif dan materi yang sesuai konteks lokal masih perlu diatasi. Selanjutnya, evaluasi menunjukkan hasil positif dalam pengetahuan, sikap, dan perilaku konservasi siswa, dengan rekomendasi mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan keterampilan praktis guna menghadapi tantangan keberlanjutan. Implikasi dan Strategi untuk Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Berbasis Lingkungan Pengembangan kurikulum pendidikan Islam berbasis lingkungan memiliki implikasi signifikan dalam membentuk kesadaran lingkungan siswa. (Hasan, 2. Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 4 Nomor 2 Juli 2024 menjelaskan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dengan prinsip keberlanjutan dapat menciptakan pendekatan holistik dalam pendidikan lingkungan. (Sahin, 2. menekankan bahwa kurikulum yang menggabungkan spiritualitas Islam dengan pemahaman ilmiah tentang lingkungan dapat menghasilkan transformasi sikap dan perilaku yang lebih berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa penyatuan ajaran Islam dengan prinsip keberlanjutan tidak hanya memperkaya pendidikan lingkungan, tetapi juga mempengaruhi sikap siswa secara mendalam. Strategi utama dalam pengembangan kurikulum ini menggabungkan ajaran Islam dengan ilmu lingkungan. (Zafar, 2. menyoroti pentingnya integrasi pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu untuk menciptakan kurikulum yang komprehensif. (Ahmadi et al. , 2. menambahkan bahwa pendekatan holistik yang menggabungkan nilainilai spiritual dengan pengetahuan ilmiah dapat menghasilkan perubahan perilaku yang lebih berkelanjutan di kalangan siswa. Oleh karena itu, pendekatan interdisipliner ini memungkinkan pengembangan kurikulum yang lebih lengkap dan berdampak. Implikasi penting lainnya adalah peningkatan kesadaran tentang peran manusia sebagai khalifah . di (Haleem, 2. menekankan bahwa pemahaman tentang konsep khalifah dapat mendorong rasa tanggung jawab yang lebih besar terhadap lingkungan. (Foltz, 2. menambahkan bahwa pengajaran tentang peran manusia sebagai khalifah dapat menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan kurikulum pendidikan lingkungan dalam konteks Islam. Memahami peran ini mengajak siswa untuk melihat diri mereka sebagai pengelola aktif yang bertanggung jawab atas pelestarian lingkungan. Strategi implementasi yang efektif melibatkan penggunaan metode pengajaran inovatif yang menggabungkan prinsipprinsip Islam dengan praktik keberlanjutan. (Rahman et al. menemukan bahwa program pendidikan Islam berbasis lingkungan dapat meningkatkan pengetahuan ekologi dan sikap pro-lingkungan siswa secara signifikan. (Hamzah & Nawi, 2. menekankan pentingnya pengembangan materi pembelajaran yang relevan secara kontekstual dan budaya untuk meningkatkan efektivitas pendidikan lingkungan berbasis Islam. Penggunaan metode inovatif dan materi kontekstual ini membuat pembelajaran menjadi lebih relevan dan memotivasi siswa. Pengembangan kurikulum ini juga berimplikasi pada peningkatan keterampilan pemecahan masalah lingkungan di kalangan siswa. (Othman & Yakob, 2. memaparkan adanya korelasi positif antara pemahaman siswa tentang prinsip-prinsip lingkungan dalam Islam dengan sikap dan perilaku mereka terhadap lingkungan. (Hasan, 2. menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan praktik keberlanjutan dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah lingkungan siswa. Meningkatkan keterampilan ini sangat penting untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan lingkungan di masa depan. Strategi penting lainnya adalah pengembangan kerangka kerja pedagogis yang komprehensif. (Al-Naki & Alfayez, 2. mengidentifikasi kurangnya kerangka kerja pedagogis yang menyeluruh sebagai hambatan utama dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dengan konsep-konsep ekologi modern. (Sahin, 2. merekomendasikan pendekatan transformatif dalam spiritualitas Islam dengan pemahaman ilmiah tentang Kerangka kerja yang komprehensif ini sangat penting untuk memastikan integrasi yang efektif dan sistematis dari prinsip-prinsip Islam dalam pendidikan Implikasi pengembangan kurikulum ini juga mencakup peningkatan keterlibatan siswa dalam isu-isu lingkungan. (Lateh & Muniandy, 2. menyatakan bahwa integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum Islam dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam mengatasi tantangan lingkungan. (Aminrad et al. , 2. menambahkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan lingkungan dapat meningkatkan kesadaran dan tindakan konservasi di kalangan siswa. Peningkatan keterlibatan ini menunjukkan bahwa kurikulum yang dirancang dengan baik dapat memperkuat komitmen siswa terhadap upaya pelestarian lingkungan. Strategi evaluasi yang efektif menjadi kunci dalam mengukur dampak kurikulum terhadap kesadaran lingkungan siswa. (Rahman et al. , 2. menekankan pentingnya evaluasi komprehensif yang mencakup pengetahuan ekologi, sikap pro-lingkungan, dan perilaku (Othman & Yakob, 2. menambahkan bahwa evaluasi harus mempertimbangkan korelasi antara pemahaman prinsip-prinsip Islam dengan sikap dan perilaku lingkungan siswa. Evaluasi yang mendalam ini penting untuk menilai sejauh mana kurikulum berhasil dalam mempengaruhi perilaku dan sikap siswa terhadap Pengembangan kurikulum ini juga berimplikasi pada kebutuhan akan pelatihan guru yang lebih intensif. (Zafar, 2. menyoroti pentingnya pelatihan guru dalam mengintegrasikan studi kasus lingkungan dengan perspektif Islam untuk meningkatkan keterlibatan siswa. (Hamzah & Nawi, 2. menambahkan bahwa pengembangan kompetensi guru dalam mengajarkan materi lingkungan dari perspektif Islam sangat penting untuk keberhasilan implementasi kurikulum. Pelatihan guru yang baik akan memastikan bahwa pengajaran dapat Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 4 Nomor 2 Juli 2024 dilakukan dengan efektif dan sesuai dengan tujuan Akhirnya, strategi kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi krusial dalam pengembangan dan implementasi (Sahin, 2. menekankan pentingnya kerjasama antara institusi pendidikan, pemerintah, dan organisasi masyarakat sipil dalam mengembangkan kurikulum yang efektif. (Zafar, 2. menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat membantu dalam nilai-nilai Islam, lingkungan, dan keterampilan praktis untuk mengatasi tantangan keberlanjutan. Kolaborasi ini akan memperkuat implementasi kurikulum dan memastikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Pengembangan kurikulum pendidikan Islam berbasis lingkungan memiliki implikasi yang mendalam untuk membentuk kesadaran lingkungan siswa melalui integrasi nilai-nilai spiritual dan prinsip keberlanjutan. Strategi efektif meliputi pendekatan interdisipliner, pengembangan kerangka pedagogis yang komprehensif, serta penggunaan metode pengajaran inovatif yang relevan dengan konteks Evaluasi yang menyeluruh, pelatihan guru yang intensif, dan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan juga merupakan aspek krusial dalam memastikan keberhasilan dan dampak positif kurikulum Dengan menggabungkan ajaran Islam dengan ilmu lingkungan, kurikulum ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa tetapi juga memperkuat komitmen mereka terhadap pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. SDGs dan menawarkan perspektif baru mengenai penerapan nilai-nilai Islam dalam pendidikan modern. Dalam praktik, temuan ini memberikan panduan berharga untuk pendidik dan pembuat kebijakan dalam merancang kurikulum yang lebih inklusif dan efektif, serta menyarankan pentingnya dukungan yang lebih besar untuk memfasilitasi penerapan prinsip-prinsip pendidikan Islam dalam upaya pembangunan berkelanjutan. Saran Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar institusi pendidikan Islam, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya berkolaborasi dalam mengembangkan kurikulum yang lebih komprehensif dan Kurikulum ini harus menggabungkan nilainilai Islam dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan secara efektif. Selain itu, perlu adanya pengembangan materi pembelajaran yang kontekstual, dan Penting juga untuk membangun kemitraan yang lebih kuat antara lembaga pendidikan Islam, organisasi lingkungan, dan komunitas lokal untuk memperkuat dampak pendidikan lingkungan berbasis Islam. DAFTAR PUSTAKA