M. Arifin Simatupang. Fajri. Ismet Suryadi. Helentina Situmorang Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) 2024 Vol. No. 2 : hal 102-109 JACE (Journal of Agribusiness and Community Empowermen. Published by Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh http://jurnalpolitanipyk. id/index. php/JACE ISSN 2655-4526 . 2655-2965 . Info: Received 06 07 2024 Revised 30 09 2024 Published 30 09 2024 Kajian Strategis dan Ekonomis Tanaman Aren Penghasil Nira di Nagari Labuah Gunuang Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota Strategic and Economic Study of Sugar Palm Plants that Produce Nira in Nagari Labuah Gunuang. Lareh Sago Halaban District. Lima Puluh Kota Regency Arifin Simatupang1. Fajri2. Ismet Suryadi1. Helentina Situmorang*2 Prodi Pengelolaan Perkebunan. Jurusan Bisnis Pertanian. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Tanjung Pati. Indonesia Prodi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan. Jurusan Budidaya Tanaman. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Tanjung Pati. Indonesia *Penulis korespondensi : Helentina Situmorang Email : situmorang. helentina@gmail. Abstrak Tanaman aren merupakan tanaman perkebunan yang mempunyai potensi sebagai penghasil gula. Inventarisasi tanaman aren merupakan kegiatan pengumpulan dan penyusunan data dan fakta yang digunakan untuk perencanaan, pengelolaan dan penelitian lebih lanjut tanaman aren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan inventarisasi jumlah penduduk, produksi, potensi dan pemanfaatan tanaman aren di Nagari Labuah Gunuang. Kecamatan Lareh Sago Halaban. Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Responden penelitian ini diambil secara berjenjang. Responden petani aren berjumlah 70 orang, berasal dari 7 jorong yang diharapkan dapat mewakili keadaan di Nagari Labuah Gunuang. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam dan observasi partisipan. Hasil penelitian kualitatif menekankan pada makna pada generalisasi. Nagari Labuah Gunuang mempunyai potensi tanaman aren yang cukup baik dimana dari 70 responden terdapat 3. 266 pohon aren. TM sebanyak 633 pohon pada saat survei lapangan, untuk pengelolaan air nira kualitasnya relatif baik. Potensi penerimaan hasil olahan nira dari produksi nira sebanyak 2. 240 liter setara dengan Rp. 000 jika dijual dalam bentuk air nira murni. Rp. 000 jika dijual dalam bentuk botol nira fresh. Rp. 000 dan Rp. 000 jika dijual dalam bentuk gula aren serta Rp. jika dijual dalam bentuk gula semut. Pengolahan gula aren yang berkualitas dapat meningkatkan perekonomian petani Masyarakat Nagari Labuah Gunuang mampu mengelola jenis produk lain selain saka/gula aren seperti. gula semut, gula cair, minuman getah segar. Adanya varian produk baru ini mengurangi produksi nira yang dijadikan minuman. Kata Kunci : tanaman aren, nira, potensi aren Abstract Sugar palm is a plantation plant that has the potential to produce sugar. Sugar palm inventory is an activity of collecting and compiling data and facts that are used for planning and management as well as further research, especially sugar The purpose of this study is to. conduct an inventory of the population, production, potential and utilization of sugar palm in Nagari Labuah Gunuang. Lareh Sago Halaban District. Lima Puluh Kota Regency. The study uses primary data and secondary data. There were 70 respondents from 7 jorongs who were expected to represent the situation in Nagari Labuah Gunuang. Data collection techniques are in-depth interviews and participant observation. The results of qualitative research emphasize the meaning of generalization. Nagari Labuah Gunuang has a fairly good potential for aren plants, where out of 70 respondents there were 3,266 aren trees. TM as many as 633 trees during the field survey, for the management of sap water the quality is relatively good. The potential for receiving processed sap from sap production of 2,240 liters is equivalent to IDR 5,600,000 if sold in the form of pure sap water. IDR 8,962,000 if sold in the form of fresh sap bottles. IDR 6,660,000 and IDR 8,325,000 if sold in the form of palm sugar and IDR 11,760,000 if sold in the form of palm sugar. Processing quality palm sugar can improve the economy of aren farmers. The people of https://doi. org/10. 32530/jace. Arifin Simatupang. Fajri. Ismet Suryadi. Helentina Situmorang Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) 2024 Vol. No. 2 : hal 102-109 Nagari Labuah Gunuang are able to manage other types of products besides saka/palm sugar such as. palm sugar, liquid sugar, fresh sap drinks. The existence of this new product variant reduces the production of sap that is made into drinks. Keywords: palm plants, sap, aren potential Pendahuluan Tanaman aren sebagian besar diusahakan oleh petani dalam skala kecil. Pengelolaan tanaman belum menerapkan teknik budidaya yang baik sehingga produktivitasnya relatif rendah. Produk unggulan tanaman aren adalah nira. Nira enau berguna untuk pembuatan gula merah, gula semut, gula cair, gula kristal, minuman segar nira, yang digunakan dalam pembuatan makanan, selain itu nira juga dapat dibuat bioetanol. Aren banyak tumbuh di Sumatera Barat. Tanaman ini tumbuh dengan baik di daerah Lima Puluh Kota. Agam. Pasaman, dan Tanah Datar (Anonim, 2. Berdasarkan data BPS Kabupaten Lima Puluh Kota . , lahan tanaman aren terdapat di Kecamatan Bukik Barisan. Gunuang Omeh. Guguak. Payakumbuh, dan Lareh Sago Halaban, serta luas aren sebagai tanaman perkebunan rakyat di Kecamatan Lareh Sago Halaban mencapai 75 hektar di Kabupaten Lima Puluh Kota, yang kedua terluas setelah Kecamatan Bukik Barisan. Data produksi aren menurut data BPS . di Kecamatan Lareh Sago Halaban mencapai 29,83 ton di Nagari Labuah Gunuang merupakan sentra produksi aren dan penghasil olahan nira berupa gula aren. Berdasarkan hasil wawancara dengan Wali Nagari Labuah Gunuang bahwa Nagari tersebut sebagai salah satu daerah sentra produksi aren yang banyak menghasilkan nira di Kecamatan Lareh Sago Halaban, untuk saat ini belum terpetakan data dan kondisinya dengan baik. Pemetaan potensi nagari menyangkut kajian strategis dan ekonomis tanaman aren penghasil nira di Nagari Labuah Gunuang sangat diperlukan karena memiliki faktor startegis dan ekonomis. Secara strategis tanaman aren di nagari ini memiliki penyebaran yang relatif masif, karena tumbuh banyak dan berkoloni secara alami serta menjadi bagian tumbuhan penghijau hutan kawasan Gunung Sago ((Cantikka Ridanti et al. , 2. (Evalia, 2. Aren sebagian kecil juga sudah dipilih sebagai komoditas tanaman yang dibudidayakan dan berperan sebagai tanaman perkebunan rakyat. Secara ekonomis, aren juga merupakan penyumbang ekonomi bagi banyak petani/masyarakat di nagari tersebut, baik sebagai mata pencaharian utama, maupun sampingan. Tanaman aren secara ekonomis memiliki kajian pasar, karena hampir seluruh bagian tanaman aren dapat digunakan. Tanaman aren memiliki nilai ekonomi, karena dijadikan sebagai usaha utama dan usaha tambahan bagi masyarakat. Produk tanaman aren dan olahan nira berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Labuah Gunuang karena memiliki kajian jual untuk dipasarkan dan diperjualbelikan. Aren adalah pohon serba guna penghasil bahan baku agroindustri ((Cantikka Ridanti et al. , 2. (Lempang, 2. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lima Puluh Kota, melalui program hibah pemberdayaan potensi nagari sejak tahun 2015 telah mendirikan pabrik pengolah nira menjadi gula aren . ula semu. di Nagari Labuah Gunuang. Tetapi sampai sekarang pabrik ini belum beroperasi secara optimal. Salah satu kendala yang dihadapi adalah belum tercukupinya bahan baku nira untuk diolah di pabrik secara kontiniu dengan proses produksi yang ekonomis . Maka, tujuan penelitian adalah . menganalisis gambaran kajian strategis sebaran dan jumlah tanaman aren yang berproduksi (Tanaman Menghasilkan dan Tanaman Belum Menghasilka. , jumlah produksi nira, serta sebaran masyarakat yang mengandalkan aren sebagai mata pencaharian utama. menganalisis gambaran kajian ekonomis tanaman aren terkait potensi, produksi, pemasaran hasil, pendapatan hasil olahan nira, serta pendapatan hasil aren selain nira. Metode Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di Nagari Labuah Gunuang. Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota. Waktu pelaksanaan dimulai Maret sampai Juni 2022. Pemilihan lokasi penelitian ini karena di Nagari ini merupakan salah satu sentra tanaman aren di Kecamatan Lareh Sago Halaban, di daerah ini telah ada pabrik pengolahan nira atas bantuan pemerintah (Kementerian Perindustrian dan Perdaganga. pada kelompok tani pengrajin aren dan M. Arifin Simatupang. Fajri. Ismet Suryadi. Helentina Situmorang Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) 2024 Vol. No. 2 : hal 102-109 sentra pengolahan nira. Pabrik ini belum beroperasi secara penuh sampai sekarang. Selain itu nagari ini merupakan salah satu daerah penghasil aren dan masyarakatnya sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani aren. Metode penelitian yang dipakai adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Menurut (Sugiyono, 2. metode deskriptif kualitatif digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, . ebagai lawannya adalah eksperime. dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi . , analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data primer dengan survei ke lapangan untuk wawancara petani aren dengan pengambilan sampel secara snowball sampling dengan jumlah responden sebanyak 70 orang dari 7 jorong yaitu: Jorong Talaweh. Jorong Dusun Nan Onam. Jorong Kayu Tanam. Jorong Lareh Nan Panjang. Jorong Simpang Empat Kabindu. Jorong Simpang Empat Balai Jariang, dan Jorong Banjar Sari (Bonj. Data sekunder diperoleh dari pemerintah daerah Kecamatan Lareh Sago Halaban, pemerintah Nagari Labuah gunuang, dan Badan Pusat Statistik. Selanjutnya, analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif memakai tabel, grafik/diagram menggunakan excel, yang kemudian dianalisis dengan teknik triangulasi . dengan membandingkan hasil dari sudut pandang. data hasil dan pembahasan penelitian/fakta di lapangan, . kondisi teoritis, . pendapat peneliti, dan . referensi penelitian terdahulu. Hasil dan Pembahasan Hasil analisis kajian strategis aren berdasarkan karakteristik tumbuh dan sebaran tanaman jumlah tanaman aren. jumlah produksi nira. dan sebaran masyarakat yang mengandalkan aren sebagai mata pencaharian utama yakni tabel 1 menunjukkan karakteristik tumbuh yang baik dan sebaran tanaman aren yang paling banyak di Jorong Talaweh. Karena Jorong Talaweh terletak di pinggang gunung Sago dengan ketinggian berkisar 500 mdpl-700 mdpl, suhu udara rata-rata 200250. Sebagian besar . ,75%) tanaman aren unggul tumbuh pada ketinggian 400 mdpl Ae 525 mdpl. Suhu udara yang baik antara 200C -25 0C dengan curah hujan setiap tahun 1. 200 mm-3. 500 mm (Effendi, 2. Pada kisaran suhu yang demikian membantu tanaman aren tumbuh dan berbuah (Bernhard, 2. dan ketersediaan air dengan curah hujan yang cukup tinggi berpengaruh dalam pembentukan mahkota pada tanaman aren. Sebahagian tanaman aren ditanam dengan sengaja di Jorong Talaweh, sedangkan tanaman aren tumbuh alami di jorong yang yang lain. Petani aren sudah banyak mengolah nira menjadi gula cetak/saka, gula semut di Jorong Talaweh. Selain itu satu pabrik untuk mengolah nira menjadi nira fresh, gula cetak/saka, gula cair dan gula semut yang dikelola oleh kelompok Tani Mutiara di Jorong Talaweh. Hal ini sesuai dengan (Hanum et al. yang menyatakan nilai tambah gula semut tinggi (>40%) dan nilai tambah gula aren 1540%. Arifin Simatupang. Fajri. Ismet Suryadi. Helentina Situmorang Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) 2024 Vol. No. 2 : hal 102-109 Tabel 1. Karakteristik Tumbuh dan Sebaran Tanaman Aren di Nagari Labuah Gunuang Nama Jorong Karakteristik Lahan/Pengolahan Aren Jumlah Responden Jorong 41 orang A dekat dengan pemukiman. Talaweh A di jalan utama nagari/beraspal hotmix. A populasi aren sangat banyak, dan A terletak di pinggang gunung/berada paling dekat dengan Gunung Sago. A ada satu pabrik untuk pengolahan aren yang merupakan hibah dari Pemda Kabupaten Lima Puluh Kota. A variasi produk hasil olahan aren lebih banyak, ada yang minuman nira segar/fresh, gula semut, gula aren/saka, gula A terdapat banyak pengolah aren tradisional . mumnya yang memiliki tanaman aren, mengolah sendiri menjadi gula aren/saka. Jorong Dusun Nan Onam (Pak. A dekat dengan utama nagari/aspal biasa dan sebagian jalan nya masih tanah. A sangat banyak sawah A lokasi pohon aren tidak sebanyak di talaweh A tumbuh menyebar, dan sebagian berkelompok/koloni A petani pengolah aren menjadi gula aren relatif sedikit, sebagian nira juga dijual menjadi minuman 4 orang Jorong Kayu Tanam A pemukiman perumahan warga sangat banyak sehingga A pohon aren sangat sedikit pertumbuhannya. A petani pengolah aren menjadi gula aren sangat sedikit 2 orang Jorong Lareh Nan Panjang A populasi pohon aren sangat sedikit. A kalau pun ada pohon aren, tumbuhnya menyebar satu-satu di sepanjang aliran sungai, hanya sedikit yang di lahan tegalan/kebun pekarangan A petani pengolah aren menjadi gula aren sangat sedikit 3 orang Jorong Simpang Empat Kabindu A lokasi tempatnya dekat dengan jalan lintas sumatera via Lintau. A banyak sawah dan pemukiman, dan A populasi arennya sedikit. A petani pengolah aren menjadi gula aren sangat sedikit 3 orang Jorong Simpang Empat Balai Jariang A lokasi tempatnya sangat dekat pemukiman warga, karena merupakan ibukota nagari A berada di jalan lintas sumatera dan jalan antar kecamatan. A populasi aren sangat sedikit. A petani pengolah aren menjadi gula aren sangat sedikit 2 orang Jorong Banjar Sari (Bonj. A A A A 15 orang Total Responden daerahnya berbukit, dan terletak di pinggang gunung sago, populasi arennya hampir menyamai jorong Talaweh. petani pengolah aren menjadi gula aren lumayan banyak 70 orang Sumber: Olahan data, 2022 Jumlah tanaman aren terbanyak yaitu di Jorong Talaweh sebanyak 6. 297 pohon . ,73 % dari keseluruhan jumlah tanaman are. terdiri dari TM= 474 pohon. TBM= 5. 823 pohon (Tabel . Hal ini menunjukkan potensi tanaman aren yang akan menghasilkan sangat besar. Arifin Simatupang. Fajri. Ismet Suryadi. Helentina Situmorang Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) 2024 Vol. No. 2 : hal 102-109 Tabel 2. Jumlah Tanaman Keterangan Aren di Labuang Gunuang Tahun 2022 Nama Jorong Jumlah Tanaman Jumlah Aren . Responden . 1 Talaweh TM = 474. TBM = 5. 2 Kayu Tanam TM = 15. TBM = 105 3 Lareh Nan Panjang TM = 15. TBM = 22 4 Dusun Nan Anam TM = 10. TBM = 15 5 Kabindu Simpang Empat TM = 39. TBM = 984 6 Balai Jariang Simpang Empat TM =11. TBM =119 7 Banjar Sari TM = 69. TBM = 119 Total TM = 633. TBM = 6. Total tanaman aren 7. 280 pohon Keterangan TM=Tanaman Menghasilkan TBM= Tanaman Belum Menghasilkan Sumber: Olahan data, 2022 Berdasarkan 70 orang responden diperoleh data 60 orang responden . ,71%) menjadikan aren sebagai sumber pendapatan utama keluarga . ekerjaan utamanya adalah sebagai petani dan pengolah are. Sedangkan, 10 orang responden atau 14,29% menjadikan komoditas tanaman aren sebagai sumber pendapatan tambahan/pekerjaan sampingan. Hasil analisis kajian ekonomis aren berdasarkan potensi produksi dan pemasaran hasil tanaman aren. potensi pendapatan hasil olahan nira. potensi pendapatan hasil aren selain nira yakni potensi produksi nira diperoleh petani aren 8. 675 liter per hari . orang responde. yang dipasarkan ke pedagang pengumpul sekitar Kabupaten Lima Puluh Kota. Padang, dan Pekanbaru. Potensi pendapatan hasil nira dari hasil olahan nira tersebut yakni nira fresh, gula cetak, gula cair, dan gula semut (Tabel . Tabel 3. Potensi Pendapatan Olahan Nira per hari di Nagari Labuah Gunuang Kecamatan Lareh Sago Halaban Tahun 2022 Olahan Nira Protensi Pendapatan Keterangan Berdasarkan Data saat Survei Air nira murni Jika diasumsikan semua hasil panen nira Dari 70 orang responden dikonversi ke air nira murni, pendapatan: didapatkan data 2. 240 liter nira dengan total gula aren 240 liter x Rp2. 500 = Rp5. 333 kg. Sehingga: Minuman botol nira Jika diasumsikan semua hasil panen nira angka konversinya 1 kg Fresh dikonversi ke minuman botol nira fresh, gula aren berasal dari = 6,726 liter nira . liter jika 240 liter x Rp4. 000 = Rp8. Gula aren Jika diasumsikan semua hasil panen nira dikonversi ke gula aren: 240 liter / 6,726 = 333,04 Kg Sehingga pendapatan: 333 Kg x Rp20. 000 = Rp6. 333 Kg x Rp25. 000 = Rp8. Gula semut *Angka konversi 7-8 liter nira untuk 1 kg gula semut. Angka konversi rata-rata diambil sebesar 7,6 liter (Sumber Aldo. Guseta, 2. Sehingga pendapatan: 240 liter/7,6 = 294,74 kg 294 x Rp40. 000 = Rp11. Sumber: Olahan data primer penelitian, 2022 Petani pengrajin nira kebanyakan mengolah nira menjadi gula aren, karena proses pembuatannya lebih sederhana dibandingkan dengan pembuatan gula semut, rata- rata harga penjualan gula aren di pedagang pengumpul yaitu Rp. 000- Rp. 000 per kilogramnya. Nira segar hasil panen dijual seharga Rp. 500 per liternya. Gula semut dan gula cair dijual ke konsumen dengan harga Rp. 000- Rp. 000 per kilogram. Kenaikan harga gula aren biasanya terjadi di M. Arifin Simatupang. Fajri. Ismet Suryadi. Helentina Situmorang Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) 2024 Vol. No. 2 : hal 102-109 bulan Ramadan, karena permintaan pasar terhadap gula aren meningkat. Tabel 3 menunjukkan potensi pendapatan hasil olahan nira paling tinggi pada olahan nira menjadi gula semut sebesar Rp. 000 per hari. Potensi pendapatan dari gula semut sangat tinggi, namun petani aren belum banyak mengolah nira menjadi gula semut. Karena proses pengolahan cukup lama sampai 6-8 jam. Petani aren masih banyak mengolah nira menjadi gula cetak dan pemasaran masih terbatas. Hal ini sesuai dengan (Situmorang et al. , 2. bahwa perlu upaya peningkatan pemasaran secara digital berupa toko online, media sosial . nstagram, tiktok dan faceboo. Salah satu kelompok tani petani aren yang mengelola minuman nira menjadi nira fresh, gula cetak, gula cair dan gula semut adalah Kelompok Tani Mutiara yang diketuai oleh bapak Al Manik. Saat ini Kelompok Tani Mutiara yang memanfaatkan pabrik pengolahan air nira tersebut yang dibangun pada tahun 2018. Akan tetapi saat survei didapatkan informasi bahwa pabrik nira bantuan/hibah masih sangat jarang beroperasi, belum pernah berjalan secara penuh, karena terkendala teknis/kekurangan komponen alat untuk bisa mengolah nira. Sehingga bangunan tersebut masih digunakan sebagai tempat pengolahan nira secara tradisional . enggunakan wajan dan kayu baka. Petani aren juga memiliki potensi pendapatan hasil aren selain dari nira. Potensi itu berasal dari pemanfaatan buah aren menjadi kolang kaling, sagu aren dalam bentuk tepung sagu, ataupun dimanfaatkan menajdi ijuk (Tabel . Tabel 4. Potensi Panen Hasil Aren Lainnya di Nagari Labuah Gunuang Kecamatan Lareh Sago Halaban Tahun 2020 Panen Hasil Aren Lainnya Potensi Hasil . on nir. Buah aren . olang-kalin. A Panen hasil berupa buah aren dilakukan hanya secara musiman, selama menyambut bulan ramadan, sampai awal A Hampir di setiap jorong ada rumah produksi/pengolahan buah kolang- kaling saat bulan puasa. A Setelah periode itu, permintaan terhadap kolang-kaling relatif tidak ada. A Hanya satu rumah yang berlokasi di jorong kayu tanam, yang memproduksi kolang-kaling sepanjang tahun, di jorong lain tidak ada. A Harga kolang-kaling Rp10. 000 per kilogram . uncaknya saat awal dan pertengahan Ramadha. Sagu aren . epung sag. A Panen hasil sagu aren di tempat penelitian tidak ada ditemui. A Menurut info di lapangan, sangat jarang sekali ditemui masyarakat yang memanen batang untuk dijadikan tepung sagu aren. A Jikapun ada, diperuntukkan untuk penambah/pengganti pakan ternak. A Harga per kilogram tepung sagu sekitar Rp10. Ijuk A Tidak ada ditemui pusat kerajinan ijuk . apu, kopiah, tali, atap ijuk, dan lainny. di seluruh jorong. A Menurut infonya ada yang mengumpulkan ijuk untuk dijual ke pusat kerajinan sapu, tetapi saat survei tidak ditemui. A Ijuk hanya dimanfaatkan secara pribadi untuk atap pondok sawah/ladang, kandang ternak, naungan untuk pemijahan ikan, dan atap dapur/kamar mandi. A Harga ijuk per kilogram Rp6. Sumber: Olahan data, 2022 Potensi pendapatan kolang-kaling sangat besar pada saat awal dan pertengahan Ramadhan. Namun, petani aren belum memaksimalkan potensi produksi kolang-kaling dan ijuk. Bahkan, petani sangat jarang memanen batang menjadi tepung sagu. Jika ada yang memanen batang menjadi M. Arifin Simatupang. Fajri. Ismet Suryadi. Helentina Situmorang Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) 2024 Vol. No. 2 : hal 102-109 tepung sagu hanya digunakan sebagai pakan ternak. Potensi tanaman aren sangat besar untuk bisa ditingkatkan oleh petani aren. Hal ini sesuai dengan penelitian (Wulantika, 2. , (Wisesa, 2. dan (Nuh et al. , 2. Kesimpulan Kajian strategis tanaman aren berdasarkan gambaran data dari 70 responden adalah terdata 280 pohon aren, dengan sebaran terbanyak di jorong Talaweh dan kedua jorong Banjarsari. Kedua jorong tersebut adalah jorong yang langsung berbatasan dengan kawasan hutan Gunung Sago. Jumlah TM aren sebanyak 633 pohon atau 8,70% dan TBM 6. 647 pohon atau 91,30%, bTM sebanyak 633 pohon tersebut memproduksi air nira sebanyak 2. 240 liter, dan sebanyak 85,71% responden mengandalkan aren sebagai mata pencaharian utama, serta 14,28% sisanya sebagai pekerjaan sampingan. Kajian ekonomis aren adalah potensi produksi nira diperoleh petani aren 8. 675 liter per hari . orang responde. yang dipasarkan ke pedagang pengumpul sekitar Kabupaten Lima Puluh Kota. Padang, dan Pekanbaru, potensi penerimaan pendapatan hasil olahan nira dari produksi air nira sebanyak 2. 240 liter setara dengan: Rp. 000 jika dijual dalam bentuk air nira. Rp. 000 jika dijual dalam bentuk minuman botol nira fresh. Rp. 000 dan Rp. jika dijual dalam bentuk gula aren dengan harga Rp. 000 - Rp. 000 per kilogram, serta Rp. 000 jika dijual dalam bentuk gula semut, dan potensi pendapatan aren selain nira yang didapatkan disaat survei hanya informasi berupa harga pasar, dimana untuk: buah aren . dengan harga pasar Rp. 000 per kilogram, tepung sagu aren Rp. 000 per kilogram, dan ijuk Rp. 000 per kilogram. Buah aren . olang-kalin. banyak diproduksi pada saat bulan Ramadhan karena pada saat itu permintaannya sangat tinggi. Tepung sagu aren sangat jarang diperjual belikan, karena biasanya digunakan untuk pakan ternak. Ijuk lebih banyak dipakai untuk kebutuhan atap kandang ternak. Belum ada pusat kerajinan ijuk ataupun toke . edagang pengumpu. yang memperjualbelikan ijuk di Nagari Labuah Gunuang. Daftar Pustaka