e-ISSN: 2721-6632 p-ISSN: 2721-6624 Vol 5. No 2. Oktober 2024 . http://sttmwc. id/e-journal/index. php/haggadah Pengaruh Kuasa Doa Dan Pelayanan Diakonia Terhadap Pertumbuhan Keluarga Besar Gbi Medan Plaza. Tirsanika Surbakti,M. Th. Sekolah Tinggi Teologi Misi William Carey Medan tirsanikasurbakti@gmail. ABSTRACT This study in the background is still a steady number of churches that have not experienced growth in both quality and quantity. Not even a few churches ended up in isolation because they did not have a congregation. On the other hand there was also the church that experienced rapid growth over time. This can be seen from the steadily growing of new stakes and the increasing number of branch churches that were opened in different areas. this study the authors chose to examine the large GBI medan plaza family because it is one of the churches that experienced considerable growth in both quantity and quality. The study aims to know the extent of the power of prayer and service of Dionia to affect the growth of the church. To know the effects of the power of prayer and of dionia service, researchers use research methods with a descriptive quantitative approach. The collection of data was carried out using a research instrument of a questionnaire handed out to the congregation. The data already collected is done analysis through tests of validity and reliability. The results of the tests came to have a significant impact on the power of prayer and of service of dionia on the growth of the gbi plaza large family. The power of prayer has a 20% effect on the growth of the church. Dionia service has a 19% effect on the growth of the church, whereas the power of prayer and service together has a 20% effect on growth. Keywords: Prayer, power of pray. Church. Dionia. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi masih banyaknya gereja yang tidak mengalami pertumbuhan baik secara kualitas maupun kuantitas. Bahkan tidak sedikit gereja akhirnya ditutup karena sudah tidak memiliki jemaat. Disisi lain ada juga gereja yang justru mengalami pertumbuhan yang pesat dari waktu ke waktu. Hal ini dapat dilihat dari terus bertambahnya petobat baru dan bertambahnya gereja-gereja cabang yang dibuka di berbagai wilayah. Dalam penelitian ini penulis memilih untuk meneliti Keluarga Besar GBI Medan Plaza karena gereja ini adalah salah satu gereja yang mengalami pertumbuhan yang cukup pesat baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kuasa doa dan pelayanan diakonia mempengaruhi pertumbuhan gereja. Untuk mengetahui pengaruh kuasa doa dan pelayanan diakonia, peneliti menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner yang dibagikan kepada jemaat. Data yang sudah terkumpul dilakukan analisis melalui uji validitas dan reliabilitas. Dari hasil pengujian diperoleh pengaruh yang signifikan dari kuasa doa dan pelayanan diakonia terhadap pertumbuhan Keluarga Besar GBI Medan Plaza. Kuasa doa memiliki pengaruh 20% terhadap pertumbuhan Pelayanan Diakonia memiliki pengaruh 19% terhadap pertumbuhan gereja, sedangkan Kuasa doa dan pelayanan diakonia secara bersama sama memiliki pengaruh sebesar 20% terhadap pertumbuhan gereja. Kata-kata kunci: Doa. Diakonia. Kuasa. Gereja. CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 92 PENDAHULUAN Salah satu yang menopang pertumbuhan gereja adalah doa. Sebuah gereja perlu mempunyai dasar doa. Para pendeta dan pemimpin tidak hanya perlu memberitahu orangorangnya bahwa mereka perlu berdoa, tetapi juga perlu mengajar mereka mengenai bagaimana berdoa. Doa merupakan persekutuan dengan Tuhan, bercakap-cakap atau berkomunikasi dengan Tuhan. Doa merupakan leher yang menghubungkan kepala (Kristu. dengan tubuh (Anak-anak-Ny. dalam bentuk interaktif yang mesra dimana Kristus memberi perhatian dan jawaban-jawaban kepada anak-anak-Nya yang datang meminta, mencari dan mengetok (Matius 7:7-. Doa adalah keterpautanroh, jiwa dan tubuh manusia dengan Tuhan Allah dalam suatu waktu, ruang dan keadaan. Doa harus menjadi gaya hidup orang percaya. Kita melihat bagaimana Tuhan terus menambahkan jumlah orang percaya dan diselamatkan karena doa-doa orang percaya. Doa mendatangkan kuasa untuk menarik jiwa-jiwa datang kepada Tuhan. Mereka menjadi berkat satu dengan yang lain karena mereka hidup saling memperhatikan dan saling menolong. Doa membuat orang bertumbuh di dalam iman karena doa orang benar besar kuasanya. Doa juga membuat gereja bertumbuh karena pertumbuhan itu adalah pekerjaan Allah. Tuhan membuat gereja bertumbuh baik secara kualitas maupun kuantitas. Gereja mula-mula bertumbuh karena orang-orang percaya pada saat itu selalu bersekutu dan berdoa. Pertumbuhan gereja terjadi lewat doaAedoa yang kita naikkan. Melalui doa kehendak Allah yang dinyatakan karena salah satu tujuan dasar doa adalah agar kehendak Allah terjadi di bumi seperti di surga Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang melibatkan semua jemaat untuk berdoa. berdoa itu bukan hanya tugas dari pasukan doa tetapi semua orang percaya termasuk jemaat Tuhan. Di dalam Yakobus 5:16 dikatakan doa orang benar bila dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya. Di dalam Yakobus 5:16 ini tidak disebut hanya doa gembala atau pasukan pendoa tetapi doa orang benar. Definisi orang benar adalah semua orang percaya yang sudah ditebus oleh darah Yesus dan yang sudah beroleh pengampunan sehingga menjadi orang Pertumbuhan gereja juga ditentukan oleh pelayanan diakonia. Pelayanan diakonia merupakan pelayanan kepada orang-orang yang membutuhkan kasih Tuhan seperti kepada janda-janda dan fakir miskin. Di dalam cara hidup jemaat yang pertama pelayanan diakonia ini benar-benar dijalankan sehingga tidak ada dari mereka yang berkekurangan. Kata diakonia berasal dari bahasa Yunani yakni diakonein yang artinya melayani dan diakonos yang artinya Dalam Perjanjian Baru diakonia digunakan untuk menyebut hidup dan pekerjaan Yesus dan juga hidup dan pekerjaan jemaatNya. 1 Tuhan Yesus datang ke dunia ini bukan untuk dilayani tetapi untuk melayani. Matius 20:28: Asama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang. " Tuhan Yesus tidak hanya sekedar mengajar dan Pemberitaan dan kesaksian itu tidaklah selalu dilaksanakan dengan kata- kata tetapi juga dengan perbuatan atau pelayanan diakonia. Perlu kita ingat, ada kalanya suara perbuatan lebih nyaring gaungnya daripada perkataan. Dengan tindakan maka Injil juga dapat diberitakan dan didengar oleh orang-orang tuli. Pelayanan diakonia sering dipahami hanya sebatas konsep caritas, membantu para janda, yatim piatu, fakir miskin demi kesejahteraannya. Sebenarnya, gereja dalam pelayanan diakonia harus mencakup upaya pemahaman akar penyebab keprihatinan sosial sekaligus mengembangkan prakarsa pemberdayaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup yang Hanya dengan pemahaman pelayanan diakonia, gereja dapat berfungsi sebagai agen transformasi di tengah masyarakat sebagai pewujudan karya keselamatan Yesus Kristus. Gereja menjadi garam dan terang dunia. Diakonia bukanlah aturan yang sifatnya sementara, tetapi aturan ini sekaligus merupakan perintah dari Tuhan. Diakonia bukanlah aturan yang sifatnya sementara, tetapi aturan ini sekaligus merupakan perintah dari Tuhan yang sifatnya tetap untuk seterusnya sampai kedatangan Tuhan. Ch. Abineno. Diaken. BPK Gunung Mulia. CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 93 Diakonia sebenarnya mencakup bukan hanya untuk jemaat yang ada di dalam gereja, akan tetapi mencakup orang- orang diluar jemaat. Riemer dalam bukunya yang berjudul Jemaat yang Diakonal mengatakan bahwa diakonia harus mencakup orang-orang yang diluar 2 Gereja juga harus memilih orang-orang tepat yang dapat menangani atau mengelola pelayanan diakonia dengan baik. Masalah yang sering timbul di dalam gereja sehingga diakonia tidak berjalan tepat sasaran adalah karena pemilihan orang yang tidak tepat dalam menjalankan pelayanan diakonia ini. Didalam kitab Kisah Para Rasul 6:3-5 disebutkan syaratsyarat orang-orang yang dipilih untuk menjalankan tugas pelayanan diakonia khususnya kepada para janda-janda adalah murid-murid yang terkenal baik, penuh Roh, penuh iman dan penuh hikmat. Gereja harus melakukan pelayanan diakonia kepada anak-anak yatim piatu dan jandajanda dalam kesusahan dengan cara mengunjungi dan menolong mereka. Oleh karena itu gereja harus membuat persembahan diakonia agar dapat disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan seperti kepada anak yatim piatu dan janda-janda yang berkesusahan. Namun masalahnya saat ini banyak gereja tidak lagi peduli kepada kehidupan anak-anak yatim dan janda-janda yang berkesusahan sehingga gereja tidak lagi mengadakan persembahan Atau mungkin gereja mengadakan persembahan diakonia tetapi penyaluran dana diakonia itu sendiri tidak tepat sasaran kepada orang-orang yang membutuhkan. Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang melibatkan jemaat dalam aktivitas pelayanan diakonia baik di dalam gereja maupun diluar gereja. Jemaat harus diajar untuk saling memperhatikan satu dengan yang lain seperti jemaat mula-mula. Gereja harus mampu menjadikan orang-orang yang ada di dalam gereja umatnya menjadi jemaat yang diakonal sehingga gereja akan bertumbuh dan Tuhan akan menambahkan bilangan jiwa seperti gereja mula-mula. Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang dapat membawa jemaatnya untuk selalu berdoa dan melakukan pelayanan diakonia. Dengan berdoa jemaat semakin dekat dengan Tuhan dan semakin mengenal pribadi Tuhan. Dr. Peter Wagner . hli Pertumbuhan gerej. memberi definisi mengenai Pertumbuhan gereja secara operasional. Pertumbuhan gereja meliputi segala sesuatu yang ada sangkut-pautnya dalam usaha membawa orang-orang yang tidak mempunyai hubungan pribadi dengan Yesus Kristus kepada persekutuan dengan-Nya dan kepada keanggotaan gereja yang bertanggung jawab. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan penulis adalah eksposisi. Hasan Sutanto memaparkan bahwa eksposisi berhubungan dengan tafsiran. Jika penafsiran mengkonsentrasikan perhatian terhadap arti suatu bagian dari Alkitab, eksposisi lebih memperhatikan aplikasi dan hubungan dari bagian Alkitab tersebut dengan konteks si 3 Penulis terlebih dahulu menyelidiki latar belakang kitab yang menjadi objek penelitian, selanjutnya memperhatikan konteks di sekitar batasan ayat, kemudian menafsirkan teks ayat demi ayat. 4 Berdasarkan penelitian teks kitab Yosua, maka penulis akan menemukan poin-poin utama tentang kepemimpinan dengan semangat entrepreneur. PEMBAHASAN Penelitian ini adalah menggunakan Positivis (Kuantitati. Penelitian positivis bersandar pada kuantifikasi dalam pengumpulan dan analisis data untuk menguji hipotesis yang 5 penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian kuantitatif yaitu suatu model penelitian yang mengharuskan akan adanya perhitungan angka-angka. Jenis pendekatan dalam penelitian ini adalah dengan penelitian Penelitian asosiatif. Penelitian Riemer G. Jemaat yang diakonal. Litibdo. Hasan Sutanto. Hermeneutik (Malang: Seminari Alkitab Asia Tenggara, 1. , 3. Douglas Stuart dan Gordon D. Fee. Hermeneutik: Menafsirkan Firman Tuhan dengan Tepat (Malang: Gandum Mas, 2. , 14. Subagyo. CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 94 asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ataupun juga hubungan antara dua variabel atau lebih. Penelitian ini mempunyai tingkatan tertinggi dibandingkan dengan deskriptif dan komparatif karena dengan penelitian ini dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan dan mengontrol suatu Variabel Penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh Peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya7. Instrumen penelitian ditentukan indikator yang akan diukur dari setiap variabel, dari indikator kemudian dijabarkan menjadi butir-butir pertanyaan atau pernyataan8. Berikut Indikator-indikator dari ketiga variabel:Teknik pengambilan data populasi adalah dengan sistem Random Sampling yaitu yaitu pengambilan data dari anggota. No. Variabel Dimensi Indikator a Doa Orang Benar Berdoa dengan Tulus hati Doa yang penuh keyakinan Kuasa Doa (X. Diakonia (X. Pertumbuhan Gereja (Y) a Doa yang Sungguhsungguh a Pelayanan bagi orang yang berkekurangan a Pelayanan Kesehatan a Kualitas Melawat Orang sakit Doa Pelepasan Kuasa Jahat Memiliki Karakter Kristus Menjadi saksi a Kuantitas Doa Dari Hati Doa yang tidak bertele-tele Orang miskin Janda berkekurangan Bertambahnya Bertambah Jam Ibadah Berdoa berarti berbicara kepada Tuhan Allah di surga. 9Ensiklopedi Perjanjian Baru, doa dalam bahasa Yunani mempunyai beberapa arti di antaranya adalah aiteo yang berarti Kemudian ada kata, deomai, dengan menitikberatkan pada kebutuhan konkrit, dan erotao: AumenghimbauAy yang dengan menegaskan kepada kebebasan si pemberi 10 kata-kata ini bisa dipakai untuk hal-hal yang tidak bersangkutan dengan agama atau tujuan keagamaan. namun mengandung ide meminta dengan sangat, berdoa dan mengemis. 11 Arti lain dari doa adalah merupakan kebaktian yang mencakup segala sikap roh manusia dalam pendekatannya kepada Allah. DOA Hal yang kita lakukan agar kuasa doa itu nyata dalam hidup kita adalah Pertama, berdoa secara konkret . ray definitel. 13 Paulus berkata Aonyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada AllahAy doa bukan formula yang harus diulang-ulang. Berdoa adalah seperti seorang anak datang meminta kepada bapaknya. Berdoa adalah mencurahkan isi hati, segala persolan, kekuatiran dan dosa. Doa harus spesifik. berdoa dengan tekun . Yesus berkata, mintalah, maka akan diberikan kepadamu, carilah maka kamu kan mendapat Sugiyono. Metode Penelitian Bisnis. Bandung. Pusat Bahasa Depdiknas. Sugiyono, 2017. Metode Penelitian Bisnis. Kuantitatif. Kualitatif Dan R&D. Alfabeta. Bandung, hal. Sugiyono, 2017. Metode Penelitian Bisnis. Kuantitatif. Kualitatif Dan R&D. Alfabeta. Bandung, hal. Victor L. Tobing. Doamu dijawab Allah ,Yayasan Persekutuan Doa & Penelaahan Alkitab : 2006. Drewes. Wilfrid Haubeeck, dan Heinrich von Siebenthal. Kunci Bahasa Yunani Perjanjian Baru: Kitab Injil Matius hingga Kitab Kisah Para Rasul. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Band. Xavier Leon Ae Dufour. Ensiklopedi Perjanjian Baru, (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1. ,209-210 S Thompson. AuDoaAy dalam Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid 1A-L, (F. f Burce, dkk. Peny. (Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, 1. Robert H. Thouless. Pengantar Psikologi Doa. Cet. Ketiga,(Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2. CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 95 ketoklah, maka pintu kan dibukakan bagimu (Matius 7:. Yakub berdoa kepada Allah dengan bergumul sepanjang malam, sampai dia mendapat apa yang dia mohonkan. Ketiga, berdoa dalam iman. 14 Doa orang benar bila dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya (Yakobus 5:. Tapa iman kita sia-sia berdoa. Kita berdoa tekun karena yakin bahwa Allah maha kuasa yang dapat melakukan apa saja yang sudah dijanjikan (Roma 4:. Tujuan tertinggi doa bukanlah mengalami refleksi penuh damai, melainkan memohon dengan tekun tanpa putus-putusnya supaya kerajaan Allah datang dan terwujud dalam dunia dan dalam kehidupan pribadi manusia. Tujuan akhir doa adalah Auketaatan kepada kehendak Allah, bukan kontemplasi atas keberadaan-Nya. Jadi doa bukan bertujuan pada kondisi batin, melainkan supaya manusia menyelaraskan diri dengan tujuan Allah. Berdoa dengan tulus hati Definisi dari kata "tulus" adalah: sungguh dan bersih hati, benar-benar keluar dari hati yang murni, jujur, tidak pura-pura, tidak serong. 15 Doa yang didengar oleh Tuhan adalah doa yang disertai dengan ketulusan dan bukan kepura-puraan. Berdoa dengan tulus adalah memberikan semua pikiran atau perhatian kepada Tuhan dan bukan kepada yang lain. Ketika motivasi doa ternoda oleh keinginan untuk mendapatkan pujian, saat itulah kondisi seperti apa yang disebutkan di dalam Yes 29:13 terjadi pada kita "Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan mempermuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari padaKu. Doa Penuh Keyakinan Doa membuktikan keberadaannya sendiri. Doa dibuktikan khasiatnya melalui mereka yang berdoa. Doa tidak membutuhkan bukti lain kecuali prestasinya sendiri. 17 Doa membangkitkan kuasa. Ketika seseorang berdoa di tempat rahasia, mereka diberdayakan dalam hadirat Allah supaya mereka bisa pergi dan mencurahkan kuasa itu kepada orang lain untuk kesembuhan, kelepasan, dan mujizat. Doa dan iman adalah kembar siam. Sebuah jantung menghidupi keduanya. Iman selalu berdoa. Doa selalu beriman. Iman harus mempunyai lidah untuk berbicara. Doa ialah lidah iman. Iman harus menerima. Doa adalah tangan iman yang diulur-ulurkan untuk menerima. Doa harus naik dan terbang. Iman harus memberikan sayap kepada doa untuk terbang menjulang tinggi. Doa harus mempunyai kesempatan berbicara dengan Allah. Iman membukakan pintu, dan jalan masuk serta peluang untuk berbicara pun diberikan. Doa meminta. Iman meletakkan tangan pada hal yang diminta. Kuasa Allah yang Mahakuasa merupakan landasan dari iman yang mahakuasa dan doa yang AuSegala sesuatu mungkin terjadi bagi dia yang percayaAy (Markus 9:. dan Ausegala sesuatuAy diberikan kepada orang yang berdoa. Keputusan Allah dan kematian bersedia mengalahkan doa dan iman Hizkia. Ketika janji Allah dan doa manusia dipersatukan oleh iman, maka Autidak akan ada yang mustahil bagimuAy (Matius 17:. Doa selalu mendatangkan Allah sebagai pertolongan bagi kita untuk memberkati, membantu, dan mendatangkan penyingkapan dari kuasa- Nya yang ajaib sendiri18 Doa datang dari Hati Memiliki motivasi yang benar untuk berdoa, berdoa harus dari hati. Doa yang datang dari hati adalah berdoa dengan kerinduan untuk berada di depan hadirat Tuhan karena menyadari bahwa Ialah yang terutama di dalam hidupnyAdapun syarat bagi doa yang dikabulkan oleh Tuhan adalah berdoa dengan iman (Ibrani 11:6. ), memiliki hati yang bersih (Mazmur 66:. , kudus dalam kehidupan sehari-hari . Tawarikh 7:14. ), berdoa menurut kehendak Allah. Yohanes 5:14-. , tinggal tetap di dalam Kristus (Yohanes 15:. , benar di Gondowijoyo J. Sekolah Doa. Yogyakarta: Andi, 2004 Kamus Besar Bahasa Indonesia. berdoa-dengan-hati-yang-tulus 2012-11 Bounds. Daya jangkau doa. Immanuel. Jakarta: 2000, 32 Bounds. Daya jangkau doa. Immanuel. Jakarta: 2000, hal 46 CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 96 hadapan Allah AuTUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-NyaAy (Amsal 15:29 dan juga Yak. 5:16. DIAKONIA Istilah AudiakoniaAy berasal dari bahasa Yunani, artinya pelayanan, sedangkan orang yang melakukannya disebut sebagai pelayan (C). Diakonia merupakan tindakan dari melayani (), yang dilakukan oleh pelayan. Biasanya diakonein diartikan juga sebagai pekerjaan dalam melayani meja yaitu dengan mempersiapkan hidangan-hidangan atau kebutuhan fisik para tuan atau orang-orang terhormat. Lebih lanjut, melayani berarti melakukan sesuatu bagi orang lain yang kedudukannya terhormat, baik secara sukarela ataupun karena terpaksa. Oleh karena itu diakonia tersebut dipandang sebagai suatu pekerjaan hina19 Menurut pemaparan Noordegraaf 20istilah diakonia, melalui kedatangan Yesus Kristus telah memiliki makna dan isi yang baru. Anak Manusia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani () atau melakukan diakonia dan memberikan hidup-Nya untuk menjadi tebusan bagi orang banyak. Pola hidup pelayanan yang ditunjukkan oleh Yesus, bagi para pengikut-Nya menjadi sumber dan motivasi sekaligus menjadi model kehidupan untuk saling melayani dan memperhatikan ditengah kehidupan sehari-hari. 21 Yang menjadi subjek pelayanan diakonia adalah Allah sendiri melalui Yesus Kristus, orang yang melakukannya . iakonos/diake. berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan pemberian-Nya kepada manusia terutama yang sedang menderita atau yang sedang dalam kesusahan22 Pelayanan bagi orang yang berkekurangan Kata lain untuk menyebut orang yang berkekurangan secara materi ialah kata AydalAy. Kata tersebut dipergunakan untuk menyebut mereka yang berada dalam posisi yang kurang baik seperti para buruh yang hidup di daerah pedalaman23 Selain kedua kata tersebut ada pula kataAyEbyonAy. Kata ini dipakai untuk menunjuk kepada mereka yang hidupnya semata- mata hanya bergantung kepada belas kasihan orang lain. Mereka ini termasuk kelompok pengemis, mereka mengemis karena keterbatasan fisik mereka seperti timpang dan lumpuh. Ada dua alasan dasar mengapa seorang Pelayan harus merasa terdorong untuk terlibat dalam kegiatan Pertama, membantu mereka yang membutuhkan adalah salah satu tugas orang Kristen yang paling fundamental dan salah satu tindakan yang paling konsisten ditekankan dalam Alkitab. Kedua, kegiatan sosial memberikan peluang yang paling besar bagi pertobatan. Hal itu dapat membantu menjangkau banyak orang yang terancam untuk hidup dan mati tanpa mengenal Kristus. Karena kita memiliki kesempatan untuk menjangkau, meski hanya untuk beberapa saat, bagian-bagian dunia yang biasanya tidak dapat dijangkau oleh para misionaris. Lebih lagi, kegiatan diakonia memungkinkan kita untuk memperlihatkan Tubuh Kristus yang di dalamnya terdapat kasih dan kerja sama yang baik. Pelayanan Kesehatan Manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Ketiga unsur ini harus sehat semua. Kalau ketiga unsur ini sehat maka kita akan disebut sebagai orang kristen sejati. Rasul Paulus pernah menyampaikan tentang roh jiwa dan tubuh yang sehat terpelihara, sebagaimana yang tertulis di dalam 1 Tesalonika 5:23: Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus. Tuhan kita. Gereja harus berperan aktif untuk menjaga kesehatan jiwa dan roh dari umat Tuhan yang digembalakan supaya tetap bertumbuh dengan Namun ketika ada jemaat Tuhan yang mengalami sakit, gereja harus melakukan pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan ini dilakukan antara lain dengan cara melawat Stott. Isu-Isu Global. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF. Noordegraaf. Orientasi Diakonia Gereja. Jakarta: Badan Penerbit Kristen. Abineno. Ch. Sekitar Diakonia Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia Abineno. Ch. Sekitar Diakonia Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 97 orang sakit dan melakukan doa pelepasan apabila ada orang-orang yang mengalami keterikatan roh jahat. Mendoakan orang yang sakit dan pelayanan doa adalah sebuah aktivitas yang digerakkan oleh kasih, cinta dan perhatian kita kepada yang sakit dan menderita. Bantuanbantuan yang diberikan pada orang sakit. Salah satu bentuk memberikan konseling kepada penderita sakit, baik yang dirawat di rumah maupun di rumah sakit. Bantuan-bantuan yang bisa kita berikan adalah sebagai berikut: Kunjungan penyembuhan. Maksudnya melakukan suatu fungsi penyembuhan "holistik", dalam bentuk kesediaan kita untuk duduk di samping pasien dan mendengarkan dia mengungkapkan perasaan, keluhan, kemarahannya di hadapan kita. Singkatnya, kita menjadi media katarsis baginya atau tempat "mencurahkan hati" dari berbagai keluhkesahnya. Penguatan. Maksudnya mendampingi pasien atau keluarga yang merasa mendapat "beban", supaya mereka tidak mengalami stres berkepanjangan. Misalnya: bagaimana sikap kita saat berhadapan dengan pasien yang menjadi tidak percaya diri pasca amputasi kakinya karena kecelakaan lalu lintas. Setelah amputasi biasanya pasien merasa tidak sempurna/cacat dan tidak bersemangat/bergairah menjalani hidup. Untuk itu, kita harus mendorongnya untuk bangkit lagi supaya tetap memiliki pengharapan. Pembimbingan. Melakukan penelaahan bersama . engan pasien atau keluargany. dengan tujuan memahami kasus-kasus yang dialami pasien, yang biasanya tidak ada hubungan dengan rumah sakit sekalipun, tetapi tetap perlu dibantu untuk ditangani. Rekonsiliasi (Memperbaiki Hubunga. Pasien kerap kali mempunyai perasaan telah menjadi beban bagi keluarganya, dan keluarga sendiri sering merasa bosan mendengar keluhan tersebut. Akibatnya, terjadi kerenggangan hubungan di antara pasien dan Untuk itu, pelayan perlawatan pastoral berperan sebagai media yang dapat"menyambung hati" antara kedua kubu tersebut. Doa Pelepasan Kuasa Jahat Istilah pelayanan pelepasan . eliverance ministry atau exorcis. muncul seiring dengan perkembangan gerakan Kristen Pentakosta dan Kristen Karismatik. Beberapa hamba Tuhan seperti Derek Prince. Frank Hammond, dan Win Worley berpengaruh besar dalam mensosialisasikan istilah itu. Meskipun demikian, pelayanan pengusiran setan itu sudah ada sejak zaman Yesus dan para rasul serta gereja pertama. Lepaskan artinya bebaskan, deliver/casting artinya melepaskan, melenyapkan, mengusir, membebaskan. Syarat mutlak pelepasan adalah pertobatan sungguh-sungguh, dibaptis, sadar dan mau dilepaskan, mengakui semua kelemahannya. Menurut Dictionary of Pentecostal and Charismatic Movements, pelayanan pelepasan . adalah the act of expelling evil spirits or demons by adjuration in the name of Jesus Christ and through His power. Pelayanan pelepasan adalah tindakan mengusir roh-roh jahat atau setan-setan di dalam nama Yesus dengan kuasa Tuhan. Pelayanan Pelepasan adalah perintah Allah: Mat 10:1. Mark 1:32- 34. Mark 6:13. Luk 4:1717. Mark 16:15-18 Perbedaan pelayanan pelepasan Kristen dengan pengusiran setan yang dilakukan dalam agama-agama atau kepercayaan-kepercayaan lain antara lain: . Pengusiran setan kita lakukan dalam kuasa satu nama saja. Tuhan Yesus Kristus (Markus 16:. Kita tidak memakai nama-nama lain untuk mengusir setan. Pengusiran setan dilakukan bukan dengan kekuatan manusia, kekuatan pikiran . ind powe. , kekuatan jiwa . sychological powe. , atau kekuatan- kekuatan spiritual lain. Pengusiran itu dilakukan dengan memohon kuasa dari Roh Kudus (Kis 1:. Pengusiran setan dilakukan dalam rangka memohon kehadiran Tuhan, sebab ketika setan diusir, sesungguhnya Kerajaan Allah datang (Luk 11:. Pengusiran setan dilakukan dengan berpedoman pada Alkitab yang adalah Firman Tuhan. Alkitab harus menjadi Aubuku manualAy bagi praktek pelayanan ini . Tim 3:. Para pendoa harus memperhatikan hal-hal berikut ini. Pertama, harus ada persiapan Kegagalan para murid dalam mengusir setan disinyalir disebabkan oleh kurangnya persiapan karena Yesus menyarankan supaya mereka lebih serius dalam iman, doa, dan puasa CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 98 (Mat 17:20- . Kedua, harus mengenakan selengkap senjata Tuhan (Ef 6:14- . , meliputi: ikat pinggang kebenaran, yaitu hidup dalam kebenaran Firman, . baju zirah keadilan, yaitu hidup benar, suci, murni, tulus, lurus, . kasut kerelaan memberitakan Injil, yaitu tujuan untuk membawa jiwa-jiwa kepada Kristus, . perisai iman,. ketopong keselamatan, yaitu pikiran yang berpusat pada Kristus Juruselamat, . pedang Roh, yaitu Firman Tuhan, . doa yang terus menerus. Ketiga, harus ada pengayoman . dari para pemimpin. PERTUMBUHAN GEREJA Peter C Wagner dalam bukunya yang berjudul AuGereja Saudara Dapat BertumbuhAy mengatakan bahwa pertumbuhan gereja adalah segala sesuatu yang mencakup soal membawa orang-orang yang tidak memiliki hubungan pribadi dengan Yesus Kristus ke dalam persekutuan dengan Dia dan membawa mereka menjadi anggota gereja yang bertanggung 24 Ron Jenson & Jim Tevens di dalam bukunya Dinamika Pertumbuhan Gereja mengatakan bahwa pertumbuhan gereja adalah kenaikan yang seimbang dalam kuantitas, kualitas dan kompleksitas organisasi sebuah gereja lokal25 Pertumbuhan kuantitatif adalah pertumbuhan secara jumlah baik orang maupun Pertambahan jumlah ini disiratkan dalam Amanat Agung Tuhan Yesus yang menyatakan Aujadikanlah semua bangsa muridAy. Keinginan untuk pertumbuhan jumlah adalah Metode untuk memungkinkan pertumbuhan semacam ini bervariasi dari satu gereja ke gereja lainnya. Beberapa gereja berkembang menjadi Augereja superAy, sedangkan yang lain memilih untuk menjadi gereja AucabangAy dan berkembang dengan cara terbagi-bagi. Pertumbuhan kualitatif menunjuk kepada orang-orang yang sedang bertumbuh secara kualitatif dalam hubungan mereka dengan Kristus dan satu dengan yang lain. Pertumbuhan kualitatif merupakan perkembangan yang progresif untuk menjadi seperti kepala. Yesus Kristus dalam tingkah laku dan karakter Pertumbuhan yang alkitabiah tidak ada hubungannya dengan keadaan besar atau kecil 26 Sebaliknya jika perkembangan kualitatif tidak mencakup pertumbuhan kuantitatif, hasilnya adalah pertumbuhan ke dalam, sikap introspektif yang tidak saja gagal menarik orang-orang baru tetapi juga memukul mundur mereka yang tinggal. Syarat yang sangat dibutuhkan bagi gereja yang bertumbuh adalah bahwa gereja itu ingin bertumbuh27. KUALITAS Ada Kualitas anak Tuhan yang harus dimiliki kalau sudah bertumbuh didalam Kristus, antara lain Memiliki karakter Kristus. Karakter adalah istilah psikologis yang menunjuk kepada sifat khas yang dimiliki oleh individu yang membedakannya dari individu lainnya 28. Kita harus mengenakan Karakter Kristus. Karena kita harus menjadi cerminan apa yang kita sembah yaitu Tuhan Yesus. Jika kita pengikut Kristus maka harus ada progres yang kita Hari ini harus lebih baik dari hari yang kemarin. Membangun Karakter Kristus maka Hubungan dengan Tuhan harus dipererat. Sepuluh karakter kristus yang harus kita contoh menurut Bill Britton: . Kesanggupan untuk diperlakukan kasar, dicaci maki, dan dikhianati tanpa ada kepahitan. Kesanggupan untuk menjadi miskin tanpa ada keluhan. Kesanggupan untuk menjadi kaya tanpa ada . Kesanggupan untuk mengasihi tanpa menuntut balasan. Kesanggupan untuk tidak dikenal tanpa ada rasa kasihan terhadap diri sendiri. Kesanggupan untuk puas hidup di dalam supply . yang Allah berikan . Kesanggupan untuk berjalan di dalam kekudusan di tengah- tengah dunia yang gelap dan rusak ini dengan pencobaanpencobaan dan tekanan-tekanannya. Kesanggupan untuk melihat kesalahan-kesalahan orang lain tanpa ada kritikan. Kesanggupan untuk tetap rendah hati di tengah sorak tepuk Peter Wagner. Gereja Saudara Dapat Bertumbuh. Gandum Mas: 2003. Ron Jenson & Jim Tevens. Dinamika Pertumbuhan Gereja,Gandum Bil Easum & Bil Cornelius. Go Big,MeledakkanPertumbuhan Gereja Anda,Gandum Peter Wagner. Gereja Saudara Dapat Bertumbuh. Gandum Mas Kamus Umum Bahasa Indonesia. Balai Pustaka: Jakarta CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 99 tangan orang banyak. Kesanggupan untuk bisa menghadapi penganiayaan dan tuduhan palsu tanpa ada Auself defenceAy . embelaan dir. ataupun membenci musuh-musuhmu. KUANTITAS Bertambahnya orang dibaptis Kata baptis berasal dari kata Yunani yaitu: AubaptizoAy yang artinya: I Dip . aya mandi, saya masuk ke dalam ai. I Sudmerge . aya menyelam kedalam air, saya merendam di dalam Baptisan merupakan salah satu dogma yang sangat penting dalam gereja, maka seharusnya kita dapat memahami, mengetahui, dan mengerti akan arti dan makna baptisan Dengan kata lain baptisan merupakan sakramen yang dilaksanakan oleh gereja di sepanjang sejarah, karena baptisan merupakan tanda, bukti atau sebagai materai tentang pembersihan dari segala dosa-dosa manusia. Setiap orang percaya hendaklah dibaptis Verkuyl mengatakan bahwa baptisan adalah merupakan suatu tanda dan ibarat sederhana untuk ketergolongan nya kepada umat Kristen. Siapa yang masuk menjadi anggota Gereja Kristen, ia menerima tanda baptisan itu pada waktu ia digabungkan ke dalam persekutuan Bertambahnya jam ibadah Salah satu cara untuk membuat gereja bertumbuh adalah dengan ibadah raya. bertambahnya jam ibadah maka kita melihat kalau gereja itu pasti bertumbuh. Mungkin gereja yang bertumbuh itu tidak bisa menampung jemaat yang datang jika hanya dengan sekali ibadah. Maka akan dibuat pertambahan jam-jam ibadah. Pertumbuhan gereja juga dilihat dari bertambahnya jam dan waktu ibadah seperti komsel. FA, youth. Junior Church yang dilakukan setiap minggunya. Inilah wujud pertumbuhan alamiah yang dikerjakan Roh Allah dalam setiap orang percaya. Menjangkau kepada yang di luar. Tugas ini dapat dikerjakan oleh setiap orang, tetapi akan lebih efektif bila dilaksanakan dalam Family Altar. Dalam Family Altar setiap orang didoakan, disiapkan, dan dilatih untuk diutus keluar menjangkau orang yang belum percaya bagi Allah sebagai bukti pekerjaan Kristus dalam Howard Snyder mengatakan dalam bukunya yang berjudul Guidelines for Urban Church Planting (Petunjuk untuk Pertumbuhan Gereja Kot. bahwa untuk mengembangkan sebuah gereja, perlu diadakan kebaktian/ibadah yang penuh sukacita dimana orang-orang akan merasa bersukacita. Ini prinsip universal. 32 Semakin banyak persekutuan ibadah dan doa, maka gereja akan semakin bertumbuh. Kelompok persekutuan ibadah doa akan berdoa terus-menerus. Mereka akan berdoa buat para pemimpin, jiwa baru supaya tertarik datang ke Mereka akan berdoa secara spesifik untuk orang-orang supaya mereka percaya kepada Kristus. Persekutuan doa ada untuk menopang pertumbuhan gereja baik secara rohani maupun jumlah. HASIL PENELITIAN Uji normalitas untuk variabel X1. X2 dan Y, dilakukan dengan menggunakan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov. Jika nilai signifikansi dari hasil test Kolmogorov-Smirnov lebih besar dari 0,05, maka data dikatakan berdistribusi normal. 33 Disamping itu, uji normalitas dapat juga menggunakan estimasi proporsi rumus Blom 34 dengan pendekatan P-P Plot atau Q-Q Plot, yang cukup efektif untuk mendeteksi apakah model regresi yang akan dianalisis dalam sebuah penelitian berdistribusi normal atau tidak. Data dikatakan berdistribusi normal, jika data menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal atau grafik histogramnya. Sebaliknya data dikatakan tidak berdistribusi normal, jika Yohanes Calvin. INSTITUTIO (Pengajaran Agama Kriste. A Jakarta: BPK-GM com/2013/03/gereja-dan-baptisan. P aul Yonggi Cho. Kelompok Sel yang Berhasil, h. https://misi. org/enam_kunci_bagi_pertumbuhan_gereja_sesudah_dirintis Wahid Sulaiman. Analisis Regresi Menggunakan SPSS (Yogyakarta: Andi Offset, 2. , 50. Sasmoko. CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 100 data menyebar jauh dari arah garis atau tidak mengikuti diagonal atau grafik Teknik dalam uji normalitas ini dilakukan pada nilai residual 35 dalam model regresi dan bukan untuk masing masing data variabel penelitian. Model regresi yang baik seharusnya memiliki nilai residual yang normal. Berdasarkan Uji residual Kolmogorov Smirnov (KS) ditemukan bahwa Sig. Sebesar 48 lebih besar > dari 0. 05 berarti berdasarkan uji Kolmogorov Smirnov ini data dapat disimpulkan berdistribusi normal. Namun dengan Uji Normalitas Histogram dan P-Plot dapat diketahui bahwa titik titik menyebar sekitar garis dan mengikuti garis diagonal atau grafik histogram nya, sehingga nilai residual tersebut telah normal. Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan uji residual P-P Plot semua data berdistribusi normal. Uji linearitas bertujuan untuk mengetahui apakah dua variabel mempunyai hubungan yang linear atau tidak secara signifikan. Uji ini biasanya digunakan sebagai prasyarat dalam analisis korelasi atau regresi linear. Pengujian pada SPSS dengan menggunakan Test for Linearity dengan pada taraf signifikansi 0,05. Dua variabel dikatakan mempunyai hubungan yang linear bila signifikansi (Linearit. kurang dari 0,05. Dari output Anova Kuasa Doa (X. dengan Pertumbuhan Gereja (Y) terlihat Deviation from Linearity Nilai Sig. 0,191 lebih besar > dari 0. 05 Maka terdapat hubungan yang linear antara Variabel Kuasa Doa (X. dengan Pertumbuhan Gereja (Y). Dari output Anova Diakonia (X. terhadap Pertumbuhan Gereja (Y), terlihat Deviation from Linearity Nilai Sig. 0,391 lebih besar > dari 0. 05 Maka terdapat hubungan yang linear antara Variabel Diakonia (X. dengan Pertumbuhan Gereja (Y). Uji heteroskedastisitas adalah untuk melihat apakah terdapat ketidaksamaan varians dari residual satu ke pengamatan ke pengamatan yang lain. Model regresi yang memenuhi persyaratan adalah di mana terdapat kesamaan varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap atau disebut homoskedastisitas. Deteksi heteroskedastisitas dapat dilakukan dengan metode scatter plot dengan memplotkan nilai ZPRED . ilai prediks. dengan SRESID . ilai residual ny. Priyatno. Duwi. SPSS Panduan Mudah Olah Data Bagi Mahasiswa dan Umum (Yogyakarta: Andi Offset, 2. CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 101 Hasil output Uji Heteroskedastisitas, terlihat titik-titik menyebar diatas dan di bawah angka nol, titik-titik tidak mengumpul di atas atau bawah saja, dan penyebaran titik-titik data tidak berpola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah heteroskedastisitas pada data penelitian. Dari uji Hipotesa 1 besarnya nilai korelasi/hubungan (R) ya sebesar 0. 449 dan dijelaskan besarnya persentase pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yang disebut koefisien determinasi yang merupakan hasil pengkuadratan R2. Dari output tersebut diperoleh Koefisien Determinasi (R squar. sebesar 0,202, yang mengandung pengertian bahwa sumbangan pengaruh variabel (X1 Kuasa Do. terhadap Pertumbuhan Gereja Y, adalah sebesar 20%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Uji Hipotesa 2 besarnya nilai korelasi/hubungan (R) ya sebesar 0. 339 dan dijelaskan besarnya persentase pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yang disebut koefisien determinasi yang merupakan hasil pengkuadratan R2. Dari output tersebut diperoleh Koefisien Determinasi (R squar. sebesar 0,196, yang mengandung pengertian bahwa pengaruh sumbangan variabel (X2 Diakonia terhadap Pertumbuhan Gereja (Y), adalah sebesar 19%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Uji Hipotesa 3. Nilai Koefisien Determinasi atau R Square adalah sebesar 0,202 yang merupakan hasil pengkuadratan nilai Koefisien Korelasi (R) sebesar 0,450. Besarnya angka R Square sebesar 0,202 atau sama dengan 20%. Angka tersebut mengandung arti bahwa variable Kuasa Doa (X. dan Diakonia (X. secara simultan . ersama-sam. berpengaruh terhadap Pertumbuhan Gereja (Y) sebesar 20%. Sedangkan sisanya . %-20 = 80%) dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel penelitian ini. Nilai Korelasi Berganda (R) berkisar antara 0 dan 1, jika mendekati 1 hubungan makin erat, tetapi jika mendekati 0 hubungan makin lemah. Angka R didapat 0,450, artinya korelasi antara Kuasa Doa dan Diakonia secara bersama sama terhadap Pertumbuhan Gereja sebesar 0,450. Berdasarkan interpretasi nilai hubungan koefisien korelasi hal ini berarti terdapat hubungan yang positif hubungan Variabel X1 dan X2 secara simultan terhadap Y. Hubungan tersebut masuk dalam kategori sedang. PENUTUP Adapun kesimpulan dari tesis ini berdasarkan penelitian dan pembahasan komprehensif, antara lain: dari 306 angket yang dibagikan dengan 57 pernyataan, 12 indikator, 6 dimensi, dan 3 variabel, berdasarkan Uji residual Kolmogorov Smirnov (KS) ditemukan bahwa Sig. 488 lebih besar > dari 0. 05 berarti berdasarkan uji Kolmogorov Smirnov ini, data berdistribusi normal. Hipotesis pertama dalam penelitian ini teruji benar bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara Kuasa Doa (X. terhadap Pertumbuhan Gereja (Y) dengan nilai korelasi (R) = 0. 449, determinasi (R. = 0. 202, yang mengandung pengertian bahwa sumbangan pengaruh variabel (X1= Kuasa Do. terhadap Pertumbuhan Gereja (Y), adalah sebesar 20%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel Hal ini mengandung pengertian bahwa Kuasa Doa yang ditinjau dari efek positif dan negatifnya berkontribusi sebesar 20 % terhadap Pertumbuhan Gereja, dimana apabila nilai variabel X1 (Kuasa Do. ditingkatkan, maka Pertumbuhan Gereja semakin meningkat pula, demikian sebaliknya. Hipotesis kedua dalam penelitian ini teruji benar bahwa terdapat CopyrightA2024. HAGGADAH (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kriste. | 102 hubungan positif dan signifikan antara Diakonia (X. terhadap Pertumbuhan Gereja (Y) dengan nilai korelasi (R) = 0. 339, determinasi (R. = 0. 196, dan persamaan regresi = 81,858 0,93 X2. Hal ini mengandung pengertian bahwa Diakonia berkontribusi sebesar 19 % terhadap Pertumbuhan Gereja, dimana apabila nilai variabel X2 (Diakonia ) ditingkatkan, maka Pertumbuhan Gereja semakin besar pula, demikian sebaliknya. Hipotesis ketiga dalam penelitian ini teruji benar bahwa terdapat hubungan signifikan antara Kuasa Doa (X. secara bersama-sama dengan Diakonia (X. terhadap Pertumbuhan Gereja (Y) dengan nilai korelasi (R) = 0. 450, determinasi (R. = 0,202 dan persamaan regresi = 40,837 0,456X1 0,017X2. Hal ini mengandung pengertian bahwa Kuasa Doa dengan efek positif-negatifnya secara bersama-sama dengan Diakonia sebesar 20 % terhadap Pertumbuhan Gereja, dimana apabila nilai variabel X1(Kuasa Do. dan/ atau X2 (Diakoni. ditingkatkan, maka Pertumbuhan Gereja semakin besar pula, demikian sebaliknya. REFERENSI