Proceedings Series on Social Sciences & Humanities. Volume 20 Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto ISSN: 2808-103X Project Based Learning Berbantuan Canva sebagai Alternatif Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Era VUCA Syalha Azzahra Nabila1. Dedi Heryadi1. Iis Lisnawati1* Universitas Siliwangi ARTICLE INFO ABSTRACT Article history: This study aims to determine the effect of the Project Based Learning learning model assisted by Canva media to write biographical texts. The research method used is a quasi-experimental method. Data collection techniques used are observation, interviews, and tests. The population of the study was grade X SMK students. The research sample was class TKJ 1 . xperimental clas. and class TKJ 2 . ontrol clas. The results of the study showed that the average value of the ability to write biographical texts in the experimental class is higher than the average value in the control class . 27> 69. The results of the Wilcoxon test show that the Asymp. Sig value is 0. 000 <0. This shows that the Project Based Learning learning model assisted by Canva media has a significant effect on the ability to write biographical texts of class X students of SMK Al Ilyas Malangbong in the 2023/2024 academic year. DOI: 30595/pssh. Submitted: June 20, 2024 Accepted: November 10, 2024 Published: November 30, 2024 Keywords: This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. VUCA era. Project Based Learning. Canva. Writing Biographical texts Corresponding Author: Iis Lisnawati Universitas Siliwangi Jl. Siliwangi No. Kahuripan. Tasikmalaya. Jawa Barat 46115. Indonesia Email: iislisnawati@unsil. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan garda terdepan dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Menurut Awaludin . SDM yang berkualitas dapat dicapai melalui pendidikan. Karena itu, peningkatan mutu pendidikan merupakan bagian integral dari upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia secara menyeluruh. Asril . berpendapat upaya membangun SDM Indonesia yang berkualitas hanya dapat dilakukan melalui Artinya, bahwa pendidikan memegang peranan yang strategis dalam mencerdaskan bangsa, baik cerdas secara kognitif, afektif, maupun psikomotorik, baik yang berkaitan dengan hard skill maupun soft skill. Hal tersebut sesuai dengan fungsi pendidikan nasional, yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab (Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasiona. Dengan demikian, pendidikan, khususnya pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai bagian dan perealisasi pelaksanaan dan pencapaian tujuan pendidikan hendaknya diperhatikan. Dewasa ini dunia dihadapkan pada perkembangan teknologi yang pesat dengan inovasi dan produksinya, informasi yang cepat dan melimpah ruah serta sulit disaring, kompetisi yang semakin ketat, serta arus globalisasi yang sulit dihindari. , dan sebagainya. Kondisi realistis tersebut dapat menciptakan Volatility. Uncertainty. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/pssh/issue/view/36 ISSN: 2808-103X Complexity. Ambiguity (VUCA) yaitu kecepatan perubahan, ketidakpastian, kompleksitas permasalahan, dan keambiguan di semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan (Latha dan Christopher, 2020. Waller et al. , 2019. Nababan, 2018. Kartiwa, 2. Kondisi tadi tentu saja bisa berdampak positif maupun negatif pada peserta didik sebagai SDM Indonesia pada masa depan. Maritsa, dkk. mengemukakan bahwa perkembangan teknologi tidak hanya berdampak positif bagi peserta didik , tetapi juga berdampak negatif, yaitu berupa pelanggaran etika, norma, aturan pendidikan, dan moral dalam kehidupan sosial. Dampak negatif lain dikemukakan Ratnaya . Anak lebih banyak menghabiskan waktu menonton TV ketimbang melakukan hal lainnya . eperti belajar dan olah rag. , . Anak kehilangan kemampuan berbaur dengan masyarakat dan cenderung nyaman dengan kehidupan online, . Adanya pelanggaran hak cipta, . Kejahatan di internet, . Penyebaran virus komputer, dan . Pornografi, perjudian, penipuan, tayangan kekerasan. Mempertimbangkan realitas tadi, pembelajaran bahasa Indonesia hendaknya selalu adaptif dengan keadaan yang dihadapi sehingga permasalahan-permasalahan yang dikemukakan dapat diantisipasi atau dicarikan solusinya melalui pembelajaran. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah dengan menggunakan model pembelajaran yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk membangun karakter positif di dalam dirinya. Menurut Suhaida . karakter positif siswa dapat dibentuk melalui penerapan model-model pembelajaran yang inovatif. Selain menggunakan model pembelajaran, solusi lain untuk membangun karakter peserta didik adalah melalui penggunaan media pembelajaran. Isa . menyatakan penerapan media pembelajaraan dapat mempengaruhi karakter dan sikap peserta didik terhadap proses dan hasil belajar. Berdasarkan paparan di atas pada penelitian ini penulis mencoba melakukan penelitian eksperimen berupa penggunaan model Project Based Learning . elanjutnya disingkat menjadi PjBL) dalam pembelajaran menulis teks biografi. Model PjBL merupakan salah satu model yang ditawarkan dalam Kurikulum Merdeka. Model Project PjBL merupakan model yang diasumsikan dapat membentuk karakter peserta didik, di antaranya mandiri dalam menyelesaikan masalah. Siman . mengemukakan bahwa Model PjBL merupakan model pembelajaran berbasis proyek sehingga memungkinkan peserta didik memperoleh pengetahuan, tidak sekadar melalui pemberitahuan tetapi sebagian atau seluruhnya dialami secara langsung dan mandiri oleh peserta didik. Model pembelajaran ini disajikan melalui suatu permasalahan sehingga peserta didik dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Hal tersebut pun sejalan dengan pendapat Lindawati . PjBL adalah model pembelajaran yang menjadikan peserta didik sebagai subjek atau pusat pembelajaran, menitikberatkan proses belajar yang memiliki hasil akhir berupa produk. Artinya, peserta didik diberi kebebasan untuk menentukan aktivitas belajarnya sendiri, mengerjakan proyek pembelajaran secara kolaboratif sampai diperoleh hasil berupa suatu produk. Keberhasilan penggunaan PjBL telah dibuktikan melalui penelitia Yamin. Halim. Muhayyang . yang menunjukkan bahwa penerapan PjBL berdampak positif tidak hanya pada pembelajaran bahasa Inggris secara keseluruhan tetapi juga pada bidang pembelajaran lainnya, yaitu keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi siswa. Hasil penelitian Wulandari . menunjukkan bahwa peserta didik lebih termotivasi untuk belajar dan bermanfaat bagi pengembangan kompetensi utama mereka. Manfaat lebih lanjut adalah peserta didik dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam penulisan akademis dan mereka lebih percaya diri dalam Sapan dkk. merekomendasikan bahwa PjBL harus menjadi salah satu strategi pengajaran yang digunakan di kelas Bahasa Inggris untuk membantu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris peserta didik. Mali . menyatakan bahwa penggunaan PjBL yang didasarkan pada proyek menunjukkan tingkat partisipasi peserta didik yang tinggi dalam pembelajaran. Hasil penelitian eksperimen semu Manao . menunjukkan bahwa Model PjBL lebih efektif dibandingkan dengan model Discovery Learning dalam pembelajaran menulis Selain menggunakan PjBL dalam pembelajaran digunakan juga media berupa aplikasi. Media yang dipilih adalah media yang tidak asing bagi peserta didik. Peserta didik yang dihadapi sekarang adalah generasi milenial yang akrab dengan dunia digital, khususnya gawai. Oleh karena itu, media yang dipilih adalah media Adawiyah. Hasanah. Munsi . mengemukakan bahwa generasi milenial perlu didekati dengan stimulus yang mudah untuk diterima dan dilaksanakan. Stimulus yang paling menarik perhatian adalah memberikan pembelajaran yang mendekati kebiasaan mereka, yaitu bermain gawai . eknologi dalam gawa. Hal ini pun selaras dengan tuntutan karakter dan kemampuan yang diharapkan pada pendidikan abad XXI, yaitu . Critical-Thinking and Problem-Solving Skills, . Communication and Collaboration Skills, . Creativity and Innovation Skills, . Information and Communications Technology Literac. (BNSP, 2. Media digital yang digunakan dalam penelitian adalah aplikasi canva berupa infografis. Canva merupakan program design online yang menyediakan berbagai alat editing untuk membuat berbagai desain grafis, seperti poster, flyer, infografik, banner, kartu undangan, presentasi, sampul, dan yang lainnya, termasuk menjadi alat dalam mengedit foto karena terdapat photo editor, photo filters, photo frame, stickers, icon, dan desain grids. Canva mudah dipahami meskipun masih pemula, karena hanya dengan satu akun saja, dapat belajar membuat desain sesuai keinginan dan ide sendiri (Adawiyah, 2. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/pssh/issue/view/36 ISSN: 2808-103X Berdasar pada uraian di atas tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan model PjBL berbantuan canva terhadap kemampuan menulis teks biografi. peserta didik SMK Al Ilyas Malangbong tahun ajaran 2023/2024. Canva sebagai aplikasi yang dimanfaatkan dalam pembelajaran telah dibuktikan melalui penelitian Nurhidayanti. Musarokah. Priharyanti . Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa aplikasi canva terbukti menjadi sumber yang berharga dalam membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan menulis dan dianggap sebagai sumber yang mudah digunakan karena dapat diakses dengan mudah melalui telepon pintar dan komputer pribadi. Fitur-fitur canva memberdayakan pelajar untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam menulis dengan menggunakan berbagai macam template. Kesimpulannya adalah pelajar dapat meningkatkan kualitas tulisan mereka dengan menggunakan canva sebagai media teknologi di abad ke-21. Canva adalah aplikasi yang menarik dan dipilih dipandang oleh pelajar sebagai alat pembelajaran yang berharga dan fungsional untuk meningkatkan kemampuan menulis peserta didik. Penelitian Febriyanti dan Haryanto . menunjukkan bahwa canva bisa meningkatkan kosa kata bahasa Inggris. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen karena dalam penelitian ini penulis mencoba mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran PjBL berbantuan media canva terhadap kemampuan peserta didik SMK Al Ilyas Malangbong tahun ajaran 2023/2024 dalam menulis teks biografi. Menurut Ramadhan . metode eksperimen merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap gejala suatu kelompok dengan kelompok lain menggunakan perlakuan yang berbeda. Metode eksperimen yang digunakan adalah metode eksperimen semu karena penulis tidak mengontrol semua variabel yang mungkin mempengaruhi variaabel terikat. Sugiyono . berpendapat Quasi Experimental merupakan pembagian dari True Experimental Design, yang sulit dilandaskan. Desain ini mempunyai kelompok kontrol, tetapi tidak berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen. Tenik penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah teknik wawancara, teknik observasi dan teknis tes . es awal dan tes akhi. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas X SMK Al Ilyas Malangbong tahun ajaran 2023/2024 yang dikelompokkan menjadi 4 kelas. Sampel penelitian sebanyak 2 kelas, yaitu kelas X TKJ 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X TKJ 2 sebagai kelas kontrol. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PjBL berbantuan canva pada kelas eksperimen berpengaruh yang signifikan, baik terhadap kemampuan menulis teks biografi. Pengaruh yang signifikan model pembelajaran PjBL terhadap kemampuan menulis teks biografi menunjukkan bahwa pembelajaran berhasil. Keberhasilan penggunaan PjBL berbantuan media canva dapat dilihat dari perbandingan keberhasilan di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata prates di kelas eksperimen adalah 43,75 dan nilai rata-rata pasca tes adalah 76,27. Nilai rata-rata prates di kelas kontrol 38. 89 dan nilai rata-rata pasca adalah 69,13. Prates Pascates Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Gambar 1. Perbedaan Hasil Prates dan Pascates Kemampuan Menulis Teks Biografi di Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/pssh/issue/view/36 ISSN: 2808-103X Karena nilai prates di kelas eksperimen dan nilai prates di kelas kontrol berdistribusi tidak normal dan nilai pascates di kelas eksperimen dan nilai pascates di kelas kontrol berdistribusi normal untuk menguji kesignifikanan perbedaan nilai pascates kelas eksperimen dan nilai pascates di kelas kontrol digunakan uji Wilcoxon. Dari uji Wilcoxon diketahui bahwa Asymp. Sig. -taile. 0,000 <0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata kelas eksperimen dan nilai rata-rata kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Artinya, penggunaan model PjBL berbantuan canva di kelas eksperimen lebih berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks biografi peserta didik SMK Al Ilyas Malangbong tahun ajaran 2023/2024 dibandingkan dengan penggunaan model pembelajaran langsung di kelas kontrol. Keberhasilan penggunaan model PjBL berbantusn canva dalam pembelajaran menulis teks biografi ditentukan oleh proses pembelajaran. Proses pembelajaran dengan menggunakan PjBL berbantuan canva menggunakan Langkah-langkah sebagai berikut. Menentukan Pertanyaan Mendasar . Membuat Perencanaan Project . Menentukan Jadwal Project . Pelaksanaan dan Monitoring Project . Menguji Hasil . Evaluasi dan Refleksi (Setiawan, 2022:. Kegiatan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada kegiatan pendahuluan peserta didik menjawab salam guru, berdoa, merespons pengabsenan dan bertanya jawab dalam apersepsi, menyimak tujuan dan langkah-langkah pembelajaran, dan melaksanakan prates. Pada kegiatan inti peserta didik merespons pertanyaan mendasar untuk engenali masalah dengan melihat gambar pada slide power point dan bertanya jawab dengan guru. Dalam membuat perencanaan project, peserta didik merancang kerangka teks biografi dengan topik dan sub-subtopik tertentu. Peserta didik menyusun jadwal project dengan menentukan durasi waktu sesuai dengan kebutuhan pada setiap kegiatan yang akan dilakukan. Pada tahap pelaksanaan dan monitoring project, peserta didik mengembangkan kerangka teks menjadi teks biografi serta mengecek struktur dan kaidah kebahasaannya. Hasil pengembangan kerangka teks dituangkan dalam bentuk aplikasi canva. Untuk mengetahui benar tidaknya teks biografi yang dibuat peserta didik mempresentasikan teks biografi yang dibuatnya. Setelah berpresentasi peserta didik memperbaiki teks biografi yang telah dibuatnya berdasarkan masukan, saran, komentar, dan kritik pada saat berpresentasi. Pada kegiatan penutup peserta didik bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran, melakukan refleksi. Untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran peserta didik melaksanakan pascates. Peserta didik menyimak materi pembelajaran untuk pertemuan yang akan dating. Pembelajaran di akhiri dengan kegiatan berdoa dan salam. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan dapat dijelaskan proses pembelajaran atau aktivitas peserta didik dalam pembelajaran teks biografi dengan menggunakan model pembelajaran PjBL berbantuan canva. Pada kegiatan pendahuluan peserta didik memiliki kesempatan untuk mengawali kegiatan belajar dengan berinteraksi dan berkomunikasi dengan guru, membangun kesadaran spiritual, kedisiplinan untuk mengikuti pembelajaran. Selain itu, kegiatan tersebut tersebut memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengingat kembali dan mengaktifkan memori tentang materi pembelajaran yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya dan mengungkapkannya ketika bertanya jawab dengan guru. Selain itu, peserta didik pun diberi kesempatan untuk menghubungkan materi pembelajaran yang sudah dikuasainya . engetahuan dan pemahaman tentang struktur dan kebahasaan teks biograf. dengan keterampilan yang akan dipelajari . enulis teks biograf. , tujuan yang akan dicapai, dan langkah-langkah kegiatan belajar yang harus dilakukan. Kegiatan prates memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman tentang struktur dan kebahasaan teks biografi yang dimilikinya sebelum belajar menulis teks biografi. Langkah-langkah pembelajaran PjBL berbantuan media canva pun memberikan gambaran bahwa model pembelajaran memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi secara lengkap. Pada tahap pertama, menetukan pertanyaan mendasar, pengenalan masalah, peserta didik diberi kesempatan untuk memperhatikan gambar pahlawan yang terdapat pada slide power point. Peserta didik diberi kesempatan bertanya jawab dengan guru dan peserta didik lainnya tentang tokoh pahlawan yang terdapat dalam power point dan dikaitkan dengan struktur dan kaidah kebahasaan teks biografi yang sudah dibahas pada pertemuan sebelumnya. Kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menghubungkan pengetahuan dan pemahaman yang dimilikinya dengan gambar yang disajikan. Dengan kata lain, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengaktifkan kompetensi pengetahuan dan pemahamannya yang berkaitan dengan materi pembelajaran Setelah mengenal masalah, peserta didik berkelompok, setiap kelompok terdiri atas 4-5 orang. Perwakilan setiap kelompok ke depan untuk memilih uang kertas bergambar pahlawan sebagai bahan project Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/pssh/issue/view/36 ISSN: 2808-103X pembuatan teks biografi. Peserta didik menyimak arahan guru terkait project yang akan dilaksanakan. Peserta didik menerima LKPD yang berkaitan dengan menulis teks biografi. Pada langkah membuat perencanaa project dan menyusun jadwal, sebelum berdiskusi peserta didik secara individu mencari informasi yang berkaitan dengan topik teks biografi yang sudah ditentukan sebagai bahan untuk membuat kerangka teks biografi. Artinya, peserta didik diberi kesempatan untuk mengakses, mengolah, mempertimbangkan, memutuskan informasi yang berkaitan dengan topik teks biografi yang sudah ditentukan dan menentukan sub-subtopik yang akan menjadi bahan atau isi dalam setiap struktur teks. Dalam hal ini bukan hanya kemandirian yang dibangun, melainkan juga kemampuan mengkritisi setiap pendapat, memilih materi yang relevan yang akan dikemukakan pada saat berdiskusi kelompok. Berdasar pada temuan-temuan secara individu, peserta didik berdiskusi kelompok untuk menentukan kerangka teks biografi dan menentukan durasi waktu setiap tahap kegiatan sampai penyelesaian pengerjaan tugas. Penjadwalan disampaikan kepada guru untuk disetujui atau dikoreksi. Pada saat berdiskusi kelompok, peserta didik memiliki kesempatan mengemukakan pendapat, mencermati, membandingkan pendapatnya dengan pendapat peserta didik yang lain sehingga bisa menyetujui, menanggapi, mengomentari pendapat peserta didik Selain itu, pada kegiatan ini peserta didik memperoleh kesempatan untuk mengklasifikasikan dan menyeleksi informasi-informasi yang harus dimuat dalam setiap struktur teks. Ketika menyusun jadwal, peserta didik pun memperoleh kesempatan merancang kegiatan dengan waktu yang tersedia sehingga cukup untuk melakukan kegiatan. Pada langkah pelaksanaan dan monitoring project, peserta didik peserta didik berdiskusi kelompok mengembangkan kerangka teks biografi/sub-subtopik menjadi teks biografi. Peserta didik mengecek struktur dan kaidah kebahasaan teks biografi yang dibuatnya. Dengan demikian, peserta didik diberi kesempatan mengaplikasikan kompetensi pengetahuan yang sudah dimilikinya untuk mencipta sebuah karya atau menghasilkan produk dari sebuah project. Peserta didik secara berkelompok menuangkan hasil diskusi dalam aplikasi canva berupa infografis. Peserta didik diberi kesempatan berkreasi mencari bentuk dalam aplikasi canva sehingga teks yang dibuatnya menjadi menarik. Selama kegiatan berlangsung, aktivitas peserta didik dalam pembelajaran dimonitor oleh guru, baik dalam kegiatan individu maupun kegiatan kelompok. Pada langkah menguji hasil peserta didik bersama kelompok mempresentasikan hasil menulis teks biografi yang sudah dibuat dalam aplikasi canva dengan struktur dan kaidah kebahasaannya. Pada kegiatan ini peserta didik memperoleh kesempatan untuk menyajikan kemampuannya dalam menulis teks biografi. Pada langkah evaluasi dan refleksi peserta didik bersama kelompok memperbaiki hasil kerja kelompok sesuai masukan dari guru dan peserta didik lain pada saat presentasi. Langkah ini memberi penguatan akan pengetahuan dan keterampilan yang sudah dikuasai peserta didik serta mengonfirmasi dan mengoreksi kekeliruan atau kesalahan peserta didik sehingga karya atau produk yang dibuatnya menjadi relatif sempurna sesuai dengan kriteria teks biografi dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaannya. Pada kegiatan penutup peserta didik memperoleh kesempatan untuk mengecek pemahamannya dalam menulis teks biografi, merefleksi kegiatan belajar yang telah dilakukannya, mengekspresikan kemampuan akhir dalam bentuk tulisan teks biografi, mengetahui materi pembelajaran pada pertemuan selanjutnya, dan membangun kembali kesadaran spiritualnya. Dari paparan sebelumnya dapat djelaskan bahwa keberhasilan penggunaan model PjBL karena model tersebut memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran melalui pengamatan dan pengalamannya sendiri. Peserta didik mencari bahan atau informasi untuk dibuat teks biografi, memilih subsub topik sesuai dengan struktur terks biografi, mengembangkan atau menyusun teks biografi berdasarkan materi yang sudah dipilih, peserta didik mengecek struktur dan kaidah kebahasaan dalam teks biografi yang sudah peserta didik mempresentasikan hasil kerjanya, dan peserta didik mengoreksi atau menyempurnakan hasil kerjanya berdasarkan masukan, saran, komentar dari kelompok lain atau konfirmasi dari guru. Hal ini sesuai dengan konsep PjBL seperti dikemukakan oleh Sastradiharja dan Febriani . bahwa PjBL merupakan model pembelajaran yang dimulai dari menemukan masalah, merumuskan pemecahan masalah melalui kegiatan projek, menemukan alternatif pemecahan yang terbaik, memublikasikan untuk mendapatkan masukan dan terakhir Aktivitas yang dilakukan oleh peserta didik dalam PjBL menjadikan peserta didik berperan seperti Dengan demikian, pengetahuan dan keterampilan, serta sikap yang diperoleh dalam pembelajaran bersifat permanen. Arsyad dan Fahira . berpendapat bahwa PjBL sebagai suatu pembelajaran yang konstruktivis, project based learning menyediakan pembelajaran dalam situasi problem yang nyata bagi siswa sehingga dapat melahirkan pengetahuan yang bersifat permanen. Pembelajaran berbasis proyek . roject-based learnin. identik dengan pembelajaran berbasis sains yang biasanya dikerjakan oleh para ilmuwan. Uraian di atas mengisyaratkan bahwa penggunaan PjBL berbantuan canva dalam pembelajaran teks biografi melibatkan aktivitas peserta didik dalam setiap tahap sehingga peserta didik termotivasi, dapat menyelesaikan masalah, bersemangat, bisa berkolaborasi, dan dapat menghasilkan produk. Hal ini dapat dilihat dari antusias peserta didik dalam merespons pertanyaan guru, melaksanakan tugas sampai menyelesaikan projek. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/pssh/issue/view/36 ISSN: 2808-103X Hal ini sejalan dengan kelebihan model pembelajaran PjBL yang dikemukakan Niken dkk . bahwa kelebihan model PjBL adalah . meningkatkan motivasi belajar, . meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah, . memperbaiki keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran, . meningkatkan semangat dan keterampilan berkolaborasi, dan . meningkatkan keterampilan menghasilkan Pelibatan peserta didik dalam setiap tahap kegiatan PjBL berbantuan canva memberi kesempatan pula kepada peserta didik untuk menginternalisasikan atau menguatkan karakter mandiri, bernalar kritis, gotong royong, kreatif. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran tersebut menjadi salah satu wahana untuk mencapai tujuan pendidikan nasional sebagimana disyaratkan dalam Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan, yaitu pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi Peserta Didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. yang direalisasikan salah satunya melalui Kurikulum Merdeka/Kurikulum Nasional melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang terdiri atas enam dimensi, yaitu . beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan . berakhlak mulia, ( . berkebinekaan global, . bernalar kritis, dan . kreatif (Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemdikbudristek RI, 2. Penggunaan PjBL berbantuan canva menjadikan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Hal ini sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka bahwa pembelajaran harus berpusat pada peserta didik. Karena itu, model tersebut melibatkan peserta didik untuk berpartisipasi aktif sehingga bermanfaat bagi peserta didik bukan hanya pada saat pembelajaran yang sedang dilakukan, melainkan juga pada pembelajaran yang lain, bahkan bermanfaat pada masa yang akan datang, baik dalam pembelajaran maupun dalam kehidupan. Dalam hubungan ini Candra . berpendapat model pembelajaran PjBL sebagai model pengajaran yang komprehensif melibatkan peserta didik dalam kegiatan penyelidikan yang kooperatif dan berkelanjutan. Peserta didik melakukan sendiri penyelidikannya, bersama kelompoknya sendiri, sehingga memungkinkan peserta didik dalam tim tersebut mengembangkan keterampilan melakukan riset yang akan bermanfaat bagi pengembangan kemampuan akademis. Keberhasilan pembelajaran menulis teks biografi dengan menggunakan PjBL ditunjang dengan penggunaan aplikasi canva. Penggunaan canva dalam pembelajaran menulis teks biografi dengan menggunakan PjBL dapat memotivasi peserta didik untuk belajar lebih aktif. Penelitian Mawardi dan Sodik . menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan aplikasi Canva dapat memotivasi siswa dan meningkatkan pemahaman materi dengan baik. Penelitian Nugroho. Lestari, dan Purwanto . pun menunjukkan bahwa peserta didik lebih tertarik dan interaktif ketika melakukan kegiatan pembelajaran menggunakan media canva. Canva merupakan aplikasi yang bisa digunakan dalam pembelajaran. Menurut Triningsih . canva adalah program desain online yang menyediakan bermacam peralatan seperti presentasi, resume, poster, pamflet, brosur, grafik, infografis, spanduk, penanda buku, bulletin, dan lain sebagainya yang disediakan dalam aplikasi canva. Sebagaimana dikemukakan sebelumnya bahwa canva yang digunakan dalam penelitian ini adalah infografis. Keberhasilan pembelajaran teks biografi seperti telah dipaparkan sebelumnya pada hakikatnya ditentukan oleh proses pembelajaran. Proses pembelajaran dengan PjBL berbantuan canva memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi dan mengelaborasi kompetensinya serta bekomunikasi, berkoordinasi, berkolaborasi, dan bersinergi dengan teman-temannya sehingga peserta didik bukan hanya meningkat dalam hal pengetahuan dan keterampilannya, melainkan juga dalam sikapnya. Hal ini dapat menjadi solusi atau antisipati atas hal-hal yang kurang positif yang mungkin terjadi pada era Volatility. Uncertainty. Complexity. Ambiguity (VUCA) Aokecepatan perubahan, ketidakpastian, kompleksitas permasalahan, dan keambiguanAo yang sedang dihadapi. KESIMPULAN Berdasarkan paparan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PjBL berbantuan canva berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan peserta didik dalam menulis teks biografi. Pengaruh ini dapat dilihat dari peningkatan nilai rata-rata prates ke nilai rata-rata pascates di kelas eksperimen dan perbedaan nilai rata-rata yang signifikan antara nilai rata-rata pascates kelas eksperimen dan nilai rata-rata pascates kelas kontrol. Keberpengaruhan penggunaan model PjBL berbantuan canva terhadap kemampuan menulis peserta didik disebabkan model tersebut memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran melalui pencarian, pengamatan, penemuan, pengalaman dalam memecahkan masalah sendiri di bawah bimbingan Dengan kata lain peserta didik mengonstruksi sendiri pengetahuan dan membangun keterampilannya sendiri di bawah bimbingan guru sehingga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pembelajaran bersifat relatif permanen. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/pssh/issue/view/36 ISSN: 2808-103X Sikap yang terbangun ketika peserta didik mengeksplorasi, mengelaborasi kompetensi pengetahuan dan keterampilan dalam memecahkan masalah dalam pembelajaran juga sikap ketika berkomunikasi, berkoordinasi, berkolaborasi, dan bersinergi dalam pembelajaran dapat menjadi solusi dan antisipasi atas dampak negatif yang mungkin muncul pada era Volatility. Uncertainty. Complexity. Ambiguity (VUCA) Aokecepatan perubahan, ketidakpastian, kompleksitas permasalahan, dan keambiguanAo. Penggunaan aplikasi canva dalam proses pembelajaran hanya digunakan pada saat menulis teks biografi, sedangkan dalam langkah-langkah sebelumnya aplikasi tersebut tidak digunakan. Oleh karena itu, untuk penelitian selanjutnya penggunaan aplikasi canva sebaiknya bukan hanya digunakan pada saat menuliskan produk, melainkan juga dilakukan pada tahap-tahap sebelumnya. Penggunaan model PjBL berbantuan canva memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mereinforcement atau menginternalisasikan P5 (Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Karena itu, penelitian penggunaan model PjBL berbantuan canva selanjutnya bisa digunakan untuk mengukur keberhasilan P5 dengan dimensi-dimensinya. UCAPAN TERIMA KASIH