JAMU: Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. No. Februari 2022, pp. A 154 Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Budidaya Bunga Telang pada Warga Desa Kedawung di Masa Pandemi Covid-19 Utilization of the Yard for Telang Flowers Cultivation to Kedawung Villagers during the Covid-19 Pandemic Muhammad Choiril Anam1. Bayu Rizky Pratama2 1,2,3 Program Studi Agribisnis. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Muhadi Setiabudi. Indonesia e-mail: 1anamyooman@gmail. com, 2bayu_rizkypratama@yahoo. Abstrak Pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat untuk tetap berada di rumah saja dan membatasi aktivitas kegiatan di luar rumah mereka. Akibat dari itu menyebabkan masyarakat menjadi bosan dan jenuh. Melihat permasalahan tersebut kami mahasiswa KKN UMUS melalui program kerja KKN ini mempunyai solusi untuk mengatasi salah satu permasalahan tersebut, yaitu dengan pemanfaatan lahan pekarangan. Salah satu pemanfaatan lahan pekarangan tersebut adalah untuk budidaya bunga telang pada warga Desa Kedawung di masa pandemi Covid-19. Bunga telang merupakan bunga yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Melalui program kerja pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan untuk menarik minat generasi muda dalam bidang pertanian serta mendorong dan memberi motivasi kepada masyarakat agar dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan mereka. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat memahami dan mengerti tentang pemanfaatan lahan pekarangan mereka untuk budidaya bunga telang yang akan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka guna pemenuhan kejenuhan akibat pandemi Covid-19. Kata kunciAiPemanfaatan. Lahan Pekarangan. Bunga Telang. Covid-19 Abstract The Covid-19 pandemic requires people to stay at home and limit their activities outside their As a result, people become bored and bored. Seeing these problems, we students of UMUS KKN through this KKN work program have a solution to overcome one of these namely the use of yard land. One of the uses of the yard is for the cultivation of telang flowers for residents of Kedawung Village during the Covid-19 pandemic. Telang flower is a flower that has many health benefits. Through this community service work program, it aims to attract the interest of the younger generation in the field of agriculture and to encourage and motivate the community to optimize the use of their yards. The implementation method used in this community service activity is counseling and training. The results achieved in this service activity are that the community understands and understands the use of their yard land for the cultivation of telang flowers which will be able to improve their abilities and skills to fulfill the saturation caused by the Covid-19 pandemic. KeywordsAiUtilization. Yard Land. Telang Flower. Covid-19 Submitted: Januari 2022. Accepted: Februari 2022. Published: Februari 2022 ISSN 2746-6345 . edia onlin. ISSN 2746-6345 . edia onlin. PENDAHULUAN Mewabahnya virus Covid-19, membuat banyak masyarakat berdiam diri di dalam Hal tersebut dikarenakan tingkat kecemasan masyarakat yang semakin tinggi untuk melaksanakan aktivitas di luar rumah. Masyarakat yang tadinya banyak melakukan aktivitas di luar rumah kini banyak menghabiskan waktunya di rumah saja, akhirnya mulai timbul rasa jenuh dan bosan. Sehingga melalui program kegiatan KKN ini mahasiswa berupaya untuk dapat memberikan solusi untuk menjawab permasalahan tersebut. KKN (Kuliah Kerja Nyat. merupakan program kegiatan intrakurikuler yang dilakukan oleh semua program studi yang dalam pelaksanaanya mengintegrasikan penggunaan teknologi dan informasi. Kegiatan KKN yang diadakan oleh Universitas Muhasi Setiabudi (UMUS) kali ini berbeda dari tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19. UMUS melaksanakan kegiatan KKN secara daring sesuai dengan tempat tinggal atau domisili masingmasing mahasiswanya. Dengan berada di wilayah masing-masing mahasiswa diharapkan dapat memberikan perubahan melalui program kerja yang akan dilaksanakan sesuai dengan bidang keilmuan mereka. Salah satu program kerja yang dilaksanakan adalah pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya bunga telang pada warga Desa Kedawung di masa pandemi Covid19. Menurut Raya dkk. pemanfaatan lahan pekarangan adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan kemandirian rumah tangga. Pendapat ini didukung oleh penyataan dari Sajida and Astika . bahwa pemanfaatan pekarangan rumah dapat memberikan banyak manfaat, salah satunya untuk penghijauan daerah rumah dengan penanaman apotek hidup ataupun lumbung hidup. Salah satu pemanfaatan lahan pekarangan dalam pelaksanaan program kerja ini adalah cara budidaya bunga telang. Bunga talang atau Clitoria ternatea adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Keberadaannya saat ini cukup populer di masyarakat Indonesia. Bunga talang adalah jenis dari polong-polongan atau fabaceae yang termasuk ke dalam tanaman rambat Bunga yang dianggap sebagai tanaman biasa ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di masa pandemi ini untuk menghiasi halan pekarangan dan dapat menambah nilai Harapannya semoga dengan adanya program kerja ini dapat memberikan banyak manfaat serta pengetahuan dan ketrampilan bagi masyarakat Desa Kedawung dalam hal terkait dengan pemanfaatan lahan pekarangan untuk mengisi kejenuhan mereka di masa pandemi Covid-19 ini. METODE PELAKSANAAN Di masa pandemi sebagian besar masyarakat sudah bosan tinggal di rumah. Sehingga untuk mengatasi kejenuhan tersebut, salah satu upaya yang ditawarkan dalam program pengabdian masyarakat ini adalah dengan pemanfaatan lahan terbuka di sekitar rumah atau yang biasa disebut dengan pekarangan. Keuntungan dari pemanfaatan pekarangan rumah adalah mambu memberikan kehidupan bagi keluarga, seperti sumber pangan ataupun sebagai sumber pendapatan tambahan. Salah satu cara pemanfaatan lahan pekarangan ini adalah dengan budidaya bunga telang. Bunga telang atau kembang telang adalah rumpun dari tanaman polong-polongan yang biasanya tumbuh lebat merambat di pekarangan atau tepi hutan. Bunga talang adalah tanaman asli dari negara tropis, namun sekarang ini persebarannya sudah merambah ke daerah tropika. Pada awalnya, tanaman ini dimanfaatkan oleh warga sebagai tanaman hias karena bunganya yang cantik berwarna biru terang atau ungu. Di negara Asia, bunga ini sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional maupun modern dan sebagai pewarna makanan yang alami. Hal tersebut dikarenakan bunga talang mengandung komponen fungsional seperti phenol, flavonoid, alkaloid, anthocyanin yang jumlahnya melimpah (Angriani, 2019. Marpaung, 2. Kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya bunga telang pada warga Desa Kedawung di masa pandemic Covid-19 ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 September 2021 mulai dari pukul 13. 00 s/d 14. 00 WIB. Kegiatan sosialisasi ini Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Budidaya Bunga Telang pada Warga Desa Kedawung di Masa Pandemi Covid-19 (Muhammad Choiril Anam1. Bayu Rizky Pratama. ISSN 2746-6345 . edia onlin. dilaksanakan secara luring dengan membatasi peserta karena masih dalam suasana pandemic Covid-19. Kegiatan sosialisasi ini ditujukan kepada pemuda desa Kedawung yang bertujuan untuk menarik minat generasi muda dalam bidang pertanian khususnya dalam pembudidayaan tanaman bunga telang. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan penyuluhan dengan harapan melalui metode ini dapat tumbuhnya rasa keingintahuan para pemuda dengan pemanfaatan budidaya bunga telang. Sehingga nantinya para pemuda desa Kedawung dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapat dari pelatihan yang diberikan. HASIL DAN PEMBAHASAN Bagian Penyuluhan Menurut Rusdy and Sunartomo . , penyuluhan adalah metode yang efektif yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi atau pesan kepada orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik. Penyuluhan juga digunakan sebagai media untuk memberikan keterampilan baru yang inovatif kepada orang lain. Berikut adalah penyuluhan yang kami lakukan terkait program kerja KKN ini adalah sebagai berikut. Sosialisasi Tentang Bunga Telang Sebelum kegiatan dilaksanakan Mahasiswa KKN Universitas Muhadi Setiabudi melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu, yaitu menjelaskan materi tentang bunga telang. Tujuan dari kegiatan ini adalah supaya para peserta bisa mengetahui teori tentang budidaya bunga telang serta manfaat bunga telang untuk kesehatan, seperti. Menjaga Kesehatan Kulit Bunga telang disinyalir megandung senyawa baik yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan kulit dan mempercepat penyembuhan penyakit kulit yang disebabkan karena infeksi bakteri. Menjaga Daya Tahan Tubuh Kandungan oksidan yang cukup tinggi dari bunga telang dianggap mampu menjaga daya tahan tubuh untuk mengkal radikal bebas akibat pencemaran udara dan pola hidup yang kurang sehat. Kandungan oksidan ini juga disinyalir dapat menurunkan resiko penyakit . Menjaga Kadar Gula Darah Bunga telang memiliki khasiat menjaga kadar gula darah dalam tubuh, sehingga bunga telang ini baik dikonsumsi bagi penderita diabetes. Sedangkan bagi penderita kencing manis, bunga telang ini dapat dikonsumsi dengan mengkombinasikan ekstrak bunga telang dan obat kencing manis untuk mengatur kadar gula darah. Pelatihan Menurut Huda and Sholeh . , serangkaian aktifitas yang bertujuan untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan secara terstruktur adalah bentuk dari usaha pelatihan. Pelatihan ini dilakukan oleh para profesional dibidangnya, sehingga seorang tenaga profesioanl dapat mendorong orang lain untuk meningkatkan kualitas keahliannya. Dalam program pengabdian masyarakat ini, pelatihan akan didampingi oleh penulis selaku pelaksana program kerja kegiatan KKN ini. Berikut adalah pelatihan yang kami lakukan terkait program kerja KKN, sebagai berikut. Cara Budidaya Bunga Telang Alat dan Bahan yang dibutuhkan dalam budidaya bunga telang : Pot Tray Semai . Botol Spray . Tusuk Kayu JAMU: Jurnal Abdi Masyarakat UMUS: 154 Ae 159 ISSN 2746-6345 . edia onlin. Polybag . Biji Bunga Telang . Media Tanam (Cocopeat. Tanah. Arang Sekam. Pupuk Kompo. Cara Penanaman Bunga Telang Adapun cara yang digunakan dalam penanaman bunga telang yaitu. Siapkan alat dan bahan. Masukan media tanam ke Tray Pot Semai, kemudian ratakan media tanam tersebut. Jika media tanam sudah merata, siramlah dengan air menggunakan alat botol spray. Tunggu beberapa menit sampai air menyerap kedalam media tanam. Kemudian buatlah lubang kecil menggunakan tusuk kayu dengan tujuan untuk memasukan biji bunga telang, usahakan lubang jangan terlalu dalam karena dapat menghambat pertumbuhan bunga telang. Setelah itu masukan biji bunga telang kedalam lubang dan kemudian tutup kembali lubang tersebut menggunakan media tanam tersebut. Atau bisa ditaburi dengan tanah yang halus dengan tujuan untuk menutup lubang yang sudah dimasukan biji tadi. Jika sudah semua, maka siramlah dengan air menggunakan botol spray. Penyiraman dilakukan secara rutin pagi dan sore. Setelah menginjak 1 minggu biji yang tadi ditanam di tray pot semai itu mulai tumbuh tunas . udah trubu. dan jika sudah mulai agak besar sekitar umur 2 minggu maka tanaman harus dipindah ke wadah yang lebih besar, yaitu dengan menggunakan polybag yang berukuran Hal ini bertujuan supaya bunga telang ini dapat tumbuh dengan cepat. Media tanam yang digunakan dalam polybag adalah dengan mencampurkan tiga bahan yaitu, tanah, arang sekam dan pupuk kompos. Hasil Yang Dicapai Pertemuan dengan pemuda Desa Kedawung Kecamatan Tanjung kabupaten Brebes berjalan sangat baik. Kami disambut baik oleh warga yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini dilaksakana pada siang hari, kegiatan pertama adalah penyuluhan tentang bunga telang. Materi yang diberikan adalah pemanfaatan lahan pekarangan, cara budidaya bunga telang serta manfaat Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Budidaya Bunga Telang pada Warga Desa Kedawung di Masa Pandemi Covid-19 (Muhammad Choiril Anam1. Bayu Rizky Pratama. ISSN 2746-6345 . edia onlin. bunga telang untuk kesehatan. Kegiatan tersebut berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Kegiatan selanjutnya yaitu kegiatan pelatihan, para warga yang hadir ikut mempraktekkan cara budidaya bunga telang. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan diskusi dan tanya jawab. Ranah permasalahan yang dibahas dalam skema penelitian ini adalah kurangnya pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat. Berdasarkan hasil yang didapat, tingkat pemahaman peserta terhadap materi penyuluhan tergolong sangat Hal tersebut dilihat dari antusiasi masyarakat yang aktif bertanya dan mencoba mengutarakan pendapat serta gagasan-gagasan mereka mengenai program pemanfaatan lahan pekarangan dengan budidaya tanaman bunga telang. KESIMPULAN Dari kegiatan yang dilaksanakan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya bunga telang di masa pandemi covid-19 ini berjalan dengan lancar. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu dapat menambah pengetahuan dan keterampilan warga tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan serta mengetahui tentang budidaya bunga telang dan manfaatnya untuk kesehatan. Melalui kegiatan pengabdian ini dapat dijadikan sebagai alternatif solusi untuk menghadapi kejenuhan selama pandemi berlangsung. UCAPAN TERIMAKASIH Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak akan berjalan sesuai apa yang diharapkan tanpa dorongan dari berbagai pihak. Untuk itu mahasiswa ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada : Ibu Hj. Toiroh, selaku Kepala Desa Kedawung yang telah memberikan izin serta dukungan dalam pelaksanaan kegiatan. LPPM Universitas Muhadi Setiabudi yang telah memberikan izin untuk melaksanakan kegiatan di masyarakat. Ibu Novi Yuliyanti. Pd. selaku Dosen Pembimbing Laporan. Bapak Bayu Rizky Pratama. Pd. Sc. selaku Dosen Pembimbing dalam pembuatan Masyarakat Desa Kedawung yang telah hadir dalam pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini. DAFTAR PUSTAKA