KREATIF Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi p-ISSN: 2986-9242 e-ISSN: 2986-8866 Pelatihan Pengaturan Table of Contents di Microsoft Word kepada Siswa SMA Kosgoro Tomohon untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital dalam Pembuatan Karya Tulis Ilmiah Aufa Maulida Fitrianingrum1. Aisyiah Restutiningsih Putri Utami2*. Ermita3. Miftahul Jannah4 Prodi Fisika. Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian. Universitas Negeri Manado. Indonesia Prodi Kimia. Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian. Universitas Negeri Manado. Indonesia Prodi Pendidikan Matematika. Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian. Universitas Negeri Manado. Indonesia * Penulis Korespodensi : aisyiahutami@unima. Abstrak Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan Microsoft Word dalam pembuatan daftar isi pada sebuah karya tulis ilmiah. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa kelas X SMA Kosgoro Tomohon. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode pelatihan langsung dengan pemaparan/presentasi, praktik langsung menggunakan Chromebook, dan tanya-jawab. Kegiatan ini dilatarbelakangi dari analisis kebutuhan siswa berdasarkan hasil observasi awal dan diskusi dengan Kepala Sekolah dan guru SMA Kosgoro Tomohon. Dari analisis ini, diketahui bahwa siswa-siswa masih belum terlalu mahir dalam pemanfaatan Microsoft Word untuk penyelesaian tugas sekolah, karena keterbatasan akses penggunaan laptop maupun komputer di rumah maupun di sekolah. Solusi atas masalah ini adalah pemberian pelatihan pengenalan dan penggunaan fitur Table of Contents di Microsoft Word. Pelaksanaan kegiatan PkM ini melalui beberapa tahapan berupa tahap persiapan berupa analisis kebutuhan siswa dengan observasi dan diskusi dengan pihak mitra, pemilihan tema kegiatan untuk menjawab kebutuhan tersebut, dan pengecekan kesiapan sekolah terkait kegiatan yang ditawarkan. tahap pelaksanaan dengan memberikan penjelasan dan presentasi terkait penggunaan fitur Table of Contents di Microsoft Word, serta tahap evaluasi dengan mengukur keberhasilan pelatihan penggunaan Pengaturan Table of Contents di Microsoft Word kepada siswa SMA Kosgoro Tomohon. Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan literasi digital siswa khususnya dalam pembuatan karya tulis ilmiah, terkhusus dalam penggunaan fitur Table of Contents di Microsoft Word. Kata kunci: karya tulis ilmiah. Microsoft Word, pelatihan. Table of Contents Abstract This Community Service Program (CSP) aims to provide training in the use of Microsoft Word in creating a table of contents in a scientific paper. The targets of this service activity are students of class X of SMA Kosgoro Tomohon. The method used in this training is a direct training method with explanations/presentations, practice using a Chrome book, and questions and answers. This activity was motivated by an analysis of student needs based on the results of initial observations and discussions with the Principal and teachers of SMA Kosgoro Tomohon. From this analysis, it is known that students are still not very proficient in using Microsoft Word to complete school assignments, due to limited access to laptops or computers at home and at school. The solution to this problem is providing training on the introduction and use of the Table of Contents feature in Microsoft Word. The implementation of this CSP activity goes through several stages. the preparation stage in the form of analyzing student needs through observation and discussion with partners, selecting activity themes to answer these needs, and checking school readiness regarding the activities offered. the implementation stage by providing explanations and presentations regarding the use of the Table of Contents feature in Microsoft Word. as well as the evaluation stage by using Google Form to measure the success of training in using the Table of Contents settings in Microsoft Word to Kosgoro Tomohon High School The results achieved from this activity are increasing students' digital literacy skills, especially in creating scientific papers, especially in using the Table of Contents feature in Microsoft Word. Keywords: scientific papers. Microsoft Word, training. Table of Contents A. PENDAHULUAN Perkembangan dunia yang semakin pesat dan cepat merupakan tanda kita telah memasuki abad ke Kemajuan di berbagai bidang menandai era ini. Beberapa perubahan yang semakin maju antara lain dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi informasi, dan komunikasi. Perubahan ke arah yang lebih maju ini bertujuan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat ke arahh yang lebih maju dan lebih baik. Beberapa contoh perkembangan ini antara lain bidang kedokteran, komunikasi, dan nanoteknologi. Selain perkembangan dan kemudahan yang dirasakan masyarakat dari kemajuan ini, tentu ada dampak negatif yang dirasakan masyarakat. Beberapa contoh dampak negatif perkembangan dunia adalah krisis energi dan kerusakan lingkungan. Juga masyarakat dituntut untuk terus mengembangkan pengetahuannya mengikuti perkembangan jaman agar tidak tergerus oleh jaman. Karenanya, pengetahuan dan pemahaman tentang hubungan sains dan teknologi dan juga dengan masyarakat sangat dibutuhkan oleh individu. Individu harus mampu menerapkan pengetahuan yang dimilikinya untuk mencari solusi dari masalah yang dihadapinya. Hal ini juga disebut sebagai masyarakat berliterasi sains (Rahayu, 2. Berbagai hal yang dialami negara-negara di dunia antara lain adalah perkembangan teknologi dan informasi, termasuk di Indonesia. Hal ini tidak hanyak berkembang pada satu bidang kehidupan, yakni pada semua lini kehidupan masyarakat. Perkembangan dan kemajuan ini disertai dengan penggunaan multimedia sebagai sarana komunikasi dan menyampaikan beragam informasi di masyarakat luas. Masyarakat semakin familiar dengan penggunaan multimedia dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, masyarakat perlu dibekali pengetahuan yang mumpuni agar dapat memilah berbagai macam informasi dengan tepat. Konsep warga digital juga muncul seiring dengan perkembangan teknologi informasi ini yang memiliki ciri yaitu penguasaan yang mumpuni terhadp penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (P. Yudha, 2. Menitikberatkan pada kemajuan di bidan ilmu pengetahuan, teknologi informasi, dan komunikasi di abad ke 21 ini, agar masyarakat dapat menghadapi berbagai masalah dan tantangan kehidupan, sementara kompleksnya kehidupan yang tidak dapat dipungkiri dan dihindari, dan juga dalam pengembangan karir, maka diperlukan keterampilan. Kemampuan untuk menyesuaikan diri, berlatih, dan belajar merupakan keterampilan yang dimiliki oleh individu sejak lahir. Akan tetapi diperlukan pengembangan yang lebih maju untuk menghadapi tuntutan jaman. Disinilah dunia pendidikan mengambil peran penting dalam pengembangan setiap individu khususnya siswa (Redhana, 2. Pendidikan adalah salah satu aspek utama dalam perkembangan masyarakat yang berkelanjutan. Dalam era informasi dan teknologi seperti saat ini, literasi digital menjadi keterampilan kunci yang harus dikuasai oleh individu, terutama oleh siswa SMA, untuk berpartisipasi secara efektif dalam masyarakat yang semakin terhubung secara digital. Kemampuan literasi digital merupakan kemampuan dalam mengolah informasi secara kritis berbasis teknologi (Anarizka, 2. Dengan memiliki kemampuan ini, maka seorang individu akan mudah mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang teknologi, informasi, dan keterampilan yang diperlukan untuk berinteraksi secara efektif dengan dunia digital (Puspita & Erniwiriani, 2. Media digital mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi dan menyebarluaskan informasi itu sendiri (Sutrisna, 2. Dalam pemanfaatannya, masyarakat harus memiliki pengetahuan yang mumpuni terkait media digital. Pemahaman dan kemampuan tentang literasi digital dalam setiap lini kehidupan merupakan kebutuhan pokok setiap individu menghadapi revolusi industri 4. 0 (Berta Dinata. Hal ini berperan dalam kemajuan suatu bangsa. Pada dasarnya, literasi digital secara kontinu terus mengalami perkembangan dan digunakan dalam berbagai bidang. Salah satu contoh pemanfaatan literasi digital adalah kemampuan setaip individu dalam memahami, memilah, memilih, dan memanfaatkan berbagai indormasi yang didapat dari berbagai sumber (Naufal, 2. Secara sederhana, literasi digital adalah kemampuan seorang individu dalam memanfaatkan dan menggunakan media digital guna memperoleh dan menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain (Yudha, 2. Literasi digital mencakup kemampuan untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk pengolahan kata, spreadsheet, presentasi, dan lainnya. Salah satu aspek penting dari literasi digital adalah kemampuan untuk mengatur dan mengelola dokumen teks, seperti dalam pembuatan karya ilmiah. Dalam konteks ini. Microsoft Word menjadi salah satu perangkat lunak yang sangat umum digunakan untuk menghasilkan dokumen-dokumen ini. Microsoft Word menjadi kebutuhan wajib bagi individu dan dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang seperti pendidikan, bisnis, media, dan lain-lain (Sholehuddin & Nurbaiti, 2. Dalam konteks pendidikan, penggunaan Microsoft Word sangat penting, terutama dalam pembuatan karya ilmiah. Karya ilmiah merupakan karya tulis yang isinya menjelaskan suatu pembahasan secara ilmiah hasil dari penelitian yang dilakukan oleh penulis (Ningsih, 2. Salah satu elemen penting dalam pembuatan karya ilmiah dengan menggunakan Microsoft Word adalah pengaturan Table of Contents atau daftar isi. Table of Contents adalah alat yang memungkinkan penulis untuk mengorganisir dan menyajikan informasi dengan lebih terstruktur, mempermudah pembaca untuk menavigasi dan memahami isi karya ilmiah tersebut. Melalui pengamatan awal, masih banyak siswa di SMA Kosgoro Tomohon yang belum memahami dengan baik cara mengatur Table of Contents secara benar melalui Microsoft Word. Hal ini dapat menghambat kemampuan mereka dalam menyusun dan menyajikan karya ilmiah secara efektif. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital siswa SMA dalam hal penggunaan Microsoft Word, khususnya dalam pengaturan Table of Contents, menjadi suatu hal yang sangat relevan. Dengan mempertimbangkan latar belakang yang telah diutarakan di atas, penulis melaksanakan pelatihan pengaturan Table of Contents di Microsoft Word kepada siswa SMA Kosgoro Tomohon untuk meningkatkan kemampuan literasi digital dalam pembuatan karya ilmiah. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang cara menggunakan fitur Table of Contents untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka. Dengan demikian, penelitian ini akan berkontribusi pada pengembangan literasi digital siswa SMA Kosgoro Tomohon, yang pada gilirannya akan membantu mereka dalam menghadapi tuntutan masa depan yang semakin digital. METODE Kegiatan pegabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan mitra sekolah SMA Kosgoro Tomohon. Kegiatan ini berangotakan 4 . orang yang merupakan dosen dari Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian Universitas Negeri Manado, berikut data tim pengabdian kepada masyarakat di SMA Kosgoro Tomohon: Tabel 1. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Nama Tim PkM Peran 1 Aufa Maulida Fitrianingrum. Pd. Si. Ketua 2 Ermita. Pd. ,M. Sc. Sekretaris 3 Miftahul Jannah. Pd. Bendahara 4 Aisyiah Restutiningsih Putri Utami. Sc. Humas Selajutnya, tahapan kegiatan pegabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: Tahap Persiapan Tahap persiapan ini dilakukan dengan melakukan observasi awal ke mitra sekolah dan melakukan wawancara dengan guru-guru dan kepala sekolah terkait masalah-masalah terkait dengan siswa di sekolah. Tujuan dari observasi ke sekolah dan wawancara dengan guru-guru dan kepala sekolah tersebut adalah untuk mengetahui kebutuhan sekolah baik kebutuhan untuk siswa maupun untuk guru-guru di SMA Kosgoro Tomohon. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara ini, diperoleh kesimpulan bahwa: Siswa belum familiar dengan tata cara penulisan Karya Tulis Ilmiah, khususnya siswa kelas Mayoritas siswa kelas X tidak memiliki komputer/laptop pribadi di rumah. Berdasarkan hasil analisis dari kegiatan ini, diadakan rapat penentuan tema kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan penyusunan materi pelatihan. Gambar 1. Rapat Penyusunan Materi Pelatihan Setelah penentuan tema, dilakukan komunikasi dengan mitra sekolah untuk menjelaskan program pelatihan pengaturan Table of Contents di Microsoft Word kepada siswa kelas X SMA Kosgoro Tomohon sebagai solusi yang ditawarkan atas permasalahan yang dihadapi. Setelah itu, dilakukan koordinasi tentang persiapan kegiatan pelatihan, terkait kesiapan komputer/laptop. LCD Projector, ruangan/kelas, internet, jumlah siswa, dan jadwal kegiatan. Tahap Pelaksanaan Tahap ini merupakan inti dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, yaitu memberikan pelatihan pengaturan Table of Contents di Microsoft Word kepada siswa kelas X SMA Kosgoro Tomohon secara luring. Materi dalam pelatihan ini dimulai dengan penggunaan fitur-fitur dasar Ms Word, seperti Copy dan Paste, fitur Alignment, penyusunan Heading, pemberian Page Number di makalah, tips dan trik penggunaan keyboard, hingga pada penggunaan fitur Table of Content. Materimateri ini diberikan dengan metode eksplanatori, presentasi, dan praktik simulasi dengan Chrome Book. Tahap Evaluasi Setelah mengikuti pelatihan, siswa diarahkan untuk mengisi angket pelatihan dan mengunggah hasil latihan mereka di Google Form. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, analisis angket, dan dokumentasi di kelas. Analisis data yang digunakan adalah pendekatan deksriptif kualitatif. HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam dunia pendidikan di era modern ini, kemampuan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi adalah hall wajib yang harus dimiliki baik siswa maupun guru. Salah satunya kemampuan dasar yang wajib dimiliki adalah penggunaan Microsoft Office, salah satunya adalah Microsoft Word. Penggunaan Microsoft Word sangat penting bagi siswa, terutama dalam pembuatan karya ilmiah. Karya ilmiah merupakan karya tulis yang isinya menjelaskan suatu pembahasan secara ilmiah hasil dari penelitian yang dilakukan oleh penulis (Ningsih, 2. Salah satu elemen penting dalam pembuatan karya ilmiah dengan menggunakan Microsoft Word adalah pengaturan Table of Contents atau daftar isi. Table of Contents adalah alat yang memungkinkan penulis untuk mengorganisir dan menyajikan informasi dengan lebih terstruktur, mempermudah pembaca untuk menavigasi dan memahami isi karya ilmiah tersebut. Pelatihan pembuatan Table of Contents di Microsoft Word pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Laboratorium Komputer SMA Kosgoro Tomohon. Jumlah peserta pelatihan yakni siswa kelas X yaitu sebanyak 16 . nam bela. Sementara jumlah Chrome Book yang digunakan sebagai media pembelajaran/praktik siswa sebanyak 9 . Hasil kegiatan pelatihan ini sesuai dengan harapan yakni siswa Kelas X SMA Kosgoro Tomohon dapat melakukan simulasi membuat Table of Content pada makalah contoh yang diberikan. Metode pelatihan ini dilakukan secara pemaparan langsung/presentasi disertai dengan simulasi. Gambar 2. Presentasi dan simulasi 1 Gambar 3. Presentasi dan simulasi 2 Gambar 4. Presentasi dan simulasi 3 Gambar 5. Pemberian kenang-kenangan untuk sekolah Gambar 6. Foto bersama dosen Unima, guru, dan siswa kelas X SMA Kosgoro Tomohon Gambar 7. Hasil Kerja Siswa Hasil capaian pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilakukan di SMA Kosgoro Tomohon ini adalah: Penentuan tema kegiatan dan sosialisasi materi kegiatan pelatihan yakni tentang pembuatan Table of Contents pada Microsoft Word kepada siswa kelas X SMA Kosgoro Tomohon. Kegiatan pelatihan pembuatan Table of Contents pada Microsoft Word kepada siswa kelas X SMA Kosgoro Tomohon. Pemberian tugas pembuatan Table of Contents pada Microsoft Word kepada siswa kelas X SMA Kosgoro Tomohon dengan contoh makalah yang sudah disediakan. Berdasarkan hasil observasi terhadap simulasi yang dilakukan oleh siswa selama pelatihan, siswa kelas X memperoleh pengetahuan baru dalam pembuatan Table of Contents di Microsoft Word. Siswa yang awalnya belum memiliki pengetahuan sama sekali terkait pembuatan Table of Content, setelah diadakannya pelatihan, menunjukkan dapat membuat Table of Contents di Microsoft Word. Adanya pelatihan ini, peserta mendapatkan kemampuan baru dan mempermudah dalam penyusunan karya ilmiah. Pada saat pelaksanaan pelatihan, antusiasme peserta sangat positif. Siswa kelas X terlihat tertarik dengan materi yang disampaikan, melakukan praktik dengan menggunakan Chrome Book yang tersedia di laboratorium komputer, dan bertanya apabila ada yang belum jelas. Setelah kegiatan pelatihan ini, siswa-siswa diarahkan untuk mengisi angket dalam bentuk Google Form. Berdasarkan hasil analisis data angket, secara umum siswa memahami materi yang diajarkan dan merasa merasa senang dengan cara penyajian materinya. Sebanyak 78% siswa merasa percaya diri mampu menggunakan fitur ini di masa akan datang, tanpa harus dengan bimbingan pemateri lagi. Seluruh peserta pelatihan juga merasa berterima kasih karena telah diajarkan materi yang bermanfaat untuk mereka dalam mengerjakan tugas sekolah dalam bentuk makalah. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tak luput dari beberapa hambatan. Hambatan yang paling terlihat adalah keterbatasan waktu pelatihan dan keterbatasan sarana komputer yang tersedia. KESIMPULAN Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan Kegiatan pelatihan pembuatan Table of Contents Microsoft Word bermanfaat bagi siswa dalam pembuatan karya ilmiah Perlunya dilakukan pelatihan lanjutan yang berkesinambungan tentang pelatihan Microsoft Word. Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint DAFTAR PUSTAKA