Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 9. No 1. Mei 2025 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: : https://10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Dibalik Dapur Tradisional : Analisis Permasalahan Operasional Dan Solusi Berbasis Teknologi Di Rumah Makan Ampera Ananda Nur Fitriana1. Andhika Fikri Ananda2. Zalfa Hawwari Adhar3. Asril Ahmad Sani4. Vika Nurva Andria5. Sri Andini6, 1,2,3,4,5,6. Universitas Muhammadiyah Riau. Pekanbaru. Indonesia ABSTRAK Artikel ini membahas pentingnya Sistem Informasi Manajemen dalam pengelolaan data dan informasi di bisnis UMKM Rumah Makan Ampera Ananda dalam meningkatkan efisiensi Pengabdian ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam memahami dan memanfaatkan teknologi digital agar dapat membuat usaha mereka lebih efektif. metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara serta pendampingan langsung sebagai pelatihan terhadap UMKM. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan tentang cara mencatat keuangan menggunakan Buku Warung, penggunaan QR Code untuk pembayaran, dan strategi pemasaran yang memanfaatkan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbasis teknologi memberikan dampak positif serta mempermudah transaksi yang meningkatkan kepuasan kesimpulannya, bahwa implementasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang optimal dapat memperbaiki efisiensi kerja serta mempercepat berbagai proses operasional yang memberikan dampak nyata bagi UMKM. Kata kunci: Sistem Informasi Manajemen (SIM). UMKM. Penggunaan teknologi ABSTRACT This article discusses the importance of Management Information Systems in data and information management in the MSME business of Rumah Makan Ananda in improving operational efficiency. This service aims to help MSMEs in understanding and utilizing digital technology in order to make their business more effective. The methods used are observation and interviews as well as direct assistance as training for MSMEs. The activities carried out include training on how to record finances using Warung Books, the use of QR Codes for payments, and marketing strategies that utilize technology. The results of the study show that technology-based has a positive impact and facilitates transactions that increase customer satisfaction. conclusion, the optimal implementation of the Management Information System (SIM) can improve work efficiency and accelerate various operational processes that have a real impact on MSMEs. Keyword: Management Information System (SIM). MSMEs. Use of technology Submit: Mei 2025 Diterima: Mei 2025 Publish: Mei 2025 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Vol. 9 No. Mei 2025 (Putri Salsabila Indrawan Lubis & Rofila Salsabila, 2. Berdasarkan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) tahun 2024, jumlah Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia pada tahun 2023 mencapai sekitar 64,2 juta Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) perekonomian nasional, dengan andil terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 61,07 persen, atau setara dengan Rp8. 573,89 triliun. Di kancah internasional. UMKM tidak hanya berperan dalam bidang ekonomi, tetapi juga memiliki dampak penting dalam penyediaan lapangan pekerjaan serta Faktanya, sektor UMKM tercatat berkontribusi kurang lebih 61 persen terhadap total Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, dengan estimasi nilai mencapai Rp9. 580 triliun (Ainiyah. Salah satu contoh nyata tersebut dapat ditemukan pada rumah makan Ampera Ananda, sebuah UMKM kuliner yang berdiri sejak 27 November 2023 di Jalan Yos Sudarso km 15 Pekanbaru. Usaha ini menghadapi beberapa kendala, seperti kurangnya sistem informasi manajemen yang terintegrasi, sehingga pemilik sulit dalam memantau stok bahan, mengevaluasi penggunaan bahan baku serta mencatat secara akurat. Selain itu, dalam sistem pembayaran metode pelanggan dan juga kurangnya dalam hal sistem pemasaran. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, rumah makan ini berusaha beradaptasi, termasuk dalam metode Jika sebelumnya hanya menerima pembayaran tunai, kini sudah menyediakan opsi pembayaran digital melalui QRIS. Akan tetapi, walaupun sudah menggunakan alat pembayaran yang modern,peleksanaan penjualan pada rumah makan ini belum menggunkan media sosial seperti instagram yang dikarenkan ada nya keterbatasan pengetahuan pada media (Santoso & Padmantyo, n. UMKM juga menjadi tulang kontribusinya yang signifikan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh. Bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. UMKM kerap menjadi tumpuan utama sehingga umkm memiliki peran dalam menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu keluarga dimana sering kita lihat meningkatnya daya beli masyarakat Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdi melakukan pendampingan terhadap UMKM Ampera Ananda yang berfokus pada : penerapan sistem pencatatan stok bahan baku dan transaksi menggunakan aplikasi Buku Warung, pengenalan metode pembayaran digital melalui QRIS dan sistem pemasaran. Pendekatan ini dipilih karena mudah Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) diakses, tidak memerlukan biaya yang besar dan dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Vol. 9 No. Mei 2025 direplikasi pada UMKM lain dengan kondisi serupa, menjadikannya sebagai model intervensi berbasis komunitas yang berdampak nyata. Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa pada tahun 2024, penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mengalami kenaikan yang sangat besar hingga mencapai 226,54%. Peningkatan memperlihatkan tren masyarakat yang semakin beralih ke pembayaran digital, yang secara langsung berdampak positif terhadap peningkatan nilai transaksi dan potensi pasar yang lebih luas, khususnya bagi pelaku UMKM termasuk disektor makanan (Simanjuntak et al. , 2. METODE PELAKSANAAN Kegiatan dilakukan disebuah UMKM Rumah Makan Ampera Ananda yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso KM 15. Pekanbaru. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada tanggal 10 April hingga 30 Juni 2025. Pengabdian Penelitian kualitatif adalah pendekatan yang digunakan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang fenomena sosial dengan menganalisis data yang bersifat nonnumerik, seperti wawancara, observasi, dan analisis dokumen (RACO, 2. Pengabdian bertujuaan untuk mendorong perubahaan sosial yang positif termasuk peningkatan efisiensi operasional, transparansi dalam pengelolaan keuangan, dan kepuasan pelanggan yang lebih baik. Program ini diharapkan dapat Rumah Makan Ampera Ananda agar dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif dan memberikan kontribusi perekonomian lokal. Literatur review yang relevan menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi manajemen yang baik dapat meningkatkan kinerja UMKM secara signifikan, seperti yang diungkapkan oleh penelitian Anggraeni dan Ali . serta Ali dkk. membuktikan bahwa penerapan sistem digital dan peningkatan kualitas layanan melalui teknologi berdampak positif terhadap produktivitas usaha dan kepuasan pelanggan, khususnya pada sektor UMKM (Astuti & Ali, 2. Keberhasilan kegiatan ini dapat bagaimana pemilik usaha merespon dan memahami sistem informasi manajamen berbasis teknologi dalam operasional usaha mereka. Data primer diperoleh secara langsung dari pemilik dan staf wawancara terstruktur dengan fokus pada aktivitas sehari-hari seperti pencatatan keuangan dan stategi promosi usaha untuk menilai penggunaan teknologi digital. Kegiatan pengabdian ini melalui empat tahapan utama : Analisis target, survey lokasi, perizinan, koordinasi. Pada tahap mengidentifikasi masalah terdapat beberapa kendala operasional seperti pencatatan keuangan yang masih manual, kurangnya opsi pembayaran, dan tidak adanya sistem promosi. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Selanjutnya perencanaan bersama pemilik usaha ditawarkan sesuai dengan kebutuhan Pada tahap pelaksanaan aksi bersama, tim pengabdi memberikan menggunakan sosial media dan pengenalan sistem pembayaran digital. Tahap akhir adalah monitoring dan efektivitas program dan mengatasi kendala teknis yang muncul. Vol. 9 No. Mei 2025 Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 April 2025 di Rumah Makan Ampera Ananda yang berlokasi dijalan Yos Sudarso KM 15 RT 02 RW 02 Kota Pekanbaru. Kegiatan yang dilakukan melibatkan staff operasional dan pemilik . Fokus utama bagian pengabdian adalah mengatasi permasalahan operasional yang ada. Yaitu, pencacatan laporan keuangan yang manual, promosi yang kurang, dan ketiadan opsi pembayaran digital (QRIS). Sebelum wawancara dengan pemilik dan staf menunjukkan bahwa pencacatan laporan keuangan masih dilakukan secara manual menggunakan lembaran kertas. Metode ini tentunya sering kali mengalami kesalahan data, kesulitan dalam melacak transaksi, dan memakan waktu yang lama dalam menyusun laporan harian maupun bulanan. Rumah makan juga belum memanfaatkan platfrom digital untuk promosi. Upaya pemasangan spanduk di tepi jalan. Selain itu, rumah makan belum menyediakan metode pembayaran digital yaitu memakai QRIS, sehingga seluruh mengandalkan uang tunai. Hal ini menyebabkan antrean panjang saat jam sibuk dan potensi untuk kehilangan kemudahan transaksi non tunai. Gambar 1. Metode Penelitian Dengan pendekatan ini, tim pengabdi berharap kontribusi yang signifikan bagi UMKM Rumah Makan Ampera Ananda dan UMKM lainnya khususnya dalam meningkatkan efisiensi operasional usaha menggunakan teknologi digital. Analisis yang menyeluruh dan berkala keberlanjutan kegiatan ini. Intervensi tim pengabdian dilakukan melalui beberapa tahap: HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pelatihan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Pelatihan Penggunaan Aplikasi Pencacatan Keuangan Digital: Tim memperkenalkan dan melatih staf rumah makan untuk dapat menjalankan aplikasi pencatatan keuangan sederhana . uku warun. yang dapat digunakan pada smartphone. Pelatihan meliputi input transaksi harian, pencatatan stok bahan baku, dan pembuatan laporan Vol. 9 No. Mei 2025 Edukasi Pembuatan Penggunaan QRIS: Tim membantu proses pendaftaran QRIS ke penyedia layanan pembayaran digital atau bank dan memberikan edukasi kepada staf mengenai cara menggunakan QRIS, ngecek transaksi, dan cara bersosialiasi kepada pelanggan. Gambar 4. Qris Usaha Ampera Ananda Gambar 2. Buku Warung Pedampingan Strategi Promosi Digital: Tim edukasi dan panduan mengenain pemanfaatan media sosial untuk promosi (Instagra. Materi meliputi cara membuat logo yang menarik, mengelola postingan, dan memanfaatkan fitur-fitur yang ada. Pedampingan dan Monitoring: Pedampingan secara langsung selama satu hari terakhir kegiatan, pada saat operasional rumah makan untuk memastikan staf dapat mengimplementasikan sistem baru dan memberikan troubleshooting ketika terjadi Gambar 5. Monitoring terakhir Setelah intervensi, kegiatan yang dilakukan memberi dampak positif dan Gambar 3. Instagram Ampera Ananda Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Pencatatan laporan keuangan: Staf rumah makan sekarang mampu melakukan pencatatan transaksi harian secara digital melalui aplikasi yang telah dilatih. Pemilik rumah makan melaporkan bahwa proses pencatatan menjadi lebih cepat 20 menit per hari dari sebelumnya 45 menit, lebih akurat, dan laporan dapat diakses kapan saja. Promosi digital: Rumah makan kini telah memiliki dan aktif mengelola akun media sosial @amperaananda_. Staf sekarang mampu mengunggah konten harian seperti foto dan video. Penggunaan QRIS: Rumah makan sekarang telah bisa menerima menggunakan QRIS. Berdasarkan pengamatan di lapangan, sekitar 1020% menggunakan pembayaran digital. Respon penggunaan QRIS juga positif, pembayaran yang lebih prakstis. Kegiatan pengabdian ini secara operasional dalam pencatatan laporan keuangan manual dan ketiadaan pembayaran digital di Rumah Makan Ampera Ananda. Kondisi awal rumah makan yang masih sangat bergantung pada metode manual dalam aspek memberikan adanya ketidak pahaman dalam menggunakan digital dan kebutuhan akan efisiensi operasional di sektor UMKM kuliner. Vol. 9 No. Mei 2025 UMKM yang diteliti dalam konteks ini memandang QRIS sebagai alat pembayaran yang praktis dan Sementara itu metode pembayaran ini juga memberikan kemudahan bagi pelanggan yang tidak bisa melakukan pembayaran secara Oleh karena itu, sistem pembayaran digital berperan penting kegiatan usaha mereka(Setiawan & Mahyuni, 2. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa solusi berbasis teknologi tidak selalu harus kompleks atau mahal untuk memberikan dampak Dengan identifikasi masalah yang tepat dan intervensi yang relevan. UMKM dapat diberdayakan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing mereka di era modern yang semakin berkembang. KESIMPULAN Melihat pada hasil pengamatan dan evaluasi, dapat ditarik kesimpulan bahwa Rumah Makan Ampera Ananda masih menghadapi tantangan signifikan dalam mengadopsi teknologi digital, terutama dalam aspek pencatatan keuangan, pemasaran, dan sistem Kurangnya pemahaman terhadap manfaat digitalisasi menjadi transformasi ini. Hal ini terlihat dari masih dominannya penggunaan metode manual dalam operasional harian serta minimnya pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan strategis agar rumah Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 9 No. Mei 2025 Santoso. , & Padmantyo. Pelatihan Pemasaran Online Produk Pada Rumah Makan Lampu Idjo Purwosari Online Product Marketing Training at Lampu Idjo Restaurant Purwosari. makan ini dapat mengintegrasikan teknologi secara optimal dalam kegiatan UCAPAN TERIMA KASIH Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua pihak pelaksanaan penelitian ini, khususnya kepada pemilik UMKM Rumah Makan Ampera Ananda serta rekan-rekan yang turut membantu selama proses penelitian Harapannya, usaha yang dijalankan dapat terus berkembang dengan lancar, meraih kesuksesan, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan masyarakat sekitar. Setiawan. , & Mahyuni. Persepsi dan Minat UMKMdalam Menggunakan QRIS: Sebuah Eksplorasi. E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 10, 921. https://doi. org/10. 24843/eeb. Simanjuntak. Putri. , & Syahidah, . Optimalisasi Penggunaan QRIS sebagai Sarana Penjualan di Era Digital. Jurnal Ekonomi Digital dan Inovasi Bisnis, 2. , 332Ae340. REFERENSI