Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 221 - 227 Available Online at jurnal. id/focus PERUBAHAN SOSIAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL: TANTANGAN BAGI PENELITI DAN PRAKTISI KESEJAHTERAAN SOSIAL Abu Huraerah Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Article history Received: 23 Desember 2025 Revised : 22 Januari 2025 Accepted: 25 Januari 2025 *Corresponding author Email : huraerah_ks@unpas. No. doi: 10. 24198/focus. ABSTRAK Perubahan sosial adalah suatu perubahan yang terjadi di dalam masyarakat terkait dengan pola pikir, sikap sosial, norma, nilai-nilai, dan berbagai pola perilaku manusia di dalam masyarakat. Perubahan sosial menyentuh berbagai bidang, baik politik, ekonomi, dan budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan politik, ekonomi, dan budaya di Indonesia dan implikasinya terhadap pembangunan kesejahteraan sosial, serta tantangannya bagi peneliti dan praktisi kesejahteraan sosial. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dari jurnal-jurnal ilmiah dan buku-buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bidang politik, terjadi perubahan dari kekuasaan yang lebih bersifat otoriter ke arah kekuasaan yang lebih demokratis dan transparan, serta dari kekuasaan yang sentralistis ke arah kekuasaan yang desentralistis. Bidang ekonomi, sebagai hasil pemerintahan adalah terciptanya usaha-usaha ekonomi dalam skala besar. Dalam beberapa macam produk, usaha-usaha skala besar ini telah mengalahkan ekonomi rakyat yang beskala kecil. Bidang budaya, perubahan pada nilai-nilai individualisme dan persaingan cenderung mulai mengatasi nilai-nilai kebersamaan dan kerjasama. Nilai-nilai kebebasan individu cenderung mengalahkan nilai-nilai pengawasan Implikasi dari perubahan-perubahan tersebut adalah kesejahteraan sosial tidak dapat lagi dominan. Dengan otomomi daerah, peranan pemerintah daerah yang lebih Tantangan bagi para peneliti adalah melakukan penelitian lebih mendalam tentang perubahan sosial yang terjadi, faktor-faktor utama yang menyebabkan perubahan sosial, dan dampak yang ditimbulkan oleh perubahan sosial Sementara, tantangan bagi praktisi kesejahteraan sosial memanfaatkan dan menerapkan hasil penelitian, serta menyusun dan melaksanakan program yang tepat. Kata kunci: Perubahan Sosial. Pembangunan Kesejahteraan Sosial. Peneliti Dan Praktisi Kesejahteraan Sosial ABSTRACT Social change occurs in society about thought patterns, social attitudes, norms, values, and various patterns of human behavior. Social change touches multiple fields, including politics, economics, and culture. This research aims to describe political, economic, and cultural changes in Indonesia and their implications for social welfare development, as well as the challenges for social welfare researchers and practitioners. This research method uses literature Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 221 - 227 Available Online at jurnal. id/focus studies from scientific journals and books. The results of the research show that in the political sector, there has been a change from more authoritarian power towards more democratic and transparent power, as well as from centralized power towards decentralized In the economic sector, as a result of economic development during several periods of government, the creation of large-scale economic businesses. In several types of products, these large-scale businesses have defeated the small-scale people's economy. In the cultural sector, changes to the values of individualism and competition tend to begin to overcome the values of togetherness and The values of individual freedom tend to trump the values of social control. These changes imply that the role of the central government in developing social welfare can no longer be With regional autonomy, the role of regional government is more dominant. The challenge for researchers is to conduct more in-depth research on the social changes that occur, the main factors that cause social changes, and the impacts caused by these social Meanwhile, the challenge for social welfare practitioners is to utilize and apply research results, as well as develop and implement appropriate programs. Key word: social change, social welfare development, social welfare researchers and practitioners PENDAHULUAN Kesejahteraan sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya . asal 1 ayat . Undang-undang Tentang Kesejahteraan Sosia. Definisi ini menunjukkan bahwa kesejahteraan sosial adalah suatu keadaan. Selaras dengan definisi tersebut, penulis setuju dengan dikemukakan oleh Midgley. Kesejahteraan sosial oleh Midgley . didefinisikan sebagai Au. a state or condition of human well-being that exists when social problems are managed, when human needs are met, and when social opportunities are Ay . etak miring asli dari buk. Walaupun tidak tidak prinsipal, bagi penulis, pemenuhan kebutuhan manusia menempati urutan pertama. Definisi kesejahteraan sosial sebagai suatu keadaan lebih mudah dipahami oleh keadaan sejahtera. Selain itu, pengertian kesejahteraan sosial sebagai suatu keadaan sejahtera lebih dekat maknanya dengan yang terdapat dalam Undang-undang Dasar 1945, yaitu Au. dan untuk memajukan Ay . alam pembukaa. dan bab XIV tentang Kesejahteraan Sosial. Bab XIV kesejahteraan sosial memuat dua pasal, yaitu pasal 33 dan Pasal 33 ayat . Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas ayat . Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. dan ayat . Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan sebesar-besar kemakmuran rakyat. Sementara, pasal 34 fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara. Ketiga ayat dalam pasal 33 bab XIV tersebut berkaitan dengan kesejahteraan sosial dalam arti sebagai suatu keadaan sejahtera. Selama ini yang sering dikutip dan dijadikan salah satu landasan hukum dari bab XIV ini hanyalah Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 221 - 227 Available Online at jurnal. id/focus pasal 34 saja. Hal yang lebih penting adalah pengertian kesejahteraan sosial sebagai suatu keadaan dapat dijadikan tujuan bagi usaha-usaha pembangunan kesejahteraan sosial, karena mengandung unsur yang kebutuhan-kebutuhan sebagai individu, kelompok, maupun masyarakat secara keseluruhan. Perubahan sosial secara konseptual adalah perubahan dalam hubungan interaksi antar individu, organisasi atau komunitas yang bertalian dengan struktur sosial atau pola nilai dan norma. Dengan demikian perubahan yang dimaksud adalah perubahan tidak hanya terkait aspek sosial semata namun juga terkait dengan aspek budaya, karena memang manusia selain sebagai makhluk sosial juga tidak terlepas dari kebudayaan (Prayogi & Prasetya, 2. Secara luas, konsep perubahan sosial merupakan suatu konsep yang memiliki dimensi yang sangat luas. Hal ini dapat dilihat dari beragam pendapat ahli yang memberikan pemahaman yang berbeda satu sama lainnya terkait perubahan sosial (Prayogi, 2. Wilbert More misalnya, memaknai perubahan sosial sebagai suatu perubahan penting yang terjadi dalam keseluruhan aspek sosial seperti struktur, pola perilaku dan sistem interaksi sosial, termasuk di dalamnya perubahan norma, nilai, dan fenomena kultural (Prayogi, 2. Soemardjan memaknai perubahan sosial sebagai suatu perubahan lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang berpengaruh pada sistem sosialnya yang di dalamnya mencakup pula nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku (Soekanto, 1. Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, perubahan sosial dapat pula dipahami sebagai suatu kajian yang mempelajari berbagai perilaku interaksi manusia yang terkait dengan Dengan demikian, maka titik tekan dalam telaah dari perubahan sosial ialah keseluruhan aspek kehidupan manusia di dalam masyarakat atau meliputi keseluruhan fenomena sosial (Suyanto & Narwoko, 2. Perubahan sosial dapat bergerak masyarakat berkembang. Di sisi lain, perubahan sosial juga dapat menimbulkan kemunduran dalam kehidupan masyarakat (Astuti. Al-Jannah. Amin, & Mukhlisuddin. Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi karena adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur sosial yang berbeda di dalam kehidupan masyarakat, sehingga menghasilkan pola kehidupan yang baru . erbeda Perubahan sosial mencakup perubahan dalam nilai nilai sosial, normanorma kelompok sosial, interaksi sosial, pola-pola perilaku, kekuasaan dan wewenang, serta berbagai segi kehidupan masyarakat lainnya Beberapa sistem perubahan menciptakan kebutuhan perubahan sosial di suatu masyarakat muslim biasanya peradaban di masyarakat muslim tersebut. Jadi, dapat diambil konklusi bahwa substansi perubahan sosial tersebut adalah munculnya peradaban Islam yang kuat (Mandasari. MaAoruf, & Amin, 2. Hasil penelitian Kambey. Maramis, & Masloman . menunjukkan bahwa dampak perubahan sosial ekonomi meliputi pada peningkatan penguasaan teknologi di masyarakat, komunikasi masyarakat yang lebih baik, mengurangi pengangguran, dan menumbuhkan jiwa berwirausaha. Ada beberapa definisi perubahan sosial, the University of the People . , sebuah universitas nirlaba bebas biaya kuliah yang berbasis di AS, mendefinisikan perubahan sosial adalah Aucara interaksi manusia, hubungan, pola perilaku, dan norma budaya berubah seiring waktu. Ay Setiap bagian masyarakat Ae termasuk lingkungan hidup dan bidang politik Ae mengalami perubahan sosial. Para filsuf, politisi, ilmuwan dan lain-lain telah Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 221 - 227 Available Online at jurnal. id/focus mengembangkan teori perubahan sosial sejak zaman kuno. Di Yunani dan Roma kuno, muncul tiga gagasan utama tentang perubahan sosial, yaitu kemunduran atau kemajuan berkelanjutan (The University of the People, 2. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan sosial dalam bentuk perubahan politik, perubahan ekonomi, dan perubahan budaya di Indonesia dan implikasinya terhadap pembangunan kesejahteraan sosial, serta tantangannya bagi peneliti dan praktisi kesejahteraan sosial. METODE Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan . ibrary researc. Data dalam penelitian kajian pustaka ini dikumpulkan dari berbagai sumber literatur ilmiah dari jurnal-jurnal dan bukubuku terpilih. Studi literatur dalam penelitian ini tentang kerangka konsep perubahan sosial dan implikasinya bagi pembangunan kesejahteraan sosial, serta tantangan bagi peneliti dan praktisi kesejahteraan sosial. Data yang sudah dikumpulkan dan dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Perubahan Sosial dan Implikasinya Perubahan-perubahan Indonesia saat ini melingkupi pada berbagai bidang, yaitu bidang politik, ekonomi, maupun sosial-budaya. Pada bidang politik, terjadi perubahan dari kekuasaan yang lebih bersifat otoriter ke arah kekuasaan yeng lebih demokratis dan transparan, serta dari kekuasaan yang sentralistis ke arah kekuasaan yang Hal tersebut sebagaimana yang dikemukakan Amin. Humaizi. Rahmadani, & Yusuf . bahwa Indonesia, sebagai negara yang memiliki keragaman budaya dan populasi besar, telah mengalami perubahan politik yang mencolok dalam beberapa dekade terakhir. Transisi ini telah membawa tantangan dan peluang baru bagi sistem politik negara. Dalam lanskap politik Indonesia, partai politik, lembaga legislatif, dan eksekutif memiliki peran kunci dalam menentukan arah negara dan mengarahkan kebijakankebijakan penting. Partai politik berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah dan rakyat, sedangkan lembaga legislatif dan eksekutif bekerja sama untuk membentuk dan mengimplementasikan kebijakan yang menggerakkan negara menuju masa depan yang lebih baik. Peran dan dinamika antara ketiga komponen ini memberikan pengaruh besar terhadap stabilitas dan kemajuan politik Indonesia. Lebih Amin. Humaizi. Rahmadani, & Yusuf . menjelaskan bahwa pada intinya, politik adalah tentang bagaimana negara dikelola dan bagaimana kekuasaan didistribusikan. Indonesia telah melalui masa-masa transisi dari rezim otoriter menuju demokrasi yang lebih Seiring dengan perubahan tersebut, sistem politik telah mengalami transformasi yang signifikan. Demokrasi menekankan pentingnya instrumen politik dalam membentuk lembaga yang stabil dan berfungsi dengan baik. Infrastruktur dan suprastruktur politik, termasuk partai politik, memainkan peran sentral dalam memastikan kelancaran proses politik. Partai politik tidak hanya berfungsi sebagai perantara antara pemerintah dan rakyat, keseimbangan terhadap lembaga eksekutif dan legislatif. Pada bidang ekonomi, sebagai hasil dilaksanakan selama beberapa periode pemerintahan adalah terciptanya usahausaha ekonomi dalam skala besar, baik yang bersifat nasional maupun yang bersifat multinasional. Dalam beberapa macam produk, usaha-usaha skala besar ini telah mengalahkan ekonomi rakyat yang Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 221 - 227 Available Online at jurnal. id/focus Walaupun Pemerintah terus berupaya memajukan UKM (Usaha Mikro. Kecil, dan Menenga. dalam berbagai bidang usaha. Dewasa ini, komunikasi dimanfaatkan oleh para pelaku Hal tersebut telah menjadi tuntutan yang sangat besar untuk memajukan usahausaha ekonomi, baik skala kecil, menengah, maupun besar. Dampak sosial dari kemajuan dan telekomunikasi, informasi yang multimedia akan sangat berpengaruh dalam perubahan tatanan organisasi dan hubungan sosial flesibelitas dan kemampuan telematika untuk masuk ke dalam setiap aspek aspek kehidupan manusia. Kondisi ini akan tampak pada perubahan yang terjadi pada masyarakat baik kondisi ideologi, sosial budaya, politik hingga kondisi keamanan suatu negara (Stamm dalam Yoga, 2. Hasil penelitian Sagita. Yuliati, & Fauzi . menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi Informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, terhadap kinerja UMKM dan pelatihan terhadap kinerja UMKM. Teknologi informasi dimanfaatkan oleh pelaku bisnis untuk kegiatan e-commerce yang dapat memberikan fleksibilitas dalam produksi, memperluas pangsa pasar, mempromosikan usaha secara online, meningkatkan kualitas komunikasi dan jaringan sosial online, menggunakan data dari daerah lain dan membangun hubungan yang kuat dengan mitra bisnis Hal ini yang membuat pemanfaatan teknologi informasi sangat berdampak terhadap peningkatan kinerja bisnis (Laudon & Traver, 2. Pada bidang budaya, nilai-nilai individualisme dan persaingan cenderung mulai mengatasi nilai-nilai kebersamaan dan kerjasama. Nilai-nilai kebebasan individu cenderung mengalahkan nilainilai pengawasan sosial. Perubahan nilainilai ini terutama terjadi di kota-kota besar. Dalam kecenderungan perubahan dari keluarga besar . xtended famil. ke arah keluarga kecil . uclear famil. Karena kemajuan dalam bidang kesehatan, angka harapan hidup juga mengalami peningkatan. Kemudian, karena kemudahan dalam semakin tinggi. Kecenderungannya adalah penduduk desa akan mengalir ke kota-kota besar, selain untuk melanjutkan studi bagi para pemuda, juga untuk mencari Selain, perpindahan penduduk dari desa ke kota, perpindahan penduduk juga terjadi dari satu pulau ke pulau lain. Implikasi dari perubahan-perubahan tersebut adalah bahwa peranan pemerintah pusat dalam pembangunan kesejahteraan sosial tidak dapat lagi dominan seperti pada masa lalu. Dengan otomomi daerah, maka peranan pemerintah daerah yang lebih Peranan penerima pelayanan perlu ditingkatkan, dalam arti lebih banyak keputusan yang menyangkut nasib mereka, tidak boleh lagi hanya diputuskan oleh administrator atau pengelola program saja. Keseragaman dikurangi, kreativitas daerah dalam program-program pembangunan kesejahteraan sosial yang sesuai bagi daerahnya perlu digalakkan. Dengan berskala besar, memunculkan sistem ekonomi kapitalisme dan berbarengan dengan ini adalah terjadinya kesenjangan Pada satu sisi, terdapat segelintir orang-orang kaya-raya, dan pada sisi lain sebagian besar rakyat masih hidup dalam garis kemiskinan. Warga ekonominya dikalahkan oleh usaha berskala besar, dan mereka yang tanahnya pembangunan, seperti mendirikan pabrik, membuat jalan, dan sebagainya, akan Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 221 - 227 Available Online at jurnal. id/focus pekerjaan mereka yang merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Terkait dengan hal ini, mereka perlu dilakukan usaha-usaha pembinaan dalam rangka alih Mereka yang beruntung dapat bekerja pada usaha-usaha ekonomi berskala besar akan sangat tergantung pada pekerjaan dan Selain itu, perubahan dan peningkatan teknologi industri di tempat kelangsungan pekerjaan mereka. Hal ini bagi mereka perlu dikembangkan programprogram kesejahteraan sosial yang bersifat pencegahan dan pengembangan. Dengan individualisme dan persaingan, maka mereka yang kalah dalam persaingan mungkin akan merasa tersisih dari masyarakat yang pada gilirannya dapat mengalami gangguan jiwa dan seterusnya akan menjadi masalah sosial. Berkurangnya pengawasan sosial akan membuat orang kurang merasa perduli lagi dengan masyarakat sekitarnya. Kecenderungan bergesernya keluarga besar menjadi keluarga kecil, sementara angka harapan hidup semakin tinggi akan menimbulkan masalah bagi para lanjut usia. Apabila mereka sudah lanjut usia, mereka tidak lagi mengandalkan rawatan dari anak atau menantunya. Namun, nilai-nilai Indonesia memungkinkan melepaskan orang tua untuk ditempatkan di rumah perawatan bagi lanjut usia. Dalam hal ini, pengembangan program-program bagi para lanjut usia akan menjadi tantangan. Dengan arus urbanisasi, terjadi banyak masalah di perkotaan, seperti pengemis, gelandangan, kejahatan, anak jalanan, daerah kumuh, dan sebagainya. Selain itu, dengan semakin beragamnya suku bangsa, baik yang tinggal di kota-kota besar maupun yang tinggal di pulau-pulau lain, secara potensial dan faktual dapat menimbulkan konflik. Program-program untuk mengatasi dan mencegah konflik sosial ini perlu dikembangkan. Tantangan bagi Peneliti dan Praktisi Kesejahteraan Sosial Tantangan bagi para peneliti adalah melakukan penelitian lebih mendalam tentang perubahan sosial yang terjadi, faktor-faktor utama yang menyebabkan perubahan sosial, dan dampak yang ditimbulkan oleh perubahan sosial tersebut. Sementara, kesejahteraan sosial memanfaatkan dan menyusun dan melaksanakan program yang tepat. SIMPULAN Perubahan sosial pada bidang politik, terjadi perubahan dari kekuasaan yang lebih bersifat otoriter ke arah kekuasaan yang lebih demokratis dan transparan, serta dari kekuasaan yang sentralistis ke arah kekuasaan yang desentralistis. Bidang ekonomi, sebagai hasil pembangunan pemerintahan adalah terciptanya usahausaha ekonomi dalam skala besar. Dalam beberapa macam produk, usaha-usaha skala besar ini telah mengalahkan ekonomi rakyat yang beskala kecil. Bidang budaya, perubahan pada nilai-nilai individualisme dan persaingan cenderung mulai mengatasi nilai-nilai kebersamaan dan kerjasama. Nilai-nilai kebebasan individu cenderung mengalahkan nilai-nilai pengawasan sosial. Implikasi perubahan-perubahan tersebut adalah peranan pemerintah pusat dalam pembangunan kesejahteraan sosial tidak dapat lagi dominan. Dengan otomomi daerah, peranan pemerintah daerah yang lebih dominan. Tantangan bagi para peneliti adalah melakukan penelitian lebih mendalam tentang perubahan sosial yang faktor-faktor menyebabkan perubahan sosial, dan dampak yang ditimbulkan oleh perubahan sosial tersebut. Sementara, tantangan bagi praktisi kesejahteraan sosial memanfaatkan Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN: 2620-3367 (Onlin. Vol. 7 No. 2 Desember 2024 Hal : 221 - 227 Available Online at jurnal. id/focus dan menerapkan hasil penelitian, serta menyusun dan melaksanakan program yang tepat. DAFTAR PUSTAKA