Efektivitas Program JumAoat Berkah. BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Volume. Number. July 2023 Hlm : 206-215 https://ejournal. id/index. php/bhinneka/index Efektivitas Program JumAoat Berkah dalam Penumbuhan Sikap Empati Peserta Didik Di Sekolah Dasar Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik Muhammad Ulul Albab1*. Siti Rohmah2 1. STIT Raden Santri Gresik. Indonesia e-mail: Ulul. edu@gmail. Abstract This study aims to examine or see more deeply the extent to which the implementation of the "Friday Blessing" program is effective in training empathy attitudes in students at SD NU 1 Trate. Gresik. In an effort to improve the quality of character education, this school has designed a program that focuses on developing students' empathetic attitudes. The research method used is descriptive research with a qualitative approach. Data were collected through structured interviews with school principals, homeroom teachers and students aged 6-12 years. In addition, observations were also made to gain an in-depth understanding of the implementation of the program and changes in student behavior. The results of the study showed that the implementation of the "Friday Blessing" program at SD NU 1 Trate, went well and involved all students from various grade levels. The proceeds of the alms are allocated for the construction of schools. addition, the "Friday Blessing" program is also effective in training empathy attitudes in students. Through these alms or infaq activities, students are able to develop a sense of care and understand the perspectives of others. So that they care more about each other. Based on the findings of this study, it is recommended that the "Friday of Blessings" program continue to be developed and expanded in order to achieve more students who have empathy. In addition, the active role of parents also needs to be maintained and improved to support the effectiveness of this program. Keywords: Empathy. Friday Blessings. Program Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji atau melihat lebih dalam sejauh mana pelaksanaan program "Jum'at Berkah" efektif dalam melatih sikap empati pada peserta didik di SD NU 1 Trate. Gresik. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan karakter, sekolah ini telah merancang program yang berfokus pada pengembangan sikap empati siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur kepada kepala sekolah, wali kelas dan peserta didik usia 6-12 Selain itu, observasi juga dilakukan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang pelaksanaan program dan perubahan perilaku siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program AuJum'at BerkahAy di SD NU 1 Trate, berlangsung dengan baik dan melibatkan seluruh peserta didik dari berbagai tingkat kelas. Hasil dari sedekah tersebut dialokasikan untuk pembangunan sekolah. Selain itu, program "Jum'at Berkah" juga efektif dalam melatih sikap empati pada peserta didik. Melalui kegiatan sedekah atau infaq tersebut, siswa mampu mengembangkan rasa peduli dan memahami perspektif orang lain. Sehingga BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. Juli, 2023 . Muhammad Ulul Albab. Siti Rohmah Efektivitas Program JumAoat Berkah. mereka lebih peduli terhadap sekitanya. Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar program "Jum'at Berkah" terus dikembangkan dan diperluas agar dapat mencapai lebih banyak peserta didik yang memiliki empati. Selain itu, peran aktif orang tua juga perlu dipertahankan dan ditingkatkan guna mendukung efektivitas program ini. Kata kunci : Empati. Jum'at Berkah. Program Pendahuluan Manusia pada hakikatnya antara satu dengan yang lain diciptakan berbeda. Perbedaan-perbedaan tersebut meliputi perbedaan pemikiran, persepsi, dan visi. Adanya perbedaan-perbedaan tersebut, maka seorang individu dituntut untuk memiliki kemampuan menerima dan menghargai. Kemampuan menerima dan menghargai perbedaan tersebut harus sudah dikembangkan sejak dini. Kemudian berlanjut ke masa anak-anak hingga masa dewasa. Masa anak-anak merupakan periode yang penting, karena masa ini merupakan fase peletakan landasan bagi kehidupan di tahun-tahun Modal anak untuk mengatasi perbedaan ini adalah social life skill . ecakapan hidup bermasyaraka. Salah satu bagian penting dalam social life skill adalah empati (Goeleman, 2. Empati sangat penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Empati untuk memahami perasaan orang lain, menerima sudut pandang mereka, menghargai perbedaan perasaan orang terhadap berbagai macam hal, menjadi pendengar dan penanya yang baik (Budiningsih, 2. Dalam pendapat lain, empati merupakan keterampilan hidup yang penting dimiliki anak agar seseorang terhubung dengan orang lainnya Maka dari itu, pendidikan empati anak sebagai inti dari pendidikan moral atau budi pekerti akan mampu menyentuh perkembangan prilaku anak secara mendasar, apabila pendidikan empati tersebut ditanamkan pada anak sejak usia dini. Jika pendidikan empati tersebut diberikan pada anak setelah menginjak dewasa, maka tidak akan begitu berpengaruh secara mendasar terhadap karakter dan pembentukan pribadi anak (Fidrayani, 2. Pada saat ini, sering ditemukan anak yang bertutur kata kurang sopan, kurang mempedulikan dan memahami kesulitan teman. Tatanan masyarakat semakin acuh tak acuh sehingga nilai-nilai kegotong royongan pada masyarakat semakin luntur. Lingkungan masyarakat yang demikian dapat menjadi pemicu tumbuh kembang anak menjadi orang yang individualis dan kurang memiliki rasa empati terhadap sesama. Dalam era digital yang semakin maju, kemampuan empati menjadi semakin penting. Dengan kemampuan empati yang baik, individu dapat memahami perasaan orang lain dan berinteraksi dengan mereka secara lebih efektif. Oleh karena itu, melatih sikap empati pada peserta didik sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi yang mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial yang semakin kompleks. Agama Islam mengajarkan kepada manusia mengenai semua aspek kehidupan. Maka dari itu, nilai-nilai keagamaan hendaklah ditanamkan sejak dini sebagai wujud tantangan degradasi moral seiring perkembangan zaman. Karena adanya globalisasi dan perubahan sosial, pendidikan di Indonesia mengalami berbagai tantangan. Sehingga Indonesia mengalami berbagai masalah sosial, kemerosotan moral bangsa yang BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. Juli, 2023 . Muhammad Ulul Albab. Siti Rohmah Efektivitas Program JumAoat Berkah. semakin memburuk dan sikap prilaku hidup yang tidak sesuai dengan pengamalan nilai-nilai pancasila (Acetylena, 2. Salah satu bentuk penanaman karakter atau moral pada peserta didik adalah dengan memberi contoh atau ajakan tentang berempati kepada sesama. Sikap empati penting untuk ditanamkan pada anak, karena sikap empati dapat menjadi jalan untuk anak dalam berhubungan dengan orang lain, dalam bergaul dengan teman-teman dan dapat menjadi bekal bermasyarakat saat dewasa nanti. Dengan menanamkan sikap empati kepada anak, hal itu akan menjauhkan anak dari rasa iri, dengki dan permusuhan kepada orang lain. Sehingga anak dapat tumbuh menjadi anak yang baik hati, bijaksana dan disukai banyak teman. Mengajak anak untuk bersikap empati juga merupakan bagian dari pengembangan nilai-nilai Salah satu contoh berempati adalah dengan menyisihkan sebagian hartanya, seperti sedekah ataupun infaq. Seperti yang sudah diterapkan di Sekolah Dasar Nahdlatul Ulama (SD NU) 1 Trate. Gresik, yang mana di sekolah tersebut terdapat program jumAoat berkah atau biasa disebut sedekah jumAoat. Program jumAoat berkah ini merupakan kegiatan berupa infaq yang diadakan secara rutin setiap hari jumAoat. Kegiatan infaq ini ditentukan nominalnya. Mulai dari dua ribu, lima ribu dan sepuluh ribu, yang mana setelah dana telah terkumpul di wali kelas, kemudian diserahkan kepada guru yang bertugas memegang uang infaq tersebut. Dana yang telah terkumpul dialokasikan untuk siswa yang terkena musibah, siswa yang sakit, kematian baik dari siswa maupun wali siswa, pembangunan gedung sekolah dan lain-lain. Kegiatan ini bertujuan guna menumbuhkan dan membiasakan sikap empati terhadap sesama. Sedekah dilakukan sebagai wujud kecintaan hamba terhadap nikmat Allah yang telah diberikan kepadanya, sehingga seorang hamba rela menyisihkan sebagian hartanya untuk kepentingan agama baik dalam membantu sesama maupun perjuangan dakwah Islam (Rani, 2. Adapun anjuran seorang muslim dalam bersekah membantu sesama sangatlah banyak terdapat dalam Al QurAoan. Salah satunya pada surat Al Baqarah ayat 261, yang berbunyi: aAIa a aEa AaO E aEa IEaa aIe aa aacA a ca aA aO aEA a aA aA a aAcEEa aE aI a aEa aaca a I a aA a AacIaEa EacaOIaa OI aACOIaa aI a aOEaN Ia AaOA ca Aea aOA ca AaOA aA aEOIA a aA a aE aII OA a aAcEEa a aO aA a a AcEEa OA Artinya: AuPerumpamaan . afkah yang dikeluarkan ole. orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan . bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas . arunia-Ny. lagi Maha MengetahuiAy (Q. Al Baqarah. Melakukan sedekah bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, terutama di hari yang penuh berkah seperti hari jumAoat. Hari jumAoat adalah hari dimana khusus memaksimalkan ibadah atau amal kebaikan, seperti sedekah yang pahalanya dilipat gandakan oleh Allah SWT. Memang sangat besar pahalanya, sehingga banyak orang berlomba-lomba menebar kebaikan dengan berbagi kepada orang-orang yang Banyak sekali balasan yang akan kita dapatkan ketika bersedekah di hari jumAoat, salah satunya mendapatkan pahala yang berlipat-lipat ganda (Rachmawati. BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. Juli, 2023 . Muhammad Ulul Albab. Siti Rohmah Efektivitas Program JumAoat Berkah. Metode Penelitian Penelitian ini, menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti objek yang alamiah, dimana peneliti sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball, teknik pengumpulan dengan trianggulasi . , analisis data bersifat induktif atau kualitatif dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi (Sugiyono, 2. Dalam penelitian kualitatif, data diperoleh dari berbagai sumber dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang berbagai macam dan dilakukan secara terus menerus. Penelitian kualitatif bertujuan mengembangkan konsep sensitivitas pada masalah yang dihadapi, menerangkan realitas yang berkaitan dengan penelusuran teori dari bawah dan mengembangkan pemahaman akan satu atau lebih dari fenomena yang dihadapi (Gunawan, 2. Oleh karena itu, dalam penelitian ini peneliti sebagai instrumen kunci, pengumpul data dan partisipasi penuh dengan melakukan pengamatan berperan serta yaitu peneliti melakukan interaksi dengan subjek dalam waktu yang lama dan selama itu, data dalam bentuk catatan lapangan dikumpulkan secara sistematis (Moleong, 2. Hasil dan Pembahasan Pelaksanaan Program JumAoat Berkah Program jum'at berkah memiliki tujuan yang sangat relevan dalam pendidikan karakter peserta didik. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, empati dan kemanusiaan dalam kegiatan sekolah, program ini mengajarkan lebih dari sekedar materi akademis. Hal ini sesuai dengan satu tujuan sekolah yakni Auterwujudnya peserta didik yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlaq mulia, berkebinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatifAy. Melalui program ini, peserta didik belajar gemar untuk bersedekah dan lebih peduli sekitar. Sedekah meliputi sedekah wajib . dan sedekah sunnah . t-tatawwuA. atau sedekah secara spontan dan sukarela yang artinya sama dengan infak. Sedekah merupakan salah satu amal ibadah yang besar pahalanya, keberadaannya bukan hanya berkaitan dengan penghambaan kepada Sang Khaliq . ablun minallo. , namun juga merupakan sikap solidaritas kepada sesama manusia . ablun minanna. Sedekah bisa dilakukan kapan saja dan dimanapun berada serta kepada siapapun sedekah diberikan. Namun, bersedekah memiliki pahala lebih besar bila dilakukan di waktu-waktu utama, di antaranya di hari jumat. Seperti halnya program yang dilaksanakan di SD NU 1 Trate, yakni jumAoat berkah. Kegiatan ini dilaksankan di kelas masing-masing, setelah doAoa bersama di lapangan. Pemanfaatan dana sedekah ini dialokasikan untuk pembangunan sekolah. Sedekah dapat berupa sumbangan uang, makanan, pakaian, atau bantuan dalam bentuk apapun yang diberikan kepada yang membutuhkan. Sedekah juga bisa berupa amal atau perbuatan baik Seperti memberikan nasihat, mengunjungi orang sakit, atau melakukan kebaikan kepada sesama. Sedekah memiliki tujuan untuk meningkatkan keberkahan dan keberlimpahan dalam kehidupan individu dan masyarakat muslim. Pelaksanaan program ini dapat didukung oleh peran wali murid. Melibatkan orang tua dalam program atau memberikan informasi tentang program jum'at berkah kepada mereka dapat membantu memperluas dampak dari melatih sikap empati ini di BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. Juli, 2023 . Muhammad Ulul Albab. Siti Rohmah Efektivitas Program JumAoat Berkah. luar lingkungan sekolah. Sehingga peserta didik lebih mengerti makna sedekah dan mempunyai empati yang tinggi. Dalam pelaksanaan program jum'at berkah di SD NU 1 Trate. Gresik, terdapat faktor penghambat yang mempengaruhi efektivitas dalam melatih sikap empati pada peserta didik. Beberapa peserta didik menghadapi kesulitan dalam memahami makna sedekah dan konsep empati. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih terarah dan mendalam untuk melibatkan mereka secara aktif. Salah satu faktor yang menjadi hambatan adalah kurangnya pemahaman makna empati di kalangan peserta didik. Terutama pada anak kelas satu. Karena pada fase ketiga, 5-8 tahun merupakan masa sosialisasi anak. Pada saat ini anak mulai memasuki masyarakat luas, misalnya taman kanak-kanak, pergaulan dengan teman sepermainan dan sekolah dasar. Anak mulai belajar mengenal dunia belajar secarara objektif. mulai belajar mengenal arti prestasi dan tugas-tugas kewajiban. Menumbuhkan empati pada peserta didik melalui sedekah jum'at adalah suatu upaya untuk mengajarkan nilainilai kebaikan, saling peduli, dan empati kepada peserta didik melalui kegiatan sedekah yang dilakukan setiap hari jumAoat. Sedekah jum'at merupakan tradisi dalam agama Islam yang mendorong umatnya untuk memberikan sumbangan atau bantuan kepada sesama yang membutuhkan. Jika peserta didik tidak sepenuhnya memahami konsep empati, mereka akan menghadapi kesulitan dalam merasakan dan mengartikan perasaan orang lain. Pengenalan solusi dan strategi untuk mengatasi hambatan ini menjadi penting guna memastikan efektivitas program dalam mencapai tujuan. Maka dari itu, partisipasi orang tua sangat penting dalam menjadikan program ini efektif dalam melatih sikap empati pada peserta didik. Mereka dapat mendukung dan mendorong anak-anak untuk aktif terlibat dalam kegiatan program jum'at berkah. Namun. Guru dan wali kelas juga memiliki peranan penting dalam menyampaikan nilai-nilai empati kepada peserta didik. Mereka dapat memberikan penjelasan tentang pentingnya sikap empati, memfasilitasi diskusi mengenai pengalaman berempati, serta memberikan contoh-contoh nyata tentang bagaimana melaksanakan sikap tersebut. Data yang peneliti peroleh yakni proses pelaksanaan program jumAoat berkah. Kegiatan ini dilakukan setiap hari jumAoat, dimulai setelah peserta didik doAoa bersama di lapangan sebelum jam pertama dilaksanakan. Seluruh peserta didik mengumpulkan dana sedekahnya dikelas masing-masing dengan bantuan guru kelasnya. Kemudian, guru kelas menyetorkan dana sedekah tersebut kepada guru yang bertugas memegang dan menyalurkannya. Berdasarkan analisis peneliti, pemilihan hari jumAoat dalam pelaksanaan program jumAoat berkah yang dilaksanakan di SD NU 1 Trate. Gresik telah Sebagaimana data yang peneliti dapatkan, yakni Auhari jumAoat merupakan hari yang mulia dalam Islam serta banyak keberkahan di hari jumAoat. Maka dari itu, sebagai umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah di hari ituAy. Hal ini sejalan dengan pendapat Ibnu Al Qayyim tentang hari jumAoat di bab dua, yaitu sebagai berikut: AuIbnu Al Qayyim mengatakan bahwa, hari jumAoat adalah hari yang disunahkan padanya meluangkan waktu untuk beribadahAy (Mikam, 2. Pada hari jumAoat. Allah SWT menghadirkan kebaikan-kebaikan dan limpahan rahmat serta kasih sayang-Nya bagi makhluk-makhluk-Nya. Di antara kebaikan-kebaikan itu adalah penciptaan langit, bumi dan manusia pertama. Nabi Adam A. S (Ali, 2. Kata al-jumuAoah dalam al-qurAoan hanya disebut satu kali. Penyebutan kata jumuAoah secara khusus ini menunjukkan BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. Juli, 2023 . Muhammad Ulul Albab. Siti Rohmah Efektivitas Program JumAoat Berkah. keistimewaan dan keagungan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-JumuAoah ayat 9-10: aEa aOaa aII Oa O aIa EIa aa AA ca a Oae uaEa aOa aE aA aAcEEaa aOaOae Ea O aA ca AaOa aEEA a AaOaaOac aN EacaOIaa a aII eOae uaa IOA a aEE Ia aOa EacE IA a aO aOae aII AA aAcEEA a A aOA ca Aa EA a AAEa aOa AaIaaOae aAO E a A a ca aA aEA a A Aauaa CA auI EI Ia a EaIOIA ca eaO EOA aAcEEaa aEa OA aEac aEacE Ia A aEOIA Artinya: Au9. Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at. Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan shalat. Maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu Ay (Q. Al JumuAoah 9-. Dari penjelasan teori diatas maka peneliti menyimpulkan bahwasannya hari jumat merupakan hari yang tepat dalam melaksanakan program jumAoat berkah di SD NU 1 Trate. Gresik. Ada keselarasan dari data yang peneliti dapatkan dengan pendapat diatas yang menjelaskan tentang anjuran memperbanyak ibadah di hari jumAoat serta diperkuat oleh Ibnu al Qayyim bahwa, hari jumAoat adalah hari yang disunahkan kepada umat Islam meluangkan waktunya untuk beribadah. Sedangkan dalam hal tujuan dan manfaat diadakannya program ini berdasarkan analisis yang peneliti peroleh tentang tujuan dan manfaat dari program jumAoat berkah, yakni tujuan dari program ini adalah meningkatkan pemahaman peserta didik dan pengamalan nilai-nilai agama, salah satunya melatih anak-anak belajar dan gemar Selain itu, membangun sikap empati, kepedulian sosial, menumbuhkan rasa syukur dan kesadaran tentang pentingnya berbagi rezeki. Kegiatan ini juga bisa dijadikan sebagai pembiasaan bagi anak-anak. Program ini cukup membantu sekolah dalam hal pendanaan pembangunan karena sekarang sedang pembangunan untuk tambahan kelas dan aula. Hal tersebut selaras dengan pemikiran Quraish Shihab berikut, yakni: Menurut Quraish Shihab, sedekah memiliki beberapa makna, di antaranya adalah sebagai berikut (Shihab, 2. Memberikan sebagian harta kepada orang yang membutuhkan tanpa mengharapkan imbalan apapun. Menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan. Menunjukkan rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama Menjadi sarana untuk membersihkan harta dari sifat kikir dan serakah. Mendatangkan keberkahan dan kebaikan bagi pemberi dan penerima sedekahAy. Dari penjelasan diatas, peneliti menganalisis bahwa apa yang disebutkan pada point-point tersebut selaras dengan Aumeningkatkan pemahaman peserta didik dan pengamalan nilai-nilai agama, membangun sikap empati, kepedulian sosial. BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. Juli, 2023 . Muhammad Ulul Albab. Siti Rohmah Efektivitas Program JumAoat Berkah. menumbuhkan rasa syukur dan kesadaran tentang pentingnya berbagi rezekiAy. Peneliti menyimpulkan adanya keselarasan antara keduanya, seperti data yang peneliti peroleh yaitu. Auprogram ini cukup membantu sekolah dalam hal pendanaan pembangunan karena sekarang sedang pembangunan untuk tambahan kelas dan aulaAy. Hal ini sejalan dengan point Auc. Menunjukkan kepedulian. Menjadi sarana untuk membersihkan harta dari sifat kikir dan serakahAy. Salah satu tujuan utama bersedekah adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Sedekah merupakan bentuk hablun minalloh dan hablun Melalui sedekah, umat Muslim mengikuti perintah agama untuk membantu sesama yang membutuhkan dan berbagi rezeki. Sedekah juga dapat membersihkan jiwa dari sifat-sifat serakah dan sombong. Gambaran Sikap Empati Peserta Didik Pada Program JumAoat Berkah Hasil penelitian menunjukkan bahwa program jum'at berkah memiliki dampak positif dalam melatih dan mengembangkan sikap empati pada peserta didik usia 6-12 Program ini dirancang untuk mendorong peserta didik gemar bersedekah, saling peduli dan membantu antar sesama. Setelah mengikuti program ini, peserta didik menunjukkan perubahan positif dalam cara mereka merasakan, memahami, dan berinteraksi dengan perasaan dan kebutuhan orang lain. Selain itu, dari orang tua juga memberikan kontribusi dan dukungan dalam program ini. Melalui komunikasi yang baik antara sekolah dan wali murid, nilai-nilai empati dapat diperkuat baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Dalam evaluasi efektivitas program menggunakan metode observasi langsung dan wawancara dengan para peserta didik, terlihat adanya perubahan positif dalam perilaku sosial mereka. Peserta didik menunjukkan kepedulian yang lebih baik dengan teman sekelasnya serta lebih peka terhadap kebutuhan dan perasaan orang lain. Peserta didik yang mengikuti program jum'at berkah cenderung menjadi lebih sensitif terhadap perasaan dan emosi orang lain. Mereka lebih cenderung merasakan empati terhadap orang yang membutuhkan, merespons dengan lebih simpatik terhadap kondisi sulit, dan memiliki kesediaan untuk membantu. Selain itu, setelah mengikuti program, peserta didik memiliki kemampuan yang lebih mendalam untuk merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Mereka dapat dengan lebih akurat mengidentifikasi perasaan dan kebutuhan orang lain, dan kemudian merespons dengan cara yang lebih sesuai dan mendukung. Program ini juga dapat merangsang peserta didik untuk lebih suka berbagi dengan sesama, baik dalam hal materi maupun perhatian. Mereka menjadi lebih sadar tentang kebutuhan orang lain di sekitar mereka dan merasa kewajiban moral untuk membantu jika memungkinkan. Analisis ini menunjukkan bahwa program jum'at berkah di Sekolah Dasar Nahdlatul Ulama 1 Trate. Gresik, berhasil menciptakan perubahan yang positif dalam gambaran sikap empati peserta didik. Peserta didik mengalami peningkatan dalam kemampuan merasakan, memahami, dan bertindak secara empatik terhadap orang lain, yang pada akhirnya membantu membentuk karakter yang peduli dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan demikian, program jum'at berkah memiliki potensi besar sebagai upaya efektif dalam melatih sikap empati pada peserta didik usia 6-12 tahun. Dengan adanya perhatian dan dukungan yang konsisten, program jum'at berkah di SD NU 1 Trate, dapat menjadi sarana efektif dalam melatih sikap empati pada peserta didik dan membantu membentuk pribadi yang peduli, pemahaman dan peduli terhadap BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. Juli, 2023 . Muhammad Ulul Albab. Siti Rohmah Efektivitas Program JumAoat Berkah. Program jum'at berkah di Sekolah Dasar Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik JUGA memiliki tujuan utama untuk melatih anak-anak belajar dan gemar bersedekah serta mengembangkan sikap empati pada peserta didik. Dalam program ini, peserta didik diajak untuk memperhatikan dan peduli terhadap orang lain serta lingkungan Berikut ini adalah gambaran dari sikap empati yang dapat terlihat pada peserta didik setelah mengikuti program tersebut: Menunjukkan kepedulian: Peserta didik lebih peka terhadap perasaan dan kebutuhan orang lain. Hal ini sesuai dengan data yang peneliti peroleh melalui observasi, yakni peserta didik ikhlas dan rela menyisihkan uang sakunya untuk sedekah. Bahkan orang tua peserta didik ikut berpartisipasi dalam program ini, dengan menitipkan uang sedekahnya kepada anaknya. Selain itu, mereka mampu menunjukkan rasa simpati ketika ada teman atau guru mereka sedang mengalami kesulitan atau kesedihan. Bersedia membantu: Sikap empati yang dikembangkan melalui program ini juga tercermin dalam kemauan peserta didik untuk memberikan bantuan kepada sesama. Mereka menjadi lebih proaktif dalam membantu orang tua dan teman-temannya tanpa harus diminta. Seperti menyapu halaman rumah, mengambilkan pensil temannya yang jatuh. Perhatian dan menjadi pendengar yang baik: Gambaran empati lainnya yaitu, peserta didik lebih memperhatikan sekitarnya. Seperti menghibur temannya jika sedang sedih dan saling bertukar cerita tentang pengalaman yang dialaminya. Berbagi kebahagiaan: Program jum'at berkah juga mendorong peserta didik untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Seperti jika sedang ulang tahun, ia merayakannya di sekolah bersama teman sekelasnya dengan memberi jajan. Setelah mengikuti program jum'at berkah di SD NU 1 Trate, peserta didik mendapatkan gambaran tentang pentingnya sikap empati dalam kehidupan mereka. Sikap ini tercermin dalam tindakan nyata mereka seperti menunjukkan rasa peduli, membantu sesama, perhatian, menjadi pendengar yang baik serta berbagi kebahagiaan kepada yang membutuhkan. Hal ini selaras dengan teori empati menurut Goleman, sebagai berikut: AuPandangan Goleman tentang empati memberikan penekanan pada pentingnya kemampuan memahami dan merasakan perasaan orang lain. Ia percaya bahwa empati adalah keterampilan yang dapat dipelajari dan ditingkatkan. Melalui pengembangan kecerdasan emosional, individu dapat menjadi lebih empatik dalam hubungan dan interaksi sosial mereka. Menurut Goleman, empati melibatkan kemampuan untuk memahami dan merasakan emosi orang lain, dan penting dalam membangun hubungan yang sehat dan saling pengertian. Pandangan ini mencerminkan pentingnya empati dalam konteks psikologi, kecerdasan emosional, hubungan antar manusia dan pembangunan sosialAy(Goleman, 2. Terdapat persamaan hasil temuan peneliti dengan teori Goleman yang diyakini juga menunjukkan rasa peduli, membantu sesama, perhatian, menjadi pendengar yang baik serta berbagi kebahagiaan kepada yang membutuhkan. BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. Juli, 2023 . Muhammad Ulul Albab. Siti Rohmah Efektivitas Program JumAoat Berkah. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian mengenai melatih sikap empati pada peserta didik, program jumAoat berkah secara nyata menunjukkan komitmen sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang peduli, empatik, dan siap membantu sesama. Hal itu terbukti dengan kondisi anak-anak mulai menyisihkan uang sakunya dan lebih peduli sekitarnya. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai empati dalam kegiatan sekolah, program ini melampaui tujuan akademis dan mendedikasikan diri untuk membentuk generasi yang berintegritas dan peka terhadap lingkungan sekitar. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa peserta didik mengalami perubahan yang positif dalam gambaran sikap empati setelah mengikuti program. Peningkatan menunjukkan kepedulian, bersedia membantu, perhatian, menjadi pendengar yang baik dan berbagi kebahagiaan adalah beberapa dari banyak perubahan yang diamati. Program ini juga memiliki dampak dalam meningkatkan kerjasama, keterlibatan sosial dan pengaruh positif terhadap lingkungan sekitar. Daftar Pustaka Acetylena. Sita. AuPendidikan Karakter Ki Hajar Dewantara: Taman Siswa Sebagai Gagasan Taman Pengetahuan Dan EtikaAy. (Malang: Madani, 2. Agung Putu. Anak dan Yuesti. Anik. AuMetodologi Penelitian Kuantitatif dan KualitatifAy. (Yogyakarta: ABPublisher, 2. Al QurAoan Terjemah Ali. Bagenda. AuJika Sedekah Menjadi Lifestyle (Gaya Hidu. Ay, (Yogyakarta: CV. Budi Utama, 2. Budiningsih. AuPembelajaran Moral (Berpijak pada karakteristik siswa dan budayany. Ay, (Jakarta: Rineka Cipta, 2. Fidrayani. AuPengembangan Empati Pada Anak Usia Sekolah DasarAy. Artikel Seminar Psikologi &Kemanusiaan. Universitas Muhammadiyah Malang, 2015, diakses pada diakses pada 19 Januari 2023 https://mpsi. id/files/file/125130 Fidrayani. Goleman. Daniel. "Emotional Intelligence. Terj T. Hermaya", (Jakarta: PT. Gramedia Utama, 2. Gunawan. Iman. AuMetode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik Ed. 1 Cet. 4Ay. (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2. Hardani et all. AuMetode Penelitian Kualitatif & KuantitatifAy. (Yogyakarta: CV. Pustaka