SINTECH JOURNAL | ISSN 2598-7305 | E-ISSN 2598-9642 Vol. 5 No 1 Ae April 2022 | https://s. id/sintechjournal DOI : https://doi. org/10. Publishing : LPPM STMIK STIKOM Indonesia ANALISIS PERILAKU KONSUMSI PADA MARKETPLACE (SHOPEE & TOKOPEDIA) MENGGUNAKAN MODEL UTAUT Ni Putu Suci Meinarni 1. Ni Putu Ratih Pradnya Dewi 2. Wayan Gede Suka Parwita3 Program Studi Teknik Informatika. Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia Jl. Tukad Pakerisan No. 97 Denpasar. Bali. Indonesia. e-mail: sucimeinarni@stiki-indonesia. id1, ratihpradnya15@gmail. com2, gede. suka@stikiindonesia. Received : May, 2022 Accepted : April, 2022 Published : April, 2022 Abstract Using a marketplace platform for trade transactions in the digital era is currently in great demand than conventional shopping. However, marketplace users cannot just give away their personal data just like Customer data security is the most important thing that must be considered in order to avoid computer network crimes or commonly known as cybercrime. This article aims to find out what influences the security of customer data in the marketplace on consumer shopping behavior by implementing the UTAUT (Unified Theory of Acceptance & Use of Technolog. research model. The research method in this article uses descriptive quantitative methods by taking population samples of active marketplace users in Denpasar City and using samples from several respondents. In this article it can be concluded that interest in using the marketplace has a partial influence on user behavior and the facilitating condition variables moderated by experience have a simultaneous effect on user behavior. These factors are proven to both have important aspects in influencing the security of customer data on the marketplace. Keywords: Marketplace. Data Security. Cybercrime. Quantitative Methods. UTAUT Abstrak Menggunakan platform marketplace untuk transaksi perdagangan pada era digital saat ini sangat diminati dari pada berbelanja secara konvensional. Namun pengguna marketplace juga tidak dapat sembarang dalam memberikan data pribadinya begitu saja. Keamanan data pelanggan merupakan hal terpenting yang harus di perhatikan agar terhindar dari adanya kejahatan jaringan komputer atau biasa disebut dengan cybercrime. Artikel ini dibuat bertujuan untuk dapat mengetahui apa saja yang mempengarhui keamanan data pelanggan pada marketplace terhadap perilaku berbelanja konsumen dengan mengimplementasikan model penelitian UTAUT (Unified Theory of Acceptance & Use of Technolog. Metode penelitian pada artikel ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan mengambil sampel populasi para pengguna aktif marketplace yang berada di Kota Denpasar dan menggunakan sampel dari beberapa responden. Pada artikel ini dapat disimpulkan bahwa minat menggunakan marketplace memiliki pengaruh secara parsial terhadap perilaku pengguna dan variabel kondisi yang memfasilitasi yang dimoderasi oleh pengalaman memiliki pegaruh secara simultan terhadap perilaku pengguna. Faktor-faktor tersebut terbukti sama-sama memiliki aspek yang penting dalam memberikan pengaruh terhadap keamanan data pelanggan pada marketplace. Kata Kunci: Marketplace. Keamanan Data. Cybercrime. Analisis Kuantitatif. UTAUT. 58 | SINTECH Journal PENDAHULUAN Penggunaan internet pada era ini sangat masyarakat khususnya bagi kaum milenial. Semua hal dapat di lakukan hanya melalui internet, untuk mengakses berbagai macam situs-situs dan juga dapat melakukan transaksi online jual beli barang atau jasa yang sering disebut dengan marketplace. Perkembangan marketplace saat ini sangat cepat dikarenakan gaya hidup masayarakat yang sudah mulai berubah saat ini, yang awalnya semua kegiatan jual beli dilakukan secara konvensional, namun saat ini lebih memilih menggunakan marketplace untuk melakukan kegiatan jual beli Dalam menggunakan marketplace, keamanan data pelanggan adalah hal utama yang harus Memberikan keamanan dalam bertransaksi dan penyimpanan keamanan data diri, benar-benar harus dilindungi. Pelanggan dapat mempertimbangkan dan memperhatikan tingkat keamanan saat melakukan transaksi pada website tertentu. Salah satu faktor yang penting untuk menarik pelanggan untuk memilih atau menggunakan website adalah keamanan informasi data. Keamanan adalah hal yang dapat menunjang kenyamanan calon pelanggan. Dengan munculnya kenyamanan maka hubungan antara perusahaan dengan pelanggan akan menjadi baik. Objek yang dipilih pada penyusunan artikel ini adalah marketplace Tokopedia dan Shopee. Sebagai salah satu marketplace terbesar di Indonesia. Tokopedia telah berdiri selama 11 tahun dengan jumlah kunjungan website 000 pada bulan juni 2020 . Pada bulan Mei tahun 2020 telah terjadi kasus peretasan data pengguna Tokopedia, yang diperkirakan terdapat puluhan juta akun dan sekitar 7-an juta akun dari merchant yang terdaftar berhasil diretas. Peretasan tersebut berujung pada terjualnya data pengguna Tokopedia yang berupa data kredensial dan login pengguna. Data tersebut bernilai ribuan USD atau jika dirupiahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah. Informasi yang berhasil dibocorkan adalah identitas pribadi pengguna marketplace tersebut yang sifatnya sangat konfidensial . ama, e-mail, tanggal lahir dan nomor telepo. Menindaklanjuti kejadian peretasaan data pengguna tersebut, langkah preventif yang dapat dijadikan sebagai himbauan oleh pihak Tokopedia adalah agar para pengguna mengganti kata sandi akun secara berkala. Selain Tokopedia, objek dari penelitian ini adalah marketplace asal Singapura yaitu Shopee. Shopee mulai berekspansi ke seluruh Asia Tenggara sejak tahun 2015. Di Indonesia sendiri Shopee berhasil menjadi marketplace terbesar ketiga. Sebagai salah satu top ecommerce tahun 2020 di Indonesia. Shopee memiliki jumlah kunjungan mencapai 97,7 juta per Juni 2020 . Untuk melindungi data pribadi dibutuhkan keharmonisan antara kesadaran pengguna . Melakukan berbelanja secara online berarti memberikan dan memercayakan data pribadi pada sebuah e-commerce tertentu. Semakin banyak marketplace yang digunakan, berarti sama saja dengan menyebar data pribadi di segala tempat . Dengan adanya kejadian peretasan data pengguna Tokopedia dan jumlah kunjungan marketplace Shopee merupakan yang tertinggi di antara marketplace lainnya, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor mempengaruhi kenyamanan serta keinginan pengguna marketplace untuk menggunakan platform marketplace berkaitan dengan keamanan data pribadi. Untuk mengetahui bagaimana faktor keamanan data dapat mempengaruhi perilaku berbelanja pada marketplace, penulis menggunakan model penerimaan teknologi UTAUT sebagai model acuan dalam melakukan penelitian. UTAUT merupakan suatu model penerimaan teknologi yang dikembangkan oleh Venkatesh . Model ini dapat memberikan informasi bagaimana sebuah teknologi dapat diterima oleh masyarakat, dan model ini merupakan model atau metode yang telah berhasil dikembangkan dari model sebelumnya. Penerimaan yang dimaksud adalah bagaimana penggunaan dan perkembangan teknologi. Halhal yang mempengaruhi bagaimana sebuah performance expectancy . inerja syste. , effort SINTECH Journal | 59 expectancy . saha yang dilakukan penggun. , social influence (Pengaruh sosial penggun. dan facilitating condition . ituasi atau kondisi yang memfasilitasi pengguna tersebu. Sebagai bahan acuan dalam penelitian telah mencantumkan dua penelitian terdahulu sebagai perbandingan antara penelitian yang dibuat penulis dengan penelitian terdahulu. Pertama, sebuah penelitian yang menggunakan model UTAUT dilakukan oleh Purnomo . berjudul AuEvaluasi Pengaruh Keamanan Data Dan Kepercayaan Pelanggan Pada Website ECommerce PT. XYZAy. Penulis melakukan penelitian mengenai analisis beberapa faktor yang memberi pengaruh dalam menggunakan website e-commerce PT. XYZ dan untuk memperoleh informasi mengenai keamanan data dan kepercayaan pelanggan pada penggunaan website e-commerce PT. XYZ dengan mengimplementasikan variabel model dari UTAUT. Hasil dari penelitian pada PT. XYZ adalah tidak ditemukannya hal-hal yang berpengaruh secara signifikan dalam hal minat pengguna website e-commerce PT. XYZ. Penelitian kedua, dilakukan oleh Rahmanita . dengan judul AuPenggunaan Metode AHP dan FHAP dalam Pengukuran Kualitas Keamanan Website E-CommerceAy. Penulis melakukan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kualitas keamanan website ecommerce dalam memberikan perlindungan bisnis digital dan informasi pengguna atau pelanggan agar tetap aman. Metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP) dipilih oleh Rahmanita. Penelitian menggunakan 3 tools yaitu secure web test, tools asafaweb dan tools observatory, untuk menentukan kualitas keamanan e-commerce yang diteliti. Berdasarkan dari uraian di atas, hal yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah menguji hasil hipotesis dan mencocokkannya dengan analisis pengaruh faktor keamanan data pelanggan dari perilaku pengguna menggunakan marketplace, dengan menerapkan model UTAUT. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, pengumpulan data, analisis data serta 60 | SINTECH Journal mengimplementasikan teori. Dan objek dari penelitian ini adalah para pengguna marketplace (Tokopedia dan Shope. di Kota Denpasar dengan katagori usia remaja hingga Berikut adalah tahapan penelitian:. Gambar 1. Tahapan Penelitian [Sumber: gambar diolah sendir. Dalam penelitian ini menggunakan model penerimaan teknologi UTAUT. UTAUT adalah model penelitian yang di kembangkan oleh Vankatesh mengenai penerimaan teknologi Venkatesh berteori bahwa empat konstruksi yang terdapat pada model UTAUT akan memiliki peranan penting apakah suatu produk. dapat disukai oleh pengguna atau tidak. Keempat hal tersebut adalah, sistem/produk, ekspektasi pengguna terhadap seberapa besar produk/sistem tersebut, pengaruh lingkungan sosial dan hal-hal yang memfasilitasi pengguna. Model tersebut dianggap sebagai model yang ideal untuk mengukur penerimaan penggunaan teknologi. Hal ini dapat dilihat dari diterapkannya penggunaan model UTAUT sebagai tolak ukur dalam pembelajaran e-learning. atau bahkan diterapkan pada survei bisnis konstruksi. Selain empat konstruksi utama diatas, model UTAUT memiliki empat faktor lain yaitu : Gender . enis kelami. Age . Voluntariness of use . Experience . Keempat faktor tersebut berfungsi sebagai moderator untuk memperkuat pengaruh dari keempat faktor utama terhadap perilaku bagaimana teknologi dapat diterima oleh pengguna, yang akan membantu mengatasi masalah ketidakkonsistenan dan lemahnya penjelasan model sebelumnya dan menjelaskan perbedaan perilaku dari berbagai kelompok orang . Model UTAUT telah diuji secara empiris dengan 70% varians variabel dependen diperhitungkan (R2 yang disesuaika. , jauh lebih tinggi daripada TAM dan TPB. UTAUT sejauh ini merupakan teori penerimaan teknologi informasi yang paling komprehensif . Penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh F. Purnomo, dkk . , namun pada penelitian ini menggunakan delapan variabel yang ada pada UTAUT. Variabel tersebut terdiri dari variabel independen, variabel dependen dan variabel Jumlah hipotesis dalam penelitian ini terdiri dari sembilan hipotesis. Model penelitian dapat dilihat pada gambar 2 di bawah ini : Dalam penelitian ini data yang diperoleh didapat dari hasil menyebarkan kuisioner. Dalam penelitian ini sebanyak 70 orang responden dijadikan sampel dengan kriteria berdomisili di Kota Denpasar, pengguna aktif Tokopedia atau Shopee, dan Berumur 17 Ae 35 Penentuan menggunakan Skala likert yang terdiri dari beberapa pertanyaan sebagai indikator perilaku individu dengan memberi jawaban pada masing-masing pertanyaan . Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Berikut ini tahapan dari analisis data yang dilakukan: Tabel 1. Tahapan Analisis Data [Sumber diolah sendir. Regresi Linier Sederhana Moderated Regression Analisys Uji T Uji F Keempat tahapan tersebut diuraikan pada penjelasan di tabel 2. Tabel 2. Penjelasan Mengenai Masing-masing Tahapan Uji Penelitian [Sumber: diolah sendir. Regresi Linier Sederhana Untuk mengetahui pengaruh satu veriabel bebas (Independen. dan variabel tak bebas . maka dilakukan dengan cara regresi linier Tujuan penerapan regresi linier sederhana ini untuk dapat meramalkan atau memprediksi besaran nilai variabel bebas yang berpengaruh oleh variabel tak bebas. Moderate Regression Analisys (MRA) Moderated Regression Analisys (MRA) atau Uji interaksi merupakan aplikasi khusus regresi berganda linear dimana dalam mengandung unsur interaksi . erkalian dua atau lebih Uji T Uji F Uji T digunakan untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independent yang digunakan dalam penelitian ini terhadap variabel dependent secara parsial. Uji T merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah, yaitu yang menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih. Rancangan pengujian hipotesis digunakan untuk mengetahui korelasi dari kedua variabel yang diteliti. Uji F merupakan angka yang menunjukkan arah dan kuatnya hubungan antara dua variabel independen secara bersama-sama atau lebih dengan satu variabel SINTECH Journal | 61 keseluruhan variable penelitian memiliki hasil yang reliabel yaitu lebih tinggi dari 0,6 berdasarkan dari nilai koefisien cronbachAos Uji Normalitas Pada tahap uji ini diperoleh hasil nilai Asymp. Sig sebesar 0,2. Nilai tersebut lebih besar daripada 0,05. Artinya dapat dinyatakan seluruh item penelitian berdistribusi secara Uji sampel menggunakan KolmogorovSmirnov Test. HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Data Data kuisioner yang didapatkan diolah sesuai dengan skala penentuan nilai kuisioner yang telah ditentukan yaitu bernilai 1 sampai 5. Data tersebut kemudian dilakukan 3 pengujian yaitu: Uji Validitas Pada tahpan uji ini digunakan metode degree of freedom. Terdapat sebanyak 70 data maka r tabel yang didapat adalah 0,244 dengan tingkat signifikansi 0,05. Seluruh data yang di uji telah memenuhi aturan validitas, dimana nilai seluruh data > 0,244. Sehingga seluruh data dapat dikatakan valid. Uji Reliabilitas Cronbach Alpha hasil dari uji reliabilitas yang di lakukan pada setiap variabel penelitian digunakan untuk uji reliabilitas. Hasil dari uji Pembahasan Uji T Masing-masing dari variabel independent pada penelitian ini diujikan secara parsial. Uji T menguji variabel tersebut dengan hasil yang dapat dilihat pada tabel. 3 dibawah ini. Tabel 3. Uji T [Sumber: Data diperoleh dari hasil pengolahan menggunakan SPSS 2. Hipotesis Sig. 0,000 0,000 0,000 Berdasarkan tabel hasil uji t diatas, dapat diuraikan sebagai berikut: H1: Hasil menunjukkan bahwa untuk variabel menggunakan marketplace diperoleh thitung > ttabel . 798 > 1,. dan signifikansi < 0,05 . ,000 < 0,. Maka dapat dikatakan bahwa Pengaruh Sosial berpengaruh positif menggunakan marketplace. Sehingga dapat ditarik kesimpulan hipotesis 1 H2: Pada variabel hal-hal atau kondisi yang memberikan fasilitas penunjang bagi pengguna, hasil uji regresi sederhana menunjukkan thitung > ttabel . 539 > 1,. dan signifikansi < 0,05 . ,000 < 0,. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kondisi yang memfasilitasi para pengguna memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap penggunaan sistem/produk. Untuk itu hasil dari uji variabel tersebut dapat diterima. 62 | SINTECH Journal H3: Hasil uji regresi sederhana pada variabel Kondisi yang Memfasilitasi terhadap Perilaku Pengguna diperoleh thitung > ttabel . 379 > 1,. dan signifikansi < 0,05 . ,000 < 0,. Maka dapat dikatakan variabel Minat Menggunakan Marketplace berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Penggunaan. Hal ini menjelaskan bahwa konsumen memiliki minat yang tinggi untuk menggunakan dan memanfaatkan marketplace sesuai dengan kebutuhannya masing Ae masing. Kesimpulan yang dapat ditarik dari uji pada tahap ini adalah hipotesis 3 diterima. Uji F Untuk menguji dua variabel independent perlu dilakukan Uji F. Hasil Uji F akan menunjukkan arah serta seberapa kuat hubungan antara dua variabel teersebut. Tabel 2. Uji F [Sumber: Olah Data SPSS 2016 ] Hipotesis Fhitung Sig. 22,862 25,357 25,018 42,427 31,532 64,858 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Berdasarkan tabel hasil uji f di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut: H4: Pada variabel pengaruh sosial terhadap dimoderasi oleh variabel umur diperoleh Fhitung > Ftabel . ,862 > 3,. dan signifikansi < 0,05 . ,000 < 0,. Maka dapat dikatakan variabel pengaruh sosial memiliki pengaruh yang positif serta cukup signifikan terhadap perilaku pengguna yang dimoderasi oleh variabel usia. Hal ini menjelaskan bahwa konsumen memiliki dukungan dari berbagai pihak yang berada penggunaan marketplace ini di pengaruhi oleh jenis kelamin penggunanya. Oleh karena itu dapat disimpulkan hipotesis 4 dapat diterima. H5: Pada variabel pengaruh sosial terhadap dimoderasi oleh variabel jenis kelamin diperoleh Fhitung > Ftabel . ,357 > 3,. dan signifikansi < 0,05 . ,000 < 0,. Pada uji ini variabel pengaruh sosial dengan moderasi usia juga memberikan pengaruh yang positif dan signifikan. Hal ini menjelaskan bahwa konsumen memiliki dukungan dari berbagai pihak yang berada penggunaan marketplace ini di pengaruhi oleh umur penggunanya. Maka dapat disimpulkan hipotesis 5 diterima. H6: Untuk variabel pengaruh sosial terhadap minat menggunakan marketplace dimoderasi oleh variabel kesukarelaan diperoleh Fhitung > Ftabel . ,018 > 3,. dan signifikansi < 0,05 . ,000 < 0,. Maka dapat dikatakan variabel pengaruh sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan marketplace Hal ini menjelaskan bahwa konsumen memiliki dukungan dari berbagai pihak yang berada di sekitar marketplace dan penggunaan marketplace ini di pengaruhi oleh kesukarelaan Kesimpulannya adalah hipotesis 6 dapat diterima. H7: Pada variabel pengaruh sosial terhadap dimoderasi oleh variabel pengalaman menghasilkan uji regresi sederhana Fhitung > Ftabel . ,427 > 3,. dan signifikansi < 0,05 . ,000 < 0,. Maka dapat dikatakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan marketplace Hal ini menjelaskan bahwa konsumen memiliki dukungan dari pihak internal dan pihak yang berada di sekitar marketplace dan penggunaan marketplace ini di pengaruhi oleh pengalaman Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan hipotesis 7 H8: Pada penggunaan dimoderasi oleh variabel pengalaman diperoleh hasil uji regresi sederhana Fhitung > Ftabel . ,532 > 3,. dan signifikansi < 0,05 . ,000 < 0,. Untuk variabel kondisi-kondisi yang memfasilitasi sangat berpengaruh positif dan signifikan dimoderasi oleh variabel umur. Hal ini menjelaskan bahwa pengguna marketplace SINTECH Journal | 63 mencukupi dalam hal keamanan data yang digunakannya dan perilaku penggunaan ini didukung oleh pengguna yang berumur < 35 tahun. Maka dapat disimpulkan hipotesis 8 dapat diterima. H9: Pada Kondisi Memfasilitasi penggunaan dimoderasi oleh variabel pengalaman diperoleh Fhitung > Ftabel . ,858 > 3,. dan signifikansi < 0,05 . ,000 < 0,. Maka variabel kondisi yang memfasilitasi para pengguna sangat berpengaruh positif dan signifikan dimoderasi oleh variabel pengalaman sebagai user. Hal ini menjelaskan bahwa mendapatkan fasilitas yang mencukupi dalam hal keamanan data yang terdapat dalam marketplace yang digunakannya dan perilaku penggunaan ini didukung oleh pengalaman pengguna. Untuk itu hipotesis pada poin 9 dapat diterima. KESIMPULAN Dari 2 variabel konstruk yang digunakan, variabel konstruk yang memiliki pengaruh paling tinggi dan signifikan terhadap perilaku berbelanja konsumen dalam hal keamanan data adalah Kondisi yang Memfasilitasi. Sedangkan Pengaruh Sosial memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku berbelanja konsumen dalam hal keamanan hanya saja nilai uji hipotesis lebih rendah Kondisi Memfasilitasi. Hasil uji hipotesis juga menunjukan bahwa minat menggunakan marketplace berpengaruh terhadap Perilaku pengguna yang artinya pelanggan memiliki minat untuk menggunakan marketplace (Tokopedia dan Shope. untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkannya. Dengan kata lain pelanggan telah menerima sistem keamanan data yang terdapat pada marketplace tersebut. DAFTAR PUSTAKA