Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 HUBUNGAN ANTARA KEBERSIHAN PASIEN DAN PERAWATAN LENSA KONTAK LUNAK TERHADAP KEJADIAN IRITASI MATA Devi Susanti1. Muhammad Fakhrudin Al Yahya Putra2 Program Studi Di Refraksi Optisi Universitas Kader Bangsa Palembang1,2 Email: devimeilani@gmail. ABSTRAK Latar Belakang: Iritasi mata adalah keluhan-keluhan yang terjadi pada mata berupa gatal, pedih, nyeri, perih, mata merah, dan sakit sehingga terjadi gangguan didalam penglihatan. Tujuan: Diketahuinya hubungan antara kebersihan pasien dan perawatan lensa kontak lunak terhadap kejadian iritasi mata di Optik Reka Jaya Palembang tahun 2022. Metode: Penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross sectional, waktu penelitian bulan Juni Ae Juli Tahun 2022 di Optik Reka Jaya Palembang. Hasil: Penelitian ini didapatkan bahwa hubungan kebersihan pasien dengan kejadian iritasi mata dari 25 responden kebersihan kurang baik terdapat 68% yang iritasi serta 32% yang tidak iritasi dan dari 16 responden yang kebersihan pasien baik terdapat 12,5% yang iritasi serta 87,5% yang tidak iritasi. Sedangkan hubungan perawatan lensa kontak lunak dengan kejadian iritasi mata adalah dari 23 responden yang perawatan lensa kontak lunak kurang baik terdapat 73,9% yang iritasi serta 26,1% yang tidak iritasi dan dari 18 responden perawatan lensa kontak lunak baik terdapat 11,1% yang iritasi serta 88,9% yang tidak iritasi. Saran: Petugas Kesehatan dan pegawai optik agar dapat memberikan edukasi dengan baik secara rutin kepada pengunjung dan konsumen pembeli lensa kontak mata dalam perawatan mata dan penggunaan lentak kontak agar tidak terjadi iritasi pada mata. Kata Kunci: Kebersihan Pasien. Perawatan Lensa Kontak Lunak. Kejadian Iritasi Mata ABSTRACK Background: Eye irritation is a complaint that occurs in the eye in the form of itching, pain, sore, red eye, and pain resulting in disturbances in vision. Objective: To know the relationship between patient hygiene and soft contact lens care on the incidence of eye irritation at Optics Reka Jaya Palembang in 2022. Methods: The study used an analytic survey method with a cross sectional approach, research time June - July 2022 at Optik Reka Jaya Palembang. Resulth: Of the 16 respondents who had good patient hygiene, 12. 5% were irritated and 87. 5% were not irritated. Meanwhile, the relationship between soft contact lens care and the incidence of eye irritation was that of the 23 respondents whose soft contact lens care was poor, 73. 9% were irritated and 26. were not irritated, and of the 18 respondents who treated soft contact lenses were good, 11. irritating and 88. 9% non-irritating. Suggestion: Health workers and opticians should be able to provide proper education on a regular basis to visitors and consumers buying eye contact lenses in eye care and the use of contact lenses so that eye irritation does not occur. Keywords: Patient Hygiene. Soft Contact Lens Care. Occurrence of Eye Irritation Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Dari hal tersebut menunjukkan PENDAHULUAN Lensa kontak adalah lensa kecil yang diletakkan dikornea dan akan melekat dengan baik karena adanya AutearfilmAy yang menutup permukaan anterior mata dan tekanan dari palpebra. Lensa kontak merupakan suatu alat medik untuk koreksi kelainan refraksi atau ametropia seperti myopia, hipermetropia, astigmatisme, dan presbiopia yaitu penurunan secara gradual berhubungan dengan faktor usia dan akomodasi (Budiono, 2. Menurut pada tahun 2004, diperkirakan Bahwa 125 juta orang . %) menggunakan lensa kontak seluruh dunia. Pada tahun 2009 perguruan tinggi yang berbeda dari coastal Karnataka total mahasiswa adalah 6850. Hasil mahasiswa yang ditemukan pengguna lensa kontak. Dari total 79,5% yaitu 295 adalah perempuan dan mayoritas pengguna lensa kontak adalah orang berada di kelompok usia 17-22 tahun (Tiarasan. Bahri. , 2. Prevalensi mempunyai lensa kontak di perkotaan sekitar dua kali lebih bayak di bandingkan responden di pedesaan (Riskesdas, 2. Berdasarkan Riskesdas . pervalensi pemakai lensa kontak untuk melihat jauh menurut provinsi terutama di provinsi Sumatera Selatan didapatkan sebanyak 4,5%. (Riskesdas, 2. Perkembangan lensa kontak lunak akhir-akhir ini selain dikumpulkan oleh Institute Lensa Kontak perkacamataan . , baik disadari atau tidak juga menimbulkan permasalahan baru, yakni meningkatnya pula gangguan kesehatan mata pemakai lensa kontak. Gangguan kesehatan mata yang sering terjadi adalah iritasi yang sebagian besar penyebabnya adalah karena perawatan dan pemeliharaan atau kebersihan lensa kontak yang tidak baik serta dipengaruhi pula oleh fitting lensa kontak yang kurang ideal (IACLE, 2. Seorang Refraksionis Optisien (RO) harus bisa memilih lensa kontak lunak apa yang tepat untuk pasien dan memberikan pengetahuan tentang cara perawatan dan Indonesia berdasarkan Riskesdas . sebanyak 6,6% di perkotaan dan 2,6% di pemeliharaan lensa kontak lunak dan juga kebersihan diri pasien harus dipersatukan karena merupakan faktor utama untuk menunjang kesuksesan dalam pemakaian Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 lensa kontak lunak. Kurangnya kesadaran sebanyak 41 orang. Penentuan jumlah dari pasien lensa kontak itu sendiri akan sampel penelitian dapat dihitung dengan pentingnya kebersihan dan kurangnya rumus yaitu : pemahaman akan cara perawatan dan pemeliharaan lensa kontak lunak menjadi Keterangan : salah satu pemicu terjadinya iritasi mata. n = Jumlah sampel Berdasarkan latar belakang di atas disimpulkan bahwa pasien lensa kontak lunak harus melakukan perawatan dengan N = Total populasi e = Tingkat kesalahan dalam pengambilan (Riyanto. Slamet dkk. menjaga kebersihan lingkungan, lensa Jadi perhitungan jumlah sampel kontak dan pasien itu sendiri. Oleh karena sebagai berikut : itu penulis tertarik untuk mengangkat dan Diketahui : N = 70 E = 10% = 0,1 Ditanya : n ? membahas topik permasalahan tersebut. METODE PENELITIAN Desain penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross dependen dan independen dikumpul dan n = 41 orang diukur dalam waktu yang bersamaan Penentuan kriteria sampel sangat (Notoatmodjo, 2. Waktu pelaksanaan membantu peneliti untuk mengurangi bias penelitian telah dilaksanakan pada bulan hasil penelitian, khususnya jika terhadap Juni-Juli tahun 2022, dengan tempat variabel-variabel penelitian di Optik Reka Jaya Palembang. mempunyai pengaruh terhadap variabel Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke Optik Reka sampelnya berdasarkan populasi yang Jaya Palembang sebanyak 70 orang. didapatkan yaitu sebanyak 70 orang. Sampel penelitian ini adalah sebagian Maka untuk pengambilan sampel dapat pasien yang memakai lensa kontak lunak Cara menggunakan rumus slovin seperti diatas. Optik Reka Jaya Sehingga akan didapatkan dari 70 orang Palembang Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 populasi tersebut hasilnya sebanyak dari segala yang kotor dalam rangka 41 orang yang mengalami iritasi mata mewujudkan dan melestarikan kehidupan akibat pemakaian lensa kontak. yang sehat dan nyaman dengan alat ukur Adapun variabel dependen iritasi kuesioner penelitian, cara ukur wawancara dan inspeksi, hasil ukur kebersihan kurang senter, cara ukurnya dengan mengamati baik . ila tidak sesuai dengan prosedur bola mata pasien pemakai lensa kontak, kebersiha. dan kebersihan baik . ila dengan hasil ukur : iritasi . esuai dengan sesuai dengan kebersihan pasie. dengan keluhan pasie. , tidak hasil ukur nominal. mata, alat ukur yang iritasi . idak adanya keluhan pada mat. , dengan skala ukur nominal. HASIL PENELITIAN Sedangkan variabel independen nya Analisa Univariat adalah, pertama: perawatan lensa kontak dengan alat ukur kuesioner penelitian, cara ukur wawancara pada pemakai lensa kontak, dengan hasil ukur: perawatan kurang baik . ila tidak sesuai dengan prosedur perawata. , dan perawatan baik . ila sesuai dengan prosedur perawata. Analisa mengetahui distribusi dan presentase dari variabel independen . ebersihan pasien dan perawatan lensa kontak luna. serta dependen . ejadian iritasi mat. kemudian data disajikan dalam bentuk tabel dan dengan skala ukur nominal. Kedua : kebersihan pasien yaitu upaya seseorang untuk memelihara diri dan lingkungan Tabel 1. Distribusi Kejadian iritasi Mata No. Kejadian Iritasi Mata Tidak Jumlah Dari tabel 1, terdapat 19 responden . ,3%) yang iritasi mata dan Distribusi (N) Persentase ( %) 22 responden . ,7%) yang tidak iritasi Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Tabel 2. Distribusi Frekuensi Kebersihan Pasien No. Dari Kebersihan Pasien Baik Kurang Baik Jumlah Distribusi (N) Persentase ( %) baik dan 16 responden . ,0%) kebersihan responden . ,0%) kebersihan yang kurang yang baik. Tabel 3. Distribusi Frekuensi Perawatan Lensa Kontak Lunak No. Perawatan Lensa Kontak Lunak Baik Kurang Baik Jumlah Dari tabel 3, terdapat 23 responden Distribusi (N) Persentase ( %) . ,9%) perawatan lensa kontak lunak . ,1%) perawatan lensa kontak lunak yang baik. yang kurang baik dan 18 responden Analisa Bivariat Tabel 4. Hubungan Kebersihan Pasien Dengan Kejadian Iritasi Mata Kejadian Iritasi Mata Kebersihan Pasien Kurang Baik Baik Iritasi Tidak Iritasi Kejadian Iritasi Mata P Value 0,002 Bermakna Total Dari tabel 4, diperoleh 25 responden kebersihan yang kurang baik terdapat 17 responden . ,0%) yang iritasi dan 8 responden . ,0%) yang tidak iritasi sedangkan dari 16 responden kebersihan pasien yang baik terdapat 2 responden . ,5%) yang iritasi dan 14 responden . ,5%) yang tidak iritasi. Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Tabel 5. Hubungan Perawatan Lensa Kontak Lunak Dengan Kejadian Iritasi Mata Perawatan Lensa Kontak Lunak Kurang Baik Baik Total Kejadian Iritasi Mata Iritasi Tidak Iritasi eroleh 23 responden perawatan lensa kontak ,9%) yang iritasi dan 6 ,1%) Total P Value 0,000 Bermakna sedangkan dari 18 responden perawatan lensa kontak lunak yang baik terdapat 2 responden . ,1%) yang iritasi dan 16 responden . ,9%) yang tidak iritasi. terdapat 17 responden . ,0%) yang iritasi PEMBAHASAN dan 8 responden . ,0%) yang tidak iritasi Kejadian Iritasi Mata sedangkan dari 16 responden kebersihan Dari data univariat, diperoleh 41 responden terdapat 19 responden . ,3%) yang iritasi mata dan 22 responden . ,7%) pasien yang baik terdapat 2 responden . ,5%) yang iritasi dan 14 responden . ,5%) yang tidak iritasi. Dari data uji statistik chi-square yang tidak iritasi mata. Iritasi mata adalah keluhan-keluhan yang terjadi pada mata yang berupa gatalgatal, pedih, kekeringan mata merah dan value= 0,002< 0. 05 artinya ada hubungan yang bermakna antara kebersihan pasien Dengan demikian hipotesis yang menyatakan ada Hubungan Kebersihan Pasien Dengan Kejadian Iritasi Mata hubungan antara kebersihan pasien dengan kejadian iritasi mata terbukti secara statistik. Kebersihan pasien adalah upaya Dari data univariat, diperoleh 41 responden, terdapat 25 responden . ,0%) kebersihan yang kurang baik dan 16 responden . ,0%) kebersihan yang baik. Dari data bivariat, diperoleh 25 lingkungan dari segala yang kotor dalam kehidupan yang sehat dan nyaman. responden kebersihan yang kurang baik Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Penelitian sejalan dengan penelitian Dengan demikian hipotesis yang Siti Hardiyanti . tentang hubungan kebersihan dengan iritasi mata di Optik perawatan lensa kontak lunak dengan Tunggal menunjukan ada hubungan yang bermakna Bandung. Hasil dengan nilai p value: 0,000. Hal ini sejalan Perawatan lensa kontak adalah tata dengan penelitian M. Darlan . tentang cara dan prosedur dalam merawat lensa hubungan perawatan lensa kontak dengan kontak yang dilakukakan oleh pasien lensa iritasi mata di Optik Soyus Bekasi. Hasil kontak lunak. penelitian menunjukan ada hubungan yang bermakna dengan nilai p value: 0,001. Adapun asumsi peneliti bahwa dalam perawatan lensa kontak dengan kejadian iritasi mata apabila seorang Hubungan Perawatan Lensa Kontak pasien tidak bisa merawat lensa kontak Dengan Kejadian Iritasi Mata dengan baik maka akan timbul deposit Dari data univariat, diperoleh 41 pada lensa kontak sehingga menyebabkan responden, terdapat 23 responden . ,1%) iritasi pada mata, hal ini dikarenakan lensa perawatan lensa kontak lunak yang kurang kontak memiliki perawatan yang sangat baik dan 18 responden . ,9%) perawatan lensa kontak lunak yang baik. Dari data bivariat, diperoleh 23 responden perawatan lensa kontak lunak KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN yang kurang baik terdapat 17 responden Berdasarkan hasil penelitian dan . ,9%) yang iritasi dan 6 responden analisa yang telah dilakukan dapat ditarik . ,1%) yang tidak iritasi sedangkan dari kesimpulan sebagai berikut: 18responden perawatan lensa kontak lunak Ada hubungan yang bermakna antara yang baik terdapat 2 responden . ,1%) kebersihan pasien dan perawatan lensa yang iritasi dan 16 responden . ,9%) kontak lunak secara simultan dengan yang tidak iritasi. kejadian iritasi mata. Dari data uji statistik chi-squarep 0,000< hubungan yang bermakna antara perawatan Ada hubungan yang bermakna antara kebersihan pasien secara parsial dengan kejadian iritasi mata. lensa kontak lunak dengan kejadian iritasi mata di Optik Reka Jaya Palembang Tahun Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Ada hubungan yang bermakna antara pengunjung dan konsumen pembeli lensa perawatan lensa kontak lunak secara kontak mata dalam perawatan mata dan parsial dengan kejadian iritasi mata. penggunaan lensa kontak agar tidak terjadi SARAN Petugas Kesehatan dan pegawai optik agar dapat memberikan edukasi DAFTAR PUSTAKA