Sabilarrsyad Vol. IV No. 01 Januari-Juni 2019 ISLAMIC EDUCATION PLANNING (Management Of Students In Medan Ikhsan MTs Nurul Year 2. Rusli Kembaren1. Dewi Sumitra2 Rahmat Hidayat3 Magister Manajemen Pendidikan Islam Murni Non Reguler Fakultas Ilmu Tarbiyah dan keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Sumitradewi11@gmail. Rusli1674@gmail. Dosen Pascasarjana Magester Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara3 Abstract This writing uses the kind of writing narrative with keperpustakaan study and comparative study existing research results. The subject of this discussion is kepalah school. Based on the study results, it can be concluded that Management Implementation of Students at MTs Nurul Ikhsan Medanhas been implemented by applying the eight steps in management activities of learners is the analysis of the needs of learners, recruitment of students, selection of students, grouping learners, oriantasi, coaching and development of learners, recording and reporting, as well as graduation and alumni. but there are some parts of the indicators in the implementation of management students who are still not optimal As in the selection of indicators learners where MTsNurul Ikhsan do not carry out the selection of students who will go on the MTs but only selection for the class division is attributable to the lack of interest of students to enroll in MTsRaudhatul Ulum. Keywords: The role of the school kepalah in application management. PENDAHULUAN Komponen utama dari proses pendidikan adalah madrasah dan peserta didik. Madrasah adalah tempat berlansungnya proses pembinaan peserta didik melalui pembelajaran. Madrasyah diharapkan memberikan ruang seluas-luasnya pada peserta didik dalam mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. Baik pada pengembangan pola fikir . , efektif . , psikomotorik . Keberhasilan suatu Rusli Kembaren. Dewi Sumitra. Rhmat Hidayat: The role of the school kepalah in application management, planning, organization, supervision in educational institutions. pendidikan melalui proses pembelajaran di madrasyah sangat dipengaruh oleh manajemen peserta didik. Untuk penyelenggaraan dimadrasah yang bermutu perlu didukung kesediaan layanan kepada peserta didik dan layak yang memadai dalam kuantitas dan kualitasnya. Sebagai upaya memenuhi hak-hak peserta didik di atas maka madrasah wajib menerapkan manajemen peserta didik dengan baik. Manajemen peserta didik atau personel administration menurut knezevich adalah suatu layanan yang memusatkan perhatian pada pengaturan, pengawasan, dan layanan peserta didik dikelas dan di luar kelas seperti: pengenalan, pendaftaran, layanan individu seperti pengembangan keseluruhan kemampuan, minat, kebutuhan sampai ia matang di madrasyah. Pada akhirnya semua kegiatan di madrasyah atau madrasah ditunjukan untuk membantu peserta didik dalam mengembangkan Upaya itu akan optimal jika peserta didik itu secara sendiri berupaya aktif dalam mengembangkan dirinya sesuai dengan programprogram yang dilakukan madrasah. sangat penting untuk menciptakan kondisi agar peserta didik alam mengembangkan diri secara optimal. kegiatan manajemen peserta didik itu bukan hanya dalam pencatatan peserta didik saja, melainkan meliputi aspek yang lebih luas, yang secara oprasional dapat dipergunakan dalam membantu kelancaran upaya pertumbuhan dan perkembangan peserta didik melalui proses Berdasarkan informasi dari pengawas MTs Nurul Ikhsan Medan, diperoleh informasi tentang kinerja guru MTs Nurul Ikhsan di Kota Medan. Beberapa informasi itu merujuk kepada kurangnya kinerja guru madrasah, di antaranya: . belum terlaksananya manajemen peserta didik yang efektif dan efesien. Kondisi ini mengindikasikan kepala kurangbekerja dengan baik dalampelaksanaan manajemen peserta didik. KAJIAN TEORETIS Peserta Didik Abu Ahmadimenjelaskan bahwa peserta didik adalah orang yang belumdewasa, yangmemerlukan usaha, bantuan, bimbingan orang lain untuk menjadi dewasa,guna dapat melaksanakan tugasnya sebagai makhluk Tuhan, sebagai umatmanusia, sebagai warga Negara, sebagai Sabilarrsyad Vol. IV No. 01 Januari-Juni 2019 anggota masyarakat dan sebagai suatupribadi atau individu. Ahmadi, . Secara etimologi, peserta didik dalam bahasa arab disebut dengnantilmidzbentuk jamaknya adalahtalamiz,yang artinya adalah Maksudnya adalahorang-orang yang mengingikanilmu. Dalam bahasa arab dikenaljuga denganistilah Tahalibbentuk jamaknya adalahthullabyanga artinya adalah orang-orangyang mencari, maksunya dalah orang-orang yang mencari ilmu. Husain, . Dalam pendidikan Islam peserta didik disebut dengan istilahmutaAoallim,mutarabbi dan mutaAoaddib. MutaAoallimadalah orang yang sedang diajar atauorang yang sedang belajar. MutaAoallimerat kaitannya dengan muaAoallim karenamuaAoallim adalah orang yang mengajar,sedangkan mutaAoallim adalah orangyang diajar. Mutarabbi adalah orang yang dididik dan orang yang diasuh danorang yang dipelihara. Sedangkan MutaAoaddibadalah orang yang diberi tatacara sopan santun atau orang yang dididik untuk menjadi orang baik danberbudi. Dari definisi-definisi yang diungkapkan oleh para ahli di atas dapatdisimpulkan bahwa siswa adalah orang yang mempunyai fitrah. dasar,baik secara fisik maupun psikis, yang perlu membutuhkan pendidikan daripendidik/guru. Dari beberapa pendapat di atasdapat disimpulkan bahwa peserta didik adalah individu yang merupakan suatu komponen pendidikan yang memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan pendidikan sehingga dapat mengembangkan potensi dirinya sesuai minat dan bakatnya agar menjadi manusia yang berkualitas. Sebagai suatu komponen pendidikan, siswa dapat ditinjau dari berbagai pendekatan, antara lain: a. Pendekatan sosial, b. Pendekatan psikologis,c. Pendekatan edukatif/pedagogis. Hak dan Kewajiban Peserta Didik Ketika memasuki satuan pendidikan formal atau sekolah, peserta didik memiliki hak dan kewajiban tertentu. Hak dan kewajiban itu diatur dalam UU RI No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas. Di dalam UU ini disebutkan bahwa setiap peserta didik pada satuan pendidikan berhak: Mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya dan diajarkan oleh pendidik yang seagama. Mendapatkan bakat,minat, dan kemampuannya. Rusli Kembaren. Dewi Sumitra. Rhmat Hidayat: The role of the school kepalah in application management, planning, organization, supervision in educational institutions. Mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orangtuanya tidak mampu membiayai pendidikannya. Mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orangtuanya tidak mampu membiayai pendidikannya. Pindah ke program pendidikan pada jalur dan satuan pendidikan lain yang setara. Menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang ditetapkan. Sifat- Sifat Yang Harus Dimiliki Peserta Didik Belajar bukanlah aktivitas yang mudah untuk dilakukan. Meskipun seorang peserta didik telah mendatangi sejumlah guru dan membaca banyak buku. Namun hasil belajar yang baik belum tentu bisa dicapai. Belajar tidak hanya membutuhkan kehadiran, apalagi dalam bentuk fisik, tetapi juga kemauan kesadaran, kesabaran, dan masih banyak lagi sifatsifat lain yang ideanya dimiliki peserta didik. Dalam persfektif islam, kepemilikan sifat Ae sifat itu merupakan prasyarat untuk mempermudah jalannya proses pembelajaran, berhasilnya pencapaian tujuan, berkahnya, ilmu pengetahuan, dan kemampuan mengamalkan ilmu dalam Dalam upaya mencapai tujuan pendidikan islam, peserta didik hendaknya memiliki dan menanamkan sifat- sifat yang baik dalam diri dan kepribadiannya. Diantar sifat- sifat ideal yang perlu dimiliki peserta didik misalnya. kemampuan keras atau pantang menyerah, memiliki motivasi yang tinggi, sabar, dan tabah, tidak mudah putus asa dan Pelaksanaan Manajemen Peserta Didik Knezevich Ali Imron, . mengemukakan, manajemen peserta didik atau pupil personnel administration adalah suatu layanan yang memusatkan perhatian pada pengaturan, pengawasan, dan layanan peserta didik di kelas dan di luar kelas, seperti: pengenalan, pendaftaran, layanan individu seperti pengembangan keseluruhan kemampuan, minat, kebutuhan sampai ia matang di sekolah. Sedangkan menurut E. Mulyasa, manajemen peserta didik adalah penataan dan pengaturan terhadap kegiatan yang berkaitan Sabilarrsyad Vol. IV No. 01 Januari-Juni 2019 dengan peserta didik mulai masuk sampai mereka lulus dari suatu Mulyasa, . 4:45-. Senada dengan pengertian di atas. Sukarti Nasihin dan Sururi menjelaskan, manajemen peserta didik juga dapat dikatakan sebagai usaha pengaturan terhadap peserta didik mulai dari peserta didik tersebut masuk sekolah sampai dengan mereka lulus. Dengan demikian dapat dijelaskan manajemen peserta didik adalah seluruh proses kegiatan yang direncanakan dan diusahakan secara sengaja serta pengaturan, pengawasan, pembinaan, secara kontinu terhadap seluruh peserta didik . alam lembaga pendidikan yang bersangkuta. agar dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan efektif dan efisien dari mulai masuk sampai mereka lulus. Kegiatan utama manajemen terletak dalam usaha administrator untuk mengatur individu-individu yang terlibat dalam suatu organisasi, sehingga memungkinkan mereka dapat menyumbangkan tenaga dan pikiran secara maksimal menuju tercapainya tujuan bersama. Dalam pelaksanaannya manajemen memiliki fungsi-fungsi tertentu. Adapun fungsi manajemen Menurut George R. Terry, memiliki empat fungsi yaitu. Fungsi perencanaan (Plannin. , . Fungsi pengorganisasian (Organizin. , . Fungsi aktualisasi (Actuatin. Fungsi kontrol (Controlin. Syafaruddin, . Tujuan Manajemen Peserta Didik Secara umum tujuan manajemen peserta didik adalah mengatur berbagai masalah dan kegiatan dalam bidang peserta didik, agar kegiatan pembelajaran di sekolah dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan teratur serta dapat mencapai tujuan yang ditargetkan sekolah. Mulyasa, . Sejalan dengan Ali Imron terkait dengan tujuan umum manajemen peserta didik adalah mengatur kegiatan-kegiatan peserta didik agar kegiatan-kegiatan tersebut menunjang proses belajar mengajar di sekolah. Imron, . Tujuan khusus manajemen peserta didik berbasis sekolah menurut Ali Imron adalah sebagai berikut: . Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan psikomotor peserta didik . Menyalurkan dan mnegembnagkan kemampuan umum . ecerdasan dasa. , bakat dan minat peserta didik. Menyalurkan aspirasi, harapan dan memenuhi kebutuhan peserta didik . Dengan terpenuhinya 1,2 dan 3 di atas di harapkan peserta didik dapat mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan Rusli Kembaren. Dewi Sumitra. Rhmat Hidayat: The role of the school kepalah in application management, planning, organization, supervision in educational institutions. hidup yang lebih lanjut dapat belajar dengan baik dan tercapai cita-cita mereka. Mulyasa, . Berdasarkan tujuan umum dan tujuan khusus manajemen peserta didik di atas penulis menyimpulkan secara singkat tujuan manajemen peserta didik adalah mengatur segala aktivitas yang berhubungan dengan peserta didik agar dapat berjalan secara tertib, lancar dan teratur sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan. Fungsi Manajemen Peserta Didik Kurniadi dkk, . dalam proses pelaksanaannya, manajemen mempunyai tugas-tugas khusus yang harus dilaksanakan. Tugas-tugas itu yang disebut sebagai fungsi-fungsi manajemen. Ada empat fungsi utama dalam manajemen yaitu: Perencanaan (Plannin. Pengorganisasian (Organizin. Pelaksanaan (Actuatin. Pengawasan (Controllin. Nawawi, . Dari penjelasan diatas penulis menyimpulkan ada empat fungsi utama dalam manajemen yaitu. Perencanaan (Plannin. ,Pengorganisasian (Organizin. Pelaksanaan (Actuatin. dan Pengendalian (Controllin. Menurut Ali Imron fungsi manajemen peserta didik ada secara umum dan secara khusus. Fungsi manajemen peserta didik berbasis sekolah secara umum adalah Ausebagai wahana bagi peserta didik untuk mengembangkan diri seoptimal mungkin, baik yang berkenaan dengan segi-segi individulitasnya, sosialnya, aspirasinya, kebutuhannya dan potensinya dan potensi lainnya peserat didikAyImron, . Pelaksanaan Manajemen Peserta Didik Pelaksanaan manajemen peserta didik meliputi pengaturan aktivitasaktivitas peserta didik dalam sistem pendidikan di sekolah yang mengubah input peserta didik menjadi output yang berkualitas. Secara lebih rinci Ali Imron, . menjabarkan ruang lingkup manajemen peserta didik sebagai berikut: perencanaan peserta didik, penerimaan peserta didik, orientasi peserta didik baru, mengatur kehadiran dan ketidak hadiran peserta didik di sekolah, mengatur pengelompokkan peserta didik, pembinaan dan pengembangan peserta didik, serta pencatatan dan pelaporan. Hal tersebut akan dijelaskan sebagai berikut: Sabilarrsyad Vol. IV No. 01 Januari-Juni 2019 Perencanaan Peserta Didik Perencanaan peserta didik merupakan aktivitas yang sangat penting dalam manajemen peserta didik. Hal ini disebabkan karena dalam kegiatan perencanaan akan diperoleh suatu kebijakan yang berkaitan erat dengan strategi penerimaan peserta didik baru baik berkaitan dengan kualitas yang diharapkan, alat tes yang digunakan, dan jumlah peserta didik yang diterima atau daya tampung madrasah Sulistrorini, . 9:105-. Penerimaan Peserta Didik Penerimaan peserta didik baru sebenarnya salah satu kegiatan yang sangat penting, karena kalau tidak ada peserta didik yang diterima di sekolah, berarti tidak ada yang harus ditangani atau diatur. Kebijakan operasional penerimaan peserta didik memuat aturan-aturan mengenai jumlah peserta didik yang dapat diterima, sistem pendaftaran dan seleksi, waktu pendaftaran, dan personalia yang terlibat. Adapun prosedur penerimaan peserta didik baru adalah pembentukan panitia PPDB, rapat penetuan PPDB, pembuatan, pemasangan, pemasangan atau pengiriman pengumuman, pendaftaran, seleksi, rapat penentuan penerimaan, pengumuman penerimaan, dan pendaftaran ulang peserta didik baru. Orientasi Peserta Didik Ali Imron mengemukakan bahwa orientasi adalah perkenalan. Perkenalan meliputi lingkungan fisik dan lingkungan sosial sekolah. Lingkungan fisik sekolah meliputi sarana dan prasarana sekolah, sedangkan lingkungan sosial sekolah seperti kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, teman sebaya dan sebagainya. Prayitna, . Mengatur kehadiran dan ketidak hadiran peserta didik Mengatur Pengelompokkan Peserta Didik Penempatan atau pengelompokkan peserta didik didasarkan atas pandangan bahwa di samping peserta didik mempunyai kesamaan, juga mempunyai Perbedaan-perbedaan yang ada pada setiap individu peserta didik, menuntut pengelola pendidikan untuk membuat kelompok-kelompok dalam pelaksanaan pembelajaran. Kelompokkelompok tersebut biasanya disebut dengan rombongan belajar yang dilakukan dengan sistem kelas, bidang studi, dan berdasarkan minat, bakat dan kemampuannya. Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik Pengembangan bakat, pengetahuan, serta keterampilan peserta didik dapat dilakukan melalui Rusli Kembaren. Dewi Sumitra. Rhmat Hidayat: The role of the school kepalah in application management, planning, organization, supervision in educational institutions. Pencatatan dan Pelaporan Peserta Didik Setelah peserta didik diterima di suatu sekolah, kegiatan selanjutnya yang dilakukan sekolah adalah mencatat data atau informasi mengenai peserta Sementara itu. Tatang M. Amirin, dkk menyatakan bahwa pencatatan dan pelaporan peserta didik dilakukan sejak peserta didik diterima di sekolah sampai dengan tamat atau meninggalkan 80 Tujuan dari pencatatan terkait dengan peserta didik dilakukan agar sekolah mampu melakukan bimbingan yang optimal, sedangkan pelaporan dilakukan untuk bentuk tanggung jawab sekolah dalam perkembangan peserta didik. METODOLOGI PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Swasta Nurul Ikhsan Medan. Penelitian terhitung sejak bulan Juni 2019. Alasan peneliti memilih MTs Nurul Ikhsan Medandikarenakan: . mengetahui pelaksanaan manajemen peserta didik di MTs Nurul Iksan Medan. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Dalam pelaksanaan pengumpulan data penelitian ini, penulis menggunakan penelitian lapangan (Field Resec. Adapun dalam pelaksanaan penelitian ini, penulis menggunakan observasi . , interview . , dan dokumentasi. Pembahasan dan Hasil Penelitian Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di MTs Nurul Ikhsan diperoleh keterangan bahwa ada delapan langkah dalam pelaksanaan manajemen peserta didik di MTs Nurul IkhsanKota Medan sebagai berikut : Analisis Kebutuhan Peserta Didik Di dalam analisis kebutuhan peserta didik MTs Nurul Ikhsan selalu mengadakan rapat terlebih dahulu dengan seluruh dewan guru dan staf MTs Nurul IkhsanKota Medan guna merencanakan peserta didik yang akan diterima. Karena dengan adanya rapat, dalam penerimaan calon peserta didik di MTs Nurul Ikhsan. segala sesuatunya dapat dipikirkan dengan matang. Rapat penerimaan peserta didik ini, banyak hal-hal yang akan dihadapi dalam manajemen peserta didik. Akan tetapi, dalam rapat Sabilarrsyad Vol. IV No. 01 Januari-Juni 2019 penerimaan calon peserta didik ini. MTs Nurul Ikhsan tidak menentukan jumlah peserta didik yang akan diterima dan juga tidak menentukan jalur penerimaannya. Hal ini dikarenakan minat calon peserta didik terhadap MTs Nurul Ikhsan masih kurang, calon peserta didik lebih cenderung untuk melanjutkan pendidikannya ke sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP). Akan tetapi MTs Nurul Ikhsan Kota Medan menyediakan 3 ruang kelas untuk kelas VII . dan karena banyaknya persaingan pada sekolah-sekolah swasta di daerah sekitarnya. Sehingga penerimaan peserta didik di MTs Nurul Ikhsan mencukupi untuk 3 kelas akan tetapi peserta didiknya masih kurang untuk memenuhi setiap ruang kelas yang disediakan. Rekrutmen Peserta Didik Rekrutmen calon peserta didik dilakukan berdasarkann hasil analisis kebutuhan peserta didik yang telah ditetapkan ada beberapa tahap dalam rekrutmen peserta didik baru di MTs Nurul Ikhsan yaitu sebagai berikut : Pembentukan panitia penerimaan calon peserta didik Panitia penerimaan calon peserta didik di MTs Nurul Ikhsanterdiri dari Kepala Sekolah. Wakil Kepala Sekolah. Pendidik. Staf Tata Usaha, dan juga melibatkan OSIS dan ROHIS. Merumuskan syarat-syarat calon peserta didik, meliputi :Mengisi formulir pendaftaran,Melampirkan poto kopi Ijazah atau SKHU. Poto kopi KK. Poto kopi Akte kelahiran. Penyebaran informasi penerimaan calon peserta didik atau pengumuman pendaftaran peserta didik Penyebaran informasi Menyediakan formulir pendaftaran Pelaksanaan pendaftaran calon peserta didik sesuai dengan jadwal prosedur yang telah ditetapkan di brosur dan Daftar ulang oleh orang tua yang putra dan putrinya mendaftar di MTs Nurul Ikhsan Seleksi Peserta Didik Seleksi penerimaan calon peserta didik di MTs Nurul Ikhsan tidak dilakukan dengan tes tertulis. Seleksi penerimaan calon peserta didikdi MTs Nurul Ikhsan dilakukan hanya dengan caracara melengkapi syarat-syarat pendaftarannya saja. Adapun seleksi tes membaca Al-QurAoan dan tes melaksanakan Shalat, tes membaca Rusli Kembaren. Dewi Sumitra. Rhmat Hidayat: The role of the school kepalah in application management, planning, organization, supervision in educational institutions. Al-qurAoan dan praktek shalat tersebut sebagai pertimbangan dalam pembagian kelas atau pengelompokan peserta didik. Orientasi Pengelompokan Peserta Didik Menurut bapak Achmad RivaAoie S. Sos. MM selaku Kepala Madrasyah, pengelomokan peserta didik terutama bagi peserta didik yang baru diterima dalam kegiatan penerimaan peserta Hal ini dilakukan dengan cara melihat nilai Ijazah atau SKHU . urat keterangan Hasil Ujia. Apabila nilai mata pelajaran Matematika, dan IPA lebih tinggi dari mata pelajaran IPS yaitu Bahasa Indonesia dan Pkn, maka peserta didik masuk ke kelas unggulan atau kelas A. Sementara itu MTs Nurul Ikhsan menyediakan 9 ruang kelas, untuk kelas VII . 3 kelas, untuk kelas Vi . 3 kelas, dan untuk kelas IX . 3 kelas. Yaitu terdiri dari kelas A. B dan C. Masing-masing satu kelas untuk kelas A,satu kelas untuk kelas B, dan satu kelas untuk kelas Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik Pembinaan dan pengembangan peserta didik ini dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu : Pembinaan disiplin peserta didik Kegiatan ekstrakurikuler Pencatatan dan Pelaporan Beberapa hal yang dilakukan dalam pencatatan dan pelaporan di MTs Nurul Ikhsan Peserta didik yang sudah diterima di MTs Nurul Ikhsan akan tercatat di dalam buku induk. Langkah selanjutnya dalam pencatatan dan pelaporan, setiap guru membuat daftar nilai. Masalah rapor dan pembagiannya, pembagian rapor di MTs Nurul Ikhsandiberikan kepada orang tua peserta didik dengan cara orang tua peserta didik di undang langsung untuk menerima rapor peserta didik dengan bersama anaknya masing-masing. Pengaturan perpindahan peserta didik Kelulusan dan Alumni Syarat-syarat kelulusan MTs Nurul Ikhsan Kota Medan, peserta didik dinyatakan telah lulus dari MTs Nurul Sabilarrsyad Vol. IV No. 01 Januari-Juni 2019 Ikhsanapabila telah menyelesaikan seluruh mata pelajaran, peserta didik dinyatakan telah menyelesaikan administrasi, peserta didik telah dinyatakan telah lulus Ujian Nasional (UN). AlumniMTs Nurul IkhsanKota Medan tidak memiliki organisasi ikatan alumni secara resmi dari madrasyah, akan tetapi alumni memiliki grup di media soial seperti di facebook, dan memiliki ikatan sendiri pada setiap masingmasingangkatan. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan penelitian tentang pelaksanaan manajemen peserta didik di MTs Nurul Ikhsan Kota Medan, baik melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Maka penulis simpulkan bahwa: Pelaksanaan Manajemen Peserta Didik di MTs Nurul Ikhsan Kota Medan sudah terlaksana dengan menerapkan delapan langkah dalam kegiatan manajemen peserta didik yaitu analisis kebutuhan peserta didik, rekruitmen peserta didik, seleksi peserta didik, pengelompokan peserta didik, oriantasi, pembinaan dan pengembangan peserta didik, pencatatan dan pelaporan, serta kelulusan dan alumni. tetapi ada beberapa bagian dari indikator - indikator dalam pelaksanaan manajemen peserta didik yang masih belum optimal pelaksanaannya. Seperti di indikator seleksi peserta didiknya dimana MTs Nurul Ikhsan tidak melaksanakan seleksi peserta didik yang akan masuk di MTs tersebut melainkan hanya seleksi untuk pembagian kelas, dikarenakan masih kurangnya minat peserta didik untuk mendaftar di MTsRaudhatul Ulum. Pembinaan dan pengembangan peserta didik juga belum optimal dikarenakan dalam layanan Bimbingan Konseling tidak ada pendidik yang benar pendidik Frofesional dari jurusan Bimbingan dan Konseling, hanya dilakukan oleh pendidik yang sekaligus guru bahasa arab, dan dalam kelulusan dan alumni dari pihak madrasyah tidak membentuk suatu organisasi alumni yang resmi untuk para alumni berkomunikasi IMPLIKASI Meningkatkan pengetahuan pelaksanaan manajemenpeserta didik merupakan pembelajaran dan komitmen pada tugas secara bersamasama. manajemen merupakan kemampuan kepala sekolah untuk melaksanakan tugasnya yang menghasilkan hasil yang memuaskan guna tercapainya tujuan organisasi kelompok dalam satu unit kerja. Adapun Rusli Kembaren. Dewi Sumitra. Rhmat Hidayat: The role of the school kepalah in application management, planning, organization, supervision in educational institutions. yang menjadi indikatorpelaksanaan manajemen adalahsebagai berikut: . analisis kebutuhan peserta diidk. rekrutmen peserta didik. seleksi peserta didik, . orientasi, . pengelompokan peserta diidk, . Dengan adanya peningkatan pelaksanaan manajemen peserta didik yang baik maka tujuan organisasi akan tercapai dengan dioptimalkan. DAFTAR PUSTAKA