http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 7 No 1. Juni 2024. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 Artikel Penelitian The Effect of Giving Five Finger Hypnosis and Hegu LI4 Point Acupressure on the Intensity of Dysmenorrhea in Adolescent Girls at Junior high school PGRI 2 Denpasar Luh Putu Widiastini1. Ni Putu Mirah Yunita Udayani 1 Abstrak Dismenorea merupakan nyeri perut yang dirasakan saat menstruasi, dimana banyak remaja putri yang mengalami penurunan konsentrasi belajar akibat disminorea yang dialaminya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI4 terhadap intensitas Dismenorea pada remaja putri. Design penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan rancangan penelitian NonEquivalent Control Group Design, dengan sampel sebanyak 40 orang remaja putri kelas IX yang mengalami dismenorea di SMP PGRI 2 Denpasar. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok Data dianalisis menggunakan Shapiro-wilk untuk mengetahui perbandingan hasil pretest dan post tes dan Mann Whitney untuk membandingkan hasil analisis data antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Dari hasil analisis data pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sebelum diberikan Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI 4 didapat nilai p value sebesar 0,299 yang artinya p > 0,05. Setelah diberikan Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI 4 pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p = 0,000 yang artinya p < 0,05 sehingaa dapat disimpulkan bahawa terdapat pengaruh pemberian Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI 4 terhadap intensitas nyeri dismenorea remaja putri. Kata kunci: Akupresur Titik Hegu LI 4. Dismenorea. Hipnosis Lima Jari Abstract Dysmenorrhea is abdominal pain felt during menstruation, where many young women experience decreased concentration in studying due to the dysmenorrhea they experience. The aim of this research is to determine the effect of administering Five Finger Hypnosis and Hegu LI4 Point Acupressure on the intensity of dysmenorrhea in adolescent The design of this research was Quasi Experimental with a Non-Equivalent Control Group Design research design, with a sample of 40 class IX teenage girls who experienced dysmenorrhea at SMP PGRI 2 Denpasar. The sample was divided into two groups, namely the treatment group and the control group. Data were analyzed using Shapiro-Wilk to compare pretest and post-test results and Mann Whitney to compare the results of data analysis between the treatment group and the control group. From the results of data analysis in the treatment group and control group before being given Five Finger Hypnosis and Hegu LI 4 Point Acupressure, a p value of 0. 299 was obtained, which means p > 0. After being given Five Finger Hypnosis and Hegu Point LI 4 Acupressure in the treatment group, the value of p = 0. 000 was obtained, which means p < 0. 05, so it can be concluded that there was an effect of giving Five Finger Hypnosis and Hegu Point LI 4 Acupressure on the intensity of dysmenorrhea pain in young Keywords: Hegu LI 4 Point Acupressure. Dysminorrhoea. Five Finger Hypnosis Submitted: 26 April 2023 Revised : 26 December 2023 Affiliasi penulis : 1,STIKES Bina Usada Bali Korespondensi : AuDr. Luh Putu Widiastini. Si. KesAy Telp: 6281999142611 PENDAHULUAN Masa peralihan dari masa anak-anak menuju ke masa dewasa dimana pada masa remaja ini terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat baik secara fisik, psikologi maupun intelektual. Kategori individu yang masuk ke dalam usia remaja ialah rentang usia 10-19 tahun . Pada remaja putri terjadinya perkembangan organ reproduksi yaitu ditandai dengan terjadinya Menstruasi adalah proses Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Accepted: 18 April 2024 keluarnya darah secara periodik secara siklik dari dalam uterus disertai adanya pelepasan dinding endometrium . Remaja putri yang telah mengalami menstruasi biasanya mengalami beberapa keluhan dintaranya mengalami nyeri pada perut bagian bawah atau yang dikenal dengan istilah dismenorea. Dismenorea merupakan gangguan gynekologi yang saat ini sering kali dialami oleh wanita yang sudah memasuki masa remaja. Dimana dismenorea yang dirasakan remaja putri dapat mengganggu aktivitas yang biasa Sekitar 30-70% wanita mengalami dismenorea . Menurut World Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 7 No 1. Juni 2024. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 Health Organization (WHO) menyatakan 425 remaja yang mengalami dismenore dengan 10-16 % mengalami dismenore berat. Angka Indonesia juga cukup tinggi sebanyak 64,25% . Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali pada tahun 2017 didapatkan angka kejadian dismenorea diperkirakan terjadi pada 29. 205 remaja putri . Dismenorea dapat diatasi dengan perbaikan manajemen nyeri, yang bisa dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi. Penanganan dismenore secara farmakologi obat-obatan sedangkan penanganan dismenorea secara non farmakologi dapat dilakukan dengan pemberian kompres air hangat atau air dingin, melakukan olahraga ringan dan teratur, distraksi, melakukan relaksasi serta dapat juga diberikan akupresure. Teknik relaksasi yang sering digunakan adalah tehnik hipnosis dimana hipnosis ini dapat meningkatkan kadar endorphin dalam tubuh. Endorphin adalah neuropeptide yang dihasilkan oleh tubuh saat keadaan tenang/relaks, hal ini dapat digunakan untuk mengurangi intensitas nyeri . Salah satu teknik hipnosis yang dapat digunakan adalah Hipnosis Lima Jari. Hipnosis Lima Jari adalah sebuah teknik pengalihan fikiran seseorang dengan cara menyentuh jari-jari tangan secara bergantian sambil membayangkan hal yang dapat menimbulkan rasa bahagia . Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh . Titik refleks tangan memberikan rangsangan refleks . pada saat menggenggam. Stimulasi akan mengalirkan gelombang kejut atau aliran listrik ke otak. Gelombang ini menimbulkan impuls yang dikirim oleh saraf mengakibatkan gerbang di talamus tertutup sehingga rangsangan korteks serebral terhambat yang berguna untuk mengurangi skala nyeri dismenore. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh . , bahwa terapi ini dapat direkomendasikan untuk remaja yang mengalami dismenore Selain dengan melakukan hipnosis metode lain yang dapat diberikan untuk penanganan dismenorea adalah akupresure. Akupresure adalah tindakan pengobatan tradisional keterampilan dengan tehnik menekan pada titik-titik akupuntur dimana penekanan dilakukan dengan menggunakan jari atau benda tumpul dipermukaan tubuh . Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Teknik akupresure yang dapat diberikan yaitu teknik Akupresure Titik Hegu atau Titik LI 4, teknik ini dilakukan pada bagian tangan tepatnya di titik antara os metacarpal I dan II dari os II metacarpal radial tengah atau punggung tangan antara jari telunjuk dengan ibu jari di bagian tengah tulang matacarpal kedua . Akupresur Titik LI 4 merupakan pengobatan yang murah, mudah diterapkan, dan non-farmakologis . Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh . , melakukan terapi akupresur sederhana merupakan metode yang efektif untuk dismenore, serta meningkatkan kualitas Hal ini sejalan dengan penelitian . , bahwa Akupresur pada Li4 dan dapat menurunkan derajat nyeri dismenore pada remaja. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMP PGRI 2 Denpasar di dapatkan data wawancara. Dari wawancara dengan remaja putri yang diambil secara acak di dapatkan 8 dari 10 remaja putri mengalami dismenorea, 80% mengalami nyeri dengan skala yang berbeda-beda. Penanganan dismenorea yang biasa dilakukan oleh remaja putri di rumah adalah jamu-jamuan mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri. Jika rasa nyeri tak tertahan biasanya para remaja putri akan istirahat saja di rumah tanpa melakukan aktivitas apapun sampai keluhan nyeri berangsur mereda dan tidak menganggu aktivitasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI4 terhadap intensitas Dismenorea pada remaja putri di SMP PGRI 2 Denpasar. METODE Jenis penelitian ini adalah Quasy eksperiment, dengan nonequivalent control group design. Metode pemilihan sample menggunakan purposive sampling . Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI 2 Denpasar. Penelitian ini dilakukan pada bulan November- Desember 2022, dengan kode etik penelitian No 273/EA/KEPK-BUB2022. Sample terdiri dari 40 responden, dibagi menjadi dua kelompok, 20 responden kelompok perlakuan yang diberikan Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI4 sedangkan 20 responden kelompok kontrol. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 7 No 1. Juni 2024. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji Mann Whitney p < 0,05 . , karena data berdistribusi tidak normal. HASIL Karakteristik responden berdasarkan usia. IMT, usia menarche: Tabel 1 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Pada Kelompok Perlakuan dan Kontrol di SMP PGRI 2 Denpasar Kelompok Karakteristik Usia X (SD) Perlakuan . Kontrol . 14,20 A0,41 14,35 A0,48 Kemaknaan . z=-1,049 p=0,294 Karakteristik responden berdasarkan usia, diketahui bahwa nilai p=0,294 sehingga dapat diartikan tidak terdapat perbedaan umur pada kedua kelompok. Tabel 2. Karakteristik Responden Berdasarkan IMT pada kedua kelompok Kelompok Karakteristik IMT X (SD) Perlakuan . Kontrol . 18,66 A 2,57 18,71 A2,66 Kemaknaan . z=-0,230 p=0,818 Karakteristik responden berdasarkan IMT, diketahui bahwa nilai p 0,818 sehingga dapat diartikan tidak terdapat perbedaan rata-rata IMT pada kedua kelompok. Tabel 3. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Menarche pada kedua Kelompok Karakteristik Usia Menarche X (SD) Perlakuan . Kontrol 12,20 A0,89 12,45 A0,57 Kemaknaan . z=-0,921 p=0,357 Karakteristik responden berdasarkan usia menarche, diketahui bahwa rerata pada kelompok perlakuan nilai p=0,357 sehingga dapat diartikan tidak terdapat perbedaan rata-rata usia menarche pada kedua Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Tabel 4 Tabel Uji Normalitas . ji Shapiro Wil. Intensitas Nyeri Pre tes Post test Kelompok . Perlakuan Kontrol 0,175 0,014 0,001 0,001 Berdasarkan hasil uji Shapiro-Wilk dengan nilai p<0. 05 yang berarti data tidak menentukan uji inferensial menggunakan uji Mann Whitney. Analisis Inferensial Tabel 5. Analisa Mann Whitney Pengaruh Pemberian Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI4 Terhadap Intensitas Dismenorea Pada Remaja Putri di SMP PGRI 2 Denpasar Kelompok Post perlakuan Post kontrol Rerata 1,60 0,000 -5,258 4,20 Uji Mann Whitney setelah diberikan Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI4 pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol nilai p=0,000 dengan nilai Z hitung -5,285 yang berarti terdapat pengaruh pemberian Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI4 terhadap pengurangan dismenorea pada remaja putri di SMP PGRI 2 Denpasar. PEMBAHASAN Remaja putri di SMP PGRI 2 Denpasar diketahui rata-rata usia pada kelompok perlakuan 14,20 sedangkan kelompok kontrol 14,25 dengan kemaknaan nilai Z-1,049 dan nilai p=0,294. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh . mengenai karakteristik remaja putri di Sekolah Menengah Pertama mengalami dismenorea didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden berusi 14 tahun . ,3%), karena belum sempurnanya sekresi hormonal. Semakin tua umur seseorang, semakin sering orang tersebut mengalami menstruasi dan semakin lebar prostaglandin akan semakin berkurang. Selain itu, dismenorea primer nantinya akan hilang dengan makin menurunnya fungsi saraf rahim akibat penuaan . Pada kategori IMT diketahui rata-rata IMT pada kelompok perlakuan 18,66 sedangkan kelompok kontrol 18,71 dengan hasil kemaknaan didapatkan nilai z=-0,230 Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 7 No 1. Juni 2024. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 dan nilai p=0,818. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh . mengenai faktor yang berperan dalam terjadinya dimenorea pada remaja putri, didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden memiliki IMT yang normal . ,5%), kelebihan berat badan dapat mengakibatkan dismenorea primer karena jaringan lemak yang berlebih dapat mengakibatkan hiperplasi pembuluh darah. Orang dengan status gizi lebih menunjukan berlebih, sehingga memicu terjadinya spasme miometrium. Selain itu, status gizi kurang dapat menyebabkan gangguan menstruasi seperti dismenorea. Hasil penelitian karakteristik usia menarche diketahui rata- rata usia menarche pada kelompok perlakuan 12,20 dan kelompok kontrol 12,45 dengan hasil kemaknaan didapatkan nilai z=-0,921 dan nilai p=0,357. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh . mengenai hubungan usia menarche dengan kejadian dismenorea primer, didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden memiliki usia menarche pada usia 12-13 tahun . ,1%). Menarche beberapa faktor, salah satunya yaitu status sosial ekonomi keluarga yang mempunyai peranan penting dalam hal percepatan usia menarche saat ini. Tingkat sosial ekonomi keluarga akan mempengaruhi kemampuan keluarga di dalam hal kecukupan gizi terutama gizi anak perempuan. Nutrisi yang semakin baik menyebabkan menarche terjadi lebih awal. Selain itu, rangsangan audio visual juga memberikan pengaruh terhadap menarche pada wanita terjadi pada usia 1113 tahun. Pada permulaan, hanya estrogen saja yang dominan. Dominannya estrogen pada permulaan menstruasi sangat penting pertumbuhan dan perkembangan tanda seks sekunder itu sebabnya pada permulaan pendarahan sering tidak teratur karena bentuk menstruasinya anovulatoir . anpa pelepasan telu. Berdasarkan hasil analisis Mann Whitney, perlakuan, nilai rata-rata posttest kelompok kontrol 4,2 > 1,6 kelompok intervensi, dengan selisih mean 2,6. Nilai z=-5,258 dan p sebesar 0,000 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan skala nyeri yang dialami kelompok kontrol dan kelompok perlakuan sesudah diberikan intervensi. Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Penelitian ini sejalan dengan sejalan dengan teori dan hasil penelitian sebelumnya seperti penelitian yang dilakukan oleh . mengenai efektivitas akupresur tehadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri dimana didapatkan hasil adanya penurunan rata-rata nyeri dismenorea dari hari pertama sampai ketiga serta . mengenai efektivitas hipnosis lima jari terhadap kecemasan pasien kecemasan pada pasien sebelum dan sesudah diberikan hipnotik 5 jari bahwa terdapat penurunan rata-rata intensitas nyeri dismenorea, karena Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI 4 memberikan pengaruh terhadap nyeri dismenorea yang dialami responden. Perpaduan Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI 4 akan memberikan rileksasi pada pikiran maupun organ tubuh sehingga meningkatkan produksi endorphin dan menurunkan rasa nyeri saat SIMPULAN Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI4 terhadap pengurangan dismenorea pada remaja putri di SMP PGRI 2 Denpasar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternative mengnatasi dismenore DAFTAR PUSTAKA