Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 DOI http://dx. org/10. 36722/psn. [SN . Take Care of Environment Together Upaya Menjaga Lingkungan dan Menjadikan Gaya Hidup Sehat di Kelurahan Bukit Duri Jakarta Selatan Suryo Tondo Lukito1*. Putri Yasmin Martsela2. Alif Fadillah3. Aliza Sabrina Ramadita4. Ilsa Nuri Pabo5. Kian Aryadi6. Muhammad Farhad Shoulthon Indrawan7. Rully Ardi Setyadi6. Safira Tri Handayani8. Widya Astuti9. Rizqi Maulida Amalia10. Budi Aribowo1 Teknik Industri. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Al-Azhar Indonesia Ilmu Hubungan Internasional. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Al-Azhar Indonesia Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok. Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya. Universitas Al-Azhar Inonesia Bioteknologi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Al-Azhar Inonesia Bahasa dan Kebudayaan Inggris. Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya. Universitas Al-Azhar Inonesia Teknik Elektro. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Al-Azhar Inonesia Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Al-Azhar Inonesia Bahasa dan Kebudayaan Arab. Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya. Universitas Al-Azhar Inonesia PG PAUD. Fakultas Psikologi dan Pendidikan. Universitas Al-Azhar Inonesia Bimbingan Konseling Islam. Fakultas Psikologi dan Pendidikan. Universitas Al-Azhar Indonesia Komplek Masjid Agung Al-Azhar. Jl. Sisingamangaraja. Kebayoran Baru. Jakarta Selatan, 12110 E-mail Penulis Korespondensi: suryolukito1212@gmail. Abstrak Isu lingkungan merupakan salah satu isu yang bersifat berkelanjutan. Lingkungan dapat memberikan dampak positif jika dirawat dengan baik dan sebaliknya akan memberikan dampak negatif jika dibiarkan tercemar begitu saja. Salah satu penyebab pencemaran lingkungan terbesar di Indonesia, terutama yang berasal dari limbah, yaitu sampah rumah tangga. Peningkatan penduduk mempengaruhi volume sampah yang semakin meningkat. Pengelolaan sampah masih merupakan tantangan besar bagi pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tantangan tersebut antara lain adalah kesadaran masyarakat yang masih relatif rendah, kurangnya sarana pengumpulan sampah, dan terbatasnya jumlah petugas penyuluh kebersihan sehingga intensitas penyuluhan masih relatif rendah. Banyaknya permasalahan dan kendala yang masih ada terhadap pelaksanaan pengelolaan sampah di Indonesia, khususnya wilayah DKI Jakarta baik yang bersifat teknis maupun non teknis yang berpengaruh pada sasaran pengelolaan sampah membuat mahasiswa UAI untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan sosialisasi terlaksananya konsep lingkungan hidup dan pengelolaan sampah dengan harapan dapat mengoptimalkan mengurangi sampah dan menjadikan gaya hidup sehat di Kelurahan Bukit Duri. Jakarta Selatan. Kata Kunci: Bebas sampah. Ecobricks. Eco Enzyme. Lingkungan. Pengelolaan Sampah Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 PENDAHULUAN dan perilaku gaya hidup sehat yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut. DKI Jakarta adalah kota terpadat di Indonesia. Berdasarkan hasil sensus penduduk pada tahun 2020, jumlah penduduk DKI Jakarta per September 2020 adalah 10,56 juta jiwa di wilayah seluas 661 ycoyco2 (BPS Indonesia, 2. , lingkungan sehingga volume sampah semakin Pengelolaan sampah masih merupakan permasalahan besar bagi pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Permasalahan tersebut antara lain adalah tingkat kesadaran masyarakat yang masih relatif rendah, kurangnya sarana dan prasarana pengelolaan sampah serta terbatasnya jumlah petugas penyuluh kebersihan sehingga intensitas penyuluhan masih relatif rendah. METODE Kegiatan Take Care of Environment Together dilakukan dengan pendekatan sosialisasi dan tahapan pelaksanaan sebagai . Persiapan Awal Diawali dengan membuat konsep program kegiatan pengabdian masyarakat tentang lingkungan, mencari mitra yang sesuai dengan program kegiatan, dan membuat proposal . Sosialisasi dengan Mitra Langkah selanjutnya adalah menghubungi mitra dan berdiskusi terkait kegiatan yang ditawarkan dengan permasalahan mitra. Mitra kegiatan dalam pengabdian kepada masyarakat . ini adalah Karang Taruna Kelurahan Bukit Duri. Persiapan Kegiatan Persiapan yang dilakukan meliputi penentuan lokasi dan hari kegiatan, target sasaran kegiatan, perlengkapan, penyusunan materi yang akan disampaikan, dan finalisasi proposal kegiatan. Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan Take Care of Environment Together dilakukan dengan kegiatan presentasi dan diskusi materi sekilas tentang isu lingkungan, zero waste dan pola hidup sehat, ecobricks, serta demonstrasi pembuatan eco Evaluasi Penilaian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat . ini dilakukan dengan evaluasi dari partisipan yang merupakan ibu PKK RW 08 Bukit Duri tentang Take Care of Environment Together. Gambar 1. Kondisi Wilayah Kelurahan Bukit Duri Kelurahan Bukit Duri termasuk dalam wilayah di Kecamatan Tebet. Kota Administrasi Jakarta Selatan. Provinsi DKI Jakarta. Indonesia. Kelurahan Bukit Duri terdiri dari 12 RW yang masing-masing memiliki kepedulian lingkungan yang relatif berbeda. Disebabkan wilayah Kelurahan Bukit Duri yang relatif luas, setiap RW belum tentu memiliki lingkungan yang terjaga, ada yang terawat dengan baik dan ada juga yang tidak. Akibat ketimpangan sosial ini, warga kurang memiliki kesadaran akan Selain itu, kawasan Kelurahan Bukit Duri berbatasan dengan Sungai Ciliwung. Akibat dari kurangnya kesadaran warga dan kondisi wilayah mengakibatkan beberapa wilayah RW rawan terkena banjir karena berdampingan langsung dengan sungai Ciliwung. Kegiatan pengabdian masyarakat yang bertajuk Take Care of Environment Together yang memiliki artian menjaga lingkungan bersama dengan memiliki mindset HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Social Empowerment ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat . untuk warga Bukit Duri Jakarta Selatan dalam bentuk pemberian sosialisasi mengenai kesadaran lingkungan. Kegiatan Take Care of Environment Together dilaksanakan pada hari Sabtu, 16 Juli 2022 dan diisi dengan kegiatan sebagai berikut: Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 faktor penyebab kerusakan alam yang disebabkan oleh faktor manusia adalah sampah plastik (Aditia Pramudia Sunandar, 2. , di wilayah Kelurahan Bukit Duri sebenarnya menyediakan tempat atau pengelolaan sampah plastik sehingga masyarakatnya dapat berperan aktif dalam mengurangi sampah, contohnya Bank Sampah. Bank sampah sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat bahkan dapat menjadi lahan bisnis, namun dalam penerapannya hanya sebagian masyarakat saja yang berperan aktif sehingga tim kami mengajukan pembuatan ecobricks. Ecobrick merupakan contoh aplikasi kreatif dalam mengelola sampah plastik dengan media botol plastik untuk dijadikan sesuatu yang berguna (Ririn Widiyasari, 2. Gambar 2. Sosialisasi Materi Isu Lingkungan Kegiatan pertama yang dilakukan adalah sosialisasi materi isu lingkungan yang dipandu oleh Alif Fadillah selaku Mahasiswa penerima Beasiswa UAI. Alif melakukan edukasi kepada partisipan dengan menjelaskan keadaan lingkungan di Indonesia, permasalahan yang terjadi dan dengan siapa saja yang berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta bagaimana solusi dari permasalahan tersebut. Dalam lingkungan RW 008 Bukit Duri, salah satu permasalahan yang terjadi adalah bagaimana membedakan atau memilah sampah dan memanfaatkannya dengan baik yang mencakup Kemudian dijelaskan juga terkait prinsip zero waste secara umum dan gaya hidup sehat dengan menerapkan prinsip 3R . educe, reuse, recycl. , 4R . educe, reuse, recycle, replac. atau 5R . educe, reuse, recycle, replan. (Fiad Leo Zambana, 2. Alif juga menjelaskan hubungan antara perilaku zero waste dengan pola hidup sehat untuk mencapai tujuan kesehatan dan kesejahteraan standar kesehatan yang baik. (Endang Susanti, 2. Gambar 4. Sosialisasi Materi Eco Enzyme Kegiatan berikutnya yaitu pembuatan eco enzyme yang disampaikan oleh Suryo. Setiap harinya diperkirakan DKI Jakarta menghasilkan 2-ton sampah dengan jenis sampah organik mendominasi komposisi sampah di Jakarta sebesar 53,75% (Shaid, 2. , untuk memanfaatkan sampah organik khususnya sisa makanan. Suryo mengajak mitra untuk membuat eco enzyme yang memberikan manfaat serta dampak luas bagi masyarakat dari segi Cara mengolah enzim dari sampah organik yang biasa kita buang untuk dijadikan pembersih organik. Hasil fermentasi sampah organik dengan bahan ampas buah dan sayur yang tidak dimasak, gula . ula merah, gula aren atau gula teb. dan air berbentuk cairan dan memiliki warna coklat gelap serta aroma fermentasi asam manis yang kuat (Imron, 2. , setelah memaparkan kegiatan presentasi dan diskusi materi, mahasiswa dengan pihak mitra berinteraksi melalui sesi tanya-jawab dengan kuis interaktif. Gambar 3. Sosialisasi Materi Ecobricks Pemaparan materi kepada mitra mengenai kegiatan dalam pengelolaan, pencegahan, dan pengurangan sampah melalui pembuatan ecobricks disampaikan oleh Safira. Salah satu Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 keterampilan, nilai, dan sikap terhadap kesadaran pengelolaan lingkungan hidup ini diikuti oleh ibu PKK RW 08 Bukit Duri dengan jumlah partisipan 16 orang yang merupakan target sasaran kegiatan dan mitra kegiatan ini, yaitu Karang Taruna Bukit Duri. Permasalahan lingkungan yang terjadi di wilayah Bukit Duri bisa diminimalisir dengan perilaku gaya hidup sehat dan pengelolaan sampah yang kreatif. Contohnya dalam membuat ecobricks dan eco Adanya penyuluhan dari ibu PKK kepada masyarakat sekitar Bukit Duri juga masyarakat . ini untuk mengedukasi dan meningkatkan kualitas kehidupan yang berkelanjutan di Kelurahan Bukit Duri. Jakarta Selatan. Gambar 5. Pemberian Merchandise Oleh Mahasiswa Beasiswa UAI Di akhir kegiatan, kami dari mahasiswa UAI merchandise sebagai bentuk terima kasih kepada mitra baik dari RW 008 Bukit Duri. Karang Taruna Bukit Duri, dan ibu PKK RW 008 Kelurahan Bukit Duri yang telah menerima dan meluangkan waktunya serta memfasilitasi kami untuk menyelenggarakan kegiatan Social Empowerment ini. UCAPAN TERIMA KASIH Tabel 1. Evaluasi Kegiatan Ucapan terima kasih ditujukan kepada mitra dari RW 008 Bukit Duri, ibu PKK RW 008 Bukit Duri, dan Karang Taruna Bukit Duri atas kolaborasinya dan keterbukaan menerima kami dalam kegiatan Social Empowerment. Ucapan terima kasih terkhusus kepada Universitas Al Azhar Indonesia dan Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni (DKA) UAI yang telah memfasilitasi kami agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat . ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Serta seluruh pihak yang telah membantu dalam kegiatan Social Empowerment dan tidak dapat disebutkan satu per satu. Tabel 1 menunjukkan penilaian atau evaluasi dari partisipan terkait kegiatan yang telah Ibu PKK RW 008 Bukit Duri merupakan target sasaran dengan jumlah partisipan 16 orang. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penyampaian materi isu lingkungan, ecobricks, dan eco enzyme dapat dimengerti dan tersampaikan dengan baik. Adanya respons positif yang ditunjukkan selama sosialisasi sesuai dengan tujuan yang diharapkan, sedangkan partisipan yang tidak menjawab berjumlah 3 orang karena memiliki kendala dalam pemberian evaluasi. DAFTAR PUSTAKA