BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. TAHAPAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK: DARI PENCITRAAN KATA HINGGA EKSPRESI KOMUNIKATIF Wirani Atqia1. Zainal Rafli2. Samsi Setiadi3 Universitas Negeri jakarta wiraniatqia90@gmail. com1, zainal. rafli@unj. id2, syamsi. setiadi@unj. ABSTRAK Tahapan perkembangan bahasa pada anak merupakan proses kompleks yang melibatkan pencitraan kata hingga puncak ekspresi komunikatif. Proses ini dimulai sejak bayi mengenal suara-suara dalam lingkungannya, yang kemudian berkembang menjadi pemahaman terhadap kata-kata sederhana. Pada usia prasekolah, anak-anak mulai membangun kosakata serta memahami struktur dasar bahasa. Mereka belajar menggabungkan kata-kata menjadi kalimat sederhana dan mengembangkan kemampuan menyimak dan berbicara. Selama fase ini, penting bagi orang tua dan pengasuh untuk menciptakan lingkungan yang kaya akan bahasa, memfasilitasi eksplorasi anak terhadap kata-kata dan frasa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif Hasil penelitian ini yaitu pada masa sekolah, anak-anak memperluas pemahaman mereka tentang bahasa dengan mempelajari tata bahasa, kosa kata yang lebih kompleks, dan kemampuan berbicara dan menulis yang lebih maju. Tahapan perkembangan bahasa anak juga melibatkan aspek sosial dan emosional. Anak-anak belajar menggunakan bahasa untuk menyampaikan kebutuhan, emosi, dan membangun hubungan sosial. Ekspresi komunikatif mereka mencerminkan tidak hanya pemahaman mereka tentang bahasa tetapi juga keterampilan sosial dan kecerdasan emosional yang Pemahaman tentang tahapan ini memberikan wawasan penting bagi orang tua, pendidik, dan para profesional yang bekerja dengan anak-anak. Hal ini membantu mereka merancang lingkungan yang mendukung perkembangan bahasa anak serta mengidentifikasi dan menangani potensi masalah perkembangan bahasa yang mungkin Kata Kunci: Perkembangan Bahasa Anak. Pencitraan Kata. Ekspresi Komunikatif How to Cite: Atqia. Rafli. , & Setiadi. TAHAPAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK: DARI PENCITRAAN KATA HINGGA EKSPRESI KOMUNIKATIF. Bahtera Indonesia. Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9. , 810Ae8818. https://doi. org/10. 31943/bi. DOI: https://doi. org/10. 31943/bi. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PENDAHULUAN Perkembangan bahasa pada anak sekitar sangat penting pada fase ini. Anak- adalah proses yang menakjubkan, memikat, yang kaya akan kata-kata dan interaksi yang dan kaya akan perubahan yang terjadi sejak mendorong mereka untuk berbicara. Saat memasuki usia prasekolah, anak- kefasihan berbahasa. Mulai dari fase awal anak mulai memperluas kosakata mereka pencitraan kata hingga ekspresi komunikatif dan memahami yang kompleks, setiap anak melewati (Rahim. R, 2. Mereka belajar menggabungkan kata-kata menjadi kalimat anak merespons positif terhadap paparan berbahasa (Madyawati, 2. struktur dasar bahasa sederhana dan mulai memahami konsep tata Ini adalah masa di mana pengasuhan Pencitraan kata merupakan fondasi yang terarah dan pengalaman langsung pertama dalam perkembangan bahasa anak. dalam berkomunikasi membantu anak-anak (Darmawanti. ,2. Bahkan sebelum membangun kemampuan menyimak dan anak bisa berbicara, mereka mulai mengenal berbicara yang lebih kompleks. suara-suara dalam lingkungan sekitarnya. Selain aspek linguistik, perkembangan Mereka memperhatikan intonasi, ritme, dan bahasa anak juga sangat terkait dengan pola-pola kemampuan sosial dan emosional mereka. pemahaman awal terhadap bahasa. Dalam (Nyihana, fase ini, hubungan dekat antara bayi dan menggunakan bahasa untuk menyampaikan orang tua sangat berpengaruh, karena kebutuhan, emosi, dan untuk membangun interaksi verbal seperti nyanyian, cerita, dan hubungan dengan orang lain. Ekspresi sehari-hari ,2. Anak-anak kesempatan untuk merespons suara-suara mencerminkan pemahaman mereka tentang bahasa, tetapi juga keterampilan sosial dan Kemudian, anak memasuki tahap di mana mereka mulai mengaitkan kata-kata Tahapan ini adalah perjalanan dengan objek atau konsep yang mereka panjang yang membentuk pondasi penting Ini adalah saat yang penuh keajaiban pada tahap perkembangan bahasa anak. kata-kata Bahasa dan kemampuan penting dalam perkembangan anak (Lakshmi. , & Sudaryanto. Dukungan yang diberikan oleh lingkungan 2. Proses perkembangan bahasa anak Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melibatkan serangkaian tahapan, mulai dari pemahaman dan penggunaan kata hingga ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. HASIL PEMBAHASAN Pencitraan Kata Pada Tahap kemampuan ekspresi komunikatif. Penelitian Awal Perkembangan Bahasa Anak ini bertujuan untuk menggali lebih dalam Mempengaruhi Kemampuan Komunikatif tentang tahapan perkembangan bahasa anak. Mereka di Masa Mendatang Pencitraan kata pada tahap awal fokusnya dari pencitraan kata hingga ekspresi Oleh karena itu, peneliti tertarik perkembangan bahasa anak memiliki dampak untuk meneliti masalah perkembangan bahasa yang komunikatif mereka di masa mendatang. Fase ini, yang dimulai sejak bayi, merupakan fondasi utama bagi pemahaman anak terhadap METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan bahasa. Pada tahap ini, anak-anak mulai suara-suara adalah metode kualitatif deskriptif untuk lingkungan sekitar mereka dan memperoleh mendapatkan pemahaman yang holistik pemahaman awal terhadap intonasi, ritme, tentang tahapan perkembangan bahasa serta pola-pola suara yang mereka dengarkan. Menggunakan studi pustaka yakni Pencitraan kata memungkinkan anaktinjauan literatur mengenai teori-teori anak untuk memahami dan menginternalisasi perkembangan bahasa pada anak, identifikasi pola suara bahasa yang mereka dengar. penelitian-penelitian terkait pencitraan kata Interaksi awal dengan orang tua atau pengasuh dan ekspresi. Pemilihan partisipan yaitu anak- memberikan konteks untuk pengenalan suaraanak dalam rentang usia 6-12 tahun. suara dan pembentukan asosiasi awal antara Penggunaan tes atau observasi untuk menilai suara dan objek atau konsep di sekitar mereka. tahapan perkembangan bahasa dari aspek Misalnya, bayi mungkin mulai mengaitkan pencitraan kata. Digunakan wawancara atau suara "mama" atau "papa" dengan orang tua observasi untuk menilai tingkat ekspresi mereka dan objek tertentu dengan kata-kata komunikatif pada anak-anak. Pengumpulan yang mereka dengar sering kali. data dengan pengamatan secara langsung Kemampuan ini menjadi pondasi situasi untuk pengembangan bahasa yang lebih maju di masa depan. Anak-anak yang memiliki komunikatif untuk menilai ekspresi verbal pengalaman yang kaya dengan berbagai suara dan nonverbal, serta wawancara kepada dan kata-kata memiliki keunggulan dalam orang tua untuk mendapatkan pandangan membangun kosakata yang luas, memahami mereka tentang kemampuan bahasa anak. anak-anak Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia struktur dasar bahasa, dan mengembangkan Peran lingkungan dalam mendukung kemampuan berbicara yang lebih kompleks. proses pembentukan kosakata dan struktur Pentingnya pencitraan kata dalam bahasa anak-anak tahap awal ini juga dapat dilihat dalam prasekolah memiliki pengaruh yang sangat penelitian tentang perkembangan bahasa. besar terhadap perkembangan bahasa mereka. Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang Lingkungan yang kaya akan stimulasi bahasa, terpapar dengan bahasa secara teratur dan interaksi verbal, serta pengalaman langsung beragam memiliki kecenderungan yang lebih dengan bahasa memiliki peran krusial dalam baik dalam memahami dan menggunakan membentuk kemampuan berbahasa anak. bahasa secara lebih efektif di kemudian hari. Pada tahap prasekolah, anak-anak Selain itu, proses ini tidak hanya memasuki fase di mana mereka mulai memengaruhi aspek linguistik tetapi juga memperluas kosakata mereka dengan cepat. keterampilan sosial dan emosional anak. Lingkungan Kemampuan dan memberikan anak-anak akses yang luas menggunakan bahasa membantu mereka terhadap berbagai kata-kata dan konteks di dalam berinteraksi sosial, menyampaikan mana kata-kata tersebut digunakan. Orang tua, kebutuhan, dan membangun hubungan yang pengasuh, dan lingkungan sekolah yang sehat dengan orang lain. Oleh karena itu, memperkenalkan berbagai benda, situasi, penting bagi orang tua dan pengasuh untuk cerita, serta pengalaman yang berbeda secara memberikan lingkungan yang kaya akan konsisten anak-anak bahasa pada tahap awal perkembangan anak. memperkaya kosa kata mereka (Indah. Interaksi verbal yang konsisten, paparan 2. terhadap berbagai kata-kata, cerita, dan dialog Selain kosakata, lingkungan yang merupakan elemen penting yang membantu memfasilitasi anak-anak membangun fondasi yang kuat pemahaman anak-anak tentang struktur dasar kemampuan bahasa (Yahya. Y, 2. Mereka belajar komunikatif mereka di masa mendatang. tidak hanya tentang kata-kata baru tetapi juga kata-kata Peran Lingkungan dalam Mendukung tersebut menjadi kalimat yang bermakna. Proses Pembentukan Kosakata dan Interaksi terus-menerus Struktur Bahasa pada Anak-Anak Selama memberikan anak-anak kesempatan untuk Tahapan Prasekolah memahami tata bahasa, pola kalimat, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia cara penggunaan kata-kata dalam konteks Ekspresi Komunikatif Mereka Dalam yang tepat. Menggunakan Bahasa Lingkungan yang mendukung juga Keterampilan sosial dan emosional melibatkan anak peran, perkembangan ekspresi komunikatif anak menyanyikan lagu-lagu, dan percakapan ketika menggunakan bahasa (Dwiyanti. , & sehari-hari. Hal ini membantu anak-anak Khan. Hubungan erat antara mengaitkan kata-kata dengan pengalaman keterampilan sosial, kecerdasan emosional, nyata, memperdalam pemahaman mereka dan kemampuan berkomunikasi tidak sekadar terhadap makna kata, serta membangun pemahaman struktur bahasa. Ini melibatkan keterampilan menyimak yang penting dalam bagaimana anak memahami dan mengelola kemampuan berbahasa. emosi mereka, membangun hubungan, serta Pentingnya peran lingkungan dalam menyampaikan pesan dengan tepat. Ketika anak memiliki keterampilan struktur bahasa pada anak-anak terbukti dalam sosial yang kuat, mereka cenderung lebih Anak-anak yang dibesarkan dalam percaya diri dalam menggunakan bahasa. lingkungan yang kaya akan bahasa cenderung Keterampilan ini memungkinkan mereka memiliki kemampuan berbahasa yang lebih untuk baik di masa depan. Oleh karena itu, membentuk hubungan, dan mengambil bagian kesadaran orang tua, pendidik, dan pengasuh dalam terhadap peran lingkungan dalam membentuk Misalnya, kemampuan untuk memahami bahasa anak sangatlah penting. Memberikan ekspresi wajah, intonasi suara, dan isyarat bahasa, non-verbal membantu anak membaca situasi menggalakkan percakapan yang beragam, komunikasi dengan lebih baik, sehingga anak-anak pada mereka dapat merespons dengan tepat. berbagai situasi dan konteks yang melibatkan Keterampilan sosial juga berperan penggunaan bahasa adalah langkah penting dalam membantu anak memahami konteks dalam mendukung perkembangan bahasa komunikasi. anak-anak selama tahap prasekolah. Mereka menggunakan bahasa yang sesuai tergantung pada siapa lawan bicaranya, di mana Keterampilan Sosial dan Emosional percakapan Anak Memengaruhi Perkembangan dibicarakan. Kemampuan membaca situasi sosial ini memengaruhi bagaimana anak Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. sehari-hari. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sementara Penting bagi orang tua dan pendidik kecerdasan emosional juga turut berkontribusi pada ekspresi komunikatif anak. Anak-anak emosional anak dalam rangka mendukung yang memiliki pemahaman yang lebih baik perkembangan ekspresi komunikatif mereka. tentang emosi mereka dan emosi orang lain Menciptakan lingkungan yang mendukung di mana anak merasa didengar, dihargai, dan perasaan mereka dengan kata-kata. Mereka dapat mengekspresikan kebutuhan, keinginan, mereka akan membantu mereka menjadi komunikator yang lebih terampil memungkinkan mereka untuk terlibat dalam Melalui interaksi yang positif dan interaksi yang lebih bermakna. Selain itu, pemberian contoh yang baik, anak-anak akan keterampilan sosial dan kecerdasan emosional mengembangkan keterampilan sosial dan juga memainkan peran dalam membentuk emosional yang kuat yang pada gilirannya cara anak menanggapi konflik dan mengelola akan mendukung kemampuan berbahasa dan situasi yang menantang. Kemampuan untuk komunikasi mereka di masa depan. Tahapan mengomunikasikan kebutuhan dan emosi tentang perkembangan bahasa anak dari secara efektif membantu anak menavigasi umur 6 tahun hingga 12 tahun dapat diamati konflik dengan lebih baik, mengurangi dalam tabel 1 di bawah ini. potensi misinterpretasi, dan mempromosikan pemahaman yang lebih dalam antara mereka dan orang lain. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia USIA ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. TAHAP PERKEMBANGAN BAHASA 6-7 tahun - Bisa mengingat apa yang didengarnya - Bisa menulis catatan atau jurnal untuk mengekspresikan diri - Mengikuti perintah yang terdiri atas dua sampai tiga tahapan - Konsisten mengikuti topik pembicaraan dan bergantian bicara dengan lawan bicara - Tidak ada lagi huruf yang tertukar saat bicara atau menulis - Mengenal 100 sight words . embaca kata yang sering digunakan tanpa mengej. - Menyebutkan kata yang berima dan mengucapkan dengan benar semua huruf dalam sebuah kata 7-9 tahun - Memiliki kosakata yang lebih kaya yang diperoleh dari tulisan/bacaan walaupun terkadang salah menyebut kata yang belum pernah didengar sebelumnya - Dapat membaca ulang dan membetulkan kesalahan - Bisa berbicara dengan jelas serta menyesuaikan volume suara dnegan situasi - Mulai bisa bermain kata dan memahani teka-teki, humor - Sudah mulai bisa merangkum cerita - Dapat menganalisis kata dasar dan imbuhan - Dapat menyusun dan menyampaikan pidato singkat - Sudah mengenali makna dan inti kalimat - Membaca tulisan dnegan lantang dan berintonasi - Sudah mulai senang dengan belajar sesuatu yang baru dan - Sudah bisa memberikan arahan dengan tepat - Dapat menyesuaikan gestur bahasa dan tubuh - Sudah bisa menggunakan kiasan - Dapat berbicara dengan menggunakan intonasi, nada, dan gaya bahasa - Sudah memahami kalimat yang panjang dan rumit - Sudah memahami bahwa gestur dan cara penyampaian dapat mempengaruhi seseorang - Sudah bisa menggunakan jeda dan penekanan saat berbicara - Sudah menggunakan kalimat yang kompleks - Sudah bisa diajak bernegosiasi dan berdiskusi 9-11 tahun SIMPULAN Perkembangan bahasa anak melibatkan kemampuan berbahasa anak di masa mendatang, karena membantu mereka dimulai dari pencitraan kata hingga memahami intonasi, ritme, dan pola suara Lingkungan yang kaya akan Pencitraan kata pada tahap awal bahasa menjadi kunci dalam memperluas Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Sep. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia kosakata anak dan memahami struktur dasar bahasa selama tahap prasekolah. memfasilitasi berbagai stimulasi bahasa. Interaksi yang konsisten dengan orang tua, interaksi yang positif, dan pembelajaran pengasuh, atau lingkungan pendidikan keterampilan sosial dan emosional menjadi memberikan anak pengalaman langsung dalam menggunakan dan memahami kata- perkembangan komunikasi anak-anak di kata serta tata bahasa. Tidak hanya aspek masa depan. memainkan peran vital dalam ekspresi komunikatif mereka melalui bahasa. Anak- yang mendukung dengan DAFTAR PUSTAKA