KREATIF Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi p-ISSN: 2986-9242 e-ISSN: 2986-8866 Strategi Pemasaran Produk Sabun Berbahan Dasar Limbah Minyak untuk Meningkatkan Penjualan Fredy Kurnia Sandy1*. Peny Septiana Suranto2. Radyta Alicia Pramestia Sigit3. Muhammad Irfan4. Umi Nuraini5 1,2,3,4,5 Prodi Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Singaperbangsa Karawang. Indonesia * Penulis Korespodensi : frd. sandy14@gmail. Abstrak Desa Wadas terdapat Bank Sampah yang berfungsi mengolah atau mendaur ulang sampah sehingga menjadi produk yang dapat digunakan. Pada Paud Dahlia yang merupakan unit dari Bank Sampah Induk Karawang memiliki banyak potensi usaha kecil olahan yang terbuat dari sampah. Salah satunya yaitu sabun mijel yang terbuat minyak jelantah, dikembangkan oleh ibu-ibu di Desa Wadas. Namun, usaha tersebut masih dikelola secara tradisional dan belum dioptimalisasi melalui pemanfaatan teknologi informasi semacam internet untuk memasarkan produk. Secara garis besar tulisan ini menganalisis hambatan, keunggulan yang terdapat pada produk dan pemasaran produk. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengenalkan produk sabun mijel . inyak jelanta. agar dapat dikenal oleh masyarakat luas dan membantu meningkatkan penjualan. Kata kunci: Daur Ulang. Strategi Pemasaran. Pemasaran Digital. Minyak Jelantah. Sabun Abstract Wadas Village has a Waste Bank which functions to process or recycle waste so that it becomes usable Dahlia Paud, which is a unit of the Karawang Main Waste Bank, has a lot of potential for small businesses made from waste. One of them is mijel soap made from used cooking oil, developed by women in Wadas Village. However, this business is still managed traditionally and has not been optimized through the use of information technology such as the internet to market products. In general, this paper analyzes the obstacles, and advantages found in product and product marketing. This community service aims to introduce mijel . sed cooking oi. soap products so that they can be known by the wider community and help increase sales. Keywords: Recyclet. Marketing Strategy. Marketing Digital. Cooking Oil. Soap PENDAHULUAN Tri Dharma perguruan tinggi adalah tiga kewajiban yang harus dilakukan perguruan tinggi, baik oleh mahasiswa, dosen, serta para civitas yang bertanggung jawab. Tiga kewajiban itu adalah pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Undang-Undang Republik Indonesia nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi juga membahas mengenai hal ini, tepatnya pada pasal 1 ayat 9 yang berbunyi AuTri Dharma adalah kewajiban perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakatAy. Selain itu, dalam pasal 11 juga menyebutkan bahwa AuPengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan civitas akademika yang memanfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat yang mencerdaskan kehidupan bangsaAy. Maka dari itu, dilakukanlah program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Kegiatan Pengabdian Masyarakat diselenggarakan oleh Universitas Singaperbangsa Karawang dimana merupakan kegiatan tahunan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa. Adapun tema yang diambil dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah AuStrategi Pemasaran Produk Sabun Berbahan Dasar Limbah Minyak Untuk Meningkatkan PenjualanAy. Kegiatan ini merupakan suatu program dengan fokus utama pada pemasaran untuk meningkatkan penjualan UMKM/mitra kerja produk sabun berbahan dasar limbah minyak jelantah. Produk ini belum dikenal secara luas oleh masyarakat karena pemasaran yang masih sederhana dari mulut ke mulut. Hal inilah yang melatarbelakangi kelompok kami dalam memilih tema ini. Karena kami nantinya akan memanfaatkan media sosial sebagai suatu strategi dalam pemasaran agar produk ini dapat dikenal secara luas dan dapat meningkatkan penjualan. Salah satu sampah rumah tangga yang dapat memberikan dampak serius bagi lingkungan adalah minyak goreng bekas atau minyak jelantah. Minyak jelantah merupakan senyawa berupa limbah yang mengandung karsinogenik dengan bilangan asam dan peroksida yang tinggi (Erviana. Suwartini, & Mudayana, 2. Minyak goreng jelantah adalah minyak sisa bekas pemakaian rumah tangga yang berasal dari minyak goreng, seperti minyak jagung, minyak samin, minyak sayur, dan masih banyak lagi (Garnida. Rahmah. Sari, & Muksin, 2. Minyak goreng dari tumbuhan biasanya dihasilkan dari tanaman seperti kelapa, biji-bijian, kacang-kacangan, dan kanola (Herlina & Ginting, 2. Minyak jelantah ini biasanya sudah pernah digunakan berulang kali dan sudah turun kualitasnya. Minyak jelantah apabila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama akan membahayakan tubuh, karena mengandung asam lemak jenuh yang sangat tinggi sehingga dapat membahayakan tubuh (Ardhany & Lamsiyah, 2. Minyak jelantah berbahaya karena karena dapat menimbulkan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung coroner, stroke, kolestrol, hipertensi, dan masih banyak lagi. Selain itu, penggunaan kembali minyak jelantah untuk menggoreng akan menimbulkan resiko gejala keracunan, kerusakan sel pembuluh darah, liver, jantung, dan ginjal (Rukmini A. , 2. Minyak jelantah juga dapat mencemari lingkungan jika, dibuang sembarangan yaitu membuangnya ke selokan. Sungai ataupun langsung ke tanah, dapat berpotensi merusakkumpulan makhluk hidup di sungai maupun merusak komponen kandungan tanah (Setyaningsih & Wiwit, 2. Ternyata, minyak jelantah memiliki banyak manfaat setelah diolah ulang, lebih baik disimpan dan dikumpulkan untuk diolah daripada dibuang begitu saja. Minyak jelantah dapat bermanfaat jika diolah dengan tepat (Adhari. Yusnimar, & Utami, 2. Minyak ini dapat diolah menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat. Produk bermanfaat itu seperti bahan bakar lampu minyak, sabun cuci baju, dan masih banyak lagi. Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang memiliki dampak negatif pada kesehatan manusia dan lingkungan (Garnida D. , 2. Resiko dari penggunaan kembali minyak jelantah termasuk masalah kesehatan seperti penyakit jantung coroner, stroke, kolestrol, hipertensi, dan lainnya (Ardhany D. , 2. Penelitian sebelumnya juga menyoroti bahaya penggunaan ulang minyak jelantah, yang dapat menyebabkan gejala keracunan dan kerusakan organ tubuh (Rukmini S. , 2. Tetapi, dengan transformasi yang tepat, minyak jelantah ini bisa menjadi bahan baku yang berguna, termasuk dalam pembuatan produk seperti sabun cuci (Herlina & Ginting, 2. Ada manfaat besar dari pengolahan ulang minyak jelantah, termasuk pengurangan dampak lingkungan dari pembuangan limbah minyak (Rukmini S. , 2. Upaya untuk mengubah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat memperlihatkan potensi dalam mengurangi limbah dan memperluas pemanfaatan bahan yang sebelumnya dianggap tidak berguna. Dalam konteks peningkatan pemasaran produk UMKM/mitra kerja, penggunaan media sosial telah terbukti sebagai alat yang efektif (Tuten, 2. Strategi pemasaran yang efektif di platform media sosial mampu meningkatkan visibilitas produk dan menciptakan koneksi langsung dengan konsumen (Hanna, 2. Oleh karena itu, dengan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat memberikan manfaat yang sangat besar untuk UMKM/mitra kerja serta masyarakat sekitar dalam memperluas pemasaran produknya. Selain itu juga terlepas dari bertambahnya pengalaman mahasiswa, diharapkan pula untuk menjadi pribadi yang memiliki jiwa sosial yang tinggi serta budi pekerti yang luhur kepada masyarakat nantinya. METODE Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Marketing 7-P untuk analisis produk. Sedangkan untuk analisis usulan penggunaan e-commerce menggunakan metode analisis SWOT. Hal ini digunakan agar analisis lebih detail dan dapat memberikan usulan yang benar-benar baik untuk pihak-pihak Untuk penyampaian usulan penulis menggunakan pendekatan edukasi pengenalan e-commerce terhadap ibu-ibu yang memproduksi sabun ini. Pendekatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman agar pemasaran produk tidak hanya melalui konvensional dan dapat menjangkau target pasar yang lebih luas lagi. Berikut Merupakan Flowchart pad penelitian ini. Mulai Studi Literatur Studi Lapangan Identifikasi Masalah Perumusan Masalah Tujuan Penelitian Pengumpulan Data Data Premier Data Sekunder 1. Hail Wawancara Hasil Pegamatan Pengolahan Data Marketing 7-P Matriks SWOT,IFE. EFE. IE Analisis Dan Pembahasan Kesimpulan Dan Saran Selesai Gambar 1. Flowchart Penelitian HASIL DAN PEMBAHASAN Lokasi yang menjadi kegiatan pengabdian masyarakat ini berada di unit Bank Sampah. Paud Dahlia. Desa Wadas. Kecamatan Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang. Jawa Barat. Waktu pelaksanaan pengabdian masyarakat ini berlangsung pada tanggal 14 Oktober 2023 dari jam 14. 00 Ae 16. 00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh ketua pengelola unit Bank Sampah, ibu-ibu pembuat sabun, dan kelompok penulis yang juga sebagai pemberi edukasi strategi pemasaran. Pertama, penulis melakukan wawancara pribadi kepada ketua pengelola unit Bank Sampah. Kemudian dari hasil wawancara ini penulis menganalisis produk serta strategi pemasarannya menggunakan metode Marketing 7P dan analisis SWOT. Dimana hasil analisis ini akan menjadi acuan usulan perbaikan strategi pemasaran kepada Bank Sampah. Setelah didapat usulan e-commerce, kemudian penulis memberi edukasi terkait penjualan e-commerce kepada ibu-ibu pembuat sabun khususnya ketua pengelola unit Bank Sampah. Berikut hasil analisis Marketing 7P dan analisis SWOT terkait strategi pemasaran sabun mijel: Analisis Marketing 7-P Strategi pemasaran dapat ditentukan dengan menganalisis produk yang dihasilkan oleh Bank Sampah menggunakan metode analisis Marketing Mix 7-P untuk mengidentifikasinya. Analisis Marketing Mix 7-P adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan pemasarannya di pasaran (Murtini. Zamhari, & Oktalina, 2. Berikut merupakan analisisnya di bawah ini: Product (Produ. Bank Sampah memproduksi sabun cuci berbahan dasar limbah minyak jelantah . Sabun ini berbentuk batangan dan keras yang dicetak menggunakan cetakan silikon. Memiliki bentuk oval dengan ukiran bunga mawar di atasnya. Sabun ini memiliki berbagai macam aroma, seperti aroma minyak kayu putih, bunga, dan masih banyak lagi. Sabun ini tidak bisa dipakai untuk tubuh manusia, karena sebisa mungkin jangan sampai terkena kulit. Jadi sabun ini dapat dipakai untuk mencuci pakaian, sepatu, dan noda-noda yang menempel. Sudah terbukti bahwa sabun ini dapat menghilangkan noda yang sangat sulit dibersihkan dan dihilangkan, sehingga menjadi kelebihan tersendiri bagi produk ini. Price (Harg. Sabun ini memiliki harga produksi yang murah, karena memanfaatkan limbah minyak jelantah . sebagai bahan dasar. Hal ini berpengaruh pula terhadap harga jual yang menjadi murah dan dapat bersaing dengan yang lainnya. Produk sabun ini dijual dengan harga Rp 10. saja untuk 2 batang sabun. Harga ini sangat bersaing di pasaran karena mengingat kualitas sabun yang sangat baik tetapi dijual dengan harga yang murah. Place (Tempa. Tempat produksi ini berada di Bank Sampah cabang yang terdapat di daerah Paud Dahlia. Desa Wadas. Karawang. Tempatnya cukup sederhana dan minimalis serta bersih karena selalu dibersihkan agar tidak kotor dan berantakan. Promotion (Promos. Bank Sampah ini menggunakan media sosial Whatsapp untuk mempromosikan produk Melalui status dan chat pribadi kepada calon pembeli agar mereka ingin membeli. Selain itu juga, promosi lain dalam bentuk penyebaran infomasi dari mulut ke mulut. Memang masih terbilang sederhana dan konvensional promosi produk ini, tapi hal ini tidak memengaruhi jumlah pembeli yang ada. Selain itu, pembeli yang membeli dalam jumlah banyak akan dapat potongan Biasanya pembeli ini memesan banyak sekali untuk keperluan souvenir dalam acara Selain itu juga, promosi dilakukan di bazar atau pameran sehingga target pembeli menjadi lebih banyak. People (Oran. Bank Sampah memiliki tenaga ahli untuk membuat produk sabun minyak jelantah. Tenaga ahli ini kebanyakan adalah ibu-ibu rumah tangga yang juga bekerja sebagai guru. Para ibu ini dilatih dan dibina untuk membuat dan menghasilkan produk sabun yang baik. Kebanyakan pembeli pun adalah ibu-ibu rumah tangga serta masyarakat sekitar yang membutuhkan souvenir. Process (Prose. Proses pembuatan sabun minyak jelantah cukup mudah dan ramah lingkungan. Berikut proses pembuatannya: Siapkan bahan dan alat untuk membuat sabun, seperti minyak jelantah, arang, soda api, air, pewangi, alat pencetak sabun, sarung tangan, baskom. Setelah bahan dan alat disiapkan, kemudian rendam minyak jelantah dengan arang Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang ada di minyak jelantah tersebut agar kotoran di minyak hilang dan dapat lebih bersih. Setelah bersih, kemudian pindahkan minyak ke tempat lain dan beri soda api, air, dan . Setelah itu aduk dengan teknik melingkar sampai menjadi agak mengental. Lalu simpan di cetakan sabun berbahan silikon dan diamkan 2 minggu sampai 1 bulan sampai kering dan keras. Setelah sabun kering keluarkan sabun dari cetakan dan sudah siap untuk dipakai atau didistribusikan ke pemesan. Physical Evidence (Bukti Fisi. Tempat produksi sabun ini sangat bersih, nyaman, dan minimalis. Menawarkan suasana yang hangat bagi para pekerjanya. Produk sabunnya juga sangat lucu bentuk dan warnanya yang cerah sehingga dapat menarik minat konsumen. Analisis SWOT e-commerce (Shope. SWOT (Strengths. Weaknesses. Opportunities. Threat. adalah sebuah kerangka analisis strategis yang digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi sebuah perusahaan atau organisasi. SWOT membantu untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal, serta peluang dan ancaman eksternal, sehingga perusahaan dapat mengembangkan strategi yang sesuai untuk mengoptimalkan kekuatan dan meminimalkan kelemahan. Sesuai dengan pernyataan (David F. , 2. yang menyatakan bahwa SWOT Analysis adalah alat yang efektif untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal suatu organisasi dan peluang dan ancaman yang ada di lingkungan eksternalnya. Metode SWOT sebagai landasan dasar perumusan strategi pemasaran untuk meningkatkan nilai daya saing bagi produk (Elyarni & Hermanto, 2. SWOT Analysis memberikan kerangka yang sistematis dan terstruktur untuk memahami situasi saat ini dan dapat membantu mengembangkan strategi untuk masa depan. Berikut analisis e-commerce shopee dengan analisis SWOT di bawah ini: Opportunities (O) Peningkatan Pengguna Online: Terus Indonesia peluang besar bagi penjual konsumen yang lebih luas. Inovasi Produk dan Layanan: Peluang untuk mengembangkan inovasi produk atau layanan baru yang dapat menarik minat Ekspansi Pasar Internasional: Shopee juga membuka kesempatan bagi penjual untuk menjual produk mereka di pasar Tabel 1 Analisis SWOT e-Commerce Usulan Strengths (S) Weakness (W) Jangkauan Luas: Shopee 1. Persaingan yang Ketat: Persaingan memiliki jangkauan luas ke di Shopee sangat tinggi, yang Indonesia, membuat sulit bagi penjual baru untuk menciptakan peluang besar bagi menonjol di tengah persaingan yang penjual untuk menjangkau pasar yang besar. Biaya Transaksi dan Komisi: Fitur Promosi: Platform ini Beberapa penjual mungkin merasa menyediakan beragam fitur biaya transaksi dan komisi yang promosi seperti flash sale, dibebankan oleh Shopee cukup tinggi voucher, dan program cashback yang dapat menarik minat keuntungan mereka. Keterbatasan Kontrol atas Branding: Penjual Kemudahan Penggunaan: Antarmuka yang intuitif dan keterbatasan dalam mengendalikan fitur-fitur branding toko mereka karena tata digunakan memudahkan penjual letak dan desain standar yang dalam mengelola toko online diberikan oleh Shopee. Ketergantungan Infrastruktur Logistik Shopee: Infrastruktur Logistik: Dukungan infrastruktur logistik Ketergantungan pada infrastruktur Shopee memungkinkan proses logistik Shopee bisa pengiriman barang yang cepat kelemahan jika terjadi masalah atau dan efisien. keterlambatan dalam pengiriman. Program Dukungan Penjual: 5. Peningkatan Persyaratan Shopee menyediakan berbagai Regulasi: Perubahan persyaratan atau program dukungan seperti regulasi baru dari Shopee dapat bimbingan penjual, seminar memengaruhi kebijakan penjual yang online, dan sumber daya lainnya sudah ada, sehingga menimbulkan meningkatkan kinerja mereka. Strategi S-O Strategi W-O Penggunaan Fitur Promosi 1. Kontrol Branding yang Lebih Baik: Meningkatkan kontrol atas branding Meningkatkan Jangkauan: Memanfaatkan toko dengan menggunakan fitur-fitur fitur promosi Shopee . eperti Shopee yang disediakan serta flash sal. untuk memperluas jangkauan dan menjangkau panduan yang diberikan oleh Shopee. lebih banyak konsumen di 2. Penurunan Biaya Transaksi: tengah pertumbuhan pengguna Mencari solusi untuk mengurangi online yang terus meningkat. biaya transaksi dan komisi dengan Shopee atau mencari strategi yang Inovasi Produk Berbasis Permintaan Pengguna: Mengembangkan produk baru keuntungan tanpa mengorbankan atau variasi produk berdasarkan kualitas layanan. tren yang sedang naik di 3. Diversifikasi Produk platform Shopee untuk menarik Inovasi: Mengembangkan produk minat konsumen baru. baru atau variasi produk dari sabun berbahan dasar limbah minyak untuk Kemitraan dengan Influencer: Memanfaatkan meningkatkan daya tarik di pasar dengan influencer atau public online yang sedang berkembang. Strengths (S) Jangkauan Luas: Shopee memiliki jangkauan luas ke Indonesia, menciptakan peluang besar bagi penjual untuk menjangkau pasar yang besar. Fitur Promosi: Platform ini menyediakan beragam fitur promosi seperti flash sale, voucher, dan program cashback yang dapat menarik minat Kemudahan Penggunaan: Antarmuka yang intuitif dan fitur-fitur digunakan memudahkan penjual dalam mengelola toko online Infrastruktur Logistik: Dukungan infrastruktur logistik Shopee memungkinkan proses pengiriman barang yang cepat dan efisien. Program Dukungan Penjual: Shopee menyediakan berbagai program dukungan seperti bimbingan penjual, seminar online, dan sumber daya lainnya meningkatkan kinerja mereka. jangkauan dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap Pengembangan Fitur Baru Berdasarkan Permintaan: Mengidentifikasi penjual dan konsumen, lalu bekerja sama dengan Shopee untuk mengembangkan fitur baru yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi penjualan. Ekspansi Pasar Internasional: Menggunakan platform Shopee untuk mengekspansi produk ke meningkatkan pangsa pasar di luar Indonesia. internasional yang dapat Kemitraan Influencer: Kolaborasi dengan influencer atau meningkatkan visibilitas konsumen terhadap produk Peningkatan Fitur-Fitur Baru: Pengembangan fitur baru oleh Shopee seperti integrasi dengan platform pembayaran digital atau alat analisis penjualan yang toko mereka. Threats (T) Strategi (S-T) Ancaman keamanan dan 1. Peningkatan Keamanan Data: Privasi: Mengoptimalkan keamanan data privasi dapat merusak konsumen di Shopee untuk memitigasi ancaman terkait pada platform. privasi dan keamanan data Weakness (W) Persaingan yang Ketat: Persaingan di Shopee sangat tinggi, yang membuat sulit bagi penjual baru untuk menonjol di tengah persaingan yang Biaya Transaksi dan Komisi: Beberapa penjual mungkin merasa biaya transaksi dan komisi yang dibebankan oleh Shopee cukup tinggi keuntungan mereka. Keterbatasan Kontrol atas Branding: Penjual keterbatasan dalam mengendalikan branding toko mereka karena tata letak dan desain standar yang diberikan oleh Shopee. Ketergantungan Infrastruktur Logistik Shopee: Ketergantungan pada infrastruktur logistik Shopee bisa kelemahan jika terjadi masalah atau keterlambatan dalam pengiriman. Peningkatan Persyaratan Regulasi: Perubahan persyaratan atau regulasi baru dari Shopee dapat memengaruhi kebijakan penjual yang sudah ada, sehingga menimbulkan Peningkatan Kontrol Logistik: Mencari cara untuk meningkatkan kontrol atas infrastruktur logistik atau mencari alternatif logistik yang dapat kehandalan pengiriman. Pengembangan Kemitraan dengan Bank Sampah: Meningkatkan hubungan dan kemitraan dengan bank sampah untuk mendapatkan pasokan bahan baku limbah minyak yang lebih andal dan berkualitas. Strategi (W-T) Risiko Persaingan yang Tinggi: Mengantisipasi dan menyesuaikan strategi jika persaingan di Shopee semakin sengit. Perubahan Biaya Transaksi: Mencari sumber pendapatan alternatif Perubahan Kebijakan atau Regulasi: Perubahan aturan atau kebijakan dari Shopee memengaruhi strategi dan operasional penjual. Perkembangan Platform Lain: Persaingan dari platform e-commerce lain yang semakin berkembang dapat merenggut pangsa pasar Shopee. Perubahan Preferensi Konsumen: Perubahan konsumen atau tren pasar produk tertentu. Krisis Ekonomi atau Pandemi: Krisis ekonomi atau situasi pandemi dapat mengubah pola belanja mempengaruhi aktivitas jual beli online. Strengths (S) Jangkauan Luas: Shopee memiliki jangkauan luas ke Indonesia, menciptakan peluang besar bagi penjual untuk menjangkau pasar yang besar. Fitur Promosi: Platform ini menyediakan beragam fitur promosi seperti flash sale, voucher, dan program cashback yang dapat menarik minat Kemudahan Penggunaan: Antarmuka yang intuitif dan fitur-fitur digunakan memudahkan penjual dalam mengelola toko online Infrastruktur Logistik: Dukungan infrastruktur logistik Shopee memungkinkan proses pengiriman barang yang cepat dan efisien. Program Dukungan Penjual: Shopee menyediakan berbagai program dukungan seperti bimbingan penjual, seminar online, dan sumber daya lainnya meningkatkan kinerja mereka. Pembaruan Kebijakan Penjual: Mempersiapkan diri dan menyesuaikan strategi dengan perubahan kebijakan atau regulasi dari Shopee Diversifikasi Strategi Promosi: Merencanakan strategi promosi alternatif di luar Shopee untuk pada fitur promosi platform yang berisiko tinggi. Kontrol Atas Ketergantungan Infrastruktur: Mencari cara infrastruktur logistik Shopee untuk menghindari dampak negatif jika terjadi gangguan pada sistem. Kemitraan dengan Pihak Eksternal: Membangun kemitraan atau kontrak backup dengan pihak eksternal sebagai solusi alternatif jika terjadi dengan Shopee. Weakness (W) Persaingan yang Ketat: Persaingan di Shopee sangat tinggi, yang membuat sulit bagi penjual baru untuk menonjol di tengah persaingan yang Biaya Transaksi dan Komisi: Beberapa penjual mungkin merasa biaya transaksi dan komisi yang dibebankan oleh Shopee cukup tinggi keuntungan mereka. Keterbatasan Kontrol atas Branding: Penjual keterbatasan dalam mengendalikan branding toko mereka karena tata letak dan desain standar yang diberikan oleh Shopee. Ketergantungan Infrastruktur Logistik Shopee: Ketergantungan pada infrastruktur logistik Shopee bisa kelemahan jika terjadi masalah atau keterlambatan dalam pengiriman. Peningkatan Persyaratan Regulasi: Perubahan persyaratan atau regulasi baru dari Shopee dapat memengaruhi kebijakan penjual yang sudah ada, sehingga menimbulkan atau menyesuaikan strategi jika biaya transaksi dan komisi dari Shopee Kontrol Branding yang Terbatas: Mengembangkan mempromosikan branding toko yang lebih kuat di luar platform Shopee untuk mengatasi keterbatasan kontrol Respon Terhadap Perubahan Kebijakan: Mempersiapkan rencana respons atau adaptasi jika terjadi perubahan kebijakan atau regulasi yang berdampak negatif. Risiko Infrastruktur Logistik: Mengidentifikasi dan merencanakan solusi alternatif dalam menghadapi risiko terkait ketergantungan pada infrastruktur logistik Shopee yang rentan terhadap gangguan. Dari analisis SWOT yang dilakukan terhadap platform Shopee dalam konteks pemasaran produk sabun berbahan dasar limbah minyak, dapat diambil beberapa kesimpulan: Pemanfaatan Fitur Promosi dan Inovasi Produk: Shopee memiliki kekuatan dalam memanfaatkan fitur promosi dan inovasi produk berdasarkan permintaan pengguna, sehingga dapat menjadi keunggulan untuk meningkatkan penjualan produk sabun limbah minyak di pasar online yang sedang berkembang. Kendala Persaingan. Biaya Transaksi, dan Kontrol Branding: Terdapat tantangan dalam persaingan yang ketat di platform, biaya transaksi yang bisa mempengaruhi margin keuntungan penjual, serta keterbatasan kontrol branding bagi penjual. Hal ini perlu diperhatikan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran dan branding produk. Ekspansi Internasional dan Kemitraan yang Potensial: Adanya peluang dalam ekspansi pasar internasional dan kemitraan dengan bank sampah memberikan potensi pengembangan produk yang lebih luas dan kemitraan yang lebih kokoh. Perhatian terhadap Keamanan Data dan Infrastruktur Logistik: Fokus pada aspek keamanan data konsumen dan ketergantungan infrastruktur logistik Shopee adalah hal yang penting untuk memitigasi ancaman terkait dan memastikan kelancaran operasional. Respon Terhadap Perubahan Kebijakan dan Perkembangan Pasar: Shopee harus responsif terhadap perubahan kebijakan, peraturan baru, dan perkembangan tren pasar untuk mengantisipasi dan menyesuaikan strategi pemasaran agar tetap kompetitif. Dengan memperhatikan analisis SWOT. Shopee dapat memanfaatkan kekuatan dan peluang yang dimilikinya untuk mengatasi tantangan serta mengantisipasi ancaman yang ada. Kesimpulannya, platform ini memiliki potensi yang besar untuk mendukung pemasaran produk sabun berbahan dasar limbah minyak, namun tetap harus memperhatikan aspek-aspek krusial yang bisa mempengaruhi strategi pemasaran dan performa penjualan di platform ini. Analisis IFE (Internal Factor Evaluatio. adalah suatu teknik analisis strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan dan kelemahan internal suatu organisasi. Analisis IFE dapat membantu perusahaan memahami dan mengevaluasi kekuatan internal yang mereka miliki sehingga dapat memanfaatkannya sebagai keunggulan bersaing di pasar" (David F. , 2. Adapun hasil analisis IFE dari Platform Shopee adalah sebagai berikut: Tabel 2 Analisis IFE e-Commerce Usulan No. Faktor internal Strenghts Jangkauan Luas Fitur Promosi Kemudahan Penggunaan Infrastruktur Logistik Dukungan Penjual: Weakness Persaingan yang Ketat Biaya Transaksi dan Komis Keterbatasan Kontrol Branding: Ketergantungan pada Infrastruktur Logistik Shopee Peningkatan Persyaratan Regulasi Total Bobot Peringkat Berdasarkan analisis IFE (Internal Factor Evaluatio. pada platform Shopee, teridentifikasi bahwa kekuatan internal utamanya berpusat pada jangkauan luas, fitur promosi yang efektif, kemudahan penggunaan, serta infrastruktur logistik yang handal. Kehadiran dukungan bagi penjual juga memberikan kontribusi positif, walaupun dengan bobot yang sedikit lebih rendah. Namun, terdapat beberapa kelemahan yang dapat menjadi hambatan bagi performa platform ini, terutama terkait persaingan yang ketat, biaya transaksi dan komisi yang dianggap cukup tinggi, serta keterbatasan kontrol atas branding dan ketergantungan pada infrastruktur logistik Shopee. Untuk mengatasi kelemahan yang diidentifikasi. Shopee perlu mempertimbangkan strategi pengelolaan biaya transaksi dan komisi yang lebih kompetitif agar lebih menarik bagi penjual. Selain itu, pengembangan infrastruktur logistik yang lebih independen, serta peningkatan kontrol atas branding akan membantu mengurangi ketergantungan dan memberikan penjual lebih banyak kontrol terhadap merek dan citra toko mereka. Shopee juga harus fokus pada inovasi fitur, memperkuat jaringan dukungan penjual, dan mempertahankan keunggulan jangkauan serta fitur promosinya untuk mempertahankan posisi yang kuat dalam persaingan pasar e-commerce yang semakin ketat. Analisis EFE (External Factor Evaluatio. adalah teknik analisis strategis yang digunakan untuk mengevaluasi peluang dan ancaman yang ada di lingkungan eksternal suatu organisasi. Analisis EFE dapat membantu perusahaan mengidentifikasi peluang dan ancaman dari faktor-faktor eksternal, serta mengambil tindakan strategis yang tepat untuk mengatasi hal-hal tersebut. (Hitt, 2016 ). Adapun hasil analisis IFE dari Platform Shopee adalah sebagai berikut: Tabel 3 Analisis EFE e-Commerce Usulan No. Faktor Eksternal Opportunity Peningkatan Pengguna Online Inovasi Produk dan Layanan Ekspansi ke Pasar Internasional Kemitraan dengan Influencer Peningkatan Fitur-Fitur Baru Threats Ancaman keamanan dan Privasi Perubahan Kebijakan atau Regulasi Perkembangan Platform Lain Perubahan Preferensi Konsumen Krisis Ekonomi atau Pandemi Total Bobot Peringkat skor Berdasarkan analisis EFE (External Factor Evaluatio. untuk platform Shopee, terdapat sejumlah peluang yang signifikan yang dapat dimanfaatkan, seperti pertumbuhan pengguna online yang terus meningkat, peluang inovasi produk dan layanan, serta potensi ekspansi ke pasar Kemitraan dengan influencer dan pengembangan fitur baru juga memberikan peluang yang baik bagi Shopee untuk mempertahankan posisinya di pasar e-commerce yang berubah dengan Namun, ada pula sejumlah ancaman yang perlu diatasi, seperti potensi ancaman terhadap keamanan dan privasi data, perubahan kebijakan atau regulasi, serta adanya perkembangan platform lain yang semakin pesat. Untuk menghadapi ancaman tersebut. Shopee perlu meningkatkan keamanan data pengguna dan privasi untuk membangun kepercayaan konsumen. Di samping itu. Shopee harus memperhatikan perubahan kebijakan dan regulasi yang berlaku serta terus memantau perkembangan platform ecommerce lainnya untuk menyesuaikan strategi secara tepat guna. Sebagai upaya pengembangan lebih lanjut. Shopee perlu mempertimbangkan kerjasama dengan influencer yang relevan dan terus mengembangkan fitur-fitur baru guna menjaga daya tarik dan kenyamanan bagi pengguna, serta mengantisipasi potensi perubahan preferensi konsumen dalam industri e-commerce. Keseluruhan, strategi yang terfokus pada inovasi, perlindungan data, dan adaptasi terhadap perubahan pasar akan membantu Shopee tetap kompetitif dalam lingkungan bisnis yang dinamis. Analisis IE (Internal-Externa. adalah suatu teknik analisis strategis yang digunakan untuk memetakan posisi suatu organisasi berdasarkan faktor internal dan eksternal. Analisis IE membantu perusahaan dalam memahami posisinya di pasar dengan mempertimbangkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada di lingkungan internal dan eksternal perusahaan. (John A. Robinson Jr. Richard B. , 2. Hasil analisis IE dari Platform Shopee terdiri dari dimensi EFE pada sumbu . yaitu sebesar 3,25 dan dimensi IFE pada sumbu . yaitu sebesar 3,2. Adapun hasil pemetaan dari analisis IE termuat pada tabel matriks di bawah ini: Gambar 2. Matriks IE Berdasarkan hasil analisis menggunakan matriks Internal-External (IE), platform Shopee berada pada kuadran 1. Kuadran ini menunjukkan bahwa Shopee memiliki posisi yang kuat secara internal dan mampu merespons dengan baik terhadap faktor-faktor eksternal di sekitarnya. Dengan dimensi IFE sebesar 3,2 dan dimensi EFE sebesar 3,25. Shopee memiliki kekuatan internal yang cukup baik dan mampu menjawab atau merespons ancaman dan peluang eksternal dengan cukup efektif. Kuadran 1 dalam matriks IE menggambarkan bahwa Shopee memiliki keunggulan internal yang kuat dan mampu memanfaatkan peluang eksternal dengan baik. Platform ini mungkin memiliki strategi yang efisien dalam mengelola kekuatan internalnya dan mengantisipasi perubahan di lingkungan eksternal, sehingga Shopee terletak di posisi yang menguntungkan dan memiliki potensi yang baik untuk pertumbuhan di masa mendatang. Kesimpulannya. Shopee memiliki posisi strategis yang kuat, memungkinkan platform tersebut untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan dan keberhasilannya di pasar e-commerce. Selanjutnya penulis melakukan edukasi kepada ibu-ibu pembuat sabun mijel khususnya kepada ketua pengelola unit Bank Sampah terkait pemanfaatan e-commerce dalam strategi pemasaran produk sabun mijel. Gambar 3 Edukasi Strategi Marketing Berssama Ketua Unit Bank Sampah Gambar 4 Produk Sabun Mijel yang Siap Dijual Usulan Strategi Pemasaran Seuai dengan hasil analisis diatas penulis memberi usulan strategi pemasaran untuk produk sabun minyak jelantah di platform Shopee yaitu sebagai berikut: Penyusunan Profil Toko yang Menarik dan Informatif. Tahap awal penting dilakukan dengan membangun profil toko yang menarik. Deskripsi yang jelas mengenai keunggulan dan kualitas produk sabun minyak jelantah menjadi kunci. Unggah foto produk yang menarik dan deskripsi yang informatif agar konsumen mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang produk. Strategi Harga dan Penjualan yang Efektif. Penentuan harga yang bersaing namun tetap memberikan keuntungan yang layak perlu Mulai dengan menawarkan harga atau promo awal yang menarik perhatian Diskon saat pembelian dalam jumlah tertentu atau paket produk juga bisa menjadi strategi yang efektif. Pemanfaatan Fitur Promosi Shopee. Fitur promosi Shopee seperti flash sale, voucher, dan program cashback dapat dimanfaatkan untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Respons yang cepat terhadap pertanyaan dan ulasan konsumen juga penting untuk membangun kepercayaan terhadap produk. Ketersediaan Stok dan Pengiriman yang Tepat Mempertahankan ketersediaan stok sabun minyak jelantah sangat penting. Pengelolaan stok yang baik akan menghindarkan kehabisan produk saat ada permintaan. Proses pengiriman yang cepat dan terpercaya juga diperlukan untuk memenuhi kepuasan pelanggan. Analisis Data dan Penyesuaian Strategi Melakukan analisis terhadap kinerja penjualan dan respon konsumen adalah langkah penting. Data dari ulasan produk dan respons terhadap promosi harus dianalisis secara rutin. Dari hasil analisis tersebut, kemudian strategi pemasaran dapat disesuaikan agar toko bisa meningkatkan kinerja dan menjawab kebutuhan konsumen dengan lebih baik. Dengan menerapkan strategi ini, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik produk, memperluas jangkauan konsumen, dan akhirnya, meningkatkan penjualan produk sabun minyak jelantah di platform Shopee. KESIMPULAN Hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa platform Shopee berada pada kuadran 1 dalam matriks Internal-External (IE). Hal ini mengindikasikan bahwa Shopee memiliki keunggulan internal yang kuat dan mampu merespons faktor-faktor eksternal dengan baik. Dengan dimensi IFE sebesar 3,2 dan dimensi EFE sebesar 3,25. Shopee memiliki kekuatan internal yang cukup baik dan mampu menjawab atau merespons ancaman dan peluang eksternal secara efektif. Secara keseluruhan, posisi strategis Shopee tergolong kuat, memungkinkan platform tersebut untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan dan keberhasilannya di pasar e-commerce. Penggunaan matriks IE menyoroti pentingnya strategi internal yang kuat dan responsif terhadap faktor-faktor eksternal bagi Shopee. Edukasi kepada pengelola Bank Sampah mengenai pemanfaatan ecommerce dalam pemasaran produk sabun minyak jelantah merupakan langkah yang strategis untuk memperluas jangkauan produk. Usulan strategi pemasaran yang mencakup penyusunan profil toko yang menarik, strategi harga yang efektif, pemanfaatan fitur promosi Shopee, pengelolaan stok dan pengiriman yang tepat, serta analisis data untuk penyesuaian strategi di masa depan, akan memberikan landasan kuat bagi pemasaran produk sabun minyak jelantah di Shopee. Dengan implementasi strategi-strategi tersebut, diharapkan akan meningkatkan daya tarik produk, memperluas basis konsumen, dan pada akhirnya, meningkatkan penjualan produk sabun minyak jelantah di platform Shopee. Keberhasilan penerapan strategi ini dapat menjadi langkah penting dalam mengoptimalkan potensi pertumbuhan Shopee di pasar ecommerce. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wahyudin, selaku sebagai Koordinator Program Studi Teknik Industri yang telah memberi semangat dan arahan terkait kegiatan pengabdian ini. Juga penulis sampaikan terima kasih kepada Ibu Umi Nuraini, selaku dosen pembimbing yang banyak memberikan waktu, tenaga, dan saran-saran yang dapat membuat penulis menjadi lebih berkembang lagi. Tidak lupa juga penulis sampaikan terima kasih kepada pihak unit Bank Sampah serta rekan-rekan di dalamnya yang sudah bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga usulan yang penulis berikan dapat bermanfaat bagi pihak unit Bank Sampah dalam memasarkan produk sabun mijelnya. DAFTAR PUSTAKA