Equilibrium:Jurnal Ilmiah Ekonomi dan pembelajaranya P-ISSN: 2303-1565 Tersedia online di http://e-journal. id/index. php/equilibrium/index E-ISSN: 2502-1575 Analisis Determinan Keputusan Masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan Menabung Di Bank Syariah Dengan Minat Sebagai Variabel Moderating Ernita Batubara1. Rukiah Lubis2. Budi Gautama3 Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Jalan T. Rizal Nurdin km 4,5 Sihitang 22733. Telepon . 22080 Faxmile . 24022 ernitabatubara7@gmail. com*, rukiahlubis@uinsyahada. budigautama@uinsyahada. Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis determinan keputusan masyarakat kecamatan panyabungan selatan menabung di bank syariah. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling dan diperoleh sampel 173 responden. Analisis yang digunakan yaitu Analisis Regresi moderasi (MRA) dengan menggunakan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, . Tidak terdapat pengaruh signifikan antara variabel pendapatan terhadap keputusan masayarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah, . Terdapat pengaruh signifikan antara variabel pengetahuan terhadap keputusan masayarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah, . Terdapat pengaruh signifikan antara variabel religiusitas terhadap keputusan masayarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah, . Minat tidak dapat memoderasi pendapatan terhadap keputusan masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah, . Minat dapat memoderasi pengetahuan terhadap keputusan masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah. Minat dapat memoderasi religiusitas terhadap keputusan masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah. Kata kunci: Pendapatan. Pengetahuan. Religiusitas. Minat dan Keputusan Masyarakat Abstract This research was conducted to analyze the determinants of the community's decision to save in South Panyabungan sub-district in Islamic banks. This research method uses quantitative descriptive research. The population in this study was all the people of the South Panyabungan District using stratified random sampling and a sample of 173 respondents was obtained. The DOI: 10. 25273/equilibrium. Copyright A 2022 Universitas PGRI Madiun Some rights reserved. analysis used is Moderation Regression Analysis (MRA) using SmartPLS 4. 0 software. The results showed that, . there was no significant influence between the income variable on the decision of the people of South Panyabungan sub-district to save in Islamic banks, . there was a significant influence between the knowledge variable on the decisions of the people of South Panyabungan sub-district to save in Islamic banks, . there was significant influence between the religiosity variable on the decision of the people of South Panyabungan Subdistrict to save in Islamic banks, . Interest cannot moderate income towards the decisions of the people of South Panyabungan District to save in Islamic banks, . Interest can moderate knowledge of the decisions of the people of South Panyabungan District to save in Islamic Bank. Interest can moderate religiosity towards the decision of the people of South Panyabungan District to save in Islamic banks Keywords: Income. Knowledge. Religiosity. Interests and Community Decisions PENDAHULUAN Jika melihat potensi yang ada sangatlah besar mengingat Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Tetapi pada kenyataannya pangsa pasar bank konvensional masih lebih dibandingkandengan bank syariah itu menandakan bahwa penduduk Indonesia yang mayoritasnya beragama Islam lebih memilih bank konvensional. Dalam perkembangannya terdapat fenomena yaitu minimnya masyarakat yang menggunakan bank syariah, termasuk minimnya minat masyarakat di Kecamatan Panyabungan Selatan yang menggunakan bank syariah. Kecamatan Panyabungan Selatan dengan 389 jiwa yang merupakan daerah penduduknya mayoritas beragama Islam. Menurut Abdul Rahman Saleh AuMinat adalah suatu keinginan untuk memberikan perhatian dan bertindak terhadap orang, aktivitas maupun situasi yang menjadi objek dari minat tersebutAy. Hasil dari penelitian sementara menegaskan bahwa sebagian kecil masyarakat Desa Kayulaut yang menggunakan jasa bank konvensional yaitu sebesar 53,5 persen, dan 29,2 persen masyarakat tidak menggunakan jasa bank dan 17,3 persen yang menggunakan jasa bank Lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel I dibawah ini. Tabel I Pengguna Bank syariah dan Bank Konvensional Desa Kayulaut DOI: 10. 25273/equilibrium. Copyright A 2022 Universitas PGRI Madiun Some rights reserved. Judul Artikel (Nama Akhir Penulis Utam. Keterangan Jumlah Masyarakat Persentase Bank Syariah 17,3 % Bank Konvensional 53,5 % Tidak Menggunakan Jasa Bank 29,2% Jumlah (Sumber : Data Kependudukan Desa Kayulau. Dapat disimpulkan minat masyarakat sangat rendah untuk menabung di bank syariah dibandingkan bank konvensional. Bagi masyarakat Desa Kayulaut yang mengetahui bank yang sesuai dengan prinsip syariah yang tidak memakai bunga/riba, dan menggunakan sistem bagi Hal ini terucap dikarenakan sudah adanya pengetahuan, pendapatan, religiusitas, keputusan dan minat masyarakat menabung di bank syariah. Keputusan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yang pertama yaitu faktor pengetahuan, faktor pengetahuan masyarakat di Panyabungan Selatan masih kurang tentang perbankan Faktor yang kedua yaitu pendapatan, dengan pendapatan masyarakat di Kecamatan Panyabungan Selatan yang bervariasi mulai dari Rp 150. 000,- sampai dengan 15. 000,/bulannya. Dengan pendapatan masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan membuka kesempatan besar untuk menabung di bank, namun masalahnya mereka lebih memilih menabung di bank konvensional dari pada bank syariah. Faktor yang ke tiga yaitu religiusitas, masyarakat di Panyabungan Selatan 100% beragama Islam yang secara historis dikenal sangat religius, yang mengutamakan nilai-nilai keagamaan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat serta tersedianya berbagai lembaga masyarakat dalam pengembangan nilai-nilai religi dan budaya luhur masyarakat. Itu dibuktikan dengan adanya pengajian bagi ibu-ibu dan naposo naulibulung di setiap desa di Kecamatan Panyabungan Selatan. Dimana tidak asing lagi bagi masyarakat di Kecamatan Panyabungan Selatan mengenai hukum-hukum Islam yang dibolehkan dan dilarang. Salah satunya mengenai hukum dan kedudukan bunga dalam islam. Pemahaman tersebut memunculkan asumsi bahwa sebagian masyarakat lebih tertarik menggunakan jasa bank konvensional dibandingkan dengan bank syariah. Sebagian masyarakat di Kecamatan Panyabungan Selatan lebih berminat menggunakan jasa bank konvensional dengan sistem riba dibandingkan dengan menggunakan jasa bank syariah. Bisa jadi hal yang menyebabkan rendahnya nasabah yang menabung di bank syariah karena mayoritas umat muslim di Indonesia tingkat religiusitasnya rendah. Lain halnya jika religiusitas seseorang itu tinggi tentu Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol xx no xx Hal xx-xx Judul Artikel (Nama Akhir Penulis Utam. akan komitmen dalam menjalankan syariat agama secara totalitas termasuk dalam aktivitas ekonomi yaitu ia akan memilih lembaga keuangan yang sesuai dengan prinsip islam. KAJIAN TEORI Teori Keputusan Menabung Keputusan pembelian menurut Kotler dan Garry adalah merupakan tahap dalam proses pengambilan keputusan, yaitu ketika konsumen benar-benar membeli suatu produk. Keputusan adalah pilihan dari dua lebih yang akan diputuskan kemungkinan melalui sebuah pertimbangan yang dilakukan oleh konsumen. Proses pengambilan keputusan pembelian konsumen menurut Kotler dan Keller yaitu : Pengenalan masalah, proses pembelian dimulai ketika pembelimengenali masalah atau Pembeli merasakan perbedaan antara keadaan nyata dengan keadaan yang . Pencarian informasi, merupakan proses pengambilan keputusan bagi konsumen yang tertarik untuk mencari informasilebih banyak . Evaluasi alternatif, tahap dari proses keputusan pembelian dimana konsumen menggunakan informasi untuk mengevaluasi merk alternatif dalam perangkat pilihan. Keputusan pembelian, merupakan tahap dalam proses pengambilan keputusan pembelian dimana konsumen benar-benar membeli produk. Perilaku pasca pembelia, konsumen akan mengalami level kepuasan atau ketidakpuasan yang mereka rasakan setelah membeli produk tersebut. Teori Pendapatan Pendapatan dalam perekonomian adalah gaji/upah atas produk atau jasa yang dimiliki suatu individu atau masyarakat dimana pendapatan setiap masyarakat berbeda-beda tergantung kesepakatan bersama. Menurut Samryn pendapatan merupakan nilai moneter dari pengalihan hak atas barang atau jasa melalui transaksi penjualan kepada pelanggan. Pendapatan juga dapat diartikan sebagai jumlah seluruh uang yang diterima oleh seseorang atau rumah tangga selama jangka waktu tertentu. Pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Pendapatan seseorang harus bisa digunakan untuk menentukan tingkat kesejarahteraan sebab dengan pendapatan seseorang akan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Adapun sumber pendapatan masyarakat terdiri dari: Di sektor formal berupa upah dan gaji yang diperoleh secara tetap dan jumlah yang telah ditentukan seperti pekerjaan dalam sebuah instansi. Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol xx no xx Hal xx-xx Judul Artikel (Nama Akhir Penulis Utam. Di sektor onformal berupa pendapatan yang bersumber dari perolehan atau penghasilan tambahan seperti dagang, tukang dan buruh. Di sektor subsisten merupakan pendapatan yang bersumber dari hasil usaha sendiri seperti tanaman dan ternak. Teori Pengetahuan Pengetahuan adalah informasi yang telah dikombinasikan dengan pemahaman dan potensi untuk menindaki yang lantas melekat dibenak seseorang. Menurut Maskur Rosyidin dan Halimatu Saidah menyatakan bahwa semakin baik pengetahuan masyarakat terhadap bank syariah maka akan membuat masyarakat berminat untuk menjadi nasabah di bank syariah. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah sebagai berikut: Pendidikan Pendidikan adalah suatu usaha untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan di dalam dan di luar sekolah dan berlangsung seumur hidup. Pendidikan mempengaruhi proses belajar, makin tinggi pendidikan seeorang makin mudah orang tersebut untuk menerima informasi. Media atau Informasi Informasi yang diperoleh baik dari pendidikan formal maupun non formal dapat memberikan pengaruh jangka pendek . mmediate impac. sehingga menghasilkan perubahan atau peningkatan pengetahuan. Lingkungan Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar individu, baik lingkungan fisik, biologis, maupun sosial. Pengalaman Pengalaman sebagai sumber pengetahuan adalah suatu cara untuk memperoleh kebenaran pengetahuan dengan cara mengulang kembali pengetahuan yang diperoleh dalam memecahkan masalah yang dihadapi masa lalu. Usia Usia mempengaruhi terhadap daya tangkap dan pola pikir seseorang. Semakin bertambah usia akan semakin berkembang pula daya tangkap dan pola pikirnya, sehingga pengetahuan yang diperolehnya semakin membaik. Teori Religiusitas Religiusitas adalah suatu penghayatan keagamaan yang diekspresikan masyarakat Panyabungan Selatan dengan melaksanakan ibadah sehari-hari, berdoa dan membaca kitab suci Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol xx no xx Hal xx-xx Judul Artikel (Nama Akhir Penulis Utam. al-qurAoan. Indikator yang digunakan untuk mengukur religiusitas adalah keyakinan, praktik agama, penghayatan, pengetahuan agama. Aktivitas beragama bukan hanya terjadi ketika seseorang melakukan ibadah, tapi juga melakukan aktivitas lain yang didorong oleh kekuatan Karena itu, keberagaman seseorang akan meliputi berbagai macam sisi atau Terdapat lima macam dimensi dalam keberagamaan, sebagai berikut: Dimensi Keyakinan . he ideological dimensio. Dimensi ini berisi pengharapan-pengharapan dimana orang religius berpegang teguh terhadap pandangan teologis dan mengakui kebenaran doktrin-doktrin tertentu tersebut. Dimensi Praktek Agama . he ritualistic dimensio. Dimensi ini merupakan perilaku keberagamaan yang berupa peribadatan yang berbentuk upacara keagamaan. Dimensi Ihsan dan Penghayatan . he experiental dimensio. Sesudah memiliki keyakinan tinggi dan melaksanakan ajaran agama . badah maupun ama. dalam tingkat optimal maka tercapailah situasi ihsan. Dimensi ini mencakup pengalaman dan perasaan dekat dengan Allah, perasaan nikmat dalam menjalankan ibadah dan rasa syukur atas nikmat yang dikaruniakan oleh Allah dalam kehidupan. Dimensi Pengetahuan Agama . he intellectual dimensio. Dimensi ini mengacu kepada harapan bahwa orang yang beragama akan memiliki pengetahuan mengenai dasar-dasar keyakinan, ritus-ritus, kitab suci, dan tradisi. Dimensi Pengalaman dan Konsekuensi . he consequential dimensio. Dimensi ini mengacu pada identifikasi akibat-akibat keyakinan keagamaan, praktik, pengalaman, dan pengetahuan seseorang dari hari ke hari. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Religiusitas Thouless dalam Hatta, menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi sikap keagamaan adalah sebagai berikut: Pengaruh pendidikan atau pengajaran dan berbagai tekanan sosial . Faktor Pengalaman . Faktor kehidupan . Faktor Intelektual Teori Minat Minat adalah perasaan yang muncul karena adanya ketertarikan masyarakat untuk menggunakan produk bank syariah. Menurut H. Witherington Aumengemukakan bahwa arti minat adalah kesadaran seseorang, bahwa suatu objek, seseorang, suatu soal atau situasi mengandung sangkut dengan dirinya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa minat adalah Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol xx no xx Hal xx-xx Judul Artikel (Nama Akhir Penulis Utam. dorongan hati yang kuat bagi seseorang dalam melakukan suatu kegiatan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Seperti memilih bank untuk mengalokasikan dananya pasti perlu adanya dorongan atau keinginan yang kuat dari diri sendiri untuk mendapatkan hal yang Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Menurut Crow dan Crown ada tiga faktor yang mempengaruhi timbulnya minat antara . Dorongan dari dalam diri manusia . Motif sosial, dapat menjadi faktor yang membangkitkan minat untuk melakukan suatu aktivitas tertentu. Faktor emosional, minat mempunyai hubungan yang erat dengan emosi. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dimana penelitian deskriptif kuantitatif merupakan suatu jenis penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematik, faktual dan akurat tentang fakta dan sifat suatu objek. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan atau menggambarkan tentang determinan keputusan masyarakat menabung di bank syariah dari suatu objek penelitian di Kecamatan Panyabungan Selatan yang dilakukan melalui pengumpulan data dab analisis kuantitatif . serta pengujian dengan menggunkan SEM (Struktural Education Mode. Sifat penelitian ini menggunakan tingkat eksplanasi asosiatif yaitu penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabelvariabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel yang lain yakni variabel determinan terhadap keputusan masyarakat dengan minat sebagai variabel moderating. Adapun alat yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah software/Aplikasi SmartPLS HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Outer Model Uji Model Penelitian Dalam pengolahan data menggunakan Smart PLS 4. 0, peneleliti menggambarkan untuk mengetahui outer model, inner model dan uji hipotesis yang diuji. Nilai loading factor pada indikator dikatakan tidak valid jika memiliki nilai loading factor < 0,7 maka indikator dalam model tersebut harus dihilangkan, jika loading factor >0,7 maka dikatan valid. Gambar Outer Model Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol xx no xx Hal xx-xx Judul Artikel (Nama Akhir Penulis Utam. Uji Validitas dan Reliabilitas Outer model . odel pengukuran lua. dapat ditentukan dengan CronbachAos Alpha. Composite Reliability dan Rho_A yang nilainya diharuskan > 0,7 dan Average Variance Extracted (AVE) yang nilainya diharuskan >0,5. Dalam tabel dibawah ini dapat dilihat bahwa penelitian ini memiliki nilai cronbachAos Alpha. Composite Reliability dan Rho_A semuanya > 0,7 dan nilai Average Variance Extracted (AVE) semuanya >0,5. Hal tersebut membuktikan bahwa hasil dari para responden dalam penelitian ini valid dan reliabel. Tabel II Nilai Composite Reliability dan Cronbach Alpha Composite Composite Cronbach's Average variance . extracted (AVE) Sumber: Data output SmartPLS versi 4. 0 yang diolah . Hasil Uji Inner Model Inner model (Model Struktura. bertujuan untuk memprediksi hubungan kausalitas antara variabel leten berdasarkan model yang telah diajukan. Model struktural dapat ditentukan dengan melihat nilai R-square yang dimiliki < 0,3 maka nilainya lemah, jika nilai yang dimiliki >0,5 maka nilainya sedang dan jika nilainya > 0,75 maka nilainya kuat. Dalam model penelitian yang sudah dibahas, dapat dilihat nilai R-square sebesar 0,878. Hal ini menyatakan bahwa R-square di dalam penelitian ini kuat. Artinya kemampuan variabel pendapatan, pengetahuan dan religiusitas dalam menjelaskan keputusan masyarakat adalah 87,8%, yang mana sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Uji Hipotesis Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol xx no xx Hal xx-xx Judul Artikel (Nama Akhir Penulis Utam. Dalam pengujian hipotesis ini dapat dilihat dari tiap koefisien jalur akan menyatakan signifikan atau signifikan antar konstruk. Uji signifikansi hipotesis dapat dilakukan dengan melihat nilai T_statistik dan P Value, jika nilai T_statistik > 1,96 dan P Value < 0,5 maka dapat memiliki validitas yang signifikan. Tabel i Hasil Uji Signifikansi Path Coefficient Mi -> Km Pd -> Km Pt -> Km Rg -> Km Mi x Pd -> Mi x Pt -> Mi x Rg -> Original (O) Sample (M) Standard (STDEV) T statistics (|O/STDEV|) P values Sumber: Data output SmartPLS versi 4. 0 yang diolah . Pengaruh Pendapatan Terhadap Keputusan Masyarakat Berdasarkan hasil olah data diatas, tidak terdapat berpengaruh yang signifikan antara pendapatan terhadap keputusan masyarakat sebesar -0. 019 dengan nilai t-statistik . dan p-value . 559 > 0. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa H1 ditolak dan H0 Pengaruh Pengetahuan Terhadap Keputusan Masyarakat Berdasarkan hasil olah data diatas, terdapat berpengaruh yang signifikan antara pengetahuan terhadap keputusan masyarakat sebesar 0. 368 dengan nilai t-statistik . dan p-value . 000 < 0. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H2 Pengaruh Religiusitas Terhadap Keputusan Masyarakat Berdasarkan hasil olah data diatas, terdapat berpengaruh yang signifikan antara religiusitas terhadap keputusan masyarakat sebesar 0. 356 dengan nilai t-statistik . 011 > 1. dan p-value . 000 < 0. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 Minat Memoderasi Pengaruh Pendapatan Terhadap Keputusan Masyarakat Berdasarkan hasil olah data diatas, minat tidak memoderasi pengaruh pendapatan yang signifikan terhadap keputusan masyarakat sebesar -0. 034 dengan nilai t-statistik . 060 < 1. Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol xx no xx Hal xx-xx Judul Artikel (Nama Akhir Penulis Utam. dan p-value . 289 > 0. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa H4 ditolak dan H0 Minat Memoderasi Pengaruh Pengetahuan Terhadap Keputusan Masyarakat Berdasarkan hasil olahan data diatas, minat memoderasi pengaruh pengetahuan yang signifikan terhadap keputusan masyarakat sebesar 0. 080 dengan nilai t-statistik . 041 > 1. dan p-value . 041 < 0. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H5 Minat Memoderasi Pengaruh Religiusitas Terhadap Keputusan Masyarakat Berdasarkan hasil olahan data diatas, minat memoderasi pengaruh religiusitas yang signifikan terhadap keputusan masyarakat sebesar -0. 122 dengan nilai t-statistik . 083 > 1. dan p-value . 037 < 0. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H5 SIMPULAN Berdasarkan data yang diperoleh dalam penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: Tidak terdapat pengaruh signifikan antara variabel pendapatan terhadap keputusan masayarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah. Terdapat pengaruh signifikan antara variabel pengetahuan terhadap keputusan masayarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah. Terdapat pengaruh signifikan antara variabel religiusitas terhadap keputusan masayarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah. Minat tidak dapat memoderasi pendapatan terhadap keputusan masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah. Minat dapat memoderasi pengetahuan terhadap keputusan masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah. Minat dapat memoderasi religiusitas terhadap keputusan masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan menabung di bank syariah. Implikasi Masih rendah tingkat kesejahteraan masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan dan dilihat dari badan pusat statistik data PDRB mengalami kenaikan sebesar 2,2 persen dari tahun lalu, tetapi tidak berpengaruh kepada keputusan masyarakat kecamatan panyabungan selatan untuk menabung. Hal ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan konsumsinya terlebih dahulu dan biaya pendidikan dari pada untuk menabung. Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya | 10 Vol xx no xx Hal xx-xx Judul Artikel (Nama Akhir Penulis Utam. DAFTAR PUSTAKA