Ketepatan Penggunaan Diksi dalam Media Berita Online Reaksipress di Kabupaten Maros Baharuddin Lagasa1. Muhammad Ali2. Irwan Fadli3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. FKIP Universitas Muslim Maros baharuddinlagasa@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menemukan serta menganalisis ketepatan diksi yang digunakan di dalam media berita online Reaksipress di Kabupaten Maros. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian dilakukan dengan teknik analisis isi, yaitu membaca keseluruhan isi berita lalu menandai jenis diksi yang ditemukan sesuai dengan teori yang digunakan, kemudian diksi yang telah ditemukan akan dikelompokkan ke dalam sebuah tabel beserta keterangan nama atau jenis diksi dan tanggal rilisnya. Diksi yang dianggap kurang tepat akan diperbaiki ketepatannya agar sesuai ke dalam konteks kalimat berita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, peneliti menemukan sebanyak 37 data yang terbagi ke dalam 8 jenis diksi yaitu 7 kata ilmiah, 6 kata umum, 5 kata khusus, 4 kata asing, 5 kata serapan, 5 kata konotatif, 3 kata sinonim dan 2 kata nonbaku. Ketidaktepatan diksi yang ditemukan ada 11, yang terdiri dari tiga ketidaktepatan penggunaan kata ilmiah, satu ketidaktepatan penggunaan kata umum, satu ketidaktepatan penggunaan kata asing, satu ketidaktepatan penggunaan kata konotatif, dua ketidaktepatan penggunaan kata sinonim, satu ketidaktepatan penggunaan kata serapan dan dua ketidaktepatan penggunaan kata nonbaku. Kata Kunci: Analisis Ketepatan Diksi. Media Berita Online. Reaksipress Maros PENDAHULUAN lisan misalnya ucapan yang dilontarkan dari Bahasa dalam kehidupan sehari-hari begitu mulut penutur bahasa harus jelas dan baik agar besar pengaruhnya untuk melahirkan suatu dapat dengan mudah pula ditangkap dan proses komunikasi antar sesama manusia. Bahasa dimaknai oleh penerima tutur bahasa. Ada juga hadir di tengah masyarakat sebagai sarana untuk yang disebut bahasa tulis, yaitu penggunaan menyampaikan suatu pesan yang diberikan oleh bahasa dalam suatu kalimat yang dituangkan penutur kepada penerima tutur. Komunikasi yang penulis lewat tulisan-tulisannya, bahasa tulis juga baik dapat tercipta apabila pengirim dan harus baik untuk diterima oleh seorang pembaca, penerima bahasa dapat benar- benar menguasai karena dalam bahasa tulis sangat bergantung bahasa yang akan disampaikan, dalam bahasa pada pilihan kata dan kalimat yang digunakan Lagasa. Ali. Fadli Jurnal Idiomatik Vol. No. Juni 2021 oleh penulis, pilihan kata yang dimaksud yaitu penelitian ini untuk menganalisis ketepatan diksi dalam media berita online Reaksipress di Diksi Bahasa Kabupaten Maros. Penggunaan diksi yang Indonesia (KBBI) adalah pemilihan kata yang kurang tepat sering ditemukan pada media berita memiliki makna tepat dan selaras atau dalam online, karena diksi yang dituangkan oleh penulis berita harus mampu memberikan informasi yang Kamus Besar memiliki kecocokan dalam dapat dengan mudah diserap oleh masyarakat pembicaraan, peristiwa dan khalayak pembaca atau pendengar pilihan kata. Seorang penulis interpretasi yang tinggi, itu yang membuat sangat dituntut memiliki sejumlah kosakata yang mengapa diksi dalam satu berita sangat menarik banyak dalam menciptakan sebuah karya tulis. untuk diteliti keefektifannya. Ketepatan diksi tidak hanya diterapkan dalam dunia karya sastra saja, tetapi penggunaannya juga ditemukan di dalam dunia bahasa tulis Bahasa jurnalistik merupakan bahasa yang digunakan oleh wartawan . dalam menulis karya-karya jurnalistik di media massa. Kurniawan dalam (Badudu, 1988:. Bahasa jurnalistik memiliki sifat yang khas yaitu singkat, padat, sederhana, lancar, jelas, lugas dan Sifat-sifat merupakan hal yang harus dipenuhi oleh seorang jurnalis mengingat surat kabar dibaca oleh semua lapisan masyarakat yang tidak sama tingkat Bahasa interpretasi yang berbeda-beda sesuai dengan pemilihan diksi oleh jurnalis. jika diksi yang digunakan oleh penulis berita terlalu ambigu maka makna yang diterima juga akan berbeda sesuai dengan tingkat penafsiran oleh masingmasing pembaca berita tersebut, bahkan tidak jarang pembaca menganggap bahwa diksi yang Berdasarkan penjelasan mengenai diksi dan penelitian yang dilakukan yaitu Penelitian Kualitatif berupa Analisis isi . ontent analysi. Subjek pada penelitian ini yaitu berita pada media online yang ada di Kabupaten Maros, yaitu Reaksipress. Berita yang dipilih merupakan berita yang dirilis pada bulan April 2020. Fokus penelitian ini yaitu diksi pada berita media online yang ada di Kabupaten Maros, yaitu Reaksipress. Langkah-langkah analisis data yang dilakukan adalah: . Membaca berita yang akan dijadikan setiap diksi yang dianggap merupakan diksi khusus atau umum. Mengelompokkan semua kata yang termasuk ke dalam diksi. Mengidentifikasi sehingga ditemukan diksi yang tepat pada berita Membuat Membuat penjelasan mengenai diksi yang telah ditemukan dalam berita. digunakan salah dan kurang tepat. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan, subjek penelitian. Mencari serta menandai METODE dimulai dari bulan April hingga Juni 2020. Jenis Ketepatan Penggunaan Diksi dalam Media Berita Online Reaksipress di Kabupaten Maros HASIL DAN PEMBAHASAN Diksi Data Penelitian Kata Konotatif Turun Tangan Kata Konotatif Dikucurkan 6, 7, 9, 11, 13, 14, 16, 21, 22, 23, dan 28. Secara Kata Sinonim Melabrak Kata Nonbaku Berseliweran digunakan di dalam data dan sebanyak 37 kali Kata Umum Televisi selama 17 hari terbit. Berikut ini merupakan hasil Kata Serapan Kemaslahatan analisis data yang disajikan ke dalam bentuk Kata Khusus PKB Maros Kata Ilmiah Konsolidasi Tabel 1. Klasifikasi Diksi pada Media Berita Online Reaksipress. Kata Ilmiah Warakawuri Kata Konotatif Dihantui Diksi Data Penelitian Kata Khusus Kendaraan Roda Dua Kata Khusus Fasilitas Kesehatan Kata Ilmiah Polemik. Garda Kata Ilmiah Verifikasi. Animo sesuai urutan tanggal rilisnya di bulan April. Kata Umum Pedagang. Kasus Jenis diksi yang ditemukan berupa kata ilmiah. Kata Asing Take Away kata umum, kata khusus, kata asing, kata serapan. Kata Serapan Invasi. Disinfektan konotatif, sinonim dan kata nonbaku. Diksi yang Kata Umum Lembaga ditemukan dimulai pada tanggal 1 April 2020 Kata Khusus Masjid hingga tanggal 28 April 2020. Diksi yang Kata Asing Screening Kata Konotatif Angin Segar terhadap konteks kalimat berita. Kata Sinonim Mendera Kata Asing Physical Distancing Kata Umum Kendaraan Kata Konotatif Dilayangkan Kata Asing Urgent Kata Umum Sabun Kata Sinonim Sembari Kalimatnya adalah AuKekurangan Alat Kata Serapan Mobilitas Pelindung Diri (APD) di sejumlah fasilitas Kata Ilmiah Masif kesehatan dan rumah sakit. Ay Kata fasilitas Kata Serapan Higienis kesehatan merupakan kata khusus dari kata Kata Nonbaku Neko-neko umum fasilitas. Penggunaan kata ini tepat karena Kata Khusus Mesin Jahit sudah sesuai dengan konteks dalam kalimat dan Data yang diperoleh dalam penelitian ini merupakan data dari media berita online Reaksipress edisi April 2020 tanggal 1, 2, 3, 4, 5. Tabel 1 mengklasifikasikan sebanyak 33 nomor baris diksi yang ditemukan setiap hari Kata pertama yang ditemukan, total kata khusus yang ditemukan dalam penelitian ini sebanyak 5 kata. Kata khusus adalah kata- kata yang mengacu kepada pengarahan- pengarahan yang khusus dan Keraff . 6:89-. Salah satu kata khusus yang ditemukan adalah kata fasilitas Lagasa. Ali. Fadli Jurnal Idiomatik Vol. No. Juni 2021 tidak menimbulkan pertanyaan bagi pembaca juga menghentikan sementara proses pendaftaran mengenai fasilitas apa yang dimaksud dalam dan verifikasi online bagi para peserta. Ay Kata konteks berita, penulis menyebutkan secara verifikasi diserap dari bahasa Inggris yaitu spesifik fasilitas yang mengalami kendala verification, kata populer dari kata verifikasi kekurangan APD yaitu fasilitas kesehatan. adalah pemeriksaan. Penggunaan kata ini sudah Kata umum juga ditemukan pada penelitian tepat karena sesuai dengan konteks dalam ini, kata umum merupakan pasangan dari kata Kata umum adalah kata yang mempunyai penundaan verifikasi data secara online bagi cakupan ruang lingkup yang luas, kata-kata umum menunjuk kepada banyak hal, kepada dimaksud penulis di sini sudah menjelaskan himpunan, dan kepada keseluruhan atau biasa tentang suatu proses pemeriksaan kebenaran disebut dengan istilah hipernim. Keraff . 6:89- sebuah data yang dilakukan secara online. Verifikasi Total kata umum yang ditemukan dalam Selanjutnya ada sebanyak 5 kata serapan penelitian ini sebanyak 5 kata. Salah satu kata yang ditemukan dalam penelitian ini. Kata umum yang ditemukan adalah kata pedagang. serapan adalah kata yang berasal dari bahasa Kalimatnya adalah AuAkan rugi juga kan kalau daerah atau bahasa asing yang telah disesuaikan nanti pedagang buka di PTB, tapi sepi pembeli. Ay dengan wujud atau struktur bahasa Indonesia. Kata pedagang di dalam konteks kalimat berita Keraff . 6:89- . Salah satu kata serapan masih sangat umum, karena pedagang memiliki yang ditemukan adalah kata invasi. Kalimatnya cakupan kata khusus seperti: pedagang buah, adalah AuAkibat invasi makhluk lain, maka pasti pedagang bakso, pedagang es kelapa dan lain ada yang diberi ilham untuk mengetahui tanda bahaya itu diantara mereka. Ay Kata invasi Penggunaan kata pedagang di dalam merupakan kata serapan dari bahasa Inggris, konteks berita sudah tepat, walau penulis tidak invation yang artinya berbondong-bondong menyebutkan pedagang apa yang dimaksud, memasuki suatu daerah atau negeri dengan tetapi pembaca sudah dapat memahami bahwa maksud menyerang. Penggunaan kata ini sudah pedagang yang dimaksud adalah pedagang tepat karena sesuai dengan konteks dalam sehari-hari yang sering dijumpai di kawasan kalimat yang menjelaskan adanya penyerangan Pantai Tak Berombak di Maros. wabah virus yang mengancam nyawa. Selanjutnya ada sebanyak 7 kata ilmiah yang Selanjutnya ada sebanyak 4 kata asing yang ditemukan dalam penelitian ini. Kata ilmiah ditemukan dalam penelitian ini. Kata asing adalah kata yang dipakai oleh kaum terpelajar, adalah adalah unsur-unsur yang berasal dari terutama dalam tulisan- tulisan ilmiah. Kata bahasa asing yang masih dipertahankan bentuk ilmiah juga merupakan kata-kata yang biasanya aslinya karena belum menyatu dengan bahasa diserap dari bahasa asing. Keraff . 6:89-. Keraff . 6:89-. Salah satu kata Salah satu kata ilmiah yang ditemukan adalah asing yang ditemukan adalah kata take away. kata kata verifikasi. Kalimatnya adalah AuPanitia Kata take away merupakan kata asing yang jika Ketepatan Penggunaan Diksi dalam Media Berita Online Reaksipress di Kabupaten Maros diterjemahkan artinya bawa pulang. Kata take yang sama. (Wikipedia: 2. Salah satu kata away merupakan salah satu istilah di dalam dunia sinonim yang ditemukan adalah kata mendera. restoran yang berarti bahwa pesanan kita akan Kalimatnya adalah AuSemoga di Ramadan ini, dibungkus untuk dibawa pulang, lawan dari take wabah yang mendera bangsa kita ini telah away adalah dine in yang artinya makan di Ay Kata mendera merupakan sinonim dari Penggunaan kata take away di dalam kata memukul. Penggunaan kata ini sudah tepat, konteks berita ini sudah tepat, karena sesuai sebab sesuai dengan konteks kalimat yang dalam konteks kalimat yang menjelaskan bahwa disampaikan bahwa wabah virus ini membuat pembukaan PTB dilakukan dengan sistem bangsa kita merasa terpukul, jika penggunaannya membungkus belanjaan untuk dibawa pulang. diganti dengan kata memukul, maka dapat Selanjutnya terdapat 5 kata asing yang ditemukan dalam penelitian ini. Kata konotatif diartikan yang lain dan akan menjadi kata yang bersifat konotatif. adalah suatu jenis makna kata yang mengandung Jenis pilihan kata terakhir yang ditemukan arti tambahan, imajinasi atau nilai rasa tertentu. dalam penelitian ini adalah kata nonbaku. Kata Konotasi mengacu pada makna kias atau makna nonbaku adalah kata tidak baku yang tidak sesuai bukan sebenarnya. Keraff . 6:89-. dengan kata dalam kadiah bahasa Indonesia. Salah satu kata konotatif yang ditemukan Salah satu kata nonbaku yang ditemukan adalah adalah kata dilayangkan. Kalimatnya adalah kata neko- neko. Kalimatnya adalah AuUntuk 450 AuRencana tersebut bertentangan dengan putusan VA tidak ada lagi neko-neko, itu gratis tanpa uji materi yang dilayangkan oleh OC Kaligis dan embel-embel. Ay Kata neko-neko merupakan kata Surya Dharma Ali ke Mahkamah Konstitusi nonbaku dari bahasa Jawa, kata bakunya adalah (MK) pada 2017 silam Kata dilayangkan macam-macam. Penggunaan kata neko-neko merupakan konotatif yang artinya diterbangkan. kurang tepat dan dapat digantikan dengan kata Kata dilayangkan berasal dari kata dasar layang macam- macam agar kalimat menjadi lebih baku yang artinya terbang. Kata dilayangkan di sini serta dapat dipahami oleh masyarakat di seluruh bukan berarti melayang atau terbang, oleh sebab Indonesia. itu penulis menggunakannya sebagai kata Berita juga merupakan salah satu sumber konotatif yang dapat ditafsirkan maknanya oleh informasi yang harus mengutamakan pemilihan Penggunaan kata dilayangkan sebagai kata yang baik dan menarik, namun tidak ungkapan dalam berita, sudah tepat karena sesuai dengan konteks kalimat, apabila menggunakan dalam media berita online Reaksipress edisi April kata diterbangkan akan memiliki arti yang berbeda dan tidak sesuai dengan konteks kalimat. aturan-aturan Selanjutnya terdapat 3 kata sinonim yang diantaranya ada tiga ketidaktepatan penggunaan ditemukan dalam penelitian ini. Kata sinonim kata ilmiah. Salah satu ketidaktepatan kata ilmiah adalah suatu kata yang memiliki bentuk yang yang ditemukan adalah kata masif. Kalimatnya berbeda namun memiliki arti atau pengertian adalah AuKarena itu, gerakan cegah Covid-19 Lagasa. Ali. Fadli Jurnal Idiomatik Vol. No. Juni 2021 masif dilakukan warga Maros. Ay Kata masif urgent terlalu berlebihan sehingga konteks merupakan kata ilmiah yang hanya digunakan kalimat terkesan tidak sesuai yang hanya berisi dalam konteks-konteks tertentu, kata populer dari sebuah perintah, yang seharusnya lebih tepat jika kata masif adalah kuat, kukuh. Pemilihan kata menggunakan bahasa Indonesia yang merupakan kuat dapat menggantikan kata masif, sebab kata maknanya sendiri yaitu kata penting. masif masih begitu asing bagi sebagian orang Selanjutnya yang membaca ataupun mendengarnya. Konteks sebuah berita akan menjadi mudah dicerna Ketidaktepatan kata konotatif yang ditemukan apabila penulis menggunakan kata yang populer adalah kata dikucurkan. Kalimatnya adalah di kalangan masyarakat. AuBelum lagi anggaran yang dikucurkan terlalu Selanjutnya ditemukan satu ketidaktepatan kecil untuk bencana global ini. Ay Kata dikucurkan penggunaan kata umum. Ketidaktepatan kata merupakan konotatif dari kata dikeluarkan. Kata umum yang ditemukan adalah kata kasus. dikucurkan berasal dari kata dasar kucur yang Kalimatnya adalah AuSedangkan sekarang jumlah artinya keluar secara memancur . iasanya kasus semakin bertambah. Ay Kata kasus di dalam menyangkut tentang ai. Penggunaan kata konteks kalimat berita ini dapat menimbulkan pertanyaan bagi para pembaca berita, karena dikeluarkan agar lebih mudah dipahami oleh mencakup sejumlah kata yang lebih khusus, seluruh lapisan masyarakat. apakah yang dimaksud itu kasus pembunuhan. Selanjutnya ditemukan dua ketidaktepatan kasus pembegalan, kasus pencurian dan lain Penggunaan kata kasus kurang tepat ketidaktepatan kata sinonim yang ditemukan karena memiliki cakupan yang lebih rinci adalah kata sembari. Kalimatnya adalah AuSelain sehingga dapat lebih dikhususkan mengenai kasus apa yang ingin diutarakan kepada disinfektan pada kendaraan yang memasuki pembaca, terlepas dari penulis telah menjelaskan wilayah Kelurahan Soreang, sembari membagi- kasus yang dimaksud pada paragraf di bawahnya, bagikan masker kepada warga yang melintas. Ay akan tetapi sebuah inti penyampaian di dalam Penggunaan kata sembari dapat diganti menjadi berita harus disertakan pada paragraf awal atau kata sambil agar lebih mudah dipahami oleh paragraf pendahuluan. seluruh lapisan masyarakat. Selanjutnya Salah Selanjutnya ditemukan satu ketidaktepatan penggunaan kata serapan. Ketidaktepatan kata Ketidaktepatan kata asing yang ditemukan adalah kata urgent. Kalimatnya adalah AuKalau tidak Kalimatnya AuKami terlalu urgent tolong tidak usah keluar rumah. HPPMI UIM Penggunaan organisasi kedaerahan di kabupaten Maros juga Maros menjadi kata penting agar dapat dipahami oleh seluruh kalangan masyarakat. Penggunaan kata Ay Kata kemaslahatan merupakan kata Ketepatan Penggunaan Diksi dalam Media Berita Online Reaksipress di Kabupaten Maros serapan dari bahasa Arab, maslahah yang artinya pada kata tertentu, karena berita di sebuah media manfaat atau keselamatan. Penggunaan kata ini lebih tepat jika diganti menjadi kata keselamatan, kalangan yang berbeda daya pemahaman dalam agar pesan yang ingin disampaikan dalam menginterpretasi sebuah kata. masyarakat luas. Peneliti menemukan ada 11 ketidaktepatan diksi yang terdapat pada media berita online Kemudian Reaksipress edisi April 2020. Kesalahan diksi Ketidaktepatan kata nonbaku yang ditemukan ketidaktepatan penggunaan kata ilmiah, satu adalah kata neko-neko. Kalimatnya adalah ketidaktepatan penggunaan kata umum, satu AuUntuk 450 VA tidak ada lagi neko-neko, itu ketidaktepatan penggunaan kata asing, satu gratis tanpa embel- embel. Ay Penggunaan kata ketidaktepatan penggunaan kata konotatif, dua neko-neko dapat digantikan menjadi kata macam- ketidaktepatan penggunaan kata sinonim, satu macam agar kalimat menjadi lebih baku dan ketidaktepatan penggunaan kata serapan dan dua dapat dipahami oleh pembaca. Kalimat dapat ketidaktepatan penggunaan kata nonbaku. diubah menjadi AuUntuk 450 VA tidak ada lagi macam-macam, itu gratis tanpa embel- embel. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, ditemukan beberapa jenis diksi yang terdapat pada media berita online Reaksipress edisi April 2020. Total diksi yang ditemukan ada 8 jenis dan sebanyak 37 kali selama 17 hari terbit. Diksi yang ditemukan berupa 7 kata ilmiah, 6 kata umum, 5 kata khusus, 4 kata asing, 5 kata serapan, 5 kata konotatif, 3 kata sinonim dan 2 kata nonbaku. Pilihan kata yang ditemukan dapat berupa kata yang sudah tepat penggunaannya di dalam konteks kalimat yang mengikutinya, dan ada juga yang dinilai kurang tepat terhadap konteks Kesalahan dalam memilih sebuah kata oleh penulis maupun redaktur berita media Saran Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi masukan yang baik bagi para pembuat berita serta acuan bagi penelitian serupa. Adapun saran yang ingin disampaikan peneliti kepada Redaktur, berita adalah hendaknya memiliki ketangkasan dalam memilih dan menyunting diksi mana yang dianggap tepat untuk dijadikan konteks kalimat berita yang pas dan tidak ambigu saat dibaca oleh seluruh lapisan masyarakat. Penulis berita dituntut memilki kosakata yang lebih agar pandai dalam menyusun sebuah tulisan menjadi sebuah kalimat dan paragraf yang padu dan perlu menguasai ketepatan penggunaan diksi agar berita yang mengedepankan kaidah penulisan bahasa di setiap kalimatnya. DAFTAR PUSTAKA