Vol 2 No. 6 November 2025 P-ISSN : 3047-2792 E-ISSN : 3047-2032. Hal 42 - 52 JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Halaman Jurnal: https://journal. id/index. php/jimat Halaman UTAMA Jurnal : https://journal. DOI: https://doi. org/10. 69714/v4mk6n73 PENGARUH NET PROFIT MARGIN (NPM) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PT JAPFA COMFEED INDONESIA TBK PERIODE 2014 Ae 2023 Fanny Keysha Septiyani a. Arif Surahman b a Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Program Studi Manajemen Program Sarjana, fannykeyshaseptiyani@gmail. Universitas Pamulang Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Program Studi Manajemen Program Sarjana, dosen01176@unpam. Universitas Pamulang Korespondensi ABSTRACT The purpose of this study is ascertain how PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk's profit growth impacted by DER and NPM, both partially and simultaneously, for the years 2014Ae2023. This study employed quantitative approach using secondary data from PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk's 2014Ae2023 financial Descriptive statistics, multiple linear regression, correlation coefficient, coefficient of determination, classical assumption testing, and hypothesis are among the data analysis methods employed in this study. NPM has a positive partial effect on profit growth but on the other hand. DER has a negative impact on profit growth. The simultaneous test (F-tes. reveals that the DER and NPM have a major impact on profit growth at PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk from 2014 to 2023. Keywords: Net Profit Margin. Debt to Equity Ratio. Profit Growth Abstrak Penelitian ini bermaksud mencari pengaruh dari NPM dan DER baik parsial dan simultan pada Pertumbuhan Laba PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae 2023. Kajian ini gunakan data sekunder dan metode kuantitatif dari laporan keuangan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae 2023. Tahapan Analisisnya statistik deskriptif, uji asumsi klasik, koefisien korelasi, koefisien determinasi, regresi linear berganda, dan hipotesis. NPM secara parsial berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba dan DER berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Hasil uji simultan . menunjukkan NPM dan DER bersamaan berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Laba PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae Kata Kunci: Net Profit Margin. Debt to Equity Ratio. Pertumbuhan Laba PENDAHULUAN Kendala gizi buruk di Indonesia termasuk diangap isu kesehatan cukup serius di Indonesia, yang akan berdampak buruk bagi anak-anak dan ibu hamil. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dirangkum pada Survey Kesehatan Indonesia (SKI) menyebutkan bahwasannya frekuensi stunting di tanah air sejumlah 37,2% pada tahun 2014 dan 21,5% pada tahun 2023 . Angka penurunan ini relatif lambat, rata-rata hanya sekitar 1,2% setiap tahunnya selama satu dekade terakhir, dimana penurunan ini masih dibawah target penetapan awal pada tahun 2024 yang sebesar 17%. Pada hal ini, perusahaan agri-food paling besar di negeri ini PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk di dirikan tahun 1971 berperan krusial dalam menyediakan sumber protein hewani yaitu melalui produksi pakan Di terima 26 Juni, 2025. Di Revisi 24 Juli , 2025. Diterima untuk diterbitkan 22 Agustus, 2025. Di terbitkan secara daring 25 Agustus, 2025 Fanny Keysha Septiyani dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No. 42 Ae 52 ternak, pembibitan, peternakan, serta pengolahan bahan pangan salah satunya telur segar, daging sapi, daging ayam, dan. Bersamaan dengan program terus berkembang pada saat ini yaitu Corporate Social Responsibility (CSR) ataupun pengintegrasian peran sosial. Kontribusi perusahaan ini tidak hanya menjadikan entitas ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari integral dalam upaya meningkatkan gizi Pada hal ini, perusahaan perlu memahami kinerja keuangannya untuk meningkatkan program CSR agar lebih efektif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Perusahaan yang berkembang dan mampu menghasilkan laba yang berdampak positif dalam peningkatan lapangan pekerjaan dan menciptakan kesejahteraan masyarakat. Perusahaan-perusahaan ini tidak hanya berkontribusi dalam perekonomian negara tetapi juga memberi dampak sosial yang signifikan. Maka dari itu, analisis kinerja perusahaan menjadi hal penting dan krusial sebagai pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Dalam menilai suatu perusahaan, hal penting yang harus dilihat yaitu kondisi keuangan yang berpengaruh pada kinerja perusahaan. Dengan pengelolaan yang baik, kondisi keuangan dapat memberikan hasil pertumbuhan laba yang terus meningkat setiap periodenya dan akan menguntungkan perusahaan untuk mencapai tujuan serta dapat memungkinkan perusahaan untuk berinvestasi pada program-program sosial. Pertumbuhan laba menjadi tolak ukur utama bagi investor dan dapat menentukan tingkat keuntungan bagi para pemegang saham . Pertumbuhan laba memiliki hubungan pada kinerja keuangan, artinya merupakan suatu entitas yang sering dievaluasi dalam hal laba. Kinerja perusahaan dapat dinilai salah satunya yaitu dengan analisis laporan keuangan. Data ini memperlihatkan keseluruhan struktur keuangan perusahaan dengan jelas dan terperinci untuk menganalisis kemampuannya untuk menghasilkan laba. Dua perhitungan inilah yang sering dipakai dalam analisis performa keuangan adalah NPM dan DER. Kedua inilah pemberi informasi penting tentang penilaian harga saham dan kemampuan solvabilitas perusahaan dimana NPM dipilih karena dapat menggambarkan efisiensi operasional dalam memperoleh laba sedangkan DER dapat menilai struktur permodalan dan risiko perusahaan dalam penggunaan utangnya. Kedua variabel ini secara fundamental memengaruhi perusahaan untuk menghasilkan dan mempertahankan laba. Tabel 1. Perhitungan Pertumbuhan Laba PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae 2023 dalam jutaan rupiah Tahun Laba Tahun Berjalan Laba Tahun Sebelumnya Pertumbuhan Laba (%) - 16. - 31. - 30. - 26. Sumber : Laporan Keuangan PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk . iolah penulis 2. Mengacu informasi yang ditampilkan, variabel ditunjukkan Pertumbuhan Laba selalu mengalami perubahan pendapatan baik peningkatan maupun penurunan. Hal ini disebabkan karena terdapat indikator yang memengaruhi pertumbuhan laba antara lain kurs rupiah, harga bahan baku, biaya operasional, dan oversupply ayam hidup dan harga global. Hasil observasi peneliti terlihat bahwa PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mengalami fluktuasi bagi pertumbuhan laba selama kurun 2014 Ae 2023. Peningkatan laba yang terjadi PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk meningkat pesat dimana 33. 84% di tahun 2015 menjadi 05% tahun 2016. Namun, pada tahun 2019 pertumbuhan laba turun dari nilai 116. 01% pada tahun 2018 39% dan mengalami penurunan lagi tahun 2020 sebesar -31. Ditahun 2021 PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk berhasil mengalami pertumbuhan sebesar 74. 39% walaupun pada tahun 2022 kembali mengalami penurunan -30. 03% dan di tahun terakhir 2023 sebesar -26. Pengaruh Net Profit Margin (NPM) Dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Pertumbuhan Laba Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Periode 2014 Ae 2023 (Fanny Keysha Septiyan. Fanny Keysha Septiyani dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No. 42 Ae 52 Tabel 2. Perhitungan NPM PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae 2023 dalam jutaan rupiah Tahun Laba Bersih Pendapatan Bersih NPM (%) Sumber : Laporan Keuangan PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk . iolah penulis 2. Informasi ini memperlihatkan rasio profitabilitas dihitung melalui Net Profit Margin yang dimana terjadi fluktuasi yang cukup signifikan dalam periode tersebut. Pada tahun 2016 NPM memiliki lonjakan yang signifikan dari 2. 1% di tahun 2015 menjadi 8. berdasarkan laporan keuangan, hal ini didorong oleh efisiensi operasional dan perbaikan harga jual produk serta di tahun 2016 ini menjadi titik puncak profitabilitas dalam satu decade terakhir. Namun, penurunan terendah berada ditahun 2017 menjadi 3. yang disebabkan oleh tekanan biaya produksi dan fluktuasi harga bahan baku. Tabel 3. Perhitungan DER PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae 2023 dalam jutaan rupiah Tahun Total Hutang Ekuitas DER (%) Sumber : Laporan Keuangan PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk . iolah penulis 2. Sajian Debt to Equity Ratio memperlihatkan peningkatan paling tinggi berada di tahun 2014 yaitu 214. dimana menurut laporan keuangan. PT Japfa mulai mengurangi ketergantungan pada hutang dan meningkatkan basis struktur modalnya. Dapat terlihat bahwa indikator DER tidak ada kenaikan atau penurunan yang drastis dan cenderung stabil. Dari pemaparan diatas, dapat dilihat inkonsistensi pada temuan para peneliti terdahulu terkait NPM dan DER pada Pertumbuhan Laba, dimana beberapa studi mengatakan berpengaruh signifikan sementara yang lain tidak. Inkonsistensi ini menunjukkan adanya faktor-faktor kontekstual yang memengaruh kaitan antar tiap variabel yang ditelaah. JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. November 2025, pp. 42 - 52 Fanny Keysha Septiyani dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No. 42 Ae 52 TINJAUAN PUSTAKA Net Profit Margin (NPM) Rasio ini memperlihatkan kesanggupan badan usaha mencapai laba bersih dari pendapatan bersihnya . Tingginya NPM memberi gambaran keberhasilan pemilik perusahaan untuk memperluas tujuannya. Rasio ini penting terhadap pertumbuhan laba sebab bertambah tinggi pendapatan yang didapatkan jadi bertambah besar juga laba bersih yang diterima . Bersamaan pada penelitian . yang mengatakan NPM mempengaruhi Pertumbuhan Laba signifikan Debt to Equity Ratio (DER) Ini menjadi ukuran penilai antara utang dan ekuitas. DER menjadi satu diantara rasio solvabilitas lain dimana mencari seberapa kemampuan perusahaan dalam pembiayaan utang dibanding modal sendiri . Sejalan dengan penelitian . dikatakan DER mempengaruhi Pertumbuhan Laba signifikan. Pertumbuhan Laba Ini digambarkan sebagai peningkatan pendapatan yang didapat perusahaan setiap periodenya yang memberikan keuntungan positif bagi prospek kinerja perusahaan dimasa depan . Penelitian . membuktikan NPM dan DER secara signifikan mempengaruhi Pertumbuhan Laba bersamaan METODOLOGI PENELITIAN Peneliti mengambil penelitian kuantitatif menggunakan purposive sampling. Menurut Sugiyono . penelitian kuantitatif ialah cara analisa dengan dasar positivisme dan dipakai untuk menelaah populasi atau sampel tertentu dengan pengumpulan data berupa instrumen. Tahapan Analisisnya statistik deskriptif, uji asumsi klasik. diantaranya uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi, dilanjut dengan uji koefisien korelasi, koefisien determinasi, regresi linear berganda, dan hipotesis . ji parsial dan uji simulta. Sugiyono menjelaskan jika Ayoperasional variabel adalah proses mendefinisikan dan menjelaskan secara konkret variabel-variabel yang akan diukur dalam suatu penelitianAy. Pada penelitian ini sampel yang diambil sebanyak 10 tahun dari periode 2014 Ae 2023 karena dalam periode ini terdapat siklus bisnis dan pasar yang sangat fluktuatif. Dilain sisi, penilihan periode ini dianggap sudah repesentatif . untuk melakukan uji penelitian. Tabel 4. Identifikasi dan Pengukuran Variabel Penelitian Variabel Jenis Definisi Variabel bebas . Variabel terikat . Indikator Laba Bersih y NPM ialah suatu bandingan dari laba bersih Pendapatan perusahaan dengan penjualan. Bersih DER adalah mengukur utang pada perusahaan dengan Total Hutang y Ekuitas Laba Bersih Pertumbuhan Laba ialah peningkatan laba bersih setiap Tahun Berjalan y tahunnya . Sebelum Sumber : diolah penulis . Populasi yang ada berbentuk laporan data keuangan PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk dengan sampel 10 tahun dari periode 2014 Ae 2023 karena cukup repesentatif melakukan pengujian data. Oleh karena itu, sampel yang diambil adalah laporan neraca beserta laba rugi pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae Metode pengumpulan menggunakan dokumentasi melalui sumber data sekunder dan mendapatkan data dari website resmi https://w. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Statistik Deskriptif Tabel 5. Statistik Deskriptif Descriptive Statistics NPM Minimum Maximum Mean Std. Deviation DER Pengaruh Net Profit Margin (NPM) Dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Pertumbuhan Laba Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Periode 2014 Ae 2023 (Fanny Keysha Septiyan. Fanny Keysha Septiyani dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No. 42 Ae 52 Pertumbuhan Laba Valid N . Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Menurut uji diatas, dapat dilihat bahwa pendistribusian data diperoleh: Variabel Pertumbuhan Laba (Y), minimum nilainya -0. 4899 dan maximumnya 3. Maka didapat meannya senilai 0. 334510 dengan nilai standar deviasi 1. 1308338, yang memperlihatkan data bersifat heterogen dengan sebaran datanya bervariasi, dan tidak akurat dengan mean. Variabel NPM (X. , minimum nilainya 0. 0517 serta maximum 0. Maka dapat dilihat nilai standar deviasi 0. 0212172 < nilai mean yaitu 0. 040134, yang menggambarkan bahwa ada sedikit penyimpangan dalam data NPM (X. dan distribusi datanya merata. Variabel DER (X. , minimumnya 1. 0539 beserta maximum 1. Didapatkan nilai standar 2967205 yang lebih kecil dari nilai mean yaitu 1. 370201, yang menunjukkan bahwa ada sedikit penyimpangan dalam data DER (X. serta data telah terdistribusi merata. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Gambar 1. Histogram Uji Normalitas Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Dari data histogram diatas dapat dilihat kurva membentuk sebuah lonceng . ell-shape. dan tidak condong ke kanan atau kekiri, hal ini memperlihatkan nilai histogam yang berdistribusi adalah normal. Namun, cara agar mengetahui data terdistribusi normal bukan hanya menggunakan data histogram, penelitian ini juga memakai analisis normal probability plot of regression standardized residual dan One-Sample Kolmogorov-Smirnov. Gambar 2. Normal P-Plot Uji Normalitas Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. November 2025, pp. 42 - 52 Fanny Keysha Septiyani dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No. 42 Ae 52 Dapat terlihat data menyebar area garis diagonal selaras garis, sehingga data pada Normal P-Plot tersebar dengan normal. Tabel 6. Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa,b Unstandardized Residual Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Most Extreme Differences Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Uji ini merupakan satu dari sebagian dari normalitas. Dimana ketentuannya, memperlihatkan sig > 0. sehingga normal, sedangkan < 0. 05 dapat dikatakan tidak terdistribusi normal. Tabel menampilkan sig 200 > 0. 05 berarti distribusinya normal. Uji Multikolinearitas Tabel 7. Uji Multikolinearitas Coefficientsa Standardized Coefficients Beta Unstandardized Coefficients Model Std. Error 1(Constan. NPM DER Dependent Variable: Pertumbuhan Laba Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Sig. Collinearity Statistics Tolerance VIF Uji diatas memperlihatkan tolerence pada NPM dan DER yaitu 0. 454 > 0. 100 dan VIF 2. 202 < 10. Dan diputuskan kesalahan model regresi tidak terdapat dalam multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Gambar 3 Uji Heteroskedastisitas Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Pengaruh Net Profit Margin (NPM) Dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Pertumbuhan Laba Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Periode 2014 Ae 2023 (Fanny Keysha Septiyan. Fanny Keysha Septiyani dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No. 42 Ae 52 Dapat dilihat pada gambar diatas, grafik scatterplot terlihat tidak membentuk suatu pola apapun karena titik tersebar dengan tidak tertata diseluruh area sumbu. Lantas, tanda heteroskedastisitas tidak muncul. Peneliti memakai uji glejser untuk menemukan keberadaan gejala heteroskedastisitas yaitu nilai absolut residualnya diprediksikan dengan variabel bebas. Dimana nilai sig. disisi variabel bebas absolut dengan residualnya > 05 diartikan tidak terdapat gejala heteroskedastisitas. Tabel 8. Uji Glejser Coefficientsa Model 1 (Constan. NPM Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta DER Dependent Variable: res2 Collinearity Statistics Tolerance VIF Sig. Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Sesuai dengan temuan pada uji heteroskedastisitas, dilihat sig. Pada NPM 0. 110 dan DER 0. Hal ini menunjukkan variabel pada NPM dan DER > 0. 05 maka tak terdeteksi heterokedastisitas. Uji Autokorelasi Tabel 9 Uji Autokorelasi Model Summaryb Model R Square Adjusted Square RStd. Error of the Estimate Durbin-Watson Predictors: (Constan. DER. NPM Dependent Variable: Pertumbuhan Laba Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Durbin-Watson bernilai 1. 350, berdasarkan tabel k-2 variabel independen dan N = 10 Jumlah data. Berlevel 5% maupun 5% diperoleh dU = 1. berdasarkan kriteria uji Durbin-Watson dimana syarat lolos autokorelasi adalah . U < DW < 4-dU) maka dapat dihitung sebagai berikut 1. 6413 > 1. 350 < 4 - 1. 6413 > 1. 350 < 2. dikarenakan nilai DW tak ada pada dU dan 4-dU berdasarkan diagram DurbinWatson hasil ini menunjukkan bahwa terdapat autokorelasi positif. Solusi untuk autokorelasi nya adalah peneliti memakai uji statistik runs test dan memperoleh hasil: Tabel 10. Uji Runs Test Runs Test Test Valuea Cases < Test Value Cases >= Test Value Total Cases Number of Runs Asymp. Sig. -taile. Median Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Unstandardized Residual Uji runs test diatas menhasilkan kesimpulan berikut : JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. November 2025, pp. 42 - 52 Fanny Keysha Septiyani dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No. 42 Ae 52 Kriteria pengujian uji runs test : Sig. > 0. 05 = tidak terjadi autokorelasi. Sig. < 0. 05 = terjadi autokorelasi. Didapatkan bahwa tidak terdeteksi autokorelasi karena hasil berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dimana sig. 000 > 0. Uji Koefisien Korelasi Tabel 11. Uji Koefisien Korelasi Correlations Pearson Correlation Pertumbuhan Laba NPM DER Sig. -taile. Pertumbuhan Laba NPM DER Pertumbuhan Laba NPM DER Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Pertumbuhan Laba NPM DER Terdapat relasi yang kuat pada NPM dan pertumbuhan laba dengan temuan NPM 0. DER memperlihatkan hubungan lemah antara pada DER dan pertumbuhan laba dengan koefisiensinya senilai 0. Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 12. Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Model R Square Adjusted Square R Std. Error of the Estimate Durbin-Watson Predictors: (Constan. DER. NPM Dependent Variable: Pertumbuhan Laba Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Berikut uji determinasi memperlihatkan nilai R-Square Change 0. maka dapat diuji D = 0. 769 x 100% = 76. Hasil ini menunjukkan sebesar 76. 9% pengaruh pertumbuhan laba berasal dari pada NPM dan DER. Berlainan darinya, 23. 1% dari variabel lain. Analisis Regresi Linear Berganda Tabel 13. Analisis Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta 1 (Constan. NPM DER Dependent Variable: Pertumbuhan Laba Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Sig. Collinearity Statistics Tolerance VIF Pengaruh Net Profit Margin (NPM) Dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Pertumbuhan Laba Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Periode 2014 Ae 2023 (Fanny Keysha Septiyan. Fanny Keysha Septiyani dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No. 42 Ae 52 Didapatkan persamaan dari hasil diatas yaitu: Y = - 4. 620X1 1. Persamaan regresi diatas mempunyai arti NPM dan DER terdampak nyata atas besarnya pertumbuhan laba. Terdapat pengaruh yang lebih besar pada NPM dibanding DER dengan menunjukkan bahwa profitabilitas lebih tinggi dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan laba dibandingkan struktur modal yang lebih kompleks. Uji Hipotesis Uji Parsial (Uji T) Tabel 14. Uji T Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta 1 (Constan. NPM DER Dependent Variable: Pertumbuhan Laba Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Sig. Collinearity Statistics Tolerance VIF Menurut pengujian diatas menunjukkan nilai sebagai berikut: Pengaruh NPM terhadap Pertumbuhan Laba Nilai thitung 4. 287 > ttabel 2. 365 dengan sig. 004 < 0. 05 diperoleh dari temuan uji parsial variabel Net Profit Margin (NPM). Maka. Ho1 ditolak dan Ha1 diterima. Luaran penelitian memperlihatkan bahwa berpengaruh positif pada pertumbuhan laba PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae 2023. Pengaruh pada DER terhadap Pertumbuhan Laba Pengujian DER memperoleh sig. 138 > 0. 05 dengan thitung 1. 676 < ttabel 2. 365 sehingga Ho2 diterima Ha2 Hasil penelitian menetapkan berpengaruh negatif tidak pada pertumbuhan laba PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk kurun 2014 Ae 2023. Uji Simultan (Uji F) Tabel 15. Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Dependent Variable: Pertumbuhan Laba Predictors: (Constan. DER. NPM Sumber : Output SPSS 25 ver . iolah penulis 2. Sig. Disajikan acuan tabel hasil uji F dari olahan data bertingkat sig. 006 < 0. 05 dengan fhitung 11. 638 > ftabel 46 dapat diuraikan Ho3 ditolak Ha3 diterima, yang berarti pada NPM dan DER bersamaan berpengaruh signifikan pada pertumbuhan laba PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk kurun 2014 Ae 2023. Pembahasan Penelitian Pengaruh Net Profit Margin (NPM) Terhadap Pertumbuhan Laba NPM berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba sebab hasil parsial memperlihatkan t hitung sebesar 287 > ttabel 2. 365 dan sig. 004 < 0. Selaras dengan peneltian . yang mengatakan NPM berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba. Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) Terhadap Pertumbuhan Laba DER tak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba karena hasil uji parsial . mengindikasikan maksud 138 > 0. 05 dan thitung 1. 676 < ttabel 2. Temuan ini tidak sejalan dengan penelitian . yang mengatakan DER berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba, tetapi selaras dengan penelitian . yang menyebutkan DER tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba. Inkonsistensi pada penelitian ini disebabkan oleh perbedaan objek penelitian dan juga perbedaan waktu penelitian. JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. November 2025, pp. 42 - 52 Fanny Keysha Septiyani dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No. 42 Ae 52 Pengaruh Net Profit Margin (NPM) dan Debt to Equity Ratio (DER) Terhadap Pertumbuhan Laba Temuan uji f memperlihatkan bahwasannya f hitung 11. 638 > ftabel 4. 46 dan sig. 006 < 0. 05 ditarik kesimpulan Ho3 ditolak Ha3 diterima sehingga NPM dan DER bersamaan memperlihatkan pengaruh signifikan pada pertumbuhan laba PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae 2023. Argumen ini sesuai dengan penelitian . yang mengatakan NPM dan DER secara simultan berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba. KESIMPULAN DAN SARAN Dalam temuan yang telah dibahas pada Bab IV, dapat dinyatakan kesimpulannya pada AyPengaruh Net Profit Margin (NPM) dan Debt to Equity Ratio (DER) Terhadap Pertumbuhan Laba Pada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Periode 2014 Ae 2023Ay yaitu sebagai berikut: NPM berpengaruh positif terhadap Pertumbuhan Laba Pada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae DER tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba Pada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae NPM dan DER bersamaan berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Laba Pada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 2014 Ae 2023. DAFTAR PUSTAKA