Jurnal Peduli Masyarakat Volume 5 Nomor 2. Juni 2023 e-ISSN 2721-9747. p-ISSN 2715-6524 http://jurnal. com/index. php/JPM EDUKASI TANDA - TANDA BAHAYA KEHAMILAN SEBAGAI UPAYA UNTUK MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS PEGANTENAN KABUPATEN PAMEKASAN Prima Dewi Kusumawati*. Koesnadi,Iing Yuli Indrawati Institut Ilmu Kesehatan Strada Indonesia. Jl. Manila No. Tosaren. Kec. Pesantren. Kota Kediri. Jawa Timur 64123. Indonesia *primadewiku17@gmail. ABSTRAK Salah satu factor penyebab tingginya angka kematian ibu adalah komplikasi kehamilan yang bisa dideteksi melalui tanda bahaya kehamilan. Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah tanda-tanda yang menunjukkan bahaya yang bisa terjadi selama kehamilan atau masa antenatal, yang jika tidak terdeteksi dapat menyebabkan kematian. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dalam upaya menurunkan angka kematian ibu hamil di Puskesmas Pegantenan Kabupaten Pamekasan. Prosesnya dimulai dari membagikan leaflet kepada ibu hamil, sebelum itu terlebih dahulu diberikan pretest dan akan dilakukan post test setelah penyuluhan. Kegiatan ini yang diikuti oleh 10 ibu hamil. Hasil penyuluhan didapatkan Sebelum diberikan penyuluhan sebanyak 2 ibu hamil . %) dengan pengetahuan Baik dan setelah kegiatan terdapat peningkatan menjadi 10 ibu hamil . %) dengan penegtahuan Baik. Kata kunci: ibu hamil. tanda dan bahaya EDUCATION ON DANGER SIGNS OF PREGNANCY AS AN EFFORT TO REDUCE THE DEATH RATE OF PREGNANT WOMEN AT PUSKESMAS PEGANTENAN, PAMEKASAN DISTRICT ABSTRACT One of the factors causing the high maternal mortality rate is pregnancy complications that can be detected through pregnancy danger signs. Danger signs of pregnancy are signs that indicate danger that can occur during pregnancy or the antenatal period, which if not detected can lead to The purpose of this community service is to increase the knowledge of pregnant women about the danger signs of pregnancy in effort to reduce the mortality rate of pregnant women at the Pegantenan health center. Pamekasan Regency. This activity is carried out by providing counseling with leaflets to pregnant women about the danger signs of pregnancy by providing pre-test before counseling and post-test after counseling. This counseling was carried out at an integrated ANC meeting in Pasanggar Village. Pegantenan District. Pamekasan Regency. This activity was attended by 10 pregnant women. The results of counseling were obtained before counseling was given as many as 2 pregnant women . %) with good knowledge and after the activity there was an increase to 10 pregnant women . %) with good knowledge. It is hoped that further counseling will focus on the causes of danger signs in pregnant women. Keywords: danger signs of pregnancy. pregnant mother Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 5 No 2. Juni 2023 Global Health Science Group PENDAHULUAN Kehamilan adalah kondisi dimana seorang wanita memiliki janin yang sedang tumbuh di dalam tubuhnya . ang pada umumnya di dalam rahi. Kehamilan pada manusia berkisar 40 minggu atau 9 bulan, dihitung dari awal periode menstruasi terakhir sampai melahirkan. Kehamilan merupakan suatu proses reproduksi yang perlu perawatan khusus, agar dapat berlangsung dengan baik kehamilan mengandung kehidupan ibu maupun janin. Resiko kehamilan ini bersifat dinamis, karena ibu hamil yang pada mulanya normal, secara tibatiba dapat berisiko tinggi (Maternity dan Putri, 2. Pelayanan antenatal merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan yang profesional untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil beserta janin yang dikandungnya. Standar pelayanan antenatal meliputi timbang berat badan, pengukuran tinggi badan, tekanan darah, nilai status gizi . kur lingkar lengan ata. , tinggi fundus uteri, menentukan presentasi janin dan denyut jantung janin, skrining status imunisasi tetanus dan memberikan tetanus toxoid (TT) bila diperlukan, pemberian tablet zat besi minimal 90 tablet selama kehamilan, test laboratorium . utin dan khusu. , tatalaksana kasus, serta temu wicara . , termasuk Perencanaan Persalinan dan Pencegahan komplikasi (P4K), serta keluarga berencana pasca persalinan (Marniyati et al, 2. Pada umumnya kehamilan berkem-bang dengan normal dan menghasilkan kelahiran bayi sehat cukup bulan melalui jalan lahir, namun ini kadang tidak sesuai dengan yang Sulit sekali diketahui sebelumnya bahwa kehamilan akan menjadi masalah. Oleh karena itu pelayanan antenatal atau asuhan antenatal merupakan cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil normal dan mendeteksi ibu dengan kehamilan normal (Kementerian Kesehatan RI, 2. Berdasarkan Laporan Kematian Ibu (LKI) Kabupaten/Kota se Jawa Timur tahun 2018 sebesar 228 per 100. 000 kelahiran hidup. Angka tersebut masih jauh dari target sebesar 101,4 per 100. 000 kelahiran hidup, maka kondisi tersebut menunjukkan keberhasilan Provinsi Jawa Timur dalam menekan kematian Jumlah Kematian Maternal di Provinsi Jawa Timur berdasarkan laporan Kematian Ibu Kab/Kota pada tahun 2018 tercatat sebanyak 598 kasus kematian dengan rincian 152 kematian masa hamil, 163 waktu bersalin dan 283 pada masa nifas. Pada penelitian Fadiar . dengan responnden berjumlah 96 orang menunjukkan bahwa memiliki pengetahuan tinggi mengenai tanda bahaya kehamilan dan memiliki perilaku yang kurang tepat dalam merawat kehamilan. Penyebab langsung kematian ibu antara lain perdarahan, eklampsia, partus lama, komplikasi aborsi dan infeksi (Kementrian Kesehatan RI, 2. Sementara itu yang menjadi penyebab tak langsung kematian ibu adalah AuEmpat TerlambatAy dan AuEmpat TerlaluAy (Profil Jawa Timur, 2. Bahaya kehamilan dapat di cegah oleh ibu dengan berkonsultasi dengan bidan setempat ataupun dokter kandungan. Guna melakukan terapi atau treatment lainnya yang tidak membahaya kan ibu dan bayi. Penelitian Ritsma . bahwa salah satu yang dapat mencegah bahaya kehamilan dengan melakukan yoga, hasil penelitian menunjukkan bahwa yoga yang dilakukan pada trimester i memberikan dampak yang sangat baik bagi ibu dan anak sehingga dapat mencegah bahaya kehamilan. Kurangnya pengetahuan tentang bahaya kehamilan dapat menyebab kematian maternalk antara lain perdarahan, infeksi, aborsi yang tidak aman , eklampsia, persalinan yang buruk. Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 5 No 2. Juni 2023 Global Health Science Group penyebab obstetrik langsung lainnya, dan penyebab tidak langsung (WHO,2. Beberapa penyebabkan kematian maternal tersebut disebabkan adanya komplikasi yang dapat muncul melalui tanda bahaya kehamilan. Pengetahuan tanda bahaya kehamilan dinilai melalui beberapa komponen antara lain konsep tanda bahaya, perdarahan vagina, edema, demam tinggi, penurunan gerak janin, muntah persisten, dan ruptur membran (Nugroho et al. Ibu hamil perlu mengetahui tanda bahaya kehamilan karena munculnya tanda bahaya dapat menjadi indikasi adanya kemungkinan bahaya pada kehamilan yang dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu hamil dan janin (Nuraisya, 2. Tanda-tanda bahaya kehamilan sesungguhnya sudah tercantum dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Namun, pemanfaatan Buku KIA oleh ibu hamil ternyata masih kurang. Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah tanda-tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan atau periode antenatal, yang apabila tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu. Macam-macam tanda bahaya kehamilan diantaranya: perdarahan per vaginam, sakit kepala yang hebat, masalah penglihatan, bengkak pada muka dan tangan, nyeri perut yang hebat, gerakan janin berkurang atau menghilang, demam, mual muntah yang berlebihan, keluar cairan banyak per vaginam secara tiba-tiba . eluar air ketuban sebelum waktuny. Tanda-tanda bahaya kehamilan ini telah tercantum dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Ibu hamil yang mengalami tanda-tanda bahaya kehamilan harus segera menemui tenaga kesehatan terdekat. Jika tenaga kesehatan yang ditemui adalah bidan, ibu hamil akan mendapat penanganan kegawatdaruratan dan segera dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Berdasarkan latar belakang di atas maka kami tertarik untuk memberikan edukasi tentang tanda bahaya pada kehamilan untuk menurunkan angka kematian ibu di Puskesmas Pegantenan. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi tentang tanda- tanda bahaya pada kehamilan untuk menurunkan angka kematian ibu di Puskesmas Pegantenan Kabupaten Pamekasan. METODE Dalam penugasan residensi ini penulis telah melakukan penyuluhan melalui komunikasi langsung dan juga melalui media lembar balik dan leaflet dalam menyampaikan informasi tentang tanda bahaya kehamilan dan frekuensi kunjungan pemeriksaan selama kehamilan serta memanfaatkan informasi yang tersedia didalam buku KIA. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 10 orang ibu hamil yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 30 Mei 2023 dalam Kegiatan Anc Terpadu di Desa Pasanggar Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan. Meliputi 2 tahap yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan kepada ibu hamil menggunakan Leaflet dan lembar balik tentang Tanda Bahaya kehamilan dengan memberikan pertanyaan pre tes sebelum penyuluhan dan pertanyaan post tes sesudah penyuluhan. Tahapanya dimulai dari tahap persiapan yakni melakukan kordinasi dengan bidan Desa dan TIM ANC dan kemudian menentukan prioritas masalah, tahapan kedua yakni pelaksanaan yang dimulai dari pembukaan, melakukan pretest dengan memberikan kuesioner kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan tanda bahaya kehamilan menggunakan leaflet yang telah dibagikan dan terakhir dilakukan post test , langkah selanjutnya melakukan tanya jawab kepada peserta. Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 5 No 2. Juni 2023 Global Health Science Group HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2023. kegiatan ini diikuti oleh TIM ANC Terpadu Puskesmas Pegantenan Kabupaten Pamekasan. Dari hasil Penyuluhan dan Pemeriksaan Kehamilan terhadap 10 ibu hamil maka didapatkan hasil sebagai berikut: Tabel 1. Karakteristik Responden . Data umum Pendidikan terakhir SMP SMA Tidak tamat SD Perguruan Tinggi Pekerjaan Wiraswasta IRT Petani PNS Wiraswasta Pekerjaan Baik Cukup Tabel 1 berdasarkan residensi yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa ibu hamil di Desa Pasanggar Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan, didapatkan bahwa pendidikan terakhir responden terbanyak yaitu lulusan SD sebesar 40% dan terendah yaitu tidak tamat sd sebanyak 10%. responden bekerja sebagai petani sebanyak 70% dan terendah yaitu 10% sebagai wiraswasta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa pemeriksaan kesehatan, konseling dan penyuluhan kesehatan mengenai AuPengetahuan Tentang Tanada Bahaya KehamilanAy, dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang : Pengertian tanda-tanda bahaya kehamilan, penyebab tanda bahaya kehamilan, tanda dan gejala bahaya kehamilan serta cara pencegahan tanda bahaya Melalui kegiatan ini ibu hamil dapat mengambil keputusan dalam memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan di masyarakat khususnya di desa pasanggar dalam upaya meminimalkan komplikasi kehamilan melalui deteksi dini tanda bahaya pada Hal tersebut terbukti dari Rekap hasil Kuesioner sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Sebelum diberikan penyuluhan sebanyak 2 ibu hamil . %) dengan pengetahuan Baik dan setelah kegiatan terdapat peningkatan menjadi 8 ibu hamil . %) dengan pengetahuan Baik. Hal ini menunjukkan peserta sangat antusias untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang pentingnya tanda bahaya kehamilan lanjut, ini sesuai dengan penelitian Puspitasari . dan Amir . mengenai kegiatan penyuluhan dapat menambah pengetahuan. Hal ini bisa dilihat dari diagram sebagai Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 5 No 2. Juni 2023 Global Health Science Group BAIK CUKUP KURANG Pengetahuan sangat erat hubungannya dengan pendidikan, dimana diharapkan bahwa dengan pendidikan yang tinggi maka orang tersebut akan semakin luas pula Akan tetapi perlu ditekankan, bukan berarti seseorang yang berpendidikan rendah mutlak berpengetahuan rendah pula. Hal ini mengingat bahwa peningkatan pengetahuan tidak mutlak diperoleh dari pendidikan formal saja, akan tetapi dapat diperoleh melalui pendidikan non formal. Hal ini sesuai dengan hasil residensi yang menyatakan bahwa sebagian besar responden berpendidikan terakhir SD. Selain itu karena ibu sebagian besar petani dan IRT maka ibu kurang untuk mencari informasi mengenai tanda bahaya kehamilan dari berbagai sumber baik dari media massa seperti koran, majalah, leaflet, poster, buku KIA, maupun dari media elektronik seperti TV dan radio. Saat sesi diskusi ibu hamil sangat antusias terhadap penyampaian materi yaitu ada 2 ibu hamil yang mengajukan pertanyaan. Pertanyaan Pertama di sampaikan Oleh Ibu khozaimah yaituAuApa tanda dan gejala ibu Hamil Dengan Eklampsia?Ay Pertanyaan di Jawab oleh Mahasiswa Iing Yuli Indrawati : AuTanda tanda/gejala eklamsia : tekanan darah yang semakin tinggi, sakit kepala yang semakin parah, mual dan muntah, sakit perut bagian kanan atas, tangan dan kaki bengkak, gangguan penglihatan, frekuensu dan jumlah urine berkurang, peningkatan kadar protein, dan disertai dengan kejangAy. pertanyaan kedua yaitu oleh ibu slamah AuBagaimana cara mengatasi bila gerakan janin berkurang?Ay dan dijawab oleh Mahasiswa iing Yuli Indrawati : AuCara mengatasi bila gerakan janin kurang yaitu dengan cara beristirahat yang cukup, nutrisi yang cukup, menyentuh atau mengelus perut sambil mengajak janin berbicara, berbaring dengan posisi kiri untuk memperlancar oksigen ke janinAy . Meskipun ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan yang cukup tinggi setelah diberikan penyuluhantentang nutrisi selama kehamilan namun hasil post tes masih di dapatkan ibu hamil yang pengetahuannya masih cukup yaitu 1 ibu hamil 10%. Ibu hamil masih belum mengetahui tentang penyebab tanda bahaya kehamilan. Maka dari itu untuk penyuluhan selanjutnya kegiatan penyuluhan lebih ditekankan pada Penyebab Tanda bahaya Pada Kehamilan sehingga ibu tau dan bisa mengetahui penyebab tanda bahaya selama kehamilan . Pengetahuan ibu hamil yang kurang merupakan kausa pokok kematian dalam persalinan dan juga bayi atau balita. Pengetahuan ibu hamil berperan saat mengelola Jurnal Peduli Masyarakat. Volume 5 No 2. Juni 2023 Global Health Science Group kehamilan yang sehat, mendukung persiapan fisik dan mental ibu menjelang bersalin. Baiknya pengetahuan ibu hamil menjadikan kehamilan lebih sehat,dan tidak terdapati tanda bahaya kehamilan pertumbuhan janin lebih ideal dan proses persalinan juga normal. SIMPULAN Penyuluhan pada 10 ibu hamil di lakukan di Desa Pasanggar sebelum diberikan penyuluhan sebanyak 2 ibu hamil . %) dengan pengetahuan Baik dan setelah kegiatan terdapat peningkatan menjadi 8 ibu hamil . %) dengan penegtahuan Baik. Kegiatan penyuluhan Tanda Bahaya Kehamilan lanjut terbukti meningkatkan pengetahuan pada Ibu hamil dengan meningkatnya pengetahuan diharapkan Tanda bahaya Pada ibu hamil bisa terdeteksi secara dini sehingga mengurangi resiko komplikasi pada ibu hamil. Kegiatan penyuluhan selanjutnya lebih ditekankan pada kebutuhan Penyabab terjadinya tanda bahaya pada Ibu Hamil dan untuk mengukur keberhasilan digunakan metode pre dan pos DAFTAR PUSTAKA