K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 ISSN 2808-4667 PENGARUH SOCIAL MEDIA INFLUENCER TERHADAP PURCHASE INTENTION PRODUK FASHION BAGI GENERASI Z DI APLIKASI INSTAGRAM Kevin Surawi Program Studi Manajemen. Fakultas Bisnis dan Akuntansi Universitas Katolik Musi Charitas e-mail : kevinsurawi@gmail. ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan umtuk membuktikan dan menganalisis pengaruh seorang social media influencer yang terdiri dari varibael source credibility, source attractiveness, product match-up dan meaning transfer terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi Z di Indonesia. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang telah memenuhi kriteria dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji t menunjukkan bahwa source credibility memiliki pengaruh yang positif namun tidak signifikan terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram, sedangkan source attractiveness, product match-up dan meaning transfer memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram. Hasil uji F menunjukkan bahwa source credibility, source attractiveness, product match-up dan meaning transfer secara simultan mempengaruhi purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram. Kata Kunci: Social Media Influencer. Source Credibility. Source Attractiveness. Product Match-Up. Meaning Transfer. Purchase Intention. Produk Fashion. Generasi Z. Instagram. ABSTRACT This study aims to prove and analyze the influence of a social media influencer consisting of various source credibility, source attractiveness, product match-up, and meaning transfer on purchase intention of fashion p`roducts for Z generation on Instagram. The population in this study is Z generation in Indonesia. The sample in this study amounted to 100 respondents who had met the criteria using a purposive sampling technique. The t-test results show that source credibility has a positive but insignificant effect on purchase intention of fashion products for Z generation on Instagram, while source attractiveness, product match-up, and meaning transfer have a positive and UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 ISSN 2808-4667 significant effect on purchase intention of fashion product for Z generation Z on Instagram. The results of the F test show that source credibility, source attractiveness, product match-up, and meaning transfer simultaneously affect the purchase intention of fashion products for Z generation on Instagram. Keywords: Social Media Influencer. Source Credibility. Source Attractiveness. Product Match-Up. Meaning Transfer. Purchase Intention. Fashion Products. Z Generation. Instagram. PENDAHULUAN Di Indonesia, pertumbuhan pengguna internet setiap tahunnya terus meningkat. Pada pada akhir Januari 2020 oleh media sosial Hootsuite bersama dengan agensi social marketing We Are Social (Global Digital Reports 2. , hampir 64% penduduk Indonesia telah terkoneksi jaringan internet dengan jumlah mencapai 175,4 juta jiwa di mana jumlah penduduk Indonesia sekitar 272,1 juta jiwa. Hal ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya . sebanyak 17% atau setara dengan 25 juta pengguna Internet banyak manfaat kepada penggunanya sehingga hal ini membuat pengguna internet terus meningkat secara Internet digunakan untuk hal yang beragam, termasuk dalam meng akses berbagai media. Masyarakat Indonesia menghabiskan banyak waktu dalam menggunakan internet setiap harinya, yakni 7 jam 59 menit. Dalam hal mengakses media, masyarakat Indonesia menghabiskan waktu untuk mengakses media sosial dengan rataAerata waktu sebanyak 3 jam 26 menit. Ada banyak platform yang sering diakses oleh masyarakat Indonesia. Peringkat teratas adalah platform Youtube yang memiliki pengakses sebesar 88%, diikuti oleh Whatsapp 84%. Facebook 82% dan Instagram sebesar 79%. Instagram merupakan platform media sosial yang tengah naik daun di mana pengguna dapat mengabadikan moment hidup dengan mengambil sebuah photo ataupun video yang diikuti dengan sebuah tulisan . lalu membagikannya ke berbagai orang, yakni pengikutnya. Menurut NapoleonCat. tercatat jumlah pengguna Instagram Indonesia 000 jiwa per Januari 2020. Pengguna Instagram di Indonesia didominasi oleh kaum wanita sebesar 51% dan paling banyak diakses oleh orang yang berusia 18Ae24 tahun yakni sebanyak 23 juta jiwa. Usia 18Ae 24 tahun bila diklasifikan masuk ke dalam generasi baru atau akrab di sebut sebagai generasi Z. Generasi Z sendiri adalah generasi yang lahir antara tahun 1995Ae2012, di mana pada tahun 2020 berusia 8Ae25 tahun. Generasi ini tumbuh bersama dengan berbagai media dan komputer yang sangat canggih. Orang Ae orang dalam generasi ini akan menjadi ahli internet dari pada generasi pendahulunya yaitu generasi Y. (Schroer, (Di kutip dalam Simangun- UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 song, 2018: 243-. Menurut survei awal yang dilakukan oleh penulis pada 29, 30 September 2020 Ae 1 Oktober 2020 dengan jumlah responden sebanyak 103 menggunakan Google Form https://forms. t5RwYTi4Fv4aWPT57 mengenai produk yang paling sering di beli oleh konsumen generasi Z adalah produk fashion . akaian dan aksesori. , kemudian diikuti oleh makanan dan minuman, lalu produk perawatan dan kecantikan. Hasil survei tersebut juga didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Simangunsong,. 8 : 243-. mengenai produk yang paling sering di beli oleh konsumen generasi Z, pada penelitiannya responden diminta untuk memilih dari lima produk yakni pakaian, makanan dan minuman, alas kaki, teknologi dan kosmetik. Respondennya setuju bahwa pakaian memiliki preferensi belanja tertinggi, diikuti oleh makanan dan minuman, sedangkan untuk ketiga produk lainnya relatif sama. Kepopularitasan Instagram terjadi ketika generasi Z sedang bertumbuh, seperti Instagram yang sedang berada dalam posisi atas. Tentunya generasi Z memanfaatkan peluang tersebut sebagai lahan dalam dunia bisnis. Fenomena yang sedang trend pada generasi Z yang Instagram tempat AubekerjaAy adalah fenomena social media influencer. Dikutip dalam Lim et al. , . 7:19-. , dalam konteks pemasaran, endorsement memainkan peran penting dalam mencapai reputasi yang baik dan ISSN 2808-4667 tujuan bisnis perusahaan. Dalam beberapa tahun terakhir, social media influencer telah menetapkan diri sebagai seorang endorser yang berpotensi dengan menghasilkan buzzwords bila dibandingkan dengan strategi pemasaran lainnya . elebrity endorsemen. , dan dianggap menjadi yang paling hemat biaya dan pemasaran efektif. Namun, seorang social media influencer juga tidak lepas dari yang contohnya pemilik akun Instagram @vivicen. Vivi Cen adalah seorang social media influencer di Instagram kelahiran tahun 1997 . sia 23 tahu. yang memiliki clothing line bernama @modelao899, @malikabymodelano dan @modelano. kids dengan jumlah followers mencapai 247. Pemilik akun Instagram bernama @vivicen mengungkap kisahnya yang terlibat dengan masalah cybercrime. Vivi Cen mengaku dituding melakukan prostitusi secara online dan diteror oleh pelaku yang meng atasnamakan orang lain yang bahkan Vivi Cen tidak kenal, hingga pelaku menganggu kehidupan pribadinya . eperti: keluarga, clothing line, pekerjaan, dan lain sebagainy. dan membuatnya terpaksa berhenti mela kukan kegiatan endorsement di akun Instagramnya, karena beliau beranggapan dapat merugikan online shop yang hendak menggunakan jasanya. Niat beli seringkali digunakan untuk menganalisa perilaku konsumen sebelum melakukan pembelian. Konsumen biasanya akan mengumpulkan informasi tentang UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 produk yang dikeluarkan dari pengalaman pribadi maupun nformasi yang berasal dari lingkungannya setelah informasi dikumpulkan maka konsumen akan mulai melakukan pembelian suatu produk, melakukan evaluasi serta membuat keputusan pembelian setelah membandingkan produk serta mempertimbangkannya (Andjarwati dan Dewi 2018:1-. Menurut Schiffman dan Kanuk . minat beli merupakan pernyataan maksud konsumen untuk membeli. Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan, maka rumusan masalahnya adalah: Apakah source credibility seorang social media influencer berpengaruh terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram? Apakah source attractiveness seorang social media influencer berpengaruh terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram? Apakah match-up seorang social media influencer berpengaruh terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram? Apakah meaning transfer seorang social media influencer berpengaruh terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram? LANDASAN TEORI Periklanan Menurut Kotler dan Keller, 2012, yang dikutip dalam Polua. ISSN 2808-4667 . mengatakan bahwa iklan dapat menjadi cara yang efektif untuk menyebarkan pesan, baik untuk membangun preferensi merek atau untuk mendidik masyarakat. Tujuan iklan sendiri adalah untuk mengkomunikasikan secara spesifik apa yang harus diselesaikan dengan pelanggan sasaran selama jangka waktu tertentu. Digital Marketing Menurut Yasmin et al. 5: 69-. , digital marketing adalah salah satu jenis pemasaran yang digunakan untuk mempromosikan produk dan jasa kepada konsumen melalui saluran digital. Melalui media digital, konsumen dapat mengakses informasi dimana dan kapan saja. Dengan kehadiran media digital ini, konsumen tidak hanya bergantung pada apa yang dikatakan oleh suatu perusahaan mengenai mereknya, tetapi juga dapat mengikuti apa yang dikatakan media, teman, asosiasi, rekan kerja, dan lain sebagainya. Pemasaran digital adalah istilah luas yang mengacu pada berbagai teknik promosi yang digunakan untuk menjangkau teknologi digital. Social Media Influencer Dikutip dalam Lim, et al. 7:19-. ada 4 variabel yang dimiliki oleh seorang social UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 media influencer, yakni source credibility . redibilitas sumber digunakan secara luas untuk menganalisis efektivitas dukun. , source attractiveness . aya tarik fisik influencer media sosial dianggap memiliki kecenderungan yang tinggi dalam mendorong tingkat penerimaan ikla. , product match-up . esesuaian antara endorser dan produk sangat penting untuk mencapai hasil yang sangat bai. , dan meaning transfer . ika seorang influencer kemampuan yang memadai maka pesan atau citra sebuah produk akan dapat tersampaikan dengan baik kepada konsumen dan menunjukan sikap yang posit. Purchase Intention Menurut Ferdinand . , indikatorAeindikator yang dapat digunakan untuk mengukur purchase intention adalah minat transaksional . ecenderungan seseorang untuk membeli produ. , minat referensial . ecenderungan seseorang untuk mereferensikan produk kepada orang lai. , minat preferensial . inat yang menggambarkan perilaku seseorang yang memiliki preferensi utama pada produk tersebu. dan minat eksploratif . inat ini menggambarkan perilaku seseorang yang selalu mencari informasi mengenai produk yang diminatinya dan mencari informasi untuk mendukung sifatAesifat positif dari ISSN 2808-4667 produk tersebu. Hipotesis H1 : Source credibility seorang social media influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram. H2 : Source attractiveness seorang social media influencer berpengaruh positif dan signifikan intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram. H3 : Product match-up seorang social media influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram. H4 : Meaning transfer seorang social media influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah studi lapangan . ield researc. Menurut Soukup et al. , . 7:5. , field research adalah jenis penelitian lapangan mengenai orang atau budaya dari sudut pandang subjek penelitian yang langsung dengan pendekatan kualitatif seperti pengamatan UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 dan wawancara dengan para Ukuran Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel Populasi pada penelitian ini adalah generasi Z di Indonesia. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah nonprobability sampling. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah orang yang berusia 17 Ae 25 tahun, aktif menggunakan aplikasi Instagram dan mengikuti . akun social media @vivicen. Ukuran sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 100 responden. ISSN 2808-4667 Jenis Data Penelitian Jenis data penelitian ini di peroleh dari data primer. Dataprimer dalam penelitian ini sen diri adalah jawaban responden dari pernyataan kuesioner yang diberikan kepada responden yang memenuhi kriteria. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan survei dengan membagi kan kuesioner. Kuesioner dalam penelitian ini akan disebarkan @vivicen melalui direct message dan mencantumkan link pada bio Instagram menggunakan kuesioner online melalui google form. ink https://forms. gle/Vnsiq1G4C7fnP Operasional Variabel VARIABEL Source Credibility (X. Tabel 1 Tabel Operasional Variabel INDIKATOR PERNYATAAN Trustworthiness Saya percaya dengan pilihan produk fashion dari Vivi Cen Saya berpikir bahwa Vivi Cen adalah sosok yang jujur Saya berpikir bahwa Vivi Cen menyediakan informasi yang dapat dipercaya mengenai produk fashion Expertise Saya berpikir bahwa Vivi Cen adalah seorang ahli dalam bidang endorsement produk fashion Saya berpikir bahwa Vivi Cen telah UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 Source Physical Attractiveness Attractiveness (X. Similarity Likeability Product Match-Up (X. The Fit beetwen the Endorser and the Endorsed Product Meaning Transfer (X. Meaning Transfer Purchase Intention Minat Transaksional ISSN 2808-4667 berpengalaman dalam menggunakan produk fashion yang di endorse Saya berpikir bahwa Vivi Cen memiliki pengetahuan yang banyak mengenai produk fashion yang di endorse Saya berpikir bahwa Vivi Cen memiliki daya tarik yang sangat kuat Saya berpikir bahwa Vivi Cen memiliki fashion style yang elegan Saya berpikir bahwa Vivi Cen memiliki penampilan luar/fisik yang sangat Saya berpikir bahwa Vivi Cen dan saya memiliki kesukaan yang sama Saya berpikir bahwa Vivi Cen dan saya memiliki cara pandangan yang sama Saya berpikir bahwa Vivi Cen dan saya memiliki minat yang sama Saya menyukai perilaku Vivi Cen Saya menyukai sikap Vivi Cen yang Secara keseluruhan, saya menyukai Vivi Cen Saya merasa bahwa citra antara Vivi Cen dan produk fashion yang di endorse sangat berhubungan Saya merasa bahwa citra antara Vivi Cen dan produk fashion yang di endorse sangat cocok Saya merasa bahwa adalah hal yang wajar dan masuk akal bahwa Vivi Cen melakukan endorse terhadap produk fashion yang bersangkutan Saya langsung mengingat Vivi Cen ketika melihat produk fashion yang di endorse-nya Saya merasa bahwa Vivi Cen berhasil menyampaikan makna melalui produk fashion yang di endorse-nya Setelah saya melihat endorsement dari Vivi Cen di Instagram, saya berminat UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 Minat Referensial Minat Preferensial Minat Eksploratif Model Penelitian membeli produk fashion-nya Setelah saya melihat endorsement dari Vivi Cen di Instagram, saya merekomendasikan produk fashion Setelah saya melihat endorsement dari Vivi Cen di Instagram, saya akan mempertimbangkan produk fashionnya sebagai preferensi utama saya Setelah saya melihat endorsement dari Vivi Cen di Instagram, saya mencari informasi lebih banyak lagi tentang produk fashion tersebut Gambar 1 Model Penelitian Teknik Analisis Data Teknik seperti statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji ISSN 2808-4667 normalitas, uji multikoloniearitas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F dan uji koefisien determinasi R2. UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 ISSN 2808-4667 ANALISIS DAN PEMBAHASAN Tabel 2 Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Pria Wanita Total Jumlah Berdasarkan tabel 2, dapat responden, terdapat 23% atau Presentase (%) 100 (%) sebanyak 23 responden berjenis kelamin pria dan sebanyak 77% atau 77 responden adalah wanita. Tabel 3 Profil Responden Berdasarkan Usia Usia 17 Ae 19 tahun 20 Ae 22 tahun 23 Ae 25 tahun Total Jumlah Berdasarkan tabel 3, dapat responden, terdapat 26% . berusia 17 Ae 19 tahun. Presentase (%) 100 (%) 49% . berusia 20 Ae 22 tahun dan sebanyak 25% . berusia 23 Ae 25 tahun. Tabel 4 Profil Responden Berdasarkan Pekerjaan Pekerjaan Pelajar/Mahasiswa Karyawan Wiraswasta Freelancer Total Jumlah Berdasarkan tabel 4, dapat responden, terdapat 51% . Presentase (%) 100 (%) responde. adalah seorang pelajar /mahasiswa, 30% . berprofesi sebagai karyawan, 18% UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 berprofesi sebagai wiraswasta dan sebanyak 1% . ISSN 2808-4667 responde. berprofesi seorang freelancer. Tabel 5 Profil Responden Berdasarkan Intensitas Penggunaan Aplikasi Instagram Intensitas Penggunaan Jumlah 1 Ae 3 kali 4 Ae 6 kali Sangat sering, setiap ada waktu Total Berdasarkan tabel 5, dapat dijelaskan bahwa dari 100 responden, terdapat 6% atau sebanyak 6 mengakses aplikasi Instagram sebanyak 1Ae3 kali setiap harinya, 31% atau sebanyak 31 responden mengakses aplikasi Presentase (%) 100 (%) Instagram sebanyak 4 Ae 6 kali setiap harinya, dan sebanyak 63% atau 63 responden mengakses aplikasi Instagram dengan inten- sitas yang sangat tinggi, yakni sangat sering, setiap ada waktu. Tabel 6 Profil Responden Berdasarkan Durasi Penggunaan Aplikasi Instagram Durasi Penggunaan < 1 jam 1 Ae 2 jam 3 Ae 4 jam > 4 jam Total Jumlah Berdasarkan tabel 6, dapat responden, terdapat 22% . mengakses aplikasi Instagram dengan durasi kurang dari 1 jam per hari, 28% . mengakses aplikasi Instagram dengan durasi 1 Ae 2 jam Presentase (%) 100 (%) per hari, 19% . mengakses aplikasi Instagram dengan durasi 3 Ae 4 jam per hari, . mengakses aplikasi Instagram dengan durasi lebih dari 4 jam sering, setiap ada waktu. UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 ISSN 2808-4667 Tabel 7 Profil Responden Berdasarkan Following Akun Social Media Influencer, @vivicen Following @vivicen Jumlah 100 (%) Tidak Total Berdasarkan tabel 7, semua responden merupakan followers dari akun social media influencer, @vivicen di Instagram, hal ini menunjukkan bahwa screening awal yang dilakukan untuk memastikan bahwa semua respon den adalah pengikut . dari akun social media influencer, yakni @vivicen sudah terpenuhi. Tabel 8 Statistik Deskriptif Source Credibility Jawaban Responden Variabel Source Credibility (X. SC_1 SC_2 SC_3 SC_4 SC_5 SC_6 STS Berdasarkan tabel 8 di atas, pernyataan kuesioner SC_4 memiliki nilai rataAerata tertinggi yakni Pernyataan pada SC_4 adalah Ausaya berpikir bahwa Vivi Cen adalah seorang ahli dalam Rata - Rata Per Per Ite Variabe fashionAy. Hal ini berarti bahwa rataAe rata responden menyetujui bahwa Vivi Cen merupakan se- orang ahli dalam bidang endor- sement dalam produk fashion. UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 ISSN 2808-4667 Tabel 9 Statistik Deskriptif Source Atractiveness Jawaban Responden Variabel Source Atractiveness (X. SA_1 SA_2 SA_3 SA_4 SA_5 SA_6 SA_7 SA_8 SA_9 STS Berdasarkan tabel 9 di atas, pernyataan kuesioner SA_2 dan SA_3 memiliki nilai rataAerata tertinggi yakni sebesar 4. Pernyataan pada SA_2 adalah Ausaya berpikir bahwa Vivi Cen memiliki fashion style yang eleganAy dan SA_3 berisi Ausaya Rata - Rata Per Per Ite Variabe berpikir bahwa Vivi Cen memiliki penampilan luar/fisik yang sangat menarikAy. Hal ini berarti bahwa rataAe rata responden menyetujui bahwa Vivi Cen memiliki fashion style yang elegan serta penampilan luar/fisik yang sangat menarik. Tabel 10 Statistik Deskriptif Product Match-Up Jawaban Responden Variabel Prduct Match- Up (X. PMU_1 PMU_2 PMU_3 STS Berdasarkan tabel 10 di atas. PMU_3 memiliki nilai rataAerata tertinggi yakni sebesar 4. Pernyataan pada PMU_3 adalah Ausaya merasa bahwa adalah hal yang wajar dan masuk akal bahwa Vivi Cen melakukan endorse Rata - Rata Per Per Ite Variabe terhadap produk fashion yang bersangkutanAy. Hal ini berarti bahwa rataAerata responden menyetujui adalah hal yang wajar dan masuk akal bahwa Vivi Cen melakukan endorsement terhadap produk fashion yang UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 ISSN 2808-4667 Tabel 11 Statistik Deskriptif Meaning Transfer Jawaban Responden Variabel Meaning Transfer (X. MT_1 MT_2 STS Berdasarkan tabel 11 di atas, pernyataan kuesioner MT_2 memiliki nilai rataAerata tertinggi yakni Pernyataan pada MT_2 adalah Ausaya merasa bahwa Vivi Cen berhasil menyampaikan makna me- Rata - Rata Per Per Ite Variabe lalui produk fashion yang di endorsenyaAy. Hal ini berarti bahwa rataAerata responden mendekati setuju bahwa Vivi Cen berhasil menyampaikan makna melalui produk fashion yang di endorse-nya. Tabel 12 Statistik Deskriptif Purchase Intention Jawaban Responden Variabel Purchase Intention (Y) PI_1 PI_2 PI_3 PI_4 STS Berdasarkan tabel 12 di atas, pernyataan kuesioner PI_4 memiliki nilai rata Ae rata tertinggi yakni Pernyataan pada PI_4 adalah Ausetelah saya melihat endorsement dari Vivi Cen di Instagram, saya mencari informasi Rata - Rata Per Per Ite Variabe lebih banyak lagi tentang produk fashion tersebutAy. Hal ini berarti bahwa rata Ae rata responden setuju bahwa setelah melihat endorsement dari Vivi Cen di Instagram, responden akan mencari informasi lebih banyak lagi tentang produk fashion tersebut. UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 ISSN 2808-4667 Uji Validitas Tabel 13 Hasil Uji Validitas, n = 100 Responden Indikator r hitung r table Source Credibility (X. Trustworthiness SC_1 0,723 0,196 SC_2 0,707 0,196 SC_3 0,750 0,196 Expertise SC_4 0,787 0,196 SC_5 0,744 0,196 SC_6 0,702 0,196 Source Attractiveness (X. Physical Attractiveness SA_1 0,604 0,196 SA_2 0,753 0,196 SA_3 0,615 0,196 Similarity SA_4 0,714 0,196 SA_5 0,706 0,196 SA_6 0,623 0,196 Likeability SA_7 0,647 0,196 SA_8 0,704 0,196 SA_9 0,643 0,196 Product Match-Up (X. The Fit between the Endorser and the Endorsed Product PMU_1 0,873 0,196 PMU_2 0,826 0,196 PMU_3 0,867 0,196 Meaning Transfer (X. MT_1 0,904 0,196 MT_2 0,884 0,196 Purchase Intention (Y) PI_1 0,823 0,196 PI_2 0,718 0,196 PI_3 0,844 0,196 PI_4 0,812 0,196 UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS Keterangan VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 Berdasarkan tabel 13 di atas, dari 100 sampel, diketahui bahwa hasil uji validitas untuk 100 responden dinyatakan valid, hal ini ISSN 2808-4667 dapat dilihat dari seluruh r hitung > r tabel yaitu 0,196 yang berarti semua item pernyataan variabel dalam kuesioner dinyatakan valid. Uji Reliabilitas Tabel 15 Hasil Uji Reliabilitas, n = 100 Responden Variabel Source Credibility Source Attractiveness Product Match-Up Meaning Transfer Purchase Intention Cronbach Alpha Hitung 0,829 0,843 0,815 0,747 0,812 Berdasarkan tabel 15 di atas, reliabilitas untuk 100 responden dinyatakan reliabel, hal ini dapat dilihat dari nilai Cronbach Alpha Uji Normalitas Cronbach Alpha Standard Keteranga Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel hitung > 0,6 (Cronbach Alpha Standar. Jadi, dapat disimpulkan bahwa semua pernyataan reliabel atau konsisten. Tabel 16 Hasil Uji Normalitas Unstandardized Residual Asymp. Sig. -taile. 0,200 Berdasarkan tabel 16 di atas, diperoleh signifikansi pada uji OneSample Kolmogorov-Smirnov Test (K-S) sebesar 0,200 yakni lebih Keterangan NORMAL besar dari 0,05 yang artinya data memperoleh nilai KolmogorovSmirnov sebesar 0,073. UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 ISSN 2808-4667 Uji Multikolinieritas Tabel 17 Hasil Uji Multikolinieritas Variabel Source Credibility Source Attractiveness Product Match-Up Meaning Transfer Toleranc 0,752 VIF Keterangan 1,330 Tidak terjadi multikolinieritas 0,714 1,401 Tidak terjadi multikolinieritas 0,628 0,813 1,592 1,230 Tidak terjadi multikolinieritas Tidak terjadi multikolinieritas Berdasarkan tabel 17 di atas, didapatkan nilai tolerance untuk variabel source credibility (X. , sebesar 0,752, source attractiveness (X. , sebesar 0,714, product matchup (X. , sebesar 0,628, dan meaning transfer (X. , sebesar 0,813, sedangkan nilai VIF untuk variable source credibility (X. , sebesar 1,330, source attractiveness (X. , sebesar 1,401, product match-up (X. , sebesar 1,592 dan meaning transfer (X. , sebesar 1,230, yang artinya semua variabel independen bebas dari masalah multikolinieritas karena nilai tolerance Ou 0,1 dan VIF O 10. Uji Heteroskedastisitas Tabel 18 Hasil Uji Heteroskedastisitas Variabel Source Credibility Source Attractiveness Product Match-Up Meaning Transfer Sig 0,409 0,135 0,190 0,560 Berdasarkan tabel 18 di atas, seluruh variabel dinyatakan tidak terjadi heteroskedastisitas karena nilai signifikansi seluruh variabel lebih dari 0,05. Penelitian ini meng- Keterangan Tidak terjadi heteroskedastisitas Tidak terjadi heteroskedastisitas Tidak terjadi heteroskedastisitas Tidak terjadi heteroskedastisitas gunakan Uji Glejser untuk menguji adanya gejala heteroskedastisitas, apabila nilai signifikansi lebih dari 0,05, artinya tidak terjadi heteroske UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 ISSN 2808-4667 Analisis Regresi Linear Berganda Tabel 19 Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Model (Constan. Source Credibility Source Attractiveness Product Match-Up Meaning Transfer Unstandardized Coefficients Std. Error 0,017 1,916 0,056 0,70 Standardized Coefficients Beta Sig. 0,068 0,009 0,802 0,993 0,425 0,235 0,47 0,428 4,954 0,000 0,257 0,391 0,126 0,130 0,188 0,243 2,041 3,002 0,044 0,003 Berdasarkan tabel 19 di atas, maka diperoleh persamaan regresi linear berganda: Y = 0,017 0,056X1 0,235X2 0,257X3 0,391X4 e Uji t Tabel 20 Hasil Uji t Variabel Beta Sig. Source Credibility Source Attractiveness 0,056 0,235 0,802 4,954 0,425 0,000 Product Match-Up 0,257 2,041 0,044 Meaning Transfer 0,391 3,002 0,003 Berdasarkan tabel 20. H1 dinyatakan di tolak sedangkan H2. H3 dan H4 Uji F Tabel 21 Hasil Uji F Model Regression Residual Total Sum of Squares 342,788 351,852 694,640 Mean Square 85,697 3,704 Sig. 23,138 ,000b UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 Berdasarkan tabel 21 di atas, tabel hasil uji F menunjukkan bahwa nilai F hitung sebesar 23,138 dengan nilai Sig sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa nilai F hitung 23,138 > dari F tabel 2. dan nilai Sig 0,000 lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian secara ISSN 2808-4667 keseluruhan variabel indepeden, yakni source credibility, source attractiveness, product match-up dan meaning transfer seorang social media influencer berpengaruh secara simultan terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram. Koefisien Determinasi (R. Tabel 22 Hasil Koefisien Determinasi (R. MODEL Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 0,702 0,493 0,472 1,925 Berdasarkan tabel 22, nilai Adjusted R Square adalah sebesar 0,472 . ,2%). Jadi, variabel source credibility, source attractiveness, product match-up dan meaning transfer mempengaruhi purchase intention sebesar 0,472 . ,2%). KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang sudah dipapar kan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel source credibility menunjukkan bahwa source credibility seorang social media influencer memiliki pengaruh yang positif namun tidak signifikan terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram, sehingga hipotesis per- tama dinyatakan ditolak. Variabel source attractiveness memperlihat kan bahwa source attractiveness seorang social media influencer memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap purchase inten- tion produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram, sehingga hipotesis kedua dinyatakan di- terima. Variabel product match-up memperlihatkan bahwa product match-up seorang social media influencer memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram, sehingga hipotesis ketiga dinyatakan diterima. Variabel meaning meaning transfer seorang social media influencer memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap purchase intention produk fashion bagi generasi Z di aplikasi Instagram, sehingga hipotesis keempat dinyatakan diterima. UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS K&K_JURNAL MANAJEMEN. VOL. NO. FEBRUARI 2022 DAFTAR PUSTAKA