MIRACLE Journal of Public Health. Vol. 2 No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT MASYARAKAT DALAM KEIKUTSERTAAN MENJADI PESERTA BPJS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOKOAU KOTA KENDARI Factors Related to The Public Interest In Participation to be Participants in The Work Area Health BPJS Mokoau City Kendari Arif Hidayat1. Fitri Rachmilah Fadmi2. Juslan3 Program Studi Kesehatan Masyarakat Stikes Mandala Waluya Kendari . rifhidayat6047@gmail. com, 085338101. ABSTRAK BPJS Kesehatan ini merupakan badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat masyarakat dalam keikutsertaan menjadi peserta bpjs di wilayah kerja Puskesmas Mokoau Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah seluruh kepala keluarga yang tinggal pada wilayah kerja Puskesmas Mokoau Kota Kendari sebanyak 5. Jumlah sampel sebanyak 89 responden. Penelitian ini menggunakan uji Chisquare test. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi alpha 0,05, diperoleh hasil ada hubungan antara pengetahuan dengan keikutsertaan masyarakat menjadi peserta BPJS di wilayah kerja puskesmas Mokoau Kota Kendari ( pvalue = 0,000 ), ada hubungan antara persepsi dengan keikutsertaan masyarakat menjadi peserta BPJS di wilayah kerja puskesmas Mokoau Kota Kendari ( pvalue = 0,001 ), ada hubungan antara penghasilan dengan keikutsertaan masyarakat menjadi peserta BPJS di wilayah kerja puskesmas Mokoau Kota Kendari ( pvalue = 0,000 ). Kesimpulan menunjukkan bahwa keikutsertaan masyarakat menjadi peserta BPJS di wilayah kerja puskesmas Mokoau Kota Kendari berhubungan dengan semua variabel penelitian. Olehnya itu disarankan perlu adanya sosialisasi tentang pentingnya kepesertaan BPJS agar masyarakat bisa mengetahui fungsi dan fasilitas apa saja yang didapatkan setelah menjadi peserta BPJS serta meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang kurang mampu agar semua masyarakat yang tidak mampu bisa menerima bantuan iyuran BPJS. Kata Kunci : Keikutsertaan masyarakat menjadi peserta BPJS. Pengetahuan. Persepsi. Penghasilan ABSTRACK Health BPJS a legal entity set up to organize health programs. This study aims to determine the factors associated with the public interest in the participation of a participant BPJS in Puskesmas Mokoau Kendari. This research is an analytic study with cross sectional study. The population is all heads of families who live in Puskesmas Mokoau Kendari city as much as 5,592. The total sample of 89 This study using Chi-square test. The results of the statistical test of significance alpha level of 0. 05, there is a relationship between the results obtained with the participation of the public knowledge participated in the work area health centers BPJS Mokoau Kendari . value = 0. , there is a connection between the perception of the participation of the public participated in the working area health centers BPJS Mokoau Kendari . value = 0. , there is a relationship between income with the participation of the public participated in the work area health centers BPJS Mokoau Kendari . value = 0. The conclusion showed that the participation of the public participated in the work area health centers BPJS Mokoau Kendari touch with all the variables. By him that suggested the need for dissemination of the importance of participation BPJS so that people can know the functions and what facilities are available after a participant BPJS and improve services to the poor so that all people who are not able to receive help iyuran BPJS. Keywords : Public participation become participants BPJS. Knowledge. Perceptions. Earnings MIRACLE Journal of Public Health. Vol. 2 No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 PENDAHULUAN penghasilan dan untuk memberikan pelayanan sejahtera dari tubuh, jiwa, serta sosial yang medis dan/ atau jaminan keuangan terhadap konsekuensi ekonomi dari terjadinya peristiwa Kesehatan produktif dengan cara sosial serta ekonomis. Dalam mengatur masalah kesehatan diperlukan keluarga dan anak. Pengetahuan suatu badan khusus yang bertanggung jawab dalam menyelenggarakan jaminan kesehatan, sangat penting bagi terbentuknya tindakan dimana badan tersebut harus memberikan mutu Tingkat pengetahuan masyarakat pelayanan yang baik agar dapat tercapainya tentang BPJS Kesehatan sangat berpengaruh kepuasan pelayanan kesehatan. Di Indonesia telah didirikan suatu Badan Penyelenggara keikutsertaan BPJS Kesehatan. Pengetahuan Jaminan Sosial Kesehatan yang selaras dengan tujuan Organisasi Kesehatan Dunia dalam melakukan tindakan. Jika seseorang didasari mengembangkan jaminan kesehatan untuk dengan pengetahuan yang baik terhadap kesehatan maka seseorang tersebut akan merupakan badan hukum yang dibentuk untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan dan menyelenggarakan program kesehatan. BPJS Kesehatan Sebagai perlindungan sosial kepada Pengetahuan adalah kesan di dalam diselenggarakan program jaminan kesehatan pikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca inderanya, yang berbeda sekali dengan kepercayaan dan penerangan Ae peneranganya. sosial sebagai bagian dari usaha kesejahteraan Pengetahuan atau kognitif adalah domain yang sosial dalam rangka pengembangan sistem sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang, pengetahuan masyarakat mengenai masyarakat di seluruh daerah berhak atas program Jamkesda akan berpengaruh terhadap minat keikutsertaan Program Jamkesda. Setiap Proses persepsi tidak dapat lepas dari pengembangan dirinya secara utuh sebagai memperoleh pelayanan kesehatan. penginderaan merupakan proses pendahulu Jaminan Sosial adalah perlindungan dari proses persepsi. Stimulus yang diindera yang diberikan oleh masyarakat bagi anggota- anggota untuk risiko-risiko atau peristiwa- diorganisasikan dan diinterpretasikan, sehingga individu menyadari dan mengerti tentang apa mungkin atau unuk menghindari peristiwa- yang diindera tersebut, dan proses ini disebut peristiwa tersebut yang dapat mengakibatkan MIRACLE Journal of Public Health. Vol. 2 No. 1 Juni 2019 Pendapatan secara umum didefinisikan Pendapatan merupakan darah kehidupan dari e- ISSN: 2622-7762 dengan menggunakan kamera. Penelitian ini menggukan uji Chi square test. HASIL PENELITIAN Begitu pentingnya sangat sulit bahwa dari 98 responden kelompok umur sebagai unsur akuntansi pada diri senndiri. terbanyak yaitu kelompok umur 43 - 52 tahun Pada sebanyak 42 responden . ,9%) dan terkecil kenaikan laba, seperti laba pendapatan ialah kelompok umur 23 - 32 tahun yaitu 6 sebuah proses arus penciptaan barang dan/atau responden . ,1%). Untuk jenis kelamin semua jasa oleh perusahaan selama kurun waktu responden berjenis kelamin laki-laki. Untuk pendidikan terbanyak yaitu SMA sebanyak 55 Hasil penelitian Tabel 1 menunjukkan Pada dinyatakan dalam satuan uang. ,1%) dan terkecil Perguruan tinggi sebanyak 6 responden . ,1%). Untuk pekerjaan terbanyak yaitu Wirswasta sebanyak METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian . ,1%) analitik dengan rancangan cross sectional PNS/TNI/POLRI sebanyak . ,2%). 12 responden Hasil penelitian Tabel 2 menunjukkan dependen dan independen yakni hubungan bahwa dari 98 responden yang memiliki antara motivasi kerja, insentif dan disiplin pengetahuan cukup dan ikut serta menjadi kerja dengan kepuasan tenaga kesehatan peserta BPJS sebanyak 41 . ,8%) responden pelaksana program BPJS. Penelitian ini telah sedangkan yang tidak ikut serta menjadi dilaksanakan pada bulan Januari 2019. Lokasi peserta BPJS sebnyak 10 . ,2%) responden. penelitian ini telah dilaksanakan di Wilayah Responden yang memiliki pengetahuan kurang Kerja Puskesmas Mokoau Kota Kendari. dan ikut serta menjadi peserta BPJS sebanyak Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh 18 . ,4%) responden sedangkan yang tidak Kerja ikut menjadi peserta BPJS sebnyak 29 . ,6%) Puskesmas Mokoau sebanyak 5. 592 KK . Berdasarkan hasil uji statistik Chi- Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 98 square tes, diperoleh nilai X2hitung = 16,375. KK yang tinggal diwilayah kerja puskesmas nilai p-value = 0,000 dan nilai X2tabel = 3,841. Mokoau. Nilai X2hit > X2tab, maka hipotesis yang menggunakan tehnik Simple random sampling. berarti bahwa Ho di tolak dan Ha di terima yang Intrumen atau alat pengumpulan data dalam berarti ada hubungan pengetahuan dengan penelitian ini adalah kuesioner yang berisi daftar pertanyaan tentang variabel independent BPJS di wilayah kerja puskesmas Mokoau yang ada dalam penelitian serta dokumentasi Kota Kendari. Wilayah MIRACLE Journal of Public Health. Vol. 2 No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 Tabel 1. Karakteristis Responden Berdasarkan Umur. Pendidikan dan Pekerjaan di wilayah Kerja Puskesmas Mokoau Karakteristik Umur >52 Pendidikan SMP SMA Perguruan Tinggi Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Pekerjaan PNS/TNI/POLRI Karyawan Swasta Wiraswasta Sumber : Data primer 2019 Hasil penelitian Tabel 2 menunjukkan Hasil Tabel bahwa dari 98 responden yang memiliki menunjukkan bahwa dari 98 responden yang persepsi baik dan ikut serta menjadi peserta memiliki penghasilan cukup dan ikut serta BPJS menjadi peserta BPJS sebanyak 49 . %) sedangkan yang tidak ikut serta menjadi responden sedangkan yang tidak ikut serta peserta BPJS sebnyak 8 . ,2%) responden. menjadi peserta BPJS sebnyak 16 . ,3%) Responden yang memiliki persepsi kurang dan ikut serta menjadi peserta BPJS sebanyak 26 penghasilan kurang dan ikut serta menjadi . ,5%) responden sedangkan yang tidak ikut peserta BPJS sebanyak 10 . ,2%) responden serta menjadi peserta BPJS sebnyak 31 sedangkan yang tidak ikut serta menjadi . ,6%) responden. Berdasarkan hasil uji peserta BPJS sebnyak 23 . ,5%) responden. Berdasarkan hasil uji statistik Chi-square tes. X2hitung = 10,693, nilai p-value = 0,001 dan diperoleh nilai X2hitung = 16,733, nilai p- nilai X2tabel = 3,841. Nilai X2hit > X2tab, value = 0,000 dan nilai X2tabel = 3,841. Nilai maka hipotesis yang berarti bahwa Ho di tolak X2hit > X2tab, maka hipotesis yang berarti dan Ha di terima yang berarti ada hubungan bahwa Ho di tolak dan Ha di terima yang persepsi dengan keikutsertaan masyarakat berarti ada hubungan penghasilan dengan menjadi peserta BPJS di wilayah kerja keikutsertaan masyarakat menjadi peserta puskesmas Mokoau Kota Kendari. BPJS di wilayah kerja puskesmas Mokoau Chi-square . ,7%) Responden Kota Kendari. MIRACLE Journal of Public Health. Vol. 2 No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 Tabel 2. Hubungan Pengetahuan. Persepsi dan Penghasilan terhadap Minat Masyarakat dalam Keikutsertaan Menjadi Peserta BPJS di Wilayah Kerja Puskesmas Mokoau Kota Kendari Variabel Keikutsertaan Menjadi Peserta BPJS Tidak Ikut Ikut Serta Total Serta (%) (%) (%) Pengetahuan Cukup Kurang Persepsi Baik Kurang Penghasilan Cukup Kurang Sumber : Data Primer 2019 Uji Statistik I=0,430 X2hit = 16,375 X2hit=10,693 I=0,351 X2hit=16,733 I=0,435 dapatkan responden masih tergolong kurang PEMBAHASAN Pengetahuan adalah kesan di dalam sehingga tidak ikut menjadi peserta BPJS. Hasil uji statistik menggunakan uji chi pikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca inderanya, yang berbeda sekali dengan kepercayaan dan penerangan Ae peneranganya. pengetahuan dengan keikutsertaan masyarakat Pengetahuan atau kognitif adalah domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan puskesmas Mokoau Kota Kendari dengan nilai seseorang, pengetahuan masyarakat mengenai X2hitung = 16,375, nilai p-value = 0,000 dan program Jamkesda akan berpengaruh terhadap nilai X2tabel = 3,841. Nilai X2hit > X2tab, maka minat keikutsertaan Program Jamkesda. hipotesis yang berarti bahwa Ho di tolak dan Ha Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada masyarakat di wilayah Kerja Puskesmas BPJS di terima. Hasil penelitian in sejalan dengan penelitian Budi prasetyo . dimana Hasil uji statistik diperoleh p-value sebesar 0,003 dari pengetahuannya kurang tetapi ikut menjadi kemaknaan =0,05 maka p-value < nilai , peserta BPJS sebanyak 18 responden hal ini artinya bahwa ada hubungan signifikan antara disebabkan karena faktor pekerjaan dimana tempat responden bekerja telah menyediakan Kesehatan. Hasil analisis diperoleh OR= 4,081 fasilitas BPJS ketenaga kerjaan, dan ada 10 yang artinya responden dengan pengetahuan responden yang memiliki pengetahuan cukup baik memiliki peluang untuk ikut BPJS tapi tidak ikut serta menjadi peserta BPJS, hal Kesehatan sebesar 4 kali di banding responden in disebabkan karena penghasilan yang di yang memiliki pengetahuan kurang. Mokoau BPJS MIRACLE Journal of Public Health. Vol. 2 No. 1 Juni 2019 Peneliti e- ISSN: 2622-7762 Persepsi merupakan proses internal pengetahuan masyarakat di wilayah kerja yang dilalui individu dalam menyeleksi dan Puskesmas mengatur stimuli yang datang dari Mokoau BPJS kesehatan disebabkan kurangnya sosialisasi Stimuli itu ditangkap oleh indera, dan secara langsung mengenai BPJS yang disampaikan spontan pikiran dan perasaan kita akan Sehingga informasi atau stimuli ditangkap oleh indera sebagian besar responden tidak bisa menjawab dengan cara mendengar, melihat, meraba, mencium, dan merasa. Stimuli dikirim ke otak BPJS kesehatan yang peneliti berikan. Informasi BPJS Kesehatan hanya disampaikan melalui Persepsi media masa seperti televisi dan juga baleho didahului oleh atau sepanduk yang ada di tempat-tempat merupakan proses diterimanya stimulus oleh strategis, hal ini yang menyebabkan sebagian individu melalui alat indera atau juga disebut besar masyarakat tidak mengetahui adanya proses sensori. Stimulus tersebut diteruskan dan proses selanjutnya merupakan proses BPJS Kurangnya pengetahuan mengenai BPJS Kesehatan juga proses penginderaan, yaitu Berdasarkan dilakukan pada masyarakat di wilayah Kerja responden memiliki pendidikan hanya hingga Puskesmas Mokoau dengan menggunakan SMA. Rendahnya pedidikan masyarakat variabel persepsi, terdapat masyarakat yang dapat berpengaruh terhadap daya tangkap persepsinya kurang tetapi ikut menjadi peserta terhadap informasi BPJS kesehatan yang BPJS diperoleh tidak dapat di pahami, sehingga disebabkan karena faktor pekerjaan, dimana walaupun masyarakat pernah melihat atau tempat responden bekerja telah menyediakan dapat dipengaruhi oleh rendahnya tingkat BPJS BPJS Kesehatan mereka akan mengabaikannya memiliki penghasilan yang cukup dan ada 8 karena merasa informasi tersebut tidak terlalu responden yang memiliki persepsi baik tapi Oleh karena itu penting dilakukan tidak ikut serta menjadi peserta BPJS, hal in penyuluhan secara langsung dan berkala tidak responden yang mencapai perguruan tinggi Kesehatan serta 3 responden mengatakan penghasilan sehingga masyrakat mengerti betul maskud yang di dapatkan responden masih tergolong tujuan dan manfaat dari penyelengaraan BPJS kurang sehingga tidak ikut menjadi peserta Kesehatan. BPJS. BPJS MIRACLE Journal of Public Health. Vol. 2 No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 Hasil uji statistik menggunakan uji chi Pertama terjadinya persepsi adalah objek/stimulus persepsi dengan keikutsertaan masyarakat merangsang untuk ditangkap oleh panca menjadi peserta BPJS di wilayah kerja indera . bjek tersebut menjadi perhatian puskesmas Mokoau Kota Kendari dengan nilai X hitung = 10,693, nilai p-value = 0,001 stimulus/objek perhatian tadi dibawa ke otak. Dari otak dan nilai X tabel = 3,841. Nilai X hit > X tab, maka hipotesis yang berarti bahwa Ho di tolak . adanya stimulus, berupa kesan atau dan Ha di terima. response dibalikkan ke indera kembali berupa AukesanAy AutanggapanAy atau persepsi atau hasil kerja penelitian yang dilakukan Prasetyo Budi pada indera berupa pengalaman hasil pengolahan tahun 2015 dalam hubungan karakteristik dan Penelitian Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Penghasilan keikutsertaan menjadi peserta JKN di kota Pendapatan merupakan darah Medan, menunjukan antara variabel umur kehidupan dari perusahaan. Begitu pentingnya sangat sulit untuk mendefinisikan sebuah JKN pendapatan sebagai unsur akuntansu pada diri Hal ini ditunjukan oleh nilai p < Pada 0,001 (Prasetyo Budi, 2. Menurut Arini . semakin cukup umur maka tingkat kematangan dan kekuatan seseorang akan lebih matang dalam berpikir dan bekerja hal perusahaan selama kurun waktu tertentu. Pada ini sama dengan kepesertaan BPJS Kesehatan semakin cukup umur individu maka akan satuan uang . semakin baik individu berfikir dan bertindak dalam melakukan pencegahan dari penyakit. dan/atau Berdasarkan dilakukan pada masyarakat di wilayah Kerja Proses persepsi tidak dapat lepas dari Puskesmas Mokoau dengan menggunakan variabel penghasilan, terdapat masyarakat penginderaan merupakan proses pendahulu yang penghasilannya kurang tetapi ikut dari proses persepsi. Stimulus yang diindera menjadi peserta BPJS sebanyak 10 responden hal ini disebabkan karena adanya program pemerintah yang menyediakan fasilitas untuk sehingga individu menyadari dan mengerti masyarakat yang kurang mampu dimana tentang apa yang diindera tersebut, dan proses iyuran yang harusnya dibayar dibebankan ini disebut persepsi. kepada pemerinta dalam hal ini responden MIRACLE Journal of Public Health. Vol. 2 No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 menerima bantuan iyuran, dan ada 16 dengan ketidakpastian yang akan menimbulkan responden yang memiliki penghasilan cukup risiko dan kerugian. Partisipasi yang dimaksud tapi tidak ikut serta menjadi peserta BPJS, hal dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu usia, in disebabkan karena persepsi responden yang pendidikan, pekerjaan, penghasilan/kekayaan, masih kurang serta pengetahuan kurang. Hasil uji statistik menggunakan uji chi Hal yang sama dikemukakan oleh Mulyadi dalam Salma Binti Purwaningsih pendapatan dengan keikutsertaan masyarakat . yang menyatakan bahwa terdapat tujuh menjadi peserta BPJS di wilayah kerja puskesmas Mokoau Kota Kendari dengan mengikuti program asuransi yaitu pekerjaan dan nilai X hitung = 16,733, nilai p-value = 0,000 dan nilai X2tabel = 3,841. Nilai X2hit > X2tab, maka hipotesis yang berarti bahwa Ho di tolak KESIMPULAN DAN SARAN dan Ha di terima. Berdasarkan hasil dan pembahasan Hasil ini sejalan dengan penelitian maka dapat ditarik kesimpulan ada hubungan Wulandhari et al, . hasil penelitian cukup kuat antara pengetahuan dengan minat faktor-faktor dengan kepemilikan asuransi di Propinsi NTT peserta BPJS di wilayah kerja Puskesmas adalah umur . ntuk Jamsoste. dengan p Mokoau Kota kendari, ada hubungan lemah value = 0,002, tingkat pendidikan dan wilayah antara persepsi dengan minat masyarakat dalam . ntuk semua tipe asuransi kecuali JPKM) keikutsertaan menjadi peserta BPJS di wilayah dengan p value = 0, 004, pendapatan . ntuk kerja Puskesmas Mokoau Kota kendari, ada Aske. dengan p value = 0,001, serta jarak dan transportasi . ntuk Askes dan Jamsoste. dengan minat masyarakat dalam keikutsertaan dengan pvalue = 0,001. Menurut Notoatmodjo . cukup kuat BPJS Puskesmas Mokoau Kota kendari. yang berhubungan dengan pemanfaatan fasilitas Berdasarkan kesehatan dalam hal ini adalah BPJS diataranya penelitian yang dilakukan, ada beberapa saran dalam penelitian ini yakni, bagi instansi terkait Meskipun asuransi BPJS telah diwajibkan, (BPJS), namun partisipasi masyarakat untuk ikut serta pentingnya kepesertaan BPJS agar masyarakat bisa mengetahui fungsi dan fasilitas apa saja masyarakat pedusunan dan pinggiran kota. yang didapatkan setelah menjadi peserta BPJS. Tidak semua orang dapat memiliki keputusan Untuk pemerintah daerah dan provinsi perlu meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat masyarakat mengetahui bahwa hidup penuh yang kurang mampu agar semua masyarakat Terutama MIRACLE Journal of Public Health. Vol. 2 No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 yang tidak mampu bisa menerima bantuan Soekanto. Sosiologi Suatu iyuran BPJS, dan untuk masyarakat Perlu Pengantar. Jakarta: PT. Raja Soekanto. merubah persepsi tentang BPJS karena dalam Notoatmodjo. S 2003. Pendidikan dan menunjang kesehatan penggunaan BPJS sangat prilaku kesehatan. Jakarta : PT Rineka berfungsi untuk mengurangi beban biaya yang Cipta. akan di bayarkan saat sakit. Walgito. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Penerbit Andi. Melinda, et al 2016. Faktor-faktor yang UCAPAN TERIMA KASIH Penulis menyampaikan dengan penuh rasa Berhubungan dengan Minat Masyarakat hormat, mengucapkan terima kasih yang tidak dalam Keikutsertaan BPJS Mandiri di Ucapan terima kasih yang sebesar- Kecamatan Bener Kabupaten Purwekerto. besarnya penulis sampaikan pula pada pihak Jurnal Kesehatan. Fakultas Kesehatan Yayasan Masyarakat. Universitas Diponegoro. Mandala Waluya memberikan kesempatan kepada kami dalam Atipah. Faktor yang Berpengaruh Terhadap Minat Masyarakat khususnya dibidang pendidikan. Pihak yang Keikutsertaan Program Jamkesda di Desa terkait hal ini masyarakat dan masyarakat yang Banjarlor ikut serta menjadi peserta BPJS yang berada di Kabupaten Brebes [Skrips. Jurusan Wilayah Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu Kerja Puskesmas Mokoau Kota Kecamatan Kendari terima kasih atas ketersediaan waktu Keolahragaan, dan lokasi selama penelitian, dan seluruh pihak Semarang. Banjarharjo Universitas Negeri Prasetyo. Budi. Faktor-Faktor yang atas motivasi dan dukungannya. Berhubungan dengan Kepesertaan Badan DAFTAR PUSTAKA