Tuliskan Judul Artikel . P-ISSN: (Nama Penuli. Equilibrium:Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Tersedia online di http://e-journal. id/index. php/equilibrium/index E-ISSN: 2502-1575 Pengaruh kampus mengajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru Lilis Muflicha1. Lina Susilowati1 Universitas PGRI Jombang Jl. Pattimura i. No. 20 Jombang. Jawa Timur. Indonesia, 61418 muflichalilis@gmail. stkipjb@gmail. Abstrak Kampus Mengajar merupakan salah satu program pemerintah yang memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam bidang pengajaran. Kesiapan mahasiswa menjadi guru terbentuk dari berbagai pengalaman dalam mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh kampus mengajar terhadap kesiapan mahasiswa untuk menjadi guru. Penelitian ini merupakan penelitian Objek penelitian ini adalah mahasiswa kampus mengajar angkatan 1 sampai 4 di STKIP PGRI Jombang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier sederhana. Populasi penelitian ini berjumlah 201 mahasiswa dan sampel penelitian ini berjumlah 67 mahasiswa. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Pada hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kampus mengajar berpengaruh terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru. Kata kunci: kampus mengajar. kesiapan mahasiswa menjadi guru The Influence of Teaching Campuses of StudentAos Readiness to Become Teacher Abstract The Teaching Campus is a government program that provides experience for student in the field of StudentAos readiness to become teacherAos is formed from various experiences in teaching. The objective of this study is to ascertain how campus instruction influences students' preparedness for assuming the role of educators. This research is a quantitative research. The object of this research is campus students teaching batches 1 to 4 at STKIP PGRI Jombang. Data collection techniques using a questionnaire. Data analysis techniques using descriptive analysis and simple linear regression. The population of this research is 201 students and the sample of this research is 67 students. The sample technique used is random sampling technique. On the results of testing the hypothesis obtained a significance value of 0. 000 < 0. 05 so it can be concluded that the teaching campus variables affect the readiness ofstudents to become teachers. Keywords: teaching campus. student readiness to become teachers PENDAHULUAN Perndidikan mer urpakan salah satur faktor pernerntur kermajuran suratur bangsa. Pendidikan merupakan fondasi penting dalam pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas (Nurhayati & Shalikha, 2. Di er a 4. 0 derngan kermajuran perngertahuran dan terknologi, perndidikan diharapkan mampu mernjawab tantangan-tantangan dan mermercahkan masalah yang ada saat ini, termasuk peningkatan literasi dan numerasi (Hamzah, 2. Perndidikan mermiliki per anan yang signifikan dalam mermbernturk DOI: 10. 25273/equilibrium. Copyright A 2024 Universitas PGRI Madiun Some rights reserved. Pengaruh kampus mengajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru (Muflich. kuralitas individu (Rahmawanti & Nurzaelani, 2. Derngan kermajuran zaman, serktor perndidikan dihadapkan pada kerburturhan urnturk merngermbangkan inovasi-inovasi barur gurna merngatasi ber bagai tantangan yang ada dalam durnia Perndidikan. Pembangunan nasional perlu didukung oleh adanya sumber daya manusia yang berkualitas. Adanya surmber daya manursia yang ber kuralitas diharapkan mampur mernghadapi per saingan di er a globalisasi ini. Urpaya urnturk merningkatkan surmber daya manursia yang ber kuralitas salah saturnya yaitur merlaluri Perndidikan. Perndidikan mermiliki per an pernting dalam sertiap perngembangan pribadi manursia. Kerber hasilan Perndidikan sangat diperngarurhi olerh kuralitas gur ur, karerna gur ur mer urpakan faktor pernting dalam kerber hasilan permberlajaran (Puspitasari & Asrori, 2. Gur ur adalah orang yang ber wernang dan ber tanggurng jawab ter hadap perndidikan mur idmur id, baik di serkolah maurpurn di lurar serkolah. Olerh karerna itur gur ur mermiliki tanggurng jawab pernurh dalam kerber langsurngan prosers permberlajaran dikerlas. Gur ur ber per an sercara aktif dan mernermpatkan kerdurdurkannya serbagai ternaga perndidik yang proferssional derngan turnturtan kermajuran zaman (Widyaningrum et al. , 2. Gur ur diturnturt urnturk merngurasai ilmur perngertahuran serbagai dasar dalam perngurasaan bahan ajar. Derngan turjuran kergiatan permberlajaran dapat ber jalan sercara erferktif dan erfisiern. Per kermbangan terknologi utamanya idang pendidikan merlahirkan tantangan barur di er a indurstry 4. 0, dimana Perndidikan akan merncertak surmber daya manursia yang profesional (Mulyati & Evendi, 2. Derngan ber kermbangnya terknologi ini, maka surmber daya manursia diturnturt mermiliki ber bagai kerter ampilan urnturk mermernurhi kerburturhan indurstri di masa merndatang. Dalam urpaya urnturk merngoptimalkan hal ini, terntur diper lurkan durkurngan dan kolaborasi dari sisterm perndidikan global yang dibangurn sercara ber sama-sama. Kebijakan program Merdeka Belajar di Perguruan Tinggi terdapat berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa (Nurhasanah & Nopianti, 2. Salah satur program Mer derka Berlajar Kampurs Mer derka (MBKM) yang terpat bagi mahasiswa STKIP PGRI Jombang adalah Kampurs Merngajar. Mernur urt (Hamzah, 2. Kampurs Merngajar mer urpakan bagian dari inisiatif Program Mer derka Berlajar Kampurs Mer derka yang merlibatkan mahasiswa dalam kergiatan merngajar di Serkolah Dasar (SD) dan Serkolah Mernerngah Per tama (SMP) yang ber lokasi derkat derngan termpat tinggal mer erka di serlur urh Indonersia, khursursnya di wilayah 3T (Ter tinggal. Ter lurar, dan Ter derpa. Program Kampurs Merngajar mermber ikan kersermpatan kerpada mahasiswa urnturk mermper luras perngalaman dan perngertahuran mer erka di lurar lingkurngan kampurs, ser ta mermber ikan kontribursi positif kerpada perndidikan dasar dan mernerngah di lokasi pernermpatan yang terlah diternturkan. Kehadiran Program Kampus Mengajar bersama mahasiswa di seluruh Perguruan Tinggi diharapkan mampu memberikan terobosan baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan (Krisdiah et al. , 2. Salah satur bernturk durkurngan STKIP PGRI Jombang yaitur merngikurtser takan merlibatkan mahasiswa dalam program ini kampurs merngajar dan mermantaur jalannya program dan sergala kergiatan yang ter kait. Maka dalam hal ini mahasiswa diber ikan kersermpatan urnturk merndapatkan perngalaman di durnia ker ja dibidang Perndidikan saat masih kurliah. Serberlurmnya. STKIP PGRI Jombang terlah mernyiapkan mata kurliah Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 131-139 | 132 Pengaruh kampus mengajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru (Muflich. Perngalaman Lapangan Per serkolahan (PLP) serbagai per siapan mahasiswa mernjadi lurlursan calon serorang gur ur. Terntur hal ini akan mermbawa dampak positif bagi mahasiswa STKIP PGRI Jombang serberlurm lurlurs, karerna terlah merlaksanakan mata kurliah Perngalaman Lapangan Per serkolahan (PLP) dan merngikurti kergiatan MBKM yaitur kampurs merngajar yang dilaksanakan di lurar aktifitas per kurliahan serlama satur sermerster . Praktik Pengalaman Lapangan memberikan pengaruh terhadap kesiapan menjadi guru (Roisah & Margunani. Selain bekal Praktik Pengalaman Lapangan praktik mengajar di luar kampus yang diselenggarakan Dikti adalah Program Kampus Mengajar. Maka derngan hal ini, diharapkan kampurs merngajar mermber ikan perngalaman di durnia Perndidikan, agar mahasiswa calon gur ur merndapatkan wawasan dan kerter ampilan praktik merngajar derngan syarat merngikurti kampurs merngajar. Dalam pernerlitian (Tsani & Sudarwanto, 2. mernyatakan program kampurs merngajar ber perngarurh sercara signifikan berpengaruh terhadap minat menjadi guru. Dalam pernerlitian yang dilakurkan (Adisti et al. , 2. mernyatakan bahwa pengalaman mengajar di luar kampus seperti program kampurs merngajar ber perngarurh ter hadap kesiapan calon gur ur proferssional. Ber dasarkan hasil wawancara pernerliti derngan PIC Kampurs Merngajar berliaur merngurngkapkan bahwa jurmlah mahasiswa yang diter ima dalam kampurs merngajar STKIP PGRI Jombang per ioder 1-4 ber flurkturatif, pada KM 1 jurmlah mahasiswa yang diter ima serjurmlah 22, pada KM 2 jurmlah mahasiswa yang diter ima serjurmlah 70, pada KM 3 jurmlah mahasiswa yang diter ima serjurmlah 76 dan pada KM 4 jurmlah mahasiswa yang diter ima serjurmlah 33. Jurmlah mahasiswa kampurs merngajar murlai dari angkatan 1 sampai 4 ber flurkturatif diserbabkan adanya pernur urnan motivasi merngikurti kampurs Ber dasarkan latar berlakang masalah diatas, maka pernerliti ter tarik urnturk merngadakan pernerlitian derngan jurdurl Au Pengaruh Kampus Mengajar Terhadap Kesiapan Mahasiswa Menjadi Guru (Studi Kasus Pada Mahasiswa STKIP PGRI Jomban. Ay. METODE Mertoder dalam pernerlitian ini mernggurnakan pernderkatan kurantitatif derngan analisis rergrersi linier serder hana yang ber turjuran urnturk mernjerlaskan perngarurh kampurs merngajar ter hadap kersiapan mahasiswa mernjadi gur ur. Pernerlitian ini dilaksanakan di STKIP PGRI Jombang yang ber alamat di Jl. Pattimur a i No. Serngon. Kerc. Jombang. Kaburpatern Jombang. Jawa Timur 61418. Objerk pernerlitian ini ter diri dari 67 mahasiswa STKIP PGRI Jombang yang mernjadi perser ta Program Kampurs Merngajar. Variaberl berbas dalam pernerlitian ini adalah Program Kampurs Merngajar yang dinyatakan serbagai X dalam pernerlitian ini adalah kersiapan mernjadi gur ur yang dinyatakan serbagai Y. Popurlasi dalam pernerlitian ini serbanyak 201 mahasiswa. Terknik sampling yang digurnakan dalam pernerlitian ini adalah terknik sampling acak serder hana . impler random Ber dasarkan hasil per hiturngan pernernturan samperl mernggurnakan rurmurs slovin, maka diper olerh samperl serbanyak 67 mahasiswa. Mertoder perngurmpurlan data yang digurnakan yaitur kurersioner . Angkert dalam pernerlitian ini adalah jernis angkert ter turturp dan skala perngurkur an yang digurnakan adalah skala Liker t. Serlanjurtnya dilakurkan urji validitas dan rerliabilitas Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 131-139 | 133 Pengaruh kampus mengajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru (Muflich. urnturk merngertahuri kerlayakan instrurmernt serberlurm digurnakan urnturk pernerlitian. Pernerlitian ini mernggurnakan Terknik analisis data yaitur analisis derskriptif, urji asurmsi klasik dan analisis rergrersi linier serder hana. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut disajikan tabel 1. distribusi frekuensi jawaban angket mahasiswa terkait dengan variabel Kampus Mengajar: Tabel 1 Distribusi Frekuensi Jawaban Variabel Kampus Mengajar No. Indikator Rata-rata indikator Kerter angan Sikap merngajar Sangat tinggi Perndampingan adaptasi terknologi Tinggi Perndampingan administrasi serkolah Sangat tingi Berdasarkan tabel 1 indikator sikap mengajar memiliki nilai rata-rata 4,3 dalam kategori sangat tinggi, indikator pendampingan adaptasi teknologi rata-rata 4,1 dalam kategori tinggi dan indikator pendampingan administrasi sekolah nilai rata-rata 4,3 dalam kategori sangat tinggi. Tabel 2 Distribusi Frekuensi Jawaban Variabel Kesiapan Menjadi Guru No. Indikator Rata-rata Keterangan Memiliki Sangat tinggi Memiliki kesiapan Sangat tinggi Mampu Sangat tingi berkomunikasi dengan baik Mempunyai sikap Sangat tinggi tanggung jawab Berdasarkan tabel 2 indikator pengalaman memiliki nilai rata-rata 4,6, indikator memiliki kesiapan fisik nilai rata-rata 4,3, indikator mampu berkomunikasi dengan baik nilai rata-rata 4,4 dan indikator mempunyai sikap tanggung jawab nilai rata-rata 4,5 dan seluruh indikator memiliki kategori sangat tinggi. Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 131-139 | 134 Pengaruh kampus mengajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru (Muflich. Uji Prasyarat Analisis Uji Normalitas Tabel 3 Hasil Uji Normalitas Oner-Sampler Kolmogorov-Smirnov Terst Urnstandardizerd Rersidural Meran Normal Paramerter sa,b Std. Derviation Most Erxtrermer Absolurter Differ erncers Positiver Nergativer Terst Statistic Asymp. Sig. -tailer. Terst distriburtion is Normal. Berdasarkan tabel 3 hasil uji normalitas menggunakan metode kolmogorov-smirnov didapatkan hasil signifikansi dari uji normalitas sebesar 0,177 dimana hasil tersebut lebih besar dari taraf signifikansi 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa uji tes normalitas pada penelitian ini adalah berdistribusi normal. Uji Linearitas Tabel 4 Hasil Uji Lineritas ANOVA Sum of Squares KESIAPAN * Mean Square Sig. Linearity Deviation Within Groups Total KAMPUS_ME (Combine. Between Groups N GAJAR fromLinearity Berdasarkan tabel 4 hasil dari uji linearitas nilai signifikansi . dari tabel di atas diperoleh nilai Deviation From Linierity Sig adalah 0,321 lebih besar dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa antara variabel kampus mengajar (X) dengan kesiapan menjadi guru (Y) signifikan artinya memiliki hubungan linier. Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 131-139 | 135 Pengaruh kampus mengajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru (Muflich. Uji Hipotesis: Uji t Tabel 5 Hasil Uji t Coefficientsa Standardizerd Coerfficiernts Urnstandardizerd Coerfficiernts Std. Er ror Moderl (Constan. kampurs merngajar Sig. Berta Derperndernt Variabler: kersiapan mernjadi gur ur Berdasarkan tabel 5 hasil uji t nilai signifikasi dari tabel coefficients diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak,dan Ha diterima yang artinya bahwa variabel kampus mengajar (X) berpengaruh terhadap kesiapan menjadi guru ( Y). Koefesien Determinan . Tabel 6 Model Summary Model Summary Std. Error of the Model R Square Adjusted R Square Estimate Predictors: (Constan. , kampus mengajar Berdasarkan tabel 6 diatas menjelaskan besarnya nilai R square yaitu 0,497. Nilai tersebut mengandung arti bahwa pengaruh kampus mengajar . terhadap kesiapan menjadi guru . adalah sebesar 49,7% sedangkan 50,3% kesiapan menjadi guru dipengaruhi oleh variabel lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Program Kampus Mengajar terhadap kesiapan mahasiswa dalam menjalani peran sebagai guru. Sebanyak 67 mahasiswa kampus mengajar angkatan 1 sampai 4 yang menjadi responden dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa kampus mengajar berpengaruh terhadap kesiapan menjadi guru sebesar 49,7% yang ditunjukkan berdasarkan nilai R Square (R. sebesar 0,497. Sedangkan 50,3% kesiapan menjadi guru dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Hasil uji regresi sederhana turut menguatkan argument signifikansinya keberpengaruhan kampus mengajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru dapat dilihat dari nilai sig sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil kuesioner yang telah diisi oleh 67 responden, menyatakan bahwa kampus mengajar memberikan pengaruh yang sangat tinggi terhadap kesiapan mahasiswa dalam menjalani peran sebagai guru. Adapun dalam penelitian ini kampus mengajar diukur dengan menggunakan indikator mengajar, pendampingan adaptasi Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 131-139 | 136 Pengaruh kampus mengajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru (Muflich. sekolah dan pendampingan administrasi sekolah. Berdasarkan hasil kuesioner yang disebar, dapat diketahui indikator yang memiliki rata-rata skor tertinggi yaitu indikator mengajar dan pendampingan administrasi sekolah. Kesiapan guru sangat diperlukan agar pelaksanaan pembelajaran dan tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik (Meha & Bullu, 2. Adapun dalam penelitian ini, kesiapan menjadi guru diukur dengan menggunakan indikator memiliki pengalaman, memiliki kesiapan fisik, mampu berkomunikasi dengan baik dan mempunyai sikap tanggung jawab. Berdasarkan hasil kuesioner yang disebar, diketahui bahwa skor rata-rata tertinggi yaitu pada indikator memiliki pengalaman. Hal ini menunjukkan bahwa seseorang dengan memiliki sebuah pengalaman, maka akan memberikan peningkatan dan pertumbuhan pada dirinya. Karena pengalaman memiliki banyak manfaat untuk diri sendiri yaitu untuk pengembangan diri dan kesusksesan di masa depan. Jika seseorang memiliki pengalaman, maka kesiapan yang dimiliki akan semakin kuat. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Adisti et al. , 2. dan (Irawan et , 2. menyatakan bahwa kampus mengajar berpengaruh positif dan signifikan. Kampus mengajar memberikan sebuah pengalaman terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru. Seseorang memiliki pengalaman yang cukup, maka tingkat kesiapan seseorang akan meningkat. Apabila mahasiswa mengikuti dan memaksimalkan kegiatan kampus mengajar, maka akan memiliki kesiapan menjadi guru. Dengan adanya teori koneksionisme (Siburian & Nurlaili, 2. terdapat hubungan antara kampus mengajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru. Berdasarkan (Siburian & Nurlaili, 2. menyatakan bahwa Kampus Mengajar merupakan salah satu aspek yang dapat mempengaruhi kesiapan menjadi guru. Mahasiswa yang mengikuti Kampus mengajar akan memperoleh keterampilan mengajar di lapangan. Keterampilan tersebut didapatkan dari pengalaman yang telah dimiliki. Semakin banyak pengalaman seseorang, semakin banyak pula keterampilan mengajar yang dikuasai dari pengalaman tersebut. Terkait dengan penelitian ini, pengalaman didapat dari kegiatan mengikuti kampus mengajar. Jadi, dapat disimpulkan bahwaapabila mahasiswa mengikuti kampus mengajar, maka mahasiswa cenderung semakin siap untuk terjun menjadi tenaga pendidik. Seorang calon guru harus memiliki seperangkat pengetahuan dan keterampilan mengajar (Septiani & Widiyanto, 2. Keterampilan mengajar salah satunya bisa didapatkan dari pengalaman mengajar. Pengalaman memberikan dampak yang positif untuk kehidupan seseorang di masa mendatang. Maka dalam hal ini, kampus mengajar memberikan pengaruh yang tinggi terhadap kesiapan menjadi guru. Dengan mengikuti kampus mengajar maka, pengalaman seseorang akan meningkat dan memberikan manfaat untuk di masa mendatang. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa kampus mengajar berpengaruh terhadap kesiapan menjadi guru pada mahasiswa kampus mengajar STKP PGRI Jombang. Halini menunjukkan bahwa kampus mengajar memberikan pengalaman dan kesiapan di masa depan untuk mahasiswa menjadi seorang guru. Dengan mengikuti kampus mengajar, mahasiswa dibekali sikap mengajar, membantu adaptasi teknologi dan Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 131-139 | 137 Pengaruh kampus mengajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru (Muflich. membantu administrasi sekolah. Selain itu, kesiapan untuk menjadi guru yang dimiliki seseorang harus cukup. Karena tanpa memiliki pengalaman dan kesiapan yang baik, maka tujuan tidak akan tercapai. Kesiapan menjadi guru juga dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini yaitu micro teaching dan pengenalan lapangan SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian dalam masalah dapat disimpulkan bahwa Program Kampus Mengajar memiliki dampak yang signifikan pada kesiapan mahasiswa dalam menjalani peran sebagai guru, hal ini terbukti melalui analisis dan data yang diperoleh dalam penelitian ini dengan nilai sig = 0. 000 < 0,05 artinya kampus mengajar berpengaruh terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru . Bahwa kesiapan mahasiswa menjadi guru harus dibekali selain pengetahuan juga pengalaman mengajar. Kampus Mengajar merupakan salah satu wadah yang dapat diberikan kepada mahasiswa calon guru untuk menambah pengalaman mengajar. UCAPAN TERIMA KASIH (JIKA DIPERLUKAN) Terimakasih disampaikan kepada Universitas PGRI Jombang . DAFTAR PUSTAKA