Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Pengaruh Elemen Visual pada Konten Feeds Instagram @P3SMANDIRI dalam meningkatkan Brand awareness Muhamad Ilham Awaludin1. Sakundria Satya Murti Wardhana2 Program Studi Desain Komunikasi Visual. Fakultas Desain dan Industri Kreatif. Universitas Esa Unggul Jl. Arjuna Utara No. Duri Kepa. Kec. Kb. Jeruk. Kota Jakarta Barat. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11510 ilhamawaludinn@student. id, 2sakundria@esaunggul. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak elemen visual pada konten feed Instagram akun @P3SMANDIRI terhadap peningkatan kesadaran merek . rand awarenes. menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam ekosistem pemasaran digital yang semakin kompetitif, elemen-elemen visual seperti warna, tipografi, tata letak, ilustrasi, dan desain grafis sering dianggap sebagai komponen penting yang mampu membentuk persepsi konsumen terhadap sebuah merek. Meskipun demikian, masih terbatasnya penelitian yang secara spesifik menelaah bagaimana elemen-elemen visual tersebut berkontribusi dalam meningkatkan brand awareness, terutama pada platform media sosial seperti Instagram. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data melalui survei menggunakan skala likert sebagai instrument Survei ini disebarkan kepada 100 responden pengguna instagram dan juga pengikut akun Instagram @P3SMANDIRI. Data yang diperoleh, dianalisis secara kuantitatif menggunakan perangkat lunak statistik SPSS untuk memetakkan hubungan elemen visual dengan kesadaran merek . rand awarenes. Fokus utama dari survei ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi elemen visual mana yang paling berpengaruh dalam menarik perhatian pengguna sekaligus mendorong meningkatkan kesadaran merek . rand awarenes. Hasil penelitian ini menunjukkan wawasan mendalam mengenai peran strategi visual dalam meningkatkan kesadaran merek . rand awarenes. , menunjukkan bahwa elemen-elemen visual yang efektif dapat secara signifikan mempengaruhi persepsi dan keterlibatan audiens terhadap merek, serta memberikan panduan praktis bagi pemasar dalam merancang konten visual yang efektif di media sosial. Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti pentingnya penerapan strategi visual yang terencana dalam kegiatan pemasaran digital, terutama pada media sosial seperti Instagram. Penelitian ini tidak hanya memberikan wawasan praktis bagi pemasar dalam merancang konten visual yang efektif, tetapi juga memperkaya literatur akademik mengenai peran elemen visual dalam membangun kesadaran merek . rand awarenes. pada ekosistem media sosial. Kata kunciAi Elemen Visual. Instagram. Brand awareness. Skala Likert. Strategi Visual Abstract This study aims to analyze the impact of visual elements on the Instagram feed content of the @P3SMANDIRI account on increasing brand awareness using a quantitative approach. an increasingly competitive digital marketing ecosystem, visual elements such as color, typography, layout, illustration, and graphic design are often considered important components that can shape consumer perceptions of a brand. However, there is still limited research that specifically examines how these visual elements contribute to increasing brand awareness, especially on social media platforms such as Instagram. This study was conducted by collecting data through a survey using a Likert scale as a measurement instrument. This survey was distributed to 100 respondents who were Instagram users and also followers of the Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 @P3SMANDIRI Instagram account. The data obtained were analyzed quantitatively using SPSS statistical software to map the relationship between visual elements and brand awareness. The main focus of this survey was to identify and evaluate which visual elements were the most influential in attracting user attention while encouraging increased brand awareness. The results of this study provide in-depth insights into the role of visual strategies in increasing brand awareness, showing that effective visual elements can significantly influence audience perception and engagement with a brand, and provide practical guidance for marketers in designing effective visual content on social media. The conclusions of this study highlight the importance of implementing a planned visual strategy in digital marketing activities, especially on social media such as Instagram. This study not only provides practical insights for marketers in designing effective visual content but also enriches the academic literature on the role of visual elements in building brand awareness in the social media ecosystem. KeywordsAi Visual Elements. Instagram. Brand awareness. Likert Scale. Visual Strategy PENDAHULUAN Di era digital saat ini, internet memberikan pengaruh besar dalam aktivitas komunikasi pemasaran. Pengguna internet di dunia dari hari ke hari mengalami perkembangan yang cukup pesat. Menurut survei yang dilakukan oleh APJII, 64,8% penduduk Indonesia menggunakan internet (APJII, 2. Hal ini menjadi peluang bagi para pelaku usaha untuk menggunakan internet khususnya media sosial sebagai sarana alat pemasaran sehingga bisnis dan organisasi sangat diuntungkan dalam membangun kesadaran merek . rand awarenes. (Schulze et al. , 2. Saat ini, banyak pelaku usaha menggunakan sosial media sebagai promosi untuk menginformasikan produk dan menciptakan kesadaran merek . rand awarenes. , sosial media yang digunakan, yaitu Instagram (Kusumasondjaja & Tjiptono, 2. Sekitar 70,7% merek ada di Instagram dan menyumbang $5 miliar dalam pendapatan (MediaKix, 2. Instagram merupakan salah satu media yang dapat menjangkau penetrasi yang tinggi dalam menyampaikan informasi kepada para penggunanya. Instagram memilliki fitur yang menggabungkan elemen-elemen seperti warna, tipografi, tata letak, dan desain grafis berperan besar dalam menarik perhatian dan memperkuat citra merek. Quan-Haase & Sloan . mengemukakan bahwa pengguna dapat mengukur engagement rate dari penggunaan Instagram dari jumlah pengikut serta komentar dari sebuah akun yang dapat dilihat untuk melihat tingkat keterlibatan pengikut terhadap informasi yang diberikan pada sebuah akun sehingga Instagram dianggap sebagai media yang efektif untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Pemanfaatan yang tepat dari elemen-elemen visual ini dapat meningkatkan persepsi konsumen terhadap sebuah merek secara signifikan di media sosial. Menurut laporan Hootsuite (We Are Socia. pada tahun 2024, sekitar 167 juta orang di Indonesia menggunakan media sosial, mewakili 60,4% dari total Di antara berbagai platform. Instagram menonjol sebagai salah satu yang paling populer, dengan jumlah pengguna mencapai 100,9 juta, atau sekitar 36,2% dari populasi, berdasarkan data dari DataReportal. Dengan tingginya jumlah pengguna dan cepatnya penyebaran informasi melalui internet. Instagram menjadi media yang efektif untuk memasarkan merek, produk, atau jasa. Selain itu, platform ini juga populer di kalangan seniman, kreator konten, dan penulis sebagai sarana berekspresi, berinteraksi, dan berbagi karya mereka. Sebuah postingan di media sosial seperti Instagram dapat Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 memberikan berbagai informasi yang akan mempengaruhi citra dan nilai merek. Kesan yang dibentuk pada postingan di media sosial dalam bentuk gambar atau video secara tidak langsung dapat membangun kesadaran merek . rand awarenes. dan citra merek sehingga akan meningkatkan kepercayaan dan ikatan yang kuat terhadap ekuitas merek (Lim et al. , 2. Penelitian yang dilakukan oleh Annisa Shafa Kinanti dan Ayub Ilfandi Imran dengan judul AuPengaruh Digital Marketing terhadap Brand awareness Lemonilo Melalui InstagramAy yang disusun pada tahun 2021. Objek penelitian ini adalah merek mie instan sehat bernama Lemonilo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi aktivitas digital marketing yang dilakukan oleh Lemonilo melalui platform Instagram, mengukur tingkat brand awareness Lemonilo, dan mengetahui apakah digital marketing berpengaruh terhadap peningkatan brand awareness Lemonilo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan sampling dan nantinya akan dianalisis menggunakan regresi sederhana menggunakan perangkat lunak SPSS. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bawa digital marketing dan brand awareness memberikan pengaruh terhadap pengikut Instagram Lemonilo. Selain itu pemasaran digital yang dilakukan melalui Instagram juga berpengaruh terhadap brand awareness Lemonilo. Semakin tinggi nilai pemasaran digital yang dilakukan maka akan semakin tinggi pula nilai positif dari brand awareness Lemonilo. Penggunaan media sosial Instagram dianggap efektif dalam menyampaikan komunikasi pemasaran, terutama dalam aspek komunikasi visual, karena kecenderungan khalayak saat ini lebih tertarik pada bentuk visual sebelum membaca deskripsi atau teks lainnya (Soedarsono, 2. Penelitian oleh Sari dan Lidia . juga menunjukkan bahwa gambar dalam sebuah unggahan Instagram menjadi fokus utama yang dilihat pengguna sebelum membaca caption. Desain unggahan Instagram seringkali menggunakan elemen-elemen seperti ilustrasi, gambar, foto, video, dan teks iklan yang dirancang untuk menarik minat konsumen dalam melakukan pembelian (Tristanti & Oetarjo, 2. Desain komunikasi visual berfungsi sebagai sarana promosi yang efektif untuk menarik perhatian masyarakat, terutama dalam konteks bisnis online. Hal tersebut untuk menarik minat dan perhatian audiens, desain visual tidak hanya harus menginformasikan tentang produk, harga, atau promosi yang ditawarkan, tetapi juga harus memperhatikan aspek estetika dan keindahan dari pesan yang disampaikan (G. Yunita, 2. Desain komunikasi visual dapat diartikan sebagai disiplin yang mempelajari cara menyampaikan pesan dan ide secara kreatif melalui berbagai media dengan memanfaatkan elemen grafis seperti bentuk, gambar, tipografi, serta komposisi warna dan tata letak (Wahyuningsih, 2. Konten visual yang efektif adalah konten yang dapat menyampaikan pesan secara jelas, tepat, dan menarik bagi audiens. Membuat konten Instagram yang efektif memerlukan strategi kreatif, naratif, dan komunikasi yang menggabungkan elemen teks dan visual sejalan dengan prinsip desain. Elemen visual dalam konten berperan penting dalam menciptakan citra merek di benak audiens. Sehingga mampu untuk meninggalkan kesan yang mendalam, pesan visual harus disajikan secara menarik, jelas, dan berkesan kepada audiens. Salah satu akun yang memanfaatkan Instagram untuk meningkatkan kesadaran merek . rand awarenes. adalah @P3SMANDIRI, sebuah organisasi yang dibentuk atas inisiatif beberapa pemangku kepentingan, termasuk asosiasi dan perusahaan sertifikasi. Tujuan P3SM adalah memberikan layanan pelatihan dan sertifikasi di sektor konstruksi Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 maupun non konstruksi. Saat ini, akun Instagram @P3SMANDIRI memiliki sekitar 18,2 ribu pengikut. Akun ini dipilih karena memiliki jumlah pengikut terbanyak dibandingkan dengan akun sejenis seperti @lsp_ataki dan @gapeknas_dpp, serta unggul dalam konsistensi unggahan. @P3SMANDIRI memanfaatkan Instagram yang berperan sebagai sarana untuk berkomunikasi dan mengekspresikan diri melalui elemen-elemen visual dalam setiap postingan, termasuk penggunaan warna, tipografi, ilustrasi, serta pengaturan tata letak. Gambar 1. feeds @P3SMANDIRI dengan salah satu Likes terbanyak Sumber: w. com/p3smandiri Gambar 1 menampilkan sebuah unggahan dari feeds akun Instagram resmi @P3SMANDIRI dengan salah satu jumlah likes terbanyak. Feed yang diunggah pada 28 Agustus 2024 mendapatkan 90 likes. Konten ini memiliki tampilan visual yang menarik dan komunikatif, dengan penggunaan warna oranye cerah pada teks utama yang menciptakan kontras kuat dengan latar belakang, sehingga menarik perhatian audiens. Unggahan ini menunjukkan antusiasme pengikut akun terhadap konten yang dibagikan. Gambar 2. feeds @P3SMANDIRI dengan salah satu komentar terbanyak Sumber: w. com/p3smandiri Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Sedangkan pada gambar 2, sebuah unggahan dari feeds akun Instagram resmi @P3SMANDIRI dengan salah satu komentar terbanyak. Unggahan pada 27 Juni 2024 yang mendapatkan komentar terbanyak. Secara visual, konten ini menggunakan elemen mencolok seperti warna oranye pada teks, bingkai berbentuk jendela terbuka, dan tangan yang memegang dokumen untuk menonjolkan transparansi dan informasi penting. Unggahan ini menunjukkan apresiasi masyarakat terhadap kontribusi positif yang telah dilakukan oleh P3S Mandiri. Berdasarkan unggahan konten di akun Instagram @P3SMANDIRI, terlihat bahwa respons dan interaksi audiens bervariasi. Beberapa unggahan menerima lebih banyak likes dan komentar dibandingkan lainnya. Banyak faktor yang berdampak pada minat audiens terhadap konten di Instagram. Kehadiran berbagai kreator dan influencer yang menggunakan platform ini sebagai media promosi juga turut berperan penting dan krusial dalam penyajian konten. Hal ini bertujuan untuk tidak hanya menarik perhatian audiens, tetapi juga meningkatkan tingkat keterlibatan mereka secara signifikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen visual pada konten feed Instagram @P3SMANDIRI terhadap peningkatan kesadaran merek . rand awarenes. Melalui pendekatan kuantitatif dengan survei skala likert kepada 100 pengikut akun tersebut, penelitian ini berfokus pada mengidentifikasi elemen visual yang paling efektif dalam membangun kesadaran merek . rand awarenes. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi organisasi dan bisnis lainnya tentang signifikansi strategi visual dalam memperkuat kesadaran merek . rand awarenes. di media sosial, terutama di platform Instagram. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi acuan untuk meningkatkan efektivitas konten visual dan keterlibatan audiens, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan merek di dunia digital. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan alat pengumpulan data melalui Dalam penelitian ini, pendekatan kuantitatif digunakan untuk menganalisis komunitas atau sampel dengan menggunakan alat yang dipilih. Proses analisis data dilakukan secara statistik untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya (Sugiono, 2. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat memberikan hasil yang objektif dan dapat diukur, serta membantu dalam memahami fenomena yang sedang Penelitian ini mengkaji elemen visual dan brand awareness dengan menggunakan dua variabel, yakni variabel bebas . ndependent variabl. yaitu Elemen Visual (X. , serta variabel terikat . ependent variabl. yaitu Brand awareness (Y). Penelitian ini dilakukan pada akun Instagram @P3SMANDIRI. Dalam penelitian ini, pendekatan kuantitatif diterapkan, yang berfokus pada data numerik yang dapat diukur dengan presisi, seperti hasil yang diperoleh dari survei yang diisi oleh responden. Analisis data kuantitatif umumnya melibatkan penggunaan model statistik, metode matematika, dan teknik analisis lainnya (Priadana & Sunarsi, 2. Melalui pendekatan ini, penelitian bertujuan untuk menghasilkan temuan yang objektif dan dapat diandalkan, serta memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai fenomena yang diteliti. Dalam penelitian ini, data primer diperoleh secara langsung dari sumbernya, sesuai dengan pendapat Priadana dan Sunarsi . , melalui berbagai metode seperti pengukuran, angket, observasi, atau wawancara. Sementara itu, data sekunder didapatkan secara tidak langsung dari sumber lain seperti laporan, buku referensi, atau dokumen lain. Populasi mencakup semua subjek yang menjadi fokus penelitian, sementara sampel Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 adalah bagian dari populasi itu sendiri (Priadana & Sunarsi, 2. Dalam penelitian ini, populasinya terdiri dari pengikut akun Instagram @p3smandiri, dengan teknik sampling probabilitas atau random sampling yang memungkinkan semua anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih sebagai sampel, sehingga sampel yang diperoleh diharapkan dapat mewakili populasi secara representatif. Pada penelitian ini, kuesioner digunakan sebagai instrumen utama untuk mengumpulkan data. Kuesioner ini berisi berbagai pernyataan yang ditujukan kepada responden yang mewakili populasi yang sedang diteliti. Selanjutnya untuk pengukuran, digunakan metode skala likert yang memungkinkan responden untuk memberikan jawaban berdasarkan tingkat persetujuan atau ketidaksetujuan mereka. Menurut Sugiyono . 4: . , kuesioner merupakan salah satu metode pengumpulan data yang melibatkan penyampaian serangkaian pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada para responden, yang kemudian diharapkan untuk memberikan jawaban yang relevan dan Setelah data terkumpul, analisis dilakukan menggunakan aplikasi SPSS 26 untuk menghasilkan informasi yang signifikan dan mendalam. Berdasarkan penjelasan ini, variabel yang akan diteliti dalam studi ini terdiri dari beberapa aspek yang relevan dengan tema penelitian. Tabel 1. Tabel Indikator dan Pernyataan Kuesioner Variabel Elemen Visual (X. Brand (Y) Indikator Pernyataan Warna Kombinasi warna pada konten menarik Tipografi Font yang digunakan mudah dibaca. Tata Letak Penetapan elemen visual memudahkan Ilustrasi/Gambar Gambar yang digunakan relevan dan Top of Mind Saya langsung mengenali konten dari @P3SMANDIRI Brand Recall Saya mudah mengingat konten yang pernah dilihat. Skala Likert: Penilaian menggunakan skala 1 hingga 4. Sangat Tidak Setuju (STS) Tidak Setuju (TS) Setuju (S) Sangat Setuju (SS) Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas untuk mengukur keakuratan serta konsistensi alat ukur, diikuti dengan analisis statistika deskriptif untuk menggambarkan data. Uji validitas dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung terhadap r tabel . , 1946 untuk n=. Instrumen dinyatakan reliabel jika Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 nilai CronbachAos Alpha Ou 0,6. Selanjutnya hasil uji validitas dilakukan dengan menggunakan metode Korelasi Pearson Product Moment, di mana nilai r tabel yang digunakan adalah 0,1946 dengan derajat kebebasan . Indikator dianggap valid jika nilai r hitung melebihi r tabel. Korelasi Pearson menghasilkan koefesien korelasi yang berfungsi untuk mengukur kekuatan hubungan linier antara dua Jika hubungan dua variabel tidak linier, maka koefesien korelasi Pearson tersebut tidak mencerminkan kekuatan hubungan dua variabel yang sedang diteliti, meski kedua variabel mempunyai hubungan kuat. Koefisien korelasi ini disebut koefisien korelasi Pearson karena diperkenalkan pertama kali oleh Karl Pearson tahun 1990 (Firdaus, 2. Gambar 3. Bagan korelasi antara variabel bebas serta indikatornya terhadap Variabel Terikat (Mariati, 2. Penelitian ini menerapkan uji validitas, uji reliabilitas, serta analisis statistik deskriptif untuk mengevaluasi dan mengolah data yang diperoleh. Menurut Sugiyono . , uji validitas menunjukkan bahwa hasil penelitian dianggap valid jika data yang diperoleh mencerminkan kondisi nyata objek yang diteliti. Sementara itu, uji reliabilitas mengukur kestabilan dan konsistensi jawaban responden terhadap pertanyaan terkait konstruk suatu variabel, yang disusun dalam bentuk kuesioner (Sujarweni, 2016:. Analisis statistik deskriptif berfungsi untuk menggambarkan data yang terkumpul tanpa berupaya menarik kesimpulan umum. Menurut Sugiyono . , pendekatan ini fokus pada pemahaman karakteristik spesifik dari data yang diperoleh. Dalam penelitian ini, proses analisis data dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak SPSS, yang digunakan untuk menghitung nilai statistik dari kuesioner yang telah disebarkan. Hasil perhitungan statistik tersebut kemudian disajikan dalam bentuk grafik untuk memudahkan pemahaman visual dan interpretasi data. Analisis dilakukan secara deskriptif, memberikan gambaran yang jelas tentang karakteristik data yang diperoleh. Selain itu, penelitian ini juga mengadopsi berbagai teori, konsep, dan pandangan teoritis yang relevan untuk mendalami elemen-elemen visual yang ada pada konten Instagram @p3smandiri. Fokus utama analisis ini adalah untuk memahami bagaimana elemen visual tersebut berinteraksi dan mempengaruhi keterlibatan audiens, serta untuk menggali hubungan yang ada antara strategi visual yang digunakan dan respon yang ditunjukkan oleh pengikut. Teori mengenai elemen visual dan kesadaran merek . rand awarenes. menjadi landasan penting dalam memahami bagaimana strategi pemasaran visual dapat mempengaruhi persepsi pengguna terhadap suatu merek di media sosial. Menurut Muhammad dan Saputra . alam Cutler dan Keller, 2. , kesadaran merek . rand Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 awarenes. mengacu pada kemampuan masyarakat untuk memahami, mengingat atau mengingat merek dalam kategori tertentu dan jumlah informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan pembelian. Kesadaran merek . rand awarenes. melibatkan pengenalan dan pengingatan kembali terhadap merek tersebut dalam berbagai konteks, yang dapat diperkuat melalui paparan berulang kepada merek tersebut. Kesadaran merek . rand awarenes. membutuhkan rentang kontinum mulai dari ketidakpastian mengenai pengetahuan merek hingga kepercayaan bahwa merek tersebut adalah satu-satunya pilihan dalam kategori produk tertentu. Rentang ini tercermin dalam berbagai tingkatan brand awareness yang dapat digambarkan dalam bentuk piramida. Berikut adalah tingkatan kesadaran merek . rand awarenes. menurut (Sugiama & Pambudy, 2017:. Unaware of brand Pada tahap ini, pelanggan belum yakin apakah mereka mengenali nama merek yang disebutkan, atau bahkan tidak menyadari keberadaan merek tersebut sama sekali. Brand recognition Dalam ruang branding, konsumen dapat mengenali merek tersebut. Meski terkadang masih memerlukan bantuan untuk mengingatnya. Pengenalan ini penting saat pelanggan berada dalam proses pembelian, dan meningkatkan pengenalan merek bisa dicapai dengan memastikan nama merek yang unik, khas, dan mudah diingat. Brand recall Pada tahap ini, pelanggan dapat mengingat merek tanpa rangsangan dari luar. Pengingatan terjadi ketika seseorang diminta untuk menyebutkan merek dalam kategori produk tertentu. Nama merek yang sederhana, mudah diucapkan, dan familiar akan membantu memperkuat kemampuan pelanggan dalam mengingatnya. Top of Mind Kategori ini di mana merek menjadi hal pertama yang terlintas di benak konsumen ketika membicarakan suatu kategori produk. Merek tersebut menjadi pemimpin di benak pelanggan dan berada di posisi utama dibandingkan dengan merek lainnya. Media sosial adalah platform yang dirancang untuk memfasilitasi keterlibatan sosial yang interaktif atau saling berhubungan, dan bergantung pada teknologi internet. Ini mengubah cara informasi disebarkan dari model satu arah kepada banyak audiens menjadi praktek komunikasi dialogis antara banyak audiens ( Defriyanti. , & Fitri. E, 2024:. Media sosial juga berperan dalam membangun citra diri seseorang di hadapan orang lain, meningkatkan popularitas dan kesadaran diri, yang memberikan kepuasan pribadi. Di samping itu, media sosial juga merupakan alat yang efektif untuk keperluan pemasaran. Akses yang mudah ke berbagai platform melalui berbagai perangkat teknologi memudahkan para pemasar untuk berinteraksi dan menghubungi Teori Elemen Visual pada Instagram Layout Layout didefinisikan sebagai tata letak sebagai susunan elemen desain yang mempertimbangkan pengisian ruang dengan skema estetis keseluruhan (Anggarini, 2018:2 dalam Gavin Ambrose, 2. Layout juga dikenal sebagai pengelolaan struktur dan ruang. Sasaran tata letak adalah menyajikan teks dan elemen visual dengan cara yang memudahkan penerimaan pesan oleh pembaca. Dengan tata letak yang efektif, pembaca dapat dipandu melalui informasi yang kompleks, baik dalam media cetak maupun Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Typography (Huru. Menurut Sihombing. D . , tipografi adalah ekspresi visual dari komunikasi verbal, dan merupakan elemen visual yang penting dan efisien. Ilustrasi Menurut Kamus The American Heritage of The English Language, istilah "illustrate" didefinisikan sebagai tindakan memberikan kejelasan melalui contoh, analogi, atau perbandingan, serta menghias (Witabora, 2012:. Sementara itu. Museum Nasional Ilustrasi di Rhode Island. Amerika Serikat, menggambarkan ilustrasi sebagai perpaduan antara ekspresi pribadi dan representasi visual untuk menyampaikan ide atau gagasan. Dengan demikian, ilustrasi dapat diartikan sebagai visualisasi yang dibuat untuk menjelaskan informasi secara visual. Warna Pengertian warna memiliki dimensi keindahan dalam seni dan desain, selain unsur visual lainnya (Ernis, 2014:. Nama-nama untuk warna bervariasi di setiap daerah. Misalnya, penduduk pantai mungkin menyebut warna biru sebagai biru laut, sementara mereka yang tinggal di pegunungan mungkin menyebutnya biru langit. Ini berbeda lagi dengan mereka yang tinggal di kota, di mana langit yang sering tertutup polusi mungkin jarang terlihat biru jernih. HASIL DAN PEMBAHASAN Sebanyak 100 partisipan telah menyelesaikan kuesioner online yang dibagikan, dengan pengumpulan data berlangsung dari 8 hingga 10 Oktober 2024. Berikut ini disajikan ringkasan karakteristik responden penelitian berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia. Gambar 4. Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin (Sumber: Awaludin, 2. Dari data yang terkumpul pada gambar 4, terlihat bahwa komposisi warna biru sebagai representasi untuk jenis kelamin laki-laki dengan persentase 47,1% dari total Sedangkan warna merah sebagai representasi untuk jenis kelamin perempuan dengan persentase 52,9% dari total responden. Berdasarkan diagram tersebut, perempuan memiliki jumlah yang sedikit lebih besar dibandingkan laki-laki dalam data yang Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Gambar 5. Data karakteristik responden menurut usia (Sumber: Awaludin, 2. Dari data yang terkumpul pada gambar 5, terlihat bahwa sebagian besar partisipan . ,7%) berada dalam kelompok usia 18-25 tahun. Selain itu, terdapat 25,5% partisipan yang berusia 26-35 tahun. Kelompok usia lainnya, yaitu di bawah 18 tahun dan di atas 35 tahun, memiliki persentase yang lebih kecil, seperti yang ditunjukkan pada diagram. Berdasarkan diagram tersebut, data menunjukkan bahwa mayoritas responden berada di rentang usia 18-25 tahun, yang mendominasi lebih dari setengah total responden. Usia 26-35 tahun juga merupakan bagian signifikan, sementara usia di bawah 18 tahun dan lebih dari 35 tahun hanya merupakan kelompok kecil dari total responden. Dalam penelitian ini, hasil uji validitas dilakukan dengan menggunakan metode Korelasi Pearson Product Moment, di mana nilai r tabel yang digunakan adalah 0,1946 dengan derajat kebebasan . Indikator dianggap valid jika nilai r hitung melebihi r tabel. Di bawah ini disajikan ringkasan hasil uji validitas untuk setiap indikator dari lima variabel yang dianalisis. Tabel 2. Hasil Uji Validitas Indikator Warna. Tipografi (Huru. Ilustrasi dan Gambar. Tata Letak, dan Brand awareness Variabel X1 Warna Kode Indikator X1. r hitung 0,870 r tabel 0,1946 X1. 0,867 0,1946 Valid Valid 0,778 0,1946 Valid Memiliki 3 indikator (X1. X1. X1. dengan r hitung berturut-turut 0,870, 0,867, dan 0,778. Semua indikator valid karena r hitung > 0,1946. X2. 0,882 0,1946 Valid 0,855 0,1946 Valid X2. 0,869 0,1946 Valid Terdiri dari 3 indikator (X2. X2. X2. dengan nilai r hitung masingmasing 0,882, 0,855, dan 0,869. Ketiga indikator dinyatakan valid. X3. 0,865 0,1946 Valid X3. X3 Ilustrasi dan Gambar Keterangan X1. X2. X2 Tipografi (Huru. Validitas 0,829 0,1946 Valid X3. 0,910 0,1946 Valid Mengandung 3 indikator (X3. X3. X3. dengan nilai r hitung 0,865, 0,829, dan 0,910. Semua indikator valid. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Variabel X4 Tata Letak Kode Indikator X4. r tabel 0,1946 X4. 0,885 0,1946 Keterangan Valid Valid X4. 0,914 0,1946 Valid Memiliki 3 indikator (X4. X4. X4. dengan r hitung sebesar 0,869, 0,885, dan 0,914. Semua indikator memenuhi syarat validitas. 0,781 0,1946 Valid Y Kesadaran Merek/ Brand Validitas r hitung 0,869 0,894 0,1946 Valid 0,920 0,1946 Valid 0,868 0,1946 Valid Terdiri dari 4 indikator (Y. dengan nilai r hitung 0,781, 0,894, 0,920, dan 0,868. Keempat indikator ini valid. Sumber: Hasil analisis menggunakan SPSS 26. Dari total 16 indikator yang diuji, semuanya memiliki nilai r hitung yang lebih besar dari r tabel . ,1. , menunjukkan validitas yang tinggi. Dengan demikian. Hal ini mengindikasikan bahwa seluruh indikator secara tepat dan akurat menggambarkan variabel yang diukur, memastikan data yang diperoleh dapat dipercaya untuk menggambarkan kualitas elemen visual dan kesadaran merek . rand awarenes. dalam penelitian ini. Hasil uji reliabilitas pada penelitian ini dilakukan untuk mengukur konsistensi dan keandalan dari setiap variabel menggunakan nilai CronbachAos Alpha, dengan ketentuan bahwa suatu variabel dinyatakan reliabel jika nilai CronbachAos AlphaOu 0,6. Uji ini mencakup lima variabel utama: warna, tipografi . , ilustrasi dan gambar, tata letak, serta kesadaran merek . rand awarenes. Tabel 3. Hasil Uji Reliabilitas Indikator Variabel Nilai Cronbach's Alpha Syarat Keterangan X1 Warna > 0. Reliabel X2 Tipografi (Huru. > 0. Reliabel X3 Ilustrasi dan Gambar > 0. Reliabel X4 Tata Letak > 0. Reliabel Y Kesadaran Merk/brand > 0. Reliabel Variabel Sumber: Hasil analisis menggunakan SPSS 26. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Secara keseluruhan, seluruh variabel memiliki nilai Cronbach's Alpha di atas 0,6, yang menandakan bahwa instrumen ini sangat reliabel. Dengan demikian, berdasarkan hasil uji reliabilitas, seluruh variabel dalam penelitian iniAiyakni warna . ronbach's alpha 0,. , tipografi . , ilustrasi dan gambar . , tata letak . , dan kesadaran merek/brand awareness . Aidinyatakan reliabel karena nilai Cronbach's Alpha masing-masing variabel melebihi batas minimum 0,6. Penelitian ini menganalisis hubungan antara elemen visual konten Instagram dengan tingkat brand awareness menggunakan Skala Likert dan metode analisis statistik Pearson Product Moment Correlation. Tabel 4 adalah pembahasan hasil dari variabelvariabel elemen visual yang dianalisis. Tabel 4. Pembahasan hasil analisis pengaruh elemen visual pada konten feeds dalam meningkatkan brand awareness Variabel Pembahasan Pengaruh Variabel Elemen Elemen warna pada konten Instagram Warna (X. terhadap @P3SMANDIRI memberikan kontribusi yang Brand awareness (Y) Kombinasi warna yang harmonis, penggunaan kontras yang tepat, serta keterbacaan yang baik membuat konten lebih menarik dan mudah diingat. Warna yang digunakan mampu menciptakan kesan visual yang konsisten dan memudahkan audiens dalam mengenali merek @P3SMANDIRI. Pengaruh Variabel Elemen Tipografi yang digunakan dalam konten Tipografi (X. terhadap @P3SMANDIRI efektif dalam menarik Brand awareness (Y) Keterbacaan teks yang baik, pemilihan font yang sesuai, serta penataan huruf yang rapi dan mudah dipahami membuat konten terlihat profesional dan memperkuat identitas visual Hal ini membantu menyampaikan pesan dengan lebih jelas dan menarik. Pengaruh Variabel Elemen Tata letak konten @P3SMANDIRI dinilai Tata Letak (X. terhadap memiliki keseimbangan visual yang baik. Brand awareness (Y) sehingga alur informasi dalam setiap postingan mudah diikuti oleh audiens. Komposisi visual yang tertata rapi juga mempermudah audiens untuk memahami pesan yang disampaikan. Penempatan elemen-elemen visual yang proporsional menciptakan tampilan yang menarik dan komunikatif. Pengaruh Variabel Elemen Ilustrasi Gambar atau Ilustrasi (X. @P3SMANDIRI dinilai sangat efektif dalam terhadap Brand awareness menarik perhatian audiens. Kesesuaian visual Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Variabel (Y) Pembahasan dengan tema konten, kreativitas dalam penggunaan grafis, serta efektivitas dalam menyampaikan pesan visual membuat konten lebih hidup dan menarik. Gambar yang unik dan kreatif membantu memperkuat identitas merek dan meningkatkan engagement. Pengaruh Keseluruhan Elemen visual pada konten Instagram Elemen Visual terhadap @P3SMANDIRI, mulai dari warna, tipografi. Brand awareness (Y) tata letak, hingga ilustrasi, saling melengkapi dalam membentuk citra merek yang kuat. Kombinasi elemen-elemen tersebut menciptakan tampilan yang konsisten, menarik, dan mudah dikenali, sehingga mampu meningkatkan brand awareness dan engagement di kalangan audiens Instagram. KESIMPULAN Berdasarkan analisis hasil kuesioner, elemen-elemen visual yang digunakan dalam konten Instagram @P3SMANDIRI terbukti memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan brand awareness. Empat variabel yang dianalisis, yaitu warna, tipografi, ilustrasi, dan tata letak, semuanya berperan dalam menarik perhatian dan membangun citra merek yang konsisten di benak audiens. Dari hasil analisis, warna dan tipografi menonjol sebagai elemen yang paling berpengaruh. Warna yang digunakan secara konsisten dengan kombinasi yang menarik menciptakan daya tarik visual yang kuat, memudahkan audiens untuk mengenali dan mengingat konten @P3SMANDIRI. Sementara itu, tipografi yang jelas dan rapi membantu menyampaikan pesan secara efektif dan memperkuat identitas visual merek melalui ciri khas yang konsisten. Selain itu, tata letak yang proporsional dan terstruktur memungkinkan informasi di dalam feeds disajikan dengan alur yang mudah diikuti oleh audiens. Ilustrasi yang kreatif dan sesuai dengan tema konten juga menambah daya tarik visual, menjadikan konten @P3SMANDIRI tampil lebih hidup dan unik. Kombinasi dari elemen-elemen visual ini menciptakan pengalaman visual yang menyenangkan dan memikat, sehingga membantu membangun kesadaran merek . rand awarenes. yang kuat. SARAN Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar bisnis, organisasi, dan kreator konten lainnya memperhatikan secara detail penggunaan elemen visual pada feeds Instagram mereka. Warna yang konsisten dan kontras yang tepat dapat meningkatkan pengenalan merek, sementara pemilihan tipografi yang unik dan mudah dibaca dapat memperkuat pesan dan menciptakan identitas visual yang mudah diingat. Tata letak yang terorganisir dengan baik, yang memastikan keseimbangan visual dan alur informasi yang jelas, akan membuat konten lebih mudah dipahami. Penggunaan ilustrasi yang relevan. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 kreatif, dan menarik akan meningkatkan daya tarik konten dan membantu menyampaikan pesan secara visual dengan lebih efektif. Tampilan visual yang menarik dan profesional pada feeds Instagram sangat penting dalam membangun brand awareness dan meningkatkan engagement audiens. Oleh karena itu, untuk menciptakan feeds yang efektif, penting bagi kreator untuk memahami dan mengaplikasikan prinsip-prinsip desain visual dengan benar. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan kajian ini dengan mengeksplorasi faktor tambahan seperti penggunaan elemen audio, strategi caption yang menarik, atau cara-cara lain untuk meningkatkan interaksi dan engagement di platform media sosial. Hal ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif dalam membangun hubungan yang lebih kuat dengan audiens dan meningkatkan brand awareness secara keseluruhan. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih yang mendalam saya sampaikan kepada seluruh responden penelitian ini, khususnya kepada para pengikut akun Instagram @P3SMANDIRI yang dengan antusias telah meluangkan waktu dan memberikan kontribusi berharga dalam pengisian kuesioner. Partisipasi aktif dan kesediaan para responden untuk berbagi pandangan dan pengalaman sangat berarti bagi kelancaran dan keberhasilan penelitian Data yang diberikan oleh responden menjadi pondasi utama dalam menganalisis hubungan antara elemen visual dan brand awareness, sehingga penelitian ini dapat memberikan hasil yang akurat dan relevan. Semoga partisipasi ini dapat memberikan manfaat baik bagi perkembangan merek maupun wawasan di bidang pemasaran digital. DAFTAR PUSTAKA Andi. Tren media sosial 2024 dari survey Hootsuite. Diakses pada 28 November 2024, dari https://andi. link/tren-media-sosial-2024-dari-survey-hootsuite/ Anggarini. Desain Layout. PNJ Press. https://press. id/book/AnggiAnggarini-Desain-Layout/6 Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Laporan Survei Internet APJII 2019-2020 (Q. Indonesia Survey Center. Defriyanti. , & Fitri. Pendekatan kualitatif dalam mengkaji media sosial dan pola konsumsi generasi milenial. Emor. Palilingan. , & Wenas. Analisis Pengaruh Suhu Dan Tekanan Udara Terhadap Daya Angkat Pesawat Di Bandara Sam Ratulangi Manado Periode 2010-2019 Mengunakan Metode Korelasi Pearson Product Moment. Jurnal FisTa: Fisika dan Terapannya, 2. , 31-37. Ernis. Juli . Buku ajar dasar konsep visual. Universitas Negeri Padang. http://repository. id/816/1/ERNIS_851_14. Fadli. Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika. Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21. , 33-54. Jabnabillah. , & Margina. Analisis korelasi pearson dalam menentukan hubungan antara motivasi belajar dengan kemandirian belajar pada pembelajaran Jurnal Sintak, 1. , 14-18. Jokhanan Kristiyono. Komunikasi grafis: Dilengkapi panduan teknis desain layout dengan aplikasi software grafis InDesign. Prenada Media. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Kuantitatif. Metode Penelitian Kunatitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung. Kusumasondjaja. , & Tjiptono. Endorsement and visual complexity in food advertising on Instagram. Internet Research, 29. , 659-687. Mariati. Anderson. Yussyca, & Angela. Elemen visual pada infografis: Studi infografis karya mahasiswa mata kuliah identitas merek. Jurnal Seni & Desain Visual, 2. , 103Ae110. Mindyananda. Strategi Komunikasi Pemasaran Digital dalam meningkatkan Brand awareness Pada UMKM Dapur Sesa dan Jang Jang Fruit Bar (Doctoral dissertation. Universitas Islam Indonesi. Muhammad. , & Saputra. Faktor yang memengaruhi keputusan pembelian daring . tudi literatur manajemen pemasara. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 1. Pandjaitan. The Social Media Marketing Mix Trends in Indonesia for 2024: Communication Perspective. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 9. , 251-269. Putri. Elita. Gemiharto. Komunikasi. , & Padjadjaran. Pengaruh Media Sosial Instagram@ BPS_Statistics Terhadap Ekuitas Merek Badan Pusat Statistik. Ekspresi Dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6. , 17-31. Priadana. , & Sunarsi. Metode penelitian kuantitatif. Pascal Books. Sari. , & Anggraeni. Peran tipe gambar, tagar, jumlah likes, dan informasi harga pada Instagram terhadap intensi membeli. J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri, 14. , 71Ae80. Soedarsono. Managing digital marketing communication of coffee shop using Instagram. International Journal of Interactive Mobile Technologies, 14. , 108Ae118. https://doi. org/10. 3991/IJIM. V14I05. Sugiama. , & Pambudy. Pengaruh kemasan, kewajaran harga dan brand awareness terhadap brand loyalty . tudi kasus pada wisatawan nusantara di kartika sari bandun. Jurnal Manajemen Maranatha, 17. , 1-14. Sugiyono. Memahami penelitian kualitatif. Sugiyono. Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Sujarweni. Kupas tuntas, penelitian akuntansi dengan SPSS. Pustaka Baru