EJOIN Ae VOLUME 2 NOMOR 4 . : 647 - 655 PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN LITERASI AKUNTANSI KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI. MINAT BELAJAR DAN PENJURUSAN BAGI ANAK-ANAK PROGRAM BELAJAR PKBM DI KABUPATEN BOGOR Amrulloh1. Jasmadeti2. Nilda Tartilla3 1,2,3 Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan Article Information Article history: Received February 28. Approved March 25. Keywords: Financial Accounting. Motivation. Pkbm ABSTRACT The aim of this service is to provide students with an understanding of Accounting. Finance, motivation and majors related to the future they will face after graduating from PKBM. This service helps package students at PKBM in learning accounting and finance in a more interesting and fun way so that it can increase students' interest in learning to continue studying financial accounting. The students' lack of knowledge about future plans means that many PKBM students become unemployed, this is due to a lack of knowledge about preparations for entering the world of work and if they want to go to college, they lack knowledge about the major they will take and how to choose a good and correct college. It is hoped that this learning assistance will increase students' interest in learning and motivation at the Cibinong Innovative PKBM - Bogor Regency. The methods used in this service are preparation, socialization and implementation of activities. After the activities were carried out, analysis and evaluation were carried out, it was seen that the children had improved and were enthusiastic about looking to the future and had a better understanding of what is meant by financial Their motivation increased to be able to improve their future by continuing to college. This activity received a good response from PKBM students and it is hoped that it can continue to guide children in learning. ABSTRAK Tujuan pengabdian ini memberikan pehamaham tentang Akuntansi. Keuangan, motivasi dan penjurusan siswa terkait masa depan yang akan mereka hadapi setelah lulus nanti dari PKBM. Dalam pengabdian ini membantu para siswa paket di PKBM dalam pembelajaran akuntansi dan keuangan yang lebih menarik dan | 647 Amrulloh et al. - Volume 2 Nomor 4 . : 647- 655 menyenangkan sehingga bisa meningkatkan minat belajar siswa untuk terus mendalami pembelajaran Akuntansi keuangan. Kurangnya pengetahuan para siswa tentang rencana kedepan membuat banyak siswa PKBM yang justru menjadi pengangguran, hal tersebut karena kurangnya pengetahuan tentang persiapan memasuki dunia kerja serta jika ingin kuliah kurangnya pengetahuan tentang jurusan yang akan diambil dan bagaimana memilih perguruan tinggi yang baik dan benar. Pendampingan pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatnya minat belajar dan motivasi para siswa di PKBM Inovatif Cibinong - Kabupaten Bogor, metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah persiapan, sosialisasi, dan pelaksanaan kegiatan. Setelah kegiatan dilaksanakan dilakukan analisis dan evaluasi, terlihat bahwa anakanak mengalami peningkatan dan bersemangat dalam menatap masa depan dan lebih paham yang di maksud dengan akuntansi , motivasi mereka meningkat untuk bisa memperbaiki masa depan mereka dengan melanjutkan ke perguruan tinggi. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari para siswa PKBM dan diharapkan bisa terus berlanjut untuk membimbing anak- anak dalam pembelajaran. A 2024 EJOIN *Corresponding author email: bigulloh@gmail. PENDAHULUAN Pendidikan di Indonesia umumnya diselenggarakan untuk semua masyarakat dengan bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta mengembangkan diri atau menumbuhkan skill dirinya tersebut sehingga memiliki potensi dan memiliki hidup yang lebih sejahtera seperti halnya yang dimuat pada Undang-undang Dasar 1945. Namun, seperti yang dapat kita lihat bahwa masyarakat tidak semua mendapatkan pendidikan yang layak dan sesuai. Dalam pendidikan proses sistematis yang melibatkan faktor internal maupun eksternal. Faktor internal datang dari diri siswa seperti minat belajar, motivasi belajar, bakat dan persepsi, baik persepsi siswa terhadapat mata pelajaran maupun terhadap guru pengajar. Sedangkan faktor eksternal datang dari luar diri siswa, seperti lingkungan belajar, lingkungan keluarga, latar belakang sosial ekonomi keluarga dan perhatian orang tua dalam membantu mengatasi kesulitan belajar yang dialami anak. Definisi Pendidikan nonformal menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 1 adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal dapat dilaksanakan secara berjenjang dan terstruktur. Dari jalur Pendidikan nonformal, mempunyai variasi program yang dapat membangun masyarakat Indonesia salah satunya yaitu Pendidikan kesetaraan atau Pendidikan yang dimana masyarakat dengan berbagai kalangan usia tetap bisa mengikuti Pendidikan yang diwadahi oleh PKBM atau pusat kegiatan belajar masyarakat. PKBM atau pusat kegiatan belajar masyarakat merupakan tempat bagi masyarakat agar tetap bisa mengikuti Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dari adanya PKBM masyarakat tetap menempuh Pendidikan dengan tidak memandang usia atau merasa khawatir akan pembelajarannya dikarenakan PKBM memiliki sistem pembelajaran orang dewasa atau yang disebut Andragogi. Pendidikan Kesetaraan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan salah satu bentuk institusi pendidikan nonformal yang dimiliki dan dikelola oleh masyarakat. Keberadaan EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 648 Amrulloh et al. - Volume 2 Nomor 4 . : 647- 655 PKBM diatur di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya pasal 26. Sebagai lembaga pendidikan nonformal PKBM membantu siswa yang telah putus sekolah atau belum sempat menyelesaikan pendidikan formal. Dosen sebagai bagian dari lembaga pendidikan merupakan insan pendidik yang mengemban tri dharma seorang dosen. Seorang dosen tidak bisa menutup mata pada persoalan pendidikan. Oleh karena itu bertolak dari keprihatinan masih banyaknya anak putus sekolah ditengah jalan karena berbagai macam faktor, maka diadakanlah kegiatan pendidikan kesetaraan bagi anak-anak putus sekolah. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan sumber daya anak-anak di masa depan. Kegiatan Pengabdian bagi Masyarakat ini diadakan di PKBM Inovatif Cibinong PKBM Inovatif Cibinong menyelenggarakan pendidikan kesetaraan Paket A. Paket B, dan Paket C. Berdasarkan studi awal berupa wawancara dengan pihak pengelola PKBM pada awal Nopember 2023 diperoleh hasil bahwa siswa Paket A. Paket B, dan Paket C mengalami kesulitan dalam memahami beberapa kendala dalam memahami pembelajaran akuntansi keuangan dan ketidaktahuan setelah lulus akan memilih jurusan. Dari hasil observasi awal diperoleh prosetase kesulitan anak-anak di PKBM terkait pembelajaran tentang akuntansi keuangan dan pemilihan jurusan setelah Kesulitan ini terjadi secara berulang-ulang, perlu adanya tambahan motivasi bagi anak-anak PKBM terkait dalam hal belajar. Supaya minat belajar mereka tumbuh tentunya perlu inovasi terkait pembelajaran di PKBM. Berdasarkan hasil observasi wawancara dengan beberapa anak- anak, mereka kesulitan memahami pembelajan dikarenakan materi yang cukup susah dan padat sehingga memerlukan waktu yang lebih untuk memahami materi pembelajaran. Disisi lain para siswa tersebut sebagian besar sudah bekerja dan membantu orang tua dalam mencari nafkah sehingga kesulitan dalam mengatur waktu untuk belajar. Selain terkait materi pembelajaran yang anak-anak PKBM alami kesulitan, hal lain yang diperoleh dari observasi dan wawancara menunjukan siswa PKBM Inovatif Cibinong masih terlihat kurang mendapatkan informasi terkait materi tentang persiapan memasuki dunia kerja atau kuliah, dimana para anak-anak PKBM belum mendapatkan materi tentang bagaimana cara membuat surat lamaran yang dipelajari para anggota pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, namun belum diberikan pembekalan terkait apa yang akan dilakukan para anak-anak PKBM ketika sudah tamat dari PKBM, semisal anak-anak ingin bekerja di perusahaan, belum diberikan pembekalan tentang bagaimana cara mencari atau mendapatkan lowongan pekerjaan dengan cepat, bagaimana membuat surat lamaran atau daftar riwayat hidup yang baik, serta bagaimana teknik wawancara kerja yang baik. Jika orang tua para siswa mampu secara keuangan, kemudian anak-anak ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, masih kurangnya pengetahuan para anggota tentang memilih perguruan tinggi yang baik dan benar juga jurusan yang dipilih, dimana para anak-anak PKBM Inovatif Cibinong yang berpendidikan paket C atau setara dengan SMA/SMK/ setelah masuk perguruan tinggi tapi tidak memilih melanjutkan ke jurusan sesuai pendidikan sebelumnya juga namun memilih jurusan lain. Adapun tujuan dari pemberian motivasi dalam memasuki dunia kerja atau kuliah ini adalah memberikan pembekalan dan pemahaman kepada para anak-anak PKBM tentang bagaimana cara menentukan pilihan setelah tamat dari PKBM Inovatif Cibinong, apakah akan bekerja atau melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi. Bertolak dari latar belakang yang diuraikan di atas tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berasal dari Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK), yang terdiri dari 3 anggota merasa tergugah untuk berusaha memberikan EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 649 Amrulloh et al. - Volume 2 Nomor 4 . : 647- 655 kontribusi sebagai bentuk solusi terhadap permasalahan tersebut. Adapun judul kegiatan PKM tersebut adalah AuPendampingan Pembelajaran Literasi Keuangan Akuntansi dalam meningkatkan Motivasi. Minat belajar dan Penjurusan bagi anak anak program belajar PKBM. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di PKBM Inovatif Cibinong, merupakan kegiatan yang dilakukan pertama kali, kegiatan ini berupa pendampingan pembelajaran akuntansi keuangan dan pemberian motivasi setelah lulus untuk memasuki dunia kerja. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan agar anak-anak PKBM Inovatif Cibinong memperoleh tambahan ilmu terkait materi yang diajarkan khususnya materi Akuntansi dan Keuangan. Dengan penambahan materi dari para pemateri tersebut diharapkan anak-anak memperoleh konsep dasar akuntansi keuangan dengan pembelajaran yang cepat, mudah, dan menarik. Sehingga anak-anak menjadi termotivasi belajar dan meningkatkan hasil belajar ketika disekolah. Adapun manfaat dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memotivasi pengembangan potensi berhitung anak-anak PKBM Inovatif Cibinong dan dapat menentukan tujuan setelah lulus dari PKBM setelah mendapatkan gambaran dan motivasi sehingga tujuannya menjadi lebih tearah untuk ke perguruan tinggi atau langsung bekerja. METODE PENELITIAN Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan di PKBM Inovatif Cibinong yang merupakan tempat pendidikan Paket A. Paket B, dan Paket C. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pendampingan ini menggunakan metode pendekatan dan kerjasama. Pendekatan yang ditawarkan disini adalah bentuk kerjasama antara lembaga Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK) dengan PKBM Inovatif Cibinong. Adapun tahapan-tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu : Tim PKM yang merupakan dosen pada program studi Akuntansi turun untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim PKM telah terlebih dahulu melakukan survey atau pengamatan pendahuluan di PKBM Inovatif Cibinong. Silaturahmi dengan pihak PKBM dalam hal ini diwakili oleh PKBM Inovatif Cibinong Ibu Asni Khoirunnisa. Pada kesempatan itu tim PKM melakukan observasi dan menyampaikan kegiatan yang akan dilakukan oleh Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK), serta mendengarkan keluhan-keluhan atau masukan bimbingan apa yang diinginkan dan dibutuhkan para selama ini, sehingga memperoleh informasi untuk kegiatan yang akan dilaksanakan. Sebelumnya tim PKM juga melakukan komunikasi dengan beberapa siswa di PKBM. Hal ini dilakukan untuk memperoleh informasi terkait pelaksanaan kegiatan di PKBM. Pelaksanaan PKM sesuai tema PKM yaitu. Pendampingan pembelajaran dan Pemberian Motivasi dalam meningkatkan minat belajar bagi anak-anak di PKBM Inovatif Cibinong. dimana menyatakan bahwa selama ini banyak anak-anak yang semangat untuk belajaranya turun, dan mengalami kesulitan dengan beberapa materi yang diajarkan selain itu anak- anak belum mendapat informasi lebih terkait pembekalan untuk memasuki dunia kerja atau kuliah,. Seluruh tim PKM menyiapkan bahan dan materi yang akan disampaikan pada tahap pelaksanaan, dimana seluruh tim PKM yang terdiri dari 3 orang yaitu 3 dosen dan merupakan narasumber dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema Pendampingan pembelajaran dan Pemberian Motivasi dalam meningkatkan minat belajar bagi anak-anak di PKBM. Materi dibagi menjadi dua sesi yaitu EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 650 Amrulloh et al. - Volume 2 Nomor 4 . : 647- 655 pemberian motivasi dan pendalaman materi pada materi Akuntansi, kemudia dilanjutkan dengan sesi pembekalan memasuki dunia kerja dan kuliah serta beberapa materi penunjang lainnya. Menyepakati penentuan jadwal pembinaan dengan para siswa PKBM Inovatif Cibinong dan Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan mengingat untuk pelatihan membutuhkan fasilitas. Seluruh tim PKM menyiapkan bahan dan materi yang akan disampaikan pada tahap pelaksanaan, dimana seluruh tim PKM yang terdiri dari 3 orang yaitu 3 dosen dan merupakan narasumber dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema pembelajaran dan Pemberian Motivasi dalam meningkatkan minat belajar bagi anak-anak di PKBM. Tim PKM menyerahkan surat izin pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada ketua PKBM Inovatif Cibinong yang dikeluarkan secara resmi oleh Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan dan juga menyerahkan proposal pengadaan kegiatan pembinaan yang ditujukan bagi pihak pimpinan dalam hal ini Ketua. Surat izin dan laporan ini merupakan syarat dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Tahap terakhir berupa evaluasi yang dilakukan untuk melihat apakah pelatihan efektif meningkatkan kemampuan siswa PKBM Paket B dan C dalam memecahkan masalah- masalah dalam pembelajaran, baik dalam pembelajaran di kelas maupun kegiatan belajar mandiri. Selain itu juga menelusuri hasil angket terkait motivasi siswa setelah diberikan pembekelan tentang dunia kampus dan dunia kerja. Tahap ini penting sebagai bahan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan dan menjadi dasar bagi kegiatan-kegiatan pengabdian lanjutan. Tabel 1. Rancangan Kegiatan PKM Kegiatan 1 Sesi 1 : Materi Materi Pemateri Pembelajaran Amrulloh Literasi Akuntansi Sesi 2 : Materi Pembelajaran Nilda Tartilla Literasi Keuangan Sesi 3 : Materi & Penutupan Motivasi. Jasmadeti Minat belajar Penjurusan EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Pembelajaran Diskusi. Tanya Pembelajaran Diskusi. Tanya Pembelajaran Diskusi. Tanya | 651 Amrulloh et al. - Volume 2 Nomor 4 . : 647- 655 Diagram Alur PKBM Persiapan PKM Pra Observasi Jurnal Publikasi Masalah Rencana Solusi Pelaksanaan Program Kegiatan PKM Pembuatan Proposal Laporan Gambar 1. Diagram Alur PKM HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa pendampingan siswa melalui kegiatan bimbingan pembelajaran dengan materi Akuntansi dan Keuangan serta pemberian motivasi berupa pembekalan terkait memasuki dunia kerja dan dunia kampus yang dilaksanakan di PKBM Inovatif Cibinong. Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu program pengabdian masyarakat bagi dosen sebagai upaya pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan banyak manfaat, wawasan dan pengetahuan kepada anak-anak di PKBM Inovatif Cibinong, terutama dalam meningkatkan pemahaman laporan keuangan dan motivasi belajar. Pelaksanaan kegiatan bimbingan belajar ini menggunakan 5 tahapan, yaitu: . Pemaparan materi mengenai akuntansi dan keuangan, . Ice Breraking . tanya jawab, . Permainan berupa kuis yang menarik, pemotivasian siswa dalam belajar melalui motivasi berorientasi materi . motivasi tentang kehidupan berupa pembekalan ketika nanti memasuki dunia kerja dan dunia kampus, . pemberian reward . berupa pujian/penghargaan secara lisan dan berupa barang. Gambar 2. Kegiatan bimbingan belajar di PKBM Inovatif Cibinong EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 652 Amrulloh et al. - Volume 2 Nomor 4 . : 647- 655 Tahapan pemberian materi pembelajaran kepada anak-anak di PKBM disajikan dalam bentuk yang menarik dan inovatif dengan ditambahkan motivasi dalam belajar, melalui pembelajaran yang menarik dan inovatif kepada siswa, dengan motivasi berorientasi materi dan motivasi tentang kehidupan berupa cerita-cerita inspiratif. Pemberian Motivasi tersebut berorientasi pada materi yang dilakukan dengan memberikan kegiatan yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari, jadi materi yang akan diajarkan menggunakan sebuah perumpamaan dengan apa yang di jumpai dengan anak-anak dikehidupan sehari-hari atau secara contextual teaching. Hal tersebut dapat menumbuhkan rasa penasaran dan ketertarikan bagi anak- anak sehingga menjadi lebih termotivasi ketika belajar. Motivasi pembekalan tentang dunia kampus dan dunia kerja, menjabarkan tentang bagaimana bisa bersaing di dunia kerja dan bagaimana peluang pekerjaannya, selain itu dalam dunia kampus juga memberikan informasi tentang keunggulan kampuskampus dan jurusan apa saja yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan anakanak. Inspiratif dengan cara pemateri dalam hal ini dosen memberikan kisah-kisah inspiratif, baik yang dialami oleh orang lain ataupun pengalaman langsung yang dialami oleh pemateri sendiri, seperti pengalaman mendapatkan beasiswa dan beberapa penghargaan serta kemudahan dalam menciptakan lapangan kerja karena berkat menempuh pendidikan tinggi. Hal ini akan mendorong siswa untuk termotivasi pada dunia pendidikan dan keinginan untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Tahapan Ice Breaking yang di berikan oleh mahasiswa Institut Bisnis dan Kesatuan (IBIK) adalah kegiatan yang dilakukan agar bisa mencairkan suasana yang Kegiatan digunakan agar mampu menghilangkan berbagai kejenuhan anak-anak dalam belajar. Ice breaking diberikan supaya anak-anak menjadi semangat kembali dalam belajar dengan diberikan berupa senam kecil, senam otak atau permainan yang lain. Kemudian tanya jawab dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman anak- anak terhadap penjelasan yang telah dipelajari sebelumnya. Anak-anak diberikan kesempatan untuk bertanya dan pemateri . memberikan kesempatan siswa lain untuk menjawab pertanyaan tersebut. Tugas pemateri adalah meluruskan jawaban dari siswa, dan menjawab bilamana ada pertanyaan yang belum bisa terjawab. Bagi siswa yang bertanya dan menjawab diberikan poin khusus berupa bintang untuk memotivasi keaktifan siswa. Tahapan permainan berupa kuis yang menantang . uis siapa beran. bertujuan untuk mengasah kemampuan siswa dengan persoalan-persoalan yang menantang. Tahapan permainan ini berupa petunjuk untuk melengkapi kata yang kosong dengan beberapa huruf atau angka setelah pemateri membacakan teka-teki dengan uraian kalimat-kalimat untuk menggiring kepada jawaban sesuai dengan yang diinginkan. Tahapan ini juga digunakan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam menerima kegiatan pembelajaran. Hasil dari tahapan juga digunakan untuk memperoleh tambahan poin bintang untuk ditukarkan dengan reward diakhir kegiatan Tahapan pemberian reward . berupa pujian/penghargaan secara lisan dan berupa barang. Tahapan ini bertujuan untuk merangsang keaktifan dan sikap antusias siswa dalam mengikuti kegiatan belajar. Pemberian reward memberikan kontribusi yang baik dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Erlita . Perkembangan hasil belajar siswa rata-rata menunjukkan perkembangan yang positif menuju ke arah yang lebih baik. Hal tersebut berdasarkan hasil tes berupa tanya jawab dengan 13 peserta PKBM yang dilakukan secara lisan berdasarkan materi yang EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 653 Amrulloh et al. - Volume 2 Nomor 4 . : 647- 655 telah dipelajari. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan bimbingan belajar mampu meningkatkan hasil belajar anak-anak. Hal tersebut dikarenakan kedisiplinan beberapa anak-anak dalam mengikuti bimbingan belajar masih kurang. Perkembangan motivasi belajar siswa menunjukkan hasil yang positif. Hasil perkembangan ini dilihat berdasarkan hasil wawancara secara lisan pada siswa. Sebagian besar siswa menunjukkan keinginan yang kuat untuk terus berprestasi dan menempuh hingga pendidikan tinggi. Beberapa siswa menunjukkan cita-cita yang kuat untuk menjadi seorang dokter, pilot, polisi, presiden, direktur, pelaut, menteri, bidan, hingga guru. Berdasarkan hasil pengamatan melalui lembar observasi, menunjukkan sikap antusias siswa dalam mengikuti kegiatan bimbingan belajar. Siswa menjadi lebih termotivasi ketika belajar secara bersama- sama, bahkan ada yang mengatakan bahwa pembelajaran dengan pola bimbingan belajar seperti itu terasa menyenangkan. Ditemukan beberapa kendala yang dihadapi anak-anak dalam pembelajaran di PKBM. Diantaranya . tidak semua para siswa memiliki sarana prasarana belajar yang mendukung, . para siswa yang sekolah sambil bekerja akan berjuang lebih berat. penyebab rendahnya minat belajar warga belajar yang paling menonjol adalah perhatian orangtua terhadap pendidikan warga belajar, dan warga belajar tidak berminat belajar karena tidak ada waktu untuk mengikuti pembelajaran Suriani. , & Yusnadi. Pemberian layanan pembelajaran yang baik dan pemberian motivasi terkait memasuki dunia kerja dan dunia perkuliahan ternyata cukup efektif untuk memotivasi anak-anak untuk sekolah dengan baik. Hal ini bisa dilihat dari presensi kehadiran para siswa untuk sekolah relatif stabil rajin datang. Dengan bemikian artinya pelayanan yang baik berdampak pada berkurangnya jumlah siswa yang bolos sekolah. (Nurina Kurniasari R. Abdul Hakim MaAoruf. Andy Ahmad. Nurimani, 2. Upaya keberlanjutan program dengan mengadakan fasilitas yang memadai untuk meningkatkan kegiatan literasi siswa di luar sekolah melalui pelaksanaan kegiatan bimbingan belajar, sehingga siswa menjadi lebih nyaman dalam belajar, secara keseluruhan kepuasan belajar siswa masih banyak terpenuhi oleh penyelenggaraan pembelajaran di sekolah formal, dikarenakan tersedianya alokasi waktu yang lebih banyak dan sarana prasarana yang mencukupi Ari. P M. Ardhi. Kegiatan pengabdian ini menjadi program pengabdian kepada masyarakat yang bekerjasama antara Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan dengan PKBM Inovatif Cibinong dalam proses meningkatkan pendidikan di indonesia. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membantu para peserta didik membuka cakrawala tentang dunia kerja dan dunia kampus, dalam pemberian materi Akuntansi dan keuangan ini sangat berguna bagi peserta khususnya didalam mengarungi kehidupan mereka nanti manakala mereka sudah menamatkan pendidikannya dan paham akan pentingnya pengaturan dalam keuangan. Tantangan terberat yang dihadapi para anak-anak adalah beberapa dari mereka sekolah sambil bekerja, kesulitan membagi waktu, tenaga dan pikiran. Peserta PKBM rata-rata termotivasi dan minat belajar anak-anak dalam belajar lebih meningkat, hal tersebut harus selalu dijaga dan ditingkatkan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan layanan pembelajaran dan konseling kepada anak-anak di PKBM. Hal ini penting dilakukan agar para siswa memiliki daya juang mengejar citacita masa depan yang lebih baik. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 654 Amrulloh et al. - Volume 2 Nomor 4 . : 647- 655 DAFTAR PUSTAKA