E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 DOI: https://doi. org/10. 31933/eej. Received: 02/12/2021. Revised: 26/12/2021. Publish: 03/02/2022 PENINGKATAN HASIL BELAJAR BIOLOGI DENGAN PEMBERIAN TUGAS DISETIAP AKHIR PERTEMUAN PADA SISWA KELAS VII. MTsN KURANJI PADANG Afrinalita MTsN 5 Kota Padang Email: rinajapang06@gmail. Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi kelas VII. 1 MTsN Kuranji Padang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas . lass room researc. yang dilakuakan dalam dua kali tahapan dengan empat kali pertemuan. Sabjek penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VII. 1 MTsN Kuranji Padang dengan jumlah siswa 40 orang. Alat pengumpul data adalah lembar obserfasi. Data yang diperoleh adalah data dari hasil belajar Biologi dengan pemberian test disetiap akhir pertemuan dan lembaran pengamatan sikap siswa saat mengikuti pelajaran dan sikap siswa saat mengerjakan soal test. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengunaan test disetiap akhir pertemuan dapat meningkatkan hasil belajar Biologi siswa kelas VII. 1 MTsN Kuranji Padang yakni dapat dilihat dari hasil nilai test dan perubahan sikap siswa dalam mengikuti pelajaran dan melaksanakan test. Kata Kunci: hasil belajar. Biologi, tugas PENDAHULUAN Pendidikan adalah pengobatan sikap dan perilaku seseorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajarandan pelatihan {Depdikbud: 1. Pendidikan merupakan perbuatan yang mencakup pengalaman, pengertian dan penyesuaian diri setiap individu terhadap rangsangan menuju arah pertumbuhan dan perkembangan. Amanat diatas menegaskan betapa pentingnya pendidikan dan pengajaran. Keberhasilan peserta didik dalam belajar khususnya dalam pengajaran Biologi di sekolah dapat dilihat dari hasil yang dicapainya. Hasil belajar merupakan indicator melihat sejauh mana tujuan pengajaran dapat Hasil belajar siswa dapat dipengaruhi oleh dua factor yaitu: faktor ekstern. dan faktor intern. Hal ini sesuai dengan pendapat Ngalim Purwanto . Faktor yang menyebabkan hasil belajar adalah faktor ekstern yaitu lingkungan (Alam dan sosia. dan instrumental . urikulum, guru, sarana dan administras. Sedang dari dalam yaitu faktor fisiologi (Kondisi fisik dan panca indr. dan fsikologi . akat, minat, kecerdasan, kemampuan kognitif dan motifas. Page 111 E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 Dari factor ekstern seperti pemerintah sudah banyak melakukan usaha untuk meningkatkan hasil belajar, diantaranya penyempurnaan kurikulum 1994 menjadi kurikulum berbasis kompetisi (KBK), peningkatan kemempuan guru tiap bidang studi, penataran dan seminar untuk meningkatkan kualitas dalam bidang studi, dan tidak hanya itu pemerintah sekarang juga mengalokasikan sejumlah APBN untuk sekolah yang berupa dana Bantuan Operasional sekolah (BOS) Disamping itu usaha usaha yang dilakukan guru untuk meningkatkan kwalitas pendidikan diantaranya adalah: memberikan tugas dalam bentuk LKS, menyajikan materi dengan metode yang berfariasi, memberikan semangat belajar berupa penguatan dan penyajianserta memberikan nilai pada pelajaran rumahnya. Usaha diatas belum juga menunjukan hasil yang memuaskan karena hasil yang diperoleh dalam pelajaran mesih rendah. Hal ini disebabkan oleh karena masih banyak orang yang beranggapan bahwa pelajaran Biologi hanyalah berupa hafalan. hal ini juga dialami oleh siswa MTsN Kuranji Padang. Berdasarkan hasil proses belajar mengajar yang dilaksanakan bahwa siswa kelas VII 1 memiliki nilai rata rata harian yang rendah, hal ini disebabkan oleh kebiasaan siswa yang kurang baik seperti: siswa yang kurang bersemangat dan kurang aktifnya siswa dalam belajar mengajar yang berpusat pada guru. Untuk mengatasi hal itu maka diberikan tugas rumah sebagai salah satu cara agar siswa mau belajar dan memahami materi pelajaran supaya siswa menjadi lebih aktif. Namun kenyataanya tugas yang diberikan oleh guru tidak dikerjakan dengan baik, diantaranya siswa malas belajar dan bahkan tidak mengerjakan tugas rumah karena soalnya terlalu banyak dan siswa tidak mengerti dengan maksud dari soal yang diberikan guru. Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa perlu diadakan suatu penelitian pendidikan yang mempu mengangkat hasil belajar biologi siswa dengan upaya pemberian tes disetiap akhir pertemuan. Penelitian dengan tes di akhir pertemuan adalah memberikan tes pada setiap akhir Hal ini bertujuan agar siswa dapat memahami materi pelajaran yang diajarkan dan siswa mempunyai kesiapan ilmu sehingga siswa lebih aktif dalam kegiatan belajar Menurut pendapat ahli menyatakan bahwa penilaian itu hendaknya sering diadakan, semakin sering penilaian itu dilakukan, maka semakin berprestasi siswa. Penilai yang sering dilakukan walaupun sebentar dan pendek- pendek lebih baik dari penilaian yang jarang dilakukan walaupun memakan yang waktu yang lama . Sebab hal itu membuat siswa selalu memperhatikan pelajaran dan belajar sedikit demi sedikit tapi berlanjut lebih baik dari pada hanya akan menghadapi ujian saja. Dari pengalaman mengajar inilah sehingga timbul keinginan untuk mengadakan penelitian dengan judul "Peningkatan Hasil Belajar Biologi Siswa Dengan Pemberian Tes Disetiap Akhir Pertemuan Pada Siswa Kelas VII 1 MTsN Kuranji Padang. METODOLOGI PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas . lass room action researc. yang mengunakan obserfasi kemitraan atau kolaborasi . ollaborative observatio. Kolaborasi ini dilakukan antara guru dengan siswa pada mata pelajaran Biologi dengan pokok bahasan "Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatanAy Page 112 E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 Penelitian tindakan kelas lebih bersifat reflektif dengan melakukan tindakan tindakan tertentu agar dapat memperbaiki atau meningkatkan praktek pembelajaran dikelas secara professional (Suasti 2. Sabjek Penelitian Yang menjadi sabjek penelitian ini adalah siswa kelas VII 1 MTsN Kuranji Padang Tabel jumlah siswa kelas VII MTsN Kuranji Padang Kelas Jumlah Siswa VII. 40 Orang VII. 48 Orang VII. 40 Orang VII. 43 Orang VII. 40 Orang Jumlah 310 Orang Dari seluruh siswa kelas VII MTsN Kuranji Padang, maka yang diambil menjadi subjek penelitian ini adalah Kelas VII. 1 dengan jumlah siswa 40 Orang. Kelas ini dipilih karena hasil belajar siswa masih rendah disbanding kelas lain. Dengan perbandingan jumlah siswanya terdiri dari 17 oarang laki-laki dan 23 orang perempuan MTsN Kuranji Padang. Alat dan Teknik Pengumpulan Data Alat pengumpulan data Agar Penelitian ini terarah maka digunakan dua jenis lembar pengamatan. Lembar pengamatan itu dapat mengamati kegiatan siswa ketika proses belajar mengajar dan ketika siswa mengerjakan tes diakhir pertemuan. Alat yang Digunakan Dalam Tindakan Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes tentang materi Memahami Gejala-Gejala Alam Melalui Pengamatan" soal tes tersebut menjadi media pembelajaran dalam proses belajar mengajar oleh guru dan diberikan kepada siswa 15 kepada siswa 15 menit terakhir pembelajaran. Page 113 E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 Teknik Analisa Data Data yang akan diolah untuk hasil belajar dalam penelitian ini adalah tugas atau Soal yang dikerjakan oleh siswa. Untuk mengetahui hasil belajar dapat dilihat dari hasil rata-rata latihan yang diperoleh pada akhir pertemuan dengan menggunakan rumus menurut Sudjana. X = Sigma xi / N X = Skor rata-rata Sigma xi = Jumlah rata-rata N = Jumlah siswa yang hadir Untuk mengetahui sikap siswa selama proses belajar mengajar, rumus yang dipergunakan adalah: Persentase siswa yang aktif = Jumlah siswa yang aktif x 100 Jumlah siswa yang hadir Kriteria penilaian yang digunakan untuk menentukan persentase hasil belajar menurut suharsimi Arikunto . 81-100% = Baik sekali 61-80% = Baik 40-60% = Cukup 21-40% = Kurang 0 -20% = Kurang sekali Sedangkan untuk mengetahui persentase hasil belajar siswa secara rata-rata digunakan rumus: T = T1 T2 T3 T4 Keterangan : T = persentase hasil belajar siswa rata-rata TI = Persentase hasil belajar siswa pada pertemuan 1 T2 = Persentase hasil belajar siswa pada pertemuan 2 T3 = Persentase hasil belajar siswa pada pertemuan 3 T4 = Persentase hasil belajar siswa pada pertemuan 4 Page 114 E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN Hasil Penelitian Tahap pertama pertemuan 1 dan 2 Hasil penelitian pada tahap pertama pertemuan 1 dan 2 terdiri dari hasil belajar siswa, sikap siswa saat mengerjakan soal test, sesuai dengan komponen-komponen yang telah tersedia dalam lembaran pengamatan yang masing-masing dilaksanakan pada tahap pertama dan kedua. Hasil Belajar Biologi Siswa Pengumpulan data mengenai hasil belajar siswa dilakukan dengan mengerjakan soal test yang dilakukan sebanyak dua kali. Data hasil Analisis mengenai hasil test tahap pertama dan kedua dapat dilihat pada tabel IV. I berikut ini. Tabel IV. Hasil Nilai Test tahap pertama pertemuan 1 dan 2 Pertemuan Jumlah Siswa Nilai Terendah Nilai Tertinggi Nilai RataRata Dari tabel IV. I dapat dilihat bahwa rata-rata latihan tahap pertama pertemuan pertama 40 orang siswa adalah 64. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa adalah 82 dan nilai terendah adalah 45. Ini menunjukan bahwa kemampuan siswa kelas VII. I MTsN Kuranji Padang cukup beragam, sedangkan nilai latihan tahap pertama pertemuan kedua dengan jumlah siswa yang sama dapat dilihat rata-ratanyaadalah 70dengan nilai tertinggi 85 dan nilai terendah 55. Dari dua kali latihan pada tahap pertama pertemuan pada minggu pertama dan kedua dapat dilihat peningkatan hasil belajar Biologi siswa dengan mengunakan soal-soal Biologi. Hasil Pengamatan Sikap Siswa Saat Mengikuti Pelajaran. Data hasil pengamatan sikap siswa saat mengikuti pelajaran di MTsN Kuranji Padang pada tahap pertama pertemuan 1 dan 2 terdiri dari : Tabel IV. Sikap siswa dalam mengikuti pelajaran Sikap siswa Siswa yang memperhatikan Siswa Siswa yang bertanya pada Pertemuan 1 N=40 Jumlah Pertemuan 2 N=40 Jumlah Page 115 E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 Siswa yang tidak perhatian Dari tabel IV. 2 dapat dilihat bahwa sikap siswa saat mengikuti pelajaran adalah sebagai berikut: Siswa yang memperhatikan pelajaran. Siswa yang memperhatikan saat guru menerangkan pelajaran pada tahap pertama pertemuan I adalah 20 orang, nilainya . ukup 14-60%), pada tahap pertama pertamuan 2 meningkat menjadi 28 orang, nilainya . aik 61-80%). Ini membuktikan siswa semakin serius dalam memperhatikan materi pelajaran yang diberikan guru. Siswa yang mencatat pelajaran. Siswa yang mencatat pelajaran pada tahap pertama pertemuan 1 adalah 25 orang,nilainya . aik 61-80%). Pada tahap pertama pertemuan 2 meningkat menjadi 27 orang, nilainya . aik 61-80%). Berdasarkan data diatas tergambar bahwa siswa sudah diberikan guru. mulai mau mencatat pelajaran yang Siswa yang bertanya saat guru menerangkan pelajaran. Siswa yang bertanya saat guru menerangkan pelajaran pada tahap pertama pertemuan 1 adalah 8 orang, nilainya (Kurang 21-40%),pada tahap pertama pertemuan 2 meningkat menjadi 12 orang, nilainya (Kurang 21-40%). Ini berarti siswa sudah mulai berani bertanya saat guru menerangkan pelajaran walaupun persentasenya masih rendah, namun sudah terlihat adanya peningkatan. Siswa yang tidak perhatian saat guru menerangkan pelajaran Siswa yang tidak memperhatikan saat guru menerangkan pelajaran pada tahap pertama pertemuan 1 adalan 15 orang, nilainya( cukup 41-60%),Pada tahap pertama pertemuan 2 menurun menjadi 12 orang,nilainya . urang 21-40%). Ini membuktikan bahwa siswa sudah mulai memperhatikan giru saat menerangkan pelajaran. Hasil Pengamatan Sikap Siswa Saat Melaksanakan Soal Test Hasil pengamatan sikap siswa saat mengerjakan soal test di MTsN Kuranji Padang kelas VII. 1 pada tahap pertam a pertemuan 1 dan 2 terdiri dari : Tabel IV. Sikap siswa saat melaksanakan test Pertemua I N=40 Sikap Siswa Siswa yang serius mengerjakan Pertemuan 2 N=40 Jumlah Jumlah Page 116 E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 Siswa yang menjawab semua Siswa yang berdiskusi saat mengerjakan soal test Siswa yang menyontek tugas teman pasa saat mengerjakan soal test Dari tabel IV. 3 dapat dilihat sikap siswa saat melaksanakan test adalah sebagai Sikap siswa yang serius mengerjakan tugas. Sikap siswa yang serius mengerjakan tugas pada tahap pertama pertemuan 1 adalah 20 orang, nilainya . ukup 41-60%), sedangkan pada tahap pertama pertemuan 2 meningkat menjadi 27 orang, nilainya (Baik 61-80%). Siswa yang menjawab semua isi tugas Siswa yang menjawab semua isi tugas pada tahap pertama pertemuan 1 adalah 23 orang, nilainya . ukup 41-60%), sedangkan pada tahap pertama pertemuan 2 meningkat menjadi 26 orang,nilainya . aik 61-80%). Siswa yang berdiskusi saat mengerjakan tugas Siswa yang berdiskusi saat mengerjakan tugas pada tahap pertama pertemuan 1 adalah 14 orang,nilainya . urang 21-40%), sedangkan pada tahap pertama pertemuan 2 meningkat menjadi 20 orang,nilainya . ukup 41-60%). Siswa yang menyontek tugas teman saat mengerjakan tugas Siswa yang menyontek tugas teman saat mengerjakan tugas pada ahap pertama pertemuan 1 adalah 15 orang,nilainya . ukup 41-60%) sedangkan pada tahap pertama pertemuan 2 menurun menjadi 13 orang, nilainya . urang 21-40%) Analisis Refleksi Berdasarkan hasil yang diperoleh pada tahap pertama pertemuan1 dan 2 terlihat bahwa pada tahap pertemuan 1 hasil belajar Biologi siswa kelas VII. 1 MTsN Kuranji Padang sudah mengalami peningkatan. Sedangkan dilihat dari sikap siswa selama guru menyampaikan materi dan mengerjakan tugas pada tahap pertemuan pertama 1 dan 2 masih ada siswa yang kurang memperhatikan guru saat menyampaikan materi pelajaran. Walau hasil yang dicapai pada tahap pertama dan kedua sudah menampakan kemajuan,Mulai dari hasil belajar dan sikap siswa, tetapi peneliti merasa perlu melaksanakan tahap berikutnya yaitu tahap ke 2 pertemauan 3 dan 4,dengan mempertimbangkan materi pelajaran yang akan dipelajari selanjutnya. Peneliti berencana menambah tindakan dengan cara mengulang kembali materi yang telah dipelajari,supaya pemahaman siswa bertambah dan dapat lebih mengerti agar hasil belajar siswa pada tahap berikutnya mengalami peningkatan. Page 117 E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 Tahap ke dua pertemuan 3 dan 4 Hasil penelitian tahap 2 pertemuan 3 dan 4 terdiri dari hasil belajar siswa, sikap siswa dalam mengikuti pelajaran dan sikap siswa saat mengerjakan tugas, sesuai dengan komponen-komponen yang telah tersedia dalam lembaran pengamatan yang masing-masing dilaksanakan dua tahap. Hasil Belajar Biologi Siswa Pengumpulan data mengenai hasil belajar Biologi siswa dilakukan dengan mengunakan soal latihan yang dilakukan dua kali pertemuan. Data hasil analisis mengenai latihan tugas tahap kedua pertemuan 3 dan 4 dapat dilihat pada tabel IV. berikut ini: Tabel IV. Hasil Nilai Tugas Pertemuan Jumlah i Nilai ratarata Nilai Nilai 70,36 81,76 Dari tabel IV. 4 dapat dilihat bahwa nilai rata-rata latihan tahap kedua pertemuan dari 40 siswa adalah 70,36 dengan nilai tertinggi adalah 85 dan nilai terendah adalah 65,sedangkan nilai rata-rata latihan berikutnya dari jumlah siswa yang sama adalah 81,76 dengan nilai tertinggi adalah 100 dan nilai terendah adalah 69. Dari dua kali latihan mengerjakan tugas pada tahap kedua pertemuan 3 dan 4 ini dapat dilihat peningkatan terhadap hasil belajar Biologi. Hasil Pengamatan Sikap Siswa Saat Mengikuti Pelajaran Data hasil pengamatan sikap siswa saat mengikuti pelajaran dikelas VII. I MTsN Kuranji Padang pada tahap kedua pertemuan 3 dan 4 terdiri dari: Tabel IV. Sikap Siswa Saat Mengikuti Pelajaran Pertemuan 3 N=40% Jumlah Sikap Siswa Siswa yang memperhatikan Siswa yang mencatat pelajaran Siswa yang bertanya pada saat guru menerangkan pelajaran Siswa yang tidak perhatian pada saat guru menerangkan pelajaran Page 118 Pertemuan 4 N=40% Jumlah E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 Dari tabel IV. 5 dapat dilihat bahwa sikap siswa saat mengikuti pelajaran adalah sebagai berikut: Siswa yang memperhatikan pelajaran Siswa yang memperhatikan pelajaran saat guru menjelaskan pelajaran pada tahap kedua pertemuan 3 adalah 33 orang,nilainya . aik sekali 80-100%). Pada tahap kedua pertemuan 4 meningkat menjadi 36 orang,nilainya . aik sekali 80-100%) Ini berarti adanya peningkatan sikap siswa dalam mengikuti pelajaran. Siswa yang mencatat pelajaran Siswa yang mencatat pelajaran pada tahap 3 adalah 32 orang,nilainya . aik 6180%),pada tahap kedua pertemuan 4 meningkat menjadi 34 orang, nilainya . aik sekali 80-100%). Hal ini berarti adanya peningkatan sikap siswa yang mau mencatat pelajaran saat guru menerangkan pelajaran. Siswa yang bertanya saat guru menerangkan pelajaran Siswa yang bertanya saat guru menerangkan pelajaran pada tahap 2 pertemuan 3 adalah 18 orang,nilainya . ukup 41-60%), pada tahap 2 pertemuan 4 meningkat menjadi 22 orang, nilainya . ukup 41-60%). ini berarti adanya peningkatan keberanian siswa bertanya saat guru menerangkan pelajaran. Siswa yang tidak perhatian saat mengikuti pelajaran Siswa yang tidak memperhatikan guru saat mengikuti pelajaran pada tahap 2 pertemuan 3 adalah 7 orang,nilainya . urang sekali 0-20%), sedangkan pada tahap 2 pertemuan 4 menurun menjadi 5 orang,nilainya . -20%). Artinya sudah ada kemajuan siswa untuk memperhatikan guru saat menerangkan pelajaran. Hasil Pengamatan Sikap Siswa Saat Mengerjakan Tugas Data hasil pengamatan sikap siswa saat mengerjakan tugas, siswa kelas VII. MTsN Kuranji Padang pada tahap ke 3 dan ke 4 terdiri dari: Tabel IV. Sikap Siswa Saat Mengerjakan Tugas Pertemuan 3 N=40% Jumlah Sikap Siswa Siswa yang serius mengerjakan soal test Siswa yang menjawab semua soal Siswa yang berdiskusi saat mengerjakan soal test Siswa yang menyontek tugas siswa saat mengerjakan soal test Pertemuan 4 N=40% Jumlah Page 119 E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 Dari tabel IV. 6 dapat dilihat bahwa sikap siswa saat mengerjakan soal test adalah sebagai berikut : Sikap siswa yang serius mengerjakan soal test Sikap siswa yang serius mengerjakan soal test pada tahap kedua pertemuan ke 3 adalah 31 orang, nilainya . aik 61-80%),sedangkan pada tahap ke 2 pertemuan 4 meningkat menjadi 35 orang,nilainya . aik sekali 81- 100%). Siswa yang menjawab semua soal test Siswa yang menjawab semua soal test pada tahap ke 2 pertemuan 3 menjadi 30 orang,nilainya . aik 61-80%), sedangkan pada tahap kedua pertemuan ke 4 meningkat menjadi 35 orang,nilainya,. aik sekali 81-100%) Siswa yang berdiskusi saat mengerjakan soal test Siswa yang berdiskusi saat mengerjakan soal test pada tahap ke 2 pertemuan 3 adalah 23 orang, nilainya . ukup 41-60%), sedangkan tahap ke 2 pertemuan 4 adalah 28 orang,meningkat dari sebelumnya, nilainya . ukup 41-60%) Siswa yang menyontek teman saat mengerjakan soal test Siswa yang menyontek saat mengerjakan soal test adalah 12 orang,ni lainya . 0%), sedangkan pada tahap 2 pertemuan 4 menurun menjadi 10 orang,nilainya . urang sekali 0-20%). Analisis Refleksi Berdasarkan pengamatan yang dilakukan pada tahap 2 pertemuan 3 dan 4 Pelaksanaan penelitian sudah berjalan seperti yang diharapkan . Siswa sudah mulai paham terhadap materi pelajaran yang diajarkan. Setelah tahap kedua pertemuan ke 3 dan 4 hasil belajar siswa mulai meningkat dalam mengerjakan soal test, karena test merupakan salah satu cara dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan mendorong semangat siswa dalam belajar sehingga terjadi peningkatan hasil belajar siswa seperti yang diinginkan . Peningkatan hasil belajar siswa tersebut dapat dilihat pada tahap kedua pertemuan 3 dan 4. Hasil belajar siswa dari empat kali latihan mulai dari tahap pertama sampai tahap kedua mengalami peningkatan yang signifikan begiti juga dengan sikap siswa juga menunjukan peningkatan. maka peneliti memutuskan untuk tidak melanjutkan penelitian ini ketahap selanjutnya. Rata-rata hasil belajar siswa, sikap siswa saat mengikuti pelajaran dan saat mengerjakan soal test. Rata-rata hasil belajarbiologi dari pertemuan pertama sampai keempat pada kelas VII. MTsN Kuranji Padang. Page 120 E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 Tabel IV. Rata-rata hasil belajar Biologi siswa Keterangan Pertemuan I Pertemuan II Pertemuan i Pertemuan Rata-rata 69,56 81,76 70,36 Dari rata-rata pada tabel IV. 7 dapat dilihat bahwa hasil belajar Biologi siswa kelas VII. 1 MTsN Kuranji Padang dengan materi Mengamati gejala-gejala alam menlalui pengamatan. Pada tahap pertama dan kedua pada pertemuan 1 rata-rata hasil belajar Biologi siswa adalah 64, pertemuan 2 rata-rata hasil belajar Biologi siswa adalah 69. Pertemuan 3 rata-rata hasil belajar Biologi siswa adalah 70. 56, sedangkan pertemuan keempat rata-rata hasil belajar Biologi siswa adalah81. Hasil ini menunjukan bahwa pembelajaran mengunakan media pembelajaran berupa lembaran soat test essay dan objectif dapat meningkatkan hasil belajar Biologi siswa. Persentase rata-rata sikap siswa dalam mengikuti pelajaran Tabel IV. Persentase rata-rata sikap siswa dalam mengikuti pelajaran Sikap Siswa Siswa yang Siswa yang Siswa yang bertanya saat guru Siswa yang tidak perhatian saat mengikuti pelajaran Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Ratarata Dari tabel IV. 8 dapat dilihat bahwa persentase sikap siswa dalam mengikuti pelajaran dari pertemuan 1 sampa 4 mengalami peningkatan yaitu persentase rata-rata siswa yang memperhatikan pelajaran yaitu 75, nilainya . aik 61-80%). Persentase siswa yang mencatat pelajaran yaitu 74, nilainya . aik 61-80%). Persentase siswa yang bertanya saat guru menerangkan pelajaran yaitu 39,nilainya . urang 21-40%). Persentase siswa yang tidak perhatian saat mengikuti pelajaran yaitu 24, nilainya . urang 21-40%). Page 121 E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 Persentaserata-rata sikap siswa mengerjakan soal test Tabel IV. Persentase rata-rata sikap siswa saat mengerjakan soal test Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Siswa yang serius mengerjakan tugas Siswa yang menjawab semua tugas Siswa yang berdiskusi Siswa temanya saat mengerjakan tugas Sikap Siswa Ratarata Dari tabel IV. 9 dapat dilihat bahwa rata-rata persentase sikap siswa saat mengerjakan soal test dari pertemuan 1 sampai pertemuan 4 mengalami peningkatan yaitu siswa yang serius mengerjakan soal test yaitu 71%, nilainya . aik 61-80%). Siswa yang menjawab semua isi test yaitu 71%, nilainya . aik 61-80%). Siswa yang berdiskusi saat mengerjakan soal test yaitu 53%, nilainya . ukup 41-60%), dan siswa yang menyontek teman pada saat mengerjakan soal test yaitu 31%, nilainya . urang 2140%). Pembahasan Berdasarkan hasil analisa data hasil belajar siswa dengan mengunakan pemberian test Biologi disetiap akhir pertemuan yang dilakukan dengan 4 kali latihan yaitu nilai ratarata pertemuan 1 . , pertemuan 2 . ,pertemuan 3 . ,pertemuan 4 . Dari rata-rata hasil belajar Biologi siswa dengan mengunakan pemberian test di setiap akhir pertemuan,hasil belajar Biologi siswa mengalami peningkatan yang signifikan,ini berarti pengunaan soal test dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII. 1 MTsN Kuranji Padang. Sedangkan berdasarkan lembaran pengamatan sikap siswa saat mengikuti pelajaran maupun saat mengerjakan soal test,Persentase rata-rata sikap siswa dari pertemuan pertama sampai pertemuan keempat mengalami peningkatan yaitu persentase rata-rata sikap siswa yang memperhatikan pelajaran dan sikap siswa yang mencatat pelajaran berada pada kategori baik dan persentase rata-rata sikap siswa yang bertanya saat mengikuti pelajaran berada pada posisi kategori kurang. Ini berarti siswa sudah mau memperhatikan guru saat menjelaskan pelajaran, sedangkan persentase sikap siswa saat mengerjakan tugas dari pertemuan 1 dan 4 juga mengalami peningkatan yaitu persentase rata-rata sikap siswa yang serius mengerjakan soal test dan sikap siswa yang menjawab semua soal test berada pda kategori baik, persentase rata-rata sikap siswa yang berdiskusi saat mengerjakan tugas berada pada kategori cukup, dan persentase rata-rata sikap siswa yang menyontek teman pada saat mengerjakan soal test berada pada kategori kurang. Page 122 E-ISSN: 2774-5112. P-ISSN: 2774-5120 Volume 2. Issue 1. Januari 2022 KESIMPULAN Kesimpulan Dari paparan pada penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Aspek yang menjadi permasalahan pada penggunaan imbuhan/prefiks bahasa Indonesia adalah menyangkut aspek penulisan dan aspek makna, tentang pemakaian imbuhan/prefiks me N-, di-, ber-, ter-, per-, dan pe-. Aspek penulisan ialah terjadi penulisan yang salah atau penulisan yang tidak sesuai dengan kaidah. Sering salah dalam penulisannya adalah dua imbuhan/prefiks yang mepunyai fungsi hampir bersamaan. Selanjutnya, yang berhubungan dengan makna ialah menjelaskan makna imbuhan/prefiks me N-, di-, ber-, ter-, per-, dan pe- dalam struktur kalimat. Saran Dalam penelitian ini dikemukakan saran sebagai berikut: Terjadi berbagai permasalahan pada imbuhan/prefiks Indonesia, maka pada para pemakai bahasa Indonesia disarankan untuk berhati-hati menggunakan imbuhan/prefiks tersebut agar tidak mengacaukan bahasa yang digunakan. Imbuhan/prefiks yang dibahas baru imbuhan/prefiks me N-, di-, ber-, ter-, per-, dan Oleh sebab itu pada semua pembaca disarankan untuk membahas imbuhan/prefiks lain, agar permasalahan semua imbuhan/prefiks dapat dikaji secara lebih dalam. Para pembaca lainnya disarankan agar menggunakan pembahasan ini sebagai pedoman untuk menulis penelitian yang relevan dengan masalah pada penelitian Untuk guru-guru bahasa Indonesia, agar mempedomani permasalahan imbuhan/prefiks ini untuk memberikan pelajaran pada siswa terutama pokok bahasan yang membahas afiks. DAFTAR PUSTAKA