JURNAL ABDI INSANI Volume 13. Nomor 4. April 2026 http://abdiinsani. e-ISSN : 2828-3155. p-ISSN : 2828-4321 PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN KEUANGAN BERBASIS MOBILE PADA PENGELOLA DESA WISATA KREBET BANTUL Training and Implementation of A Mobile-Based Financial Management System for Managers of The Krebet Tourist Village In Bantul Melany Mustika Dewi1*. Sutarni2. Lilis Dwi Farida1. Safira Trisna Iskandari1. Okti Setianing Choiriyah1 1Program Studi Manajemen Informatika Universitas Amikom Yogyakarta, 2Program Studi Akuntansi Universitas Amikom Yogyakarta Jalan Padjajaran. Ring Road Utara. Sleman. Daerah Istimewa Yogyakarta *Alamat Korespondensi : melany@amikom. (Tanggal Submission: 19 November 2025. Tanggal Accepted : 27 April 2. Kata Kunci : Abstrak : Aplikasi Keuangan. Digitalisasi. Desa Wisata. Pokdarwis. Tata Kelola Keuangan Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan utama dalam manajemen keuangan Desa Wisata Krebet, di mana pencatatan pemasukan dan pengeluaran masih dilakukan secara manual sehingga rentan menimbulkan kesalahan, ketidakteraturan, dan ketidaktransparanan laporan keuangan. Kondisi ini berdampak pada sulitnya pengelola menyusun laporan yang akurat dan mendetail, serta berpotensi menghambat tata kelola wisata. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan anggota serta pengurus Pokdarwis dalam menggunakan aplikasi keuangan desa wisata berbasis mobile yang dirancang agar lebih efektif, realtime, dan mudah Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis . engenalan, demonstrasi, dan simulasi langsun. , serta evaluasi melalui post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan peserta, ditandai dengan 100% peserta mampu menjelaskan fungsi aplikasi, melakukan pencatatan transaksi dengan benar, serta memahami pentingnya digitalisasi pengelolaan keuangan. Aplikasi yang diujicobakan juga dinilai membantu dalam mencatat pemasukan, pengeluaran, serta menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat dan Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pengelola Desa Wisata Krebet dalam menerapkan teknologi digital guna mendukung manajemen keuangan yang transparan dan Dengan demikian, tujuan kegiatan telah tercapai melalui Open access article under the CCAeBY-SA license. Copyright A 2026. Dewi et al. , 124 Key word : Financial Application. Digitalization. Tourism Village. Pokdarwis. Financial Management implementasi aplikasi dan pelatihan yang meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa wisata. Abstract : This community service activity was motivated by financial management issues in Krebet Tourism Village, where income and expense records were still documented manually, making them vulnerable to errors, inconsistencies, and a lack of transparency. Such conditions hindered the preparation of accurate and detailed financial reports and potentially affected the effectiveness of tourism management. This program aimed to improve the understanding and skills of Pokdarwis members in using a mobile-based financial application designed to be efficient, realtime, and user-friendly. The methods used included a socialization session, technical training . ntroduction, demonstration, and hands-on simulatio. , and evaluation through a post-test to measure participant comprehension. The results indicated a significant improvement, with 100% of participants able to explain the application's functions, record financial transactions correctly, and recognize the importance of digitalization. The application also proved helpful in recording income, expenses, and generating more accurate and organized financial reports. Overall, this activity positively impacted the digital capabilities of tourism managers and supported transparent and sustainable financial governance in Krebet Tourism Village. Therefore, the program successfully achieved its goals by implementing the application and delivering effective training. Panduan sitasi / citation guidance (APPA 7th editio. Dewi. Sutarni. Farida. Iskandar. , & Choiriyah. Pelatihan dan Implementasi Sistem Manajemen Keuangan Berbasis Mobile Pada Pengelola Desa Wisata Krebet Bantul. Jurnal Abdi Insani, 13. , 124-130. https://doi. org/10. 29303/abdiinsani. PENDAHULUAN Pengembangan pariwisata di pedesaan didorong oleh tiga faktor yaitu potensi alam dan budaya yang otentik, lingkungan fisik yang masih asli, dan perkembangan ekonomi yang relatif lambat sehingga memungkinkan optimalisasi pemanfaatan potensi ekonomi, sosial dan budaya masyarakat local (Ermawati & Pujianto, 2. Krebet adalah nama desa di Kabupaten Bantul yang berpotensi dari segi budaya dan alam. Dengan dukungan alam berupa kayu dan warga yang merupakan pengrajin kayu. Krebet mengembangkan potensi industri batik kayu. Krebet di tetapkan menjadi salah satu Desa Wisata oleh Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Desa Wisata Krebet, 2. Desa wisata ini beralamatkan Desa Wisata Krebet RT. Sendangsari. Pajangan. Bantul. Daerah Istimewa Yogyakarta 55751. Berikut Gambar 1 adalah peta desa wisata Krebet. Pada tahun 2024 terdapat kurang lebih 5000 pengunjung dari masyarakat umum, sekolah dan Dengan angka pengunjung yang tinggi. Krebet belum memiliki pencatatan keuangan dari pemasukan dan pengeluaran kunjungan yang mumpuni. Tim pengelola wisata menyerahkan catatan berupa chat whatsapp bukti pembayaran maupun pengeluaran ke bendahara untuk di tulis ke dalam buku keuangan. Dari buku tersebut akan direkap per bulan menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Dalam laporan per bulan belum tertulis pemasukan atau pengeluaran tersebut berasal dari kunjungan yang mana dan tanggal transaksi serta tidak terdapat bukti pemasukan maupun pengeluaran. Dari kasus seperti ini dapat membuat rugi atau malah dapat gulung tikar usaha wisata. Pencatatan kas kecil yang rapi, tertib, dan transparan serta pengawasan kas menjadi faktor penting dalam kesuksesan Open access article under the CCAeBY-SA license. Copyright A 2026. Dewi et al. , 125 pengembangan desa wisata serta memberikan manfaat pada pemilik dan masyarakat setempat untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan (Mareni et al. , 2. Untuk mengatasi permasalahan pengelolaan keuangan yang dihadapi oleh Desa Wisata Krebet, solusi yang ditawarkan difokuskan pada peningkatan sistem pencatatan dan pelaporan keuangan melalui pemanfaatan teknologi digital (Alamsyah et al. , 2. Digitalisasi merupakan strategi penting dalam mentransformasi proses konvensional menuju sistem berbasis teknologi modern, sebuah kebutuhan yang tidak terelakkan dalam menghadapi perkembangan era teknologi saat ini (Tahwin et al. , 2. Dalam konteks manajemen keuangan desa wisata, implementasi aplikasi berbasis mobile terbukti memberikan nilai tambah karena mampu menyediakan akses data secara real-time, meningkatkan efisiensi proses, dan mempermudah pengelola dalam mencatat transaksi. Kajian terdahulu yang menerapkan aplikasi BukuKas pada kelompok PKK dan Kelompok Tani menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi mobile mempermudah pencatatan transaksi dan memberikan peningkatan signifikan dalam penyusunan laporan keuangan (Astriratma et al. , 2. Studi lain yang mengimplementasikan aplikasi Sianas Mobile pada Yayasan AAT Indonesia juga menunjukkan bahwa aplikasi mobile unggul dari segi tampilan interaktif dan kemudahan akses dari mana saja (Wibisono et al. , 2. Dalam proses pengembangan aplikasi, teknologi database Firebase Cloud Firestore dipilih karena riset menunjukkan bahwa platform ini memiliki efisiensi tinggi, skalabilitas baik, serta kemudahan integrasi backend melalui API (Surono et al. , 2. Teknologi ini telah terbukti efektif digunakan pada pengembangan aplikasi mobile lain, seperti aplikasi pemesanan jasa barbershop, yang mampu menampilkan data transaksi secara realtime pada perangkat android (Humaini, 2. Implementasi solusi dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan kepada pengelola Desa Wisata Krebet mengenai penggunaan aplikasi tersebut. Pelatihan mencakup pengenalan fitur aplikasi, cara memasukkan data transaksi harian, hingga penyusunan laporan keuangan otomatis (Rudianti et , 2. Upaya serupa dalam pengembangan sistem informasi akuntansi pada berbagai studi menunjukkan bahwa model pengembangan berbasis kebutuhan pengguna memberikan hasil yang valid, efisien, dan berkelanjutan. Dengan penerapan solusi digital secara komprehensif dan terstruktur. Desa Wisata Krebet diharapkan mampu mengatasi permasalahan pencatatan dan pelaporan keuangan sekaligus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola keuangan yang lebih modern dan efektif. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mengimplementasikan Aplikasi Keuangan Desa Wisata berbasis mobile yang user-friendly dan mampu menampilkan data secara realtime. Melalui penerapan aplikasi ini, pengelola Desa Wisata Krebet diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam melakukan pencatatan transaksi secara lebih terstruktur dan akurat. Pelatihan penggunaan aplikasi juga diberikan untuk meningkatkan pemahaman pengelola mengenai cara mencatat pemasukan, pengeluaran, serta menyajikan laporan keuangan dengan baik sesuai kebutuhan operasional desa wisata. Dengan adanya aplikasi mobile ini, proses pengelolaan keuangan dapat dilakukan secara lebih efisien dan transparan, sehingga mendukung optimalisasi tata kelola keuangan dan memperkuat pengembangan ekonomi Desa Wisata Krebet secara berkelanjutan. METODE KEGIATAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan utama yang dihadapi Desa Wisata Krebet. Kabupaten Bantul, yaitu belum adanya sistem manajemen pengelolaan keuangan wisata yang mumpuni. Pencatatan keuangan masih dilakukan secara manual menggunakan buku tulis sehingga berpotensi menimbulkan ketidakakuratan data, kurangnya transparansi, serta kesulitan dalam penyusunan laporan keuangan secara tepat waktu. Berdasarkan kondisi tersebut, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengelola desa wisataAi Open access article under the CCAeBY-SA license. Copyright A 2026. Dewi et al. , 126 khususnya anggota dan pengurus PokdarwisAidalam menggunakan aplikasi keuangan desa wisata berbasis mobile yang dirancang secara user-friendly dan dapat menampilkan data secara realtime. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi (Ferina et al. , 2. Tahap sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2025 di Joglo Semar. Desa Krebet Bantul, dan dihadiri oleh Ketua Pokdarwis. Bapak Agus Jati, beserta anggota Pada tahap ini, tim pengabdi menyampaikan gambaran umum kegiatan, tujuan yang ingin dicapai, serta menampilkan rancangan awal aplikasi keuangan desa wisata yang dibuat menggunakan Figma sebagai acuan desain antarmuka. Tahap berikutnya adalah pelatihan penggunaan aplikasi keuangan desa wisata, yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Juli 2025, bertempat di Joglo Semar Desa Krebet. Pada kegiatan ini, peserta dari Pokdarwis diberikan kesempatan untuk mencoba langsung fitur-fitur aplikasi dengan pendampingan dari tim pengabdi. Pelatihan meliputi persiapan teknis, pengenalan fitur aplikasi, demonstrasi alur pencatatan transaksi, hingga simulasi penggunaan aplikasi secara mandiri oleh Melalui kegiatan ini, peserta dapat memahami cara memasukkan data pemasukan, pengeluaran, memeriksa riwayat transaksi, serta menghasilkan laporan keuangan otomatis berbasis Tahap terakhir adalah evaluasi pelatihan, yang dilakukan menggunakan instrumen post-test pada tanggal 26 Juli 2025 untuk mengukur tingkat pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta mampu menggunakan fungsi utama dari aplikasi keuangan dan memahami pentingnya pengelolaan keuangan desa wisata secara digital. Evaluasi ini menjadi dasar bahwa implementasi aplikasi dapat diterapkan secara efektif untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas keuangan desa wisata. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penguatan tata kelola keuangan Desa Wisata Krebet. Dengan adanya aplikasi keuangan berbasis mobile dan pelatihan yang komprehensif, pengelola desa wisata dapat melakukan pencatatan keuangan secara lebih akurat, rapi, transparansi dan mudah dievaluasi (Akbar et al. , 2. Implementasi sistem digital ini juga diharapkan mampu mendukung keberlanjutan pengembangan ekonomi Desa Wisata Krebet melalui peningkatan efisiensi, transparansi, dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan dilaksanakan untuk memperkenalkan aplikasi kepada pengelola Desa Wisata Krebet serta memberikan pemahaman teknis penggunaan aplikasi keuangan berbasis mobile. Tahap sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2025 di Joglo Semar. Desa Krebet Bantul, dan dihadiri oleh Ketua Pokdarwis. Bapak Agus Jati, beserta anggota lainnya. Pada kegiatan ini, tim pengabdian menjelaskan alur kegiatan, tujuan program, serta menampilkan rancangan antarmuka aplikasi menggunakan Figma untuk memberikan gambaran awal kepada peserta terdokumentasi pada Gambar 1. Gambar 1. Sosialisasi Kegiatan Open access article under the CCAeBY-SA license. Copyright A 2026. Dewi et al. , 127 Pelatihan penggunaan aplikasi dilakukan pada tanggal 26 Juli 2025, juga bertempat di Joglo Semar. Pada pelatihan ini, anggota Pokdarwis diberikan kesempatan untuk mencoba langsung Aplikasi Keuangan Desa Wisata Krebet dengan pendampingan oleh tim pengabdian. Pelatihan mencakup tahapan persiapan, pengenalan fitur aplikasi, demonstrasi penggunaan, dan simulasi pencatatan transaksi secara mandiri oleh peserta. Peserta belajar mencatat pemasukan kunjungan wisata, menginput pengeluaran operasional, melihat riwayat transaksi, serta menghasilkan laporan keuangan Seluruh peserta terlihat antusias mengikuti simulasi dan aktif bertanya mengenai penggunaan fitur-fitur aplikasi. Dokumentasi kegiatan pelatihan ditunjukkan pada Gambar 2. Gambar 2. Pelatihan Aplikasi Keuangan Tahapan terakhir dari pelaksanaan kegiatan adalah evaluasi menggunakan instrumen post-test untuk mengetahui tingkat pemahaman mitra setelah mengikuti pelatihan. Evaluasi dilakukan pada tanggal 26 Juli 2025 di lokasi yang sama setelah seluruh materi dan praktik penggunaan aplikasi selesai Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta dapat menjelaskan fungsi aplikasi, memahami menu pemasukan dan pengeluaran, serta mampu menggunakan aplikasi untuk mencatat transaksi dengan baik. Gambar 3. Kegiatan Evaluasi Selain evaluasi teori melalui pertanyaan sederhana, peserta juga diminta melakukan simulasi mandiri untuk menguji kemampuan teknis dalam mengoperasikan aplikasi keuangan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta memahami pentingnya aplikasi keuangan untuk mendukung transparansi dan pengelolaan keuangan desa wisata. Temuan ini memperkuat kesimpulan bahwa pelatihan telah berhasil meningkatkan kapasitas mitra dan siap untuk mengadopsi sistem digital untuk tata kelola keuangan mereka. Tabel hasil evaluasi peserta ditampilkan pada Tabel 1. Open access article under the CCAeBY-SA license. Copyright A 2026. Dewi et al. , 128 Tabel 1. Hasil Evaluasi No Gender Salah satu manfaat menggunakan Apakah anda dapat menggunakan aplikasi pencatatan keuangan adalah Aplikasi Keuangan Desa Wisata dengan Baik Perempuan Membuat laporan keuangan lebih cepat dan akurat Perempuan Membuat laporan keuangan lebih cepat dan akurat Laki-laki Membuat laporan keuangan lebih cepat dan akurat Perempuan Membuat laporan keuangan lebih cepat dan akurat Laki-laki Membuat laporan keuangan lebih cepat dan akurat Perempuan Membuat laporan keuangan lebih cepat dan akurat Perempuan Membuat laporan keuangan lebih cepat dan akurat KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan harus mengindikasi secara jelas dan to the poin tentang jawaban dari tujuan pelaksanaan kegiatan. Kesimpulan dapat berupa paragraf, atau berbentuk point-point dengan menggunakan numbering apabila tujuan pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa poin juga. Saran dapat disampaikan sebagai masukan terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian berikutnya, agar terlaksana dengan lebih baik. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih kepada dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Amikom Yogyakarta melalui Hibah Pengabdian Masyarakat Internal (TDPT) tahun pengajuan 2025 dan Desa Wisata Krebet Bantul. DAFTAR PUSTAKA