CONSILIUM Journal : Journal Education and Counseling p-ISSN : . e-ISSN : . PENGARUH TEKNIK SKIMMING DAN SCANNING TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN 9 PATOKAN KABUPATEN SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Aenor Rofek Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Email:aenor_rofek@unars. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada dan tidaknya Pengaruh Teknik Skimming dan Scanning terhadap keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V semester ganjil di SDN 9 Patokan Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2023/2024. Dalam penelitian ini rancangan yang digunakan adalah eksperimen. Dengan membandingkan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol peneliti ingin mengetahui perbedaan antara variabel X dan variabel Y. Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh harga t = 2,810 dilanjutkan harga t hitung dibandingkan dengan harga t tabel dengan taraf signifikan 5 % dan derajat kebebasan . = 38 adalah 0,312 sesuai dengan konsensus yang ada pada bab analisis data, ketentuan pengujian hipotesis adalah sebagai berikut : . Menerima hipotesis nihil (H. jika AutAy hitung < AutAy tabel ( t hitung lebih kecil dari t tabel ). Menerima hipotesis kerja (H. jika AutAy hitung > AutAy tabel ( t hitung lebih besar dari t tabel ). Hasil perhitungan diperoleh harga t hitung adalah bila hasil ini dibandingkan dangan harga t tabel pad taraf signifikansi 5 % dan derajat kebebasan . = 38, maka harga t- hitung lebih besar dari t- tabel yaitu 2,810 > 0,312 hasil tersebut sesuai dengan konsensus nomer dua yaitu menerima hipotesa kerja. Berdasarkan keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan keterampilan membaca antara siswa yang belajar dengan Teknik Skimming dan Scanning dengan siswa yang belajar secara Konvensional pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian belajar dengan Teknik Skimming dan Scanning lebih baik dari pada belajar secara Konvensional. Kata Kunci : Teknik Skimming dan Scanning dan keterampilan membaca . Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. Pendahuluan Membaca merupakan salah satu di antara empat keterampilan berbahasa selain keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, dan keterampilan menulis yang penting untuk dipelajari dan dikuasai. Dengan membaca seseorang dapat memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata/ bahasa tulis (Tarigan 1988:. Membaca suatu proses yang bersifat kompleks yang meliputi kegiatan fisik dan mental. Kegiatan yang bersifat fisik terjadi melalui stimulus lewat indera penglihatan, yaitu mata. Kegiatan ini diawali dengan mengamati seperangkat gambar-gambar bunyi bahasa yang bersifat tulisan, kemudian melibatkan gerakan mata yang mengikuti alur tulisan dari kiri ke kanan baris demi baris. Kegiatan yang bersifat mental terjadi ketika pembaca menghubungkan pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki dengan teks bacaan untuk memperoleh pemahaman terhadap isi Latar belakang pengetahuan dan pengalaman akan memberi keragaman terhadap kualitas dan kuantitas pemahaman seseorang. Dalam pembelajaran di kelas, sebagian besar guru Bahasa Indonesia masih menerapkan pembelajaran konvensional yang dicirikan dengan mengandalkan penggunaan metode ekspositori yaitu menjelaskan, memberi contoh, mengajukan pertanyaan, dan memberi tugas secara klasikal. Model pembelajaran seperti ini menunjukan bahwa guru masih menjadi pusat dalam pembelajaran, sementara siswa kurang diberdayakan kemampuannya secara optimal sehingga aktivitas dan partisipasi siswa kurang berarti. Berdasarkan hasil obervasi yang telah dilakukan terhadap siswa kelas V S D N 9 P a t o k a n , pada saat siswa membaca ekstensif banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami dan mengerti makna yang terkandung dalam tulisan yang mereka baca. Seorang guru harus dapat mengatasi permasalahan di atas, yaitu memberikan pembelajaran yang lebih bermakna, menghilangkan asumsi bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia itu membosankan, dan disesuaikan dengan karakteristik serta kemampuan siswa. Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. Upaya untuk mengembangkan kemampuan Bahasa Indonesia diantaranya dengan menerapkan model atau teknik pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa, yaitu mengharuskan siswa bekerja sama dalam satu tim untuk menyelesaikan masalah, menyelesaikan tugas, atau mengerjakan sesuatu untuk tujuan bersama. Salah satu tehnik pembelajaran yang berorientasi pada hal tersebut yaitu tehnik membaca Skimming dan scaning. Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul AuPengaruh Tekhnik Skimming dan Scanning terhadap keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V semester ganjil kelas V S D N 9 P a t o k a n Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2023-2024. Batasan Penelitian Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah, maka batasan penelitian ini hanya dibatasi pada: Pengaruh Tekhnik Skimming dan Scanning terhadap keterampilan membaca . embaca cepa. siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V semester ganjil kelas V S D N 9 P a t o k a n Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2023-2024. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalah dalam penelitan ini adalah sebagai berikut: Apakah terdapat pengaruh Tekhnik Skimming dan Scanning terhadap keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V S D N 9 P a t o k a n Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2023-2024 ? Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah di atas maka penelitian ini bertujuan untuk: Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh tekhnik Skimming dan Scanning terhadap keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V S D N 9 P a t o k a n Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2023-2024. Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. Manfaat Penelitian Adapun manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh guru sebagai bahan pertimbangan dalam memilih model pembelajaran interaktif sebagai variasi dalam mengajar Bahasa Indonesia di SD. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh sekolah sebagai alternatif model pengajaran Bahasa Indonesia yang efektif untuk meningkatkan mutu Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber rujukan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut dan sumber acuan alternatif model Tinjauan Pustaka Keterampilan Membaca Membaca adalah keterampilan reseptif bahasa tulis. Keterampilan membaca dapat dikembangkan secara tersendiri, terpisah dari keterampilan mendengarkan dan berbicara Mulyati . 7: 1. Membaca merupakan suatu kesatuan kegiatan yang terpadu yang mencakup beberapa kegiatan seperti mengenali huruf dan katakata, menghubungkannya dengan bunyi serta maknanya, serta menarik kesimpulan mengenai maksud bacaan. Secara umum dapat disimpulkan bahwa membaca nerupakan proses penerjemahan tanda-tanda dan lambang-lambang kedalam maknanya serta pemaduan makna baru kedalam sistim kognitif dan afektif yang telah dimiliki keterampilan-keterampilan . englihatan dan daya tangka. sehingga dia mengenal atau memhami kata-kata yang cepat dan tepat. Kata keterampilan sering dikaitkan sebagai suatu kemampuan praktek. Keterampilan berasal dari kata terampil yang artinya cakap. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Alwi, 2005: 1. Keterampilan diartikan sebagai kecakapan dalam melaksanakan tugas. Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. Tujuan Membaca Tujuan membaca memang sangat beragam, bergantungan pada situasi dan berbagai kondisi pembaca. Akhadiah . 1: 24-. secara umum tujuan ini dapat dibedakan sebagai berikut: Salah satu tujuan membaca ialah untuk mendapatkan informasi. Ada orang-orang tertentu yang membaca dengan tujuan agar citra dirinya Mereka ini mungkin membaca karya para penulis kenamaan, bukan karena berminat terhadap karya tersebut melainkan agar orang memberikan nilai positif terhadap diri sendiri. Ada kenyataan,misalnya pada saat ia merasa jenuh,sedih, bahkan putus asa. Mungkin juga orang membaca untuk tujuan rekreatif, untuk mendapat kesenangan atau hiburan, seperti halnya menonton film atau bertamasya. Bacaan yang dipilih untuk tujuan ini ialah bacaan-bacaan ringan atau sejenis bacaan yang disukainya, misalnya cerita tentang cinta, petualangan, dan sebagainya. Pengertian Tekhnik Skimming dan Scanning Tarigan . mendefinisikan membaca skimming . adalah suatu tipe mmembaca dengan cara meliputi atau menjelajah bahan bacan secara cepat agar dapat memetik ide-ide utama, sedangkan scanning . adalah suatu teknik pembacaan sekilas tetapi dengan teliti dengan maksud menemukan informasi khusus, informasi tertentu dari bahan bacaan. Dapat disimpulkan bahwa skimming dan scanning adalah teknik membaca cepat yang sangat bermanfaat bagi orang-orang yang dihadapkan pada banyak literatur sementara hanya ada sedikit waktu untuk mencari informasi yang Sering terjadi kerancuan dalam membedakan antara skimming dan Keduanya merupakan teknik membaca cepat, hanya saja berbeda tujuan . Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. Metodologi Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif banyak dipergunakan baik dalam ilmu-ilmu alam maupun ilmu-ilmu sosial. Pendekatan ini juga digunakan sebagai cara untuk meneliti berbagai aspek dari pendidikan. Istilah penelitian kuantitatif sering dipergunakan dalam ilmu-ilmu sosial untuk membedakannya dengan penelitian kualitatif. Rancangan penelitian dapat diartikan sebagai strategi mengatur latar . penelitian, dalam hal ini bertujuan agar peneliti memperoleh data yang tepat . sesuai dengan karakteristik variabel dan tujuan penelitian. Dalam penelitian ini rancangan yang digunakan adalah eksperimen. Dalam eksperimen ini peneliti menentukan dua kelompok, yaitu kelompok yang satu sebagai kelompok perbandingan . ontrol grou. dan kelompok yang satunya lagi disebut yang dibanding . ksperimen grou. Dengan membandingkan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol peneliti ingin mengetahui perbedaan antara variabel X dan variabel Y. Teknik pengumpulan data merupakan cara yang digunakan oleh peneliti guna memperoleh data. Penggunaan metode penelitian yang tepat sangat penting dalam sebuah penelitian ilmiah. Agar data yang diperoleh sesuai dengan yang Metode Observasi Observasi adalah semua kegiatan yang ditujukan untuk mengamati, merekam, dan mendokumentasikan setiap indikator dari proses dan hasil yang dicapai . erubahan yang terjad. baik yang ditimbulkan oleh tindakan terencana maupun akibat sampingannya Metode Wawancara Metode interview atau wawancara digunakan dalam penelitian ini sebagai metode penunjang dalam pengumpulan data, keyakinan, perasaan, dan motif seseorang terhadap sesuatu sementara pihak responden tidak perlu dituntut untuk pandai membaca dan menulis. Hadari Nawawi berpendapat bahwa : Au interview adalah sebagai usaha pengumpulan informasi dengan mengajukan sejumlah pertanyaan secara lisan untuk dijawab secara lisan pula Au . 8 : . Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. Metode Dokumentasi Metode dokumentasi adalah suatu pengmpulan data yang diperoleh dari catatan transkip atau dokumen-dokumen yang memang sudah ada. Hal ini sesuai dengan pendapat Suharsimi Arikonto bahwa AuMetode dokumentasi mencari data mengenai variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah prasasti, kegger dan agendaAy . 7 : 188 ). Instrument dalam penelitin ini alat yang digunakan sebuah teks bacaan dan 5 butir pertanyaan yang ditujukan kepada siswa kelas V untuk mengetahui tingkat keterampilan membaca siswa yang dilakukan dengan cara praktek membaca cepat dan ketepatan menjawab pertanyaan secara lisan, serta rubrik penilaian yang mencakup dua aspek penilaiaan di antaranya yaitu, kecepatan membacan dan ketepatan menjawab yang sudah dikonsultasikan dengan dosen Bahasa Indonesia dan guru kelas V di MI Salafiyah SyafiAoiyah untuk mengetahui tingkat kemampuan membaca siswa kelas V MI Salafiyah SyafiAoiyah Asembagus Kabupaten Situbondo. Instrumen yang baik harus memenuhi persyaratan penting Uji validitas Uji validitas dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui apakah instrumen yang akan diberikan kepada siswa mempunyai validitas tinggi. Uji validitas dilakukan dengan melihat karakter dari validitas. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kuantitatif. Data kuantitatif digunakan untuk menentukan hubungan Kecerdasan interpersonal terhadap keterampilan membaca siswa. Analisi data yang digunakan Uji Hipotesis. Adapun rumus statistik yang penulis pergunakan untuk pengujian hipotesa adalah rumus statistik uji beda atau uji t dengan bantuan program SPSS19. Sedangkan rumusnya adalah sebagai berikut : Pengujian dilakukan dengan taraf signikan 5 % dengan derajat kebebasan untuk pembilang . N1 N2 Ae 2. M1-M2 OcX12 OcX 22 N1 N2 Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. N1 N2 - 2 N1 N2 M1: Mean sampel pertama Kelas V. M2: Mean sampel kedua Kelas V. N1: Jumlah individu sampel pertama N2: Jumlah individu sampel kedua X1: Penyimpangan variabel pertama terhadap M1 X2: Penyimpangan variabel kedua terhadap M2 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Pengumpulan data dari responden sebelum dilaksanakan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya keterampilan membaca mata pelajaran Bahasa Indonesia antar siswa yang belajar dengan Tekhnik Skimming dan Scanning dengan siswa yang belajar secara Konvensional bagi siswa MI. Salafiah SyafiAoiyah Asembagus. dengan melihat nilai ulangan harian yang sudah ada pada guru mata pelajaran Bahasa Indonesia pada kelas V A dan Kelas V B, maka dapat diketahui masing-masing Dalam menggunakan rancangan eksperimen, kelompok pembending . ontrol grou. dan kelompok yang dibanding (Eksperimen grou. harus mempunyai kualitas yang sama atau tidak jauh berbeda. Pengumpulan data dari responden tersebut ternyata kelas V A adalah siswa yang belajar dengan Tekhnik Skimming dan Scanning sedangkan kelas V B adalah siswa yang belajar secara Konvensional. Adapun hasil keterampilan membaca responden baik yang belajar dengan Tekhnik Skimming dan Scanning maupun yang belajar secara Konvensional dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 4. 1: Daftar Nilai keterampilan membaca Bahasa Indonesia Setelah Diadakan Perlakuan Dari Siswa Yang Belajar Dengan Tekhnik Skimming dan Scanning Dan Dari Siswa Yang Belajar Secara . Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. Konvensional kelas V S D N 9 P a t o k a n Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2023-2024. Kelas No. V A (Belajar dengan Tekhnik V B (Belajar secara Responden Skimming dan Scanning ) Konvensiona. Analisa Data Setelah data terkumpul maka diadakan analisa data untuk menguji Analisa data dilakukan dengan metode statistik dengan rumus uji beda . Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. atau t-tes yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan antara dua Dalam penelitian ini menggunakan rumus t-tes untuk menentukan taraf signifikan 5 %. Apabila dari hasil perhitungan harga t hitung lebih kecil dari t tabel maka berdasarkan taraf signifikan 5 % hipotesis nilai diterima. Jika harga dari t hitung lebih besar dari t tabel maka berdasarkan taraf signifikan 5 % hipotesis kerja diterima dan menolak hipotesis nihil. Karena analisis dalam penelitian menggunakan metode statistik, maka hipotesis nihil dirubah menjadi hipotesis kerja. Hipotesis kerja yang digunakan adalah keterampilan membaca mata pelajaran Bahasa Indonesia antara siswa yang belajar dengan Tekhnik Skimming dan Scanning dengan siswa yang belajar secara Konvensional bagi siswa kelas V S D N 9 P a t o k a n Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2023-2024. Uji Validitas Menurut Nana Syaodih . ada beberapa karakteristik dari validitas: Pertama, validitas sebenarnya menunjuk kepada hasil dari penggunaan instrumen tersebut bukan pada instrumennya. Suatu instrumen dikatakan valid atau memiliki validitas bila instrumen tersebut benar-benar mengukur aspek atau segi yang akan Kedua, validitas menunjukkan suatu drajat atau tingkatan, validitasnya tinggi, sedang atau rendah, bukan valid dan tidak valid. Ketiga, validitas instrumen juga memiliki spesifikasi tidak berlaku umum. Salah satu jenis validitas yaitu, terdapat validitas konstruk . onstruct validit. , berkenaan dengan konstruk atau struktur dan karakteristis psikologis aspek yang akan diukur dengan instrumen. Apakah konstruk tersebut dapat menjelaskan perbedaan atau perilaku individu berkenaan dengan aspek yang akan diukur. Pengujian Hipotesis Perhitungan statistik pada penelitian siswa yang belajar dengan Tekhnik Skimming dan Scanning Jumlah nilai sampel pertama . Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. M1 = Jumlah responden sampel pertama M1 = = 96,7 siswa yang belajar secara Konvensional M2 = M2 = Jumlah nilai sampel pertama Jumlah responden sampel pertama = 80 Rumus yang digunakan untuk menghitung nilai t dari rumus uji beda atau t-tes adalah : M1-M2 N1 N2 - 2 N1 N2 1960,2 11456 20 20 - 2 20 x 20 N1 N2 96,7-80 OcX12 OcX 12 353,058 35,305 Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. 16,7 = 2,810 5,941 db = N1 N2-2 = 20 20 -2 = 38 Taraf signifikansi dalam penelitian ini adalah 5 %, maka jika db = 38 nilai t yang didapatkan dari tabel nilai adalah 0,312 Tabel 4. 6 : Rekapitulasi hasil pengujian hipotesis Jenis Analisa Statistik Empirik -hitun. t-Tabel Keputusan Kesimpulan Uji beda/ uji 2,810 0,312 Ha diterima Ada perdaan yang nyata Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh harga t = 2,810 dilanjutkan harga t hitung dibandingkan dengan harga t tabel dengan taraf signifikan 5 % dan derajat kebebasan . = 38 adalah 0,312 sesuai dengan konsensus yang ada pada bab analisis data, ketentuan pengujian hipotesis adalah sebagai berikut : Menerima hipotesis nihil (H. jika AutAy hitung < AutAy tabel ( t hitung lebih kecil dari t tabel ). Menerima hipotesis kerja (H. jika AutAy hitung > AutAy tabel ( t hitung lebih besar dari t tabel ). Hasil Penelitian Adapun pengujian hipotesis tersebut hasilnya adalah sebagai berikut : hasil perhitungan statistik tentang keterampilan membaca mata pelajaran Bahasa Indonesia antara siswa yang belajar dengan Tekhnik Skimming dan Scanning dengan siswa yang belajar secara Konvensional pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa kelas V S D N 9 P a t o k a n Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2023-2024, ternyata t hitung hasilnya lebih besar dari . Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. pada t yang tercantum dalam tabel . -tabe. Hal ini dapat ditujukkan bahwa harga t hitung adalah 2,810 sedangkan t tabel untuk derajat kebebasan . sama dengan 38 adalah 0,312. Melihat kenyataan di atas maka hipotesa kerja yang diajukan dapat diterima dan sangat singnifikan. Yang berarti ada perbedaan keterampilan membaca antara siswa yang belajar dengan Tekhnik Skimming dan Scanning dengan siswa yang belajar secara Konvensional pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa kelas V S D N 9 P a t o k a n Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2023-2024. Berdasarkan dari hasil observasi keterampilan membaca dari kedua kelas tersebut, setelah diadakan perlakuan belajar pada salah satu kelas, maka dapat dibandingkan rata-rata kelasnya. Ternyata rata-rata kelas dari siswa yang belajar dengan Tekhnik Skimming dan Scanning mempunyai peningkatan yang sangat berarti yaitu yang terjadi dikelas V A. Sebelum diberi perlakuan belajar dengan Tekhnik Skimming dan Scanning kelas V A mempunyai rata-rata kelas kurang dari 80. Setelah diberi perlakuan belajar dengan Tekhnik Skimming dan Scanning kelas V A mempunyai rata-rata kelasnya menjadi 96,7 dan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Tekhnik Skimming dan Scanning dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa. Sedangkan pada belajar secara Konvensional tidak menunjukkan peningkatan hasil yang berarti, sebagai contoh yang terjadi pada kelas V B pada ulangan harian yang pertama rata-rata ulangan harian kelasnya adalah 80, setelah diadakan ulangan harian berikutnya dengan tidak memberikan perlakuan belajar seperti yang terjadi di kelas V A, maka nilai rata-rata kelasnya adalah 96,7. hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa belajar secara Konvensional tidak menunjukkan peningkatan yang berarti dengan kata lain dapat diartikan bahwa belajar secara Konvensional tidak dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa secara maksimal. Setelah dilakukan perhitungan dengan rumus statistik dan membandingkan rata-rata ulangan harian dari kedua kelas tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Tekhnik Skimming Scanning keterampilan membaca siswa dengan kenyataan di atas, maka dapat memperkuat . Jurnal CONSILIUM (Education and Counseling Journa. dan membenarkan asumsi serta pendapat para tokoh-tokoh pendidikan bahwa belajar dengan Tekhnik Skimming dan Scanning hasilnya akan lebih baik dari pada belajar secara Konvensional. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, analisis data, penguji hipotesis dan diskusi maka penulis dapat menyimpulakan bahwa AuAda pengaruh Pengaruh Tekhnik Skimming dan Scanning terhadap keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kkelas V S D N 9 P a t o k a n Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2023-2024Ay. Perbedaan keterampilan membaca tersebut menunjukkan bahwa dengan Tekhnik Skimming dan Scanning hasilnya lebih baik dari pada belajar secara KonvensionalAy. Saran-saran Hasil penelitian ini hendaknya dapat digunakan oleh guru sebagai bahan pertimbangan dalam memilih model pembelajaran interaktif sebagai variasi dalam mengajar Bahasa Indonesia di SD. Hasil penelitian ini hendaknya dapat digunakan oleh sekolah sebagai alternatif model pengajaran Bahasa Indonesia yang efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Hasil penelitian ini hendaknya dapat dijadikan sebagai sumber rujukan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut dan sumber acuan alternatif model pembelajaran. DAFTAR PUSTAKA