Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 12 No. 3, 216 - 226 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 SIMPLE BOOKKEEPING PRACTICE GUIDANCE TO IMPROVE BUMDES BUSINESSES IN WONOSOBO DISTRICT (Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-QurAoan Jawa Tengah di Wonosobo dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandun. Sri Hartiyah. Elfan Kaukab. Romandhon. Susanti. Fella Yunita Fitriyani. Desy Wulandari. Nur Baiti Jannati. Nanang Agus Suyono. Rizky Maulidi. Kurniawati Mutmainah. Agus Putranto Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-QurAoan Jawa Tengah di Wonosobo srihartiyah@unsiq. INFO ARTIKEL Riwayat Artikel : Diterima : 15 Maret 2025 Disetujui : 25 September 2025 Kata Kunci : pembukuan sederhana. BUMDes Wonosobo, peningkatan usaha BUMDes. ARTICLE INFO Article History : Received : 15 March 2025 Accepted : 25 September 2025 Keywords: simple bookkeeping. Wonosobo BUMDes, increasing BUMDes ABSTRAK Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan supaya pelaku BUMDes dapat memahami Laporan Keuangan BUMDes dengan baik, mulai definisi, tahapan dan aktivitas yang harus dilakukan dalam menyusun La poran Keuangan dilingkungan BUMDes khususnya di Kabupaten Wonosobo. Kegiatan sosialisasi ini juga bertujuan untuk membantu mengatasi masalah-masalah yang dihasilkan dari survei pendahuluan, teridentifikasi beberapa permasalahan yang terjadi terkait proses pembukuan keuangan BUMDes diantaranya masih minimnya pengetahuan pembukuan/akuntansi, terutama para pengelola BUMDes. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dalam beberapa tahap diantaranya Tahap mengidentifikasi masalah mitra, analisis kebutuhan mitra, sosialisasi dan pendampingan, serta penyusunan laporan akhir. Hasil kegiatan ini menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman para pengelola BUMDes mengenai materi yang Dapat dirasakan antusias dan minat dari para peserta sosialisasi. ABSTRACT This Community Service Program aims to enable BUMDes actors to understand BUMDes Financial Reports well, starting from the definition, stages and activities that must be carried out in preparing Financial Reports in the BUMDes environment, especially in Wonosobo Regency. This socialization activity also aims to help overcome problems resulting from the preliminary survey, identified several problems that occur related to the BUMDes financial bookkeeping process, including the lack of bookkeeping/accounting knowledge, especially for BUMDes managers. Method - This activity is carried out using lecture and discussion methods. The implementation of the training is carried out in several stages including the Stage of identifying partner problems, analyzing partner needs, socialization and mentoring, and preparing the final report. Results - This activity shows that there is an increase in understanding of BUMDes managers regarding the material presented. The enthusiasm and interest of the socialization participants can be felt Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 12 No. 3, 216 - 226 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 PENDAHULUAN Berbagai Pemerintah ditetapkan guna meningkatkan daya usaha masyarakat dan pemerintahan desa. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 11 Tahun 2021 Tentang Badan Usaha Milik Desa yang selanjutnya disebut BUMDes adalah badan hukum yang didirikan oleh desa atau bersama desa-desa guna mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan menyediakan jenis usaha lainnya untuk sebcsar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. Kemendes PDT BUMDes diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kemandirian desa karena dapat menggerakkan unit-unit usaha strategis bagi usaha ekonomi kolektif desa. Pendirian BUMDes seyogyanya telah disertai dengan perencanaan yang matang terkait jenis usaha yang akan dilakukan dan mekanisme pengelolaannya sehingga akan bisa berjalan sesuai tujuan secara efektif. Namun demikian, banyak desa yang gagal dalam menjalankan BUMDes karena kurang siapnya desa, potensi desa yang minim, jenis usaha yang terbatas, pengetahuan sumberdaya pengelola serta (Agunggunanto et al. , 2. Lebih lanjut, (Handajani et al. , 2. menyatakan bahwa perancangan usaha . usiness pla. BUMDes harus melibatkan seluruh komponen masyarakat dan perangkat desa, seperti Kepala Desa. BPD, kelompok pemuda, serta masyarakat melalui Musyawarah Desa dan mengefisikan pembentukan BUMDes tersebut. Dikabupaten Wonosobo telah banyak berdiri BUMDes, dengan berbagai kategori BUMDes yang bertumbuh dan berkembang. Predikat BUMDes . asar, bertumbuh, maju, dan mandir. ini dinilai berdasarkan kinerja Oleh karenanya masyarakat sangat berharap memiliki BUMDes yang aktif dan dapat berkontribusi bagi masyarakat desa, dengan memaksimalkan potensi sumberdaya yang ada dibutuhkan kemampuan guna mengelola dana untuk mengembangkan satuan unit usaha yang berada pada satu payung BUMDes (Badan Usaha Milik Des. (Erlina & Sirojuzilam. Selain pengurus/pengelola BUMDes mengembangkan potensi sumber pendapatan BUMDes dan tata kelola yang baik saeta pembayaran, sistem akuntansi, pencatatan dan pelaporan sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas dan kredibilitas. Gambar 1. Klasifikasi BUMDes Kabupaten Wonosobo Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 12 No. 3, 216 - 226 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 Mendasarkan pada fenomena yang ada banyak BUMDes yang belum menerapkan pembukuan yang baik dalam pengelolaan keuangannya, oleh karenanya Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Akuntansi FEB. Universitas Sains Ilmu AL Quran (UNSIQ), telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa pemberikan sosialisai dan pendampingan PRAKTIK PEMBUKUAN SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN USAHA BUMDes. Kegiatan ini menjadi penting dilakukan dengan harapan pengelolaan keuangan BUMDes yang sesuai dengan cita-cita masyarakat desa setempat yaitu menunjang untuk meningkatkan usaha BUMDes. Identifikasi Permasalahan Mitra Beberapa permasalah yang dihadapi mitra antara Membutuhkan keuangan BUMDes dan mekanisme Belum adanya SDM yang ahli bidang pembukuan keuangan BUMDes Belum adanya analisis mendalam terhadap pengelolaan keuangan BUMDes berbagai aset, potensi dan kebutuhan desa. IDENTIFIKASI MASALAH MITRA Mengali masalah yang dihadapi mitra/peserta sosialisasi, melalui wawancara dengan pihak pengelola keuangan dan perwakilan BUMDes. ANALISIS KEBUTUHAN MITRA Menganalisis transaksi mitra menentukan pengkodean,dan pembukuan yang tepat Memberikan sosialisasi terkait pembukuan keuangan BUMDes dan mekanisme Mendampingi dan melatih SDM bidang pembukuan keuangan BUMDes. Mendampingi analisis dalam pengelolaan keuangan BUMDes terhadap berbagai aset, potensi, dan kebutuhan desa. METODE Metode yang digunakan pada program pendampingan ini mendasarkan pada langkahlangkah dalam pembukuan sederhana. Tahapan pembukuan sederhana BUMDes dapat dilihat Gambar 2. Berdasarkan ilustrasi yang diberikan oleh Gambar 2, dapat dijelaskan tahapan-tahapan kegiatan pendampingan sebagai berikut: Diskusi mengidentifikasi permasalah pembukuan yang sudah dipraktikkan dilingkungan BUMDes Kabupaten Wonosobo. Setelah berbagai masalah teridentifikasi, tim kebutuhan mitra dan mencari solusi yang tepat atas masalah pembukuan yang dihadapi mitra (BUMDe. Dari berbagai pilihan solusi, sosialisasi dan pendampingan praktik pembukuan sederhana BUMDes menjadi solusi utama yang perlu dilakukan terlebih dahulu. SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN Mengadakan sosialisasi dan pendampingan memecahkan permasalahan pembukuan yang dihadapi mitra (BUMDe. PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR Menyususn laporan akhir Kegiatan Pengabdian Masyarakat Gambar 2. Metode Pelaksanaan Kegiatan Adapun solusi yang dapat ditawarkan dari program ini antara lain: Setelah semua kegiatan dilaksanakan, disusunlah laporan kegiatan sebagai bentuk Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 12 No. 3, 216 - 226 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 Kegiatan Pengabdian Masyarakat. Metode pendampingan kepada peserta dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan praktik pembukuan sederhana BUMDes. Sosialisasi dilakukan secara luring dengan pendampingan terkait tema pembahasan beserta contoh-contoh dari praktis pencatatan transaksi. Pendampingan dilakukan dalam rangka memahami langkah-langkah dalam praktik pembukuan sederhana BUMDes dan guna mengetahui proses pencatatan transaksi dan pembukuannya. HASIL DAN PEMBAHASAN Tim Pengabdian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-QurAoan Jawa Tengah di Wonosobo dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung telah bersama-sama melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan berjalan dengan lancar dengan respon positif para peserta sosialisasi. Materi pembukuan sederhana untuk meningkatkan usaha bumdes kabupaten Wonosobo. Hasil yang diharapkan setelah berakhirnya kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman para pengelola BUMDes mengenai materi yang disampaikan dan mengaplikasikan pengetahuan pembukuan/pengelolaan keuangan yang telah BUMDesnya. Pada tahap persiapan Team Pengabdian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-QurAoan Jawa Tengah di Wonosobo melakukan perencanaan berupa survey, diskusi, serta penentuan program kerja yang akan dilaksanakan dimana sesuai dengan informasi, potensi, dan hasil survey permasalahan pengelolan keuangan BUMDes Kabupaten Wonosobo. Hasil diskusi team telah mendapatkan hasil mufakat untuk melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan kurang lebih 30 peserta. Pemateri dari FEB Universitas Sains Al-QurAoan Jawa Tengah di Wonosobo yaitu Sri Hartiyah. SE. Si. Akt. CA dan pemateri dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yaitu Dr. Aristanti Widyaningsih. Pd. Si. CPMA, CRMP, dengan moderator Ibu Mimin Widaningsih. Pd. Si. ChFi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan beberapa tahapan. Hal ini dilakukan guna mendapatkan output yang maksimal sesuai dengan tujuan kegiatan pengabdian ini. Adapun rangkaian kegiatan dapat dideskripsikan di Tabel Tabel 1. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Tanggal Bentuk Kegiatan Tempat Tujuan Kegiatan 23 Agustus Survei Gedung Pertemuan Menggali permasalahan yang dihadapi Pascasarjana BUMDes terkait pembukuan keuangan UNSIQ BUMDes. Sosialisasi Gedung Pertemuan Pascasarjana UNSIQ, Kabupaten Wonosobo. Pendampingan Gedung Pertemuan Pelatihan oleh Tim Pengaddian Pascasarjana Masyarakat kepada para SDM pengelola UNSIQ pembukuan keuangan BUMDes dari penjelasan transaksi mitra, penentukan pengkodean, dan pembukuannya. Mensosialisasikan pembukuan keuangan BUMDes, hingga praktik pembukuan keuangan sederhana BUMDes dalam meningkatkan usaha BUMDes. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 12 No. 3, 216 - 226 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk sosialiasi dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2024 Pukul 08. 30 Ae selesai. BUMDes ,Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kelompok pemuda/karang Kegiatan sosialisasi diisi dengan paparan materi yang disampaikan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Sri Hartiyah. SE. Si. Akt. CA. bersama Wakil Dekan FEB. Sekretaris Prodi Akuntansi, dan para dosen prodi Akuntansi FEB UNSIQ. Adapun materi paparan diantaranya mencakup: Dasar hukum pendirian BUMDes di IndonesiaPendirian BUMDes dilandasi oleh Undang-undang Nomor 6 Tahun 20214 tentang Desa. Pasal 87 UU ini menyebutkan bahwa desa dapat mendirikan BUMDes untuk mengelola perekonomian desa. Selain itu terkait pengembangan BUMDes didasarkan Peraturan Menteri Desa. Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi No. 4 Tahun 2015 tentang Pendirian dan Pengelolaan BUMDes. Pengertian dan Fungsi BUMDes BUMDes berfungsi sebagai wadah masayarakat desa untuk berpartisipasi mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada, dan menciptakan lapangan BUMDes diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat desa, sesuai UU No 6 Tahun Tujuan Adanya Sosialisai Praktik Pembukuan Sederhana Untuk Meningkatkan Usaha BUMDes Selaras dengan peraturan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian. Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran BUMDes. BUMDes bertujuan untuk menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan/atau pelayanan umum yang dikelola oleh Desa dan/atau kerja sama antarDesa. Adanya pelatihan ini diharapkan pelaku BUMDes mampu mengelola keuangannya dengan maksimal sehingga dapat memanfaatkan informasi akuntansi guna mengetahui perkembangan usaha BUMDes dan mengambil keputusan keberlangsungan BUMDES. Konsep Dasar Pembukuan Transaksi Keuangan dan Bukti Transaksi. Dibukukan. Laporan Keuangan. Dasar Pencatatan Transaksi : Pembukuan Tunggal . emasukan-pengeluara. Pembukuan Berpasangan . ouble entr. : menjurnal, ada sisi debet-kredit, keseimbangan : persamaan dasar akuntansi, yaitu asset= kewajiban ekuitas dana. Macam Laporan Keuangan . : L/R. Laporan Perubahan Modal. Neraca. Penggolongan Usaha Bidang Usaha yang dipilih: Jenis Usaha yang dapat dijalankan melaui BUMDes: Pasar desa. Simpan pinjam. Sumber air. Transportasi. Obyek Home Kerajinan rakyat. Perikanan darat. Peternakan. Pertanian. Agroindustri. Swalayan Pembukuan: Laporan Keuangan Unit Usaha BUMDes. Langkah-Langkah dalam pembukuan Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 12 No. 3, 216 - 226 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 Gambar 4. Metode Pelaksanaan Praktik Penggolongan Transaksi & Akun: Akun Rill/Neraca : Harta/Aktiva (Asset. Kewajiban/Utang (Liabilitie. Modal (Capita. Akun Nominal/Rugi Laba: pendapatan-beban usaha Buku-Buku Pencatatan Untuk Pembukuan Sederhana: Buku kas umum Buku kas harian pembantu Buku bank pembantu Buku inventaris Buku biaya Buku pendapatan: buku pendapatan tunai dan buku pendapatan Buku piutang : buku piutang Buku modal Buku hutang bank Buku hutang usaha Buku pembelian Buku untuk menghasilkan laporan Buku kas umum. Buku kas Harian pembantu . Buku Bank Pembantu. Buku Inventaris. Buku Persediaan. Buku Biaya. Buku penjualan. Buku piutang. Buku modal. Buku Hutang Bank. Buku Hutang Usaha. Buku Pembelian Dasar Pencatatan Untuk Pembukuan Berpasangan: ) Persamaan dasar akuntansi : Aktiva = Kewajiban modal ) Basis Akuntansi : Basis Kas Basis Akrual Sumber Permodalan BUMDes Permodalan BUMDes dapat berasal dari berbagai sumber, baik dari dalam maupun luar desa. Sumber-sumber permodalan tersebut sangat penting untuk menunjang operasional dan pengembangan usaha BUMDes. Modal desa berasal dari Aset Desa . anah, bangunan, atau aset lainnya yang dimiliki desa dan dialihkan BUMDe. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDe. yang dialokasikan pengembangan BUMDes, dan Dana Desa pemerintah pusat melalui APBN yang digunakan untuk pembangunan desa, termasuk untuk modal BUMDes. Modal penyertaan modal dari masyarakat yang secara sukarela menyertakan modal dalam bentuk uang tunai atau aset lainnya, atau dalam bentuk menabung di BUMDes. Sumber lain, seperti pinjaman dari lembaga keuangan seperti bank, koperasi, atau lembaga keuangan mikro, atau bantuan pemerintah Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 12 No. 3, 216 - 226 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 . emerintah pusat, provinsi,atau kabupaten/kot. , investasi swasta, ataupu kerjasama dengan pihak Buku untuk menghasilkan laporan Buku kas umum. Buku kas Harian pembantu . Buku Bank Pembantu. Buku Inventaris. Buku Persediaan. Buku Biaya. Buku penjualan. Buku piutang. Buku modal. Buku Hutang Bank. Buku Hutang Usaha. Buku Pembelian Dasar Pencatatan Untuk Pembukuan Berpasangan: ) Persamaan dasar akuntansi : Aktiva = Kewajiban modal ) Basis Akuntansi : 1. Basis Kas Basis Akrual Sumber Permodalan BUMDes Permodalan BUMDes dapat berasal dari berbagai sumber, baik dari dalam maupun luar desa. Sumber-sumber permodalan tersebut sangat penting untuk menunjang operasional dan pengembangan usaha BUMDes. Modal desa berasal dari Aset Desa . anah, bangunan, atau aset lainnya yang dimiliki desa dan dialihkan menjadi modal BUMDe. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDe. yang dialokasikan untuk pembentukan dan pengembangan BUMDes, dan Dana Desa yang bersumber dari pemerintah pusat melalui APBN yang digunakan untuk pembangunan desa, termasuk untuk modal BUMDes. Modal masyarakat, berupa penyertaan modal dari masyarakat yang secara sukarela menyertakan modal dalam bentuk uang tunai atau aset lainnya, atau dalam bentuk simpanan masyarakat yang menabung di BUMDes. Sumber lain, seperti pinjaman dari lembaga keuangan seperti bank, koperasi, atau lembaga keuangan mikro, atau bantuan pemerintah . emerintah pusat, provinsi,atau kabupaten/kot. , investasi swasta, ataupu kerjasama dengan pihak Gambar 5. Flyer Kegiatan Pengabdian Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 12 No. 3, 216 - 226 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 Gambar 6. Dokumentasi Kegiatan Gambar 7. Dokumentasi Kegiatan Pengabdian Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 12 No. 3, 216 - 226 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 Gambar 8. Dokumentasi Kegiatan Pengabdian Gambar 9. Dokumentasi Kegiatan Pengabdian Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 12 No. 3, 216 - 226 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 Gambar 10. Dosen FEB UNSIQ bersama Dosen FEB UPI Bandung Gambar 11. Team PKM FEB Universitas Sains Al-QurAoan Jawa Tengah di Wonosobo dengan Team FE Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Jawa Barat bersama peserta pelatihan. Ucapan Terima Kasih Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkait yang sudah terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam proses pelaksanaan program pengabdian masyarakat, sehingga penulisan artikel ini dapat diselesaikan dengan baik. Pelatihan serupa dapat dilaksanakan kembali dengan peserta . yang lebih banyak/luas, dan dengan topik lainnya dalam rangka turut serta membangun perekonomian desa. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 12 No. 3, 216 - 226 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 PENUTUP 1 Kesimpulan Simpulan dari rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh tim dari Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Ilmu Al Quran Jawa Tengah di Wonosobo antara lain sebagai berikut: AuSosialisasi Praktik Pembukuan Sederhana untuk Meningkatkan Usaha BUMDesAy yang dilakukan oleh tim Program Studi Akuntansi. FEB UNSIQ memberikan pemahaman kepada khalayak sasaran tentang pentingnya Laporan Keuangan BUMDes. Definisi, tahapan dan aktivitas yang harus dilakukan dalam menyusun laporan Kegiatan pendampingan dan pelatihan pembukuan sederhana BUMDes untuk meningktkan kinerja keuangan dan meningkatkan usaha BUMDes. Semua peserta antusias mengikuti acara hingga selesai dan merasakan manfaat pelatihan bagi kemajuan BUMDes mereka. 2 Saran Bagi pengabdian pada BUMDes di tempat lain yang belum menerapkan pembukuan sesuai dengan prinsip akuntansi. DAFTAR PUSTAKA