JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 175 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 Jurnal Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Makassar Desain dan Uji Coba Multimedia Pembelajaran Fisika Interaktif untuk Siswa Kelas XI IPA SMA Muhammadiyah 3 Makassar Irfan SMA Muhammadiyah 3 Makassar Jl. Urip Sumohardjo No. 37 Makassar E-mail : irfansangadji06@gmail. Abstrak Ae Penelitian ini adalah penilitian pengembangan menggunakan model 4D yang diadaptasi dari model 4D Thiagarajan. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah multimedia pembelajaran fisika interaktif. Adapun tahapan yang dilalui dalam penelitian ini adalah tahapan pendefinisian . , perancangan . , pengembangan . , dan penyeberan . Dalam penelitian ini tahap penyebaran . dilakukan namun tidak sampai pada melihat hasilnya hanya pada sebatas pengemasan produk. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi dan pembagian angket dengan alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar validasi multimedia pembelajaran fisika interaktif, dan lembar tanggapan guru. Hasil uji coba dalam tahap pengembangan menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran fisika interaktif valid, dengan presentase tanggapan guru sebesar 74,8% dan respon siswa terhadap multimedia pembelajaran fisika interaktif positif dengan presentase 75,1%. Kata kunci: Penelitian Pengembangan. Uji Coba. Multimedia Pembelajaran Fisika Interaktif Abstract Ae This study is a development study using a 4D model adapted from the Thiagarajan 4D model. The product developed in this research is interactive physics learning multimedia. The stages in this research are defining, define, design, development, and desiminate. In this research the dissemination stage . is done but not to see the results only on the limited product packaging. Data collection techniques through observation techniques and questionnaire distribution by means of data collection using observation sheet, interactive physics learning interactive physics sheet, and teacher response sheet. The results of experiments in the development stage showed that the interactive physics learning multimedia is valid, with the percentage of teacher responses of 74. 8% and the students' response to interactive interactive physics learning multimedia with the percentage of 75. Keywords: Research Development. Testing. Interactive Multimedia Learning Physics rumit untuk menghasilkan konsep hipotesis PENDAHULUAN atau model teori yang sederhana. Pengajaran fisika di SMP maupun SMA hanya menekankan satu proses pemahaman fenomena alam saja-yakni proses deduktifsebagian memang berhasil membuat anak sampingnya membunuh kreativitas anak dalam menyisir fakta-fakta dari fenomena Maka dari itu, untuk mendapatkan hasil yang baik dari proses pendidikan, haruslah diimbangi dengan desain pembelajaran yang Pembelajaran merupakan suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur yang JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 176 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 saling mempengaruhi dalam mencapai tujuan Salah Dari pengertian tersebut dapat mengakomodir gaya belajar siswa yang diketahui bahwa, dalam sebuah proses multimedia pembelajaran. Hal ini disebabkan beberapa unsur untuk mendapatkan hasil karena dalam multimedia sudah terintegrasi pembelajaran yang baik sesuai dengan tujuan teks, gambar, audio, video, grafik dan pembelajaran yang diinginkan. Multimedia terbagi menjadi dua Dari hal yang disebutkan di atas, teknik mengajarpun mengalami perkembangan dan . elajar Multimedia yang dapat dioperasikan oleh pengguna. Multimedia . , contohnya: TV dan film. untuk mengetahu. , learning to do . elajar dilengkapi dengan alat pengontrol apapun mengaplikasikan learning to know . elajar UNESCO TIK Multimedia multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh learning to be . elajar untuk menjadi dan pengguna, sehingga pengguna dapat memilih mengembangkan diri sendir. Dalam mengapresiasi dampak tersebut. Contoh multimedia interaktif pemerintah telah mengembangkan sistem adalah: multimedia pembelajaran interaktif, aplikasi game, dan lain-lain. Sedangkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan pembelajaran dapat diartikan sebagai proses teknologi, khususnya TIK. Menyadari bahwa penciptaan lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses belajar. berjalan sedemikian cepatnya, maka pengajar Dengan demikian, guru dewasa ini dan siswa dituntut untuk juga menguasai sepertinya harus memiliki multitalenta, tidak ilmu pengetahuan dan teknologi informasi hanya dituntut terampil dalam penyusunan komunikasi serta meng-update-nya secara rencana program pembelajaran, namun juga Khususnya bagi guru, disesuaikan dengan inovasi pendidikan perlu dirancang dengan memperhatikan aspek- aplikasis/oftware aspek kebutuhan siswa serta berdasarkan analisis situasi yang ada. Penguasaan JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 177 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 audio, video, animasi, logika pemograman dapat mendorong terjadinya proses belajarAy. serta pengetahuan tentang prinsip-prinsip Penggunaan media pembelajaran juga sangat desain dalam audio visual art, sudah harus membantu pengajar dalam mengorganisir dilatih dan dicoba sesering mungkin guna kondisi siswa apabila dikemas semenarik mewujudkan penggunaan multimedia bagi mungkin seperti pendapat Gagne . siswa-siswanya, agar tercapai pembelajaran bahwa Aukondisi yang berbasis media meliputi yang menarik dan menyenangkan. jenis penyajian yang disampaikan kepada Berdasarkan pemikiran di atas maka penelitian mengenai AuDesain Dan Uji Coba Siswa Muhammadiyah Kelas IPA Makassar pengurutan dan pengorganisasianAy. Multimedia Multimedia dalam konteks komputer Multimedia Pembelajaran Fisika Interaktif Untuk SMA Hofstetter Tahun menggabungkan efek, suara, gambar, animasi Ajaran 2016-2017Ay. dan video dengan alat bantu . dan II. LANDASAN TEORI sehingga pengguna dapat Hakekat Multimedia Pembelajaran dan berkomunikasi. Berdasarkan pengertian Interatif itu, multimedia terdiri dari empat faktor. Media Pembelajaran Dalam dunia pendidikan atau lebih beragam media yang kemudian dijadikan Harapannya pembelajaran dapat tercapai secara maksimal. Sehingga menjadi keharusan untuk dihadirkan demi melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya Sebagaimana . mengkoordinasikan apa yang dilihat dan didengar, . ada link yang menghubungkan pengguna dengan informasi, . ada alat menjelajah jaringan informasi yang saling terhubung, dan . multimedia menyiapkan kepada pengguna untuk mengumpulkan, infomasi dengan ide secara interaktif. pendapat Miarso . bahwa AuMedia Dari beberapa definisi di atas, maka pembelajaran adalah segala sesuatu yang multimedia dapat dibagi menjadi beberapa digunakan untuk menyalurkan pesan serta jenis atau kategori, yaitu: . Ada yang berbentuk network online dan multimedia perhatian, dan kemauan si belajar sehingga Jenis JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 178 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 multimedia terdiri dari dua, yaitu berdiri multimedia yang dirancang oleh desainer sendiri . tand alon. , seperti pengajaran konvensional dan terhubung dengan jaringan interaktifitas kepada penggunanya . etwork Sistem multimedia stand alone Penggunaan Multimedia Pembelajaran merupakan sistem komputer multimedia yang Menurut Sutopo (Munir, 2. , media memiliki minimal penyimpanan . dapat digunakan untuk bermacam-macam hardisk. CD-ROM. DVD-ROM. CD-RW, bidang pekerjaan, tergantung dari kreatifitas DVD-RW. mengetahui defenisi dari multimedia serta Multimedia Pembelajaran Pengertian Setelah elemen-elemen multimedia yang ada, serta aplikasi-aplikasi yang saat ini digunakan pada bidang kehidupan manusia, maka dapat Komponen komunikasi dalam multimedia diketahui bahwa tujuan dari penggunaan . multimedia dalam penggunaannya dapat meningkatkan efektifitas dari penyampaian . oftware/aplikasi/produk dalam format file suatu informasi. penggunaan multimedia tertent. , interaktifitas dalam multimedia pembelajaran meliputi: . Pengguna . dilibatkan untuk berinteraksi dengan program pengguna tersebut. aplikasi multimedia . Aplikasi informasi interaktif dapat merangsang panca indera, karena bertujuan agar pengguna bisa mendapatkan dengan penggunaannya multimedia akan hanya informasi yang diinginkan saja tanpa harus AumelahapAy semuanya. manusia, seperti : Penglihatan, pendengaran, komponen-komponen user/pengguna Phillips (Munir, 2012:. mengartikan multimedia interaktif sebagai sebuah frase Kelebihan Bates aksi maupun suara. Interaktif yang menggambarkan gelombang baru dari Multimedia Pembelajaran berkaitan dengan bagian informasi. Dengan adanya interaktifitas, pengguna dapat terlibat multimedia atau yang berbasis komputer komunikasi. media-media Interaktifitas . Berdasarkan pengertian tersebut maka interaktifitas yang melibatkan fisik dan multimedia interkatif adalah suatu tampilan mental dari pengguna saat mencoba program JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 179 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 Sebagai perbandingan media Metoda ini merupakan satu usaha untuk menghubungkan prinsip-prinsip metodologi interaktifitas ini bersifat samar . mengembangkan software berdasarkan cara- cara bekerja dengan didukung oleh kajian- pengguna. Diana Selanjutnya Fenrich menyusun ciri-ciri utama tugas pengembang software berikut ini: . penetapan tujuan, . pembelajaran antara lain: . Siswa dapat analisis kandungan, . mengelompokkan belajar sesuai dengan kemampuan, kesiapan ciri-ciri siswa, . menetapkan strategi dan keinginan mereka. Artinya, pengguna arahan, . pengembangan bahan pengajaran dan pembelajaran, dan . Siklus . Siswa belajar dari tutor hidup desain software meliputi pula: . yang sabar . yang menyesuaikan analisis syarat dan penetapan sistem yang diri dengan kemampuan dari siswa. Siswa akan dikembangkan, . desain sistem, . akan terdorong untuk mengejar pengetahuan penerapan dan ujian unit-unit software, . dan memperoleh umpan balik yang seketika. Siswa menghadapi suatu evaluasi yang penyelenggaraan. latihan/tes Siswa Karakteristik Pembelajaran Fisika Menurut Darsono (Hamid, 2013:. menikmati privasi dimana mereka tak perlu Pembelajaran adalah suatu kegiatan yang malu saat melakukan kesalahan. Belajar dilakukan secara sadar dan sengaja oleh (Aujust-in-timeAy pendidik sedemikian rupa, sehingga tingkah . Belajar kapan saja mereka mau laku siswa berubah kearah yang lebih baik. Oleh karena itu pembelajaran bertujuan ditentukan. Pengembangan membantu siswa agar memperoleh berbagai Multimedia Untuk pengalaman dan dengan pengalaman itu Pembelajaran tingkah laku siswa bertambah, baik kuantitas De Diana . mengemukan tentang Tingkah metode Aulingkungan untuk mengembangkan kursusAy keterampilan, dan nilai atau norma yang . nvirontment for developing and using berfungsi sebagai pengendali sikap dan Metoda ini adalah satu metode perilaku siswa. eksperimen dengan dukungan berbagai alat Pada tingkat SMA/MA. IPA berkaitan untuk tujuan pengembangan software tutor. dengan cara mencari tahu tentang fenomena JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 180 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 alam secara sistematis, sehingga fisika bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Makassar. yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau Model prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan pengembangan yaitu sebagai berikut: suatu proses penemuan. Fisika diharapkan Tahap I: Pendefinisian . dapat menjadi wahana bagi siswa untuk Tujuan tahap ini adalah menetapkan dan mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, mendefinisikan syarat-syarat pembelajaran. serta prospek pengembangan lebih lanjut Dalam menentukan dan menetapkan syarat- dalam menerapkannya di dalam kehidupan syarat pembelajaran diawali dengan analisis sehari-hari. Tahap ini meliputi langkah-langkah sebagai berikut: Kerangka Pikir Analisis Awal-Akhir . ront-end Analisis ini akan didapatkan gambaran fakta, harapan dan alternatif penyelesaian masalah dasar, yang memudahkan dalam penentuan atau pemilihan bahan ajar yang multimedia pembelajaran serta sarana dan prasarana yang mendukung untuk kegiatan Informasi melalui observasi di SMA Muhammadiyah 3 Makassar. Gambar 1. Bagan Kerangka Pikir Analisis Siswa . tudent analysi. Analisis mengetahui karakteristik siswa yang sesuai i. METODE PENELITIAN dengan rancangan multimedia pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian Karakteristik siswa meliputi latar belakang pengembangan yang diadaptasi dari model 4- sebelumnya, dan sikap terhadap materi Sivasailam Thiagarajan. Dorothy S. Semmel. Hasil telaah ini digunakan (Four-D Melvin Mode. Semmel pengalaman-pengalaman dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 3 mengembangkan multimedia pembelajran. Makassar Jl. Urip Sumohardjo No. Analisis Konsep . oncept analysi. JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 181 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 Analisis Rancangan Awal mengidentifikasi, materi, konsep, atribut Pada tahap ini, dilakukan perancangan konsep dan non konsep serta ciri-ciri konsep. multimedia pembelajaran meliputi membaca Meteri ini disusun secara sistematis dan buku teks yang relevan, pembuatan media. Keberhasilan pembelajaran secara adaptasi media, konsultasi secara intensif dengan dosen pembimbing, diskusi bersama keberhasilan pengajar merancang materi teman-teman sesama peneliti, pembuatan Materi pembelajaran pada strukturisasi materi, petunjuk penggunaan kompetensi dasar yang telah ditetapkan. Tahap i: Pengembangan . Tujuan Materi pelajaran menempati posisi yang menghasilkan produk multimedia yang sudah sangat penting dari keseluruhan kurikulum direvisi pembimbing berupa draft 1 yang yang harus dipersiapkan agar pelaksanaan akan di validasi oleh para pakar/ahli maupun dilakukan uji coba. Adapun langkah-langkah Sasaran tersebut harus sesuai dengan tujuan dalam tahap pengembangan sebagai berikut: pembelajaran yang akan dicapai oleh siswa. Spesifikasi Tujuan Validasi Pakar/Ahli . xpert appraisa. Validasi Spesifikasi tujuan mencakup analisis dilakukan oleh ahli media dan ahli materi. kurikulum yang meliputi standar kompetensi. Validasi kompetensi dasar, dan indikator pencapaian mengetahui kevalidan multimedia dari segi aspek kualitas tampilan dan daya tarik. Validasi oleh ahli materi untuk mengetahui Tahap II: Perancangan . Tujuan kevalidan multimedia pembelajaran dari segi materi, kebahasaan, dan penyajian. Segala pembelajaran untuk pemecahan masalah. perbaikan atau saran dari para ahli dijadikan Tahap ini meliputi langkah-langkah sebagai Multimedia pembelajaran yang dihasilkan Pemilihan Media . edia selectio. Pemilihan multimedia pembelajaran draft 2. digunakan dalam menunjang pembuatan dengan karakteristik materi yang telah Uji Coba Pengembangan . evelopmental Uji coba dilakukan untuk memperoleh masukan langsung berupa tanggapan siswa. JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 182 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 komentar siswa, dan praktisi . uru fisik. Mencari rata-rata terhadap perangkat pembelajaran yang telah validator ahli untuk setiap apek yang Adapun i Kycn = menggunakan model pengembangan 4-D i K ycn = rata-rata kriteria ke-i ycOI ycycn= skor hasil penilain terhadap kriteria ke-i oleh penilai ke-j ycu = banyaknya kriteria dalam aspek ke-i oleh S. Thiagarajan . seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. Tahap IV: Penyebaran . Proses diseminasi merupakan suatu AIycn = produk pengembangan agar bisa diterima Multimedia Pembelajaran Fisika Interaktif Validator ycu AIycn = rata-rata kriteria ke-i ycOI ycycn= skor hasil penilain terhadap kriteria ke-i kriteria ke-j ycu = banyaknya kriteria dalam aspek atau sistem. Validasi Ocycu yce =1 ycO ycycn Keterangan : pengguna, baik individu, suatu kelompok. Analisis Mencari rata-rata tiap aspek dengan Tahap diseminasi dilakukan untuk mempromosikan ycu Keterangan : yang diadaptasi dari model pengembangan Ocycu yce =1 ycO ycycn Mencari rata-rata total dengan rumus: masingXIycn = i Ocycu yce =1 yaycn ycu Beberapa lembar validasi yang digunakan Keterangan : meliputi: . Lembar validasi RPP. XIycn = rata-rata kriteria ke-i AIycn = rata-rata aspek ke-i ycu = banyaknya aspek lembar validasi LKPD. lembar validasi . lembar validasi penilaian praktisi/guru . lembar validasi tanggapan peserta didik/siswa. Penilaian terdiri dari empat kategori yaitu tidak valid, kurang valid, cukup valid, valid, dan sangat valid. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam proses analisis data kevalidan multimedia pembelajaran fisika interaktif adalah : Melakukan rekapitulasi hasil penilaian ahli kedalam tabel yang meliputi . aspek (A_. , kriteris (K_. , . hasil penilaian validator (K_j. Menentukan multimedia pembelajajan fisika dan instrumen penelitian dengan kategori validasi yang telah ditentukan. Tabel 1. Kategori Validasi Kategoti Keterangan 3,5 O M O 4 sangat valid 2,5 O M O 3,5 1,5 O M O 42,5 kurang valid M O 1,5 tidak valid Nurdin . 7 : . Keterangan : M = rata-rata penilaian JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 183 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 Sedangkan untuk menghitung indeks kesepahaman validator dengan rumus : R = . Oe yaOeyaA ] ycu 100% ya yaA R = Koefisien reliabilitas A = Nilai rataAerata aspek yang tertinggi oleh validator B = Nilai rataAerata aspek yang terendah oleh validator Jika nilai reliabilitasnya Ou 75 % maka memiliki indeks kesepahaman yang baik. Terhadap Multimedia Tanggapan Siswa Pembelajaran Tanggapan siswa dikategorikan dengan Analisis Hasil Penilaian Praktisi/Guru Pembelajaran Fisika Interaktif Penilaian praktisi/guru dikategorikan dengan sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju. Penilaianya adalah setiap pilihan sangat setuju diberiskor 4, setuju di beri skor 3, kurang setuju diberi skor 2 dan tidak Penilaiannya adalah setiap pilihan sangat setuju diberi skor 4, setuju di beri skor 3, kurang setuju diberi skor 2 dan tidak setuju diberi skor 1. Persentase tiap kategori di hitung dengan rumus: P(%) = ( ( Jumlah sangat setuju, setuju, kurang setuju. Trianto . 9 : . Multimedia Hasil sangat setuju, setuju, kurang setuju. Keterangan : Terhadap Analisis Fisika Interaktif Trianto . 9 : . tidak setuj. /(Total sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuj. ) x100%. Tabel Kategori Tanggapan Peserta Didik/Siswa Persentase Kategori 81 % O X O 100% 61% O X O 80 % 41% O X O 60 % 21% O X O 40 % X < 20 % setuju diberi skor. Sangat Positif (SP) Positif (P) Cukup Positif (CP) Tidak Positif (TP) Sangat Tidak Positif (STP) (Ridwan. Syam, 2015: . Persentase tiap kategori dihitung dengan IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Jumlah sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju P(%) = (----------------------------)x 100% Total sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju. Tabel 2. Kategori Penilaian Praktisi/Guru Persentase Kategori 81 % O X O 100% Sangat Positif (SP) 61% O X O 80 % Positif (P) 41% O X O 60 % Cukup Positif (CP) 21% O X O 40 % Tidak Positif (TP) Sangat Tidak Positif X < 20 % (STP) Ridwan ( Syam, 2015 : . Hasil Penelitian Multimedia pengembangan dan divalidasi oleh ahli yang telah diujicobakan. Ringkasan data hasil uji kelayakan multimedia pembelajaran fisika interaktif oleh validator ahli dapat dilihat pada Tabel 4. JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 184 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 Tabel 4. Hasil Validasi Multimedia Pembelajaran Fisika Interaktif Aspek yang dinilai Kualitas tampilan multimedia Daya tarik Konten Rata Ae rata Berdasarkan Tabel 4, hasil dari dua Validator Rata rata Ket validator didapatkan bahwa semua aspek digunakan dalam uji coba dengan sedikit yang ada dinyatakan valid dan reliabelitas Ou 75 % yaitu 97%, sehingga multimedia Tabel 5. Hasil Validasi Instrumen Penilaian Praktisi/Guru Aspek yang dinilai Petunjuk Bahasa Isi Validator Berdasarkan Tabel 5, hasil dari dua Rata - rata Ket sangat valid praktisi/guru validator didapatkan bahwa semua aspek dalam uji coba multimedia pembelajaran yang ada dinyatakan valid dan reliabelitas Ou fisika interaktif dengan sedikit revisi. 75 % yaitu 96%, sehingga instrumen Tabel 6. Hasil Validasi Instrumen Tanggapan Peserta Didik/Siswa Aspek yang dinilai Petunjuk Bahasa Isi Rata - rata Validator Berdasarkan Tabel 6, hasil dari dua Rata - rata Ket sangat valid sangat valid validator didapatkan bahwa semua aspek pembelajaran fisika interaktif dengan sedikit yang ada dinyatakan valid dan reliabelitas Ou 75 % yaitu 99%, sehingga instrumen didik/siswa JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 185 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 berisi sifat-sifat gelombang yang terdiri dari: Pembahasan Desain difraksi gelombang, pemantulan gelombang, pembiasan gelombang, dispersi gelombang, dengan lebar halaman sebesar 1199 pixel sedangkan untuk panjang halaman telah Terakhir adalah evaluasi yang dibuat fleksibel sesuai dengan kebutuhan berisi soal-soal tes berbentuk pilihan ganda bahan ajar pada masing-masing halaman. sebanyak 22 soal yang dikerjakan setelah Profil multimedia pembelajaran meliputi: home, pembelajaran, animasi, latihan soal, referensi, dan author. Selanjutnya Page animasi berada di Menu utama berada di bawah sampul samping page pembelajaran yang berisi temmplate yang diawali dengan Page home animasi dari setiap item pembelajaran baik sebagai tampilan depan berisi informasi dalam bentuk file flash maupun file vidio. singkat seputar kesiapan pengguna dalam Berikutnya adalah page latihan soal yang mengakses multimedia. soal-soal Seanjutnya page pembelajaran berada pembahasan, soal latihan disusun secara acak di samping setelah page home merupakan sesuai materi pembelajaran. Page referensi menu utama yang menyajikan item-item berisi buku siswa dan tutorial penggunaan materi gelombang yang terdiri dari empat sub dengan format file pdf yang dilengkapi dengan link download untuk mempermudah siswa mengakses referensi pembelajaran. Oleh karena menu pembelajaran Page yang terakhir adalah author yang berisi menggunakan responsive menu agar tidak profil pendidikan peniliti. membuat pengguna kebingungan maka sub Multimedia menu tersebut memiliki menu turunan yang dikembangkan dalam penelitian ini dinilai lebih spesifik. Pembelajaran 1 berisi materi oleh dua orang pakar fisika yang masing- pengantar gelombang yang terdiri dari: masing berkompeten dalam multimedia dan materi fisika. Berdasarkan penilaian pada setiap aspek multimedia pembelajaran fisika persamaan gelombang. Pembelajaran 2 berisi interaktif yang terdiri dari aspek kualitas materi jenis-jenis gelombang yang terdiri teampilan dan bahasa, aspek daya tarik, dan aspek konten, maka hasil validasi oleh kedua longitudinal, gelombang berdiri, gelombang pakar/ahli menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran fisika interaktif memiliki nilai gelombang elektromagnetik. Pembelajaran 3 kevalidan tinggi dengan indeks kesepahaman JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 186 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 97% dan dinyatakan layak untuk dilakukan PENUTUP uji coba kepada siswa. Secara spesifik hasil penilaian guru Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap multimedia pembelajaran fisika interaktif dilakukan saat uji coba dengan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: telah dinyatakan valid, dengan profil Nurmala, dan Adriana Saleh. Pd. Hasil penilaian multimedia pembelajaran fisika pembelajaran fisika interaktif diterima positif oleh guru dan layak untuk digunakan dalam IPA Halaman SMA referensi, dan author, disamping itu Muhammadiyah 3 Makassar selama tiga kali Angket 1, pembeljaran 2, pembelajaran 3 dan saat uji coba multimedia pembelajaran fisika pembelajaran . erdiri dari pembelajaran Tanggapan siswa dapat diketahui pada menu utama yang terdiri dari home, proses pembelajaran. Multimedia digunakan secara offline, yang bertujuan Berdasarkan presentasi rata-rata di atas pembelajaran yang dikembangkan dapat interaktif dari ketiga praktisi sebesar 74%. berdasarkan penilaian ahli dan praktisi guru yaitu. Hijrawati. Pd. Dra. Hj. interaktif yang telah dikembangkan pembelajaran fisika interaktif pada tiga orang Multimedia terdapat sub menu materi, pengertian gelombang, gerak harmonik, periode, disebarkan pada saat pertemuan terakhir frekuensi dan amplitudo, pengertian dengan jumlah 22 orang siswa. Dari hasil analisis dapat diketahui bahawa tanggapan siswa menunjukkan rata- rata sebesesar 75,1% dengan kategori 61 % O berdiri, gelombang berjalan, gelombang X O 80% dan dinyatakan positif. Dari hasil mekanik, gelombang elektromagnetik, tersebut dapat dikatakan bahwa tanggapan membantu dalam penyelesaian pembelajaran dispersi, interferensi, dan polarisasi. siswa terhadap multimedia pembelajaran fisika interaktif sangat menyenangkan dan Kesepahaman penilaian praktisi/guru fisika interaktif dan perangkatnya yang digunakan sebagai sumber belajar bagi guru dan siswa. JPF | Volume 6 | Nomor 2 | 187 p - ISSN: 2302-8939 e - ISSN: 2527-4015 Tanggapan siswa terhadap multimedia dikembangkan adalah tanggapan positif. bahwa proses pembelajaran dengan kelengkapan skripsi ini. PUSTAKA Saran maka beberapa hal yang disarankan sebagai . editing video yang terupdate sehingga . dapat menghasilkan kualitas video yang lebih baik. Multimedia interaktif yang akan dibuat hendaknya . memperhatikan kesesuaian poin dari tiap . UCAPAN TERIMA KASIH